POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 Desember 2025Bacaan: "Dan kamu bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Ada sebuah kapal laut yang berlayar selama sekitar 3 tahun. Kapal laut tersebut dalam perjalanan menangkap ikan paus. Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mercusuar. Ia menanti putranya pulang karena memang sudah waktunya kapal penangkap ikan paus itu kembali pulang. Suatu malam terjadi badai besar, dan sang ayah tertidur. Waktu ia tertidur lampu mercusuar padam. Ketika terbangun, ia melihat ke tepi laut, dan melihat sebuah kapal laut yang telah karam. Segera ia bergegas turun dan melihat siapa yang masih hidup agar dapat ia selamatkan. Ternyata tubuh pertama yang ia temukan mengambang di tepi pantai adalah tubuh puteranya sendiri. Itu membawa dukacita besar baginya. la telah menantinya berhari-hari saat kepulangan itu, setelah puteranya pergi selama 3 tahun. Akhirnya, ketika putranya sudah dekat ke rumahnya, ia justru binasa karena ayahnya tertidur dan membiarkan lampu mercusuar padam. Ilustrasi ini mau mengingatkan bahwa saat ini banyak ayah dan ibu yang membiarkan lampu mercusuar "rohani"nya padam. Mereka hanya memberikan perhatian secara jasmani, kebutuhan sehari-hari dan sekolah, tetapi mereka belum mengajarkan firman Tuhan, belum berdoa ataupun menunjukkan kesaksian kehidupan kristiani bagi anak-anaknya. Sehingga banyak anak-anak yang akhirnya mengalami kekeringan rohani dan mudah jatuh dalam jerat dosa. Marilah semua ayah dan ibu untuk mulai menyalakan kembali "mercusuar rohani" dengan menanamkan benih-benih firman Allah dalam hati anak-anak anda, agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Allah dan menjadi berkat bagi keluarga, masyarakat dan dunia. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, saat ini banyak jiwa-jiwa muda yang terhilang daripada-Mu. Orang tua mereka terlalu sibuk bekerja mencari nafkah, sehingga kebutuhan rohani anak-anaknya terabaikan. Banyak di antara mereka yang menyatakan diri pengikut Yesus, tetapi hidup rohani mereka seperti pohon kering yang tidak pernah disiram air, sehingga batang-batangnya kering dan mudah patah. Nyalakanlah kembali ya Yesus, lampu mercusuar rohani para ayah dan ibu yang sudah mulai padam, agar anak-anak mereka tidak binasa karena jerat dan tipu daya kegelapan. Amin. (Dod).
The Tafsīr Podcast: EP 97 – Surah Al-Baqarah (Ayah 220) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP63 – Surah Al-Baqarah (Ayah 219) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
About Ayah Yahia AlRashdanAyah Yahia AlRashdan is a marketing strategist and leader who blends engineering-level analytical thinking with a deep understanding of culture, people, and place. Born in Jordan and raised in Qatar, she earned a bachelor's degree in electrical engineering before pivoting into marketing through an MBA in Malaysia, where she also landed her first role in the industry.Over the past 15 years, Ayah has worked across government, private sector, startups, and SMEs, building campaigns that don't just reach audiences but move them. Today, as Marketing Director at LinkViva, she has helped transform marketing from a one-woman function into a 40-person operation, delivering large-scale experiences such as Liwa Village and other flagship events across the UAE.Her leadership is shaped by time spent in male-dominated boardrooms, dealing with toxic environments, and rebuilding her confidence by carving out her own space and voice. She is passionate about empowering women in leadership, building teams grounded in respect rather than fear, and using storytelling-driven marketing to create genuine emotional connection, not just impressions and clicks.About this EpisodeIn this conversation, Ayah walks us through her journey from electrical engineering to executive marketing leadership, showing how a willingness to pivot can completely reshape a career. She shares how growing up between Jordan and Qatar, then moving to Malaysia for her MBA, exposed her to different cultures and perspectives that later defined her storytelling-first approach to marketing. Ayah explains how her engineering background, far from being wasted, gave her the analytical mindset and problem-solving instincts that now serve as the backbone of her strategic work.We explore the moments that tested her confidence, from early imposter syndrome to navigating male-dominated boardrooms and dealing with toxic leadership environments. Ayah opens up about the setback that pushed her to step away, rebuild her confidence, and reinvent herself during the pandemic by creating content, launching her own platform, and learning how to stand on her own professionally. Her story highlights how resilience isn't always about enduring; sometimes it's about walking away to protect your growth.Ayah also shares the remarkable transformation she led at LinkViva—scaling marketing from a one-person role to a 40-member team delivering major cultural, entertainment, and wellness events across the UAE. She breaks down how storytelling, emotional connection, and cultural insight shape her campaigns, and offers practical advice for women in leadership: keep your voice loud, support your team, stay current, and step outside your comfort zone. Her path is a reminder that breaking stereotypes, staying curious, and trusting your instincts can lead to a purpose-driven and impactful career.Quotes2:50 - One of my main goals at that age was basically to love what I do and to wake up happy to go to work. 3:09 - We are very problem-solving oriented and very analytical. And that helps a lot when it comes to developing a career in marketing. 6:02 - I believe basically that when it comes to workplaces, I think females and males have different mentalities of how they handle specific situation challenges. And it's usually that I think men have been more empowered to take leaps into uncomfortable zones. But women always do more calculated uh risks. 9:15 - We hired the right people, delivering the right quality of work. 10:52 - It's keeping yourself busy and never giving up, no matter what you're doing. Sometimes a smallThe Matrix Green Pill Podcast: https://thematrixgreenpill.com/Please review us: https://g.page/r/CS8IW35GvlraEAI/review
The Tafsīr Podcast: EP 95 – Surah Al-Baqarah (Ayah 218) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Hukum Ayah Mencium Putrinya adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Al-Adabul Mufrad. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. pada Senin, 3 Jumadil Akhir 1447 H / 24 November 2025 M. Kajian Islam Tentang Hukum Ayah Mencium Putrinya Kajian ini membahas Kitab Al-Adab Al-Mufrad karya Al-Imam Al-Bukhari, Bab 443: […] Tulisan Hukum Ayah Mencium Putrinya ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Yuk Gabung bersama Komunitas Total Politik dan Dukung Channel kita lewat Saweria agar kita tetap bisa buat konten menarik untuk temani hari-harimu di rumah : ► Whats App Group: https://chat.whatsapp.com/B8JfUkLnXE2LP952KvnJcC► Telegram : https://bit.ly/3orLO3r► Saweria: http://saweria.co/totalpolitikJangan Lupa Follow Social Media Total Politik:► Instagram: https://www.instagram.com/TotalPolitikCom/► Facebook: https://fb.me/TotalPolitik► Twitter: https://twitter.com/TotalPolitikCom► Podcast: https://open.spotify.com/show/6K6xeuUeT2QUlxFlrE8UrF?si=8zRiGBTqQpeZ64PqGuB18g► Youtube: https://www.youtube.com/TotalPolitik► LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/total-politikHost Podcast Politik Arie Putra:► Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCgWEhkKav1nOEaJ_xMXo8mA/videos► Instagram: https://www.instagram.com/arieputrabn/► Twitter: https://twitter.com/arieputrabn
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 November 2025Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yesaya 55:8)Renungan: Di suatu desa kecil hiduplah seorang pembuat mainan kayu untuk anak-anak bernama Ebun. Ia mempunyai seorang anak perempuan dan ia membuatkannya sebuah boneka kayu yang sangat indah. Pada suatu hari bonekanya patah, ia menangis dan berlari kepada ayahnya dan menceritakan tentang nasib bonekanya. Sang ayah kemudian meminta boneka itu untuk diperbaikinya. Si gadis kecil berkata, "Tidak ayah, kau tidak mengerti. Aku ingin tangan yang satu lagi dipotong kemudian dipelitur, setelah itu dilem atau dipaku untuk menyambungnya kembali." Sang ayah berusaha menjelaskan pada anak gadisnya agar ia meninggalkan saja bonekanya untuk diperbaiki, karena sang ayah tahu apa yang harus dilakukannya. Tetapi sang anak tidak sabar dan berkata pada ayahnya, "Ayah, kau tidak mengerjakan sesuai dengan cara yang aku inginkan, kau terlalu lambat." Sehabis berkata demikian, si gadis kecil mengambil bonekanya dan meninggalkan ayahnya di bengkel kerja. Seperti juga gadis kecil tersebut, kebanyakan dari kita juga membawa segala persoalan kita pada Tuhan dan kita mencoba mengatur Tuhan untuk menyelesaikannya sesuai dengan keinginan kita. Hal ini pada akhirnya hanya menimbulkan kekecewaan di hati kita. Sering kita tidak menyadari bahwa Tuhan lebih tahu apa yang harus Dia buat. Mari kita serahkan segala permasalahan hidup kita pada-Nya, dan biarkan Dia bekerja menurut cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan permasalahan yang saat ini mendera kehidupanku. Bantulah aku untuk menyelesaikannya dengan cara-Mu sendiri dan bukan dengan caraku. Sebab aku percaya, cara-Mu akan memberikan hasil yang terbaik. Amin. (Dod).
The Tafsīr Podcast: EP 94 – Surah Al-Baqarah (Ayah 217) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
MetroTV, Orang tua salah satu siswa yang menjadi korban ledakan di SMAN 72, mengungkapkan kondisi anaknya yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Ia bercerita, anaknya berada di dalam masjid saat ledakan terjadi.
The Tafsīr Podcast: EP 93 – Surah Al-Baqarah (Ayah 216) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
For our first episode of season 4, the team is so excited to be speaking with two of the artists featured in KINGS current exhibition program. Ayah Zakout and Ebony Maurice-Wilmott joined us to share insights about their art practices and the works featured within their exhibitions. @ayahzakout.jpeg @ebony_maurice.wilmott @kingsartistrun Season 4 of Art Smitten begins this Monday from 3-5pm on SYN 90.7fm @synmedia
The Tafsīr Podcast: EP 92 – Surah Al-Baqarah (Ayah 215) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Cara Papa vs Cara Anak: Ketika Digitalisasi (ERP) Bertemu Sistem Manual (Kertas) Konflik klasik dalam bisnis keluarga: Manual vs. Digital! Ayah percaya pada kertas dan sistem lama, sementara anak mendesak digitalisasi total (ERP, software akuntansi) untuk masa depan bisnis. Dengarkan bagaimana mengatasi ketakutan pendiri (risiko finansial, SDM, hilang kontrol) dan tips praktis agar digitalisasi diterima oleh generasi pertama!
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 Oktober 2025Bacaan: "..... Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." (Yesaya 30:15)Renungan: Seorang ayah memiliki 3 orang anak perempuan. Saat hari ulang tahunnya, ia ingin memberi sesuatu yang berharga kepada salah satu dari 3 anaknya. "Ayah akan memberikan jam tangan ini kepada salah seorang di antara kalian. Ayah akan meletakkannya di lumbung padi yang penuh dengan jerami. Siapa yang menemukannya, maka ia berhak memilikinya." Anak yang pertama mencoba mencari dengan membolak-balikkan tumpukan jerami, tetapi sampai tenaganya habis arloji itu tidak berhasil ditemukan. Anak yang kedua mencoba mencari dengan menggunakan lampu senter. Setiap sudut ruangan dipelototinya, tetapi sampai batere senter itu habis, arloji itu tidak ditemukan. Anak yang ketiga masuk ke dalam lumbung. Tak berapa lama kemudian, ia keluar dengan membawa arloji yang dimaksud. Melihat hal itu sang ayah bertanya, "Bagaimana kamu dapat menemukan arloji itu dengan cepat?" Anak ke tiga menjawab, "Ayah, aku hanya duduk diam. Dalam keheningan aku mampu mendengarkan suara detak arloji, sehingga dengan mudah aku menemukannya." Di dalam menghadapi masalah, ketenangan sangatlah penting. Dengan bersikap tenang, kita dapat melihat masalah dengan lebih baik dan dapat mencari jalan keluarnya. Apakah saat ini ada satu masalah yang sedang kita hadapi? Duduklah tenang, ajak Tuhan untuk campur tangan dalam masalah kita. Sebab apabila kita mengangkat tangan, memohon, berdoa dan berserah, maka Tuhan akan turun tangan membantu dan menyelesaikan masalah kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tetap tenang saat permasalahan melanda hidupku. Ajarilah aku untuk hanya mengandalkan Engkau sebagai satu-satunya penolongku. Aku percaya tiada perkara yang mustahil bagi-Mu. Yesus, masuklah dalam hatiku dan kuasailah diriku dengan ketenangan-Mu. Amin. (Dod).
The Tafsīr Podcast: EP 91 – Surah Al-Baqarah (Ayah 214) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Trivita Tiffany memberanikan diri untuk menggubah puisi sang Ayah menjadi film pendek, dengan nama yang sama. Oleh karenanya dia mengikuti lomba film pendek ReelOzInd 2025. Menuamgkan suatu puisi ke dalam film pendek bukanlah hal yang mudah. Apalagi dia harus menciptakan film tersebut sesuai dengan tema yang berlaku yaitu ‘imajinasi'.
The Tafsīr Podcast: EP90 – Surah Al-Baqarah (Ayah 212-213) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Hai Tetangga Kesayangan! Di episode kali ini, Gue akan ngobrol bareng Ubay yang akan menceritakan tentang perjalanan karirnya setelah ia lulus dari Indonesian Idol hingga megikuti audisi menjadi vokalis Nidji.Ubay juga menceritakan tentang tekanan besar yang ia alami setelah menggantikan Giring, bagaimana rasanya selalu dibandingin, sampai momen di mana ia sempat kepikiran buat mundur dari Nidji.Selain itu ternyata Ubay menyimpan kisah pilu saat ia harus kehilangan sang Ayah tercinta.Tonton kisah perjalanan hidup Ubay 'Nidji' yuk!
The Tafsīr Podcast: EP 89 – Surah Al-Baqarah (Ayah 210 - 211) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP 88 – Surah Al-Baqarah (Ayah 208-210) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 7 Oktober 2025Bacaan: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16)Renungan: Suatu hari seorang guru sekolah Minggu memberi tugas kepada murid-muridnya: "Seperti apa Allah Bapa itu? Untuk mudahnya, kalian harus melihat Dia sebagai seorang Papi," kata guru tersebut. Minggu berikutnya, sang guru menagih PR dari setiap murid. "Allah Bapa itu seperti dokter!" kata seorang anak yang papanya adalah dokter. "Ia sanggup menyembuhkan penyakit seberat apapun!" "Allah Bapa seperti guru," kata anak lain. "Dia selalu mengajarkan kita untuk berbuat yang baik dan benar." Yang lain lagi, "Menurut aku, Allah Bapa itu seperti arsitek. Dia membangun rumah yang indah untuk kita di surga!" kata seorang anak tidak mau kalah." Guru tersenyum ketika satu demi satu anak memperkenalkan sosok Allah Bapa dengan semangat, tetapi ada satu anak yang sejak tadi diam saja dan nampak risih mendengar jawaban anak-anak lain. "Eddy, menurut kamu Allah Bapa itu seperti apa?" ujar ibu guru dengan lembut. Ia tahu anak ini tidak seberuntung anak-anak lain dalam hal ekonomi dan cenderung lebih tertutup. "Ayah saya seorang pemulung...jadi saya pikir.... Allah Bapa itu seorang pemulung ulung.." Ibu guru terkejut bukan main dan anak-anak lain protes. Mendengar Allah Bapa disamakan dengan pemulung, Eddy mulai ketakutan. "Eddy", kata ibu guru. "Mengapa kamu samakan Allah Bapa dengan pemulung?" Untuk pertama kalinya Eddy mengangkat wajahnya dan menatap ke sekeliling, "Karena Ia memungut sampah yang tidak berguna seperti Eddy dan menjadikan Eddy manusia baru. Ia menjadikan Eddy anak-Nya. Sama seperti papa yang memungut kaleng bekas Coca Cola, botol AQUA dan menjadikannya bernilai untuk memberi kami makan, Eddylah kaleng bekas Coca Cola itu yang sekarang dijadikan berguna oleh Allah Bapa." Allah adalah Pemulung Ulung. Dia memungut sampah-sampah seperti saudara dan saya, menjadikan kita anak-anak-Nya, hidup bersama Dia, menjadikan kita biji mata kesayangan Nya, bahkan menjadikan kita pewaris Kerajaan Allah. Bersyukurlah kepada Allah karena kita sudah dipilih oleh-Nya menjadi harta kesayangan-Nya. Jangan kecewakan Dia. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah memungut aku dari lumpur dosa dan menjadikan aku pribadi yang berharga di mata-Mu. Ajarilah aku untuk memegang kepercayaan-Mu terhadapku sehingga di mata-Mu aku tetap merupakan pribadi yang berharga. Jangan biarkan godaan dunia dan tuntutannya membuat aku beralih dari status anak Raja menjadi anak dunia. Yesus raihlah aku terus disaat aku terjatuh dan menjauh dari-Mu. Amin. (Dod).
NEWS: Jordan's Princess Ayah Bint Faisal on volleyball, youth, and nation building | Oct. 2, 2025Subscribe to The Manila Times Channel - https://tmt.ph/YTSubscribe Visit our website at https://www.manilatimes.net Follow us: Facebook - https://tmt.ph/facebook Instagram - https://tmt.ph/instagram Twitter - https://tmt.ph/twitter DailyMotion - https://tmt.ph/dailymotion Subscribe to our Digital Edition - https://tmt.ph/digital Check out our Podcasts: Spotify - https://tmt.ph/spotify Apple Podcasts - https://tmt.ph/applepodcasts Amazon Music - https://tmt.ph/amazonmusic Deezer: https://tmt.ph/deezer Stitcher: https://tmt.ph/stitcherTune In: https://tmt.ph/tunein#TheManilaTimes#KeepUpWithTheTimes Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.
The Tafsīr Podcast: EP87 – Surah Al-Baqarah (Ayah 204-207) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP63 – Surah Al-Baqarah (Ayah 202-203) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP 85 – Surah Al-Baqarah (Ayah 200 - 201) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Surah Yusuf (Ayah 1 - 6)
The Tafsīr Podcast: EP83 – Surah Al-Baqarah (Ayah 198-199) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Hai, Tetangga kesayangan!
The Tafsīr Podcast: EP82 – Surah Al-Baqarah (Ayah 196) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP83 – Surah Al-Baqarah (Ayah 197) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
Kesiapan jadi ayah bukanlah sesuatu yang bisa direncanakan, karena perasaan itu lahir dari momen-momen yang dijalani bersama anak, sebagaimana cerita Mang Dedi di film Panggil Aku Ayah.Dalam prosesnya pun, Ringgo juga masih diliputi kekhawatiran apakah bisa jadi orang tua yang baik, atau masih penuh rasa egois?Sisi kesiapan perempuan saat menyambut peran sebagai ibu dan bagaimana proses mengikhlaskan kepergian sosok ayah juga secara lugas diceritakan oleh Teh Anggia Kharisma di episode ini.Timestamp:00:00 Opening02:34 Ketakutan Ringgo dalam membesarkan anak06:36 Titik kesadaran kenapa mau jadi orang tua yang lebih baik17:30 Masih merasa jadi orang tua yang buruk21:52 Harus siap menghadapi kesendirian dalam diri26:04 Memeluk nervous system, biar gak menyampah dalam diri38:10 Kenangan tentang Ayah dirayakan selama proses berkarya45:20 Musuh pertama anak adalah orang tua yang belum sembuh
MALAM SERAM THE HORROR TALK SHOW | BUKAN SEKADAR CERITA SERAMSuka bacaan kisah-kisah seram, sila subscribe ke saluran Malam Seram! Malam Seram LIVE show Isnin hingga Khamis 11 malam dan Jumaat 11.59 malamMALAM SERAM adalah segmen LIVE perkongsian pengalaman seram dan misteri. Anggap ia hanya sekadar perkongsian sahaja. Jangan mudah percaya dan terlalu taksub dengan apa yang anda dengar! MALAM SERAM The Horror Talk Show Bukan Sekadar Cerita Seram.Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/malam-seram--3347472/support.
The Tafsīr Podcast: EP81 – Surah Al-Baqarah (Ayah 194-195) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP80 – Surah Al-Baqarah (Ayah 190-193) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP63 – Surah Al-Baqarah (Ayah 189) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP78 – Surah Al-Baqarah (Ayah 188) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP77 – Surah Al-Baqarah (Ayah 187) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP75 – Surah Al-Baqarah (Ayah 186) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP75 – Surah Al-Baqarah (Ayah 185) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP74 – Surah Al-Baqarah (Ayah 183 -184) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP73 – Surah Al-Baqarah (Ayah 180-182) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP72 – Surah Al-Baqarah (Ayah 178-179) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP71 – Surah Al-Baqarah (Ayah 177 part 2) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Tafsīr Podcast: EP70 – Surah Al-Baqarah (Ayah 177) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Cave: Tafsīr of Surah al Kahf - EP 27 (Ayah 107 - 108) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Cave: Tafsīr of Surah al Kahf - EP 26 (Ayah 99 - 106) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Cave: Tafsīr of Surah al Kahf - EP 25 (Ayah 90 - 98) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Cave: Tafsīr of Surah al Kahf - EP 24 (Ayah 83 - 89) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute
The Cave: Tafsīr of Surah al Kahf - EP 23 (Ayah 78 - 82) 100% of your donations today goes towards the means of providing accessible Islamic knowledge to people around the world: supportqalam.com. Like us on Facebook: facebook.com/qalaminstitute Follow us on Twitter: twitter.com/qalaminstitute Follow us on Instagram: instagram.com/qalaminstitute Subscribe on Youtube: youtube.com/user/qalaminstitute