Podcasts about ulangan

  • 55PODCASTS
  • 434EPISODES
  • 17mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Jun 6, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about ulangan

Latest podcast episodes about ulangan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada Hari Minggu, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, 7 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 13:38


Dibawakan oleh Elan Parera, Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komuntias Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 8: 2-3.14b-16a; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; 1 Korintus 10: 16-17; Yohanes 6: 51-58.KITA HIDUP OLEH TUBUH DAN DARAHKRISTUS Tema renungan kita pada hariMinggu ini ialah: Kita Hidup Oleh Tubuh Dan Darah Kristus. Hari Raya Tubuh danDarah Kristus yang Mahakudus mengundang kita untuk merenungkan kebenaran yangmendalam: Kristus tidak hanya mengajar kita dari kejauhan. Dia memberikandiri-Nya sepenuhnya kepada kita. Dalam Ekaristi, Yesus menjadi makanan danminuman kita sehingga kita dapat memiliki hidup di dalam Dia dan melanjutkanperjalanan kita dengan kekuatan, harapan, dan kasih. Dalam Injil, Yesus berkata terusterang bahwa tubuh-Nya sebagai daging Anak Manusia dan darah-Nya adalah makananyang sepatutnya kita santap. Ini mengungkapkan lebih dari sekadar kuasa-Nyauntuk menyediakan makanan materi, tetapi suatu karunia yang lebih dalam. Sama seperti orang-orang dipelihara secarafisik, Kristus memelihara kita secara rohani melalui Tubuh dan Darah-Nya.Manusia lapar akan banyak hal seperti: penerimaan, kedamaian, makna,pengampunan, dan cinta. Tidak ada suatu pemberian dari dunia ini yang dapatsepenuhnya memuaskan rasa lapar Kita. Hanya Kristus yang dapat memenuhikerinduan terdalam hati manusia. Ekaristi mengingatkan kita bahwa Tuhan memahamikelemahan kita. Kita sering menjadi lelah, putus asa, dan terbebani olehpergumulan hidup. Kadang-kadang kita mungkin merasa tidak memadai dalampanggilan, tanggung jawab keluarga, pelayanan, studi, atau pekerjaan kita.Namun Yesus tidak membiarkan kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri.Setiap kali kita menerima Ekaristi dengan iman, Dia berbagi hidup-Nya sendiridengan kita. Kesabaran-Nya memperkuat ketidaksabaran kita. Kasih-Nya menyembuhkanhati kita yang terluka. Keberaniannya menopang kita ketika kita merasa takut. Ekaristi juga merupakan panggilan untuk menjadi apayang kita terima. Kita menerima Tubuh Kristus supaya kita dapat menjadi TubuhKristus bagi orang lain. Roti yang dipecahkan untuk kita menantang kita untukberbagi diri kita dengan murah hati. Cawan keselamatan mengundang kita untukmencurahkan hidup kita dalam pelayanan, belas kasihan, dan pengampunan.Dipelihara oleh Kristus, kita diutus untuk memelihara orang lain melaluikata-kata, kehadiran, dan tindakan kebaikan kita. Ada seorang bapa berbagi cerita tentang Ekaristiharian dan mingguan yang menopang dirinya dan keluarga. Beban hidup dantanggung jawab memelihara keluarga merupakan tugas setiap hari yang tidak bolehdiabaikan. Maka setiap kali menghadiri Ekaristi menjadi kesempatan untukmenerima Tuhan Yesus dan membawa Dia ke dalam setiap situasi dan kegiatanhidupnya. Seperti bapa itu, kita sering menemukan bahwa kekuatan kita tidakmencukupi. Ekaristi mengingatkan kita bahwa kita tidak ditopang oleh upaya kitasaja. Kita hidup oleh Kristus sendiri. Dia memberi kita makan sehingga kitadapat melanjutkan perjalanan kita dengan setia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Tuhan Yesus, Engkau berikan kepada kami Tubuhdan Darah-Mu sebagai makanan hidup yang kekal. Ketika kami lemah, kuatkan kami.Ketika kami putus asa, perbarui harapan kami. Ketika kami tergoda untuk hanyamengandalkan diri kami sendiri, ingatkan kami bahwa Engkau selalu bersama kami.Semoga setiap Ekaristi memperdalam persatuan kami dengan-Mu dan mengubah kamimenjadi instrumen kasih-Mu kepada orang lain. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa …

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 25 Mei 2026 - Kejar berkat, jauhi dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 24, 2026 5:03


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 Mei 2026Bacaan: "Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." (Ulangan 28:2)Renungan: Pascabayar dan prabayakit kedua istilah ini pasti tidak asing bagi kita, para pengguna telepon seluler atau jaringan internet tanpa kabel. Ya, ini adalah sistem pembayaran tagihan pulsa atau kuota kita. Mau bayar di muka atau bayar belakangan? Diri sendirilah yang menentukan pilihan. Namun, tahukah kita bahwa sistem pembayaran ini juga dipakai ketika kita menerima berkat dan melakukan dosa? Bacaan di atas menyatakan dengan jelas bahwa berkat itu datang dan menjadi bagian kita, kalau kita mendengarkan suara-Nya. Berkat itu ada syaratnya. Berkat itu ada harga yang harus dibayar di muka sebelum menerimanya. Jadi, tidak ada berkat yang dinikmati dahulu baru dibayar harganya. Tidak ada berkat yang gratis dan seenak kita dalam menggunakannya. Lain halnya dengan dosa bahwa setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena keinginan itu menyeret dan memikatnya (Yak. 1:14-15). Kalau keinginan itu memikat pasti keinginan itu menyenangkan, indah, dan memuaskan. Namun, jika keinginan yang memikat itu dibuahi dalam perbuatan, muncullah dosa. Lalu, dari dosa lahirlah maut. Dosa itu membayarnya selalu belakangan, karena dosa selalu menawarkan kenikmatan, kesenangan, kepuasan, dll. Itu sebabnya dosa selalu memikat manusia. Awalnya memang enak, tetapi akhirnya harus membayar mahal bahkan membayar dengan maut. Bagaimana dengan diri sendiri? Setelah membaca firman Tuhan dan renungan pagi ini, kiranya kita lebih menyukai berkat ketimbang dosa. Sekalipun untuk memperoleh berkat, kita harus membayar harganya dahulu, yaitu ketaatan serta kesetiaan kepada Tuhan dan firman-Nya. Pertanyaan sekali lagi untuk kita, pilih pascabayar atau prabayar? Pilih dosa atau berkat? Mari kita jalani kehidupan penuh berkat dengan membayarnya lebih dahulu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat, agar sebelum aku bertindak, aku senantiasa menyadari bahwa aku adalah anak-Mu, sehingga apa yang kulakukan seperti yang Kau inginkan. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Meriam atau Standar? (21 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMeriam atau Standar?Diambil dari: Ulangan 12:32 (TB)“Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia; janganlah engkau menambahi ataupun menguranginya.”Wonder Kids, kata “canon” (dibaca: kanon) sering terdengar seperti “cannon” (dibaca: kenon) yang artinya meriam. Tapi keduanya berbeda sekali. Cannon adalah meriam — alat besar untuk menembakkan peluru sementara Kanon berarti “standar” atau “ukuran.”Dalam Alkitab, kanon berarti daftar kitab-kitab yang diakui sebagai firman Tuhan. Jadi bagaimana gereja tahu kitab mana yang masuk kanon? Gereja mula-mula tidak duduk bersama lalu memilih kitab sesuka hati. Mereka mengenali kitab-kitab yang memang sudah dianggap berotoritas sejak awal.Beberapa pertanyaan penting yang dipakai:Apakah kitab itu berasal dari rasul atau nabi?Apakah ajarannya sesuai dengan pengajaran Yesus?Apakah dipakai secara luas oleh jemaat sejak awal?Kitab-kitab yang kita miliki hari ini sudah dibaca, diajarkan, dan dipercaya sejak gereja mula-mula. Artinya, gereja tidak membuat firman Tuhan menjadi berotoritas. Firman Tuhan memang sudah berotoritas sejak awal — gereja hanya mengenalinya. Seorang ahli, Bruce Metzger, menjelaskan bahwa kanon bukan hasil keputusan mendadak, tetapi hasil pengenalan bertahap terhadap kitab-kitab yang memang memiliki otoritas ilahi.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hormati Alkitab sebagai standar hidupmu. Jangan menambah atau mengurangi kebenarannya hanya supaya terasa lebih nyaman.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku menghormati firman-Mu sebagai standar hidupku. Ajari aku taat dan setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab bukan sekadar buku pilihan manusia — itu adalah standar kebenaran dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 19 April 2026 - Menentukan pilihan sesuai HikmatNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 18, 2026 5:01


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 April 2026Bacaan: "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu." (Ulangan 30:19)Renungan: Hidup ini penuh dengan pilihan, dan setiap hari kita diperhadapkan pada beragam pilihan. Kita bisa memilih untuk tidur sampai siang dan bermalas-malasan, tetapi kita juga bisa memilih untuk bangun pagi-pagi dan mulai beraktivitas, bekerja serta mengusahakan sesuatu. Kita bisa memilih untuk berbuat baik, namun kita juga bisa memilih untuk berbuat jahat. Yang pasti, semua pilihan yang kita buat tentu ada akibatnya. Tangan orang malas mendatangkan kemiskinan, tetapi tangan orang rajin mendatangkan banyak rejeki. Orang yang berbuat baik akan menuai kebaikan, tetapi orang yang berbuat jahat akan menuai kejahatan juga. Di dalam hidupnya, Esau telah menentukan pilihan-pilihan yang mendatangkan penyesalan dan kesusahan baginya, karena jalan hidupnya selanjutnya ditentukan oleh akibat pilihan-pilihan yang sudah ia buat. Menukar hak kesulungannya dengan sepiring bubur kacang merah merupakan salah satu contoh dari pilihan Esau yang akhirnya melahirkan penyesalan yang teramat sangat, sehingga ia akhirnya menangis meraung-raung ketika mengetahui bahwa Ishak ayahnya telah memberikan berkat kesulungan itu kepada Yakub. Pilihan berikutnya yang dibuat oleh Esau adalah menikahi wanita-wanita Kanaan yang sangat tidak diharapkan oleh kedua orang tuanya dan hal itu pun membuatnya merasa bersalah kepada orang tuanya, sehingga untuk "mengobati" kekecewaan mereka, ia berusaha menikah lagi dengan Mahalat seorang wanita kerabatnya yang tidak lain adalah anak Ismael. Karena pilihan yang dibuatnya, Esau harus melewati saat-saat yang tidak menyenangkan, ia disiksa oleh rasa kebencian kepada adiknya Yakub, bahkan ia pernah bermaksud membunuh adiknya itu. Pilihan-pilihan yang diambil akan mempengaruhi hidup dan masa depan seseorang. Seperti sebuah kata bijak mengatakan, "Keputusan yang engkau ambil hari ini, akan menentukan apa yang akan terjadi pada hari esok". Tuhan telah memberikan banyak arahan atau rambu-rambu melalui firman-Nya, agar kita bisa memilih apa yang baik dan berkenan kepada-Nya. Jika kita menginginkan kehidupan yang diberkati, pilihlah apa yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. Kita tidak akan pernah bisa menarik kembali waktu yang sudah berlalu dan kemudian mengubah pilihan-pilihan yang sudah kita buat. Yang dapat kita lakukan adalah memilih yang baik dan benar hari ini, sehingga tidak ada penyesalan di hari esok! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku memohon hikmat-Mu di dalam setiap pilihan yang kuambil, sehingga aku dapat menyukakan hati-Mu dengan pilihanku itu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Dapat Pesannya? (18 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 17, 2026 2:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahDapat Pesannya?Diambil dari: Ulangan 8:3 (TB)“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”Wonder Kids, coba bayangkan ada kalimat yang huruf-hurufnya diacak. Awalnya mungkin sulit dibaca. Tapi kalau kamu melihat keseluruhannya, kamu tetap bisa mengerti maksudnya. Begitulah juga dengan manuskrip-manuskrip Alkitab. Walaupun ada variasi kecil dalam beberapa salinan, para ahli bisa membandingkan ribuan manuskrip untuk memastikan pesan aslinya tetap jelas.Faktanya, Perjanjian Baru memiliki lebih dari 5.800 manuskrip Yunani kuno, belum termasuk terjemahan kuno dalam bahasa lain. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi aslinya. Seorang ahli tekstual, Daniel B. Wallace, menjelaskan bahwa jumlah dan kualitas manuskrip Perjanjian Baru sangat luar biasa dibandingkan dengan dokumen kuno lainnya.Artinya, kita tidak hanya percaya begitu saja. Kita punya bukti yang kuat bahwa pesan firman Tuhan tetap terjaga. Dan ingat, Tuhan memakai orang-orang biasa untuk menyalin dan menjaga firman-Nya. Ia juga memimpin melalui Roh Kudus agar pesan-Nya tidak hilang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya punya Alkitab di rumah. Bacalah. Mengertilah. Karena hidup kita bukan hanya dari makanan, tetapi dari firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku supaya tidak hanya memiliki Alkitab, tetapi sungguh membaca dan memahaminya. Jadikan firman-Mu makanan bagi jiwaku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Pesan Tuhan tetap jelas — dan itu untuk kamu. Tuhan Yesus memberkati.

REFORMING LIFE
Ibadah dan Kitab Ulangan

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later Apr 5, 2026 68:13


Melihat bagaimana ibadah sebagai miniatur hidup yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Penguatan Bukti (5 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 4, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Penguatan BuktiDiambil dari: Ulangan 32:7 (TB)“Ingatlah zaman purbakala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu; tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu ujian lagi untuk melihat apakah kesaksian Injil bisa dipercaya. Ujian ini disebut corroboration test atau Ujian Penguatan Bukti, artinya: Apakah cerita dalam Injil didukung atau diperkuat oleh bukti lain?Kalau seseorang menceritakan suatu peristiwa, biasanya kita bisa mengecek:Apakah ada orang lain yang juga melihatnya? Dan Apakah ada catatan sejarah yang mendukungnya?Para ahli berkata bahwa semakin banyak detail yang bisa diperiksa — seperti nama tempat, nama orang, dan peristiwa sejarah — semakin besar kemungkinan cerita itu benar. Craig Blomberg, seorang ahli Perjanjian Baru, mengatakan bahwa semakin lama orang mempelajari Injil, semakin banyak detail yang justru dikonfirmasi oleh penemuan sejarah dan arkeologi.Memang, Yesus tidak sering muncul dalam catatan sejarah besar seperti catatan perang atau raja-raja besar. Tetapi ada sumber-sumber non-Kristen yang menyebut tentang Yesus dan orang-orang Kristen mula-mula. Selain itu, banyak penemuan arkeologi mendukung latar belakang sejarah yang disebutkan dalam Injil — seperti kota-kota, jabatan pemerintahan, dan kebiasaan pada zaman itu. Artinya, Injil bukan dongeng yang dibuat tanpa latar sejarah. Ada banyak detail yang bisa diperiksa.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa iman Kristen bukan iman yang buta. Tuhan tidak meminta kita percaya tanpa dasar. Sejarah dan bukti juga mendukung apa yang Alkitab katakan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah mencintai kebenaran. Jangan takut bertanya dan mencari jawaban. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu bukan cerita kosong, tetapi kebenaran yang bisa dipercaya. Tolong aku supaya memiliki iman yang teguh dan mau mencari kebenaran dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Iman kepada Yesus berdiri di atas kebenaran yang bisa dipercaya.

Renungan Anak GKY Mabes
Daya Ingat yang Luar Biasa (23 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 22, 2026 3:25


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah DAYA INGAT YANG LUAR BIASADiambil dari: Yohanes 21:25  “Masih banyak hal-hal lain yang diperbuat Yesus. Jika semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.”Wonder Kids, pada zaman Tuhan Yesus, anak-anak Yahudi sudah mulai belajar menghafal Kitab Suci sejak kecil. Mereka menghafal Taurat: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Itu berarti mereka menghafal banyak sekali ayat Alkitab.Karena terbiasa menghafal, orang-orang pada zaman itu memiliki daya ingat yang sangat baik. Para murid Yesus juga terbiasa mendengarkan dan mengingat ajaran-Nya. Mereka menyimpan perkataan Yesus di dalam hati mereka sebelum semuanya dituliskan dalam Injil.Itulah sebabnya, ketika Injil ditulis, para penulis Injil dapat menuliskan kembali ajaran dan perbuatan Yesus dengan baik. Mereka tidak asal menulis, tetapi mengingat dan menceritakan apa yang benar-benar terjadi.Injil tidak hanya berisi cerita singkat, tetapi kesaksian yang lengkap tentang hidup Yesus: apa yang Ia ajarkan, apa yang Ia lakukan, bagaimana Ia mati, dan bagaimana Ia bangkit. Semua itu diingat dan disampaikan dengan setia oleh para murid.Wonder Kids, Tuhan menciptakan kita dengan kemampuan untuk mengingat. Tuhan mau kita memakai kemampuan itu untuk mengingat firman-Nya dan perbuatan-Nya yang baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, cobalah menghafal satu ayat Alkitab hari ini atau mengingat kembali satu cerita tentang Yesus yang pernah kamu dengar, lalu ceritakan kembali kepada orang lain.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi kami kemampuan untuk mengingat. Tolong aku supaya memakai ingatanku untuk menyimpan firman-Mu di dalam hati dan menceritakan tentang Yesus kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Tuhan memberi kita ingatan supaya kita bisa mengenal dan mengingat Yesus dengan baik. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kemampuan Mengingat (22 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 21, 2026 3:35


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KEMAMPUAN MENGINGATDiambil dari: Ulangan 6:6–7 “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”Wonder Kids, pada zaman dahulu belum ada buku cetak seperti sekarang, apalagi komputer atau ponsel. Banyak cerita penting diajarkan dari mulut ke mulut. Orang tua mengajarkan kepada anak-anak, guru mengajarkan kepada murid-murid, dan semua orang mengulanginya terus-menerus supaya tidak lupa.Begitu juga dengan cerita tentang Yesus. Kisah tentang hidup dan ajaran Yesus diceritakan berkali-kali oleh para murid kepada banyak orang sebelum akhirnya ditulis dalam Injil. Karena sering diceritakan, orang-orang bisa mengingat dengan baik apa yang Yesus lakukan dan ajarkan.Dalam budaya pada waktu itu, ada bagian-bagian cerita yang selalu diingat dan diulang dengan sama. Kalau ada yang salah mengingat, orang lain akan mengoreksi. Dengan cara ini, cerita tentang Yesus tetap terjaga dengan benar.Artinya, Injil tidak ditulis asal-asalan. Cerita tentang Yesus sudah dihafalkan, diajarkan, dan dijaga kebenarannya sejak awal oleh banyak orang.Wonder Kids, Tuhan mau firman-Nya bukan hanya ditulis di buku, tetapi juga diingat di hati kita. Kita diajak untuk sering membaca Alkitab, mendengarkan firman Tuhan, dan mengulanginya supaya kita semakin mengenal Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, coba hafalkan satu ayat Alkitab hari ini atau ceritakan kembali satu kisah tentang Yesus kepada orang lain, misalnya kepada orang tua atau teman.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu diajarkan dan dijaga dengan baik sejak dahulu. Tolong aku supaya rajin membaca, mengingat, dan melakukan firman-Mu dalam hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, firman Tuhan dijaga dengan baik supaya kita bisa mengenal Yesus dengan benar. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 11 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 10, 2026 9:52


Dibawakan oleh Maria Letek dan Benediktus Laga dari Paroki Santo Yosef Boto di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Ulangan 4: 1.5-9; Mazmur tg 147: 12-13.15-16.19-20; Matius 5: 17-19.LAKUKAN APA YANGDIAJARKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lakukan Apa YangDiajarkan. Kodrat manusia menurut Allah Pencipta, yang membuat kita lebihunggul dibandingkan makhluk hidup yang lain ialah karena kita memiliki akalbudi dan kebebasan. Penggunaan kedua elemen kodrati ini dipercayakan Tuhansecara penuh kepada kita. Hasilnya selalu ada dua macam, yaitu manusia memilihuntuk memenuhi kemauannya sendiri yang pasti mengakibatkan dosa danpenderitaan, atau memilih untuk mengikuti ajaran dan hukum Tuhan. Untuk pilihan yang kedua, akal budi dan kebebasan kitamengenal batasnya ketika mereka harus berkolaborasi dengan kehendak Tuhan.Manusia sepintar apa pun, ia akhirnya menyadari kalau kepandaian Tuhan melebihdirinya. Demikian juga sebebasnya dia untuk berkata atau berbuat apa saja,akhirnya diakui juga bahwa Tuhan lebih berkuasa dari pada dirinya. Sampai padabatas ini, sebenarnya iman yang berperan untuk menjelaskan kebesaran dankemahakuasaan Allah untuk dapat diterima oleh akal budi dan kebebasan kita. Pada hari ini, kita belajar bagaimana dengan kepandaiandan kebebasan itu, kita melakukan apa yang diajarkan oleh Tuhan. Tujuannyaialah supaya kemampuan kodrati kita dapat berkolaborasi dengan penyelenggaraanTuhan. Bacaan pertama dari kitab Ulangan menguraikan tentang ajaran ketetapandan peraturan. Musa meminta umat Allah untuk selalu menaati dan setia pada apayang ditetapkan oleh Tuhan dan yang menjadi aturannya.  Ketaatan dan kesetiaan ini tidak mengurangi akal budi dankebebasan kita, tetapi mendapatkan nilai plus yaitu kebijaksanaan Ilahi. Fungsiakal budi untuk ini ialah mengingat, memahami, dan membahasakan apa yang Tuhanajarkan secara benar dan tepat. Fungsi kebebasan ialah untuk menyebarkankebenaran supaya dapat menguasai dan mengarahkan kehidupan ini di dalam jalanTuhan untuk sampai kepada Tuhan sendiri. Umat Tuhan yang setia dan taat memiliki suatu tugas yangpenting selanjutnya dalam melakukan apa yang diajarkan Tuhan. Rahmatpembaptisan dan keanggotaannya di dalam Gereja memandatkan mereka tanggungjawab untuk mengajarkan itu kepada orang lain, entah saudara entah teman,bahkan mereka yang tidak dikenalnya. Tanggung jawab dalam ketaatan dankesetiaan untuk melakukan ketetapan dan peraturan dari Tuhan mungkin lebihbersifat personal dan terbatas pada lingkup terbatas. Namun demi menjadipengikut Kristus yang berguna dan bermartabat, ada tanggung jawab sosial danpublik yaitu mengajarkan itu kepada sesama. Bahasa kitab sucinya ialah sebuahtanggung jawab sebagai garam dan terang dunia. Hidup setiap pengikut Kristusadalah sebuah kenyataan belajar dan mengajar. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yang bijaksana dan murah hati,penuhilah diri kami dengan kebijaksanaan dan kemurahan-Mu, agar kami dapatmenjadi garam dan terang dunia yang sesungguhnya. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 28 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 8:27


Dibawakan oleh Matias Meran Lejap dan Agnes Kenupang Luon dari Paroki Santo Yohanes Maria Vianey Cilangkap di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Ulangan 26: 16-19; Mazmur tg 119: 1-2.4-5.7-8; Matius 5: 43-48.MENJADI SEMPURNASEPERTI BAPA YANG SEMPURNA Renungan kita pada hari ini bertema: Menjadi SempurnaSeperti Bapa Yang Sempurna. Di dalam keluarga, orang tua sangat mengharapkansupaya anak atau anak-anaknya mencapai tingkat kemajuan sesuai standar yangdiinginkannya. Jika bapak atau ibu menargetkan nilai 10 dan anaknya dapatmencapainya, atau bahkan melampaui itu, tujuan orang tua tercapai. Jadi orangtua yang sempurna memang ingin supaya anak atau anak-anaknya sempurna sepertimereka. Namun tidak semua keluarga mengalami yang ideal sepertiini. Ada anak-anak yang tidak dapat memenuhi standar orang tua. Dialog,kompromi dan saling terbuka satu sama lain memang perlu dimungkinkan, supayahubungan baik dan hidup bersama tetap terpelihara dalam cinta kasih. Ketikafirman Yesus Kristus yang meminta kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa yangsempurna, menjadi perhatian kita di dalam masa Prapaskah ini, keadaan kitasesungguhnya ialah sama seperti anak-anak yang belum memenuhi standar orang tuatadi.  Masa Prapaskah memang penuh dengan upaya dan perhitungansupaya kita mampu mewujudkan apa yang diinginkan Tuhan dan Gereja terhadapkita. Salah satu yang terpenting ialah tentang perbuatan kasih. Ketika kitamengasihi saudara atau teman, perbuatan ini digolongkan sebagai cinta kasihyang normal. Di dalam keluarga dan sekolah, seorang anak dianggap baik dantulus kalau ia mengasihi saudara dan temannya. Di antara para tetangga dananggota masyarakat, perbuatan kasih selalu kita lalukan, dan ini semua menjadikankita sebagai sesama atau tetangga yang baik.  Yesus ingin mengajarkan lebih dari sekedar normal dan baikini. Meski ini menjadi suatu ajaran sepanjang waktu, namun di dalam masaPrapaskah kiranya ini menjadi sebuah disiplin dan penitensi, yaitu ketika kitamengasihi, mendoakan, menolong, dan mengampuni orang-orang yang bersalah kepadakita. Mereka sengaja iri, marah, dan membenci kita. Ini baru namanya sebuahtindakan kasih yang besar, tinggi, dan menaikkan standar kita sebagai pengikutKristus yang baik dan normal. Melalui perbuatan baik yang biasa dan ditambahtindakan kasih terhadap para musuh kita, Yesus memberikan kita harga yangsangat tinggi, yaitu sempurna seperti Bapa yang sempurna. Ajaran ini jauh sebelumnya telah ditegaskan Musa kepadabangsa Israel di seberang Sungai Yordan, bahwa janji Allah sungguh sangat jelasbagi mereka. Setiap orang dan seluruh bangsa menjadi umat yang kudus bagiAllah, yang adalah Tuhan semesta alam. Kesempurnaan seperti Bapa yangdisampaikan oleh Musa meminta umat Allah untuk menaati perintah-perintah Allahdengan segenap hati dan segenap jiwa. Ajaran Musa mengikat dan menuntut, namunkemudian disempurnakan oleh Yesus yang memberikan sendiri teladan kesempurnaanitu. Kita tinggal menaati dan setia kepada-Nya.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang baik,buatlah kami hidup dalam kepenuhan cinta kasih-Mu dan membuahkan cinta kasihitu di dalam pelayanan dan pengorbanan kepada sesama kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 9:05


Dibawakan oleh Sr Kresen MCFSM dan Sr Krista MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Ulangan 30: 15-20; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 9: 22-25.MEMILIH BERKAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Berkat.Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama yang menyusulnya mengajak kita untukmerenungkan tentang berkat Allah. Masa Pra Paskah sangat spesial mengenaidisiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat kalaudibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Maka berkat Tuhan sangat kitaperlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan ini hanya karena Tuhan berkenandengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan dirinya. Dengan memilih berkat, lalu apakah yang tidak kita pilih?Atau jika Tuhan memberikan kita berkat-Nya, hal apakah yang tidak Tuhanberikan? Kitab Ulangan dalam bacaan pertama menegaskan kalau kutuk danpenyiksaan dosa bukan pilihan kita. Dalam kenyataan, ada orang memilih kutukatau sengsara karena dituntun oleh kebebasan kodratinya. Tuhan menyelenggarakanhidup ini pada awal adalah baik. Namun karena kejatuhan kodrati manusia, makakehadiran kebaikan itu harus berhadapan dengan kutukan dosa. Jadi orang bisamemilih untuk berdosa. Orang beriman dinasihatkan untuk memilih berkat. Memilih berkat berarti memilih Tuhan. Sedangkan memilihkutuk berarti memilih musuh Tuhan, yaitu setan. Yang ada pada Tuhan ialahkehidupan, cinta, dan pengharapan akan suatu keberlangsungan yang abadi.Sedangkan yang ada pada kutuk ialah kematian, kebencian, dan kesengsaraanabadi. Yesus Kristus diutus oleh Bapa ke dunia untuk mendirikan sebuah kerajaankehidupan supaya memerintah dan membawa semua orang kepada berkat. Ajaran danteladan hidup-Nya menjadi pelita dan sumber air yang menjamin keberlangsunganberkat ini dalam bentuk rahmat karunia yang dicurahkan kepada setiap orang yangmemerlukan. Hari ini Yesus Kristus memaparkan isi pilihan kita untukmengikuti Dia supaya daripada-Nya mengalir semua berkat yang kita perlukan. Didalam masa Pra Paskah berkat-berkat kita dapatkan melalui berdoa, berpuasa, danberamal kasih. Ketiga perbuatan ini mesti dapat dijalankan dalam semangat salibyang kita pikul dan ketekunan dalam penyangkalan diri. Salib selalu bermaknapengorbanan dan menghadirkan beban yang harus ditanggung. Kita berdoa, berpuasaatau bermati raga, dan beramal kasih dengan sebuah volume jumlah dan kualitassedemikian yang membuat kita menanggung beratnya seperti yang Yesus lakukan.Ketiga perbuatan saleh itu mesti juga membawa kita untuk fokus kepada penyatuanhati kita dengan Tuhan, dan bukan kepada diri sendiri dan semua kepentingan duniawi.Dari sana berkat-berkat akan mengalir kepada kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, firman-Mu menguatkan niat kami untuk memanggul salib dan menyangkaldiri kami untuk dengan tekun mengikuti-Mu. Berkatilah kami supaya sepanjangjalan mengikuti-Mu kami menemukan diri kami yang sebenarnya. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti Sidik Jari Allah (14 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   BUKTI SIDIK JARI ALLAHDiambil dari: Ulangan 18:15 (TB)“Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.”Wonder Kids, Tahukah kamu bahwa sidik jari bisa menjadi bukti yang sangat kuat?Lebih dari 100 tahun lalu, polisi mulai menggunakan sidik jari untuk membuktikan apakah seseorang benar-benar menyentuh suatu benda. Setiap orang memiliki pola sidik jari yang unik, sehingga tidak ada dua orang yang sama. Pertanyaannya: apa hubungannya dengan Tuhan Yesus? Di dalam Alkitab, terutama Perjanjian Lama, Tuhan sudah memberikan banyak sekali tanda, petunjuk, dan nubuat tentang kedatangan Mesias. Ibaratnya seperti sidik jari:setiap nubuat itu memiliki “pola” khusus yang hanya cocok dengan satu orang—Yesus.Para penyelidik bisa melihat bukti sidik jari dan menyimpulkan siapa pemiliknya.Demikian juga, jika kita melihat setiap tanda dalam Perjanjian Lama—tentang Mesias yang akan lahir dari keturunan Daud, tentang penderitaannya, tentang misinya menyelamatkan manusia—semuanya cocok dengan kehidupan Yesus. Tuhan sengaja memberikan banyak “sidik jari rohani” ini supaya Israel, dan juga kita hari ini, bisa mengenali Mesias yang benar dan tidak tertipu oleh yang palsu. Beberapa hari ke depan, kita akan melihat lebih banyak lagi “pola sidik jari” ini dan menemukan betapa luar biasanya rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang kamu tahu tentang Yesus dari Alkitab.Renungkan: bagaimana itu menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan begitu banyak bukti tentang Yesus. Tolong aku melihat dan memahami bahwa Dialah Mesias yang Engkau janjikan sejak awal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan Mesias yang kebetulan—Dia Mesias yang sudah direncanakan Tuhan sejak dahulu kala! Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Tuhan yang Menetapkan Aturan (9 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul TUHAN YANG MENETAPKAN ATURANDiambil dari: Ulangan 10:13 (TB)“Berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu.”Wonder Kids, Dalam Alkitab, ada beberapa aturan yang terlihat aneh bagi kita.Contohnya di Imamat, Tuhan melarang orang Israel memakai pakaian yang dibuat dari dua jenis bahan yang dicampur. Mengapa Tuhan memberi aturan seperti itu? Beberapa ahli percaya bahwa mencampur bahan tertentu bisa membuat pakaian tidak nyaman dan menimbulkan masalah di cuaca gurun. Ada juga yang mengatakan bahwa Tuhan ingin bangsa Israel memakai “bahan murni” sebagai tanda bahwa mereka dipanggil untuk hidup murni di hadapan Tuhan.Apa pun alasannya, satu hal pasti: Tuhan selalu punya alasan yang baik. Ketika Yesus datang ke dunia, Ia menjelaskan bahwa bukan hanya Bapa di surga yang berkuasa, tetapi Ia juga menetapkan aturan bagi kita karena Ia mengasihi kita. Tuhan tidak memberi perintah untuk mempersulit hidup kita atau membuat kita sengsara. Dalam Ulangan 10:13, Tuhan berkata bahwa perintah-Nya diberikan supaya baik keadaanmu. Artinya, aturan Tuhan melindungi kita dari hal-hal yang merusak, menolong kita membuat keputusan yang bijaksana, dan menjauhkan kita dari akibat dosa. Jadi, ketika kita merasa kesal karena ada sesuatu yang “tidak boleh,” ingatlah: Tuhan tidak sedang melarang kita sembarangan.Tuhan sedang menjaga kita. Aturan Tuhan dibuat bukan untuk membatasi sukacita kita—tetapi untuk melindungi kita dan menjaga hidup kita tetap baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu aturan Tuhan yang menurutmu sulit atau terasa membatasi.Katakan kepada Tuhan:“Tuhan, tolong aku mengerti mengapa Engkau memberi aturan itu, dan ajari aku untuk taat.”Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku menaati aturan-Mu. Aku tahu aturan-Mu bukan untuk menyulitkanku, tetapi untuk kebaikanku. Berikan aku hati yang mau taat dan mengerti kasih-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: aturan Tuhan bukan untuk membatasi kita—tapi untuk melindungi dan menuntun kita kepada hidup yang baik. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Sebuah Pilihan (20 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 19, 2025 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahSEBUAH PILIHANMari kita membaca Firman Tuhan dari:ULANGAN 30: 19-20Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."Wonder Kids, saat Allah menciptakan manusia, Dia membuatnya dengan penuh kasih. Allah tidak hanya membentuk tubuh manusia, tetapi juga memberi pilihan—apakah ingin mengikuti Allah atau tidak. Tidak ada makhluk lain yang diberikan pilihan ini.Allah memberikan kepada manusia bagian dari diri-Nya, yaitu kemampuan memilih. Dia ingin manusia memilih untuk mengasihi-Nya, bukan karena dipaksa, tetapi karena mereka benar-benar ingin.Adam juga punya pilihan: mengikuti Allah atau menjauh dari-Nya. Sekarang, kamu juga bisa memilih untuk mengasihi Allah!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, memilih Allah bukanlah pilihan satu kali saja, tapi pilihan setiap hari, berkali-kali. Ketika kakimu menjejak ke tanah di pagi hari, katakan “Aku memilih Allah” Di saat kamu menghadapi pilihan yang sulit di hari itu, katakana “Aku memilih Allah”. Dan sebelum kamu tidur di malam hari, doakan “Aku memilih Allah.”Mari kita berdoaBapa yang baik, aku ingin mengasihi-Mu, mendengarkan suara-Mu, dan mengikuti jalan-Mu setiap hari. Tolong aku agar selalu setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, PILIHLAH UNTUK MENGASIHI TUHAN DAN MENGIKUTI JALAN-NYA. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 23 September 2025 - Disiplin diri untuk membaca FirmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 22, 2025 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 23 September 2025Bacaan: "Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna yang tidak kau kenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan." (Ulangan 8:3)Renungan: Membaca Alkitab secara teratur bukan hanya baik bagi jiwa, tetapi juga bagi tubuh jasmani kita. Sehubungan dengan hal itu, Dr. Jeffrey Leven dan Dr. David Larsen melakukan penelitian terhadap lebih dari 500 orang selama berbulan-bulan. Riset panjang ini menghasilkan kesimpulan bahwa mereka yang membaca Alkitab secara teratur cenderung mempunyal tekanan darah lebih rendah dan tingkat depresi lebih rendah, lebih sedikit menderita penyakit jantung, jarang yang kecanduan obat maupun alkohol, jarang yang mengalami perpecahan dalam perkawinan, kesehatannya jauh lebih baik dari mereka yang tidak membaca Alkitab. Hasil riset ini mereka publikasikan di Washington Times pada 30 Juli 1996. Membaca Alkitab secara teratur berarti:1. memberi makanan bergizi kepada jiwa secara teratur, sehingga kesehatan jiwa kita terjaga. Jiwa yang sehat akan membuat hati kita bebas dari rasa gelisah, cemas dan stres.2. Salah satu bentuk disiplin rohani yang akan membuat hidup kita bertumbuh dan hati kita akan mengalami perubahan.Firman Tuhan yang hidup akan mengubah pola pikir kita yang umumnya dikuasai oleh kedagingan, sehingga kita lebih memilih hidup dipimpin oleh keinginan Roh. Berkomitmenlah untuk mengadakan waktu secara teratur membaca Firman Tuhan, dan bukan mencari waktu yang kosong baru membacanya, karena kita sulit sekali menemukan waktu yang kosong. Bangunlah setengah jam lebih awal dari biasanya untuk bersaat teduh. Pakai waktu itu untuk membaca firman Tuhan dan berdoa. Hari-hari yang kita lalui akan menjadi berbeda jika kita mengawali hari itu bersama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk mendisiplinkan diriku membaca Firman-Mu. Ingatkan aku bahwa jiwaku membutuhkan makanan rohani yang dapat menunjang untuk keselamatanku kelak. Ada banyak permasalahan dan badai kehidupan yang menerpa diriku, dan aku butuh ketenangan untuk mengatasinya. Ketenangan itu hanya kudapat ketika aku membiarkan Engkau turut bekerja dalam setiap permasalahan hidupku. Itu semua kudapat saat aku mau datang sejenak dalam hadirat-Mu melalui saat teduhku. Yesus, taruhlah roh doa dalam diriku, agar aku menjadi kuat karenanya. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-19 masa biasa, 13 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 12, 2025 7:57


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 34: 1-12; Mazmur tg 66: 1-3a.15.16-17; Matius 18: 15-20.INDAHNYA BERKUMPUL DALAM NAMA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Indahnya Berkumpul Dalam Nama Tuhan.Kita selalu berkumpul dalam maksud dan konteks yang berbeda-beda. Tuhan Allahsangat mendukung ini dan pasti memberkatinya. Dan Ia tambahkan bahwa kalau duaatau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya, ia pasti hadir bersama mereka.Pertemuan dalam nama-Nya umumnya kita maknai sebagai ibadat. Berkumpul dalam nama Tuhan tentu saja berbeda dari pertemuan-pertemuanseperti temu kangen, bergosip ria, bersekongkol, bersenda gurau, dan masihbanyak lainnya. Nyata sekali bahwa pertemuan-pertemuan tersebut tidak punyawarna rohani atau ibadat. Ini tidak menggambarkan apa yang dikatakan oleh Injiltadi. Apalagi suatu rencana bersama yang jahat dan gosip di antara teman, pastitidak memiliki kriteria suatu pertemuan dalam nama Tuhan. Berkumpul dalam nama Tuhan memiliki beberapa unsur dasar, dan ini semuaselalu kita lakukan dalam kehidupan kita bersama. Unsur penyebutan nama Tuhanmerupakan yang paling kentara atau paling gampang. Doa yang singkat, seruannama-Nya yang kudus, misalnya kesebelasan sepak bola lalukan sebelumpertandingan, ini adalah berkumpul dalam nama Tuhan. Di sini Tuhan disapa dandimintai penyertaan-Nya, tentu bukan untuk maksud yang jahat atau jelek.  Unsur berkumpul sebagai komunitas gerejani merupakan wujud yang palingformal, kuat dan berwibawa. Di sini ada perayaan-perayaan liturgis, sakramentaldan berbagai ungkapan devosional. Tuhan datang dalam kuasa-Nya melaluisakramen-sakramen, atau Ia diundang kehadiran-Nya dan Ia memberkatikegiatan-kegiatan ini. Satu faktor penting yang menunjukan bahwa berkumpuljenis ini formal dan berwibawa ialah imam yang menjadi representasi Kristussendiri. Tugas imam ialah menyambungkan umat Allah dengan Tuhan. Unsur berkumpul yang berwujud kasih merupakan suatu ungkapan nyata,bagaimana Tuhan berbuat dan terlibat melalui bentuk-bentuk karya cinta kasihyang dilakukan secara bersama atau pribadi. Orang-orang berkumpul untukmerencanakan sebuah program pemberdayaan keluarga-keluarga miskin, denganbendera Gereja, ini merupakan contoh bertemu dalam nama Tuhan. Suatu komunitasmembahas bersama hubungan antar pribadi, termasuk dengan koreksi persaudaraan,itu juga bagian dari berkumpul dalam nama Tuhan.  Intinya, Tuhan hadir di dalam berkumpulnya pribadi-pribadi orang beriman,yang melibatkan Dia sebagai bagian dari kehidupan dan pekerjaan-pekerjaan yangmereka lakukan, ini adalah prinsip pertemuan di dalam nama Tuhan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukanlah kami selaludi dalam kehidupan bersama kami tiap hari, khususnya ketika kami menjalankankehendak-Mu secara bersama-sama, di mana Engkau sendiri hadir dan terlibatdalam kegiatan-kegiatan kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 12 Agustus 2025 - Tuhan Lebih Besar dari Masalah Kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 11, 2025 5:16


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 Agustus 2025Bacaan: "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu." (Ulangan 28:1-2) Renungan: Kegagalan adalah bagian dari hidup manusia. Apakah dengan kegagalan manusia itu Allah gagal memelihara umat-Nya? Tidak! Kegagalan yang dialami umat Tuhan bukan menunjukkan bahwa Allah lemah, tapi justru dalam kegagalan-kegagalan itu, Allah hendak melatih kita agar tetap gigih dalam memperjuangkan hidup. Perhatikanlah bahwa setiap keberhasilan tidak pernah lepas dari kegagalan. Sekecil apapun kita pasti pernah merasakan kegagalan. Tetapi hendaklah kegagalan itu tidak membuat kita kapok berusaha, kapok bekerja dan kapok mencoba. Bisa jadi dengan banyaknya kegagalan yang kita alami, Allah sedang mempersiapkan keberhasilan yang gilang gemilang. Seperti contohnya Thomas Alfa Edison. Setelah melewati ribuan kali kegagalan, pada akhirnya ia bisa membuat bola lampu listrik yang bisa kita nikmati sampai hari ini. Bacaan di atas mengingatkan kita perlunya mendengarkan suara Tuhan dan melakukan segala perintah-Nya. Hal itu akan mendatangkan banyak berkat dalam kehidupan kita. Karena itu jika hidup kita ingin behasil, dengarkanlah suara Tuhan dan lakukanlah segala perintah-Nya. Jangan pernah menyerah karena kegagalan yang kita alami, karena Yesus kita jauh lebih besar dari kegagalan yang kita alami. Dan Yesus kita terlalu sanggup untuk melakukan segala perkara. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas firman-Mu hari ini yang memberiku semangat untuk tetap berjuang walau hidup semakin susah. Aku bersyukur karena Engkau lebih besar dari semua kegagalan, semua ketakutan, semua kecemasan, semua masalah dan semua penyakitku. Kini aku datang padaMu, memohon berkat-Mu untuk semua usaha dan pekerjaan yang akan aku lakukan sepanjang hari ini. Beracaralah dalam semuanya itu, dan yakinkan aku bahwa ada berkat dalam setiap jerih payahku sepanjang hari ini. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-19 masa biasa, 12 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 11, 2025 9:08


Dibawakan oleh Eland Parera dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 31: 1-8; Mazmur tg Ul 32: 3-4a.7.8.9.12; Matius 18: 1-5.10.12-14.YANG KECIL DIPERHITUNGKAN Renungan kita pada hari ini bertema: Yang Kecil Diperhitungkan. Ada seorangbocah masih SD kelas satu sedang berdoa di kamarnya. Ia berseru kepada Tuhanbegini: “Tuhan, meskipun saya masih kecil, saya punya cita-cita yang besar.Kalau Tuhan mau tahu, saya ingin menjadi Presiden di negaraku. Berkatilah akuTuhan Yesus, supaya cita-citaku ini dapat tercapai”. Di dalam semua kisah keselamatan yang memperlihatkan hubungan manusiadengan Tuhan, cerita tentang orang-orang kecil yang menderita atau yangdiremehkan, ternyata sangat mendapat tempat di dalam Tuhan. Pilihan Tuhanselalu kepada orang yang muda dan kecil. Dari yang kecil, mereka diarahkanuntuk menjadi besar dan andalan Tuhan untuk mewujudkan rencana-rencana-Nya.Kitab Ulangan mengatakan bahwa Musa tak bisa menemani bangsanya melewati Yordanuntuk mencapai tanah terjanji. Penggantinya yang masih mudah dan kecil, Yosuaakan mengambil tanggung jawab itu.  Yesus menghendaki agar setiap pengikut-Nya memiliki sikap yang patuh dandisiplin seperti anak kecil. Ketaatan, kerendahan hati dan ketergantungankepada Tuhan itu mutlak, supaya dapat mengontrol sikap kita yang  sombong, ingat diri, keras kepala dan menangsendiri. Itu adalah syarat yang mendasar untuk dapat masuk dan menikmatikerajaan surga. Intinya ialah bersikap seperti anak kecil dan menyambut merekayang kecil. Memang benar yang kecil itu diperhitungkan oleh Tuhan, dan ini sungguhmengajarkan kita untuk menghargai dan memperhitungkan juga yang kecil.Bagaimana mungkin sesuatu atau seseorang itu menjadi besar, jika tak pernahberawal dari yang kecil atau muda? Tuhan Allah memakai proses natural kitauntuk menanamkan iman dan kebijaksanaan ilahi-Nya di dalam diri kita. Kitabertumbuh dalam iman dan relasi dengan Dia berangkat dari awal yang kecil. Bagaimana kita dapat memiliki sebuah ide, nilai dan struktur yang besar,jika bukan elemen-eleman kecil atau bagian-bagiannya yang harus menyatu danmembentuknya? Katakanlah sebuah bangunan besar dan indah, pasti terbuat daribata, semen, genteng, kayu dan lain sebagainya. Katakanlah seorang profesorternama dan sangat dikagumi, ia pasti berangkat dari awal belajarnya,perjuangannya, ditolong oleh faktor-faktor yang berbeda-beda. Jadi memang benaryang kecil itu sangat diperhitungkan. Hendaklah kita selalu menghitung danmenyukuri elemen-elemen kecil yang selama ini membentuk diri kita sampai detikini. Mintalah berkat Tuhan atas semua ini. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Kasih dan perhatian-Mu ya Bapa, amatlah besardan mengagumkan kami ya, Tuhan. Berkatilah kami untuk hari ini supaya setiappengalaman yang terjadi hari ini, menandakan bahwa Engkau berkenanmenyelengarakannya bagi kami. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-19 masa biasa, 11 Agustus 2025, Peringatan Santa Klara, Perawan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 10, 2025 8:17


Dibawakan oleh Eland Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 10: 12-22; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; Matius 17: 22-27.YESUS MENGAJARKAN KITA MEMBAYAR PAJAK Tema renungan pada hari Senin pekan biasa ke-19 ini ialah: YesusMengajarkan Kita Membayar Pajak. Satu hal penting untuk kita ketahui dari Injilini ialah tentang Yesus bersama rasul-Nya ikut membayar pajak. Kali ini, Yesusmengajarkan tentang kewajiban sebagai anggota masyarakat dan warga negara.Yesus dari Nazaret selain seorang guru rohani, ia juga tokoh publik dan wargamasyarakat pada zaman-Nya. Dalam satu wawancara tentang pentingnya membayar pajak secara jujur danbertanggung jawab, menteri keuangan suatu negara Republik berkata bahwa wargamasyarakat yang cinta akan tanah air dan bangsanya tentu menyadari kewajibannyamembayar pajak. Haknya untuk hidup, bekerja dan menikmati kehidupan yangdilindungi oleh negara, mesti sejalan dan seimbang dengan kewajiban membayarpajak. Kegunaan pajak itu ialah untuk biaya pendidikan, kesehatan, pembangunanfisik dan mental bangsa, honor bagi para abdi negara dan semua pembinayaannegara lainnya.  Situasi demikian terjadi di negara mana pun. Pajak yang berguna misalnyauntuk membiayai pendidikan dan kesehatan terutama bagi kalangan masyarakatmenengah ke bawah, kurang lebih sama dengan visi misi yang dicanangkan olehMusa kepada bangsa Israel. Ia tegaskan bahwa semua kebaikan dan kemurahan Tuhantelah mereka dapatkan dari waktu ke waktu. Maka mereka diwajibkan untukmemberikan rasa adil dan membantu kalangan masyarakat yang miskin-kecil, yaitupara janda, yatim piatu dan orang asing. Paling kurang ada dua hal menjadi pelajaran dari Yesus melalui pewartaanInjil hari ini. Pertama, keharusan pembayaran pajak berlatar pada pekerjaanyang dilakukan di dalam masyarakat, yang mendatangkan keuntungan, dan yangberkaitan dengan perlibatan anggota masyarakat lainnya. Yesus danrasul-rasul-Nya menyadari hal ini sangat nyata berkaitan dengan pelayananpublik-Nya, maka pekerjaan mereka itulah yang menjadi objek pajak nyata didalam masyarakat. Yesus menyuruh Petrus untuk mengambil uang lalu membayarkanpajak untuk mereka berdua. Kedua, karena pelayanan publik itu membuat Yesus dan para rasul-Nya spesiallalu dianggap populer, guru dan figur publik, mereka harus menjadi model untuktaat membayar pajak. Yesus berbuat demikian supaya tidak menjadi skandal bagibanyak orang. Orang dengan figur penting mesti sebagai contoh dalam berbuatbaik, yaitu membayar pajak. Jadi bukan kata-kata, himbauan atau nasihat banyaksupaya membayar pajak, tetapi perbuatan nyata membayar itu sendiri yang menjadimodel bagi orang banyak. Semoga kita semakin bertumbuh kesadaran akan kewajibanmembayar pajak kita kepada negara. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalam tangan-Mu ya Bapa, kami ingin menaruhnasib hidup kami khususnya pada hari ini, kiranya hidup pribadi dan bersamadengan sesama pada hari ini senantiasa memberikan suasana damai dan hubunganyang harmonis. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus... Dalam namaBapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-18 masa biasa, 9 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 8:46


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 6: 4-13; Mazmur tg 18: 2-3a.3bc-4.47.51ab; Matius 17: 14-20.IMAN SEBESAR BIJI SESAWI Renungan kita pada hari ini bertema: Iman Sebesar BijiSesawi. Ada kenyataan bahwa setelah sekian waktu mengikuti Sang Guru, YesusKristus, terbukti para rasul tidak dapat menyelesaikan suatu masalah yangmereka hadapi. Orang sakit dan kerasukan roh jahat tidak dapat mereka sembuhkandan bebaskan dari roh jahat. Mereka jelas menyadari ada yang tidak beres denganiman mereka, namun mereka tidak tahu persis apa sebenarnya yang tidak beresitu.  Yesus Kristus menemukan bahwa yang kurang pada merekaialah kekuatan, kualitas dan inti iman itu meski mereka tiap saat hidupbersama-Nya. Iman diumpamakan sebesar biji sesawi, yaitu meski kecil tetapiberisi, berkualitas, berkekuatan dan penuh dengan kuasa Tuhan. Potensi yangsedemikian besar itu akan mampu melakukan apa yang tidak mungkin. Ia dapatmemerintahkan gunung untuk pindah tempatnya. Konkretnya, iman sebesar biji sesawi itu seperti apa?Aspek paling inti ialah di dalam diri seorang beriman, Tuhan adalah penentu danpenggeraknya. Ini mengikuti apa yang dikatakan oleh Santo Paulus, bahwahidupnya adalah bukan dirinya sendiri, tetapi Yesus Kristus yang hidup di dalamdirinya. Misalnya Anda diminta oleh teman untuk membantu meringankan sakittertentu, Anda berkeyakinan bahwa Tuhan yang akan berbuat semuanya. Doa, iman,tenaga, pikiran, inisiatif, pekerjaan, materi yang mungkin dipakai untukmembantu, tapi Tuhan tetap nomor satu yang diberikan ruang dan kesempatankepada-Nya untuk berbuat atas orang sakit itu. Sering terjadi, kemampuan kita manusia saja yangdiandalkan sehingga cepat juga terlihat akibatnya yaitu seperti kita capai,bosan, marah dan menyerah. Ini sangat mungkin Tuhan tidak diberikan ruang dankesempatan untuk berbuat. Akhirnya kita akan mengeluh seperti para rasul, yaitumengapa kita tidak bisa menyembuhkan atau menyelesaikan persoalan sendiri? Daritempat-Nya yang tersembunyi, Tuhan mungkin berbisik: imanmu tidak kuat. Kamutidak melibatkan Aku. Aspek berikutnya yang menandakan iman sebesar biji sesawiialah kesadaran dan kecintaan untuk mempertahankan iman yang sudah tumbuh didalam diri kita. Meski kecilnya seperti biji sesawi, godaan untuk meremehkan,melupakan dan lalai merawatnya harus sekuat mungkin dikalahkan. Dari jauh-jauhwaktu sebelumnya Musa sudah ingatkan akan sebuah kesetiaan, ketaatan danketahanan untuk mempertahankan iman ini. Jangan pernah dilupakan dan dibuanggara-gara ada sesuatu baru yang datang ke permukaan hidup ini. Kita mempunyaiajaran dasar, kitab suci, tradisi suci, spiritualitas yang semua ini wajibdirawat, dipertahankan dan dihidupi selalu. Hanya dengan itu iman kita dapatbertahan sampai akhir. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, Bunda-Mu dan juga Bunda kami, Santa Perawan Maria menjadi contoh bagikami dalam beriman secara mantap, bagai biji sesawi yang sangat berguna.Tuntunlah kami untuk selalu meneladani iman Bunda Maria. Salam Maria penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-18 masa biasa, 8 Agustus 2025, Peringatan Santo Dominikus, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 7, 2025 7:43


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 4: 32-40; Mazmur tg 77: 12-13.14-15.16.21; Matius 16: 24-28.PENYANGKALAN DIRI Renungan kita pada hari ini ini bertema: Penyangkalan Diri. Pertukaranbarang di zaman dahulu dengan sistem barter, terjadi misalnya pisang dibawahdari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dan sistempertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukar barang,tetapi membeli barang. Kita memakai uang untuk “menukar”nya dengan barang yangada di toko.  Apakah hidup seseorang bisa ditukar atau dibeli mengikuti cara seperti ini?Seseorang bawa dirinya ke seorang pemegang uang, lalu ia diambil oleh orangkaya tersebut dan sejumlah uang berpindah tangan ke keluarga orang tersebut.Mungkin bisa terjadi saat ini, namun kejadian itu dapat digolongkan sebagaisuatu tindakan tidak normal bahkan mungkin kriminalitas. Pertukaran jenis ini terjadi dalam konteks pasar dan perdagangan. TuhanYesus mengajarkan satu jenis pertukaran hidup, tetapi tidak sebagai sebuahperdagangan. Ia menghadirkan sebuah gaya hidup baru demi meraih keselamatanjiwa dan raga bagi umat manusia. Kepada mereka yang memilih untukmengikuti-Nya, syarat utamanya ialah melakukan sebuah pertukaran hidup: pribadidan semangat hidupnya.  Gaya dan semangat duniawi yang membuat kita mementingkan diri kita saja danhidup dalam kegampangan serta bermental dilayani, ditukar dengan gaya hidupbaru dari Yesus ialah penyangkalan diri dengan tanda utama ialah memanggulsalib. Ini melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan, yaitu membeli kitadari dunia ini dengan harga mahal sekali. Kita dijadikan milik-Nya ditandaidengan pembaptisan dan masuknya kita ke dalam Gereja. Jadi kita mengalami suatupertukaran hidup yang mencakup kepemilikan Tuhan atas diri kita dan gaya hidupdunia ini ditukar dengan gayanya Yesus Kristus berupa penyangkalan diri danmemanggul salib. Ini bukan berarti dunia, budaya dan hidup sosial tidak lagi meng-klaim kitasebagai miliknya, atau sebaliknya kita sendiri kehilangan status di dunia ini.Kita nyatanya masih mengalami dan memiliki itu semua, tetapi diri kita initelah bertukar kualitasnya dengan lebih tinggi, yaitu sebagai para pengikutKritsus. Status ini sudah kita miliki dan tiap saat kita mengalami betapaberartinya kita. Buktinya kita berjanji untuk setia kepada Tuhan  dalam kata dan perbuatan kita. Ini yang Musaingatkan supaya kita tidak oleh melupakan status yang amat penting ini.  Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalam kuasa dan rahmat-Mu, ya Bapa, kamiingin menguduskan diri kami melalui perkataan dan perbuatan kami dengan tetapberada di bawah bimbingan Roh-Mu. Semoga semangat penyangkalan diri yangdiajarkan Putea-Mu Yesus Kristus senantiasa selalu bertumbuh kuat di dalam dirikami. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Pujilah Dia (24 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anakGKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah PUJILAH DIA Mari kita membaca Firman Tuhan dari 1 TIMOTIUS 1: 17Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagiRaja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin. Apa artinya memuji, menghormati, dan memuliakanTUHAN? Itu adalah cara kita menunjukkan betapa kita mengagumi TUHAN, mengucapsyukur atas semua karya-Nya, dan betapa kita mencintai-Nya. Kita diciptakan untuk memuji TUHAN. Ada banyakcara untuk melakukannya! Kamu bisa memuji TUHAN dengan nyanyian. Kamu bisamenghormati TUHAN dengan memberikan waktu, pelayanan, atau bahkan persembahan.Kamu bisa memuliakan TUHAN dengan menolong orang lain. Selain itu, kamu bisaberdoa, membaca Firman Tuhan, atau melihat karya TUHAN di alam semesta.Yang paling penting adalah memuji TUHAN setiaphari dan setiap saat!  MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, ketika kamu sendirian, cobalahcara berdoa yang berbeda yang diajarkan di dalam Firman Tuhan.   Angkat tangan yang suci seperti yang diajarkandi 1 Timotius 2: 8 -  “Oleh karena ituaku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tanganyang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan”. Bersujud seperti yang dilakukan oleh Musa dantercatat di dalam Ulangan 9: 25 - Maka aku sujud di hadapan TUHAN--empatpuluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud, karena TUHAN telah berfirmanakan memunahkan kamu. Berlutut seperti yang dilakukan oleh Daniel didalam Daniel 6: 10 - Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telahdibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yangterbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memujiAllahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Wonder Kids, berdoa bisa dilakukan denganbanyak cara, namun yang paling penting adalah Berdoalah. Mari kita berdoaTUHAN, akubersyukur kepada-Mu karena Engkau adalah Raja yang kekal dan bijaksana. Ajariaku untuk selalu mengandalkan kasih dan kebijaksanaan-Mu setiap hari. Dalamnama TUHAN Yesus aku berdoa, Amin.  Wonder Kids,SELALU PUJI TUHAN DAN INGATLAH BAHWA KASIH-NYA KEPADAMU TIDAK PERNAH BERAKHIR.Tuhan Yesus memberkati

Renungan Malam
Diijinkan Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 7:37


Ulangan 34

tuhan ulangan
Renungan Malam
Kesetiaan Allh

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 17, 2025 14:36


Ulangan 32

ulangan
Renungan Anak GKY Mabes
Allah Ada Dipihakmu (17 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 16, 2025 4:39


Hai Wonder Kids,kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah ALLAH ADA DI PIHAKMU Mari kita membacaFirman Tuhan dari ULANGAN 31: 8“Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan didepanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkaudan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati. Wonder Kids,pernahkah kalian ingin “kabur” dari ruman? Aku pernah! Aku pernah, ketikaberumur 7 tahun. Aku muak dikekang oleh berbagai peraturan papa. Dengan membawabeberapa pakaian di dalam kantong kertas, aku kabur dari pintu belakang danberjalan menyusuri gang di belakang rumah. Tapi aku tidak berhasil berjalancukup jauh. Begitu tiba di ujung gang mendadak aku merasa lapar. Akhirnya akukembali ke rumah. Meskipunkenakalanku hanya sebentar, tetap saja itu adalah ketidaktaatan. Jika saat itukamu menghentikanku di gang tersebut, mungkin aku akan menceritakan apa yangaku rasakan seperti ini: “Aku tidak perlu seorang papa. Aku sudah cukup besardan tidak mau dikekang dengan peraturan yang ribet.” Wonder Kids, akutidak mendengar kokok ayam seperti kejadian yang dialami Petrus, atau suarasendawa ikan besar seperti yang dialami oleh Yunus. Aku tidak mendapatkan jubahseperti yang dialami anak bungsu dalam kisah anak yang hilang. Tapi aku belajardari papaku yang di dunia apa yang beliau pelajari dari Bapa di surga. Aku bisamengandalkan TUHAN untuk mendukungku apa pun yang aku kerjakan. Kamu juga bisamelakukannya. TUHAN mengajariku lewat papa:Peraturan itu baik (seperti cuci tangan, mengatakan "tolong" dan "terimakasih"Tuhan selalu jaga kita - seperti papa jaga aku waktu itu! MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids,setiap keluarga memiliki peraturannya sendiri. Jaga perilakumu. Jadilah anakyang baik. Bersihkan kakimu. Hormati orang lain. Cuci tanganmu. Katakan tolongdan terima kasih. Keluarga Allah juga memiliki peraturan sendiri.  Peraturan TUHAN itu sederhana dantercatat di Lukas 10: 27: Mari kita berdoaTUHAN, terimakasih untuk papa mama yang sayang aku. Tolong aku jadi anak baik yang taatperaturan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, TUHANSELALU BERSAMAMU, JANGAN TAKUT ATAU GELISAH, KARENA DIA AKAN MENUNTUN DANMELINDUNGIMU. PERCAYALAH DAN HADAPI HARIMU DENGAN BERANI! Tuhan Yesusmemberkati

Renungan Malam
Pesan yang berharga

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 14, 2025 10:55


Ulangan 31

pesan ulangan
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-15, 13 Juli 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 12, 2025 12:45


Dibawakan oleh Hendry, Rini, Tirto dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Ulangan 30: 10-14; Mazmur tg 69: 14.17.30-31.33-34.36ab-37; Kolose 1: 15-20; Lukas 10: 25-37.YANG SANGATDEKAT DENGAN KITA Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-15 ini ialah: Yang SangatDekat Dengan Kita. Siapa yang sangat dengan dengan kita? Siapa yang sangatdekat dengan dirimu? Jawaban dasar untuk pertanyaan ini dapat kita temukan didalam bacaan kedua pada hari ini, dari Surat Santo Paulus kepada jemaat diKolose, bahwa Yesus sebagai sulung dari segala yang diciptakan, adalah kepalabagi kita semua sebagai jemaat-Nya. Hubungan kepala dengan tubuh begitu menyatudan kedekatan itu kita maknai sebagai yang tak terpisahkan. Dari dasar pemahaman ini baru kita bisa memberikan kerangka pemahamanselanjutnya tentang kedekatan diri kita dengan pihak lain di luar diri kitasendiri. Aspek kedekatan berasal dari Tuhan Allah. Jika paham agama masa laluatau agama tertentu saat ini memandang Tuhan sebagai pihak yang sangat jauh,kita sebagai pengikut Kristus tidak demikian. Allah berinkarnasi di dalam hidupdan diri kita. Yesus Kristus mengajarkan supaya kita menyapa Tuhan Allahsebagai “BAPA” yang murah hati dan penuh kasih sayang. Bahkan personifikasi Allah sebagai “Bapa” diterjemahkan dengan sangat baikoleh Evan, seorang bocah kelas 3 SD. Saat ditanya pemahamannya tentang BapaAllah yang maha baik dan murah hati, Evan berkata begini: “Meski aku tidakmelihat langsung Bapa Allah, tapi Bapak dan Mamaku memeluk aku saat aku lelahdan sakit, aku tahu bahwa Tuhan Allah ada dan menolong aku.” Jadi bagi Evan,dan sebenarnya bacaan-bacaan kita pada hari ini, yang sangat dekat dengan kitaadalah Tuhan sendiri. Ia memilih untuk dekat dan bersama kita. Untuk mengenal dan menyadari kehadiran Tuhan tidak perlu menguras tenaga,pikiran, dan segala usaha untuk keluar dari diri kita dan mencari-Nya. KitabUlangan dalam bacaan pertama mengatakan bahwa Firman Tuhan ada di dalam dirikita: tersimpan di dalam hati, terkonsepkan di dalam pikiran, tertata di dalammulut, dan terpasang untuk siap dipakai dan dilaksanakan pada kaki dan tangankita. Singkatnya, Tuhan sendiri menjiwai dan memakai diri kita untuk hidup danbekerja di dalam dunia ini. Yesus Kristus memperjelas kedekatan ini denganmengajarkan bahwa Tuhan sendiri juga berada di dalam sesama kita. Jadi yang juga sangat dekat dengan kita adalah sesama kita. Sebelum sayahadir di dunia ini, sudah ada sesama yang lebih dahulu hadir, seperti orang tuadan saudara-saudari. Ketika saya memasuki sebuah tempat atau wilayah, sudah adasesama yang lebih dahulu berada di sana. Mereka hadir dengan segala situasiyang menyertainya. Termasuk di dalam ini ialah mereka yang menderita, sakit danberdosa. Mereka sudah berada di sana, mendahului kedatangan saya, dan menjadikewajiban saya untuk menjadi bagian dalam hidup mereka. Lebih baik lagi adalahmemberikan bantuan atau perhatian bagi yang sangat membutuhkan. Anda tidakpernah berada sendirian seperti sebuah pulau di tengah samudera. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Bapa maha murah, jadikanlah kami penuhkasih dan sebagai sesama yang sesungguhnya. Salam Maria penuh rahmat ... Dalamnama Bapa ...

Renungan Malam
Campur tangan Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 9, 2025 8:54


Ulangan 29

tuhan ulangan
Renungan Malam
Berkat Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 7, 2025 17:35


Ulangan 28

Renungan Malam
Ingatlah perintah Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 7, 2025 9:14


Ulangan 25

Renungan Malam
Fokus menyembah Allah

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 3, 2025 9:34


Ulangan 27

fokus allah ulangan
Renungan Malam
Tempat perlindungan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:18


Ulangan 19

Renungan Malam
Memperhatikan yang lemah

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 9:49


Ulangan 24

ulangan
Renungan Malam
Menjaga Kekudusan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 9:10


Ulangan 23

menjaga ulangan
Renungan Malam
Peduli terhadap sesama

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 10:22


Ulangan 22

terhadap ulangan
Renungan Malam
Kehidupan yang berharga

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 10:11


Ulangan 21

kehidupan ulangan
Renungan Malam
Jangan takut

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 9:38


Ulangan 20

Renungan Malam
Hidup kudus

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:36


Ulangan 14

hidup kudus ulangan
Renungan Malam
Berpegang pada Firman-Nya

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 9:44


Ulangan 17

pada firman ulangan
Renungan Malam
Ingat kasih-Nya

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 9:17


Ulangan 16

kasih ingat ulangan
Renungan Malam
Sumber kekuatan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 10:16


Ulangan 11

Renungan Malam
Belas Kasihan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:40


Ulangan 10

belas ulangan
Renungan Malam
Ia mengingat perjanjian-Nya

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 11:05


Ulangan 9

Renungan Malam
Ingatlah Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:24


Ulangan 8

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 23 Juni 2025 - Menjaga pikiran, perasaan, kehendak, dan tindakan yang selalu terarah pada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 23, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Juni 2025Bacaan: "Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya." (Ulangan 22:8) Renungan: "Sotoh" adalah atap rumah yang rata, dibuat dari tembok batu. Di bawah ini ada beberapa peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab berhubungan dengan sotoh, yang mengingatkan kita kepada peristiwa penyelamatan, pemulihan. bahkan awal sebuah dosa yang mengerikan.Kisah penyelamatan adalah ketika dua pengintai yang dikirim Yosua untuk mengintai kota Yerikho disembunyikan oleh Rahab di sotoh rumahnya. Dan akhirnya kedua pengintai tersebut selamat dari pengejaran orang-orang Yerikho. Kisah pemulihan yang berhubungan dengan sotoh adalah peristiwa bagaimana Simson yang pada waktu itu sudah menjadi tawanan, dibawa ke dalam sebuah gedung yang penuh dengan orang serta para raja kota orang Filistin. Dan di atas sotoh gedung itu ada kira-kira tiga ribu orang. Simson yang pada waktu itu sedang diolok-olok berseru kepada Tuhan. Kemudian Tuhan berkenan memulihkan kekuatan Simson sehingga dia mampu merobohkan gedung tersebut. Alkitab mencatat yang mati dibunuh dalam peristiwa ini lebih banyak dari pada yang dibunuh Simson pada waktu hidupnya.Peristiwa sotoh yang berhubungan dengan awal dosa yang mengerikan adalah peristiwa Daud dan Batsyeba, yang bermula dari berjalan-jalan di atas sotoh istana. Samuel mencatat bahwa pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud justru menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya, sementara dia beristirahat dan tinggal di istananya yang nyaman di Yerusalem. Suatu kali Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana, dan dia melihat seorang perempuan cantik sedang mandi. Awal kejatuhan Daud dimulai ketika dia berada di tempat yang seharusnya dia tidak berada pada waktu itu, yakni di atas sotoh. Sebagai seorang raja, Daud menggunakan kekuasaannya untuk menjalankan niat jahatnya. Siapakah yang berani menolak perintah raja? Demikianlah yang terjadi dengan Batsyeba. Dia tidak berani menolak ketika suruhan Daud datang dan mengambil dia untuk dibawa ke istana Daud. Setelah Daud mengetahui bahwa Batsyeba mengandung, dia pun menggunakan kekuasaannya untuk memperdaya Uria, suami dari Batsyeba. Tindakan Daud ini berujung kepada kematian Uria. Semua rentetan kejahatan yang mengerikan ini bermula ketika Daud berada di sotoh. Belajar dari kisah Daud tersebut di atas, maka kita akan mengambil arti rohani dari ayat perenungan kita hari ini, "... maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu...... Semua kita, baik rohaniwan ataupun kaum awam rentan jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, kita harus memagari sotoh kerohanian kita dengan hidup dekat Tuhan, memiliki hati yang takut Tuhan, serta kesadaran bahwa kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hadapan Tuhan nanti. Mari pasang pagar yang kuat di sekitar sotoh kerohanian kita, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa yang dapat berakibat kebinasaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kesadaran bahwa aku harus mengawasi pikiran, perasaan, kehendak, serta tindakanku agar tidak melanggar firman-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 16 April 2025 - Mengasihi dan Peduli dengan Keluarga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2025 6:51


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 16 April 2025Bacaan: "Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu." (Ulangan 5:16) Renungan: Suatu ketika Robertson MC Quilkin mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai rektor di Universitas Internasional Columbia dengan alasan merawat isterinya, Muriel, yang sakit alzheimer yaitu gangguan fungsi otak. Muriel sudah seperti bayi, tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan untuk makan, mandi dan buang air pun ia harus dibantu. Robertson memutuskan untuk merawat isterinya dengan tangannya sendiri, karena Muriel adalah wanita yang sangat istimewa baginya. Pernah satu kali ketika Robertson membersihkan lantai bekas ompol Muriel dan di luar kesadaran, Muriel malah menyerakkan air seninya sendiri, sehingga Robertson kehilangan kendali emosinya. la menepis tangan Muriel dan memukul betisnya, guna menghentikannya. Setelah itu Robertson menyesal dan berkata dalam hatinya, "Apa gunanya saya memukulnya, walaupun tidak keras, tetapi itu cukup mengejutkannya. Selama 44 tahun kami menikah, saya belum pernah menyentuhnya karena marah, namun kini di saat ia sangat membutuhkan saya, saya memperlakukannya demikian. Ampuni saya, ya Tuhan." Tanpa peduli apakah Muriel mengerti atau tidak, Robertson meminta maaf atas hal yang telah dilakukannya. Pada tanggal 14 Februari 1995, adalah hari istimewa untuk Robertson dan Muriel, karena pada tanggal itu di tahun 1948, Robertson melamar Muriel. Pada hari istimewa itu Robertson memandikan Muriel, lalu menyiapkan makan malam dengan menu kesukaan Muriel. Menjelang tidur ia mencium dan menggenggam tangan Muriel lalu berdoa, "Yesus yang baik, Engkau mengasihi Muriel lebih dari aku mengasihinya, karena itu jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam dan biarlah ia mendengar nyanyian malaikat-Mu. Amin." Pagi harinya, ketika Robertson berolahraga dengan menggunakan sepeda statisnya, Muriel terbangun dari tidurnya. Ia berusaha untuk mengambil posisi yang nyaman, kemudian melempar senyum manis kepada Robertson. Untuk pertama kalinya setelah selama berbulan-bulan Muriel yang tidak pernah berbicara memanggil Robertson dengan suara yang lembut dan bening, "Sayangku ... sayangku ..." Robertson melompat dari sepedanya dan segera memeluk wanita yang sangat dikasihinya itu. "Sayangku, kau benar2 mencintaiku bukan?" tanya Muriel. Setelah melihat anggukan dan senyum di wajah Robertson, Muriel berbisik, "Aku bahagia!" Itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Muriel kepada Robertson. Merawat dan membahagiakan orang-orang yang berarti dalam hidup kita adalah suatu ibadah di hadapan Tuhan. Mengurus suami atau isteri yang sudah tak berdaya adalah suatu perbuatan yang mulia. Mengurus ayah/ibu atau mertua adalah tugas seorang anak ataupun menantu. Mengurus kakek atau nenek yang sudah renta dan pikun juga adalah tanggung jawab para cucu. Jangan abaikan mereka yang telah renta, apalagi ketika mereka sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Rawatlah mereka dengan kesabaran dan penuh kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, taruhlah cinta-Mu dalam hatiku, sehingga aku selalu mampu mengasihi dan merawat orang tuaku, pasanganku, anak-anakku yang saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja . Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 6 Januari 2025 - MengingatNya dan selalu bersyukur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 5, 2025 4:00


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Januari 2025 Bacaan: "Hati-hatilah supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu...." (Ulangan 8:11) Renungan: Salah satu kelemahan manusia berkaitan dengan pikirannya, terutama kalau sudah lanjut usia adalah lupa. Namun, hal itu tidak terjadi pada seorang nenek dari Yogyakarta yang berusia 117 tahun. Ia masih fasih menggunakan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Jepang, dan Belanda. Ia bahkan mampu menyanyikan dengan lancar beberapa lagu berbahasa Jepang dan Belanda. Lupa memang berkaitan dengan otak di kepala. Namun, ada lupa yang berkaitan dengan kerohanian atau spiritualitas kita. Itulah "lupa" bahwa ada Tuhan yang hidup di tengah-tengah kita; ada Tuhan yang turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mengasihi Dia. Lupa Tuhan paling sering terjadi ketika orang berada dalam kondisi senang dan jaya. Firman Tuhan melalui Musa menasihatkan agar umat tetap mengingat Tuhan dan segala kebaikan-Nya. Dengan mengingat Tuhan, umat hidup setia dan taat kepada firman Allah. Mereka juga menjadi pribadi- pribadi yang mawas diri, rendah hati, dan mengabdi kepada Tuhan; jauh dari sikap lupa diri. Pengikut Yesus dapat menjadi pribadi yang "lupa diri" karena ia lupa Tuhan. Oleh karena itu, agar tetap menjadi pribadi yang sadar diri, kita harua mengingat Tuhan dan semua kebaikan- Nya. Sering-seringlah kita menengok perjalanan hidup kita di masa lalu, saat Tuhan hadir menyatakan pertolongan dan kebaikan-Nya pada kita. Hitunglah selalu berkat-berkat Tuhan, maka kita akan menjadi pribadi yang selalu bersyukur. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku ingin terus mengingat kebaikan-Mu dalam hidup ku agar aku tidak menjadi pribadi yang lupa diri dan melupakan kebaikan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 14 Oktober 2024 - Merendahkan diri dan selalu bersandar kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 13, 2024 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 14 Oktober 2024 Bacaan: "Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini." (Ulangan 8:17-18) Renungan: Bangga pada diri sendiri sebenarnya bukanlah suatu masalah, tetapi kebanggaan diri yang berlebihan dapat membuat kita menjadi sombong. Hal inilah yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Apa yang kita miliki saat ini secara kasat mata, memang dapat dikatakan karena hasil usaha dan kerja keras kita. Tetapi, kita harus menyadari bahwa tanpa Tuhan, kita tidak dapat memperoleh apa pun. Tanpa seizin-Nya, tidak ada sesuatu pun yang dapat kita lakukan. Bangsa Israel, jika dilihat dari jumlah mereka, masih terbilang sedikit jika dibandingkan bangsa lain. Bahkan secara militer, mereka bukanlah orang-orang yang dipersiapkan untuk berperang. Mereka hanya pekerja rodi yang tiap hari melakukan pekerjaan kasar dan berat selama menjadi budak di Mesir. Berbeda dengan musuh-musuh mereka yang adalah orang- orang yang sudah terlatih dalam berperang. Bangsa Israel diperhadapkan dengan para prajurit perang. Namun, kelemahan dan kekurangan mereka dalam berperang bukan masalah, sebab Tuhan yang memberi mereka kemenangan. Kalau ada yang bisa dibanggakan saat ini, pasti itu adalah kasih dan kuasa Tuhan. Karena kebesaran kasih dan kekuasaan-Nya, kita telah sampai pada saat ini, dapat menikmati berkat-berkat-Nya. Tidak ada hal yang patut kita banggakan saat ini, karena semuanya berasal dari Tuhan. Ia membenci orang-orang yang sombong dan akan merendahkan mereka serta membuat mereka bertekuk lutut di hadapan-Nya. Tuhan memperingatkan kita agar jangan berlebihan dalam membanggakan diri, karena kesombongan akan menghancurkan diri sendiri. Kebanggaan diri yang berlebihan membawa malapetaka bagi diri kita sendiri. Karena itu, kita harus senantiasa merendahkan diri dan bersandar kepada Tuhan, tunduk di bawah kekuasaan-Nya dan mengakui Dia di dalam setiap langkah hidup kita. Ketika kita membanggakan diri, kita telah membuat diri kita menjadi Tuhan atas diri sendiri. Kita telah mendewakan diri kita. Hal inilah yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, tidak ada yang dapat kubanggakan di luar Engkau. Semua yang kumiliki, asalnya dari pada-Mu. Oleh karena itu ajarilah aku untuk selalu bersyukur pada-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 16 Agustus 2024 - Hidup dekat dengan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 15, 2024 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Agustus 2024 Bacaan: "Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya." (Ulangan 22:8) Renungan: Peristiwa sotoh yang berhubungan dengan awal dosa yang mengerikan adalah peristiwa Daud dan Batsyeba, yang bermula dari berjalan-jalan di atas sotoh istana. Samuel mencatat bahwa pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud justru menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya, sementara dia beristirahat dan tinggal di istananya yang nyaman di Yerusalem. Suatu kali Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana, dan dia melihat seorang perempuan cantik sedang mandi. Awal kejatuhan Daud dimulai ketika dia berada di tempat yang seharusnya dia tidak berada pada waktu itu, yakni di atas sotoh. Sebagai seorang raja, Daud menggunakan kekuasaannya untuk menjalankan niat jahatnya. Siapakah yang berani menolak perintah raja? Demikianlah yang terjadi dengan Batsyeba. Dia tidak berani menolak ketika suruhan Daud datang dan mengambil dia untuk dibawa ke istana Daud. Setelah Daud mengetahui bahwa Batsyeba mengandung, dia pun menggunakan kekuasaannya untuk memperdaya Uria, suami dari Batsyeba. Tindakan Daud ini berujung kepada kematian Uria. Semua rentetan kejahatan yang mengerikan ini bermula ketika Daud berada di sotoh. Belajar dari kisah Daud tersebut di atas, maka kita akan mengambil arti rohani dari ayat perenungan kita hari ini, "... maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu......." Semua kita, baik rohaniwan ataupun kaum awam rentan jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, kita harus memagari sotoh kerohanian kita dengan hidup dekat Tuhan, memiliki hati yang takut Tuhan, serta kesadaran bahwa kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hadapan Tuhan nanti. Mari pasang pagar yang kuat di sekitar sotoh kerohanian kita, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa yang dapat berakibat kebinasaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah aku kesadaran bahwa aku harus mengawasi pikiran, perasaan, kehendak, serta tindakanku agar tidak melanggar firman-Mu. Amin. (Dod).