Podcasts about lihatlah

  • 73PODCASTS
  • 202EPISODES
  • 11mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • May 21, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about lihatlah

Latest podcast episodes about lihatlah

Renungan Anak GKY Mabes
Karya Seni Allah (22 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 21, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Karya Seni AllahDiambil dari: Mazmur 19:2  “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.”Wonder Kids, pernahkah kamu melihat sesuatu yang sangat indah lalu langsung berkata, “Wah, bagus sekali!” Misalnya saat melihat langit sore yang berwarna oranye, bunga yang cantik, gunung, laut, atau pelangi setelah hujan. Saat melihat hal-hal indah seperti itu, kita biasanya tahu bahwa keindahan itu tidak muncul begitu saja. Keindahan membuat kita berpikir tentang siapa yang membuatnya.Begitu juga dengan dunia ini. Alam semesta yang kita lihat menunjukkan bahwa Tuhan adalah Pencipta yang luar biasa. Ada orang yang menganggap semua keindahan di dunia hanya terjadi begitu saja. Tetapi semakin kita memperhatikan ciptaan Tuhan, semakin kita bisa melihat bahwa dunia ini penuh dengan rancangan, keindahan, dan keteraturan. Semua itu menunjukkan pekerjaan tangan Allah.Bayangkan sebuah lukisan yang sangat indah. Tidak mungkin cat itu terciprat sendiri lalu menjadi gambar yang bagus. Pasti ada pelukisnya. Demikian juga saat kita melihat langit, bintang-bintang, pepohonan, bunga, hewan, dan tubuh kita sendiri. Semua itu seperti karya seni yang menunjukkan kebesaran Tuhan. Dunia ini bukan hasil kebetulan. Dunia ini adalah ciptaan Allah yang penuh hikmat.Firman Tuhan dalam Mazmur 19:2 berkata bahwa langit menceritakan kemuliaan Allah. Artinya, saat kita melihat ciptaan, kita sedang diingatkan bahwa Tuhan itu mulia, hebat, dan penuh kuasa. Dan yang indah lagi, Tuhan bukan hanya menciptakan dunia ini, tetapi juga memberi kita kesempatan untuk menikmatinya. Tuhan mau kita melihat keindahan ciptaan-Nya lalu bersyukur kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Lihatlah satu hal yang indah di sekitarmu hari ini, lalu katakan, “Tuhan, terima kasih. Ciptaan-Mu indah sekali.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan dunia ini dengan indah. Tolong aku supaya saat melihat keindahan ciptaan-Mu, aku semakin kagum dan bersyukur kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: keindahan dunia ini menolong kita melihat bahwa Tuhan adalah Pencipta yang mulia dan penuh hikmat. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #307: Penangkapan Yesus

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 13:28


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 307 (Matius 26:47-56): Sekarang rombongan penangkap Yesus telah tiba. Lihatlah, rombongan ini diarahkan oleh Yudas Iskariot, yaitu murid yang telah memakan roti yang diberikan oleh Yesus Kristus (Mzm. 41:10).  

Ini Koper
#988 Jangan Jadi Kalkun di Dunia Black Swan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Apr 16, 2026 6:56


Jangan pernah terlalu percaya pada deretan data masa lalu yang terlihat begitu mulus dan meyakinkan. Lihatlah nasib si kalkun itu. Selama seribu hari hidupnya, ia selalu diberi makan tepat waktu oleh sang peternak hingga ia merasa sangat disayang dan merasa paling aman di dunia. Berdasarkan statistik seribu hari yang tak pernah meleset itu, si kalkun membuat kesimpulan ilmiah yang mantap: peternak adalah sahabat terbaik yang akan selalu menjamin perutnya kenyang sampai kapan pun. Namun, statistik seribu hari itu justru berubah menjadi jebakan maut tepat di hari ke-seribu satu. Ketika hari raya tiba, teori kebahagiaan si kalkun runtuh seketika bersamaan dengan ayunan pisau tajam yang hinggap di lehernya. Itulah hakekat Black Swan: sebuah peristiwa tunggal yang benar-benar tak terduga, namun memiliki kekuatan dahsyat untuk menghapus seluruh sejarah kenyamanan kita dalam sekejap mata. Apa yang dianggap sebagai bukti keamanan selama ribuan hari ternyata hanyalah akumulasi risiko yang sedang menunggu waktu untuk meledak. Maka, pesan moralnya jelas: jangan pernah mau jadi kalkun di tengah badai ketidakpastian dunia modern ini. Jangan mudah terbuai oleh ramalan-ramalan indah para ahli yang hanya pandai melihat spion masa lalu tanpa sadar ada jurang di depan mata. Kita butuh sikap waspada yang ekstra, butuh keraguan yang sehat terhadap kemapanan, dan jangan pernah menaruh seluruh nasib kita pada satu kebaikan "peternak" yang bisa berubah jadi algojo kapan saja. Di dunia yang cair ini, mereka yang selamat bukanlah yang paling banyak punya data, melainkan mereka yang paling siap menghadapi kejutan yang paling pahit sekalipun.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 2 April 2026 - Fokus pada Berkat dan kebaikan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 1, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 April 2026Bacaan: "Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia." (Lukas 15:28)Renungan: Kisah anak yang hilang tentu sudah sering kita dengar. Kisah ini sering dipakai untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa kepada mereka yang mau bertobat, bahwa la bukan hanya mengampuni, tapi juga akan memberi segala yang baik kepadanya. Selain itu, kisah anak yang hilang juga sering dipakai untuk menunjukkan bagaimana anak Tuhan juga bisa "hilang" walau sehari-hari tampak dekat dengan Tuhan. Tandanya adalah ketika ia tidak lagi bisa mengasihi orang yang berdosa, tapi justru iri ketika Tuhan menerima kembali mereka yang mau bertobat. Tanda lainnya adalah ketika ia merasa tak diberkati padahal ia sendiri tak pernah meminta kepada Bapa yang sangat baik. Kisah ini begitu luar biasa karena memberikan harapan bagi mereka yang belum percaya tapi juga mengingatkan orang percaya bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya harus punya hati seperti Tuhan tapi juga harus bersyukur karena telah dilayakkan menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Nah, ada satu hal yang mungkin luput kita perhatikan. Lihatlah bagaimana perhatian bapa kepada si sulung. Meski si sulung merasa dikesampingkan, sesungguhnya perhatian sang bapa kepadanya sangat istimewa. Sang bapa memang rindu kepada si bungsu, tapi ia tidak pergi mencarinya. Setelah anak itu bertobat, baru ia menyongsong dan menerima si bungsu dengan sukacita. Lain halnya dengan si sulung saat ia "terhilang". Saat ia marah karena ada pesta untuk adiknya, si sulung tak mau masuk ke rumah. Namun, apa yang dilakukan bapanya? Bapanya melangkahkan kaki ke luar untuk bertemu dia. Jangan pernah mengira Tuhan itu seperti Bapa yang cuek. Apalagi kepada orang percaya, yang telah bekerja keras melayani Tuhan, sesungguhnya perhatian Tuhan sangat istimewa. la sendiri yang akan datang menghampiri dan menghibur kita. Pertanyaannya, apakah kita menyadarinya? Atau kita justru terus fokus pada masalah, atau bahkan merasa iri kepada orang lain yang tampak diberkati lebih dari kita? Ingat kita punya Bapa yang baik dan penuh kasih, peduli pada anak-anak-Nya. Tidak perlu urusi berkat orang lain, ingatlah bahwa hidup dekat pada Allah pun sudah jadi berkat tersendiri, karena asal dekat Allah, maka kita bisa tenang sebab Dialah sumber pertolongan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku, karena adanya rasa iri dan dendam di hatiku, membuat aku terhilang dari hadapan-Mu. Lepaskanlah perasaan negatif itu dari diriku agar aku dapat kembali masuk dalam hati-Mu. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
MIMPI YANG TAK TERDUGA

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 6:40


Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: ”Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
MIMPI YANG TAK TERDUGA

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 6:40


Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: ”Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Prapaskah ke-4, 15 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 14, 2026 12:38


Dibawakan oleh Hendrina Linong dan Priscilla Victory Langouran dari Paroki Santo Damian Bengkong - Batam di Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. 1 Samuel 16: 1b.6-7.10-13a; Mazmur tg 23: 1-3a.3b-4.5.6; Efesus 5: 8-14; Yohanes 9: 1-41.MELIHATKEMULIAAN ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Melihat KemuliaanAllah. Seorang anak yang adalah murd SD kelas satu mengikuti Misa Kudus bersamakedua orang tuanya. Sebelum Misa dimulai, ia bertanya kepada orang tuanya,"Bapa, di dalam sini, di mana saya bisa melihat Tuhan Allah?" Bapakdan Ibunya bingung untuk menjawab anaknya.  Bapaknya tidak kehabisan akal. Kemudian ia memelukanaknya, lalu menunjuk ke bagian atas altar dekat dengan atap gereja.Jendela-jendela kaca yang dilapisi gambar-gambar kudus yang berwarna-warni,saat ditembusi cahaya matahari, memancarkan terangnya ke dalam gereja.Tampaknya sangat indah dan memberikan kesan keagungan dan kesucian. "Itumenggambarkan ada Tuhan Allah." Anak itu mengerti dan tidak bertanya-tanyalagi. Kehadiran Tuhan Allah mengharuskan kita untuk melihat-Nya.Tuhan tentu saja tidak senang dan kecewa jika kita tidak dapat mengenalnyamelalui indra kita dan iman kita untuk mengakui-Nya. Apa jadinya kalau kitatidak dilihat dan dikenal? Kita pasti kecewa, marah dan sakit hati. Oleh karenaitu di dalam hubungannya dengan manusia sepanjang sejarah keselamatan, Tuhanselalu memberikan perintah dengan berkata: Lihatlah atau dengarkanlah. Kita diperintahkan untuk melihat kemuliaan Tuhan yanghadir di dalam diri kita dan di sekeliling kita. Tuhan memberikan kemampuanmelihat kepada kita, secara umum ada dua. Yang paling mudah kita lakukan ialahdengan menggunakan indra mata, kita dapat melihat semua yang ada pada kita dandi sekeliling kita. Mata tubuh yang buta pasti membatasi kita untuk melihatsemua keindahan dan kemuliaan Tuhan yang seharusnya kita lihat dan kagumi. BilaAnda mengalami gangguan pada mata tubuh, usahakanlah penyembuhan danpemulihannya, karena dengan begitu Anda menjalankan kehendak Tuhan. Yang lebih sulit untuk dilakukan ialah menggunakan mataiman atau mata hati kita. Kemampuan melihat ini sangat didukung oleh sebuahkematangan rohani, yaitu kemampuan melihat dalam terang Ilahi. Dengan iman yangkita miliki dan hidupi, kita sebenarnya memiliki kemampuan melihat seperti yangdilihat oleh Tuhan. Nabi Samuel, pada waktu memilih Daud dari antarasaudara-saudaranya yang lebih tua, sesungguhnya mengajarkan kita supaya kitaharus memakai cara melihat dari hati dan mendapatkan maknanya di dalam hati.  Kita perlu membiasakan diri kita untuk hidup selalusebagai anak-anak terang, yaitu dalam bimbingan Sabda Tuhan dan bersemangat didalam kasih-Nya. Dengan demikian, mata tubuh kita dan mata hati kita dapatmembantu kita untuk menerima, mengakui dan menyukuri kemuliaan Tuhan dalamhidup kita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga dengan perayaan hari Mingguini kami semakin bersemangat dalam menyiapkan hari raya Paskah yang sebentarlagi kami merayakannya. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Lakukan Sesuatu

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 3:06


Bpk. Kin Liong (TB) 2 Samuel 7:2berkatalah raja kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda

AWR Indonesian - Daily Devotional

Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 21 Januari 2026 - Tetap percaya kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 21 Januari 2026Bacaan: Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana. (Kejadian 39:20)Renungan: Seperti apakah iman sejati itu? Kata-kata yang tertulis pada dinding sebuah sel penjara di Eropa memuat jawabannya. "Saya percaya adanya matahari walaupun ia tidak bersinar. Saya percaya adanya cinta walaupun saya tidak merasakannya. Saya percaya kepada Allah walaupun Dia diam." Ya, iman sejati ditunjukkan dengan kesediaan untuk tetap memercayai Tuhan walaupun tidak menerima tanggapan. Yusuf ialah gambaran dari seorang yang memiliki iman sejati kepada Tuhan. Dalam kesesakan, Yusuf berseru kepada Tuhan. Namun kenyataannya, Tuhan diam. Tuhan diam saat Yusuf dilemparkan dalam sumur kosong. Tuhan diam saat Yusuf dijual kepada orang asing seharga 20 syikal perak. Tuhan diam saat Yusuf bekerja sebagai budak. Bahkan Tuhan diam saat Yusuf difitnah, lalu dimasukkan ke dalam penjara. Walaupun tidak menerima tanggapan atas semua seruannya, Yusuf percaya kepada Allah. Hal itu tersirat dari cara hidupnya. Yusuf tidak tawar hati, mau semangat bekerja, dan teguh memegang perintah Tuhan. Diam bukan berarti Tuhan mengabaikan atau meninggalkan kita. Lihatlah kembali pengalaman kehidupan Yusuf. Walaupun seolah Tuhan tidak berbuat apa-apa, tetapi penyertaan tidak berhenti Dia curahkan. Di mana pun Yusuf berada, ia dapat menjadi orang kepercayaan. Sampai akhirnya Yusuf diangkat menjadi penguasa. Diam maksudnya ialah, Tuhan bekerja dengan cara-cara di luar pengetahuan kita. Mari tetap percaya kepada Tuhan walaupun belum menerima tanggapan atas seruan doa kita. Mari tetap percaya kepada Tuhan, walaupun ketika kita rasakan, seolah Dia diam. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, sehingga aku tetap percaya pada-Mu walau aku belum melihat dan merasakan jawaban atas doaku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 18 Januari 2026 – Yoh. 1:29-34 : Lihatlah …!

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026


Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Macau Yoh. 1:29-34.

lihatlah fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 16 Januari 2026 - Tuhan selalu mengasihi kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Januari 2026Bacaan: "Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia." (Lukas 15:28) Renungan: Kisah anak yang hilang tentu sudah sering kita dengar. Kisah ini sering dipakai untuk menunjukkan betapa besar kasih Bapa kepada mereka yang mau bertobat, bahwa la bukan hanya mengampuni, tapi juga akan memberi segala yang baik. Selain itu, kisah anak yang hilang juga sering dipakai untuk menunjukkan bagaimana anak Tuhan juga bisa "hilang" walau sehari-hari tampak dekat dengan Tuhan. Tandanya adalah ketika ia tidak lagi bisa mengasihi orang yang berdosa, tapi justru iri ketika Tuhan menerima kembali mereka yang mau bertobat. Tanda lainnya adalah ketika ia merasa tak diberkati padahal ia sendiri tak pernah meminta kepada Bapa yang sangat baik. Kisah ini begitu luar biasa karena memberikan harapan bagi mereka yang belum percaya tapi juga mengingatkan orang percaya bahwa sebagai anak Tuhan, kita tidak hanya harus punya hati seperti Tuhan tapi juga harus bersyukur karena telah dilayakkan menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Nah, ada satu hal yang mungkin luput kita perhatikan. Lihatlah bagaimana perhatian bapa kepada si sulung. Meski si sulung merasa dikesampingkan, sesungguhnya perhatian sang bapa kepadanya sangat istimewa. Sang bapa memang rindu kepada si bungsu, tapi ia tak pergi mencarinya. Setelah anak itu bertobat, baru ia menyongsong dan menerima si bungsu dengan sukacita. Lain dengan saat si sulung yang "terhilang". Saat ia marah karena ada pesta untuk adiknya, si sulung tak mau masuk ke rumah. Namun, apa yang dilakukan bapanya? Ayahnya melangkahkan kaki ke luar untuk bertemu dia. Jangan pernah mengira Tuhan itu seperti Bapa yang cuek. Apalagi kepada kita, yang telah bekerja keras melayani-Nya, sesungguhnya perhatian Tuhan sangat istimewa. la sendiri yang akan datang menghampiri dan menghibur kita. Pertanyaannya, apakah kita menyadarinya? Atau kita justru terus fokus pada masalah, atau bahkan merasa iri kepada orang lain yang tampak diberkati lebih dari kita? Ingat kita punya Bapa yang baik, penuh kasih dan peduli pada anak-anak-Nya. Tidak perlu urusi berkat orang lain, ingatlah bahwa hidup dekat pada Allah pun sudah jadi berkat tersendiri, karena asal dekat Allah, maka kita bisa tenang sebab Dialah sumber pertolongan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering merasa Engkau meninggalkan aku saat masalah mendera dalam hidupku. Kini aku tahu bahwa Engkau selalu peduli padaku dan senantiasa mencari aku saat hatiku mulai menjauh dari-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mempersiapkan Kedatangan Raja

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 3:40


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Markus 1:2-4Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 4 Desember 2025 - Berkat lewat perkataan lidah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 Desember 2025Bacaan: "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah." (Yakobus 3:9)Renungan: Di dalam kitab Talmud Yahudi diceritakan ada seorang raja yang mengutus 2 orang pelawak untuk suatu tugas. Raja itu berkata, "Hai, Simon, si bodoh, pergilah dan carikan bagiku sesuatu yang paling baik di dunia ini. Dan kamu, si John yang bebal, pergilah carikan bagiku sesuatu yang paling buruk di dunia ini!" Kedua pelawak itu kembali dengan membawa bungkusannya masing-masing. Simon menyembah Raja dan berkata, "Lihat, tuanku, yang paling baik di dunia ada ini," Lalu Simon membuka bungkusan yang dibawanya itu, yang berisi sebuah lidah. Kemudian John menyembah Raja dan berkata, "Lihatlah, tuanku, yang paling buruk di dunia ada ini." Lalu John membuka bungkusan yang dibawanya, berisi sebuah lidah yang lain. Lidah dapat berguna menjadi alat yang baik. Melalui lidah, nama Tuhan dipuji dan dibesarkan. Tetapi lidah juga dapat menjadi alat yang buruk. Melalui lidah manusia dapat mengutuk, memfitnah, mencaci maki dan merendahkan martabat orang lain. Sebagai pengikut Yesus, kita harus berhati-hati dalam menggunakan lidah, karena setiap perkataan yang kita ucapkan harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan kelak. Mampukan kita menjaga kekudusan lidah kita, sehingga melalui perkataan kita, nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas lidah yang Kau berikan padaku. Kuduskan lidahku, agar perkataan yg keluar dari mulutku, dapat membawa kesembuhan, kelepasan dan damai sejahtera bagi banyak orang. Jangan biarkan lidahku membuat banyak air mata mengalir dan hati terluka. Tetapi biarlah dengan lidahku semakin banyak senyuman yang terlihat dari banyak orang. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 1 Desember 2025 - Percaya akan pemeliharaan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 4:11


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 Desember 2025Bacaan: "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."Renungan: Allah yang kita kenal di dalam nama Yesus Kristus adalah Allah yang bertanggung jawab dan begitu luar biasa. Lihatlah betapa besar kuasa dan hikmat-Nya, sehingga kehidupan di alam semesta ini tetap berjalan setiap detik. Siapakah yang sanggup memelihara kelangsungan hidup hewan di hutan, tumbuhan liar di padang, mengatur musim-musim, mengatur siklus air di bumi, dan memberi nafas manusia yang jumlahnya miliaran? Pemazmur mengetahui dengan pasti siapa yang sanggup mengatur semua itu sehingga ia berkata, "Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia." (Mzm 104:13-15). Nabi Eliapun sungguh merasakan pemeliharaan Tuhan pada masa kelaparan. Tuhan mengutus burung gagak untuk membawa makanan bagi Elia ketika Elia tinggal di tepi sungai Kerit. Jika Tuhan sanggup memerintahkan burung gagak untuk memelihara kehidupan nabi Elia, maka Ia juga sanggup menyediakan apa yang kita butuhkan. Yang terpenting adalah adanya iman di hati kita yang percaya sepenuhnya bahwa Dia akan memelihara kita di dalam kelimpahan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Ya Allah, Engkau pernah memelihara nabi Elia dengan mencukupkan kebutuhan makannya melalui burung gagak. Tambahkanlah imanku, agar aku tidak meragukan kuasa-Mu untuk tetap memelihara kehidupanku. Lepaskanlah semua kekhawatiran dalam hidupku, dan ajarilah aku berserah bahwa di dalam nama-Mu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan hidupku. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
PERANG TERHADAP BERAT BADAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 6:46


lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

AWR in Indonesian - Renungan Harian
PERANG TERHADAP BERAT BADAN

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 6:46


lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 11 November 2025 - Kata-kata yang menjadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 11 November 2025Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5)Renungani Salah satu peristiwa kebakaran yang besar adalah kebakaran yang terjadi di Provinsi Heilojiang, bagian timur laut Cina pada tanggal 6 Mei 1987. Kejadian itu diawali dengan peristiwa sederhana, seorang pekerja hutan membuang puntung rokok. Puntung rokok tersebut jatuh pada tumpahan minyak dari mesin pemotong semak belukar yang bocor. Timbul kebakaran besar yang membumihanguskan hutan seluas 650.000 hektar dan menewaskan lebih dari 200 orang. Kita lihat, bahwa api kecil dari puntung rokok ternyata dapat membesar dan membuat masalah yang sangat besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami masalah yang serupa. Seringkali masalah kecil menjadi besar karena kita tidak dapat menahan lidah kita. Marilah kita mulai berusaha untuk menahan setiap perkataan yang sekiranya dapat membuat orang lain kecewa. Ingatlah satu hal, bahwa kata sia-sia yang keluar dari mulut kita, kelak harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuasailah lidahku, agar tidak ada perkataan yang membuat orang lain kecewa, tersakiti dan merasa tidak nyaman bila ada dekat denganku. Jangan pula keluar perkataan najis dan kotor yang dapat mencemarkan kekudusan diriku. Yesus, urapilah mulut, bibir, lidah dan suaraku, agar setiap perkataan yang keluar dari mulutku dapat memberikan berkat dan motivasi yang membangun bagi setiap orang yang mendengarnya. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
SEBUAH BUKU YANG PENUH BERKAT

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 7:15


Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
SEBUAH BUKU YANG PENUH BERKAT

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 7:15


Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 2 November 2025 - Putar Haluan dan Carilah Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 1, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 2 November 2025Bacaan: "..... Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju..." (Yesaya 1:18)Renungan: Seorang seniman mengunjungi sahabat yang dikasihinya. Ketika dia tiba, sahabatnya sedang menangis karena saputangan kesayangannya yang mempunyai nilai kenangan tinggi rusak karena tetesan tinta yang tidak dapat dihilangkan. Seniman itu meminjam saputangan sahabatnya itu dan mengembalikannya beberapa hari kemudian. Ketika sahabatnya melihat saputangan yang sudah dikembalikan itu, ia tidak percaya akan apa yang dilihatnya. Dengan menggunakan noda tinta sebagai dasarnya, seniman itu melukiskan sesuatu yang sangat indah dengan tinta Indian. Kini saputangan itu menjadi lebih indah dari sebelumnya. Apakah kita merasa bahwa diri kita terlalu kotor di hadapan Tuhan karena perkataan, perbuatan dan sikap-sikap kita yang sering manyakitkan Tuhan dan sesama? Kalau kita menyadari hal itu, jangan keraskan hati untuk bertahan dalam keadaan seperti itu. Putarlah haluan hidup kita, dan carilah Tuhan. Serahkan semua kekotoran, kenajisan dan ketidakpantasan kita pada-Nya, dan biarkan Dia mengubah kita menurut kehendak-Nya. Lihatlah! Kepasrahan dan ketaatan serta niat baik kita akan mengubah hal yang negatif dalam diri kita menjadi sesuatu yang lebih indah dari sebelumnya. Yesus senantiasa menanti kita dengan tangan kasih-Nya. Datanglah pada-Nya, dan kita akan diubahkan menurut rencana-Nya yang indah. Tuhan Yesus memberkati,Doa:Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau tidak pernah memandang kedosaanku sebagai penghalang untuk datang pada-Mu. Bukalah hatiku, agar aku tidak hanya mau datang padamu, tetapi mau tinggal di dalam hatimu. Yesus terimalah persembahan diriku yang kotor ini dan ubahkan aku menjadi lebih indah dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Ini Koper
#666 Wabah Tak Mendengarkan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 25, 2025 11:57


Pernahkah Anda berada di tengah percakapan, menceritakan sesuatu yang penting bagi Anda—mungkin tentang stres di tempat kerja atau masalah pribadi—namun Anda sadar lawan bicara Anda tidak benar-benar ada di sana? Mereka mungkin mengangguk, tapi mata mereka melirik ponsel, atau mereka menunggu jeda hanya untuk menceritakan kisah mereka sendiri. Ini bukan imajinasi Anda; ini adalah gejala dari wabah senyap yang sedang melanda kita: Wabah Kegagalan Mendengar. Kita hidup di dunia yang paling bising dalam sejarah. Lihatlah media sosial, debat politik di televisi, atau bahkan kolom komentar di internet. Semua orang berteriak, semua orang menyiarkan pendapat mereka, semua orang menuntut untuk didengar. Namun, di tengah hiruk pikuk untuk berekspresi ini, sangat sedikit orang yang benar-benar berhenti untuk memahami. Kita telah menciptakan budaya di mana berbicara adalah tindakan utama, sementara mendengarkan dianggap sebagai tindakan pasif—sesuatu yang kita lakukan sambil menunggu giliran berbicara. Kegagalan ini memiliki dampak yang menghancurkan, tidak hanya pada produktivitas kita di tempat kerja, tetapi juga pada hubungan pribadi kita. Kita sering kali jatuh ke dalam perangkap "mendengarkan untuk merespons," bukan "mendengarkan untuk memahami." Kita mendengar kata-kata, tetapi kita melewatkan pesannya. Kita gagal menangkap emosi, kebutuhan, dan validasi yang sebenarnya sedang dicari oleh lawan bicara kita. Ini adalah akar dari begitu banyak kesalahpahaman, konflik, dan rasa keterputusan yang kita rasakan dalam interaksi sehari-hari. Mengapa kita menjadi begitu buruk dalam hal ini? Sebagian, kita tidak pernah benar-benar diajari cara mendengarkan. Sejak sekolah, kita diajari untuk "diam," yang berbeda dengan "mendengarkan." Kita dilatih untuk merumuskan jawaban, bukan untuk menyerap perspektif. Ditambah lagi, di era modern ini, perhatian kita adalah komoditas yang terus-menerus diserang. Dengan rentang perhatian yang diklaim lebih pendek dari ikan mas, dan gangguan notifikasi yang tak ada habisnya, mendengarkan secara mendalam telah menjadi keterampilan super yang hampir terlupakan. Dalam episode INIKOPER hari ini, kita akan membedah wabah kegagalan mendengar ini. Kita akan mengeksplorasi mengapa otak kita secara alami lebih suka berbicara daripada mendengarkan. Dan yang paling penting, kita akan membahas langkah-langkah praktis dan nyata untuk melatih kembali otak kita—untuk beralih dari pendengar pasif menjadi pendengar aktif yang mampu memahami, berempati, dan pada akhirnya, membangun koneksi yang lebih dalam dan lebih bermakna.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Yang Setia (12 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 3:21


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahBAPA YANG SETIAMari kita membaca Firman Tuhan dariULANGAN 32: 4Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.Wonder Kids, tahukah kamu bahwa Allah adalah Raja dan Penguasa segalanya? Allah juga adalah Bapa yang sayang kamu, selalu melindungi dan memberikan apa yang kamu perlukan. Ayah di dunia kadang bisa gagal, tapi Allah tidak pernah gagal. Lihatlah apa yang sudah Allah kerjakan:• Allah telah menyediakan semua keperluanmu - Matius 6: 25-34;• Allah melindungimu– Mazmur 139: 5;• Allah mengangkatmu sebagai anak-Nya – Efesus 1: 5; dan• Kita disebut anak-anak Allah– 1 Yohanes 3: 1Allah adalah Bapa yang setia dan baik. Sekarang giliranmu untuk menjadi anak-anak yang bisa dipercaya. Sama seperti kamu menghormati papa dan mama, kamu juga harus menghormati Allah. Kamu perlu taat, mengasihi, dan mendengarkan-Nya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANSekarang, kalau Allah adalah Bapamu, bagaimana seharusnya kamu hidup? Sama seperti kamu menghormati papa dan mama, kamu juga harus: Mengasihi Allah, Taat kepada-Nya, Mendengarkan Firman-NyaTuhan ingin kamu menjadi anak yang bisa dipercaya, anak yang hidup dengan iman dan kasih.Mari kita berdoaBapa, Engkau adalah TUHAN yang setia dan adil. Terima kasih untuk kasih-Mu yang sempurna dan untuk setiap kebaikan-Mu dalam hidupku. Tolong aku untuk selalu mengandalkanmu dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingat ya! Tuhan adalah Bapa yang setia dan adil. Dia menjaga kamu dengan kasih-Nya yang besar. Sekarang, mari kita hidup dengan taat dan penuh kasih kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati!

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Kecaplah dan Lihatlah

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Sep 12, 2025 4:39


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 10 September 2025 - Mengucap syukur atas apapun yang terjadi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 9, 2025 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 10 September 2025Bacaan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan. Kemudian lewatlah sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani ini pada istrinya, "Lihatlah bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu, meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah, tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai kerumah. "Sementara itu pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka. Pengendara motor itu berkata kepada istrinya, "Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka tidak perlu kehujanan seperti kita". Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat di hadapan mereka, "Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu, mobil itu pasti nyaman di kendarai, tidak seperti mobil kita yang sering mogok". Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hatinya, "Betapa bahagianya suami istri itu, mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing masing". Kebahagiaan tak akan pernah kita miliki jika kita hanya melihat kebahagiaan milik orang lain dan selalu membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Tuhan tahu apa yang harus Dia berikan untuk anak-anak-Nya. Masing-masing dari kita sudah Tuhan berikan kebahagiaan itu sesuai dengan porsi yang dapat kita terima. Apapun yang terjadi dalam hidup ini, kalau hal itu Tuhan izinkan terjadi, pasti akhirnya akan membawa kebahagiaan bagi kita. Sunggut-sunggut dan gerutu kita, tidak akan mengubah kehidupan kita, tetapi ucapan syukur akan menjadikan segala sesuatu menjadi lebih baik lagi. Marilah kita belajar untuk senantiasa mengucap syukur pada Tuhan atas apapun yang terjadi dan yang Dia berikan pada kita, maka kita akan melihat sesuatu yang baru akan terjadi dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, melalui penderitaan-Mu di salib, aku dapat belajar untuk menerima semua kehendak Bapa dengan ucapan syukur, karena pada akhirnya di balik semua penderitaan yang senantiasa aku syukuri, ada mahkota kebahagiaan yang akan Kau berikan padaku. Lepaskanlah kebiasaan bersungut-sungut dan menggerutu yang selama ini mengikat diriku, dan gantikan dengan ucapan syukur pada-Mu. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
MERASA RENDAH DI KETINGGIAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Aug 19, 2025 6:26


Percayalah pada Firman Tuhan, minta janji untuk roh yang baru, dan lihatlah betapa besar perbedaan yang dihasilkan. Amin

AWR in Indonesian - Renungan Harian
MERASA RENDAH DI KETINGGIAN

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Aug 19, 2025 6:26


Percayalah pada Firman Tuhan, minta janji untuk roh yang baru, dan lihatlah betapa besar perbedaan yang dihasilkan. Amin

Ini Koper
#471 Cara Kilat Bikin Branding

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 18, 2025 8:05


Dunia bergerak begitu cepat. Organisasi harus lincah, bukan lamban. Branding pun tak bisa lagi santai. Ada cara baru, namanya Sprint Branding. Ini bukan lari maraton yang panjang. Tapi lari cepat, sprint namanya. Hanya butuh beberapa jam saja, arah branding sudah jelas. Sebuah terobosan yang tak terduga. Asal mulanya dari Google Ventures. Mereka punya metode Design Sprint. Untuk memecahkan masalah produk yang rumit. Hasilnya selalu memukau. Ide cemerlang itu lalu diadaptasi. Mengapa tidak untuk branding? Lahirlah Brand Sprint yang revolusioner. Khusus untuk identitas, bukan cuma produk. Bisnis itu penuh risiko besar. Ide baru seringkali gagal di tengah jalan. Sprint Branding hadir untuk meminimalkan itu. Menghemat waktu dan juga uang. Seringkali, tim dalam organisasi beda pandangan. Visi branding jadi kabur, tidak fokus. Sprint Branding menyatukan semua kepala. Menciptakan keselarasan yang kuat. Proses branding tradisional itu makan waktu. Bisa berbulan-bulan, bahkan setahun penuh. Sprint Branding memangkasnya drastis. Hanya hitungan jam, bukan lagi bulan. Waktu adalah uang, itu prinsipnya. Proses cepat, biaya pun jadi hemat. Ini sangat cocok untuk startup. Atau organisasi yang butuh gerak cepat. Branding yang jelas dan kuat itu penting. Investor akan tertarik, pelanggan pun percaya. Sprint Branding membantu membangun fondasi itu. Memproyeksikan citra profesional sejak awal. Mari kita lihat tahapannya. Pertama, Peta Jalan 20 Tahun. Bayangkan organisasi Anda dua puluh tahun ke depan. Ini adalah kompas jangka panjang branding. Lalu, gali inti branding Anda. Jawab pertanyaan: Apa, Bagaimana, dan Mengapa. Apa yang Anda lakukan, bagaimana Anda unik, dan mengapa Anda ada. Ini esensi terdalam branding. Branding harus punya nilai-nilai inti. Ini adalah prinsip panduan setiap keputusan. Tentukan tiga yang paling penting dan tak tergoyahkan. Itu yang akan membedakan Anda. Siapa yang ingin Anda sentuh? Tiga Audiens Teratas harus jelas. Bukan cuma pelanggan, tapi semua pihak penting. Pesan Anda harus relevan bagi mereka. Branding itu punya karakter dan kepribadian. Apakah ramah, berwibawa, atau inovatif? Gunakan Slider Kepribadian untuk memposisikannya. Jangan ragu untuk memilih sisi. Terakhir, Lanskap Kompetitif. Lihatlah pesaing Anda di pasar. Di mana posisi branding Anda dibanding mereka? Cari celah untuk menonjol dan berbeda. Ada satu orang penting dalam sprint ini. Dia adalah fasilitator. Perannya netral, hanya memandu proses. Memastikan semua berjalan lancar. Tapi ada yang lebih penting lagi. Dialah "decider" atau pengambil keputusan utama. Tanpa dia, diskusi bisa berlarut-larut. Sprint akan kehilangan kecepatannya. Namun, jangan kira proses ini mulus saja. Ada beberapa jebakan yang harus dihindari. Jangan pernah mengubah visi atau fondasi di tengah jalan. Itu bisa merusak segalanya. Fokuslah pada satu masalah saja. Beri waktu yang cukup untuk berpikir dan berkreasi. Pastikan fasilitator tetap netral dan tidak memihak. Itu kunci keberhasilan. Sprint Branding adalah alat yang ampuh. Cepat, fokus, dan sangat efektif. Kunci sukses branding di era modern yang serba cepat. Mari kita sprintkan branding kita!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Juni 2025 - Cermat dalam berkata-kata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Juni 2025Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5) Renungan: Siapakah di antara kita yang tidak pernah tersakiti oleh perkataan seseorang? Demikian pula sebaliknya, siapakah di antara kita yang tidak pernah menyakiti hatı seseorang dengan perkataan kita? Tidak ada! Firman Tuhan mengatakan bahwa lidah adalah anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara besar, baik perkara yang membangun kehidupan seseorang, ataukah perkara menaburkan kepahitan dan luka hati. Dengan demikian, jadilah bijak dalam berkata-kata. Jauhilah perkataan-perkataan yang tajam di dalam kosa kata kita, dan belajarlah untuk berkomunikasi dengan baik dan benar sehingga kita tidak melihat perlunya mempergunakan perkataan-perkataan yang tajam dan menusuk hati untuk melampiaskan kemarahan ataupun kekesalan hati kita. Memang tidaklah mudah untuk mengekang lidah, namun bukan berarti kita tidak mampu untuk melakukannya. Yakobus memberikan contoh tentang tali kekang pada kuda yang harus diatur dan dipegang oleh si penunggang, sehingga ia dapat mengendalikan seluruh tubuhnya. Pertanyaannya, siapakah si penunggang kuda yang mengontrol lidah kita? Apakah diri kita, ataukah firman Tuhan? Jika kita belajar untuk membiarkan Tuhan menjadi pemegang tali kekang perkataan kita, maka kita akan memiliki kepekaan yang lebih tajam ketika perkataan kita menyakiti seseorang. Demikian pula, ketika kita disakiti, kita lebih mampu untuk mengontrol rasa sakit hati kita dengan bereaksi lebih cepat untuk melepaskan pengampunan. Jika saat ini kita berada dalam situasi yang tersakiti dengan perkataan orang lain, ingatlah bahwa kita pun memiliki catatan sejarah kehidupan menyakiti orang lain. Jadi ampunilah karena betapa ruginya diri kita ketika menyimpan kesalahan orang lain. Jika saat ini kita di pihak yang menyakiti karena kita tidak dapat mengontrol emosi kita, perhatikanlah, dan belajarlah dari tugas seorang customer service di mana mereka dituntut oleh perusahaan untuk tetap memakai kata-kata yang baik dan sopan, sekalipun mereka diperhadapkan pada customer yang menyebalkan dan marah-marah kepadanya. Mereka bisa melakukannya karena sudah terlatih. Mengapakah kita tidak melatih diri kita menjadi Customer Service Kerajaan Surga? Akhirnya, hikmat kesadaran kita yang tinggi akan jabatan kita sebagai anak-anak Tuhan akan memberikan kita kekuatan supranatural untuk mengontrol perkataan lidah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kemampuan untuk mengekang lidahku, sehingga aku tidak ceroboh di dalam berkata-kata yang bisa menyakitkan hati orang lain. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
USING THE FUEL THAT GOD DESIGNED FOR OUR BODY

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jun 16, 2025 5:09


"Berfirmanlah Allah: Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.39;"

AWR in Indonesian - Renungan Harian
USING THE FUEL THAT GOD DESIGNED FOR OUR BODY

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jun 16, 2025 5:09


"Berfirmanlah Allah: Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.39;"

Renungan Anak GKY Mabes
Bertumbuh (6 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 5, 2025 3:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah BERTUMBUHMari kita membaca Firman Tuhan dariYESAYA 46: 4Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putihrambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. Wonder Kids, pertumbuhan bisa membahayakan. Seperti mendaki gunung berbatu dengan resiko gagal dan terjatuh. Iblis ingin membuatmu terjatuh atau menyesatkanmu. Oleh sebab itu Wonder Kids, kamu perlu mempersiapkan diri. Ketika kamu bertumbuh, kamu akan membuat keputusan sendiri. Kamu harus membuat pilihan yang sulit. Kamu juga harus memutuskan apa yang baik dan yang perlu kamu hindari. Tapi Wonder Kids, jangan takut, karena Allah tidakmeninggalkanmu sendirian. Allah berjanji seperti ini “Aku yang menciptakanmu dan Aku akan memeliharamu.” Renungkan Firman Allah. Di dalamnya llah memberikan banyak petunjuk dan nasehat kepadamu. Lihatlah sekelilingmu. Allah memberikan banyak teladan untuk bisa kamu ikuti. Keputusan yang kamu pilih saat ini akanmempersiapkanmu untuk mengambil keputusan sebagai anak yang bertumbuh menjadi orang dewasa kelak. Semuanya dimulai ketika kamu memutuskan untuk memilih ikut TUHAN. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, lihatlah anak seumuranmu dan orang dewasa di sekitarmu. Siapa yang kamu kagumi? Siapa dari antara mereka yang melayani TUHAN? Ketika kamu tidak tahu apa yang harus kamu perbuat, jangan ragu untuk bertanya dan minta tolong dari mereka yang telah lebih dulu melewati jalan yang saat ini kamu tempuh. Mari kita berdoaTUHAN, terima kasih karena Engkau selalu menjaga danmengingatkanku. Tolong aku untuk selalu percaya kepada-Mu, bahwa Engkau akan menopangku sejak aku masih kecil sampai dewasa nanti. Ajarilah aku untuk bersandar kepada kekuatan-Mu, agar aku dapat menghadapi setiap hari dengan berani. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids,  PERCAYALAH BAHWA TUHAN AKAN SELALU MENJAGA DAN MENOPANGMU SEJAK KAMU MASIH KECIL SAMPAI KAMU DEWASA NANTI. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 22 Mei 2025 - Bersyukur untuk segalanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 21, 2025 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 22 Mei 2025Bacaan: "Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib." (Mazmur 9:2)Renungan: Tidak semua orang mampu mensyukuri apa yang mereka miliki. Betapa sering kita bersungut-sungut dan mempersalahkan Tuhan ketika doa-doa kita belum dikabulkan atau ketika kita tidak menerima sesuai yang kita minta. Bagaimana pun keadaannya, Tuhan mengingatkan kita untuk mengucap syukur senantiasa di dalam segala perkara karena itulah yang dikehendaki Tuhan. Mengucap syukur dalam segala perkara berarti tidak hanya mengucap syukur dalam situasi-situasi yang menyenangkan saja, melainkan dalam setiap situasi, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah. Mengapa? Seperti yang Tuhan janjikan bahwa la tidak akan pernah meninggalkan kita dan la turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ada kalanya Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami situasi2 yang sangat tidak memungkinkan untuk mengucap syukur, tetapi sebenarnya kita akan selalu menemukan alasan untuk tetap mengucap syukur kepada Allah. Ada sebuah kalimat yang bagus, "Jika engkau tidak memiliki apa yang engkau inginkan, mengucap syukurlah untuk sesuatu yang tidak engkau inginkan namun engkau memilikinya." Lihatlah betapa banyak pemberian di dalam hidup kita yang mungkin tidak pernah kita minta atau bahkan tidak kita inginkan, tetapi Tuhan mengaruniakannya. Kalau kita selalu membandingkan diri dengan orang lain, maka kita tidak akan sanggup bersyukur bahkan untuk perkara2 besar sekalipun. Orang-orang yang menyadari bahwa mereka telah menerima banyak yang baik dari Tuhan dan meyakini bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berubah sekalipun sekeliling mereka berubah, merekalah yang dapat senantiasa mengucap syukur. Daripada bersungut-sungut dan menyesali diri, lebih baik bersyukur karena ada kekuatan di dalam pengucapan syukur. Hari ini bagaimanapun keadaan kita, kuatkanlah hati kita untuk mengucap syukur kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dengan segenap hati. Kita mengucap syukur bukan agar hati Tuhan senang lalu la memberkati dan memberikan jalan keluar bagi kita, tetapi karena sudah sepatutnya kita mengucap syukur kepada-Nya karena la setia dan baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk bersyukur senantiasa sekalipun aku menghadapi masa-masa yang sulit karena aku percaya bahwa ada kekuatan di dalam pengucapan syukur. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Rencana Allah (4 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 3, 2025 3:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah RENCANA ALLAH Mari kita membaca Firman Tuhan dari MAZMUR 119: 105Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Wonder Kids, Tuhan kasih kita hadiah spesial, yaitu - Alkitab!Ini seperti surat cinta dari Tuhan yang bilang: "Aku sayang kalian semua!"  Dulu kita semua tersesat, tapi...Yesus datang ke dunia, sebagai manusia untuk menyelamatkan kita semua." "Hebatnya Alkitab: ditulis oleh banyak penulis, ada 40orang!. Butuh waktu sangat lama, yaitu 1.600 tahun! Tapi ceritanya selalu sama, yaitu: Tuhan sayang kita dan mau selamatkan kita!" "Mulai dari kejadian Musa di padang pasir...Sampai Yohanes di pulau kecil. Semua cerita Alkitab berkata:"Tuhan Yesus sayang anak-anak!""  Wonder Kids, Alkitab itu seperti Peta Hati TUHAN! Setiaphari, kita bisa buka Alkitab untuk tahu: arah yang benar (seperti kompas), cara membuat TUHAN senang, dan janji TUHAN yang manis.   MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, yuk main tebak-tebakan! Ayo bawa senter ketempat yang gelap. Lihatlah! Senter kecil bisa usir semua kegelapan! Sama seperti Firman Tuhan-selalu tunjukkan jalan yang benar! Setiap kali baca Alkitab, kita seperti sedang menyalakan senter istimewa! TUHAN bilang: “ikuticahaya ini ya!” Agar kita sampai di rumah Bapa dengan selamat!” Mari kita berdoa TUHAN, tolong ajari aku mengerti isi Alkitab-Mu yang indah!Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, FIRMAN TUHAN ADALAH PELITA BAGI KAKI KITA DAN TERANG BAGI JALAN KITA. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Natur Allah (25 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 24, 2025 4:02


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah NATUR ALLAH Mari kita membaca Firman Tuhan dariROMA 1: 20Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Wonder Kids, Allah tidak merahasiakan jalan ke surga. FirmanTuhan memberitahu bagaimana caranya bisa masuk surga. Meskipun demikian Firman Tuhan di dalam Mazmur 19: 2 menuliskan bahwa Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. Alam semesta adalah misionaris Allah yang pertama.Bintang-bintang sudah ada, ketika Alkitab belum ditulis. Jika seseorang tidak memiliki apa-apa dan tidur beratapkan langit, alam semesta sudah cukup memberitahunya mengenai Allah….Tidak perlu pidato atau kata-kata. Meskipun tidak bersuara, pesan yang disampaikan mencapai seluruh dunia, seperti yang dinyatakan dalam Mazmur 19: 3-5, hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari. Keajaiban alam semesta dapat menyebabkan mereka yang tidak mengenal Allah akan bertanya-tanya mengenai Sang Pencipta alam semesta. Firman Tuhan didalam Yeremia 29: 13 – 14a berbunyi apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku.  MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, pesan Allah yang terukir di alam semesta jugaberlaku bagimu. Kamu bisa menyediakan waktu untuk berjalan-jalan di alam dan carilah pesan Allah. Jika kamu menemukan seekor burung, mengucap syukurlah ataspemeliharaan-Nya. Lihatlah bunga-bunga yang bermekaran. Mengucap syukurlah kepada Allah atas kreativitas-Nya. Rasakan kesegaran hembusan angin. Mengucapsyukurlah kepada Allah atas kuasa-Nya. Pesan Allah ada di sekelilingmu. Kamu hanya perlu membuka mata untuk melihatnya. Mari kita berdoa Bapa, terima kasih atas keindahan ciptaan-Mu yang menunjukkan kebesaran-Mu. Tolong aku untuk selalu mengagumi dan menjaga alamyang Engkau ciptakan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids,  MENGUCAP SYUKURLAH KEPADA TUHAN ATAS ALAM SEMESTA YANG TELAH IA CIPTAKAN UNTUKMU. TuhanYesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 Februari 2025 - Cukupkan diri dengan apa yang ada

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 18, 2025 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 Februari 2025Bacaan: Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa ya yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau " (Ibrani 13:5)Renungan: Pak Joko menurut anak-anaknya senang untuk memberi. Sebagai pegawai negeri di masa itu, Pak Joko mendapat jatah beras. Setiap awal bulan, ia dan istrinya mulai membagi beras tersebut ke dalam beberapa kantong untuk diberikan kepada tetangga. Ada kalanya, kalau Pak Joko melihat banyak yang membutuhkan, ia akan mengambil jatah keluarga, dan mengatakan pada anak-anaknya, "Kita lebih hemat ya, sebab banyak orang yang membutuhkan." Pernah, anaknya berkata, "Pak, kalau begini, kapan kita jadi kaya?" "Kaya itu bukan karena kita memiliki banyak, Nak, tetapi ketika kita merasa berkecukupan dengan apa yang ada." Ada anggapan bahwa hidup sukses itu bila memiliki banyak harta, jadi kita tinggal menikmati hidup saja, tidak perlu memikirkan kebutuhan materi lagi. Ya, kita setuju bahwa bisa menikmati hidup di usia lanjut itu baik, tapi tidak harus berlimpah harta, bukan? Firman Tuhan mengingatkan bahwa menikmati hidup itu adalah bila kita tahu mencukupkan diri dengan apa yang ada. Lihatlah! Semua yang kita butuhkan, Tuhan sediakan. Pemeliharaan-Nya tak pernah habis. Jadi, tidak perlu berlimpah harta untuk bisa menikmati anugerah Tuhan. Justru, kenikmatan hidup terasa ketika kita dapat berbagi dengan sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu dalam hidupku. Mampukanlah aku untuk menikmati hidup ini dengan menjadi saluran berkat-Mu bagi sesamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 26 Januari 2025 - Fokus dan Percaya PadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 25, 2025 4:44


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 26 Januari 2025 Bacaan: "Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu pun yang baik." (Mazmur 34:10-11) Renungan: Sebuah pujian berjudul "Trust His Heart" mengatakan bahwa ketika kita tidak mampu melihat kebaikan dan rencana-Nya di tengah situasi yang penuh kepedihan dan kekecewaan, kita dapat memercayai hati-Nya, karena kita tahu bahwa la terlalu baik dan terlalu bijaksana untuk membuat sebuah kesalahan di dalam hidup kita. Mengapa banyak orang percaya tenggelam dalam kekecewaan dan membanjiri hadirat Tuhan dengan seribu pertanyaan atas situasi buruk yang mereka hadapi? Karena mereka gagal untuk memercayai kebaikan hati-Nya. Firman Tuhan berkata bahwa kita tidak akan pernah kekurangan sesuatu pun yang baik dari-Nya, apa pun situasi kehidupan yang kita alami. Tuhan juga mengatakan bahwa la memiliki rencana yang indah. Namun, bagaimanakah kita dapat mengaplikasikan hal ini di tengah kehancuran hati kita? Tidak ada jalan lain selain mempertajam mata iman kita untuk memercayai hati-Nya. Ingatlah, kita hanya dapat mengilas balik masa lalu dan melihat kenyataan hari ini, namun hanya Tuhan yang dapat membentuk masa depan. Lihatlah keterbatasan kita dan mulai menggantungkan diri kepada Tuhan untuk segala rancangan kebaikan hati-Nya di dalam kehidupan kita, apa pun jalan di hadapan kita. Ketidakmampuan kita adalah sisi kemanusiaan kita, namun kekuatan untuk memercayai hati-Nya adalah sebuah anugerah Tuhan. Kita tidak akan pernah melihat warna-warni pelangi sebelum hujan reda, ataupun keindahan dan hangatnya sinar matahari di ufuk timur sebelum melalui rahasia malam yang sunyi dan pekat. Dengan demikian yang kita perlukan hanyalah kekuatan untuk menjalaninya dengan memfokuskan iman kita kepada kebaikan hati-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk memercayai-Mu dalam setiap langkah hidupku, sehingga hatiku tenang untuk melangkah karena aku tahu Engkau ada bersamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 19 Januari 2025 - Bersyukur kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2025 4:06


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Januari 2025 Bacaan: "Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." (1 Tawarikh 16:34) Renungan: Ada kalanya Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami situasi-situasi yang sangat tidak memungkinkan untuk mengucap syukur, tetapi sebenarnya kita akan selalu menemukan alasan untuk tetap mengucap syukur kepada Allah. Ada sebuah tulisan yang bagus, "Jika engkau tidak memiliki apa yang engkau inginkan, mengucap syukurlah untuk sesuatu yang tidak engkau inginkan namun engkau memilikinya." Lihatlah betapa banyak pemberian di dalam hidup kita yang mungkin tidak pernah kita minta atau bahkan tidak kita inginkan, tetapi Tuhan mengaruniakannya. Kalau kita selalu membandingkan diri dengan orang lain, maka kita tidak akan sanggup bersyukur bahkan untuk perkara-perkara besar sekalipun. Orang-orang yang menyadari bahwa mereka telah menerima banyak yang baik dari Tuhan dan meyakini bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berubah, sekalipun sekeliling mereka berubah, merekalah yang dapat senantiasa mengucap syukur. Daripada bersungut-sungut dan menyesali diri, lebih baik bersyukur karena ada kekuatan di dalam pengucapan syukur. Pernahkah kita merasakan bahwa semakin kita mengucap syukur, semakin kita merasa lega dan semakin kita bersungut-sungut semakin terasa berat beban kita? Hari ini bagaimanapun keadaan kita, kuatkanlah hati kita untuk mengucap syukur kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dengan segenap hati. Kita mengucap syukur bukan agar hati Tuhan senang lalu Ia memberkati dan memberikan jalan keluar bagi kita, tetapi karena sudah sepatutnya kita mengucap syukur kepada-Nya karena la setia dan baik. Untuk membawa kita pada rencana agung-Nya, mungkin saja Allah memakai cara-cara yang tidak kita inginkan. Ketika kita menilai itu dari sudut pandang kita yang penuh keterbatasan, kita akan bersungut-sungut dan tidak bersyukur. Tetapi cobalah memandang segala sesuatunya dari sudut pandang Allah, maka kita akan dimampukan untuk mengucap syukur dalam segala perkara. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, mampukan aku untuk selalu bersyukur sekalipun aku menghadapi masa-masa yang sulit karena aku percaya bahwa ada kekuatan di dalam pengucapan syukurku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 18 Januari 2025 - Ijinkan Dia Memulihkanmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 17, 2025 6:04


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Januari 2025 Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15) Renungan: Penolakan, kekalahan, kegagalan yang pernah kita alami, dapat menciptakan perasaan negatif yang bisa menghancurkan kita. Berhati-hatilah dalam hal ini. Kejadian-kejadian itu bisa menimbulkan luka-luka yang memang tidak nampak dari luar, luka-luka tersebut tersembunyi jauh di dalam hati. Orang lain tidak tahu bahwa ada luka-luka yang terus dibiarkan menganga di dalam diri kita. Luka-luka itu akan menimbulkan kemerosotan rohani, mencuri sukacita dan damai sejahtera yang kita miliki, sehingga iman menjadi lemah. Luka-luka itu akan menghentikan keinginan kita untuk maju, sekalipun sebenarnya kita bisa mencapai kesuksesan. Jadi, jangan biarkan luka-luka itu melukai hati kita. Lihatlah bagaimana kehidupan Ayub, seorang yang saleh dan takut akan Allah. Ia menjauhi kejahatan. la memiliki isteri, tujuh orang anak laki-laki dan tiga anak perempuan yang cantik- cantik. la memiliki banyak hal, kaya dan sukses. Sungguh lengkap kebahagiaannya. Namun dalam sekejap mata ia kehilangan semua yang ia miliki. Kekayaannya, keluarganya bahkan kesehatannya. Isterinya melukai hatinya, teman-temannya juga melukainya. Ayub kehilangan "kuasa" atau pengaruhnya, namun dalam kondisi di mana berbagai masalah menghimpit hidupnya, ia masih bisa berkata, "... Aku hendak melupakan keluh kesahku, mengubah air mukaku, dan bergembira." (Ayb 9:27). la tidak membiarkan hatinya terluka dan kecewa. Bagaimana Ayub bisa melakukan itu dan mengalami pemulihan dari Allah? Dengan iman yang tertuju kepada Allah! Hanya iman kepada-Nya yang bisa menyembuhkan luka hati kita. Isteri Ayub dan teman-temannya tidak dapat menyembuhkan luka hati Ayub, hanya Allah yang sanggup melakukannya. Ayub berkata, "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana Mu yang gagal. "Hal ini juga mengingatkan kita pada apa yang dikatakan oleh Paulus bahwa pencobaan-pencobaan yang kita alami adalah pencobaan biasa, Allah akan memberikan jalan keluar agar kita kuat menanggungnya. Pada akhirnya Allah memulihkan keberadaan Ayub. Kita pun tidak perlu menyimpan luka di dalam hati. Serahkan kepada Allah agar la menyembuhkan dengan sempurna. Arahkan iman kepada-Nya dan nantikanlah Dia. Jangan andalkan atau mencari pembelaan dari manusia. Jangan pula berharap mereka akan melakukan sesuatu yang bisa menyembuhkan luka hati kita. Hanya Allah yang sanggup memulihkan dan membuat kita melupakan luka serta kecewa kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, pulihkanlah hatiku dari luka-luka yang pernah aku alami karena berbagai kejadian yang tidak kuharapkan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 14 Desember 2024 - Nyatakan Kasih Lewat Kata-kata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 14, 2024 6:00


Kencan Dengan Tuhan Sabtu, 14 Desember 2024 Bacaan: Yakobus 3:9-10 "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi." Renungan: Sadar atau tidak sadar kita pernah berkata kasar yang melukai hati orang lain. Bahkan kita berkata kasar kepada orang-orang terdekat, sebagai bentuk reaksi kita ketika mereka melukai kita. Contohnya, orang tua melukai hati anak-anaknya dengan perkataan kasar yang mengakibatkan akar kepahitan, sehingga hubungan orang tua dengan anak menjadi tidak baik. Anak-anak melukai hati orang tuanya dengan cara tidak menghomati, seperti melawan atau memaki orang tuanya dengan perkataan kasar dan tidak sopan. Suami melukai hati istrinya, berlaku kasar dengan memukul istrinya dan memaki dengan perkataan kasar, akhirnya timbullah sakit hati yang sangat dalam dan berakibat fatal sampai kepada perceraian. Istri melukai hati suaminya dengan cara tidak hormat atau melawan suaminya dengan berkata kasar. Ada juga orang-orang yang membawa dampak negatif dalam perkataan bagi hidup kita. Contohnya di lingkungan tempat tinggal kita dan sahabat-sahabat kita, teman kerja kita, dll., mereka suka menggosipkan kita, suka bertengkar, dll. Akhirnya kita merasa kecewa akibat perkataan mereka yang tidak baik tentang kita. Baiklah kita berhati-hati di dalam menggunakan lidah untuk berkata-kata kepada siapa pun. Jika kita orang tua baiklah menegur anak dengan kasih, jika kita anak baiklah sopan dalam berkata-kata kepada orang tua. Jika kita suami baiklah berkata-kata dengan kasih kepada istri, jika kita istri baiklah kita sopan berkata-kata pada suami. "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api, ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota- anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka." (Yak 3:5-6). Mari kita bijak menggunakan lidah kita. Gunakan untuk menghibur, menguatkan, dan hal-hal positif yang lainnya. "...barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna....." Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, Urapilah lidahku agar dengan lidahku, aku dapat memuji Engkau dan dengan lidah juga aku dapat memberkati keluargaku dan sesamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 12 November 2024 - Serahkan pada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 12, 2024 6:24


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 November 2024 Bacaan: "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." (Mazmur 55:23) Renungan: Kita harus bersyukur karena hidup di zaman serba canggih seperti saat ini. Segala sesuatu yang dahulu dikerjakan secara manual, kini dapat dikerjakan dengan mudah dan efisien. Salah satu contohnya adalah transaksi keuangan yang kini dapat dilakukan dengan sangat mudah, tanpa harus bertemu muka dengan teller. Cukup menghampiri mesin ATM terdekat, kita sudah bisa melakukan transaksi. Untuk kemudahan ini, kita perlu berterima kasih kepada Luther George Simjian, salah seorang penemu mesin tersebut. Mulanya, pria Armenia yang dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905 ini menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi finansial tanpa bertemu dengan teller. Namun, idenya tersebut diragukan oleh banyak orang. Meski demikian, Simjian tidak menyerah. Pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan ia pun menawarkan temuannya itu kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Tawaran Simjian tidak langsung mendapatkan respons, karena baru 6 bulan kemudian perusahaan Citicorp merespons penawaran tersebut. Dahulu, ketika Daud mengajukan diri untuk melawan Goliat yang menantang bangsa Israel, ia pernah diragukan. Jika saat itu kita berada di sana, mungkin kita pun akan meragukan kemampuan Daud. Namun, lihat apa yang dilakukan oleh Daud, ia sama sekali tidak memedulikan perkataan sinis orang lain terhadap dirinya. Bahkan, ketika Raja Saul juga meragukan kemampuannya, Daud tetap yakin terhadap dirinya sendiri. Terbukti, ia sangat percaya diri ketika mempromosikan dirinya di hadapan Raja Saul. Keberaniannya itu lahir dari imannya kepada Tuhan. Bukan karena kuat dan gagah, lantas membuatnya berani untuk melawan Goliat. Tetapi, karena ia sadar betul bahwa yang berperang bersamanya adalah Tuhan yang hidup. Seberapa peka kita terhadap perkataan sinis dari orang-orang di sekitar kita? Mungkin saat ini, kita sedang dihujani dengan perkataan-perkataan yang menjatuhkan, meragukan, bahkan meremehkan. Lihatlah bagaimana Simjian berhasil mewujudkan idenya menjadi karya nyata, sekalipun ketika itu banyak yang meragukan. Lihatlah pula bagaimana Daud berhasil mengalahkan Goliat, yang ketika itu pun kemampuannya sangat diragukan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, istilah yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Ya, tidak ada yang mustahil bagi orang-orang yang percaya teguh pada kemampuan Tuhan dan dirinya sendiri. Hidup kita, kitalah yang menjalani. Jadi, lakukanlah apa yang ingin kita lakukan bersama Tuhan. Jangan biarkan perkataan orang lain mendikte kehidupan kita. Percayalah pada impian dan kemampuan yang kita miliki. Tetapi, pastikan bahwa kelak apa yang kita lakukan itu dapat menjadi cerita yang membanggakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku serahkan cita-cita dan masa depanku kepada-Mu, karena aku percaya, hanya bersama-Mu aku dapat mewujudkannya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 September 2024 - Tali Kekang Perkataan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 23, 2024 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 September 2024 Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5) Renungan: Berhati-hatilah dengan lidah kita. Firman Tuhan mengatakan bahwa lidah adalah anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara besar, baik perkara yang membangun kehidupan seseorang, ataukah perkara menaburkan kepahitan dan luka hati. Dengan demikian, jadilah bijak dalam berkata-kata. Jauhilah perkataan-perkataan yang tajam di dalam kosa kata kita, dan belajarlah untuk berkomunikasi dengan baik dan benar sehingga kita tidak melihat perlunya mempergunakan perkataan-perkataan yang tajam dan menusuk hati untuk melampiaskan kemarahan ataupun kekesalan hati kita. Memang tidaklah mudah untuk mengekang lidah, namun bukan berarti kita tidak mampu untuk melakukannya. Yakobus memberikan contoh tentang tali kekang pada kuda yang harus diatur dan dipegang oleh si penunggang, sehingga ia dapat mengendalikan seluruh tubuhnya. Pertanyaannya, siapakah si penunggang kuda yang mengontrol lidah kita? Apakah diri kita, ataukah firman Tuhan? Jika kita belajar untuk membiarkan Tuhan menjadi pemegang tali kekang perkataan kita, maka kita akan memiliki kepekaan yang lebih tajam ketika perkataan kita menyakiti seseorang. Demikian pula, ketika kita disakiti, kita lebih mampu untuk mengontrol rasa sakit hati kita dengan bereaksi lebih cepat untuk melepaskan pengampunan, sebelum Iblis muncul mengambil kesempatan di dalam kesempitan. Jika saat ini kita berada dalam situasi yang tersakiti dengan perkataan orang lain, ingatlah bahwa kita pun memiliki catatan sejarah kehidupan menyakiti orang lain. Jadi ampunilah karena betapa ruginya diri kita ketika menyimpan kesalahan orang lain. Jika saat ini kita di pihak yang menyakiti karena kita tidak dapat mengontrol emosi kita, perhatikanlah, dan belajarlah dari tugas seorang customer service di mana mereka dituntut oleh perusahaan untuk tetap memakai kata-kata yang baik dan sopan, sekalipun mereka diperhadapkan pada customer yang menyebalkan dan marah-marah kepadanya. Mereka bisa melakukannya karena sudah terlatih. Mengapakah kita tidak melatih diri kita menjadi Customer Service Kerajaan Sorga? Akhirnya, hikmat kesadaran kita yang tinggi akan jabatan kita sebagai anak-anak Tuhan akan memberikan kita kekuatan rohani untuk mengontrol perkataan lidah kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku kemampuan untuk mengendalikan lidahku, agar aku tidak ceroboh dalam berkata-kata yang dapat menyakiti hati orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 9 Agustus 2024 - Berkat lewat perkataan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 9, 2024 5:56


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 9 Agustus 2024 Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka." (Yakobus 3:5-6) Renungan: Sadar atau tidak sadar kita pernah berkata kasar yang melukai hati siapa pun yang mendengarnya. Bahkan kita berkata kasar kepada orang-orang terdekat, sebagai bentuk reaksi kita ketika mereka melukai kita. Contohnya, orang tua melukai hati anak-anaknya dengan perkataan kasar yang mengakibatkan akar kepahitan, sehingga hubungan orang tua dengan anak menjadi tidak baik. Anak-anak melukai hati orang tuanya dengan cara tidak menghomati, seperti melawan atau memaki orang tuanya dengan perkataan kasar dan tidak sopan. Suami melukai hati istrinya, berlaku kasar dengan memukul istrinya dan memaki dengan perkataan kasar, akhirnya timbullah sakit hati yang sangat dalam dan berakibat fatal sampai kepada perceraian. Istri melukai hati suaminya dengan cara tidak hormat atau melawan suaminya dengan berkata kasar. Ada juga orang-orang yang membawa dampak negatif dalam perkataan bagi hidup kita. Contohnya di lingkungan tempat tinggal kita dan sahabat-sahabat kita, teman kerja kita, dll., mereka suka menggosipkan kita, suka bertengkar, dll. Akhirnya kita merasa kecewa akibat perkataan mereka yang tidak baik tentang kita. Marilah kita berhati-hati dalam menggunakan lidah kita ketika berbicara kepada siapa pun. Jika kita sebagai orang tua hendaknya kita menegur anak kita dengan penuh kasih sayang, jika kita sebagai anak hendaknya kita bersikap sopan dalam berbicara kepada orang tua kita. Jika kita seorang suami, hendaknya kita berbicara dengan penuh kasih sayang kepada istri kita, jika kita seorang istri, hendaknya kita berbicara dengan sopan kepada suami kita. “Demikian juga lidah, walaupun suatu bagian kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.” (Yak 3:5-6). Mari gunakan lidah kita dengan bijak. Gunakan untuk menghibur, menguatkan, dan hal-hal positif lainnya. “...siapa yang tidak bercela dalam perkataannya, dialah manusia yang sempurna." Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, dengan lidah aku memuji Tuhan dan dengan lidah juga aku dapat memberkati keluargaku dan orang-orang lain juga. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 4 Juni 2024 - Sabar dan Percaya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 3, 2024 5:59


Kencan Dengan Tuhan Selasa, 4 Juni 2024 Bacaan: Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" (Yesaya 35:4) Renungan: Beberapa kali Albert bergabung dalam kegiatan kelompok namun jika seseorang mengkritik dan tidak cocok dengannya, maka dia akan segera menarik diri dari kelompok tersebut Menjauh sejauh-jauhnya. Albert pasti tidak akan pernah menjadi seorang salesman yang berhasil, yang harus berjuang gigih dan tidak cepat putus asa meskipun berulang-ulang dikritik, dimaki, diprotes tetapi tetap mendatangi toko yang sama sampai pelanggan mau membeli barangnya. Seorang salesman harus kebal dengan kata-kata penolakan bahkan olok-olok. Tetapi bagi albert yang cepat tawar hati, mana mungkin ia akan kembali ke toko yang sama di mana si pemilik pernah menolaknya. Albert begitu takut kalau hatinya terluka dan ia tidak mau perasaannya disinggung, sehingga sebisa mungkin ia pasti menghindari situasi-situasi dan pergaulan yang "membahayakan" keamanan perasaannya. Tidak terhitung betapa besarnya kerugian yang kita alami karena sifat yang cepat tawar hati dan cepat tersinggung. Meskipun dalam hal-hal tertentu kita suka berusaha sampai berhasil, tetapi tidak banyak yang suka bertahan di dalam situasi yang menyinggung perasaannya. Kita lebih baik memilih untuk meledak atau mengundurkan diri, dan bukan bertahan untuk mengatasinya. Kegagalan untuk mengatasi perasaan yang cepat tawar hati sesungguhnya jauh berbeda dengan apa yang Tuhan inginkan bagi anak-anak-Nya. Kita akan terhambat untuk maju dan berhasil. Banyak peluang sukses yang berlalu begitu saja karena kita takut dikecewakan. Kita tidak berani menyambut kesempatan dan menatap masa depan. Kita bisa memohon agar Tuhan bekerja di hati kita dan memampukan kita menjadi optimis, percaya diri, percaya kepada-Nya dan tidak mudah patah hati, tidak mudah putus asa, tidak cepat "mutung” atau ngambek. Lihatlah betapa banyaknya kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita. Jangan karena masalah kecil saja muncul, lalu kita langsung menjadi lemah dan putus asa. Percayalah dengan pertolongan Tuhan, maka kita semua dapat mengatasi perasaan cepat tawar hati ini! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah ketidakpercayaanku kepada-Mu, dan kebiasaanku yang cepat tawar hati dan putus asa. Bukalah mata hatiku untuk melihat tangan-Mu yang berkuasa dan siap menopang di setiap keadaan yang membuat aku menjadi tersinggung, tawar hati dan putus asa. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 1 Juni 2024 - Tetaplah setia dengan niat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 31, 2024 5:55


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 1 Juni 2024 Bacaan: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? " (2 Samuel 7:5) Renungan: Ketika Daud sudah diangkat menjadi raja. Daud tinggal di sebuah istana yang menurut zaman itu bisa dikatakan megah. Sebagai raja, keberadaan Daud sudah sangat aman dan nyaman, tidak ada lagi yang berani mengejar-ngejar dia. Daud menyadari bahwa semua itu adalah berkat Tuhan, Pribadi yang selalu dia andalkan. Pada saat yang sama, Tabut Perjanjian yang merupakan lambang kehadiran Tuhan tidak terawat dan tidak terjaga dengan baik. Oleh sebab itu, Daud mempunyai niat baik untuk memperlakukan Tabut Perjanjian itu dengan baik, yang sekaligus menjadi sikap dirinya kepada Tuhan. 2 Samuel7:2 menjelaskan tentang perkataan Daud kepada Nabi Natan, "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." Tempat tinggal Daud dibuat dari kayu aras atau yang sering disebut dengan pohon kedar. Pohon ini termasuk pohon yang tinggi dan besar, serta kuat. Biasanya kayunya digunakan sebagai bahan bangunan. Pohon aras menggambarkan sebuah kemegahan. Menarik untuk diperhatikan, yaitu bahwa rumah Daud atau istana Daud terbuat dari kayu-kayu pohon aras, yang artinya adalah istana yang megah dan kuat. Tetapi di sisi lain, Tabut Tuhan ada di bawah tenda, yaitu tempat berteduh yang terbuat dari kain tenun, yang bahan dasarnya adalah bulu kambing. Tentu saja dibandingkan dengan tempat tinggal Daud, kemah adalah tempat yang tidak nyaman, yang sangat sederhana, dan tentu tidak kuat atau tidak aman. Itulah sebabnya Daud berniat untuk membangun Rumah Tuhan. Namun, kita tahu akhirnya bahwa Daud bukan orang yang diizinkan Tuhan untuk membangun Rumah Tuhan. Tetapi, yang jelas Daud telah menunjukkan niat baik hatinya. Hal yang sama bisa terjadi dalam kehidupan kita. Sesungguhnya kita punya niat baik untuk membantu orang, tetapi orang itu berkata, "Ngapain kamu bantu saya, saya nggak perlu bantuanmu." Kita juga punya niat baik untuk membantu pelayanan, tetapi ada orang bahkan pengurus yang tidak simpati dengan kita, sehingga niat baik kita itu diabaikan. Bahkan, mungkin kita punya niat baik yang sudah kita sampaikan kepada Tuhan, tetapi Tuhan tak kunjung memberikan kesempatan untuk kita mewujudkan niat baik kita. Hal itu bisa saja menimbulkan kekecewaan dan sakit hati kita, tetapi sebagai orang percaya, kita harus bisa bersikap dewasa. Berpikirlah, "Suatu saat pasti niat baik saya akan diterima." Dan, kita tetap menunjukkan kesetiaan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjaga hati agar tidak kecewa dan marah ketika niat baikku belum terwujud. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 4 April 2024 - Hidup yang sangat berarti

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 4, 2024 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 4 April 2024 Bacaan: "Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu." (Yesaya 43:4) Renungan: Ada sekuntum bunga matahari tumbuh di antara sampah sampah dan barang-barang bekas. Bunga matahari itu begitu sedih karena tidak tumbuh di taman yang indah, bersih dan luas seperti teman-temannya yang lain. Di tempat pembuangan sampah dan barang-barang bekas tersebut, tidak ada orang yang dapat menikmati keindahannya, juga tidak ada kupu-kupu yang hinggap di atasnya. Di suatu pagi yang cerah, seekor burung gereja datang dan hinggap di sebuah dahan pohon persis di samping bunga matahari. "Hai, kamu kelihatan sangat cantik, "kata burung gereja. "Tidak, saya ini jelek. Lihatlah teman-teman saya yang kelihatan jauh lebih anggun karena tumbuh di taman yang bersih dan terawat. Mereka jauh lebih tinggi dan bunganya juga lebih indah," jawab bunga matahari sedih. "Tidak, menurut saya, kamu jauh lebih cantik," kata burung gereja. Setelah itu ia terbang meninggalkan bunga matahari. Sejak hari itu, burung gereja selalu datang mengunjungi bunga matahari dan mereka pun menjadi sahabat. Hari demi hari, bunga itu memperlihatkan banyak perubahan: warnanya semakin cerah, ia semakin tinggi dan subur. Tetapi beberapa hari kemudian, burung gereja tidak lagi datang menemui bunga matahari. Satu, dua, tiga hari... burung itu tidak juga muncul. Bunga matahari menjadi cemas apakah yang sudah terjadi terhadap burung gereja. Keesokan paginya, bunga matahari melihat burung gereja itu diam tak berdaya di bawahnya. Dia kelihatan sangat lemah. "Beberapa hari ini saya tidak mendapatkan makanan dan saya kini sangat lemah. Saya datang ke sini agar mati di dekatmu," kata burung gereja. "Jangan ... jangan... kamu tidak boleh mati," teriak bunga matahari. Setelah itu, bunga matahari menundukkan kelopak bunganya dan biji-biji bunganya berjatuhan ke bawah. Dengan tenaga yang masih tersisa, burung gereja mematuk biji bunga matahari dan memakannya. Ia pun kembali mendapatkan tenaga yang baru. Keesokan paginya ia hendak berterima kasih kepada bunga matahari, tetapi betapa kagetnya dia ketika menemukan kelopak bunga matahari itu telah rontok. "Jangan pikirkan saya, sudah saatnya bagi saya untuk mati. Dulu saya mengira bahwa keberadaan saya di sini tidak berguna, tetapi sekarang saya menyadari bahwa Tuhan punya maksud untuk segala sesuatunya. Saya sadar bahwa hidup saya begitu berarti. Kamu sudah menyadarkan saya bahwa hidup saya sangat berarti," kata bunga matahari. Tuhan punya maksud untuk hidup kita. Dia tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia, jadi buanglah rasa tidak berarti. Temukan dan lakukan sesuatu yang akan memberkati orang lain, dengan demikian hidup kita akan lebih berarti. Berilah juga dorongan kepada mereka yang merasa bahwa hidupnya tidak berarti. Beritahukan kelebihan yang mereka miliki, yang dapat mereka gunakan untuk memberkati sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau punya maksud tertentu dalam hidupku. Pakailah aku untuk memberkati sesama dan memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 2 Januari 2024 - Mengendalikan Lidah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 1, 2024 5:44


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 2 Januari 2023 Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5)  Renungan: Siapakah di antara kita yang tidak pernah tersakiti oleh perkataan seseorang? Demikian pula sebaliknya siapakah di antara kita yang tidak pernah menyakiti hati seseorang dengan perkataan kita? Dengan demikian, berhati-hatilah dengan lidah kita. Firman Tuhan mengatakan bahwa lidah adalah anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara besar, baik perkara yang membangun kehidupan seseorang, ataukah perkara menaburkan kepahitan dan luka hati. Dengan demikian, jadilah bijak dalam berkata-kata. Jauhilah perkataan-perkataan yang tajam di dalam perkataan kita, dan belajarlah untuk berkomunikasi dengan baik dan benar sehingga kita tidak perlu mempergunakan perkataan-perkataan yang tajam dan menusuk hati untuk melampiaskan kemarahan ataupun kekesalan hati kita. Memang tidaklah mudah untuk mengekang lidah, namun bukan berarti kita tidak mampu untuk melakukannya. Jika kita belajar untuk membiarkan Tuhan menjadi pemegang tali kekang perkataan kita, maka kita akan memiliki kepekaan yang lebih tajam ketika perkataan kita menyakiti seseorang. Demikian pula, ketika kita disakiti, kita lebih mampu untuk mengontrol rasa sakit hati kita dengan bereaksi lebih cepat untuk melepaskan pengampunan. Jika saat ini kita berada dalam situasi yang tersakiti dengan perkataan orang lain, ingatlah bahwa kita pun memiliki catatan sejarah kehidupan menyakiti orang lain. Jadi ampunilah karena betapa ruginya diri kita ketika menyimpan kesalahan orang lain. Jika saat ini kita di pihak yang menyakiti karena kita tidak dapat mengontrol emosi kita, perhatikanlah, dan belajarlah dari tugas seorang customer service di mana mereka dituntut oleh perusahaan untuk tetap memakai kata-kata yang baik dan sopan, sekalipun mereka diperhadapkan pada customer yang menyebalkan dan marah-marah kepadanya. Mereka bisa melakukannya karena sudah terlatih. Mengapakah kita tidak melatih diri kita menjadi Customer Service Kerajaan Sorga? Akhirnya, hikmat kesadaran kita yang tinggi akan jabatan kita sebagai anak-anak Tuhan akan memberikan kita kekuatan untuk mengontrol perkataan lidah kita. Tuhan Yesus memberkati.  Doa: Tuhan Yesus, berilah aku kemampuan untuk mengendalikan lidahku, agar aku tidak ceroboh dalam mengucapkan kata-kata, sehingga dapat menyakiti hati orang lain. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Tiket Masuk

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 1, 2024 4:57


Handoyo Salim - Wahyu 21:5 (TB) Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 22 November 2023 - Percaya pada Dirimu, Percaya pada Tuhan yang Menyertaimu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 21, 2023 3:53


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 22 November 2023 Bacaan: "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." (Mazmur 55:23) Renungan: Dahulu, ketika mengajukan diri untuk melawan Goliat, salah seorang tentara Filistin yang menantang bangsa Israel ketika itu, Daud pernah diragukan. Namun, lihat apa yang dilakukan oleh Daud, ia sama sekali tidak memedulikan perkataan sinis orang lain terhadap dirinya. Bahkan, ketika Raja Saul juga meragukan kemampuannya, Daud tetap yakin terhadap dirinya sendiri. Terbukti, ia sangat percaya diri ketika mempromosikan dirinya di hadapan Raja Saul. Keberaniannya itu lahir dari imannya kepada Tuhan. Bukan karena kuat dan gagah, lantas membuatnya berani untuk melawan Goliat. Tetapi, karena ia sadar betul bahwa yang berperang bersamanya adalah Tuhan yang hidup. Seberapa peka kita terhadap perkataan sinis dari orang-orang di sekitar kita? Mungkin saat ini, kita sedang dihujani dengan perkataan-perkataan yang menjatuhkan, meragukan, bahkan meremehkan. Lihatlah bagaimana Daud berhasil mengalahkan Goliat, yang ketika itu pun kemampuannya sangat diragukan. Tidak ada yang mustahil di dunia ini, istilah yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Ya, tidak ada yang mustahil bagi orang-orang yang percaya teguh pada diri dan kemampuannya. Hidup kita, kitalah yang menjalani. Jadi, lakukanlah apa yang ingin kita lakukan bersama Tuhan. Jangan biarkan perkataan orang lain mendikte kehidupan kita. Percayalah pada impian dan kemampuan yang kita miliki. Tetapi, pastikan bahwa kelak apa yang kita lakukan itu dapat menjadi cerita yang membanggakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku serahkan cita-cita dan masa depanku kepada-Mu, karena aku tahu, hanya bersama-Mu aku dapat mewujudkannya. Amin. (Dod).