Podcasts about sesudah

  • 96PODCASTS
  • 289EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Jun 21, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about sesudah

Latest podcast episodes about sesudah

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu IV Sesudah Pentakosta, 21 Juni 2026 "Bimbingan Tuhan Memulihkan Keluarga" Pdt. Em. Krisna Ludia Suryadi, S.Th., PC. GKP Bandung

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026 27:06


Kebaktian 2 Minggu IV Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungKebaktian Ekspresif KreatifMinggu, 21 Juni 2026 pukul 09.30 WIBTema : "Bimbingan Tuhan Memulihkan Keluarga"Bacaan Alkitab : Kejadian 21:8-21Pelayan Firman : Pdt. Em. Krisna Ludia Suryadi, S.Th., PC@GKP Bandung Juni 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Keb 1 Minggu III Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 14 Jun 2026 pk 07.00 WIB - Pdt Fierdhaus

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 26:45


Kebaktian 1 Minggu III Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 14 Juni 2026 pukul 07.00 WIBTema : "Penggenapan Janji Allah Dalam Ketaatan Yang Teruji"Bacaan Alkitab : Kejadian 21:1-7Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Juni 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Keb 2 Minggu III Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 14 Jun 2026 pk 09.30 WIB - Pdt Fierdhaus

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 31:33


Khotbah Kebaktian 2 Minggu III Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 14 Juni 2026 pukul 09.30 WIBTema : "Penggenapan Janji Allah Dalam Ketaatan Yang Teruji"Bacaan Alkitab : Kejadian 21:1-7Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Juni 2026

It's The Lazycat Pod-Cat Show!
Rant and Review 18 - TADC : The : Last Act (Feat. Melosic)

It's The Lazycat Pod-Cat Show!

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 68:08


Sesudah 2 tahun abstracted-eh hiatus, Pak Kucing kembali dengan episode Rant and Review perdana di 2026!Bersama Melosic, ngebahas film dari web series yang akmi sudah tunggu-tunggu! Join us, as we delve into The Amazing Digital Circus, The Last Act movie!

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Minggu II Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 7 Jun 2026 pk 07.00 WIB - Pdt Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 20:29


Kebaktian 1 Minggu II Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 7 Juni 2026 pukul 07.00 WIBTema : "Ku Turut Kehendak Allahku"Bacaan Alkitab : Kejadian 12:1-9Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Juni 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu II Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 7 Jun 2026 pk 09.30 WIB - Pdt Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 20:12


Kebaktian 2 Minggu II Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 7 Juni 2026 pukul 09.30 WIBTema : "Ku Turut Kehendak Allahku"Bacaan Alkitab : Kejadian 12:1-9Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Juni 2026-----------

Kencan Dengan Tuhan
Edisi hari Jumat 22 Mei 2026 - Mengembangkan bakat dan potensi diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 21, 2026 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 Mei 2026Bacaan: Tetapi la berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." (Markus 6:38)Renungan: Louis Armstrong hidup sangat menderita dan serba kekurangan pada masa kecilnya. Sejak bayi, Louis sudah ditinggalkan oleh ayahnya. la baru bisa mengenyam pendidikan pada usia 12 tahun. Namun demikian, seorang guru musik Peter Davis menemukan potensi besar dalam diri Louis berupa kemampuan bermain terompet. Melihat potensi tersebut, Peter Davis mengasah bakatnya hingga Louis bisa sukses sebagai pemain terompet kelas dunia. Bacaan di atas mengisahkan kesuksesan para murid Yesus dalam menjamu ribuan orang, yang dimulai dari potensi kecil dan situasi krisis. Dikatakan demikian, situasi pada saat itu ada lima ribu orang lebih yang mendengarkan khotbah Yesus, dan Yesus menyuruh para murid untuk memberi mereka makan, sementara di tempat tersebut tidak ada orang yang berjualan. Menanggapi perintah itu, murid-murid bertanya kepada-Nya, "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" Kemudian Yesus berkata, "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Ternyata masih ada potensi lima roti dan dua ikan. Potensi yang ada itu dibawa kepada Yesus, lalu didoakan dan dipecah-pecahkan-Nya, kemudian diberikan kepada para murid untuk dibagikan kepada banyak orang itu (ay. 41). Akhirnya, semua orang bisa makan dan kenyang, bahkan masih ada sisa 12 bakul. Apakah saat ini kita sedang dalam kondisi krisis, atau sedang menghadapi masalah besar dan seolah kita tidak berdaya? Jangan putus asa! Cobalah kita periksa, cari dan temukan potensi yang ada dalam diri maupun di luar diri kita. Jika sudah menemukannya, bawalah kepada Tuhan Yesus dan kerjakan apa yang menjadi bagian kita. Tuhan Yesus pasti sanggup melipatgandakannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan segenap bakat dan kemampuan yang aku miliki. Bantulah aku agar melalui berkat-Mu maka bakat dan kemampuan yang aku miliki dapat berkembang dan berguna untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu sesudah Rabu Abu, 21 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 8:02


Dibawakan oleh Sr Tania MCFSM dan Sr Dominika MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 9b-14; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Lukas 5: 27-32.PUASA BERBUAHPEMBAHARUAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Puasa BerbuahPembaharuan. Kemarin kita diterangi dalam renungan bahwa puasa kita di dalammasa Pra Paskah ini dilakukan melalui beramal dan berdoa. Ini merupakancara-cara kita berpuasa. Lalu hal berikut yang amat penting ialah buah atauhasil melakukan puasa. Apakah yang didapatkan setelah melakukan puasa? Hari inikita merenungkan bahwa dengan berpuasa orang mendapatkan pembaharuan hidup. Nabi Yesaya mengatakan bahwa orang yang berhentimenyusahkan dan menyakiti sesamanya, lalu berbalik untuk berbuat baik danberamal kasih kepada sesamanya itu, pembaharuan yang ia peroleh adalah TuhanAllah berkenan kepadanya. Tuhan akan menuntunnya senantiasa. Tuhan akanmemuaskan semua kepentingannya untuk menjadi bahagia dan selamat di dalamkehidupannya. Pembaharuan ini berkaitan dengan kehidupan rohaninya yangberkembang, di mana hubungannya dengan Tuhan ialah dalam satu keterikatan yangmenyatu. Dasarnya ialah karena ia melakukan semua perbuatan Tuhan sendiri. Yang digambarkan oleh Yesaya ini terungkap dengan sangatjelas dalam pengalaman orang-orang yang mengalami sendiri hidup dan bekerjabersama Yesus Kristus. Kita semua yang berada di dalam Gereja saat ini jugadalam situasi yang berbeda-beda memiliki pengalaman ini, terlebih-lebih selamamasa Pra Paskah, kita ingin memantapkan dan memperkuat hubungan kita denganTuhan untuk semakin menyatu dengan-Nya. Syaratnya ialah bertahan dalam iman dankesetiaan menjadi murid-murid Tuhan yang baik seperti para rasul. Pembaharuan hidup yang dampaknya kuat bagi diri seseorangatau dalam suatu kebersamaan dengan orang lain ialah pertobatan. Tandanya ialahorang meninggalkan hidup yang lama dalam kegelapan dosa dan memilih hidup barudi dalam Tuhan. Melalui berpuasa, yaitu pengalaman berjumpa dan hidup bersamadengan Tuhan, kekuatan pengaruh-Nya dapat mengubah jalan hidup seseorang.Pengalaman ini ditunjukkan oleh Lewi, si pemungut cukai yang bertemu denganYesus dan selanjutnya mengundang Yesus untuk makan di rumahnya. Si pemungutcukai ini kemudian menjadi salah satu dari ke-12 rasul Yesus. Jika puasa dalam masa Pra Paskah ini belum menunjukkantanda-tanda akan ada pertobatan di dalam diri Anda dan keluarga atau kelompokAnda, memasuki minggu pertama Pra Paskah kiranya dapat dibuatkan suatuperencanaan dalam menata kehidupan baik pribadi maupun bersama. Perencanaan itumesti dapat dikonkretkan untuk suatu pertobatan yang kemudian diwujudkan.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim,terangi perjalanan hidup kami pribadi dan bersama di dalam masa Pra Paskah ini,sehingga kami berjalan di dalam terang untuk pertobatan kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Sabtu sesudah Rabu Abu, 21 Februari2026

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 4:48


Renungan SeRoJa, Sabtu sesudah Rabu Abu, 21 Februari2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat sesudah Rabu Abu, 20 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 8:08


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Kristin MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 1-9a; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.18-19; Matius 9: 14-15.BERPUASA DALAMBERAMAL DAN BERDOA Renungan kita pada hari ini bertema: Berpuasa DalamBeramal dan Berdoa. Tiga kesalehan standar yang telah kita sebutkan kemarin,masing-masingnya tidak berdiri sendiri. Berdoa bukanlah suatu tindakan yangtidak punya kaitan dengan berpuasa dan beramal. Demikian juga berpuasa danberamal. Satu perbuatan saleh membutuhkan dua lainnya supaya menjadikanseseorang saleh dan benar di hadapan Tuhan Allah dan menjadi suri teladan bagisesamanya. Renungan ini ingin membawa perhatian kita kepada berpuasayang kita lakukan melalui tindakan amal dan berdoa. Di dalam setiap perbuatankasih itu seseorang menjalankan puasanya. Demikian juga di dalam kesempatanberdoa, seseorang mengisi dan memperkuatkan puasanya. Kedua bacaan kita padahari ini menerangi iman kita tentang berpuasa dalam beramal dan berdoa. Kitab nabi Yesaya menegaskan bahwa perbuatan puasa yangsangat mengena dalam hidup bersama dan sesuai dengan kehendak Allah ialahmembuka belenggu-belenggu kelaliman. Semua bentuk kehidupan yang tertindas danterbelenggu harus dihilangkan. Perbuatan atau perilaku yang memperdayai danmenyusahkan sesama harus dihentikan. Orang-orang lapar dan haus diberikankepuasan raga mereka. Yang tidak mempunyai rumah diberikan tumpangan. Yangtidak mempunyai pakaian dipakaikan pakaian yang perlu.  Semua yang dikatakan nabi dibuat begitu konkret oleh Yesusyang menjalankan misi Bapa Allah dengan ditemani oleh para rasul. Selain pararasul, ada begitu banyak murid yang mengikuti dan menyertai-Nya ke mana saja Iapergi dan dalam setiap kesempatan keberadaan-Nya. Hidup bersama dengan TuhanYesus ialah memandang Dia, berbicara dengan Dia, mendengar Dia, bersentuhandengan Dia, mengakui Dia, percaya kepada-Nya, dan berikhtiar untuk tetapbersama Dia sampai mati. Ini semua adalah kenyataan setiap saat hidup bersamadan dalam Tuhan yang memenuhi semua kriteria doa. Oleh karena itu Yesus memberikan pencerahan kepada kitabahwa, berpuasa yang benar dan sesungguhnya ialah melakukan tindakan-tindakanbersama dan di dalam Tuhan. Kehadiran-Nya menjiwai seluruh hidup kita. JikaTuhan sudah merelakan diri-Nya berada bersama kita, lalu mengapa manusiamengarang-ngarang caranya untuk berpuasa? Semua tindakan berpuasa itusebenarnya untuk siapa, padahal Tuhan yang disembah dan dimuliakan itu beradadi tengah-tengah umat-Nya? Jadi dengan berada dan bersama Tuhan, kita menjalankantindakan kasih yang dilakukan atas nama Dia, sambil berbicara dan berinteraksidengan Dia yang menguatkan kita melalui sabda dan berkat-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah maha benar,perkuatkanlah ketetapan hati kami untuk menekuni disiplin iman kami di dalammasa penuh rahmat ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Jumat sesudah Rabu Abu, 20 Februari 2026

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 4:42


Renungan SeRoJa, Jumat sesudah Rabu Abu, 20 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 9:05


Dibawakan oleh Sr Kresen MCFSM dan Sr Krista MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Ulangan 30: 15-20; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 9: 22-25.MEMILIH BERKAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Berkat.Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama yang menyusulnya mengajak kita untukmerenungkan tentang berkat Allah. Masa Pra Paskah sangat spesial mengenaidisiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat kalaudibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Maka berkat Tuhan sangat kitaperlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan ini hanya karena Tuhan berkenandengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan dirinya. Dengan memilih berkat, lalu apakah yang tidak kita pilih?Atau jika Tuhan memberikan kita berkat-Nya, hal apakah yang tidak Tuhanberikan? Kitab Ulangan dalam bacaan pertama menegaskan kalau kutuk danpenyiksaan dosa bukan pilihan kita. Dalam kenyataan, ada orang memilih kutukatau sengsara karena dituntun oleh kebebasan kodratinya. Tuhan menyelenggarakanhidup ini pada awal adalah baik. Namun karena kejatuhan kodrati manusia, makakehadiran kebaikan itu harus berhadapan dengan kutukan dosa. Jadi orang bisamemilih untuk berdosa. Orang beriman dinasihatkan untuk memilih berkat. Memilih berkat berarti memilih Tuhan. Sedangkan memilihkutuk berarti memilih musuh Tuhan, yaitu setan. Yang ada pada Tuhan ialahkehidupan, cinta, dan pengharapan akan suatu keberlangsungan yang abadi.Sedangkan yang ada pada kutuk ialah kematian, kebencian, dan kesengsaraanabadi. Yesus Kristus diutus oleh Bapa ke dunia untuk mendirikan sebuah kerajaankehidupan supaya memerintah dan membawa semua orang kepada berkat. Ajaran danteladan hidup-Nya menjadi pelita dan sumber air yang menjamin keberlangsunganberkat ini dalam bentuk rahmat karunia yang dicurahkan kepada setiap orang yangmemerlukan. Hari ini Yesus Kristus memaparkan isi pilihan kita untukmengikuti Dia supaya daripada-Nya mengalir semua berkat yang kita perlukan. Didalam masa Pra Paskah berkat-berkat kita dapatkan melalui berdoa, berpuasa, danberamal kasih. Ketiga perbuatan ini mesti dapat dijalankan dalam semangat salibyang kita pikul dan ketekunan dalam penyangkalan diri. Salib selalu bermaknapengorbanan dan menghadirkan beban yang harus ditanggung. Kita berdoa, berpuasaatau bermati raga, dan beramal kasih dengan sebuah volume jumlah dan kualitassedemikian yang membuat kita menanggung beratnya seperti yang Yesus lakukan.Ketiga perbuatan saleh itu mesti juga membawa kita untuk fokus kepada penyatuanhati kita dengan Tuhan, dan bukan kepada diri sendiri dan semua kepentingan duniawi.Dari sana berkat-berkat akan mengalir kepada kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, firman-Mu menguatkan niat kami untuk memanggul salib dan menyangkaldiri kami untuk dengan tekun mengikuti-Mu. Berkatilah kami supaya sepanjangjalan mengikuti-Mu kami menemukan diri kami yang sebenarnya. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoja, Kamis Sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 5:14


Renungan SeRoja, Kamis Sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu V Sesudah Epifani - GKP Bandung, 8 Feb 2026 pukul 09.30 - Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si. "Bersyukur : Mengasihi Sesama"

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 21:27


Kebaktian 2 Minggu V Sesudah EpifaniGKP Jemaat BandungMinggu, 8 Februari 2026 pukul 09.30 WIB Tema : "Bersyukur : Mengasihi Sesama" Bacaan Alkitab : Matius 5:13-20Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 1 Minggu V Sesudah Epifani - GKP Bandung, 8 Feb 2026 pukul 07.00 - Pdt. Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 23:48


Kebaktian 1 Minggu V Sesudah EpifaniGKP Jemaat BandungMinggu, 8 Februari 2026 pukul 07.00 WIB Tema : "Bersyukur : Mengasihi Sesama" Bacaan Alkitab : Matius 5:13-20Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 2 Minggu IV Sesudah Epifani - GKP Bandung, 1 Feb 2026 pukul 09.30 - Pdt. Fierdhaus

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 32:18


Kebaktian 2 Minggu IV Sesudah EpifaniGKP Jemaat BandungMinggu, 1 Februari 2026 pukul 09.30 WIB Tema : "Berbahagialah Walaupun Sedang Tidak Baik-Baik Saja" Bacaan Alkitab : Matius 5:1-12Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Minggu IV Sesudah Epifani - GKP Bandung, 1 Feb 2026 pukul 07.00 - Pdt. Fierdhaus

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 28:55


Kebaktian 2 Minggu IV Sesudah EpifaniGKP Jemaat BandungMinggu, 1 Februari 2026 pukul 09.30 WIB Tema : "Berbahagialah Walaupun Sedang Tidak Baik-Baik Saja" Bacaan Alkitab : Matius 5:1-12Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026-----------Musik Pengiring Opening : by Ruly Rinaldi Siregar-----------Pengisi Pujian - Keb 1 : - PS Judea

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Minggu III Sesudah Epifani - GKP Bandung, 25 Jan 2026 pukul 07.00 - Pdt. Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 21:46


Kebaktian 1 Minggu III Sesudah Epifanidan Peneguhan PHRG 2026GKP Jemaat BandungMinggu, 25 Januari 2026 pukul 07.00 WIB Tema : "Kabar Baik Nyata Dalam Kata dan Laku" Bacaan Alkitab : Matius 4 : 12-25Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Januari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu III Sesudah Epifani - 25 Januari 2026 pk 09.30

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 20:16


Khotbah Kebaktian 2 Minggu III Sesudah Epifanidan Peneguhan PHRG 2026GKP Jemaat BandungMinggu, 25 Januari 2026 pukul 09.30 WIB Tema : "Kabar Baik Nyata Dalam Kata dan Laku" Bacaan Alkitab : Matius 4 : 12-25Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Januari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Keb 2 - Minggu II Sesudah Epifani - Minggu, 18 Januari 2026 Pk.09.30 WIB - Tema: "Penyerahan Diri" - Bacaan Alkitab: Yohanes 1 : 29-51 - PF: Pdt. Dr. Magyolin Carolina Tuasuun, M.Th.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 30:11


Khotbah Keb 2 - Minggu Kedua Sesudah Epifani GKP Jemaat Bandung - Minggu, 18 Januari 2026 pukul 09.30 WIB - Tema : "Penyerahan Diri" - Bacaan Alkitab : Yohanes 1 : 29-51 - Pelayan Firman : Pdt. Dr. Magyolin Carolina Tuasuun, M.Th.@GKP Bandung Januari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Keb 2 Minggu I Sesudah Epifania - GKP Bandung, 11 Jan 2026 pk 09.30 - Pdt. Gumilar Kristianto

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 18:21


Kebaktian 2 Minggu I Sesudah EpifaniaGKP Jemaat BandungMinggu, 11 Januari 2026 pukul 09.30 WIB Tema : "Tuhan Dalam Dunia Yang Tergesa-gesa" Bacaan Alkitab : Matius 3:13-17Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Januari 2026

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Keb 1 Minggu I Sesudah Epifania - GKP Bandung, 11 Jan 2026 pk 07.00 - Pdt. Gumilar Kristianto

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 19:46


Kebaktian 1 Minggu I Sesudah EpifaniaGKP Jemaat BandungMinggu, 11 Januari 2026 pukul 07.00 WIB Tema : "Tuhan Dalam Dunia Yang Tergesa-gesa" Bacaan Alkitab : Matius 3:13-17Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Januari 2026-----------Musik Pengiring Opening : by Ruly Rinaldi Siregar

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu sesudah penampakan Tuhan, 10 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 9, 2026 8:14


Dibawakan oleh Lusia Marina Lusi dan Yohanes Priyojatmiko dari Paroki Kristus Raya Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 5: 14-21; Mazmur tg 149: 1-2.3-4.5.6a.9b; Yohanes 3: 22-30.SUKA CITAKUPENUH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suka Citaku Penuh.Bahasa kitab suci ini, “Suka cita penuh” tidak gampang dimengerti banyak orang.Tetapi paling kurang sangat dipahami oleh seorang nelayan, namanya Matius.Setiap pagi ia bersama banyak rekannya menjajakan ikan dan hasil tangkapanlainnya di salah satu bibir pantai di kota asalnya. Banyak orang Kristen yangberolahraga pagi di pantai mengetahui dirinya seorang pengikut Kristus, karenaada Rosario yang menggantung di dadanya. Setelah olahraga mereka membeli semuahasil laut yang ditangkap Matius dan teman-temannya. Para nelayan itu sangatsenang karena ikan-ikan laku terjual. Matius sangat menyadari bahwa perjumpaannya dengan Tuhanterjadi melalui pengenalan dan interaksi dengan sesama orang Kristen setiappagi di pantai. Seperti Yohanes Pembaptis yang berjumpa dengan Yesus danmengalami suka cita penuh di dalam dirinya, Matius sebenarnya mengalami halyang sama. Matius berjumpa dengan sesamanya bukan di gereja dan dalam kegiatanrohani lainnya, tetapi pada saat terjadi saling berbagi karunia, berkat dansuka cita. Orang-orang mendapatkan ikan segar untuk kebutuhan keluarganya, sedangkanMatius beruntung dengan mendapatkan uang untuk dibawa pulang ke rumah dan demikelangsungan pekerjaannya sebagai nelayan. Suka cita si nelayan itu berasal dari cinta, berbuatkarena cinta, dan berbagi dalam cinta. Tuhan Allah adalah cinta, begitu katapenginjil Yohanes. Pekerjaannya adalah untuk kesejahteraan keluarganya sendiridan kebaikan yang dibagikan kepada orang lain. Jika semua itu terlaksana dengansemestinya, lahirlah suka cita itu. Tuhan mengetahui, membimbing, danmemberkati semuanya. Jadi pengalaman seorang nelayan ini membuka kesadaran kitabersama bahwa tiap-tiap orang perlu memiliki tanggung jawab dalam hidupnyauntuk menciptakan terjadinya suka cita itu. Sama seperti Yohanes Pembaptis dan nelayan itu, kitamestinya tidak mengada-ada untuk mencari dan menciptakan strategi pencarianTuhan Yesus Kristus. Tuhan sudah ada dalam diri kita, dalam diri sesama kita,dan dalam keberadaan lingkungan di sekitar kita. Kita cukup saja meningkatkankesadaran, mensyukuri hidup tiap-tiap harinya, dan menjalankan tugas-tugas kitatiap hari atas nama cinta kasih. Dari situlah mengalir dan bertumbuhnya karuniasuka cita. Jangan lupa satu hal ini: dalam setiap perbuatan dankegiatan tugas-tugas kita, mintalah Tuhan Yesus untuk menemani dan usahakansupaya orang-orang yang bersama dengan kita atau mereka yang kita layani,mengetahui bahwa melalui perbuatan kita, mereka berjumpa dengan Tuhan. Di situakan selalu ada pengalaman suka cita yang ikut menyegarkan dan memperkuat iman.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,berkatilah kami hari ini supaya kami menjadi sumber suka cita bagi orang laindan lingkungan alam semesta di sekeliling kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat sesudah penampakan Tuhan, 9 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 8:16


Dibawakan oleh Tarsisius Agung Marsono dan Agnes Amariliani dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 5: 5-13; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; Lukas 5: 12-16.MENGALAHKANDUNIA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengalahkan Dunia.Seorang anak SD kelas 3, laki-laki, dengan bangganya berkata kepada ibunya:“Ma, aku sudah bisa memanjat mangga dan memetik buah yang matang.” Biasanya sianak hanya melihat dengan iri orang-orang yang lebih besar yang memetik. Iaingin sekali melakukan yang sama, tetapi masih merasa takut. Ia merasa sangatgembira kalau memanjat sendiri dan memetiknya. Suatu saat ketika tidak dilihatoleh siapa pun, ia memanjat dan berhasil sampai di atas. Ia menjadi begitusenang.  Pengalaman sederhana anak itu merupakan satu contohkemampuan mengalahkan dunia. Di dalam dunia ini berkumpullah aneka macamkesulitan seperti kebodohan, kemalasan, kebosanan, kejahatan, sakit, derita,kebohongan dan lain sebagainya. Anak SD itu paling kurang sudah menempuh satulangkah maju, yaitu menang melawan ketakutan dan kurang percaya diri.Pengalaman kecil itu membukakan kita sebuah cakrawala kesempatan dan pengalamanuntuk mencapai kemajuan demi kemajuan dalam mengalahkan berbagai kesulitan, supayahidup kita dapat melewati aneka tantangan dan halangan, dan akhirnya mencapaitujuan yang diharapkan. Tuhan sebenarnya punya rencana untuk mengalahkan dunia,yaitu sejak manusia jatuh pertama kali ke dalam dosa, yang akibatnya ialahseluruh isi dunia, termasuk pribadi-pribadi manusia terkena virus dosa. RencanaTuhan itu disebut the plan of salvation, rencanakeselamatan. Realisasi rencana itu sudah nyata, yaitu terjadinya inkarnasi yangditandai dengan peristiwa besar kelahiran Yesus Kristus, yang baru saja kitarayakan peringatannya. Latar belakang dasar dan besar inilah yang selalumenjadi pegangan kita untuk setiap usaha atau proyek kita dalam mengalahkandunia. Setiap kita atau keluarga dan kelompok telah mendapatkan kekuatanperutusan dari Yesus Kristus untuk mengalahkan dunia. Yesus meyakinkan kitauntuk dapat mengalahkan dunia seperti Dia. Hal itu dikatakan dengan jelas oleh surat pertama SantoYohanes pada hari ini, yaitu “Orang yang mengalahkan dunia adalah dia yangpercaya pada Yesus sebagai Anak Allah”. Yesus sendiri sudah buktikan itu dalamsetiap perkataan dan perbuatan-Nya, misalnya yang Ia lakukan dengan mengalahkansakit kusta, sehingga penderita itu menjadi tahir. Seorang kepala sekolahberhasil disiplinkan beberapa gurunya yang melanggar aturan, ia kalahkan duniakecurangan di sekolah yang dilakukan oleh oknum guru tertentu. Seorang wartawankalahkan arus kebohongan yang berembus kuat oleh sebagian anggota masyarakat,dengan memberitakan kebenaran fakta suatu peristiwa.  Setiap dari kita mampu mengalahkan dunia melalui pekerjaandan profesi kita, dan yang sangat dibutuhkan ialah kemauan dan eksekusinya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogakami semakin menjadi jujur dan tulus dalam perkataan dan tindakan. Bapa kamiyang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis sesudah penampakan Tuhan, 8 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 7:56


Dibawakan oleh Febri dan Rea dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 4: 19 - 5: 4; Mazmur tg 72: 1-2.14.15bc.17; Lukas 4: 14-22a.MENGASIHI ALLAHADALAH MENGASIHI SESAMA Renungan kita pada hari ini bertema: Mengasihi AllahAdalah Mengasihi Sesama. Pada tanggal 15 April 2018, Paus Fransiskusmengunjungi sebuah gereja di kota Roma dan ia sempat berdialog dengananak-anak. Emanuelle, bocah 8 tahun, beranikan diri maju dan mengajukanpertanyaan kepada Bapa Suci.  "Beberapa hari lalu bapak saya meninggal dunia. Bapaadalah seorang ateis. Tetapi ia seorang bapak yang baik sekali. Kami empat anaksangat mengalami kasih sayangnya. Ia membawa kami semua ke gereja untukdibaptis menjadi Katolik. Apakah dengan begitu, bapak saya sekarang ada disurga?" Emanuelle mengajukan pertanyaan itu dengan kata-kata yang beratkarena ia menangis. Paus Fransiskus memberikan jawaban yang memuaskan danmenguatkan hati Emanuelle bersama ketiga saudaranya dan ibunya. Paus mengatakanbahwa Tuhan Allah yang membawa seseorang yang berhati baik ke surga. Siapa pundi dunia ini yang berbuat baik kepada sesamanya, sangat berkenan pada Tuhan. Iatentu sangat dikasihi Tuhan. Ia pasti ada di surga dan bukan di tempat yanglain. Persoalannya ialah bapak Emanuelle bukan seorang beriman.Ia seorang ateis. Dengan kata lain, di dalam pemahaman pada umumnya, ia tidakmengasihi Allah. Namun di dalam kenyataan hidupnya ia adalah seorang yang baik,penuh kasih sayang. Ia bahkan melakukan sebuah perbuatan kasih yang sangatbesar, yaitu membawa semua anaknya kepada Gereja, kepada Yesus, dan kepadaAllah. Berarti ia mengetahui ada Tuhan. Kepada Tuhan itu ia percayakankeluarganya. Ia sebenarnya sedang mengasihi Tuhan yang tidak iapercayai. Ini harus kita namakan sebagai beriman yang terselubung, berimansecara implisit, atau beriman yang hanya diketahui Tuhan Allah dan hatinya yangterdalam. Bahkan ia sendiri tidak menyadari bahwa di dalam bawah sadar danhatinya yang terdalam ada komunikasi dengan Tuhan. Oleh karena itu si Bapak inimau tidak mau sudah memiliki kasih kepada Tuhan, maka ia dengan kemauan yangbesar dan dalam kasih itu pula mempersembahkan anak-anaknya kepada Tuhan. Santo Yohanes di dalam bacaan pertama hari ini menegaskanbahwa barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudara dansesamanya. Kasih yang ia berikan atau bagikan kepada sesama itu adalah kasihyang sama yang ia dapatkan dari Tuhan, karena Tuhan yang lebih dahulu mengasihidia. Pengalaman si Bapak yang ateis kepada empat anaknya itu cukup memberikankita kesadaran dan pemahaman, bahwa kita sebagai orang-orang beriman tentusangat mengasihi Allah dan kita mengasihi juga saudara dan sesama kita. Inisemua adalah penggenapan kitab suci seperti yang diwartakan oleh Injil padahari ini. Pada saat kasih itu diungkapkan dan dibagikan, kitab suci menjadinyata. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, buatlahkami tekun dengan Sabda-Mu, yaitu mendengar dengan semangat sebagai murid danmenjalankannya dengan penuh kasih, maka kami digenapi oleh firman-Mu. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu sesudah penampakan Tuhan, 7 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 7:08


Dibawakan oleh Imelda Palma dan Agustinus Windu Aji dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 4: 11-18; Mazmur tg 72: 1-2.10-11.12-13; Markus 6: 45-52.MELIHAT TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Melihat Tuhan.Untuk orang-orang yang hidup dalam waktu atau zaman yang sama dengan YesusKristus, melihat Tuhan merupakan sebuah kenyataan yang sangat kasat mata.Sedangkan masa setelah Yesus bangkit dan naik ke surga, bukan lagi berlakupenglihatan Tuhan dengan mata fisik, tetapi dengan mata rohani dan iman.  Terhadap perbedaan yang amat mencolok itu, Yesusmeninggalkan ajaran-ajaran untuk memperkuat mata iman dan rohani, sehinggaketika orang-orang beriman mengalami perjumpaan dan melihat Tuhan, mereka tidakmemakai indra matanya tetapi hati dan budinya. Menjumpai Tuhan dengan imanmerupakan pengalaman kita orang-orang beriman setiap hari. Salah satu cara melihat Tuhan dengan memakai kemampuanbukan indra mata ialah seperti tiga anak yang masih kecil yang merayakan Nataldan Tahun Baru di kampung orang tuanya, dengan kakek dan neneknya. Dari kota,keluarganya membawa oleh-oleh berupa bahan makanan dan minuman seperti kopi,gula, susu, sirop dan banyak lainnya. Setiap anak memberikan satu bingkisankepada kekek dan neneknya. Pemberian itu sungguh membahagiakan seluruhkeluarga. Keluarga dari kota mengalami suka cita yang besar ketikaberada bersama keluarga besar di kampung halaman. Mereka disambut dengan penuhkehangatan. Keluarga di kampung juga mengalami hal yang sama. Kakek dan nenekbegitu bahagia menemukan anak-anak dan cucu-cucunya yang penuh gembira danceria. Tuhan sungguh memberkati mereka dengan segala kebaikan dan kasih sayang.Semua itu mereka alami sebagai kasih Tuhan yang bekerja. Peristiwa di dalam keluarga ini sungguh menggambarkanbahwa Tuhan Allah adalah kasih, Deuscaritas est, seperti yang disebutkan dalam bacaan surat pertama SantoYohanes. Kitab suci dan ajaran Gereja sangat memberikan penekanan pada kasihsebagai ajaran dan cara hidup setiap pengikut Kristus. Sepuluh perintah Allahberisi satu hukum saja, yaitu cinta kepada sesama di mana Tuhan juga dikasihimelalui sesama. Santo Yohanes menasihatkan bahwa kita cukup saja mencari danmelihat Tuhan dengan berbuat kasih.  Salah satu cara berbuat kasih adalah dengan menjadipembawa damai dan rasa gembira. Yesus yang berjalan di atas air dan hadir ditengah para rasul-Nya adalah seorang yang memberikan rasa nyaman, tenang, dandamai. Bahkan Ia menjamin supaya para pengikut-Nya itu tidak usah takut.Perbuatan kasih kita mestinya bukan sebagai hal yang mengawatirkan,mencurigakan atau menakutkan. Sebaliknya perbuatan kasih kita harus membawasuka cita damai di hati. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah, penuhilahdiri kami dengan iman yang kuat, supaya kami mampu menjalankan kehendak-Mu.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa sesudah penampakan Tuhan, 6 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 8:05


Dibawakan oleh E. Lukas M. Ari Wibowo dan Theresia Tuti Andayani dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 4: 7-10; Mazmur tg 72: 1-2.3-4b.7-8; Markus 6: 34-44.ROTI DAN IKAN Renungan kita pada hari ini bertema: Roti dan Ikan. Disebuah empang yang luasnya sekitar 25 kali 50 meter ada sejumlah besar ikananeka jenis. Ikat-ikan sudah besar dan siap untuk dipanen. Pastor Parokidiundang untuk mendoakan dan memberkati upacara panen di empang tersebut. Sipemilik empang menjelaskan bahwa makanan harian ikan-ikan adalah roti. Iamemastikan bahwa ikan-ikan itu menjadi lauk yang enak dan sehat. Hasil panenpada hari itu menjadi santapan yang memuaskan Pastor dan banyak orang yang menghadiriacara tersebut. Roti dan ikan adalah representasi makanan kita setiaphari. Kita selalu berdoa dan meminta Tuhan untuk mencukupi makanan demikelangsungan hidup kita setiap hari. Di dalam doa “Bapa Kami', kita memohonsupaya Tuhan Allah memberikan makanan bagi kita pada hari ini. Maka kebutuhanmakanan untuk hari ini adalah konkret, yang mau tidak mau dipenuhi jika manusiatidak terancam bahaya kelaparan dan kematian. Sebelum meminta kebutuhan lainsebagai tambahan, sebaiknya kita minta agar perut dan tubuh kita diberi kekuatanenergi berupa makanan dan minuman. Tuhan menyediakan semuanya. Tuhan Yesus mengajarkan doa-Nya sendiri kepada kita, yangmaksudnya supaya akses kita kepada Bapa menjadi langsung, demi mendapatkan apayang kita minta. Kepada ribuan orang yang kelaparan di padang gurun, Yesusmenghendaki supaya mereka harus mendapatkan akses langsung atas makanan yangdiperlukannya. Sebuah campur tangan langsung demi mengatasi suatu persoalanaktual yang sedang terjadi, merupakan tindakan yang sangat dikehendaki olehTuhan, dan kita diperintahkan untuk melakukannya. Tuhan sangat bijaksana dalam menghadirkan sesama bagikita: anggota keluarga sendiri, teman, kenalan, sahabat dan sesama umat manusiabahkan cukup dengan mencakup lebih banyak orang melalui media sosial. Network melalui media menjadikan kitasemua sebagai sesama dalam waktu dan tempat yang mudah dijangkau. Dalam konteksini, sangat berlaku perintah Yesus pada hari ini: “Kamu harus memberi merekamakan”. Hal ini kiranya memperkuat kesadaran iman dan moral setiap orang untukbertindak langsung menyediakan kebutuhan makanan bagi orang-orang yangmembutuhkannya. Media-media yang menjadi instrumen penting untukterjadinya interaksi antar manusia tersebut, selayaknya memegang prinsip bahwaperan mereka adalah menjadi tangan Tuhan. Allah adalah kasih, seperti yangdiwartakan oleh Surat Pertama Yohanes, adalah terang yang menuntunpekerjaan-pekerjaan yang dilakukan media-media, terutama dalam menyediakanakses langsung kebutuhan makanan pada hari ini bagi orang-orang yangmembutuhkan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, jadikanlahkami saluran kasih-Mu kepada orang-orang yang berkekurangan. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin sesudah penampakan Tuhan, 5 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 4, 2026 7:18


Dibawakan oleh Imelda Palma dan Agustinus Windu Aji dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 3: 22 - 4: 6; Mazmur tg 2: 7-8.10-11; Matius 4: 12-17.23-25.MENGIKUTI CAHAYABINTANG Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengikuti CahayaBintang. Peristiwa penampakan Tuhan, yang ditandai dengan kunjungan tiga orangmajus dari Timur yang memberikan persembahan mereka kepada bayi Yesus, masihkuat inspirasinya kepada kita. Tiga orang Majus itu akhirnya memilih jalan lainsetelah berjumpa dan mempersembahkan dirinya kepada Tuhan. Pilihan ini sangatbermakna dalam sebuah perjalanan iman. Pilihan jalan lain bermakna perubahan setelah orangberjumpa dengan Tuhan. Kekuatan dan karunia-Nya membuat seseorang tidak bisasama lagi seperti yang dulu. Di sini dapat kita pahami bahwa bintang yangmembimbing mereka sampai ke atas Bethlehem itu, tetap bercahaya dan membimbingmereka untuk berjalan terus di dalam hidupnya, yaitu di jalan baru yangdipilihnya itu. Bintang itu ialah Tuhan sendiri, yang dengan Roh-Nya mengaturdan menerangi setiap langkah kehidupan manusia.  Tuhan Yesus adalah bintang kita. He is our star. Orang-orang zaman sekarang suka memilih bintangkesukaannya entah dalam olahraga entah dalam bidang lain seperti musik, filmdan selebritas. Namun terkait dengan panggilan hidup dan keselamatan jiwa-jiwakita, bintang kita hanya satu, yaitu Yesus Kristus, yang kenangan kelahirannyatelah kita rayakan dalam hari Natal yang baru saja berlalu. Perjalanan hidupkita sejak awal tahun baru 2026 ini sepantasnya berada di bawah bimbingancahaya bintang Yesus Kristus. Menurut inspirasi bacaan-bacaan kita pada hari ini, palingkurang ada tiga kekuatan cahaya bintang Yesus Kristus. Yang pertama ialahcahaya pertobatan. Kekuatan cahaya ini mampu mengubah hati dan budi yangcenderung berseberangan dengan jalan Yesus Kristus. Ini dimulai dengan Herodesdan seluruh Yerusalem yang ragu, heran atau kurang percaya dengan kehadiranYesus Sang Juru Selamat. Yesus sendiri, menurut Injil Matius pada hari ini,menyerukan pertobatan itu. Sudah waktunya untuk bertobat, dan jangan sampaiwaktu yang istimewa itu berlalu pergi tanpa ada pertobatan. Kedua ialah cahaya doa dan keteguhan hati. Sebuah hubunganyang dekat dan menyatu dengan Tuhan perlu dijamin oleh semangat doa dan iman.Tanpa kedua unsur ini, hubungan akan menjadi kaku dan akhirnya berhenti. SuratYohanes yang pertama dalam bacaan pertama menyebutnya sebagai permintaan danpermohonan kita kepada Tuhan, yang selalu menjadi isi doa-doa kita. Ketigaialah cahaya pelayanan. Yesus adalah bintang utama kita dalam pelayanan, danhari ini ia memberikan teladan dengan mengajar dan memberitakan Injil,melenyapkan sakit dan derita orang-orang, serta mengusir roh-roh jahat yangmenyiksa hidup orang-orang yang dirasuki. Pelayanan adalah kasih itu sendiri. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik,semoga kami senantiasa taat pada kehendak-Mu yaitu melakukan tugas-tugasKerajaan Allah yang sudah Engkau teladankan kepada kami. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu I Sesudah Natal - GKP Bandung, 28 Des 2025 pukul 09.30 - Pdt.Gumilar Kristianto

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 19:31


Khotbah Kebaktian 2 Minggu I Sesudah NatalGKP Jemaat BandungMinggu, 28 Desember 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Memuliakan Tuhan, Menjamin Masa Depan Anak-Anak"Bacaan Alkitab : Matius 2:13-23Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Desember 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Minggu I Sesudah Natal - GKP Bandung, 28 Des 2025 pukul 07.00 - Pdt.Gumilar Kristianto

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 0:29


Kebaktian 1 Minggu I Sesudah NatalGKP Jemaat BandungMinggu, 28 Desember 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Memuliakan Tuhan, Menjamin Masa Depan Anak-Anak"Bacaan Alkitab : Matius 2:13-23Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-2 Adven, 10 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 8:18


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 40: 25-31; Mazmur tg 103: 1-2.3-4.8.10; Matius 11: 28-30.MENGATASIKELEMAHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: MengatasiKelemahan. Persiapan di dalam masa Adven untuk menantikan kedatangan Tuhan, diantara banyak hal yang dilakukan, ada yang dapat disebutkan di sini ialah mengatasikelemahan-kelemahan kita sendiri. Kekurangan dalam bentuk sakit fisik danmental merupakan kelemahan paling umum dalam diri manusia. Penyebabnya adalahberbagai macam jenis  kelemahan daridalam diri sendiri maupun dari luar.  Semua kelemahan di dalam dunia ini bersifat sementara.Misalnya orang yang sakit kanker atau tekanan darah tinggi akan mengalamikebebasannya setelah ia mati. Sesudah kematian ia tidak lagi mengalami lagikanker atau darah tinggi. Banyak orang dan mungkin Anda sendiri sering mengeluhdan berkata begini: "Sampai kapan kesabaran saya terhadap masalah danpenderitaan yang saya hadapi?" Ini adalah sikap umum dari kelemahan kitasebagai manusia, bahwa masalah dan penderitaan lebih berat dari pada kemampuankita. Kelemahan-kelemahan kita sering tampak begitu nyatasehingga dapat dilihat oleh orang lain. Dengan adanya alat komunikasi yangsangat meluas dan mentalitas orang-orang saat ini untuk menyebarkan informasisecara bebas, kelemahan-kelemahan itu dengan mudah menjadi santapan banyakorang. Sering dengan cara seperti ini, orang-orang yang menjadi korbanpenindasan, pelecehan atau fitnahan, akan menjadi semakin menderita. Kelemahanmanusia dengan demikian gampang menjadi alat penindasan, kekerasan dan mendapatkankeuntungan bagi orang-orang yang memiliki kekuasaan. Dari sudut pandang iman Kristiani, kelemahan di dalam dirimanusia ini harus dapat diperbaiki demi membuat dirinya menjadi lebih kuat,positif dan menjalani hidup yang baik sesuai dengan kehendak Tuhan. Jikakehendak Tuhan menuntut seseorang untuk setia di dalam doa-doa hariannya dankewajiban hari Minggu, ia harus mengubah kebiasaan lupa atau kecenderunganuntuk bekerja berlebihan sehingga tidak mempunyai lagi waktu untuk Tuhan. Imankepada Tuhan selalu memiliki fungsi untuk memperbaiki kelemahan dan kekuranganmanusia, supaya ia dapat mencapai martabat sebagai manusia bau. Di dalam masa Adven ini sangat diperlukan pembaharuansikap dan kebiasaan yang membuat seseorang terhalangi untuk berbuat baik.Karena sering manusia tidak mampu keluar dari kelemahannya sendiri, maka sangatperlu diandalkan kuasa Tuhan untuk mengatasi kelemahan itu. Kitab nabi Yesayamenegaskan bahwa Tuhan yang mahakuasa memberikan kekuatan kepada mereka yanglemah. Demikian juga Tuhan Yesus Kristus mengundang dan menarik orang-orangyang lemah, letih dan lesu untuk datang kepada-Nya. Ia menyediakan semua kemungkinanuntuk membuat mereka kembali segar, kuat dan pulih.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan,perkuatkanlah kami supaya kami dapat membaharui diri dari kelemahan kamisehingga kami kembali melayani Dikau dan sesama lebih baik lagi. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 1 Minggu XXII Sesudah Pentakosta , 9 Nov 2025 pk 07.00 - Pdt. Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 21:09


Kebaktian 1 Minggu XXII Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 9 November 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Hidup Dalam Kebenaran Menghasilkan Kedamaian"Bacaan Alkitab : Yesaya 32:9-20Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung November 2025Musik Pengiring Awal : by Viola Kristianada -----------Pengisi Pujian- Kebaktian 1 : - PS Gloria- Kebaktian 2 : - Kel. Daniswara

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu XXII Sesudah Pentakosta , 9 Nov 2025 pk 09.30 -Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 23:09


Kebaktian 2 Minggu XXII Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 9 November 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Hidup Dalam Kebenaran Menghasilkan Kedamaian"Bacaan Alkitab : Yesaya 32:9-20Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung November 2025Musik Pengiring Awal : by Viola Kristianada -----------Pengisi Pujian- Kebaktian 1 : - PS Gloria- Kebaktian 2 : - Kel. Daniswara

AWR Indonesian - Daily Devotional
PELAJARAN DARI SEORANG ANAK USIA 12 TAHUN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Nov 8, 2025 7:01


Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
PELAJARAN DARI SEORANG ANAK USIA 12 TAHUN

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Nov 8, 2025 7:01


Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu XXI Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 2 Nov 2025 pk 09.30 - Pdt. Ricki

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Nov 2, 2025 22:48


Kebaktian 2 Minggu XXI Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 2 November 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Debora dan Barak : Sinergi Sempurna Menghadirkan Kehidupan Dan Masa Depan Gereja Kristen Pasundan"Bacaan Alkitab : Hakim-Hakim 4:1-10Pelayan Firman : Pdt. Ricki Albett Sinaga, S.Fil.@GKP Bandung November 2025

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 1 November 2025 - Beryukur dan berdoa sebelum dan sesudah makan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 31, 2025 5:01


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 1 November 2025Bacaan: "Sebab barangsiapa malu karena Aku dan perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus." (Lukas 9:26)Renungan: Suatu ketika ada seorang petani membawa muatan gandum untuk digiling ke suatu kota tetangga. Dia berhenti di sebuah restoran dan duduk dekat sekelompok anak muda yang sedang berpesta sambil setengah mabuk. Ketika makanan pesanannya telah dihidangkan di depannya, orang tua itu menundukkan kepalanya dan berdoa. Sekelompok anak muda tersebut menertawakan apa yang dilakukan petani itu. Salah seorang dari mereka berteriak, "Hai, orang tua, apakah orang-orang di rumahmu selalu berdoa sebelum makan?" Dengan tenang orang tua itu berpaling ke arah anak muda itu, dan dengan suara yang keras ia menjawab, "Ya, anakku, kecuali hewan-hewan peliharaan di rumahku." Makanan jasmani adalah berkat yang Tuhan berikan kepada kita. Oleh karena itu patutlah kita mensyukurinya sebelum menyantapnya. Doa sebelum makan berguna untuk menguduskan setiap makanan dan minuman yang akan kita santap. Pernahkah kita makan di sebuah rumah makan atau restoran dan melihat di belakang pintu masuk ada benda semacam jimat yang digantung untuk melariskan makananan di tempat itu? Kalau kita pernah melihatnya, saat kita makan di tempat tersebut, itu artinya makanan di tempat itu sudah dicemari dan dinajiskan oleh kuasa kegelapan yang mereka minta dalam bentuk jimat-jimat penglaris. Oleh karena itu doa sebelum makan dibutuhkan untuk menguduskan kembali makanan tersebut dan ditutup dengan doa ucapan syukur sesudah makan. Yesus tidak pernah malu mengakui kita sebagai anak-Nya, oleh karena itu, kita pun tidak perlu malu untuk berdoa pada saat makan di tempat umum. Doa kita mendatangkan berkat bagi kesehatan jasmani dan juga rohani kita. Tuhan Yesus memberkati.Don:Tuhan Yesus, terima kasih atas makanan dan minuman yang Kau berikan padaku. Kuduskanlah setiap makanan dan minuman yang akan kusantap sepanjang hari ini, agar melalui rahmat pengudusan-Mu, Engkau akan memberikan kekuatan baru pada tubuh, jiwa dan rohku dalam menjalankan setiap tugasku sepanjang hari ini, Amin. (Dod).

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Keb 1 Minggu XX Sesudah Pentakosta - GKP Bandung, 26 Okt 2025 pk 07.00 - Pdt. Gumilar

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 22:01


Kebaktian 1 Minggu XX Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 26 Oktober 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Belajar Dari Semut"Bacaan Alkitab : Amsal 6:6-11Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 1 Minggu XVIII Sesudah Pentakosta "Menyadari Keberadaan Diri Sendiri" Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, MSi.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Oct 12, 2025 29:51


Kebaktian 1 Minggu XVIII Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 12 Oktober 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Menyadari Keberadaan Diri Sendiri"Bacaan Alkitab : Lukas 17-11-19Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, MSi.@GKP Bandung Oktober 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu XVIII Sesudah Pentakosta-GKP Bdg, 12 Okt 2025 pk 09.30-Pdt. Fierdhaus Y. N, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Oct 12, 2025 30:31


Khotbah Kebaktian 2 Minggu XVIII Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 12 Oktober 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Menyadari Keberadaan Diri Sendiri"Bacaan Alkitab : Lukas 17-11-19Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Minggu XVI Sesudah Pentakosta Minggu, 28 September 2025 pukul 07.00 WIB "Jangan Lelah Melakukan Kebaikan" Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 28, 2025 19:05


Kebaktian 1 Minggu XVI Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 28 September 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Jangan Lelah Melakukan Kebaikan"Bacaan Alkitab : Lukas 16-19-31Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung September 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu XVI Sesudah Pentakosta Minggu, 28 September 2025 pukul 09.30 WIB "Jangan Lelah Melakukan Kebaikan" Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 28, 2025 20:06


Kebaktian 2Minggu XVI Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 28 September 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Jangan Lelah Melakukan Kebaikan"Bacaan Alkitab : Lukas 16-19-31Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung September 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Minggu XV Sesudah Pentakosta Minggu, 21 September 2025 pukul 09.30 WIB "Cerdik Di Dalam Kasih Tuhan Yesus" Pdt. Em. Aam Ramelan Sairoen, STh., M.Min.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 21, 2025 27:56


Kebaktian 2 Minggu XV Sesudah PentakostaGKP Jemaat BandungMinggu, 21 September 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Cerdik Di Dalam Kasih Tuhan Yesus"Bacaan Alkitab : Lukas 16-1-13Pelayan Firman : Pdt. Em. Aam Ramelan Sairoen, STh., M.Min.@GKP Bandung September 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 1 Minggu XIV Sesudah Pentakosta Pdt. Paulus Wijono, "Spiritualitas Alkitab" STh., MM

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 14, 2025 30:45


Kebaktian 1 Minggu XIV Sesudah PentakostaBulan Doa Alkitab LAIGKP Jemaat BandungMinggu, 14 September 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Spiritualitas Alkitab"Bacaan Alkitab : Amsal 8:1-36Pelayan Firman : Pdt. Paulus Wijono, STh., MMGKP Bandung - September 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Kebaktian 2 Minggu XIV Sesudah Pentakosta Pdt. Paulus Wijono, "Spiritualitas Alkitab" STh., MM

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 14, 2025 25:04


Kebaktian 2 Minggu XIV Sesudah PentakostaBulan Doa Alkitab LAIGKP Jemaat BandungMinggu, 14 September 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Spiritualitas Alkitab"Bacaan Alkitab : Amsal 8:1-36Pelayan Firman : Pdt. Paulus Wijono, STh., MMGKP Bandung - September 2025

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari MInggu, 3 Agustus 2025 - Tetap setia dan percaya pada janjiNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 2, 2025 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 3 Agustus 2025Bacaan: "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:20b)Renungan: Ada seorang raja yang hendak menikah dan ia harus membuat suatu perjalanan yang lama dan panjang. Tahun tahun telah berlalu, tunangan raja menanti dengan sedih hati, tetapi tanpa kehilangan harapan bahwa sang raja akan kembali. Beberapa teman gadisnya berkata, "Nampaknya kekasihmu sudah melupakan engkau dan tidak akan kembali." Gadis ini bertambah sedih dan sakit hati. Ia pun menangis sejadinya dan mengurung diri. Kemudian gadis itu mengambil surat terakhir dari sang raja di mana sang raja bersumpah bahwa dia tetap setia dan sungguh dalam cintanya. Setelah membaca surat itu, hatinya merasakan adanya kedamaian, semangatnya pulih kembali dan dia terus menanti dengan sabar sampai sang raja kembali. Sesudah bertahun-tahun sang raja itu pulang. Dengan keheranan dia bertanya kepada calon istrinya, "Bagaimana mungkin engkau tetap tinggal setia kepadaku dalam waktu sekian lama?" Gadis itu menjawab, "Rajaku, saya masih tetap menyimpan suratmu dan saya percaya padamu." Apakah saat ini mulai ada keragu-raguan di hati kita untuk mengikuti Yesus? Apakah kita merasa saat ini beban hidup terlalu berat sehingga merasa bahwa Yesus tidak bisa berbuat apa-apa? Ataukah saat ini kekasih kita yang berbeda iman telah menawan hati kita sehingga diam-diam kita mulai meninggalkan Yesus? Hari ini kembali kita diingatkan, bahwa apapun masalah dan keadaan kita saat ini, tetaplah setia pada-Nya, karena janji penyertaan-Nya senantiasa ada untuk kita. Jangan sampai janji itu terhilang dari diri kita, karena kita mulai meragukan dan meninggalkan-Nya. Peganglah firman ini, "Kata Yesus kepadanya, 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'". (Yoh 14:6) Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia mengiring Engkau dalam perjalanan hidupku. Jangan biarkan kesusahan, penderitaan, sakit penyakit, dan pergumulan hidupku membuat aku meragukan kuasaMu dan meninggalkan Engkau. Tanamkan dalam hidupku bahwa pergumulan hidup yang Kau ijinkan terjadi dalam hidupku adalah alat uji untuk membentuk kepribadianku dan kesetiaanku pada-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Berserah Pada Pengaturan Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later May 24, 2025 4:35


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 21 : 18-1921:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." 21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku.  "

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 26 April 2025 - Lakukan hal berguna dan kalahkan kemalasan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 25, 2025 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 26 April 2025Bacaan: "Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya." (2 Samuel 11: 2, 4) Renungan: Perhatikanlah, ketika seseorang tidak menyibukkan dirinya dan pikirannya untuk sesuatu yang benar, maka dia akan menyibukkan dirinya dan pikirannya dengan sesuatu yang tidak benar. Sebaliknya, perhatikan kata-kata orang bijak, "Maaf, saya tidak sempat memikirkan ajakan Anda untuk berbuat hal yang tidak benar, karena pikiran dan diri saya sibuk dengan hal-hal berguna." Kira-kira seperti itulah kaitannya perbuatan dosa yang dilakukan Daud yang diawali dari sotoh istana. Daud adalah seorang raja dari bangsa yang terbilang besar saat itu. Sebagai raja, Daud mempunyai kekuasaan atas apa saja di kerajaannya, termasuk kekuasaannya atas bawahannya, untuk menyuruh mereka maju berperang. Dikatakan bahwa pada waktu itu musim perang telah dimulai. Sementara pasukan bangsa Israel maju untuk berperang. Daud malah enak-enakan berada di istananya. Alkitab tidak menjelaskan apakah saat itu Daud sibuk untuk melakukan urusan di istananya, namun jelas dikatakan bahwa Daud sempat berjalan-jalan di atas sotoh istananya. Dari sotoh inilah dosa itu muncul. 2 Samuel 11:2 menjelaskan bahwa suatu kali pada waktu petang, yaitu ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, ia lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana. Dari sotoh itu Daud melihat seorang perempuan sedang mandi, yang dikatakan bahwa perempuan itu sangat elok rupanya. Sotoh sama artinya dengan atap atau pelataran atas rumah, di mana rumah, termasuk istana kerajaan orang Yahudi bentuknya datar, tidak lancıp. Kalau sotoh di rumah, biasanya difungsikan untuk menjemur jerami, sehingga menjadi biasa seorang perempuan bekerja di sotoh. Juga, bisa digunakan untuk merenung atau bermeditasi. Namun, apa pun itu fungsinya, baik di rumah maupun di istana, orang bisa berjalan-jalan di atas sotoh. Dijelaskan bahwa saat itu Daud sedang memanjakan dirinya dengan berjalan-jalan di sotoh, yang ternyata dosa menghampiri dirinya di sana. Tanpa sengaja, Daud melihat Batsyeba yang sedang mandi. Naluri kelaki-lakiannya muncul! Andai saja Daud bisa menguasai diri, maka penglihatan yang tidak disengaja ini tentu tidak akan menimbulkan perbuatan dosa. Namun, kita tahu bahwa akhirnya Daud berbuat dosa. Di satu sisi, terlalu sibuk bekerja sehingga kita melupakan istirahat dan kebutuhan rohani, itu tidak baik. Di sisi lain, terlalu santai juga tidak baik, karena biasanya orang yang santai akan tergoda dengan pikiran-pikiran yang tidak benar, apalagi jika ditambah dengan penglihatan yang tidak benar juga. Oleh sebab itu, kita tidak boleh terlalu bermalas-malasan. Kalau pun kita akan santai untuk beristirahat, tetaplah berusaha untuk selalu memikirkan hal-hal yang benar. Kita juga harus senantiasa mengisi kehidupan dengan berbagai macam kegiatan yang berguna. Jangan sampai sementara orang lain sibuk, kita malah malas. Ini berguna untuk menghindari atau mengalahkan datangnya godaan untuk berbuat dosa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mengalahkan kemalasan dan untuk terus berpikir hal yang benar, sehingga aku tidak tergoda untuk berbuat dosa. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 8 April 2025 - Percayalah! Dia akan menuntun kepada Jalan Keluar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2025 6:29


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 8 April 2025Bacaan: Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir." Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf; dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya." (Kejadian 41:41-42) Renungan: Pada awalnya fungsi dari labirin adalah untuk memenjarakan seekor monster yang bernama Minotaurus, monster yang akhirnya berhasil dikalahkan oleh seorang pahlawan bernama Theseus. Labirin ini sangat memusingkan bahkan sampai sang pencipta sendiri, Daedalus, nyaris tidak bisa keluar lagi ketika dia mencoba untuk memasukinya. Seiring dengan perkembangan zaman dan bercampurnya negara-negara dengan berbagai bahasanya, maka labirin bukan lagi hanya mengacu kepada sebuah tempat dari mitos Yunani tersebut, melainkan labirin di dalam bahasa Inggris menjadi sebuah sinonim dari kata "maze", yang berarti sebuah jalinan yang ruwet dan berliku. Pernahkah kita terjebak pada situasi yang sangat rumit, ruwet, memusingkan, dan sepertinya tiada akhir? Kita terasa seperti sedang berada di dalam sebuah labirin yang menyesatkan dan tanpa jalan keluar. Ke mana pun kita melangkah, yang ada hanyalah jalan buntu. Banyak orang yang sampai kepada situasi ini, dan pada akhirnya menyerah untuk terus berjuang dan berharap. Mereka pasrah pada nasibnya tanpa mau berusaha untuk membuat perubahan. Banyak juga yang pada akhirnya melakukan perbuatan tercela berupa upaya bunuh diri. Ingatlah bahwa situasi seperti ini bukan hanya kita yang mengalami. Pertanyaannya, apakah kita ingin menyerah atau bangkit untuk membuat perubahan besar dalam hidup kita? Apakah kita akan menjadi pecundang atau pemenang? Mari kita lihat pada kehidupan seseorang yang sangat terkenal di dalam Alkitab. Kita mungkin sering mendengar kisah hidup orang ini. Namun kali ini, mari kita renungkan baik-baik dan coba untuk aplikasikan ke dalam hidup kita. Orang itu adalah Yusuf, anak kesayangan ayahnya. Semua saudaranya membencinya, mereka membully dirinya, membuangnya ke dalam sumur, dan bahkan hendak membunuhnya. Namun akhirnya mereka memutuskan untuk menjualnya kepada orang Mesir. Di Mesir dia bekerja sebagai budak. Apakah kondisi ini masih kurang buruk? Ternyata memang masih kurang, karena selanjutnya dia difitnah bertindak mesum kepada nyonyanya. Dia di penjarakan. Sampai di sini coba kita tempatkan diri pada posisi Yusuf. Bagaimana kira-kira perasaan kita jika saudara kandung kita sendiri melakukan hal yang sangat jahat kepada kita? Singkat cerita, Yusuf tidak menyerah dan lihatlah akhir hidupnya, dia diangkat Tuhan ke atas puncak gunung tertinggi. Labirin macam apa yang ada di depan kita saat ini? Jangan menyerah! Hadapilah bersama Tuhan, maka Dia akan menuntun kita kepada jalan keluar dari semua kesesatan dan kebuntuan hidup kita, serta membawa kita kepada puncak kehidupan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku menyerahkan diriku dan segala permasalahan yang aku hadapi ke dalam tangan-Mu, sebab tanpa-Mu aku tidak bisa menemukan jalan keluar. Amin. (Dod).

It's The Lazycat Pod-Cat Show!
Rant and Review 17 - Honkai Star Rail In-Depth

It's The Lazycat Pod-Cat Show!

Play Episode Listen Later Oct 12, 2024 67:17


Kembali lagi Pak Kucing buat ngebahas game gacha nih! Sesudah reschedule berkali-kali, akhirnya kekabul hajatnya buat bahas printilan game Hoyoverse yang sudah dua tahunan rilis ini! Apakah HSR bakal jadi hit or miss? Apakah bisa lanjut bikin ketagihan dan direkomendasikan ke teman-teman? Pantau saja di episode satu ini!