POPULARITY
Categories
Ayat-ayat Tarbiyah (Pendidikan) Anak.Dibahas oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., MA. hafizhahullahu.
Setiap tahun, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selalu menjadi sorotan. Di balik ketatnya persaingan dan terbatasnya kuota penerimaan, masih ada praktik “titip siswa”, manipulasi data, hingga gratifikasi yang dibungkus dengan tanda "terima kasih". Padahal, hal-hal tersebut merusak integritas sejak dini pada dunia pendidikan. Melalui episode kali ini, Podkes Kanal KPK Episode #256 akan kupas tuntas berbagai modus kecurangan yang dikhawatirkan terjadi pada SPMB 2026, sekaligus membahas langkah nyata untuk mencegah praktik koruptif di dalamnya. Podcast ini juga hadir untuk mengingatkan kita semua bahwa kejujuran adalah jalan terbaik, dan masa depan anak tidak boleh “dititipkan” lewat cara yang salah.
Kementerian Pendidikan dasar dan Menengah mengumumkan hasil tes kemampuan akademik atau TKA matematika SD dan SMP rata-rata hanya 40 saja.
KIRIM CERITA BISA KESINI https://bit.ly/Isengcurhat atau bisa kirim ke email isengpodcast.project@gmail.comCeritanya bebas, mau itu asmara, pertemanan, uneg-uneg, horor, pertanyaan, atau mau sapa-sapa penonton dan pendengar Iseng Podcast lainnya.Jurusan pendidikan udah nggak relevan dengan pasar? kok bisa? apa penyebabnya? Lalu dengar-dengar pemerintah berbisnis dengan rakyatnya, emangnya iya? Selengkapnya bisa cek di episode kali ini.
Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih karena hampir setiap hari mendengar cerita tentang pejabat yang mencuri uang rakyat. Pernyataan ini menjadi alarm keras bahwa korupsi masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Uang yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kesejahteraan masyarakat justru disalahgunakan demi kepentingan pribadi.Lalu, apa yang harus dilakukan?Pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan hukum. Dibutuhkan pengawasan yang kuat, transparansi dalam penggunaan anggaran, serta keberanian untuk menindak siapa pun tanpa pandang jabatan. Pemerintah juga perlu memperkuat sistem digital agar celah penyalahgunaan anggaran semakin sempit.Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting untuk ikut mengawasi dan berani melapor jika menemukan praktik korupsi di lingkungan sekitar. Pendidikan antikorupsi sejak dini juga dinilai penting agar generasi muda tumbuh dengan budaya jujur dan bertanggung jawab.Karena pada akhirnya, memberantas korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama demi menjaga masa depan Indonesia.TALK :: Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Andrian Lame Muhar & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Peran Ibu dalam Pendidikan Anak adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 17 Dzulqa’dah 1447 H / 4 Mei 2026 M. Kajian Tentang Peran Ibu dalam Pendidikan Anak Memasuki pembahasan dari kisah Nabi Nuh ‘Alaihis Salam, terdapat faedah penting […] Tulisan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kasus kekerasan dan kejahatan seksual di lingkungan pendidikan kembali memantik perhatian publik. Ironisnya, ruang yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar dan tumbuh justru berubah menjadi lokasi terjadinya pelecehan hingga kekerasan seksual, baik di sekolah, kampus, hingga lembaga pendidikan berbasis asrama. Korban bukan hanya mengalami trauma fisik dan psikis, tetapi juga kerap menghadapi tekanan sosial, intimidasi, bahkan kesulitan mendapatkan keadilan.Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa kasus serupa terus berulang? Apakah sistem pengawasan di lingkungan pendidikan masih lemah? Bagaimana peran sekolah, kampus, keluarga, dan pemerintah dalam mencegah serta menangani kasus kejahatan seksual? Dan sejauh mana regulasi serta mekanisme perlindungan terhadap korban sudah berjalan efektif?Dalam podcast kali ini, kami membahas darurat kejahatan seksual di lingkungan pendidikan dan berbagai langkah yang perlu dibenahi, mulai dari pendidikan seksual yang tepat, penguatan sistem pelaporan, perlindungan korban, hingga penegakan hukum yang tegas agar lingkungan pendidikan benar-benar menjadi ruang aman bagi semua.TALK :: Anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf & Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Penyelenggaraan ibadah haji tidak menghalangi pemenuhan hak pendidikan bagi jemaah usia pelajar. Aysylla, jemaah haji reguler berusia 13 tahun asal Kota Malang, sukses mengikuti ujian kelulusan Madrasah Tsanawiyah secara daring dari kamar hotelnya di Madinah.BEH/MCH2026
How government's annual Language Assistant Program benefits Indonesian language learners in Western Australian schools? - Bagaimana program tahunan Language Assistant Program dari pemerintah dapat bermanfaat bagi para pelajar bahasa Indonesia di sekolah-sekolah di Australia Barat?
Operasional Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati dihentikan sementara, khususnya penerimaan santri baru, menyusul dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati oleh pengasuhnya yang kini berstatus tersangka.Kasus ini menjadi pukulan bagi kepercayaan masyarakat, di tengah harapan bahwa pesantren adalah ruang aman bagi anak. Di sisi lain, muncul pertanyaan tentang kelanjutan proses belajar para santri yang tengah menghadapi masa ujian.Bagaimana langkah Kementerian Agama menangani kasus ini? Apa jaminan perlindungan dan keberlanjutan pendidikan bagi para santri?Simak perbincangan bersama Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag.
#DiskusiInteraktif Kekerasan seksual kembali terjadi di Pondok Pesantren, Bagaimana membuat jera pelaku tetapi tidak merugikan pendidikan santri?[TALK] Dosen Hukum Pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Anggota Komisi Fatwa MUI, Dr. KH. M. Nurul Irfan dan Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo&Praktisi/Pakar Pendidikan di Jawa Timur, Isa Anshori
Mengapa pendidikan penting bagi upaya pemeliharaan lingkungan? Pertanyaan mendasar ini gaungnya makin terasa saat ini. Penggiat lingkungan kini banyak bersinergi dengan pemerintah daerah dan para guru memasukkan pendidikan lingkungan ke dalam muatan lokal kurikulum. Nilai ini sejalan dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa pendidikan adalah proses memberi teladan, menumbuhkan semangat, sekaligus memberikan dorongan. “Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani” bukan sekadar semboyan, tetapi cerminan bagaimana pendidikan dapat menggerakkan perubahan. Dalam konteks restorasi edukasi, pendekatan ini menjadi fondasi untuk generasi yang peduli akan kelestarian alam. Kita semua setuju bahwa masih dibutuhkan penyempurnaan pendekatan pendidikan, salah satunya tentang restorasi edukasi, yang mampu mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi praktisi yang terampil dan adaptif untuk menghadapi beragam tantangan kerusakan lingkungan dan alam. Dalam episode spesial Bincang Hutan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini, kita akan berdiskusi tentang restorasi edukasi dari sudut pandang pendidikan perguruan tinggi bersama Nilo dan Alfa.
Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2026 mengajak kita bertanya lebih dalam: ke mana arah pendidikan Indonesia hari ini? Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, pendidikan tidak lagi sekadar soal angka kelulusan atau nilai akademik, tetapi tentang bagaimana membentuk manusia yang adaptif, kritis, dan berkarakter.Tantangan yang dihadapi pun semakin kompleks. Mulai dari kesenjangan akses pendidikan, kualitas tenaga pengajar, hingga relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang besar, namun juga menuntut kesiapan semua pihak agar tidak semakin memperlebar jurang ketimpangan.Momentum Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, keluarga, dan dunia usaha. Kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu.Ke depan, arah pendidikan kita ditentukan oleh sejauh mana kita mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. Membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial. Karena pada akhirnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam menentukan masa depan bangsa.TALK :: Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI, Dr. Dudung Abdul Qodir, M.Si. & Koodinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Fikih Pendidikan Anak: Mendidik Anak Agar Tidak Merendahkan Orang
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Pendidikan Anak: Mengajari Anak Sopan Santun Dan Keberanian
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Fikih Pendidikan Anak Mendidik: Anak Mengoptimalkan Waktu Pagi
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Fikih Pendidikan Anak: Menanamkan Kemandirian Pada Anak
Raden Ajeng Kartini sering dijadikan simbol utama emansipasi perempuan di Indonesia, tetapi memahami perannya tidak cukup hanya sebagai ikon—perlu dilihat bagaimana gagasannya benar-benar “naik level” (level up) dalam konteks perempuan Indonesia saat ini.Kartini hidup di masa kolonial ketika akses perempuan terutama pribumi sangat terbatas. Melalui surat-suratnya (yang kemudian dibukukan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang), ia mengangkat beberapa gagasan kunci:Pendidikan sebagai kunci kebebasan perempuan, Kritik terhadap budaya patriarki dan feodalisme, Kesetaraan hak perempuan dalam berpikir, dan berperan di masyarakat. Lalu bagaimana memahami semangat ra kartini dalam konteks hari ini ? Pemberdayaan perempuan dalam pendidikan, ekonomi digital, dan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045", yang menjadi Tema Peringatan Hari Kartini 2026 kali ini? Pembahasan bersama Aktivis dan Anggota DPR RI, Rieke Dyah Pitaloka
Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong pemerataan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dengan meluncurkan program pelatihan pendidikan inklusif melalui peningkatan kompetensi bagi guru pendamping.
Mencetak Pejuang Agamanya Allah Masha Allah Tabarakallah
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Tuti Budiman dari Gereja St. Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 5: 27-33; Mazmur tg 34: 2.9.17-18.19-20; Yohanes 3: 31-36.SEKOLAH KETAATAN Renungan kita pada hari ini bertema: Sekolah Ketaatan.Salah satu ciri semangat Paskah ialah sekolah ketaatan. Sekolah ini sangatberbeda dari berbagai sekolah yang kita miliki seperti sekolah militer,perawat, polisi, teknik komunikasi, administrasi dan lain sebagainya.Sekolah-sekolah kita ini jelas menghasilkan banyak sekali lulusan, namun apakahmereka semua lulus dalam kebajikan ketaatan, ini menjadi suatu pertanyaan yangbesar. Pada kenyataannya, mereka tidak memberikan pelajaran dan pelatihan spesifiktentang menjadi seseorang yang taat. Kalau demikian, lebih tepat dan baik semua sekolah ituperlu mengambil semangat Paskah demi mendapatkan pelajaran tentang ketaatan.Pelajaran utama di sekolah ini ialah Yesus yang taat secara sempurna kepadaBapa-Nya untuk menunaikan kehendak Bapa, dengan merelakan diri-Nya menjadikorban bagi keselamatan semua umat manusia dari dosa. Ini adalah sumber utamabagi kurikulum pembelajaran ketaatan semua pengikut-Nya dan semua orang lainyang menjalankan kehendak Tuhan. Yesus menegaskan bahwa pembelajaran dasar bagi kita ialahpercaya kepada Dia yang diutus oleh Bapa dan mengikuti jalan yang Ia lalui,yaitu melaksanakan kehendak Bapa. Ini harus menjadi semangat umum bagi setiappengikut Kristus. Setiap bentuk kegiatan, perutusan, tanggung jawab, komitmen,pelayanan, dan pengabdian mesti berhaluan pada sekolah ketaatan ini. Intinyaialah semua itu demi melaksanakan kehendak Allah. Jika kehendak Allah yangdiikuti, maka kebaikan dan kebenaran yang menjadi hasilnya. Salah satu contoh yang ditunjukkan tentang sekolahketaatan ini ialah Petrus dan para rasul lainnya yang hendak dibungkam olehMahkamah Agama Yahudi. Mereka dilarang keras untuk memberitakan Injil dan YesusKristus kepada publik. Tetapi karena pendidikan ketaatan mereka sudah terbentukbegitu kuat, mereka dengan lantang berkata demikian: lebih baik bagi kami taatkepada Allah daripada kepada manusia. Pendidikan ketaatan ini fokus padaprioritas loyalitas dan kesetiaan kepada Allah. Dengan ini berarti godaan atauancaman untuk terlepas atau tidak patuh kepada Allah mesti dilawan. Mengapa Tuhan menjadi prioritas dalam sekolah ketaatan?Karena pada Dia semua ajaran moral, kebaikan, kebenaran, keindahan, kemuliaan,dan kekudusan berasal. Dia pangkal semua kebijaksanaan dan kepandaian. Makakalau kita memilih untuk taat kepadanya secara konsisten, kita bakal menjadipatuh dan taat dalam segala aspek tatanan atau aturan yang berlaku di mana dankapan pun di dunia ini. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga ketaatan kamikepada-Mu tidak asal-asalan tetapisungguh benar dan nyata seperti Putra-Mu Tuhan Yesus Kristus yang taatkepada-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Bagaimana SPI (Survei Penilaian Integritas) bisa jadi benteng pendidikan dan bukan sekadar event 2 tahunan? Pada Episode #250 ini, KPK bersama Kemendagri mengupas hasil SPI Pendidikan 2024, tindak lanjut monev yang terjadi di 2025 kemarin, serta persiapan SPI Pendidikan yang akan kembali diselenggarakan di tahun 2026 ini. Memahami potret kondisi integritas pendidikan, juga upaya pendampingan penanaman nilai antikorupsi. Dari mulai tingkat individu, ekosistem, hingga tata kelola, menjadi acuan rencana aksi di tiap daerah sebagai komitmen mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Majelis Masyayikh adalah lembaga mandiri dan independen yang dibentuk berdasarkan UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren untuk merumuskan dan menetapkan sistem penjaminan mutu eksternal pendidikan pesantren. Lembaga ini beranggotakan perwakilan dari dewan masyayikh yang dipilih oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA), serta berfokus meningkatkan kualitas, kurikulum, dan keabsahan ijazah pesantren. Majelis Masyayikh berperan penting dalam sistim penjaminan mutu pendidikan pesamtren. Mereka bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi dan pengembangan pendidikan di Pesantren sehingga Pesantren memiliki kualitas pendidikan yang baik sesuai dengn standar yang ditetapkan.
Two Indonesian government scholarship recipients studying at the University of Melbourne share their experiences choosing the LPDP program, their time in Australia, and their views on the post-study service obligation amid a viral controversy. - Dua penerima beasiswa LPDP yang sedang studi di University of Melbourne berbagi pengalaman memilih LPDP, menjalani studi di Australia, dan pandangan mereka soal sistem pengabdian pascastudi di tengah polemik yang viral.
Kultum & Sholat Tarawih #13Masjid As-sofia, Kota Bogor Senin, 02 Maret 2026 / 13 Ramadhan 1447HNarasumber: Dr. H. E. Mujahidin, MA.Tema: RAMADHAN: PROSES PENDIDIKANImam: Ustadz Sani KelsanaLIVE Streaming :- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/lBfNfT1vmLE?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/UxmlgtHs3G0?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1108865434699038/- Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:- Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #tarawih #kultumtarawih #kultumramadhan #ramadhan #sholattarawih #ramadhan1447h #ramadhan2025 #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama takwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,tarawih, kultum tarawih, kultum ramadhan, sholat tarawih,ramadhan 1447h,ramadhan,ramadhan 2026,
Pembentukan Dirjen Pesantren yang disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia.Pembentukan Dirjen Pesantren juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia. Dirjen Pesantren kedepan dapat membantu meningkatkan standar kualitas pendidikan pesantren, meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren, dan memperkuat moderasi dan ketahanan ideologi pesantren. Keputusan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah mengakui pentingnya peran pesantren dalam pembangunan nasional."Dirjen Pesantren sebagai Tonggak sejarah Pendidikan Islam di Indonesia", menjadi Tema kali ini yang akan kami bahas dalam Special Program Ramadhan Pesantren di Radio Bersama Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI
Pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren dapat dibaca sebagai momentum strategis untuk melakukan reposisi dan reformulasi tata kelola pendidikan pesantren di Indonesia. Mengingat pesantren merupakan entitas pendidikan tertua yang memiliki legitimasi sosial, kultural, dan historis yang kuat, kebijakan ini bukan sekadar restrukturisasi birokrasi, tetapi langkah politik pendidikan yang berdampak sistemik. Kami akan bahas bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq.
Tragedi anak 10 tahun (YBR) tewas bunuh diri di Ngada, NTT sungguh menyayat hati. Dia putus asa karena ibunya tak mampu membelikan buku dan pena seharga Rp10 ribu. Belakangan terungkap keluarga YBR hidup miskin, tetapi tak mendapatkan bantuan sosial. Beasiswa Program Indonesia Pintar yang mestinya YBR terima pun tak bisa disalurkan karena alasan administrasi. Sementara, YBR harus membayar uang sekolah sebesar Rp1.220.000 per tahun, ibunya baru bisa mencicil Rp500.000. Setiap hari sepulang sekolah, guru selalu mengingatkan ke semua siswa yang masih kurang bayar soal kewajiban ini. Kematian YBR melukai rasa kemanusiaan. Tragedi tersebut mematahkan narasi "wah" pemerintah soal keberhasilan proyek beranggaran jumbo MBG, juga menumpulkan klaim soal angka kemiskinan turun. Masalah klasik soal akurasi data kemiskinan turut tersingkap. Luputnya keluarga YBR dari daftar penerima bantuan sosial menunjukkan bobroknya sistem pendataan di tingkat desa atau daerah (DTKS).Siapa saja yang harus bertanggung jawab atas tragedi ini? Mengapa sistem sosial dan pendidikan kita gagal mencegahnya? Pembenahan seperti apa yang harus segera dilakukan agar anak-anak rentan seperti YBR bisa mendapat perlindungan?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Pemerhati Anak dan Pendidikan, Retno Listyarti.
Pendidikan, kepemimpinan, dan energi. Tiga bahan dasar nation-building dari kacamata Sudirman Said.Gita dan Sudirman juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali bencana tsunami Aceh 2004 serta upaya-upaya cepat tanggap kala itu, agar kita bisa memetik pelajarannya hari ini.-----------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id--------------------------------------Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes
Mendidik karakter memang bukan pekerjaan mudah. Butuh kerjasama banyak pihak untuk bisa membuat kerja ini lebih berdampak.Selain peran orangtua, guru, atau komunitas, kehadiran negara juga dibutuhkan untuk menguatkan upaya ini.Di episode perdana Musim ke-4 Siniar CMId, kami berbincang bersama Ibu Rusprita Putri Utami, S.E., M.A. sebagai Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tentang peran negara dalam penguatan karakter anak, serta refleksi beliau atas kerja-kerja yang telah dan sedang dijalankan.Simak selengkapnya Episode 1 Siniar CMId "Pendidikan Karakter: Sebuah Kerja Bersama" di YouTube dan Spotify.
Kasus wafatnya siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga akibat tidak mampu membeli buku dan alat tulis, menuai keprihatinan luas. Kasus tersebut dinilai menjadi gambaran buruk pemenuhan hak dasar anak di dunia pendidikan. Bagaimana merespon kejadian tersebut, agar tak terulang? Talk bersama Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia dan Dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Rif'an.
Anggaran belanja pendidikan di APBN 2026 yang didistribusikan melalui 23 kementerian dan lembaga, mencapai Rp470,4 triliun. Sebanyak Rp223,5 triliun atau 47,5 persennya masuk ke Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya.Sementara, jika dibanding dengan total keseluruhan anggaran pendidikan 2026 yang mencapai Rp769,1 triliun, MBG mencaplok sekitar 29 persennya. Ditilik dari sisi pelaksanaannya, MBG tak pernah surut dari masalah. Di awal tahun, terjadi kasus keracunan massal dengan jumlah korban mencapai 1.200-an siswa. Belum lagi soal celah potensi korupsi dan berbagai persoalan lain.Layakkah MBG mendapat porsi anggaran sejumbo itu? Bagaimana dampaknya ke prioritas lain di sektor pendidikan, seperti kesejahteraan guru? Bagaimana nasib mutu pendidikan Indonesia ke depannya?Nah, kita akan bahas topik ini bersama Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji dan Peneliti Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Betta Anugrah.
PENDIDIKAN KESEHATAN JIWANarasumber: Assoc. Prof. Dr. KH. Akhmad Alim, Lc. MA.Pertemuan #3TERBUKA UNTUK UMUMSabtu, 31 Januari 2026 / 12 Sya'ban 1447HBa'da MaghribMASJID AS-SOFIA Kota Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming:~ Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/ax5DlL2fo8A?feature=share~ Youtube.com/@AssofiaMassjid - https://youtube.com/live/HZmY2LgSpak?feature=share~ IG @DiMediaTV ~ IG @MasjidAsSofia~ FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1416538946774840/~ Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:~ Podcast: Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofiaRek. BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)Rek. BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid)Rek. BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid)Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu dan perjuangan dijalan Allah melalui donasi operasional LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).#MasjidAssofia #DiMedia #dimediatv #dimediaradio #masjidassofiabogor #UstadzAkhmadAlim #TafsirQuranTematik #kajiantematik #akhmadalim #syamail #syamailrasul #syamailmuhammadiyah #syamailmuhammadiyyah #AsySyamailMuhammadiyah #nabimuhammadsaw #karakternabisaw #karakterrasulullahsaw #khatamunnubuwwah #capkenabian #nabimuhammadsaw #rasulullah #karakternabisaw #karakterrasulullahsaw #live #livestream #livestreaming #livestreamingindonesia #kesehatanjiwa #pendidikankesehatanjiwa #pendidikanjiwa#obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obslive #obsstream Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"tag,takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,masjid assofia,masjid assofia bogor,obs,obs studio,obs studio live,obs live,obs live stream,obs stream,akhmad alim,ustadz akhmad alim, pendidikan jiwa,pendidikan kesehatan jiwa,kesehatan jiwa,
Episod 186 Audio Siar Keluar Sekejap membincangkan Rancangan Pendidikan Malaysia 2026–2035 yang diumumkan oleh Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim, pada minggu lalu. Antara keputusan utama yang disentuh ialah cadangan kemasukan Darjah 1 pada usia enam tahun serta pelaksanaan Matriks Pembelajaran bagi murid Darjah 4 dan pelajar Tingkatan 3.Episod ini turut mengupas kes rasuah Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang mencatat sejarah apabila, buat pertama kalinya, bekas Panglima Angkatan Tentera Malaysia dan bekas Panglima Tentera Darat ditahan serta didakwa atas pertuduhan rasuah dan salah guna kuasa.Selain itu, perbincangan turut menyentuh Tahun Melawat Malaysia, yang menyaksikan Malaysia mengatasi Thailand dari segi jumlah pelawat. Namun, episod ini menekankan cabaran berterusan berkaitan perbelanjaan pelancong yang masih rendah di dalam negara.Bagi isu antarabangsa, Keluar Sekejap mengulas rancangan bekas Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, untuk mengadakan perbincangan segera berhubung usaha mengambil alih Greenland, serta cadangan penubuhan Board of Peace.Kami juga telah melancarkan Kelas Sekejap! Kelas Sekejap ialah Aplikasi Bahasa Inggeris Pertama di Malaysia Untuk Belajar Dengan Bertutur. Dikuasakan oleh AI - Pelajaran disesuaikan ikut minat, matlamat dan tahap anda. Muat turun di Apple Store dan Play Store sekarang!Ikuti Kelas Sekejap untuk pelancaran eksklusif hari ini!Instagram: https://www.instagram.com/kelas_sekejap TikTok: https://www.tiktok.com/@kelas_sekejap
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Mengupas cerita di balik layar Danantara langsung bersama sang CIO, Pandu SjahrirPercakapan yang diramu untuk menjawab rasa penasaran kita semua: Apa sebenernya yang dilakukan Danantara? Mengapa penting? Bagaimana ejawantah ide dan gagasan yang dibawa? Siapa saja orang-orang di baliknya?#Endgame #GitaWirjawan #PanduSjahrirTopik selengkapnya:00:00 - Intro01:08 - Masuk ke ‘kampus militer'-nya ekonomi05:36 - Pentingya berjejaring08:35 - 5 nilai yang diajarkan orang tua Pandu13:31 - Danantara17:28 - Yang dicari dari investasi23:05 - Passion Pandu sesungguhnya: Pendidikan dan Guru27:06 - Patahkan mitos tentang Danantara38:27 - Korupsi43:19 - Ketahanan Pangan46:51 - Ketahanan Energi54:02 - Kenapa investasi asing itu penting1:04:46 - Harus lihat 50—100 tahun ke depan1:11:25 - Narasi dari Asia Tenggara1:17:03 - Waste to Energy------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/Ss6ud71pmvQ?si=4fgqA2LlfICPLpArhttps://youtu.be/lpQrUTWXHZU?si=1gpeWZBUH6lydFeYhttps://youtu.be/Ne6hcWoWzDo?si=bvlj1YiMlSWqDL-g------------------
Presiden Prabowo Subianto bertemu para rektor perguruan tinggi serta sejumlah guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum bagi Presiden Prabowo untuk berdiskusi dengan para akademisi terkait kondisi bangsa, perkembangan geopolitik, hingga rencana pembangunan ke depan.#PrabowoSubianto #PendidikanNasional #IndonesiaEmas2045#PerguruanTinggi #Rektor #GuruBesar #MetroTV
Wawancara Radio Elshinta bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani dan Pengamat Pendidikan UNJ Muhammad Ilman Naafi'a membahas Outlook Pendidikan 2026. Diskusi menyoroti hasil Tes Kemampuan Akademik 2025, rendahnya literasi dan numerasi, maraknya kekerasan di sekolah, revisi UU Sisdiknas, hingga tantangan dan syarat Indonesia mengejar ketertinggalan pendidikan. Wawancara dipandu News Anchor Bhery Hamzah, Jumat (09/01/2026).
WASPADA GUNUNG ES PELECEHAN SEKSUAL DI DUNIA PENDIDIKAN#meetnitelive #pendidikan #pelecehanseksual #padel #olahragaviral #beritaterkini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengumumkan capaian penting di sektor pendidikan nasional: 85 persen program revitalisasi sekolah telah rampung.Program ini menjadi salah satu dari tiga prioritas utama Presiden untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia—mulai dari perbaikan sarana prasarana hingga peningkatan kenyamanan dan keamanan belajar siswa.Apa dampaknya bagi sekolah, guru, dan peserta didik?Simak penjelasan lengkapnya dalam episode ini.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meresmikan bantuan revitalisasi satuan pendidikan di Kota Medan. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, sekaligus mendukung proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Peresmian dihadiri jajaran Kementerian Dikdasmen, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah daerah setempat.
“Anak-anak lan wong enom kudu ngembangke pakulinan-pakulinan kanggo dadi sampurna sakjerone bab piwulangan” “Wong Kristen bakal dadi "bangsa suci, umat pinilih" ing jagad iki kanthi nuduhake pamuji marang Panjenengane sing wis nimbali dheweke”
“Wong tuwa kudu nuntut anak-anake ngormati lan nuruti wewenang sing bener” ”Jiwa sing manunggal karo Kristus bakal nglawan kabeh panerak lan kabeh wujud dosa”
“Kabeh Anak-anak Kudu Entuk wewengan-wewengan ing Piwulangan” ” Ora ana sing luwih mbebayani tinimbang pamblithuking dosa”
“Asrama iku dilakokake kanthi rancangan sing ndadekake iku dadi bale wisma sing becik” “Gusti Allah wis maringi angger-angger suci marang manungsa minangka ukuran karakter”
Keteladanan: Pondasi Pendidikan Seksual merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 11 Jumadil Akhir 1447 H / 2 Desember 2025 M. Kajian Tentang Keteladanan: Pondasi Pendidikan Seksual Ayah dan bunda harus menjadi teladan pertama bagi […] Tulisan Keteladanan: Pondasi Pendidikan Seksual ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Urgensi Pendidikan Seksual Untuk Remaja merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 20 Jumadil Awal 1447 H / 11 November 2025 M. Kajian Tentang Urgensi Pendidikan Seksual Untuk Remaja Pentingnya pendidikan seksual bagi anak dan […] Tulisan Urgensi Pendidikan Seksual Untuk Remaja ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Tarbiyah Jinsiyyah: Pendidikan Seksual Bagi Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 20 Jumadil Awal 1447 H / 11 November 2025 M. Kajian Tentang Tarbiyah Jinsiyyah: Pendidikan Seksual Bagi Anak Pada kajian ini, dibahas […] Tulisan Tarbiyah Jinsiyyah: Pendidikan Seksual Bagi Anak ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia', sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus--------------Dua alumni Pangudi Luhur yang mendunia kembali duduk di bangku sekolah untuk berbicara tentang peran pendidikan dalam hidup mereka masing-masing, serta bagaimana Indonesia harus menata pendidikan ke depan.Selain itu, Helman dan Gita juga menyentuh isu regional, termasuk budaya etos kerja, argumentasi, hingga meritokrasi.---------------About the host: Gita is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy; and a fellow at the Harvard Kennedy School's Belfer Center for Science and International Affairs.
If every citizen of a country can get a quality primary education free of charge, many parties, especially parents of students, will feel that this is the ideal. - Apabila setiap penduduk warga sebuah negara bisa mendapatkan pendidikan dasar berkualitas secara cuma-cuma, banyak pihak, terutama orang tua anak usia pelajar, akan merasa bahwa itulah yang ideal.
Education is a pathway to opportunity, but for too long, Indigenous students in Australia have faced barriers to success. While challenges remain, positive change is happening. In this episode we'll hear from Indigenous education experts and students about what's working, why cultural education matters and how Indigenous and Western knowledge can come together to benefit all students. - Pendidikan adalah jalur menuju peluang, tetapi terlalu lama, siswa Pribumi di Australia telah menghadapi hambatan untuk sukses. Sementara tantangan tetap ada, perubahan positif sedang terjadi. Dalam episode ini kita akan mendengar dari pakar dan siswa pendidikan Pribumi tentang apa yang berhasil, mengapa pendidikan budaya penting dan bagaimana pengetahuan Pribumi dan Barat dapat bersatu untuk memberi manfaat bagi semua siswa.