POPULARITY
Categories
FROM THE FARM tidak jadi tayang karena peternak nya sibuk prepare idul adha . Mendadak kita ganti ke IYKYK di sini tama & damara mencoba menceritakan hal yg satu sma lain tidak pernah mengalami .
Kamu apa kabar? semoga kamu baik-baik saja ya. aku cuman mau bilang, kalau aku kangen sama kamu. Maaf kalau kamu agak sedikit terganggu dengan kalimat ku ini.
Helmy Yahya Bicara kedatangan Koiyocabe dari channel Sepulang Sekolah nih! Dari ngobrolin gerakan anak muda di beberapa negara yang berhasil menggulingkan kekuasaan pemerintahannya, hingga membahas generation gap antara Gen Z, Millenials dan Baby Boomers. Simak selengkapnya!
Pour mieux comprendre les conversations entre Milléniaux et les références culturelles, découvre des expressions idiomatiques en français venant de la publicité. Une interview avec Cara Leopold, une Britannique vivant en France, pour décrypter ces slogans cultes des années 80-90 qui sont devenus des expressions de tous les jours utilisées par les Français.Transcription disponible: https://francais.mypolyglotlife.com/2026/04/09/expressions-idiomatiques-en-francais-venues-de-la-publicite/Fiche de vocabulaire pour les membres Patreon: https://www.patreon.com/c/cathyintroN'oublie pas de t'abonner à la newsletter pour recevoir toutes les mises à jour: https://mypolyglotlife.kit.com/feuillederouteSommaire00:00 Enrichir ton vocabulaire avec des expressions idiomatiques05:02 Références internationales (Parce que je le vaux bien / L'Oréal), What else? / Nespresso)06:47 Le deuxième effet Kiss Cool (Kiss Cool)11:31 Et la marmotte, elle met le chocolat dans le papier d'alu (Milka)13:42 C'est le jeu ma pauvre Lucette (La Française des Jeux)16:18 Petit mais costaud (La Pie qui Chante/Pimousse)19:01 Mais à quoi ça sert que Ducros il se décarcasse ?22:02 On ne change pas une équipe qui gagne (référence sportive)23:08 Jingles cultes : MAAF et MMA (Trop de blabla)27:00 Les fausses pubs des Nuls (Royal Canin/Royal Rabin, SNCF/Hassan Cehef)28:15 ConclusionLiens vers les pubs:Les pubs Kiss Cool La pub Milka avec la marmotte 2 pubs cultes de La Française des Jeux La pub Pimousse La pub originale pour les herbes et épices Ducros et d'autres publicités pleines de stéréotypes genrés et ethniques, représentatives des années 1980 Le jingle MMA (trop de blabla) et la chanson originale de Princesse Erika La pub Royal Canin et la fausse pub Royal Rabbin La pub pour SNCF Fret et la fausse pub des Nuls*********************
Komisi Pemberantasan Korupsi secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas pemberian status tahanan rumah terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024. Permintaan maaf disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.Lalu, apa yang harus dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang? Simak perbincangan bersama pegiat antikorupsi dari Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi, Bejo Suhendro, yang akan mengulas transparansi, akuntabilitas, serta standar penegakan hukum di tubuh KPK.
Selamat Hari Raya Aidilfitri semua
Selamat Hari Raya Aidilfitri semua
Bismillah,Harusnya, Dia yang Minta Maaf — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 28
Hukuman mati selama ini dikenal sebagai hukuman berat dalam sistem hukum, tetapi aturan baru muncul konsep yang memicu perdebatan masa percobaan 10 tahun bagi terpidana mati.
EP217: membahas plot twist di akhir liga showroom dan evaluasi singkat acara Ramadhan
Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menerima permohonan maaf yang disampaikan Rismon Sianipar terkait permasalahan yang sebelumnya mencuat ke publik. Pernyataan tersebut disampaikan Joko Widodo saat dimintai keterangan oleh wartawan.
Haribo, c'est beau la vie, pour les grands et les petits. Efficace et pas chère, c'est la MAAF que j'préfère Bien sûr, la rime facilite la mémorisation. Une phrase rythmée est plus facile à retenir, à répéter et à transmettre. Notre cerveau est particulièrement sensible aux régularités sonores : elles demandent moins d'effort cognitif pour être traitées. Mais cet avantage mnésique n'est qu'une partie de l'explication.Les slogans rimés tirent surtout parti d'un biais cognitif bien documenté : l'effet de rime, aussi appelé rhyme-as-reason effect.Ce biais a été mis en évidence en 2000 par les psychologues Matthew McGlone et Jessica Tofighbakhsh, dans une étude devenue classique publiée dans la revue Psychological Science. Leur expérience est simple : ils présentent à des participants des affirmations exprimant la même idée, mais sous deux formes différentes. L'une rime, l'autre non.Résultat : les participants jugent systématiquement la version rimée plus vraie, plus convaincante et plus fiable, alors même que le sens est strictement identique.Pourquoi ? Parce que notre cerveau confond fluidité cognitive et validité. Une phrase qui rime est plus facile à traiter mentalement. Cette facilité est ressentie comme un signal positif : inconsciemment, nous interprétons ce confort cognitif comme un indice de vérité. Autrement dit, si une phrase « sonne juste », elle nous paraît… juste.Ce mécanisme est automatique et largement inconscient. Même lorsqu'on sait que la rime n'a aucune valeur logique, l'effet persiste. D'autres travaux ont confirmé ce biais dans des contextes variés : jugements moraux, messages de prévention, slogans politiques ou publicitaires.Les publicitaires exploitent donc un raccourci mental très puissant. Une phrase rimée donne l'impression d'être plus ancienne, plus partagée, presque proverbiale. Elle évoque la sagesse populaire, l'évidence collective. C'est exactement pour cette raison que de nombreux dictons traditionnels utilisent la rime : elle confère une autorité implicite.En résumé, les slogans publicitaires ne riment pas seulement pour être jolis ou mémorables. Ils utilisent une faille subtile de notre raisonnement : notre tendance à confondre forme agréable et fond crédible. Une démonstration élégante de la manière dont le cerveau peut être convaincu… sans jamais s'en rendre compte. Hébergé par Acast. Visitez acast.com/privacy pour plus d'informations.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Komunitas Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 18: 14-16; 19: 6-9; Mazmur tg 105: 2-3.36-37.42-43; Lukas 18: 1-8.TUHAN BERTINDAKCEPAT DAN TEPAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan BertindakCepat Dan Tepat. Seorang bocah perempuanberusia 6 tahun sering diajak ibunya belanja di pasar. Ia perhatikan bahwaibunya selalu menawarkan barang-barang yang akan dibeli. Tidaktanggung-tanggung, tawaran potongan harga itu bisa lebih dari setengah hargapas. Ketika penjual keberatan dengan potongan harga, ibu itu selalu berkata:"Maaf, kami orang kecil, kami miskin sekali." Pada suatu ketika bocah itu memakai uang tabungannya untukmembeli sesuatu di toko. Ia juga ingin menawarkan barang dengan meniru apa yangbiasa dibuat ibunya. Sebelum mengatakan barang yang hendak dibeli, ia lebihdahulu berkata kepada pemilik toko, "Maaf, kami orang kecil, kami miskinsekali." Lalu ia menunjukkan barang yang hendak dibelinya. Pemilik tokoitu mengambil barang tersebut dan memberikan gratis kepada gadis ciliktersebut. Di dalam hidup ini terjadi pertemuan biasa antara orangkecil dan besar, orang miskin dan kaya, tuan dan hamba. Teriakan dan tangisanorang kecil atau miskin selalu menarik perhatian. Mereka berteriak entahlangsung kepada orang-orang tertentu yang segera memberikan perhatian, entahsecara terbuka kepada publik dan terserah siapa saja yang akan memperhatikan.Teriakan mereka hanya dapat berhenti setelah permintaan mereka terpenuhi atauterjawab. Tuhan memiliki belas kasih terhadap orang-orang ini. Tuhanbertindak cepat dan menjadi pembebas mereka pada saat yang pas dan tepat.Mereka itu ialah orang-orang yang tidak punya pendukung, pembela dan penopang.Perumpamaan tentang janda dan perkaranya yang ditangani oleh si pengacara dalamperumpamaan hari ini merupakan contohnya. Di dalam kitab suci banyak sekalicontoh-contoh sejenis, ketika Tuhan menolong pada waktu yang cepat dan tepat. Banyak di antara kita yang mendapat pertolongan Tuhandalam waktu yang cepat. Ada orang mengakui doa-doanya belum terkabulkan. Makaitu, mereka berpandangan kalau Tuhan belum berpihak pada mereka. Ada yang cukupsabar menantikan datangnya jawaban pada saat yang tepat. Ada yang sudahmenyerah karena mereka menunggu lama, lalu menjadi pasif dan apatis. Bahkan adayang pakai emosi sampai menjadi marah-marah kepada Tuhan. Bisa jadi waktunya belum pas. Mengapa belum, karena Tuhansedang menggunakan sesama kita untuk membantu. Harus diakui, pertolongan yangpaling dekat mestinya datang dari situ, karena sebenarnya pertolongan itu dariTuhan sendiri, yang memakai orang-orang di sekitar untuk melakukannya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... ya Tuhan, kamimenaruh harapan untuk kelayakan hidup saudara dan saudari kami yang sangatberkekurangan dan tak berdaya lagi; semoga mereka mendapatkan pertolongandari-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Saya melihat banyak orang (terlebih anak muda) yang takut kalau disebut salah. Padahal namanya manusia ya pasti berbuat salah lah. Nah anak muda malah punya "kartu truf" untuk hal ini. Maaf saya masih muda. Langsung dimaafkan. Jadi jangan defensif. Jangan takut kalau disebut salah.
Maaf, masih suka sedih dan merindukanmu. Gapapa yaa?
Huyuuu~ balik lagi, setelah sekian lama gak upload.Btw, gue lagi ikutan Podcast Hunt 2025.Maaf maaf, tapi posisi baru banget pindahan belum sempet rapih-rapih studio, udah di serang bikin video.Doain yaaa.. supaya gue bisa nyicil rapihin Studio, biar makin enak take nya.
Tam Tam : Le recrutement par celles et ceux qui le font au quotidien
Le CV dans le recrutement, c'est finalement comme le basilic dans une salade tomate-mozza : un bon petit plus, mais au fond, rien d'essentiel !De la coiffure, à McDonald's jusqu'au recrutement, il y a… Émilie Labrousse. Véritable profil atypique, elle est convaincue d'une chose : donner leur chance à des profils qui ne rentrent pas dans les normes est un pari (souvent) gagnant !Aujourd'hui, Émilie est donc Responsable Recrutement au sein du groupe Covéa (MAAF, GMF, MMA). Passée par des expériences variées, elle incarne complètement ce qu'elle défend : la richesse des parcours non linéaires.Alors au programme de cet épisode (on l'espère atypique) de Tam Tam :
Menteri keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas. Hal ini buntut dari pernyataannya yang sempat menyebut 17+8 tuntutan rakyat hanya datang dari sebagian kecil masyarakat.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/cara-menolak-how-138323285?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-cara-menolak-138323507?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_link1. “Nanti”X: Win, malam ini mau makan-makan di tempat biasa, nggak?W: Ehh, nanti aku kabarin, ya.X: Win, malam ini mau nonton Demon Slayer, nggak? W: Emm… Lihat nanti, ya. 2. Maaf, disertai alasanX: Win, besok mau ke CP, nggak?W: Sorry, aku udah ada janji lain.Sumber gambar: Priscilla Du Preez
Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini!
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 26 Agustus 2025Bacaan: "Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar. Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Mazmur 34:7)Renungan: Sejarawan Cassius Dio mencatat sebuah peristiwa penting di dalam hidup Hadrian, Kaisar Roma darl tahun 117-138. Suatu ketika seorang wanita mengajukan permohonan kepada Hadrian ketika la berpapasan dengan wanita ini dalam suatu perjalanan. Awalnya Hadrian berkata, "Maaf, aku tak punya waktu." Namun, segera setelah mendengar wanita ini berseru, "Kalau begitu, berhentilah jadi Kaisar." Hadrian pun berbalik dan mendengarkan permohonan wanita itu. Betapa sering kita mengatakan atau mendengar. "Jangan sekarang. Aku sedang sibuk" atau "Maaf, aku tidak punya waktu." Namun Bapa Surgawi kita selalu menyediakan waktu untuk kita. Pemazmur menuliskan, "Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telingaNya kepada teriak mereka minta tojong Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya." (MZm 34:16-18). Allah tidak seperti Kalsar atau seorang eksekutif yang sibuk yang berusaha menghindari interupsi. Sebaliknya, sukacita Bapa adalah mendengarkan dan menanggapi anak-anak-Nya, karena. "Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk redam jiwanya." (Mzm 34:19). Setelah peristiwa itu, yang dipikirkan Hadrian adalah "Aku perlu menyediakan waktu untuk orang lain. sedangkan yang dipikirkan Allah sejak semula adalah "Aku selalu menyediakan waktu bagi mereka yang datang kepadaku." Kapanpun kita perlu berbicara dengan-Nya. Tuhan selalu siap mendengarkan. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menyediakan waktu untuk orang-orang yang kita kasihi? Suami, istri. anak-anak, orang tua, sahabat? Pekerjaan tidak akan ada habisnya, tetapi kalau waktu jika telah hilang. tidak akan dapat diputar lagi. Jika kita terlalu sibuk bekerja dan memberikan waktu yang penuh untuk pekerjaan, ketika kita meninggal, perusahaan tempat kita bekerja akan dengan cepat mendapatkan pengganti kita. Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan kehilangan kita untuk selamanya, dan mereka tidak akan pernah mendapatkan pengganti kita dalam hidup mereka. Marilah kita atur waktu untuk Tuhan, keluarga dan pekerjaan. Jangan sampai kita menyesal karena sudah kehilangan waktu yang berharga untuk orang-orang yang kita kasihi. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk pekerjaan dan tugas-tugas yang telah Kau percayakan padaku. Ajarilah aku untuk mampu mengatur waktuku bagi orang-orang di sekitarku yang aku kasihi. Jangan biarkan pekerjaanku menyita seluruh waktuku, sehingga suami, istri, orang tua, anak-anak dan sahabatku kehilangan kasih dan perhatianku. Jangan biarkan anak, istri, suami, orang tua dan sahabatku mencari pribadi atau idola lain untuk mengganti kedudukanku dalam hidup mereka. Biarlah aku senantiasa ada saat mereka membutuhkanku, sebagai mana Engkau selalu ada untukku. Amin. (Dodi.
Halo semunya... Mohon maaf banget baru sekarang aku update lagi ini podcast setelah sekian tahun tidak aktif alias vakum atau malas semoga kalian semua suka dengan episode ini.Selamat Mendengarkan
EP187: membahas encore usai istora, mana labu kukus nya jeketi, dan tidak adanya pembacaan live X
कभी-कभी हम दूसरों को तो माफ़ कर देते हैं, मगर खुद से नाराज़ रहते हैं…इस एपिसोड में हम बात करेंगे खुद को माफ़ करने की अहमियत पर।गलतियाँ हर किसी से होती हैं, लेकिन जब हम अपने दिल में खुद के लिए ही बोझ पाल लेते हैं, तो ना आगे बढ़ पाते हैं, ना सुकून पा पाते हैं।खुद से प्यार करने की पहली सीढ़ी होती है – खुद को माफ़ करना।आइए, आज अपने अंदर झांकते हैं, उन पलों को स्वीकारते हैं जो दर्द देते हैं, और उन्हें माफ़ करके आगे बढ़ते हैं।
Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina menyampaikan permohonan maaf kepada segenap warga Garut atas insiden yang merenggut tiga nyawa dan belasan orang luka-luka akibat saling dorong hingga terinjak-injak saat berebut makanan gratis dalam acara pesta pernikahannya bersama putra Gubernur Jawa Barat Maulana Akbar di halaman Komplek Pendopo Kabupaten Garut pada Jum'at (18/07) siang. Bagaimana melihat fenomena dimasyarakat terkait dengan persoalan tersebut?Wawancara bersama Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - Dr. Tantan Hermansyah
S19E4 : GENGTOKOU MINTA MAAF AHH.....Podcast kali ini kami jemput masuk @gengtokou kihoiii…jom dengar cerita diorang bagaimana diorang memulakan penciptaan kandungan dan bagaimana diurang fly di tiktok dan facebook. Lawak habis diurang, minta map ah…….. Out on Spotify and YouTube! Podcast ini dibawakan khas kepada anda oleh Flanegan B Studio, jurufoto tanak wagu Sabahan yang karyanya sudah tembus pameran dan projek antarabangsa — world class tapi masih kuat dengan akar budaya Borneo. Dari potret peribadi, pengambaran jenama, sehinggalah ke kisah visual dokumentari, Flanegan B Studio sedia bantu kasi up cerita kamu dengan gaya yang unik dan berkualiti tinggi. Setiap gambar ada cerita — dan Flanegan tahu macam mana mau bawa cerita tu hidup. Mau naik taraf visual kau? Layari flaneganb.net, atau hubungi +60183588470 Sokong bakat anak Sabah — tempah Flanegan B Studio hari ini!
Send us a textKathy and Ramesh react tothe trailer for Bhool Chuk Maaf, starring Rajkummar Rao! Bhool Chuk Maaf (transl. Forgive my mistakes) is an upcoming Indian Hindi-language science fiction romantic comedy film written and directed by Karan Sharma, and produced by Dinesh Vijan under Maddock Films and Amazon MGM Studios. The film starring Rajkummar Rao and Wamiqa Gabbi, and Seema Pahwa in lead roles.Support the show
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 26 April 2025Bacaan: "Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya." (2 Samuel 11: 2, 4) Renungan: Perhatikanlah, ketika seseorang tidak menyibukkan dirinya dan pikirannya untuk sesuatu yang benar, maka dia akan menyibukkan dirinya dan pikirannya dengan sesuatu yang tidak benar. Sebaliknya, perhatikan kata-kata orang bijak, "Maaf, saya tidak sempat memikirkan ajakan Anda untuk berbuat hal yang tidak benar, karena pikiran dan diri saya sibuk dengan hal-hal berguna." Kira-kira seperti itulah kaitannya perbuatan dosa yang dilakukan Daud yang diawali dari sotoh istana. Daud adalah seorang raja dari bangsa yang terbilang besar saat itu. Sebagai raja, Daud mempunyai kekuasaan atas apa saja di kerajaannya, termasuk kekuasaannya atas bawahannya, untuk menyuruh mereka maju berperang. Dikatakan bahwa pada waktu itu musim perang telah dimulai. Sementara pasukan bangsa Israel maju untuk berperang. Daud malah enak-enakan berada di istananya. Alkitab tidak menjelaskan apakah saat itu Daud sibuk untuk melakukan urusan di istananya, namun jelas dikatakan bahwa Daud sempat berjalan-jalan di atas sotoh istananya. Dari sotoh inilah dosa itu muncul. 2 Samuel 11:2 menjelaskan bahwa suatu kali pada waktu petang, yaitu ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, ia lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana. Dari sotoh itu Daud melihat seorang perempuan sedang mandi, yang dikatakan bahwa perempuan itu sangat elok rupanya. Sotoh sama artinya dengan atap atau pelataran atas rumah, di mana rumah, termasuk istana kerajaan orang Yahudi bentuknya datar, tidak lancıp. Kalau sotoh di rumah, biasanya difungsikan untuk menjemur jerami, sehingga menjadi biasa seorang perempuan bekerja di sotoh. Juga, bisa digunakan untuk merenung atau bermeditasi. Namun, apa pun itu fungsinya, baik di rumah maupun di istana, orang bisa berjalan-jalan di atas sotoh. Dijelaskan bahwa saat itu Daud sedang memanjakan dirinya dengan berjalan-jalan di sotoh, yang ternyata dosa menghampiri dirinya di sana. Tanpa sengaja, Daud melihat Batsyeba yang sedang mandi. Naluri kelaki-lakiannya muncul! Andai saja Daud bisa menguasai diri, maka penglihatan yang tidak disengaja ini tentu tidak akan menimbulkan perbuatan dosa. Namun, kita tahu bahwa akhirnya Daud berbuat dosa. Di satu sisi, terlalu sibuk bekerja sehingga kita melupakan istirahat dan kebutuhan rohani, itu tidak baik. Di sisi lain, terlalu santai juga tidak baik, karena biasanya orang yang santai akan tergoda dengan pikiran-pikiran yang tidak benar, apalagi jika ditambah dengan penglihatan yang tidak benar juga. Oleh sebab itu, kita tidak boleh terlalu bermalas-malasan. Kalau pun kita akan santai untuk beristirahat, tetaplah berusaha untuk selalu memikirkan hal-hal yang benar. Kita juga harus senantiasa mengisi kehidupan dengan berbagai macam kegiatan yang berguna. Jangan sampai sementara orang lain sibuk, kita malah malas. Ini berguna untuk menghindari atau mengalahkan datangnya godaan untuk berbuat dosa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mengalahkan kemalasan dan untuk terus berpikir hal yang benar, sehingga aku tidak tergoda untuk berbuat dosa. Amin. (Dod).
Kamga yang dulu dikenal dari Grup Vocal "Tangga", kini bergabung menjadi backing vocal "Maliq & d'Essentials". Selain itu, Kamga juga buka kesalahan masa lalunya kepada Isyana Sarasvati. Penasaran? Yuk, dengerin sekarang!
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Desember 2024 Bacaan: "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit —, maka hal itu akan diberikan kepadanya." (Yakobus 1:5) Renungan: Ada seorang direktur dari sebuah perusahaan yang memberi instruksi kepada sekretarisnya untuk tidak mengganggunya karena ia memiliki pertemuan yang penting. Suatu kali, pimpinan dewan perusahaan tersebut datang dan berkata, "Saya ingin bertemu dengan Pak Jones." Sang sekretaris menjawab, "Maaf, tetapi Pak Jones tidak bisa diganggu; ia sedang berada di tengah pertemuan yang penting." Pemimpin dewan menjadi sangat marah. Ia masuk dan membanting pintu, lalu melihat sang direktur yang sedang berlutut dan berdoa. Dengan pelan-pelan, si pemimpin menutup pintu dan bertanya kepada sekretaris, "Apakah ini adalah hal yang biasa ia lakukan?" Sang sekretaris menjawab, "Ya, ia melakukan hal ini setiap pagi." Pemimpin dewan kemudian menjawab, "Tidak heran saya datang kepadanya untuk meminta nasihat." Untuk mereka yang berdoa, Tuhan menjanjikan hikmat dan pertolongan. Tuhan adalah sumber hikmat dan pengetahuan. Dekat dengan Tuhan membuat hidup kita berdampak bagi orang lain yang membutuhkan arahan dan nasihat. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 November 2024 Bacaan: "Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan." (Lukas 11:42) Renungan: Ada seorang pengikut Yesus yang terkenal "saleh". Kehidupannya sepertinya menampakkan bahwa dia sangat mengasihi Tuhan. Kegiatan doa bukan hanya dilakukannya di rumah setiap malam, tetapi setiap pagi pun sebelum dia melakukan aktivitas sehari-hari sebagai seorang pengrajin meja kursi dari kayu ukir, dia selalu berusaha untuk ke gereja dan melakukan doa pagi di sana. Dia pun sudah 2 kali selesai membaca Alkitab. Dalam kegiatan persekutuan wilayah pun dia jarang absen. Yang jelas orang mengenalnya sebagai orang yang "saleh". Suatu pagi dia bermaksud pergi ke gereja. Seperti biasanya dia pergi ke gereja dengan berjalan kaki, walaupun dia memiliki 2 mobil, yaitu 1 mobil Innova untuk pribadi dan keluarga dan yang 1 mobil pick-up bak terbuka untuk mengangkut barang-barang pesanan. "Sembari berolah raga," katanya. Keadaan pagi itu tidak seperti biasanya. Dalam perjalanannya ia bertemu seorang anak gelandangan yang meminta sedekah. "Maaf, saya terburu-buru," katanya. Beberapa meter kemudian ada seorang ibu yang menggendong bayi kecilnya juga bermaksud meminta sedekah. "Nanti sajalah, saya terburu-buru," katanya. Bahkan di trotoar sepanjang jalan yang dilaluinya banyak orang yang kelaparan dan tidur beralaskan koran. Ia tidak begitu memperhatikan karena pikirannya terpusat pada gereja, di mana dia harus sampai secepatnya untuk "bertemu Tuhan". "Pak, tunggu!" teriak seorang warga. "Saya disuruh Pak RT untuk meminta sumbangan sosial, yang pagi ini mau diberikan kepada para korban banjir di desa seberang. Kebetulan Pak RT akan memberikannya sekarang sekaligus menghadiri rapat di kelurahan," kata orang itu. "Maaf ya, saya belum menghitung untung ruginya usaha saya hari ini," jawabnya. Dia tetap melanjutkan perjalanannya ke gereja. Setelah sampai di gereja ia terkejut karena pintu gereja tertutup, tidak seperti biasanya. Dia mengetuk pintu gereja dan tidak ada yang membukakannya. Dia terus mengetuk sambil berteriak memanggil, tetapi tetap tidak ada yang membukakannya. Dia coba mendorong pintu gereja itu, tetapi tidak bisa. Akhirnya dia kelelahan. Dia duduk di depan pintu itu sambil berpikir, "Mengapa Tuhan tidak membukakan pintu gereja ini ya?" Dalam keadaan setengah berbaring ia melihat ke atas dan dia semakin terkejut, karena dia menemukan sebuah papan yang bertuliskan, "Aku tidak ada di tempat, Aku sedang berada di jalan-jalan, temuilah Aku di sana. Lakukanlah yang satu dan jangan abaikan yang lain." Orang saleh ini pun pulang meninggalkan gereja dengan hati sedih. Itulah yang biasa dilakukan oleh orang Farisi, mereka berusaha berkenan kepada Allah tetapi pada waktu yang bersamaan mengabaikan perintah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dan kekuatan-Mu untuk bisa mengasihi Engkau dan juga mengasihi sesamaku dalam pikiran, perkataan dan perbuatan, karena itulah yang Engkau kehendaki. Amin. (Dod).
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 129 antaranya membincangkan tentang permohonan maaf secara terbuka Datuk Seri Najib Razak kepada seluruh rakyat Malaysia berhubung skandal yang melibatkan 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Keluar Sekejap juga mengulas tentang isu bendera China yang berkibaran sempena sambutan Guan Gong Sedunia di sekitar negara. Bagi segment antarabangsa, Keluar Sekejap menyentuh jangkaan Presiden baru AS yang bakal dipilih pada 5 November. Bagi yang berminat menaja episod Keluar Sekejap untuk 2024, boleh hubungi +601119191783 atau emel kami di commercial@ksmedia.my
PODHUB bersama Isyana & Afgan
Martial You s'intéresse à l'apprentissage en France avec ses invités. Catherine Elie, directrice des études à l'Institut Supérieur des Métiers, qui vient de publier un baromètre annuel de l'apprentissage dans l'artisanat avec la MAAF. Bruno Coquet, économiste à l'OFCE et auteur d'un bilan du coût de l'apprentissage pour les finances de l'État. Nicolas Bergereau, cofondateur de "L'Atelier des Chefs". Du lundi au vendredi, la rédaction de RTL revient sur un fait marquant de l'actualité avec les reporters, les correspondants et les experts de RTL.
Martial You s'intéresse à l'apprentissage en France avec ses invités. Catherine Elie, directrice des études à l'Institut Supérieur des Métiers, qui vient de publier un baromètre annuel de l'apprentissage dans l'artisanat avec la MAAF. Bruno Coquet, économiste à l'OFCE et auteur d'un bilan du coût de l'apprentissage pour les finances de l'État. Nicolas Bergereau, cofondateur de "L'Atelier des Chefs". Du lundi au vendredi, la rédaction de RTL revient sur un fait marquant de l'actualité avec les reporters, les correspondants et les experts de RTL.
Martial You s'intéresse à l'apprentissage en France avec ses invités. Catherine Elie, directrice des études à l'Institut Supérieur des Métiers, qui vient de publier un baromètre annuel de l'apprentissage dans l'artisanat avec la MAAF. Bruno Coquet, économiste à l'OFCE et auteur d'un bilan du coût de l'apprentissage pour les finances de l'État. Nicolas Bergereau, cofondateur de "L'Atelier des Chefs". Du lundi au vendredi, la rédaction de RTL revient sur un fait marquant de l'actualité avec les reporters, les correspondants et les experts de RTL.
Martial You s'intéresse à l'apprentissage en France avec ses invités. Catherine Elie, directrice des études à l'Institut Supérieur des Métiers, qui vient de publier un baromètre annuel de l'apprentissage dans l'artisanat avec la MAAF. Bruno Coquet, économiste à l'OFCE et auteur d'un bilan du coût de l'apprentissage pour les finances de l'État. Nicolas Bergereau, cofondateur de "L'Atelier des Chefs". Du lundi au vendredi, la rédaction de RTL revient sur un fait marquant de l'actualité avec les reporters, les correspondants et les experts de RTL.
Close The Door Podcast bersama Niluh Djelantik
Ferry Felani - 1 Yohanes 1:9 (TB) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
PODHUB bersama Vior dan Raditya Dika
Format baru dari Podcast Bercanda. Maaf teman teman sober kalo isinya cuma ketawa dan makian. salam sayang, kita. #PodcastBercanda
Ria Puspita Mantan dukun santet
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windah Transkrip: https://www.patreon.com/posts/mid-budaya-maaf-104044806?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_link Terjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-budaya-maaf-104044888?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_link Di episode ini, kita akan membahas 3 kata sopan: tolong, maaf, dan terima kasih, mulai dari kegunaannya sampai contoh-contohnya. Selamat mendengarkan! Terima kasih banyak atas dukungannya untuk: SAHABAT WINDAH AkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyKanako Y.Martin JankovskýWilliam ChenEdwardDawid GerstelDRamzan BAlex Pepin JasonnsSebastianAlexander ScholtesMichael SpagonRob巍 李Jrobabuja11 RoboNicholai LidowTim SomervilleErnaBob SmithColm TEMAN WINDAH John McBride Kristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackLuis PaezChloe ArianaCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunCotter PhinneyMadeleine MillerAngelo CaonSusan GilesRossi von der BorchRussell OgdenSicily FiennesEm McDermottRaulMeredith R NormanTom Simamora ThatcherWill HendersonJohn ZBjornrappangeTim DoolingNicoleDevin NailMark HorwoodERIKOAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerAsakoTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MSusan & Ben SetiawanJensBen HarrisonMatt ClelandJohn ParkinsonNaota YanagiharaHans WagnerPham VyJustin WilsonNadiaJayElfin MoningkaZane RubaiiBenjaminJoonas KDerynMarcusAlexH HTATSUHIKO AKASHIHans F. QuaYUKIChingyu yangMatt WintersGuilhermeHong WantingAlec MitchellVinceDanielJulien DUBOZBryan ErTomokoBertiSugiyamaMaki UtsumiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamBrad EdwardesBilly BHannah RowntreeJessicay zhPing PribadiCallum TrainorHilda PENDENGAR SETIAHarvey JoColumba TierneyLuciano HespanholRobHH JorgensenAndre Champoux PAYPAL/OVO BaimuIsidore Kawaya
Berikut adalah tutorial minta maaf setelah melakukan perbuatan dengan resiko besar. cocok didengerin untuk kamu yang sering melakukan dosa besar dan bagaimana caranya bertanggung jawab #PodcastBercanda
Selamat! mohon maaf kalo ada salah, kami yakin kalian duluan yang buat dosa. Maaf kalo jarang aplot, sengaja aja biar kalian nungguin wle. Gimana lebaran dan liburan? Hepi? #PodcastBercanda
It is a customary for Indonesian Moslems to seek forgiveness before they start Ramadhan. Is there such a teaching in Islam? - Merupakan kebiasaan bagi umat Islam di Indonesia untuk meminta maaf sebelum memulai Ramadan. Apakah ada ajaran seperti itu dalam Islam?
A SPECIAL EPISØDE: PENDØSA NOPAL GINGGO. Dikira lugu namun faktanya suhu. Sudah kotor sejak dulu, Nopal tumbuh berlindung dibalik kata-kata Beta Male. Menarik melihat bagaimana dia berusaha menutupi dosanya. Dengerin Podcast Bercanda spesial pengakuan døsa hari ini di pemutar pødcast andalan kalian [All information in this document are protected as the property of the copyright holder (Podcast Bercanda). Use of the information for any other purpose is strictly forbidden, when specified by written consent of the copyright holder]
Our friend Will (thank you for your service!) joins us again, but this time to share his experience creating a support group for non-believers while deployed in Kuwait. Check it out! Check out Will's TikTok: https://www.tiktok.com/@will_of_spades Check out MAAF's work: https://militaryatheists.org/ Want to be a guest on the show? Fill out this form: https://forms.gle/r7s5UocURJUpSbrc8 Support us on Patreon!: https://www.patreon.com/burningeden666 Check out the Merch Store!!: https://the-burning-eden-podcast.myspreadshop.com Helpful resource if you're deconstructing: https://www.recoveringfromreligion.org AACON 2024: https://convention.atheists.org/ Registers to vote!: https://www.vote.org --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/burningeden666/message Support this podcast: https://podcasters.spotify.com/pod/show/burningeden666/support
Our friend Will (thank you for your service!) joins us again, but this time to share his experience creating a support group for non-believers while deployed in Kuwait. Check it out! Check out Will's TikTok: https://www.tiktok.com/@will_of_spades Check out MAAF's work: https://militaryatheists.org/ Want to be a guest on the show? Fill out this form: https://forms.gle/r7s5UocURJUpSbrc8 Support us on Patreon!: https://www.patreon.com/burningeden666 Check out the Merch Store!!: https://the-burning-eden-podcast.myspreadshop.com Helpful resource if you're deconstructing: https://www.recoveringfromreligion.org AACON 2024: https://convention.atheists.org/ Registers to vote!: https://www.vote.org --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/burningeden666/message Support this podcast: https://podcasters.spotify.com/pod/show/burningeden666/support
Gustaakhi meaning audacity, bluntness, 'bebaaki', is a virtue that allows us to set personal boundaries. How far we must go to maintain them is a matter of personal choice. But in Urdu poetry the word 'gustaakhi' comes with its own weight. Tune in as Fabeha Syed reads some of the gems of Urdu poetry.