village in West Azerbaijan, Iran
POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 8 September 2026Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Suatu kali saya membaca pengalaman para pengemudi online ketika menghantar penumpang. Kisah pertama, "Pernah saya kesal banget sama seorang pelanggan yang minta berhenti di tukang martabak. Saat berhenti dia bilang cuma sebentar tetapi sampai lima belas menit menunggu, dia masih belum selesai. Ternyata dia beli martabaknya nggak satu, pantesan lama. Sepanjang jalan saya menggerutu. Hati saya panas karena rasa jengkel. Hati saya benar-benar sebal sama pelanggan ini. Pas sampai di rumahnya, dia menyodorkan sekotak martabak sambil berkata, 'Ini buat mas, maaf ya nunggu lama tadi. Saya sengaja beli lebih buat mas. Jleb, saya langsung merasa bersalah. Sudah terlanjur sebal dan kesal sama pelanggan, ternyata dia baik banget." Yang kedua adalah kisah ojol yang mengantar GoFood malam hari. "Pelanggan pesan seafood tiga bungkus. Dan itu hampir jam sembilan malam, sebenarnya saya malas, apalagi rumahnya jauh. Tetapi karena seharian belum dapat banyak pelanggan, akhirnya saya ambil juga. Pesan seafood nggak bisa sebentar. Agak lama masaknya. Beberapa kali yang pesan sudah telepon. Ketika sudah selesai dan saya antar ke rumahnya, pelanggan ke luar rumah. lalu dia ambil satu bungkus dari tiga bungkus yang dipesan serta memberikan dua bungkus buat saya, sambil berkata, 'Buat mas saja, anak-anak saya sudah tidur.' Ya ampun ini rezeki, tadi sore istri saya yang lagi hamil kirim WA katanya ngidam kepengen makan seafood." Pelajaran menarik apa yang kita dapatkan ketika membaca kisah di atas? Kita langsung teringat kepada nasihat Rasul Paulus kepada jemaat di kota Roma, "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia." Mari kita jalani hidup ini dengan penuh ucapan syukur. Jangan mudah menggerutu dan mengeluh ketika menghadapi sesuatu yang tidak mengenakkan. Mulai miliki kepercayaan bahwa Tuhan pegang kendali atas semuanya dan Dia bekerja bagi kebaikan anak-anak-Nya, walau terkadang kita tidak mengerti jalan-jalan-Nya. Tetaplah bersyukur! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan, aku mau menjalani hidupku dengan penuh ucapan syukur dan tetap dalam iman bahwa Engkau masih pegang kendali atas semuanya. Amin. (Dod).
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Ibadah Ditengah Kelalaian & Pesan Penting untuk Kaum Ghuraba
Sesi ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema utama mengenai pengangkatan atau rapture bagi gereja. Pembahasan difokuskan pada pentingnya pertobatan bagi umat percaya sebagai persiapan untuk menyambut kedatangan Tuhan. Dijelaskan bahwa gereja yang bertumbuh dalam kasih dan menghasilkan buah pertobatan, terutama setelah melewati masa kesukaran, akan mengalami peristiwa pengangkatan tersebut.Selain itu, dibahas pula mengenai konsep gereja buah sulung dan buah susulan yang harus terus memurnikan diri melalui firman Tuhan agar menjadi sempurna. Pdt. Timotius menekankan bahwa penderitaan di dunia saat ini merupakan sarana pemurnian bagi orang percaya. Pesan penutup ibadah mendorong jemaat untuk tetap setia, berpegang pada kasih karunia, dan bersiap diri menantikan kedatangan Yesus Kristus dengan menjaga hidup dalam kekudusan serta kerjasama antar hamba Tuhan dalam membangun tubuh Kristus.
Audio ini berisi sesi pendalaman alkitab yang dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti. Pembahasannya berfokus pada pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan dan tidak membiarkan kasih rohani kita mendingin karena kenyamanan hidup atau kesibukan duniawi. Pdt. Timotius mengingatkan jemaat untuk selalu peka terhadap suara Roh Kudus, terutama dalam merespons panggilan Tuhan sebelum waktu kedatangan-Nya tiba.Selain itu, dibahas pula mengenai konsep buah sulung dan buah susulan gereja. Jemaat diajak untuk merenungkan kembali kesiapan rohani mereka, layaknya seseorang yang sedang dibangunkan dari tidur agar tidak tertinggal saat Tuhan datang kembali. Pesan utamanya adalah agar kita tidak hanya sibuk dengan pekerjaan pelayanan, tetapi juga sungguh-sungguh membangun persekutuan batin dengan Tuhan melalui tuntunan Roh Kudus, sehingga karakter kita bisa dibentuk dan dimurnikan oleh-Nya.
Audio ini merupakan sesi pendalaman Alkitab yang dibawakan oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema utama pentingnya mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh dan cepat. Pdt. Timotius menekankan bahwa di tengah kondisi dunia yang semakin gelap, orang percaya harus segera bangun dari tidur rohani dan tidak menunda pencarian akan Tuhan sebelum masa kedatangan-Nya yang diibaratkan seperti pencuri pada waktu malam.Pembahasan mencakup konsep menjadi buah sulung bagi gereja, yang menuntut kerelaan untuk menderita dan berkorban demi kebenaran. Pemimpin rohani atau mereka yang dewasa harus menjadi teladan bagi jemaat lainnya. Pdt. Timotius menjelaskan bahwa ibadah yang sejati melibatkan tiga hal pokok, yaitu berbuat kebajikan dengan murah hati, berdoa untuk mempermuliakan Bapa dengan melakukan kehendak-Nya, dan berpuasa untuk merendahkan jiwa agar anugerah Tuhan melimpah.Dalam sesi ini, dijelaskan pula bahwa ketekunan dalam iman harus disertai dengan kesalehan. Pengharapan yang kuat kepada Allah yang hidup menjadi jangkar bagi orang percaya dalam menghadapi berbagai kesulitan, fitnah, atau tantangan hidup. Pesan akhirnya adalah dorongan bagi jemaat untuk berkomitmen mengikuti kehendak Tuhan secara konsisten, menjaga kodrat Ilahi, dan terus berjaga-jaga agar tidak tertinggal saat Tuhan menjemput umat-Nya.
Audio ini merupakan sesi pendalaman Alkitab yang dibawakan oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti. Fokus utama dari ajaran ini adalah mengenai pentingnya memiliki sikap yang dewasa secara rohani sebagai orang percaya. Seseorang yang dewasa rohani digambarkan sebagai individu yang mampu menanggapi ajakan Tuhan dengan cepat, yaitu dengan cara menghiasi diri dalam kekudusan serta hidup sesuai dengan kebenaran firman-Nya.Dalam pembahasan ini, ditekankan bahwa gereja terdiri dari kelompok buah sulung dan buah susulan. Kelompok buah sulung adalah mereka yang percaya dan melakukan firman nubuat sebelum hal tersebut digenapi, sehingga mereka siap menyambut Tuhan. Sementara itu, kelompok buah susulan akan melewati masa sengsara sebelum akhirnya diangkat. Oleh karena itu, umat diingatkan untuk selalu berjaga-jaga, berdoa, dan mencari wajah Tuhan agar memiliki kekuatan untuk luput dari masa sengsara dan godaan duniawi.Selain itu, dijelaskan bahwa mencari Tuhan bukan sekadar meminta berkat atau pertolongan, melainkan mengejar pribadi Tuhan itu sendiri. Sikap yang dewasa melibatkan ketekunan dalam berdoa, ketaatan pada perintah Tuhan, dan kerelaan untuk menderita demi kebenaran. Pesan penutup dari ibadah ini adalah ajakan untuk tetap memelihara kerinduan dan persekutuan yang intim dengan Tuhan di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, dengan harapan akan tubuh kemuliaan saat Tuhan datang kembali.
Audio ini merupakan ibadah pendalaman Alkitab yang dibawakan oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema utama Menawan Hati Tuhan. Fokus bahasan adalah pentingnya menjaga mata dan telinga rohani agar tetap selaras dengan kehendak Tuhan.Dalam ceramahnya, pengkhotbah menjelaskan bahwa kecantikan rohani seseorang di mata Tuhan berkaitan erat dengan kemurnian hati dan pandangan mata yang tertuju pada kemuliaan Allah. Mata diumpamakan sebagai pelita tubuh yang menentukan apakah seseorang hidup dalam terang atau kegelapan. Melalui analogi kijang yang memiliki penglihatan luas dan telinga yang peka, jemaat diajak untuk memiliki kepekaan rohani dalam menghadapi tantangan hidup.Selain itu, dijelaskan pula mengenai pentingnya proses pembentukan karakter melalui firman Tuhan, layaknya bahan yang dicetak melalui suhu tinggi. Jemaat diingatkan untuk menjadi pribadi yang cepat mendengar, lambat berkata-kata, dan lambat untuk marah sebagai respons terhadap proses penderitaan atau tantangan hidup. Pesan akhirnya menekankan komitmen untuk tetap mengikut Tuhan hingga akhir sebagai bagian dari iman yang sejati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Josephine Yuni Harnani, Patrick Maria, Elsinova Purba, dan Theodorus Kefi dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yehezkiel 33: 7-9; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Roma 13: 8-10; Matius 18: 15-20.SATU DALAM CINTA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Satu DalamCinta. Di dalam sebuah ruang keluarga, berkumpul seluruh anggota keluarga yangterdiri dari bapa, ibu dan ketiga anaknya yang berusia remaja. Ada juga duasepupu yang bergabung dengan mereka. Mereka bermain menyampaikan pesan yangbenar, yang telah diterima secara isyarat atau gerakan tubuh. Pesan itu dimulai dari bapa keluarga yang mendapatkansuatu pesan dalam bentuk tulisan tentang suatu kejadian atau seekor binatang.Ia menyampaikan pesan kepada istrinya dan semua anggota lainnya yang berdirisaling membelakangi, dalam bentuk gerakan tubuh. Kita dapat membayangkan betaparumit dan sulitnya untuk menerima pesan dan menyampaikannya dengan benar. Menurut salah seorang anaknya, kesulitan dalammenerima pesan dan menyampaikannya adalah suatu hal yang normal. Perbedaanpendapat dan tidak saling mengerti selalu terjadi di dalam keluarga, komunitas,Gereja dan masyarakat. Meskipun demikian, Tuhan tidak pernah berbeda pendapatdengan kita. Ia menerangi dan membimbing kita dengan Sabda-Nya yang mulia danbenar, namun pemahaman kita yang terbatas membuat kita sering berbeda pendapat. Pemilik sabda itu hanya satu, yaitu Tuhan. Sabdaitu berisi satu ajaran utama, yaitu cinta kasih, yang menjadi pokok untuk semuaajaran, aturan, nasihat, dan refleksi-refleksinya yang amat banyak. SantoPaulus yang terinspirasi oleh ajaran Yesus Kristus, berkata bahwa semua ajarantentang kebaikan dan kebenaran Tuhan tersimpul pada hukum yang utama ialahkasih kepada sesama seperti kita mengasihi diri kita sendiri. Salah satu fungsi kasih yang utama ialahmempersatukan. Orang yang berbuat atas nama cinta kasih melalui pengorbanan dankerja keras tetapi tidak membangun persatuan, tidak berbuat kasih. Sebuahperbuatan kasih dilarang merusak perbedaan-perbedaan yang ada dengan memecahbelah dan menciptakan konflik. Perbuatan kasih sangat menghargai perbedaan danmendorong supaya dapat tercipta persekutuan dan kebersamaan di antara kita. Bacaan-bacaan kita pada hari ini mendorong supayadengan kekuatan cinta kasih itu kita dapat mengatasi kesalahan dan kekurangandi antara kita, bukan dengan kutukan atau hukuman. Kita harus dapat mendekatkansatu sama lain, terutama di antara pihak-pihak yang berselisih atau konflikagar saling berkomunikasi atas permasalahan yang menimpa mereka. Pendekatan ituialah adanya koreksi persaudaraan yang mengutamakan saling menghormati. Suatukoreksi persaudaraan perlu diusahakan agar tidak menimbulkan sakit hati danperpecahan atau konflik yang berlanjut, tetapi membawa damai dan suka cita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa, melalui perayaan hari Minggu ini, kuduskanlah kamidengan berkat dan kasih-Mu sehingga kami dapat selalu hidup di dalam kasih-Muitu. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
ibadah pendalaman alkitab yang dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema mengenai menantikan penggenapan pengharapan. Dalam sesi ini, dibahas pentingnya memiliki pengharapan yang hidup sebagai bagian dari perjalanan iman bagi setiap orang percaya. Pengharapan digambarkan sebagai iman yang telah terproses melalui berbagai ujian dan kesukaran dalam hidup. Ibadah menekankan bahwa setiap orang Kristen perlu memiliki ketekunan dan latihan rohani yang konsisten, layaknya menjaga kesehatan fisik. Selain itu, dijelaskan bahwa penderitaan yang dialami orang percaya tidak boleh mematahkan semangat, melainkan menjadi sarana untuk menghasilkan karakter yang tahan uji, ketekunan, dan pada akhirnya memperdalam kasih Allah. Pesan utamanya adalah agar jemaat terus melangkah dengan iman, tetap beribadah dengan tekun, serta tidak hanya fokus pada berkat tetapi juga memahami makna salib dalam perjalanan menuju kemuliaan Allah di masa depan.
ibadah pendalaman alkitab yang dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema utama mengenai keyakinan bahwa Tuhan mengenal setiap milik-Nya secara pribadi. Pembahasan difokuskan pada pemahaman bahwa Allah adalah sosok yang maha tahu, yang bahkan sudah mengenal dan menetapkan rencana bagi seseorang sejak masih dalam kandungan, sebagaimana kisah nabi Yeremia dan rasul Paulus.Dalam ibadah ini, ditekankan pentingnya memiliki harapan yang teguh di tengah badai hidup dan tekanan dunia. Roh manusia digambarkan sebagai pelita Tuhan yang menyelidiki lubuk hati, sehingga Tuhan memahami motivasi dan respons setiap orang. Karakter utama yang ditekankan untuk dimiliki umat Tuhan adalah kelemahlembutan dan kerendahan hati. Pesan ini ditutup dengan ajakan bagi jemaat untuk tetap setia melayani dan memikul salib dengan sukacita, percaya bahwa rancangan Tuhan adalah yang terbaik meskipun menghadapi penderitaan atau penentangan.
Ibadah pendalaman Alkitab yang dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti. Pembahasan utama berfokus pada tema Sion sebagai kubu pertahanan rohani bagi setiap orang percaya. Pdt. Timotius menjelaskan bahwa perjalanan iman menuju potensi yang tinggi seringkali melibatkan jalan salib yang menuntut ketaatan, kerendahan hati, dan penguasaan emosi dalam mengikut Tuhan.Dalam paparannya, beliau menguraikan makna simbolis saluran air sebagai jalur untuk merebut kubu pertahanan musuh, yang secara rohani diartikan sebagai proses merendahkan diri di hadapan Allah. Selain itu, ditekankan pentingnya mengandalkan Tuhan semesta alam dalam setiap pergumulan hidup. Pesan ini ditutup dengan ajakan bagi jemaat untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan, menjadikan pikiran Kristus sebagai dasar pertahanan, dan senantiasa berseru kepada-Nya dalam setiap tekanan hidup untuk mengalami pemulihan serta kemenangan.
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."
El rencor, la decepción, el enojo, la decepción ¿ Cuánto afectan nuestra vida? Pero lo más extraño, los guardamos en la mente y en el corazón como un verdadero tesoro.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus meneladani integritas dan profesionalisme Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso. Pesan ini disampaikan Kapolri usai menghadiri malam Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di Jakarta.
hal-hal yang kita pelajarin dari 2 tahun menikah, yang mau menikah dan baru menikah wajib tau!timestamp 00:00 intro & halo spotify listener03:07 pesan 1 - belajar skill hidup & rumah tangga08:10 pesan 2 - menikah harus penyesuaian & rela kompromi14:36 pesan 3 - komunikasi & check-in adalah kunci16:47 pesan 4 - rencanain “time bucket” keluarga23:25 pesan 5 - bagi tugas sesuai yang bagus & disukain32:01 closing & subscribe yameet us ontiktok @podkah__instagram @podkah_bebu cewe @ivy.vilorybebu cowo @garry_fishystay healthy & be happy!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Gregorius Danar Damanihuruk and Aldi Noel Silalahi dari Paroki Bunda Maria Banjar Baru di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yeremia 3: 14-17; Mazmur tg: Yer 31: 10.11-12ab.13; Matius 13: 18-23.MENDENGAR DAN MENGERTI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mendengar Dan Mengerti. Adapertanyaan yang sering diutarakan kepada umat dan juga para imam yang bunyinyakira-kira begini: mengapa di dalam sesi pengajaran, renungan, dan homili, parapendengar tidak cukup betah dalam mendengar namun mereka lebih sering kedapatanmengantuk? Lihat saja pada waktu imam memberikan homili dalam misa, cukupbanyak umat yang mengantuk. Ada begitu banyak alasan. Kesalahan atau kekurangan dapat diuraikan dandidaftar, baik itu dari pihak imam maupun umat. Baik itu dari pihak pewartamaupun dari pendengar. Cukup banyak orang mengatakan bahwa umat atau pendengarrupanya dapat mendengarkannya tetapi tidak mengerti. Ini dipandang sebagaisalah satu penyebab mereka mengantuk. Dua kemampuan intelektual ini, mendengardan mengerti, sama-sama berperan penting dalam pertumbuhan kejiwaan,kerohanian, dan hidup sosial seseorang. Mendengar merupakan kegiatan yang ditopang oleh indra telinga, oleh karenaitu harus menjadi yang pertama menerima pesan yang datang. Kegiatan ini samaseperti melihat dengan mata dan merasakan dengan kulit. Pesan yang datang dandidengar masih mentah. Kita merasakan sentuhan seperti terkena air pada kulitkita. Perasaan ini belum berarti apa-apa sebelum ia diproses di dalam otaksehingga menjadi sebuah pikiran. Di sini baru bisa terjadi pemahaman ataupengertian. Sebuah pengertian baru dibuat dari proses mendengar yang kemudiandiolah oleh pikiran, yang akhirnya membentuk sikap, perilaku dan cara hidupyang baru pula. Itulah sebabnya Yesus sangat tegas mengatakan bahwa seorang pribadi yangbaik ialah ia yang dapat mendengar dan mengerti Sabda Tuhan yang disampaikankepadanya. Kalau ia hanya mendengar, ia baru setengah baik. Ia juga tidak bisalangsung mengerti jika belum mendengar Sabda itu. Orang seperti ini diumpamakansebagai tanah yang baik, yaitu kemampuannya untuk mendengar dan mengerti secarabaik, sehingga ketika Sabda Tuhan datang kepadanya Sabda itu akan tumbuh danberbuah banyak di dalam hidupnya. Dalam proses mendengar dan mengerti itu kita mesti dapat menghindaribeberapa hal ini: hati dan pikiran kita seperti jalanan besar dan kecil di manasabda Tuhan jatuh di situ lalu burung dan ayam datang memakannya, akhirnyasabda Tuhan tidak tumbuh. Kita juga seperti bebatuan dengan tanah tipis diatasnya, di mana sabda Tuhan tumbuh tapi tidak berakar, akhirnya layu ketikakena panas matahari dan mati. Hati dan pikiran kita seperti duri-duri dan semakbelukar, di mana sabda Tuhan akan terhimpit dan terancam mati. Denganmenghindari semua itu, yang tinggal adalah diri kita sebagai tanah yang subur. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Allah maha kuasa, jadikanlah diri kami tanah subur supayaSabda-Mu bertumbuh subur dan akhirnya berbuah melimpah. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Bismillah,Pesan Penting buat Perempuan yang Lagi Jatuh Cinta(An Important Message for Women Who Are Falling in Love)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami'No. 249“4 Tingkatan Orang yang Bersabar”
Ustadz Dr. Firanda Andirja,, - Andirja Ketika Musibah Datang, Jangan Menyerah!!ini Pesan Penting Untukmu Dr. Andirja
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, - 3 Pesan Nabi Sebagai
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Juni 2026Bacaan: "Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah bukan dari diri kami." (2 Korintus 4:7)Renungan: Pernahkah kita menunggu seorang kurir untuk mengirimkan suatu barang yang kita pesan? Jika kita menunggu kiriman barang penting yang harus segera digunakan, apakah penampilan kurir tersebut menentukan kita akan menerima barang itu atau tidak? Akankah kita menolak sebuah paket jika kurirnya lusuh dan bau keringat? Nyatanya, beberapa jam setelah paket di tangan, kita sudah lupa wajah si kurir. Apa ini berarti pesan lebih penting dari pembawa pesan? Tidak juga. Tanpa ada yang membawakannya, pesan tak akan tersampaikan. Cara kita membawakan pesan juga tetap penting. Berita buruk terasa makin buruk jika dibawakan dengan cara buruk. Sebaliknya, berita buruk yang dibawakan dengan empati dan sopan minimal akan diterima lebih baik, meski tetap menyakitkan. Sadarkah kita bahwa kita semua adalah pembawa pesan? Pesan yang kita bawa adalah kabar baik, yaitu pesan Injil. Karena itu kabar baik, kita sudah punya modal bagus untuk menyampaikan pesan itu. Tapi, sering kali kita memilih untuk tidak menyampaikan pesan itu. Kita beralasan diri kita masih belum cukup baik. Kita merasa tidak pandai bicara. Atau kita merasa pesan Injil itu tidak mendesak untuk disampaikan. Untuk menyampaikan sebuah pesan dengan efektif, kemampuan bicara yang baik, penampilan yang meyakinkan, atau reputasi kita yang menonjol memang membantu. Namun ingat, apa yang harus kita sampaikan bukanlah pesan biasa. Kita menyampaikan pesan Injil yang berkuasa. Pesan itu lebih penting dari si pembawa pesan, karena yang harus ditonjolkan dalam pesan itu adalah pesan Injil Kristus, bukan diri kita. Tidak ada yang tahu nama gadis kecil budak Naaman, tapi semua tahu bagaimana kuasa Tuhan bekerja untuk menyembuhkan Naaman karena pesan yang disampaikan gadis kecil itu. Orang kerasukan setan di Gerasa atau perempuan dengan lima suami di Samaria bukanlah siapa-siapa. Namun, mereka dipakai Tuhan menjadi penginjil yang efektif (Mrk. 5:20, Yoh. 4:39). Kita juga adalah pembawa pesan, kewajiban kita adalah menyampaikan pesan itu melalui sikap, perbuatan dan perkataan kira. Jangan menunggu diri kita sempurna untuk bercerita tentang Tuhan kita yang sempurna. Dialah fokus utamanya, bukan diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar aku dapat Kau pakai menjadi alat-Mu untuk memberitakan Injil-Mu melalui sikap, perkataan dan perbuatanku. Amin. (Dod).
Praktisi Kesadaran, Rizqie Dyah awalnya marah pada Tuhan sampai banting Al Quran karena kemalangan yang bertubi menimpanya. Justru Tuhan hadir di titik terendahnya ketika Rizqie meminta. Rizqie ingin kita semua memahami bahasa semesta yang ada di sekitar kita. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #semesta #pesan #quotes #muslim #stress #dunia #pelajaranhidup #sharing #relate #murka #rezeki #sedekah #kyai #orangtua #parenting #genz #viral ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆ https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Rizqie Dyah ☆ https://www.instagram.com/rizqiedyah/ ☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at pita ☆ https://www.instagram.com/collectionsbypita —Time stamp 03.15 Uang Bukan Jawaban 10.06 Kehilangan Segalanya Sebelum Menemukan Tujuan 16.20 Salat Mengubah Segalanya 18.13 Gurumu Bukan Manusia 21.52 Dua Cara Allah Berbicara 25.35 Dunia Ingin Kita Terus Sibuk 33.02 Alasan Orang Kaya Belum Tentu Tenang 40.13 Rezeki Tidak Bergantung pada Sedekahmu 46.15 Tidak Ada Pertemuan yang Kebetulan 50.50 Orang Tua Seharusnya Menuntun, Bukan Menuntut
Bismillah,Pesan WA yang Bikin Gagal Fokus saat Kajian(A WhatsApp Message that Distracts You During a Study Session)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 242“Kaidah Penting Pada Saat Beribadah”
7. El costo oculto de debutar en el Mundial. por qué las piernas pesan el doble en el primer partido. Deportes by LA PATRIA
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai momentum dalam merajut kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial.
The documentary drama '12 Mile: Guiding the Archipelago' screened at the University of Melbourne on 19 May 2026. More than a tribute to Professor Mochtar Kusumaatmadja's struggle, the film delivers a powerful message: Indonesia's greatest challenge only began after its quarter-century diplomatic victory. - Film dokumenter drama '12 Mile: Guiding the Archipelago' diputar di Universitas Melbourne pada 19 Mei 2026. Lebih dari sekadar mengenang perjuangan Profesor Mochtar Kusumaatmadja, film ini menyimpan pesan bahwa tantangan terbesar Indonesia justru baru dimulai setelah kemenangan diplomasi selama seperempat abad.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
SUMMARY DEL SHOW Futuros en rojo al entrar en una semana cargada. Reportan $NVDA, y también $TGT y $WMT. El tono está presionado por rendimientos al alza y petróleo otra vez arriba de $100. El evento es $NVDA. El mercado se juega si el AI trade sostiene valoraciones con 10Y y 30Y subiendo. El movimiento dependerá de guía y de si el beat justifica el precio. $M sube por participación de $BRK.A y $BRK.B. En defensa, el ciclo de gasto sigue empujando a $LMT, $LHX y $RTX, y mantiene en radar ETFs como $XAR y $PPA.
Donald Trump regresa esta semana a Pekín casi una década después de su última visita en 2017. El escenario y el anfitrión son los mismos, pero las cosas han cambiado mucho desde entonces. Trump ya no es el recién llegado dispuesto a romper con China, sino un presidente curtido en su segundo mandato, empeñado en demostrar que su relación con Xi Jinping va mucho más allá de cubrir el expediente diplomático. Ambos llevan meses intercambiando cartas personales, un detalle revelador de cómo la geopolítica del siglo XXI ha dejado atrás los escrúpulos ideológicos. Pesan más las cadenas de suministro y la balanza comercial que los derechos humanos, como demuestra el caso del editor hongkonés Jimmy Lai, condenado a 20 años de prisión y cuya liberación Trump no tiene intención alguna en pedir. El cambio respecto a China es sustancial. Trump irrumpió en política en 2016 acusando a los chinos de robar empleos y patentes. Durante su primer mandato les declaró la guerra comercial, persiguió a Huawei, intentó prohibir TikTok y restringió la exportación de semiconductores. La pandemia terminó por romper la relación. Biden mantuvo y endureció esa política, lo que terminó forjando un consenso en el Congreso en todo lo relativo a China. Ese consenso se está resquebrajando ahora, pero desde el partido republicano. El gobierno ha autorizado ventas de chips de Nvidia, ha despedido a expertos en China del Consejo de Seguridad Nacional y ha pactado con ByteDance que mantenga el control del algoritmo de TikTok. Dos razones explican el cambio de parecer. La primera es que Trump ha centralizado las decisiones en un círculo mínimo encabezado por Witkoff, Kushner y el secretario del Tesoro, Scott Bessent, que es quien impone su doctrina de equilibrio con China. Marco Rubio, antaño azote del partido comunista chino, guarda hoy un silencio que habla por sí mismo. La segunda razón es más prosaica. China ha aprendido a devolver los golpes. Cuando Trump elevó los aranceles hasta el 145% el año pasado, Xi Jinping respondió con controles a la exportación de tierras raras, lo que hizo cundir el pánico y forzó la tregua que acordaron en Corea del Sur hace un año. Trump llega a esta cumbre con el lastre de la guerra de Irán. Necesita que Xi Jinping presione a los ayatolás, principales suministradores de petróleo a China, pero, de forma un tanto paradójica, es la armada estadounidense la que impide salir los petroleros con destino a las refinerías chinas. Xi Jinping llega con una economía debilitada y una demanda interna muy floja. Ambos necesitan que la cumbre sea un éxito y que puedan presumir de haber alcanzado grandes acuerdos. Sobre la mesa está Taiwán. Xi Jinping quiere que Trump se oponga formalmente a la independencia de la isla, una concesión que tendría un valor simbólico importante. En Pekín lo fían todo al tiempo. Saben que a Trump le quedan menos de tres años en el cargo y no desean provocarle. Tiempo es lo único que necesitan para que su economía remonte y Estados Unidos se canse de pelear en demasiados frentes. En La ContraRéplica: 0:00 Introducción 3:31 Cita en Pekín 35:17 Lidl, nº1 en calidad-precio 36:20 Sube la gasolina en EEUU 47:21 Contradicciones de la regularización · Canal de Telegram: https://t.me/lacontracronica · “Contra el pesimismo”… https://amzn.to/4m1RX2R · “Hispanos. Breve historia de los pueblos de habla hispana”… https://amzn.to/428js1G · “La ContraHistoria del comunismo”… https://amzn.to/39QP2KE · “La ContraHistoria de España. Auge, caída y vuelta a empezar de un país en 28 episodios”… https://amzn.to/3kXcZ6i · “Contra la Revolución Francesa”… https://amzn.to/4aF0LpZ · “Lutero, Calvino y Trento, la Reforma que no fue”… https://amzn.to/3shKOlK Apoya La Contra en: · Patreon... https://www.patreon.com/diazvillanueva · iVoox... https://www.ivoox.com/podcast-contracronica_sq_f1267769_1.html · Paypal... https://www.paypal.me/diazvillanueva Sígueme en: · Web... https://diazvillanueva.com · Twitter... https://twitter.com/diazvillanueva · Facebook... https://www.facebook.com/fernandodiazvillanueva1/ · Instagram... https://www.instagram.com/diazvillanueva · Linkedin… https://www.linkedin.com/in/fernando-d%C3%ADaz-villanueva-7303865/ · Flickr... https://www.flickr.com/photos/147276463@N05/?/ · Pinterest... https://www.pinterest.com/fernandodiazvillanueva Encuentra mis libros en: · Amazon... https://www.amazon.es/Fernando-Diaz-Villanueva/e/B00J2ASBXM #FernandoDiazVillanueva #donaldtrump #xijinping Escucha el episodio completo en la app de iVoox, o descubre todo el catálogo de iVoox Originals
TEMEN apa DEMEN? nikah? PDKT JALUR UDARA? cari partner lari? ketahuan selingkuh? tenang aja, semua menfess kalian akan dibacakan di BAPERAN.BAPERAN kali ini kedatangan dua bintang tamu spesial YANG MAHA DAHSYAT dan MAHA BOMBASTIS, yaitu Bang Sakha dan Kak Najwa bersama HOST utama kami KAK RISTY yang narsis dan centil abiezzz! So, don't forget to click thumbs up and share this episode to your social media! Siapa tau ada menfess kalian yang lolos sensor
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/213-pesan-di-dan-157227473?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-213-pesan-di-157227210?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkDi episode ini, kita membahas cerita penyelamatan seorang ayah dan bayinya dari kebakaran, dengan menulis pesan di atas kaos. Bagaimana penyelamatan ini berjalan? Dengarkan episode ini!Sumber berita asli: TribunJakarta https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/434421/pesan-minta-tolong-dilempar-dari-lantai-23-ayah-bayi-di-apartemen-mediterania-berhasil-dievakuasiTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer Foley태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRolandJoey ProwCarmen ChuiAngelia OngCatherine Collier AntjeChanatip TatiyakaroonwongHariyanto H.kaydee donkersDavid McLeanTomo振 袁Ryad BelkacemAndrewBali SamRuRu_paBert Scholtengino GroenevelJeshua MorrisseDaniel GrahamKartikaTed ChanTomiGiacomo GrisonGeorgeJulia LDeryn TEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyRoman PicardMartin AwalYohiEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter동원 이MojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonIsabel TeoMasaDannyMark SeemanpillaiNicky BrownEstelle蕾 戴倫 阿David Kasakeijan-RossTakuPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Iga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей ТутаевAzharra Al FaridLitaTwindadfrankStephen Wellesley-SquiresAnnayi xue sunEdwin HantsonGabriel Adler
Program Akselerasi Matahari Batch 2 telah berakhir. Selamat lima hari, peserta telah berbagi dan belajar tentang Apa itu Disrupsi, Quantum Leadership, Servant Leadership, Ekosistem Perubahan Sosial, Ecosystem Builder, Negosiasi, Creative Tension, Reverse Thinking, Komunikasi Interpersonal, Public Speaking dan Pitching. Keterampilan daasr kepemimin menjadi alat bantu untuk menjadi pemimpin masa depan.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elisabeth Yunyun Vinsur dari Paroki Santo Albertus de Trapani di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 12: 24 - 13: 5a; Mazmur tg 67: 2-3.5.6.8; Yohanes 12: 44-50.SELURUH BANGSAMEMUJI TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Seluruh Bangsa Memuji Tuhan. Kalimatini merupakan ulangan mazmur tanggapan dari liturgi pada hari ini. Kemarin kitamenyinggung tentang kenyataan kehadiran identitas Katolik di seluruh pelosokbumi dan bagaimana kita merasa terhubung satu sama lain sebagai orang-orangKatolik. Salah satu cara untuk mengungkapkan semua bentuk rasa dan koneksi ituialah bahwa seluruh bangsa di dunia memuji Tuhan. Kisah Para Rasul dalam bacaan pertama mengatakan bahwa firman Tuhan terustersebar dan semakin menumbuhkan hidup Gereja. Pesan, kata-kata, informasisampai di telinga dan hati orang-orang lebih cepat bahkan mengalahkan kendaraanatau mesin apa pun yang berkecepatan tinggi. Sampai saat ini dengan adanyaalat-alat teknologi informasi, cepatnya jangkauan firman Tuhan memang takterbantahkan. Hasilnya, tidak hanya jauh lebih banyak orang, tetapi pentingsekali bahwa setiap pribadi manusia menerima pesan-pesan Yesus Kristus. Ini merupakan satu alasan seluruh bangsamemuji Tuhan. Terwujudnya kenyataan bahwa firman Tuhan mencapai hati setiap manusia diseluruh dunia, sangat bergantung pada pekerja-pekerja pembawa kabar gembiraitu. Gereja Perdana menggambarkan ini misalnya dengan mengutus Barnabas danPaulus untuk suatu perutusan lebih luas dan melebar melampaui batas wilayahyang sudah ditargetkan. Kita berterima kasih atas inisiatif Gereja, tentu sajaberkat gerakan karya-karya Roh Kudus, yang selalu bersemangat dalam perutusandan evangelisasi. Para pekerjanya tidak hanya para imam, biarawan dan biarawati yang telahmemenuhi sejarah pertumbuhan Gereja di seluruh dunia. Saat ini justru banyaksekali orang beriman awam yang bergiat sungguh-sungguh menjadi misionaris disetiap tempat hidup dan kerja mereka. Kesaksian mereka sungguh-sungguh kuat danmembumi karena mereka bersentuhan langsung dengan suasana kehidupan nyata danorang lain yang ada bersama dengan mereka setiap saat. Ini juga sebagai alasanpenting seluruh bangsa memuji Tuhan. Yesus sendiri berkata bahwa terang sungguh sudah ada di dalam dunia. KarenaIa sendiri adalah terang itu, kegelapan pun hilang. Bagaimana mungkin para pengikut-Nyajustru tidak menikmati terang itu? Mereka mestinya yang pertama mengalaminya,lalu menjadi terang itu sendiri dan pada gilirannya menerangi juga dunia ini.Bentuk paling konkret kehadiran terang itu ialah Firman Tuhan Yesus Kristusyang Ia dapatkan langsung dari Bapa di surga. Jadi, bertekun dalam Firman Tuhan dan menghidupinya secara benar merupakancara kita menerangi dunia ini. Ini juga menjadi alasan mengapa kita harusmemuji Tuhan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, bantulah kami selalu untuk menjadi terangbagi dunia ini melalui firman-Mu yang kami tekuni tiap hari. Dengan demikiankami selalu bersemangat untuk memuji Tuhan. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa...
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - 4 Pesan Tentang Hidup
Umat Katolik memenuhi jalanan di Kota Luanda, Angola, untuk menyambut kedatangan Paus Leo XIV yang melakukan kunjungan resmi guna bertemu dengan Presiden Joao Lourenço pada Sabtu pagi. Perjalanan ini merupakan bagian ketiga dari rangkaian kunjungan kepausan ke empat negara di Afrika setelah sebelumnya singgah di Yaounde, Kamerun. Selain membawa pesan sukacita bagi rakyat Angola, Paus Leo XIV juga memberikan komentar terkait dinamika hubungan internasional dan menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan pesan perdamaian berdasarkan nilai-nilai Injil. Kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi masyarakat yang telah lama mendambakan kedamaian dan harmoni di wilayah tersebut.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agustina Maria Nawangmulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 13-21; Mazmur tg 118: 1.14-15a.16a.18.19-21; Markus 16: 9-15.DARI DAMAIPASKAH KE PERUTUSAN PASKAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Dari Damai PaskahKe Perutusan Paskah. Pesan-pesan Yesus Kristus yang bangkit tentang DamaiPaskah melalui serangkaian penampakan diri-Nya berbuah pada suatu ketahananiman. Damai Paskah bagaikan bekal rohani yang menyeluruh. Di dalamnya terdapatsemua elemen tentang Injil Yesus Kristus dan ajaran-ajaran kebajikan Kristiani. Singkatnya rasul dan murid-murid Yesus sudah dipersiapkansecara lahiriah dan batiniah untuk menghadapi dua hal besar. Pertama yaitu,ketika Yesus harus naik ke surga dan mereka mesti sudah dibiasakan denganpenyertaan Tuhan melalui Roh-Nya. Yang kedua ialah, mereka diharapkan bersediajiwa dan raga untuk menjalankan perutusan-perutusan dari Tuhan. Banyaknyaperutusan itu terbagi dalam perutusan masing-masing pribadi para murid, danperutusan bersama atau komunitas yang dinamakan Gereja Kristus. Jadi terang kitab suci pada hari ini dengan jelasmengatakan bahwa pertumbuhan iman Gereja perdana bergerak dari damai Paskah keperutusan Paskah. Perutusan itu terungkap dalam perintah Yesus: Pergilah keseluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Petrus dan Yohanesselalu tampil sebagai sebuah tim yang mewakili perutusan komunitas. Merekamembawa nama Yesus Kristus dan juga komunitas beriman, yaitu Gereja perdana. Disamping itu, setiap rasul dan murid lainnya memilih jalannya sendiri-sendirisebagai pribadi dalam menunaikan tugas perutusan tersebut. Karena mereka sudah disiapkan dengan baik oleh Yesussendiri, keberanian dan ketegasan iman mereka tumbuh menjadi kuat. Merekadengan tegas berpihak kepada Yesus, yaitu kebenaran mutlak yang diyakininya,meski ditantang dengan amat keras oleh para pemuka agama Yahudi. Kesiapan dankematangan iman itu yang membuka pintu kepada kemartiran, yaitu mati sepertiYesus Kristus. Mereka, satu per satu, akan berhadapan dengan segala situasientah mendukung, entah menolak, atau sangat keras melawan mereka. Intinya, merekatidak mundur selangkah pun ketika pewartaan Injil Yesus Kristus mendesak untukdisampaikan kepada semua orang dan perlawanan datang bertubi-tubi. Perutusan Paskah berupa: pergilah ke seluruh dunia,beritakanlah Injil kepada segala makhluk, merupakan perutusan yang diamanatkankepada seluruh Gereja dan setiap anggotanya. Setiap pengikut Kristus saat inimelakukan perutusan itu atas nama Gereja dengan kepalanya Yesus Kristus. Secaraformal, perutusan itu kita terima saat selesai ibadat dan Ekaristi. Pemimpinibadat selalu mengatakan di akhir perayaan: Marilah pergi, kita diutus. Dansecara informal dan pribadi, kita mengambil tanggung jawab ini untuk menjadisaksi-saksi Kristus di mana pun dan kapan pun dalam hidup ini. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, sertailah dan lindungilah kamidalam perutusan kami masing-masing tiap-tiap hari, dan bebaskanlah kami selaludari yang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
The leader of the Indonesian Muslim community in Sydney, Amin Hady, shares an important message for Eid al-Fitr this year, especially amidst the world's turmoil. - Pemimpin komunitas muslim Indonesia di Sydney, Amin Hady, berbagi pesan penting Idulfitri tahun ini, khususnya di tengah situasi pergolakan dunia.
En este episodio de Salud Financiera, Miguel Cardoso, economista jefe para España en BBVA Research, y Antonio Grande, global discipline manager de Behavioral Economics en BBVA, analizan cómo ha cambiado el consumo tras la pandemia, por qué el ocio y las experiencias como viajes, conciertos o cenas han ganado peso en el gasto de los hogares y qué factores económicos, generacionales y culturales explican esta tendencia. A lo largo de la conversación, abordan el impacto de la inflación desde 2019, el encarecimiento de la energía y la alimentación, la percepción sobre los precios de los servicios, el papel del acceso a la vivienda y la pérdida de poder adquisitivo entre los jóvenes, así como la influencia del sesgo del presente en las decisiones financieras. Además, analizan nuevas formas de ahorro y las claves para disfrutar hoy sin comprometer las finanzas del mañana.
San Valentín remueve a muchas parejas más de lo que parece. Las expectativas en la pareja, lo que esperamos sentir o recibir en estas fechas, pueden generar distancia emocional, frustración y un malestar difícil de explicar. En este episodio hablo de cuánto pesan las expectativas en la relación, por qué San Valentín amplifica dudas emocionales y qué ocurre cuando esperamos que el amor calme inseguridades o confirme nuestro valor. San Valentín no suele crear problemas nuevos en la pareja, pero sí hace más visibles los que ya estaban ahí. Aquí reflexiono sobre: • por qué algunas fechas activan tanto malestar en la relación, • cómo las expectativas no dichas pueden acabar pesando más que el vínculo real, • y por qué esperar determinadas señales de amor desgasta tanto a quien espera como a quien siente que nunca es suficiente. Desde una mirada psicológica y sin juicios, este episodio no busca empujarte a decidir nada, sino ayudarte a entender qué se mueve por dentro cuando el ideal del amor choca con la realidad. También hablo de algo poco nombrado: cómo sostener ciertas ilusiones puede aliviar a corto plazo, pero acabar debilitando la relación y tu bienestar emocional. Si este tema te remueve y sientes que estas fechas siempre activan el mismo malestar en tu relación, puede ser útil mirarlo con calma y acompañado/a. Puedes reservar tu consulta telefónica gratuita en 👉 emocioteca.com/contacto Un espacio para entender qué te pasa y ver, sin prisas, por dónde empezar. Este episodio también está disponible en versión completa en vídeo en YouTube, dentro del canal Emocioteca, por si prefieres escucharlo con apoyo visual. Entender lo que esperas del amor también es una forma de cuidarte. #sanvalentinpareja #expectativasenlapareja #problemasdepareja #malestaremocional #terapiadepareja Escucha el episodio completo en la app de iVoox, o descubre todo el catálogo de iVoox Originals
Recomendados de la semana en iVoox.com Semana del 5 al 11 de julio del 2021
San Valentín remueve a muchas parejas más de lo que parece. Las expectativas en la pareja, lo que esperamos sentir o recibir en estas fechas, pueden generar distancia emocional, frustración y un malestar difícil de explicar. En este episodio hablo de cuánto pesan las expectativas en la relación, por qué San Valentín amplifica dudas emocionales y qué ocurre cuando esperamos que el amor calme inseguridades o confirme nuestro valor. San Valentín no suele crear problemas nuevos en la pareja, pero sí hace más visibles los que ya estaban ahí. Aquí reflexiono sobre: • por qué algunas fechas activan tanto malestar en la relación, • cómo las expectativas no dichas pueden acabar pesando más que el vínculo real, • y por qué esperar determinadas señales de amor desgasta tanto a quien espera como a quien siente que nunca es suficiente. Desde una mirada psicológica y sin juicios, este episodio no busca empujarte a decidir nada, sino ayudarte a entender qué se mueve por dentro cuando el ideal del amor choca con la realidad. También hablo de algo poco nombrado: cómo sostener ciertas ilusiones puede aliviar a corto plazo, pero acabar debilitando la relación y tu bienestar emocional. Si este tema te remueve y sientes que estas fechas siempre activan el mismo malestar en tu relación, puede ser útil mirarlo con calma y acompañado/a. Puedes reservar tu consulta telefónica gratuita en 👉 emocioteca.com/contacto Un espacio para entender qué te pasa y ver, sin prisas, por dónde empezar. Este episodio también está disponible en versión completa en vídeo en YouTube, dentro del canal Emocioteca, por si prefieres escucharlo con apoyo visual. Entender lo que esperas del amor también es una forma de cuidarte. #sanvalentinpareja #expectativasenlapareja #problemasdepareja #malestaremocional #terapiadepareja
Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
Bienvenidos al episodio 261 de Vis Ludica, donde volvemos después de tres semanas… para decepcionaros como siempre. Arribas, Carte, Clint y Kalino nos ponemos delante del micro para repasar lo mejor, lo peor y lo que no nos pidió nadie.En este episodio:– Hype Meter, la app de Kesulín que mide tu postureo lúdico y te deprime gratis.– Noticias del sector, incluida la compra de Cthulhu: Death May Die por Asmodee.– Saldos locos de Heroes of Normandie, la ruina del mes por 18 pavos.– Blood Bowl 3ª edición: las momias, los bretones y el eterno drama de los enanos nerfeados.– Campamento Barton 2026: fechas, acceso prioritario y aviso a navegantes.– Steamforged, esos jetas.– Stalker, Arydia, Unsettled, Snails y más juegos que nos vacían la cartera.– Y sí: hablamos de cómo traducir las notas de la BGG al idioma real de los jugones.Un episodio clásico y de servicio público de Vis Ludica: gastar tu dinero por ti.⏱ Sumario00:00:00 - Inicio00:02:51 - Hype Meter la app de Kesulín que mide el Hype https://play.google.com/store/apps/details?id=com.gamestatspro.app00:11:06 - Las noticias del mundillo00:13:42 - Saldos del Heroes of Normandie00:23:35 - 3ª Edición del Blood Bowl00:37:41 - Se acerca el campamento Barton 202600:43:48 - Los de Steamforged son unos jetas00:50:30 - Stalker00:54:28 - traducción a las notas que se les pone a los juegos en la BGG00:56:11 - Segunda impresión del Arydia01:13:03 - Snails01:25:57 - Unsettled01:34:19 - Echoes of Emperors
PRODU MKTG presenta ReloAd, un espacio para discutir la coyuntura publicitaria junto a sus protagonistas, un espacio para recargarnos una y otra vez de nuevos conceptos. Hoy las marcas se mueven en un entorno donde abundan los datos, pero escasean las métricas que realmente explican el valor de una idea. La medición ya no se trata de volumen, sino de entendimiento: saber qué cambió en la mente del consumidor y cómo ese cambio impulsa el negocio. En el episodio número 53 de ReloAd, conversamos con Álvaro Pastor, CMO de EXTE, una compañía que ha puesto la medición avanzada —como los estudios de Brand Lift— en el centro de su propuesta para entender cómo piensan, sienten y recuerdan las audiencias. Radio PRODU se encuentra en RadioPRODU.com
PRODU MKTG presenta ReloAd, un espacio para discutir la coyuntura publicitaria junto a sus protagonistas, un espacio para recargarnos una y otra vez de nuevos conceptos. Hoy las marcas se mueven en un entorno donde abundan los datos, pero escasean las métricas que realmente explican el valor de una idea. La medición ya no se trata de volumen, sino de entendimiento: saber qué cambió en la mente del consumidor y cómo ese cambio impulsa el negocio. En el episodio número 53 de ReloAd, conversamos con Álvaro Pastor, CMO de EXTE, una compañía que ha puesto la medición avanzada —como los estudios de Brand Lift— en el centro de su propuesta para entender cómo piensan, sienten y recuerdan las audiencias. Radio PRODU se encuentra en RadioPRODU.com
La ráfaga de noticias y la reflexión sobre las mochilas de los escolares. Pesan más del 10% de su peso. Eva Soriano y Nacho García comentan la actualidad del jueves 4 de septiembre de 2025.
La ráfaga de noticias y la reflexión sobre las mochilas de los escolares. Pesan más del 10% de su peso. Eva Soriano y Nacho García comentan la actualidad del jueves 4 de septiembre de 2025.
Indonesians as well as Australians in Sydney participated in the celebration of the 80th Independence Day anniversary of the Republic of Indonesia. What are their hopes for the republic? - Warga Australia dan juga WNI ikut menghadiri perayaan HUT RI ke-80 di Sydney. Bagaimana kesan dan harapan mereka untuk Indonesia dan warganya?
Unete a Nuestro Discord: https://discord.gg/patabajo Sigue a Darwin en KICK: https://kick.com/darwintvv Busca a Nenu en Instagram: https://www.instagram.com/nenu.sportstv Muchas gracias por sintonizar, no olvides de suscribirse a nuestro canal para mas contenido! Unete a Patabajo Mafia! https://linktr.ee/patabajoelpodcast Buscanos en Spotify: https://open.spotify.com/show/21saOhhqedeUfdWy3T0YY0 Apple Podcast: https://podcasts.apple.com/us/podcast/patabajo-el-podcast/id1570334931 Kit de todo el equipo que usamos para grabar los Podcast: https://kit.co/patabajoelpodcast/patabajo-kit Nuestra Redes Sociales -Patabajo Instagram: https://www.instagram.com/patabajoelpodcast Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Aunque tu pareja y tú sean muy diferentes, lo único que deben tener en común es el amor. ¿Qué tanto pesan las diferencias en tu relación? Hoy hablamos con la consejera Arlyn López sobre las relaciones desiguales. Es tiempo de agradecer y disfrutar Por el Placer de Vivir. Un contenido pensado para ti y tu bienestar. Comparte los episodios para escuchar los mejores expertos y consejos.Disponible en la App de Uforia, nuestro canal de YouTube: Uforia Podcasts, Apple Podcasts, Spotify o donde prefieras escucharnos.¿Cómo te sentiste al escuchar este Episodio? Déjanos tus comentarios, suscríbete y cuéntanos ¿Cuáles otros temas te gustaría oír en #PorElPlacerdeVivir?