POPULARITY
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 Juli 2026Bacaan: “Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan ia tinggal dengan tentram di dekatmu.” (Amsal 3:29)Renungan: Daud dikejar-kejar oleh Raja Saul selama bertahun-tahun. Saul iri hati dan mau membunuh Daud. Suatu hari Tuhan memberi Daud kesempatan emas. Saul masuk ke gua untuk buang hajat dan ternyata itu gua yang sama tempat Daud dan pasukannya bersembunyi. Pasukan Daud berbisik, “Ini saatnya untuk membunuh dia sekarang!” Daud bisa saja merencanakan kejahatan. Dia punya alasan, "Saul musuhku. Dia yang lebih dahulu menyakiti aku!" Tapi apa yang Daud lakukan? Dia hanya memotong punca jubah Saul secara diam-diam. Dan setelah itu hatinya berdebar karena merasa bersalah. Daud berkata: “Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, orang yang diurapi TUHAN.” Daud punya kesempatan untuk membalas. Tapi dia memilih tidak merencanakan kejahatan terhadap "sesamanya" yang tinggal dengan tentram, bahkan terhadap orang yang membencinya. Penulis Amsal menulis ini bukan sekadar teori. Tetapi ini adalah praktik hidup. Ada 3 hal penting yang disampaikan dalam Amsal 3:29. Pertama, “Janganlah merencanakan kejahatan”. Kejahatan dimulai dari hati. Niat menjatuhkan, menyimpan bukti untuk menyerang, menyusun kata-kata untuk menyakiti. Kedua, “Terhadap sesamamu”. Sesama adalah orang yang Tuhan tempatkan dekat dengan kita yaitu keluarga, teman sekerja, teman sepelayanan dan tetangga. Mereka itu adalah orang-orang yang harusnya kita jaga dan lindungi. Ketiga, “Sedangkan ia tinggal dengan tentram di dekatmu”. Orang itu percaya dan tidak curiga terhadap kita. Tuhan mau kita menjadi tempat yang aman bagi sesama, bukan tempat yang menusuk dari belakang. Saat ini kita tidak memegang tombak seperti Saul. Tapi kita memegang HP dan mulut. Ternyata HP dan mulut mampu menusuk sampai kedalaman hati yang membuat hubungan kita dengan sesama menjadi rusak. Contohnya di media sosial, ada orang yang menyakiti kita, maka kita screenshot chatnya dan kita sebarluaskan agar dia dipermalukan. Di pekerjaan, ada rekan kerja yang membuat kita tidak nyaman, lalu kita memfitnah dan merancangkan yang buruk terhadapnya supaya ia disingkirkan dari tempat kita bekerja. Menjadi pengikut Yesus artinya memilih memberkati, bahkan ketika kita punya 1001 alasan dan kesempatan untuk melukai. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, seperti Daud, ajarilah aku menjaga hatiku. Ampunilah aku kalau ada rencana jahat atau kepahitan terhadap sesamaku. Berikan aku hati yang mau mengampuni dan tangan yang memberkati, sehingga hidupku bisa memberkati sesamaku. Amin. (Dod).
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 ke-42 yang mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi Anak untuk Membangun Masa Depan Bangsa" kembali dibayangi oleh catatan kelam di berbagai penjuru tanah air.Masih tingginya angka kasus kekerasan dan kejahatan seksual yang menargetkan generasi penerus bangsa, menunjukkan bahwa ruang aman bagi anak di berbagai lini masih rapuh. Realitas pahit ini memicu desakan kuat dari berbagai pihak untuk mengevaluasi sistem perlindungan anak dan merumuskan solusi konkret guna memutus mata rantai kekerasan secara permanen.Hari Anak Nasional: Kasus Kekerasan dan Kejahatan Seksual terhadap Anak Masih Terjadi, Apa Solusinya?Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi&Koodinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 10: 5-7.13-16; Mazmur tg 94: 5-10.14-15; Matius 11: 25-27.MENGENALI TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengenali Tuhan. Yuvita, muridkelas dua SD baru seminggu masuksekolah. Di dalam pelajaran agama, mereka diajarkan berdoa “Bapa Kami” dandoa-doa umum lainnya. Murid-murid diminta gurunya untuk mencatat rumusan doaBapa Kami. Tetapi Yuvita hanya menuliskan judul doa “Bapa Kami”, lalu dibawahnya ia menggambar wajah seorang lelaki: rambut agak tebal dan keriting,berkumis dan jenggot tipis. Ibu guru kemudian bertanya mengapa Yuvita menggambar wajah itu. Murid itumenjawab: "Doa Bapa Kami sudah aku hafal, padahal aku mau sesuatu yanglebih, yaitu wajah Bapa Allah. Karena aku tak tahu wajah Tuhan Allah, aku lebihbaik gambar wajah bapakku di rumah. Kan dia juga baik seperti TuhanAllah". Yuvita mewakili kita semua orang beriman yang ingin mengenali Tuhan Allahsecara nyata. Tetapi sama seperti dia, kita pasti kesulitan menentukanwajah-Nya seperti apa atau siapa. Tidak seorang pun manusia mampu melakukanini, tapi Yesus Kristus yang adalah Putra Allah justru melakukan bagi kita.Wajah Yesus tidak asing bagi kita. Mengenali Dia, melihat wajah-Nya danberjumpa Dia, ialah sama saja dengan mengalami Bapa Allah. Secara khusus pada hari ini kita bertemu Tuhan Allah sendiri yangmemperkenalkan diri-Nya kepada kita. Melalui perikop kitab nabi Yesaya bab 10,Tuhan Allah menyatakan diri-Nya sebagai penguasa alam semesta dan terutama atassegala bangsa di bumi. Kejahatan yang dibuat oleh bangsa-bangsa tidak ber-Tuhanakan dikalahkan oleh kuasa Surgawi, di mana Allah memakai bangsa Asyur untukmenindas mereka. Sesungguhnya Tuhan hendak menyadarkan mereka agar merekasegera bertobat dan berbalik kepada-Nya. Yesus memperkenalkan Allah sebagai Tuhan yang telah menjelma di dalamdiri-Nya. Ia sendiri mengenal Allah Bapa dan seperti apa Allah Bapa itu, kitahanya bisa mendapatkan itu dalam diri Yesus Kristus yang sedang berbicara danberjumpa dengan kita. Di dalam doa kepada Bapa, Yesus meminta supaya semuakebaikan dan kemurahan menjadi berkat-berkat bagi orang-orang sederhana, kecildan menderita. Orang-orang congkak, sombong dan cerdik susah sekali mengenaliTuhan. Banyak dari kita mengenali Tuhan sungguh-sungguh pada saat kesulitan danancaman penderitaan dan kita sangat membutuhkan pertolongan-Nya. Kita jugamengenali Tuhan saat Ia membebaskan kita dari segala bentuk penindasan danpenganiayaan. Kita pun mengenali Tuhan ketika kita dalam situasi sakit dantidak berdaya. Di dalam hidup yang sederhana dan rendah hati kita juga mengenalTuhan.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah yang maha kuasa, kuatkanlah kami denganberkat-berkat-Mu, supaya kami dapat mengenali Engkau dengan tanpa halangandalam segala situasi hidup kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam namaBapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ester Making dan Elen Making dari Paroki Santo Laurensius Hadakewa di Keuskupan Larantuka, Indonesia. 2 Raja-Raja 19: 9b-11.14-21.31-35a.36; Mazmur tg 48: 2-3a.3b-4.10-11; Matius 7: 6.12-14.KETULUSAN MEMBUTUHKAN KEADILAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Ketulusan Membutuhkan Keadilan. Adaseekor tikus mendapatkan keuntungan di pagi hari ketika ia menemukan makanansisa dibuang oleh tuan rumah di belakang dapur. Tikus itu memanggil beberapatemannya dan mereka bersuka ria bersama. Namun saat bahagia itu berlangsungbeberapa saat saja, karena beberapa kucing datang dan tikus-tikus itu lariketakutan. Sekarang giliran kucing-kucing memanfaatkan kesempatan untukberpesta pora. Tikus hanya bersembunyi dan melihat dari jauh. Namun pesta kucing-kucing tadi hanya sesaat dan langsung bubar karenabeberapa anjing berdatangan. Sekarang anjing yang menguasai keadaan dankucing-kucing berlari ketakutan. Yang menakjubkan ialah tikus-tikus semuanyadatang dan ikut berpesta bersama anjing-anjing. Mereka sungguh berteman dengananjing-anjing. Seekor tikus melihat dan mengejek kucing-kucing yang memandangdari jauh dengan sedih, katanya: "Sekarang kamu tahu yang sesungguhnyaterjadi. Kejahatan yang kamu lakukan terhadap kami, terjadi juga terhadap kamu.Nikmati saja kesedihanmu dan kami menikmati pesta." Perkataan dan ejekan tikus tersebut cukup merefleksikan apa yangdigambarkan oleh Injil Matius pada hari ini. Dikatakan begini: Segala sesuatuyang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepadamereka. Kita juga bisa menempatkan pernyataan ini sejajar dengan ajaran cintakasih Kristus yang mengatakan bahwa kita ingin dicintai oleh sesama sepertikita mencintai mereka. Lalu santo Fransiskus dari Assisi meninggalkan kitawarisan rohaninya yang terkenal tentang nyanyian cinta kasih Allah. Beberapapenggalan syairnya kira-kira seperti ini: supaya dimengerti, maka Anda harus mengerti, dicintai, makamencintailah, dibantu, maka membantulah. Hal ini bukan suatu ajaran tentang balas-membalas perbuatan baik.Sebenarnya ini adalah sebuah ketulusan. Agar kehidupan kita menjadi bermakna,maka kita harus dapat berbagi dari diri kita kepada orang lain, terutama merekayang ada di sekitar kita. Misalnya kita memberikan salam atau tersenyum kepadasaudara dan saudari yang kita jumpai tiap hari. Ini adalah bagian dari hidupyang tulus. Perlakukan yang baik terhadap sesama dalam kewajaran dan berperikemanusiaan, dengan sendirinya berbuah pada kebaikan yang dilakukan orang lainterhadap diri kita. Saya telah berbuat baik kepada saudara dan saudariku,demikian juga nanti di dalam kesulitan dan kekurangan, mereka akan membantusaya. Hal ini merefleksikan kehidupan kita bersama yang memiliki keadilan. Jika ketulusan kita selalu berjalan bersama dengan keadilan maka kitamemang sedang menciptakan suatu kehidupan bersama yang damai dan nyaman sepertiyang dikehendaki Tuhan dari kita.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang baik, penuhilah kami dengan semangat cintakasih-Mu sehingga kami dapat berbuat kasih tanpa pamrih dan rela berkorban .Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Gerakan Pesantren Anti Kejahatan Seksual resmi dideklarasikan dalam Temu Nasional Pondok Pesantren di Jakarta. Diinisiasi oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), penandatanganan komitmen bersama ini disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, serta melibatkan Kementerian Agama, Kementerian PPPA, POLRI, DPR RI, dan perwakilan pengasuh pesantren se-Indonesia. Deklarasi ini menegaskan komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan bermartabat, sekaligus mendorong dibangunnya sistem pelaporan yang aman bagi korban. Dengan tegas, pesantren diimbau untuk memberikan sanksi berat dan membawa pelaku ke ranah hukum tanpa menutup-nutupi kasus demi alasan menjaga nama baik.
Kasus kekerasan dan kejahatan seksual di lingkungan pendidikan kembali memantik perhatian publik. Ironisnya, ruang yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar dan tumbuh justru berubah menjadi lokasi terjadinya pelecehan hingga kekerasan seksual, baik di sekolah, kampus, hingga lembaga pendidikan berbasis asrama. Korban bukan hanya mengalami trauma fisik dan psikis, tetapi juga kerap menghadapi tekanan sosial, intimidasi, bahkan kesulitan mendapatkan keadilan.Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa kasus serupa terus berulang? Apakah sistem pengawasan di lingkungan pendidikan masih lemah? Bagaimana peran sekolah, kampus, keluarga, dan pemerintah dalam mencegah serta menangani kasus kejahatan seksual? Dan sejauh mana regulasi serta mekanisme perlindungan terhadap korban sudah berjalan efektif?Dalam podcast kali ini, kami membahas darurat kejahatan seksual di lingkungan pendidikan dan berbagai langkah yang perlu dibenahi, mulai dari pendidikan seksual yang tepat, penguatan sistem pelaporan, perlindungan korban, hingga penegakan hukum yang tegas agar lingkungan pendidikan benar-benar menjadi ruang aman bagi semua.TALK :: Anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf & Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd. - Ramadan Menutup Pintu Kejahatan Dan Kemaksiatan
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agnes Ambariliani dan Tarsisius Agung Marsono dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 17: 32-33.37.40-51; Mazmur tg 144: 1.2.9-10; Markus 3: 1-6.KEJAHATAN MELAWAN KEBAIKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kejahatan MelawanKebaikan. Dalam sejarah manusia, kita berkali-kali melihat benturan besarantara kejahatan melawan kebaikan. Kisah Daud melawan Goliat dalam PerjanjianLama adalah gambaran yang sangat kuat: seorang muda kecil, tanpa baju zirah dantanpa senjata perang yang “layak”, berdiri di hadapan raksasa bersenjatalengkap. Secara manusiawi, itu seperti perlawanan yang mustahil. Namun Daudtidak maju dengan kekuatannya sendiri; ia maju dengan iman, dengan keberanianyang lahir dari keyakinan bahwa hidup ini berada dalam tangan Allah. Di sinikita melihat bahwa kejahatan sering tampil mengintimidasi, besar, keras, danpenuh ancaman, tetapi kebaikan memiliki daya yang lebih dalam: kebenaran yangberasal dari Tuhan. Dalam Perjanjian Baru, benturan itu tampak lebih kelam. KaumFarisi, Herodian, dan para pemuka agama bersatu melawan Yesus bukan karenaYesus melakukan kejahatan, tetapi justru karena Ia membawa terang yangmenyingkapkan kepalsuan. Kejahatan sering takut pada kebenaran, sebab kebenaranmembuka topengnya. Maka Yesus dihadang dengan berbagai cara: fitnah, jebakan,manipulasi massa, hingga hukuman mati. Secara lahiriah, kebaikan seolahkalah—sang Putra Allah disalibkan. Tetapi kebaikan bukan menurut ukuran dunia.Kebaikan menang karena Yesus tidak membalas kebencian dengan kebencian; Iamenaklukkan kekerasan dengan kasih, dan maut dengan kebangkitan. Mengapa dalam “perang” ini kebaikan selalu menang? Pertama,karena kebaikan berakar pada Allah yang kekal, sedangkan kejahatan adalahpenyimpangan yang rapuh. Kedua, karena kebaikan menyatukan, sementara kejahatanpada akhirnya menghancurkan dirinya sendiri: ia bertumbuh lewat dusta, tetapidusta selalu memerlukan dusta baru, sampai akhirnya runtuh oleh kontradiksi.Ketiga, kebaikan memiliki daya hidup yang kreatif—ia membangun, memulihkan, danmemberi harapan—sedangkan kejahatan hanya mampu merusak dan mengosongkan. Makaketika kebaikan tampak kalah sementara, sebenarnya ia sedang menanam benihkemenangan yang lebih besar dan lebih murni. Mengapa kejahatan itu kalah, tetapi tidak pernah menyerah?Karena kejahatan tidak memiliki “hidup” sejati; ia hidup dari menempel padayang baik dan memutarbalikkannya. Ia tidak dapat mencipta, hanya dapatmemalsukan. Sebab itu ia terus melawan Tuhan, manusia, dan bahkan tatanan alamsemesta, karena dalam perlawanan itulah ia mencoba bertahan. Kejahatan jugatumbuh dari kesombongan: ia ingin menjadi pusat, ingin menguasai, ingin diakui.Maka ia tidak berhenti, sebab berhenti berarti mengakui bahwa dirinya bukanTuhan. Di sinilah tragisnya: kejahatan terus berjuang, tetapi setiap perjuanganitu justru memperlihatkan bahwa ia tidak memiliki kemenangan yang final. Namun kita juga harus jujur: kejahatan tidak hanya ada “diluar” sana, pada musuh besar atau sistem yang jahat, melainkan juga mengintaidalam hati manusia: iri, dendam, manipulasi, egoisme, ketidakadilan kecil yangdianggap biasa. Kejahatan sering kalah dalam skala besar karena Tuhan setia,tetapi ia tetap bertahan dalam skala kecil karena manusia bisa lengah. Karenaitu, kemenangan kebaikan bukan sekadar kisah heroik Daud atau Yesus; ia menjadipanggilan rohani harian: memilih jujur ketika mudah berbohong, memilihmengampuni ketika hati ingin membalas, memilih merawat ketika dunia terbiasamerusak. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Allah yang mahabenar dan mahabaik, di dalamDikau kami berlindung dan pada-Mu kami bersandar untuk selalu diberkati denganpemberian-Mu yang baik dan benar. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa…
People who join or support government designated hate groups face 15 years jail under new legislation in the wake of the Bondi terrorist attack. - Setelah serangan teroris di Bondi, orang-orang yang bergabung atau mendukung kelompok-kelompok kebencian yang ditetapkan pemerintah menghadapi hukuman penjara 15 tahun berdasarkan undang-undang baru.
Pemerintah Peru memberlakukan langkah keamanan tambahan di bawah status darurat. Presiden José Jerí menegaskan upaya untuk menanggulangi gelombang kejahatan yang meningkat di ibu kota Lima dan sekitarnya.
Kepala Komnas HAM Papua menyampaikan perkembangan tentang kasus penjualan amunisi di Papua.
Tuhan dengan tepat mengatakan bahwa mereka telah “rusak lakunya” yaitu "merusak diri mereka sendiri". Penyembahan berhala sangat berbahaya karena mengubah kepribadian kita, cara berpikir kita, kasih sayang kita, dan kehidupan sosial kita.
Tuhan dengan tepat mengatakan bahwa mereka telah “rusak lakunya” yaitu "merusak diri mereka sendiri". Penyembahan berhala sangat berbahaya karena mengubah kepribadian kita, cara berpikir kita, kasih sayang kita, dan kehidupan sosial kita.
Dua bersaudara, Erik dan Lyle Menendez, membunuh orang tua mereka sendiri dan mengguncang Amerika. Dalam monolog ini, kita kupas latar belakang keluarga, motif tersembunyi, hingga persidangan yang penuh kontroversi.Kejahatan keji atau jeritan trauma?Dengarkan sekarang dan temukan jawabannya. Hanya di Obrolan JuKo#TrueCrime #MenendezBrothers #PodcastKriminal #ObrolanJuKo
Daily Devotion || Jangan Membalas Kejahatan || Ps. Steven Liem
Renungan Malam || Cara Menghindari Kejahatan Uang || Ps. Steven Liem
Presiden kedua Indonesia, Soeharto kembali diusulkan sebagai calon Pahlawan Nasional 2025. Usulan ini disampaikan Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), pada Maret 2025. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan pengusulan dilakukan berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga ke pemerintah pusat serta melibatkan sejarawan, akademisi, hingga tokoh agama.Penolakan datang dari kelompok masyarakat sipil dan keluarga korban kekerasan dan pelanggaran HAM di era pemerintahan Soeharto. Pemberian gelar pahlawan dinilai mengkhianati upaya penuntasan kejahatan HAM masa lalu. Petisi tolak pemberian gelar pahlawan nasional pada Soeharto juga diluncurkan Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (Gemas).Layak kah Soeharto mendapat gelar Pahlawan Nasional? Bagaimana pengaruhnya terhadap upaya penuntasan pelanggaran HAM masa lalu? Ruang Publik KBR menghadirkan Prof. Asvi Warman Adam, Sejarawan sekaligus Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dimas Bagus Arya, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Asal usul kejahatan & pertentangan kosmis dimulai di surga. Lucifer, pada mulanya "sempurna sejak hari ia diciptakan sampai terdapat kecurangan padanya, Yeh. 28: 15. Yang sempurna bisa jatuh, sebab "sempurna" mencakup kebebasan moral memilih sejati
Asal usul kejahatan & pertentangan kosmis dimulai di surga. Lucifer, pada mulanya "sempurna sejak hari ia diciptakan sampai terdapat kecurangan padanya, Yeh. 28: 15. Yang sempurna bisa jatuh, sebab "sempurna" mencakup kebebasan moral memilih sejati
Kejahatan adalah akibat dari musuh, Iblis, yang melawan tuannya. "Seorang musuh yang melakukannya" Mat 13: 28. Allah pada akhirnya akan mengakhiri kejahatan, namun mencabut sebelum waktunya akan mengakibatkan kerusakan permanen yang merugikan kebaikan.
Kejahatan adalah akibat dari musuh, Iblis, yang melawan tuannya. "Seorang musuh yang melakukannya" Mat 13: 28. Allah pada akhirnya akan mengakhiri kejahatan, namun mencabut sebelum waktunya akan mengakibatkan kerusakan permanen yang merugikan kebaikan.
Sejarah kejatuhan, dosa & kejahatan adalah hasil tragis akibat penyalahgunaan kebebasan memilih. Rencana keselamatan dibuat untuk memperbaiki tragedi yang disebabkan oleh penyalahgunaan kebebasan memilih.
Sejarah kejatuhan, dosa & kejahatan adalah hasil tragis akibat penyalahgunaan kebebasan memilih. Rencana keselamatan dibuat untuk memperbaiki tragedi yang disebabkan oleh penyalahgunaan kebebasan memilih.
Pemberontakan iblis harus jadi pelajaran bagi alam semesta sepanjang zaman, kesaksian tentang dosa & akibat-akibatnya yang mengerikan, karena kekuasaan Ilahi dikesampingkan. Adanya pemerintahan Allah membawa kesejahteraan segala makhluk ciptaan-Nya.
Pelajaran ke 7, Kwartal 1, Tahun 2025 (8 - 14 Februari 2025)
Pemberontakan iblis harus jadi pelajaran bagi alam semesta sepanjang zaman, kesaksian tentang dosa & akibat-akibatnya yang mengerikan, karena kekuasaan Ilahi dikesampingkan. Adanya pemerintahan Allah membawa kesejahteraan segala makhluk ciptaan-Nya.
Sukhī hontu kalyāṇamittā, Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Mari Berhenti Melakukan Kejahatan". #Buddha #Ceramah #Kejahatan #AshinKheminda #BhanteKheminda Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 https://linktr.ee/Dhammavihari
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Pihak berwenang Australia merespons lonjakan kejahatan kebencian antisemit dan Islamofobia. Sementara itu, pemindahan terpidana “Bali Nine” ke Australia dan Mary Jane Veloso ke Filipina dilakukan berdasarkan prinsip timbal balik.
The federal government has released its formal response to the three-year Royal Commission into Defence and Veteran Suicide. - Pemerintah federal telah merilis tanggapan resminya terhadap Komisi Kerajaan selama tiga tahun mengenai Pertahanan dan Bunuh Diri Veteran.
membahas beberapa kejahatan digital yang sering terjadi di Indonesia
Wigand Sugandi - Lukas 13:27-28 (TB) Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan! Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
Lawan-lawan politik Prabowo yang akhirnya bergabung ke koalisinya, sesungguhnya telah mengkhianati suara pemilihnya. Padahal ketika cara-cara hukum kandas di Mahkamah Konstitusi, perlawanan terhadap kecurangan pemilu bisa dilakukan lewat cara politik. Memang, politik bukan jalan kesempurnaan. Tapi keseimbangan baru setidaknya akan menghukum pelaku kekacauan. - - - Kunjungi s.id/tempo199 untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/apakatatempo/message
Pendalaman Alkitab untuk anak-anak.| Digital Ministry Gereja Reformed Injili Indonesia-Karawaci. | PA Anak ini dapat diikuti juga di: Tota Scriptura: https://grii.to/pa-anak2
Melindungi Anak dari Kejahatan Setan ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 23 Sya’ban 1445 H / 4 Maret 2024 M. Kajian Tentang Melindungi Anak dari Kejahatan Setan Setan jahat karena dia berupaya untuk menyesatkan manusia. Permusuhan setan kepada […] Tulisan Melindungi Anak dari Kejahatan Setan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Cybersecurity experts are advocating for business owners and individuals to remain vigilant about their cleanliness and digital awareness, along with increasing government investment to protect critical infrastructure. - Pakar keamanan siber menganjurkan pemilik bisnis dan individu untuk tetap waspada terhadap kebersihan dan kesadaran digital mereka, seiring dengan peningkatan investasi pemerintah untuk melindungi infrastruktur penting.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Menlu AS Antony Blinken akan kembali ke Timur Tengah di tengah terus berkecamuknya perang Israel-Hamas. Belum jelas apakah ia akan singgah di Turki, yang terang-terangan mendukung Hamas. Sementara itu, dunia memperingati Hari Internasional Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Wartawan.
Wigand Sugandi - "Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!" Roma 12:17
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 165 (Zakharia 5:1-11): Bagian ini menggambarkan pengelihatan mengenai gulungan kitab raksasa (4x8 meter). Kitab ini berisi segala kutukan yang akan ditimpakan kepada segala kejahatan dan ketidakadilan di dunia. Hingga saat ini masih banyak ketidakadilan yang terjadi. Pencuri yang bebas dari hukuman, sumpah palsu yang dibiarkan, ini akan dihakimi dengan kata-kata kutukan di dalam kitab itu. Apakah yang sedang dinyatakan kepada Zakharia?
The Senate inquiry has heard consent laws should be the same across different states and territories to ensure there are consistent rules to stop rape and sexual violence. - Penyelidikan Senat telah mendengar undang-undang persetujuan harus sama di seluruh negara bagian dan teritori yang berbeda untuk memastikan ada aturan yang konsisten untuk menghentikan pemerkosaan dan kekerasan seksual.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
AS bergabung kembali dengan UNESCO, setelah mundur pada era Trump. Sementara itu, dua orang menjadi tersangka kasus mutilasi seorang mahasiswa di Yogyakarta. Tak hanya memutilasi, mereka juga merebus bagian tangan dan kaki. Bagaimana tindakan semacam itu bisa dilakukan manusia terhadap manusia lain?
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7 Juli 2023 Bacaan: "Tetapi Aku berkata kepadamu Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44) Renungan: Orang yang bersikap baik kepada kita harus kita perlakukan dengan baik, sedangkan orang yang berbuat jahat dan menganiaya kita patut kita benci dan musuhi. Inilah sikap anak dunia. Prinsip kekeristenan berbeda dari prinsip dunia ini. Firman Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi musuh kita. Tuhan berkata, "Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?" Kejahatan tidak akan dapat ditaklukkan dengan kejahatan, tetapi kebaikanlah yang mampu mengalahkan kejahatan. Mungkin kita bertanya, "Saya adalah manusia biasa, mustahil bisa mengasihi musuh." Alkitab menambahkan, "...haruslah kamu sempurna sama seperti Bapa-Mu yang di sorga adalah sempurna." (Mat 5:48). Mustahilkah? Tentu tidak, karena status kita adalah anak-anak Allah, berarti benih Ilahi itu ada di dalam kita, dan sudah seharusnya kita mewarisi sifat dan karakter-Nya. Allah tidak pernah memberi perintah yang mustahil untuk kita lakukan. Tuhan menghendaki kita memiliki hidup yang berbeda dari dunia, untuk itulah kita dipanggil supaya hidup kita menjadi berkat, salah satunya adalah mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau menciptakan aku berbeda dari anak dunia. Ingatkan aku, jika setiap kali aku mulai menaruh dendam dan kebencian terhadap seseorang, agar aku kembali diarahkan dan disadarkan bahwa benih-benih Ilahi mengalir dalam hidupku, sehingga aku dimampukan untuk mengampuni. Amin. (Dod).
Ps. Wigand Sugandi - Memadamkan Api Kejahatan
Identity crime is a significant threat in Australia, with a growing number of people falling victim every year. Those impersonated often face severe consequences, including financial losses, damage to their credit score, and legal ramifications. Here are some steps you can take to reduce your risk of having your personal information stolen or misused. - Kejahatan identitas merupakan ancaman yang signifikan di Australia, dengan semakin banyak orang menjadi korban setiap tahun. Mereka yang identitasnya ditiru sering menghadapi konsekuensi yang parah, termasuk kerugian finansial, kerusakan nilai kredit mereka, dan konsekuensi hukum. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi risiko informasi pribadi Anda dicuri atau disalahgunakan.
The New South Wales government's plan to make all poker machines to be cashless received strong support from police and from Opposition Labor Party leader Chris Minns. - Rencana pemerintah New South Wales untuk membuat semua mesin poker menjadi tanpa uang tunai mendapat dukungan kuat dari polisi dan dari pemimpin Oposisi Partai Buruh Chris Minns.
Semua harus dilihat kejadiannya. Tidak selalu Mobil salah lawan motor. Tidak selalu motor salah lawan sepeda. Pelanggaran itu bukan Kejahatan. Yurisprudensi menjadi rujukan yang harus dipelajari dan dihafalkan bersama-sama.
THE Northern Territory government will restrict alcohol sales in Alice Springs amid a soaring juvenile crime crisis. - Pemerintah Northern Territory akan membatasi penjualan alkohol di Alice Springs di tengah melonjaknya krisis kejahatan remaja.
Pembawa Renungan : RP. Berty Ohoiwutun, MSCManado Mat. 5:38-42;