Commune in Sibiu, Romania
POPULARITY
Renungan D'Message || ARTI"HAMBA KRISTUS" II Ps. Steven Liem
Bismillah,2074. PENYEBAB SEMUA MASALAH SEORANG HAMBARiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. -: Nestapa Hamba Dunia
Kajian Ustadz Gigih Surya Nugraha
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Tanda Allah Telah Berpaling dari Hamba
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BAGAIMANA DENGAN HAMBA PERWIRA?Diambil dari: Matius 8:10 “Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikutinya: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.'”Wonder Kids, ada sebuah cerita terkenal tentang seorang perwira Romawi yang datang kepada Yesus karena hambanya sakit keras. Cerita ini dicatat baik di Injil Matius maupun Injil Lukas.Perwira itu tidak meminta Yesus datang ke rumahnya. Ia berkata bahwa Yesus cukup mengucapkan sepatah kata saja, maka hambanya akan sembuh. Ia percaya bahwa Yesus memiliki kuasa, sama seperti seorang perwira yang memberi perintah kepada prajurit-prajuritnya.Yesus sangat kagum dengan iman perwira itu. Padahal, perwira itu bukan orang Yahudi dan bukan bagian dari bangsa pilihan Allah. Tetapi ia percaya kepada Yesus dengan sungguh-sungguh.Dalam Injil Lukas, diceritakan bahwa perwira itu mengutus para tua-tua Yahudi untuk menyampaikan permintaannya kepada Yesus. Dalam Injil Matius, perwira itu digambarkan datang sendiri kepada Yesus. Apakah ini bertentangan? Tidak. Perwira itu memang tidak datang langsung pada awalnya, tetapi ia mengutus orang lain sebagai wakilnya. Alkitab sering menuliskan tindakan orang yang diwakili seolah-olah ia melakukannya sendiri. Jadi, kedua Injil itu menceritakan peristiwa yang sama dengan sudut pandang yang berbeda. Yang terpenting bukan siapa yang datang terlebih dahulu, tetapi iman perwira itu kepada Yesus.Wonder Kids, Tuhan melihat hati kita, bukan hanya tindakan luar kita. Tuhan senang kepada anak-anak yang percaya kepada-Nya dengan sungguh-sungguh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, belajarlah percaya kepada Yesus sepenuh hati, walaupun kamu tidak melihat-Nya secara langsung. Percayalah bahwa Yesus berkuasa menolongmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senang melihat iman yang sederhana tetapi sungguh-sungguh. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu seperti perwira itu, percaya pada kuasa-Mu dan kasih-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus senang kepada anak-anak yang percaya kepada-Nya dengan sungguh-sungguh. Tuhan Yesus memberkati.
Roma 6:17-18,22
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 300 (Matius 25:14-30): Perumpamaan berikut yang Tuhan Yesus berikan mengenai berjaga-jaga hingga akhir adalah tentang hamba-hamba yang dipercayakan harta tuan mereka yang akan pergi ke negeri yang jauh. Sama seperti bagian sebelumnya, yaitu perumpamaan mengenai gadis-gadis penyambut kedatangan pengantin, demikian juga bagian ini menekankan relasi antara tuan dan hamba.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI YOHANES?Diambil dari: Yohanes 1:1–2 (TB)“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.”Wonder Kids, Setiap penulis Injil punya penekanan yang berbeda. Kalau Matius ingin menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan, dan Markus menekankan Yesus sebagai Hamba yang menderita, Yohanes ingin semua orang tahu satu hal yang paling penting: Yesus adalah Allah.Yohanes tidak memulai Injilnya dengan kisah kelahiran Yesus. Ia tidak bercerita tentang palungan atau para gembala. Yohanes langsung membawa kita kembali ke awal sekali—sebelum dunia diciptakan. Yohanes berkata bahwa Yesus adalah Firman, dan Firman itu sudah ada sejak awal, bersama Allah, dan bahkan adalah Allah.Yohanes ingin pembacanya tahu bahwa Yesus bukan hanya guru yang baik, bukan hanya pembuat mukjizat, dan bukan hanya orang yang penuh kasih. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Yohanes menulis Injilnya supaya orang percaya kepada Yesus, dan dengan percaya itu, mereka memperoleh hidup yang kekal.Wonder Kids, percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu cerita-Nya, tetapi sungguh-sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan mau hidup mengikuti-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan sungguh-sungguh dalam hati atau dengan suara pelan: “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Anak Allah.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Firman yang hidup. Terima kasih karena Engkau adalah Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku hidup percaya dan setia mengikuti-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh cerita—Dia adalah Tuhan yang hidup dan mengasihimu. Tuhan Yesus memberkati.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 298 (Matius 24:45-51): Yesus melanjutkan perumpamaan mengenai kesetiaan di dalam menantikan Dia. Ada hamba yang baik, yang setia dan bijaksana, dia akan melakukan apa yang diperintahkan oleh tuannya kepada dia. Tetapi hamba yang tidak sadar bahwa tuannya akan kembali, dia akan menjadi penguasa yang sembarangan. Dia akan mengambil alih kekuasaan tuannya dan menganggap dirinya setara dengan tuannya itu.
Paradoks di dalam Alkitab yang dapat menjadi prinsip hidup dalam Kerajaan Allah adalah,Pertama. Untuk hidup kita harus mati, yang berbicara tentang bertobat dan meninggalkan kehidupan lama untuk beralih menjadi ciptaan baru, yang mau hidup berdasarkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Kedua. Ketika kita lemah justru kita kuat yang berbicara tentang meluluhkan ego, meningkatkan kebergantungan kita pada Dia, serta nantinya membuka lebar pintu kuasa-Nya untuk dinyatakan di dalam hidup kita. Ketiga. Memberi lebih membahagiakan daripada menerima. Keempat. Untuk menjadi besar harus menjadi pelayan, hiduplah rendah hati. Kelima. Orang miskin di hadapan Allah memiliki Kerajaan Surga, milikilah sikap selalu membutuhkan Dia, apa pun keadaan yang sedang kita alami. Kristus menjadi lemah untuk menguatkan kita, mati agar kita hidup, memberi diri-Nya agar kita dapat menjadi kaya di dalam kasih, serta rela menjadi Hamba untuk menyelamatkan kita. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Paradoks dalam Alkitab” di Ibadah Minggu MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 7 Desember 2025.
Pdt. Okky Chandra
Pdm. Handoyo Salim (TB) 1 Korintus 9:19Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.
Bismillah,1935. TIPS MENJADI HAMBA YANG KUATRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Pdt. Andre Thunggal
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Roma 5: 12.15b.17-19.20b-21; Mazmur tg 40: 7-8a.8b-9.10.17; Lukas 12: 35-38.HAMBA YANGBERJAGA-JAGA Renungan kita pada hari ini bertema: Hamba YangBerjaga-jaga. Ada anggapan umum bahwa hubungan antara tuan dan hamba, atau bosdan anak buah lebih banyak negatifnya. Tidak ada relasi yang setara danharmonis. Yang ada hanya hubungan yang diwarnai ketakutan, ketertutupan, sangathati-hati, bahkan kebencian. Tetapi seorang pengusaha menengah bercerita justrusebaliknya. Ia sebagai bos di perusahaannya. Ia dan ratusan pegawainya memilikihubungan satu sama lain dalam saling percaya dan yang mengutamakan salingmenghargai. Ada suka cita, saling melengkapi dan saling membutuhkan diantara mereka. Kehadiran sang bos di antara para karyawan adalah berkat.Sementara ketika sang bos absen beberapa waktu akan selalu dianggap ada yangkurang. Suami dan istri bos tersebut sudah dipandang layaknya orang tua atausaudara-saudari tertua mereka. Salah satu wujud perhatian dari bos ini terhadapsegenap pegawainya ialah menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang merekahadapi. Jadi kehadiran dan campur tanganbos sangatlah dinantikan. Para karyawan tersebut memiliki nasib yang sama denganperumpamaan para hamba yang penuh suka cita dan berjaga-jaga menantikan tuannyadatang pada saat yang tidak terduga. Ini adalah refleksi atas umat Allah, yaitukita semua, ketika menantikan kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Kita adalah parapendosa, namun kita memiliki suka cita dan kerinduan akan datangnya Yesus, sangjuru selamat kita. Maka sebagai hamba-hamba yang berjaga-jaga, kita perlu yakindengan kedatangan itu yang membawa keuntungan sangat besar bagi kita. Santo Paulus mengingatkan kita bahwa dosa telah masuk kedalam dunia lantaran Adam yang pertama jatuh ke dalam dosa. Akibatnya, mautjuga menjalar ke semua orang. Tetapi kasih Tuhan jauh lebih besar daripada dosadan maut. Di mana ada dosa, di situ rahmat dan belas kasih justru lebih besar.Hanya satu tindakan kasih itu, yaitu Yesus Kristus, semua manusia yang berdosamendapat karunia istimewa keselamatan. Pilihan kita ialah menerima danmenjadikan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan guru kita. Sikap kita berjaga-jaga dan menyongsong kedatangan Tuhandiwujudkan di mana dan kapan saja. Hamba yang berjaga-jaga ialah mereka yangberbahagia atas kesempatan bertemu dengan Tuhan yang datang. Pengalaman itudapat berupa saat doa, saat firman didengar, kesempatan menerimasakramen-sakramen, saat pembaharuan dan bimbingan rohani dan tentu saja saatajal menjemput. Kita pasti tidak ingin semua kesempatan itu berlalu pergi saja.Kita hanya ingin tahu bahwa Tuhan berkenan dan kita bahagia melaluipertemuan-pertemuan itu. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah mahamurah, terima kasih berlimpah kepada-Mukarena kami dibenarkan oleh iman kami kepada Yesus Kristus. Semoga Roh-Musenantiasa mengajarkan kami di dalam segala kebenaran-Mu. Salam Maria, penuhrahmat... Dalam nama Bapa...
Kebaktian 1 Hari Perjamuan Kudus Sedunia &Hari Pekabaran Injil IndonesiaGKP Jemaat BandungMinggu, 5 Oktober 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Menjadi Hamba Yang Taat Dan Rendah Hati"Bacaan Alkitab : Lukas 17:5-10Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025
Kebaktian 2 Hari Perjamuan Kudus Sedunia &Hari Pekabaran Injil IndonesiaGKP Jemaat BandungMinggu, 5 Oktober 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Menjadi Hamba Yang Taat dan Rendah Hati"Bacaan Alkitab : Lukas 17:5-10Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025
Bismillah,Saudaraku, sejatinya setiap harta yang kita keluarkan di jalan Allah Ta'ala menjadi pembersih, penguat, dan penambah kebaikan untuk kita.Ini adalah hikmah zakat sebagai jembatan antara keberkahan harta dan kebahagiaan saudara kita. Mari kita jadikan zakat bukan sekadar kewajiban, tapi juga jalan menuju ketenangan jiwa.Untuk informasi lebih lengkap mengenai zakat Insya Allah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
À l'époque de l'apartheid en Afrique du Sud, pour contourner le contrôle de l'État raciste sur les archives, des militants en exil lancent Saha, une collecte d'archives militantes de la vie quotidienne : pamphlets, affiches de meetings, t-shirt de partis anti-apartheid... Aujourd'hui installées à l'Université de Wits, à Johannesburg, elles représentent un trésor précieux pour comprendre la lutte quotidienne de l'époque à travers des héros de tous les jours, et non pas seulement à travers des personnages célèbres tel Nelson Mandela. De notre correspondant à Johannesburg, Ce trésor se trouve au sous-sol de la bibliothèque. Après un petit escalier sombre, il y a une porte en métal, le bruit de la climatisation, puis de grandes allées d'archives. « Saha a été créé à la fin des années 1980 par des militants anti-apartheid en exil pour mettre leurs documents en sécurité, pour les mettre à l'abri du régime d'apartheid », raconte Arianna Lissoni professeur d'histoire, spécialiste de la lutte anti-apartheid et directrice des archives de Saha. « Nous avons plusieurs collections de photographies, plus de 4 000 affiches, des autocollants, des pin's. Nous avons aussi une très grande collection de t-shirts de la lutte. Ils se trouvent tous dans ces boîtes que vous voyez là. Là, on a des t-shirts du parti communiste, énumère Arianna Lissoni. Dans cette autre boîte, c'est un t-shirt avec le visage de Matthew Goniwe, un activiste assassiné par le régime. C'était sûrement pour ses funérailles, car il est écrit "Hamba kahle, comrade", ce qui signifie "Au revoir camarade", en zoulou ». Ces témoins du passé sont uniques. Comme cette cassette placée dans un grand tiroir : un enregistrement précieux qui raconte la vie quotidienne sous l'apartheid. « C'est une interview de Vesta Smith, une femme originaire d'un township métisse de Soweto. Et pour autant que je sache, il n'y a aucun autre enregistrement d'elle ! », s'enthousiasme l'historienne. À lire aussi30 ans plus tard, l'ombre des crimes de l'apartheid continue de planer sur l'Afrique du Sud À présent, le défi, c'est de faire connaître ces figures parfois oubliées pour raconter la vie de tous les jours. D'une collecte de militants en exil au départ, Saha est aujourd'hui devenu un réel vecteur d'éducation en Afrique du Sud. « Vous avez ici le mur de nos publications. Là, c'est "Entrer à Tembisa", parce que les gens connaissent Soweto ou Alexandra, mais que l'histoire du township de Tembisa n'a pas vraiment été documentée, souligne Arianna Lissoni. Il y a donc eu ce projet, en partenariat avec une photographe, des historiens et des membres de la communauté, pour raconter cette histoire méconnue ». Une volonté d'éduquer qui se heurte, parfois, au manque de moyens. Si Saha s'efforce de lancer de nouveaux projets pour rendre ces archives encore plus accessibles, en utilisant le digital par exemple. Souvent, les aides financières, notamment de l'État, viennent à manquer. À lire aussi«Soweto Blues» de Miriam Makeba: une voix contre l'apartheid
Roma 6:17-18, 22
Refleksi dari 1 Korintus 4: 1-6 oleh Meist.
READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Eps #10 [Charles H. Spurgeon]: Ketika Musa, Hamba Tuhan itu, Mati.Pdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouDi puncak Nebo, Musa memandang Tanah Perjanjian terbentang di depan matanya - namun kakinya tak pernah menapaknya. Empat puluh tahun memimpin umat yang keras hati, menyaksikan dan mengalami mujizat demi mujizat, bahkan pernah memandang kemuliaan Tuhan. Kini, setelah pengembaraan panjang Musa justru hampir berakhir, dia hanya boleh melihat, bukan memasuki tanah yang dijanjikan Tuhan bagi Israel. Apakah ini akhir yang tragis? Apakah Musa gagal menjalankan panggilannya?Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd-10
Pdt Immanuel Handoko
Bismillah,211. EMPAT KUNCI KERENDAHAN SEORANG HAMBATadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim(Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu)Karya Ibnul Jama'ahBab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 38, penerbit Pustaka Al-Ihsan)Ahlak Terpuji Diantaranya:Senantiasa bertaubat, ikhlas, yakin, taqwa, sabar, ridha, merasa cukup dengan karunia Allah zuhud, tawakkal, pasrah terhadap takdir Allah hati yang bersih, berprasangka baik, pemaaf, berahlak mulia, berfikir positif, berterima-kasih atas kebaikan, lemah lembut kepada makhluk, merasa malu kepada Allah dan manusia.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Juni 2025Bacaan: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23) Renungan: Seorang wanita menikah dengan pria yang dijodohkan oleh orang tuanya. Ia menikah dengan pria itu karena tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya. Wanita itu menjalani hari-hari pernikahannya dengan hati yang merana, ditambah lagi dengan sikap suaminya yang selalu ingin dilayani. Suaminya mau agar tepat jam enam pagi, sarapan sudah harus terhidang di meja makan. Meski berat, wanita itu mencoba untuk memenuhi semua kebutuhan sang suami. Memasuki tahun ketiga, suami yang tidak dicintainya itu meninggal dunia. Beberapa waktu kemudian, wanita itu kembali menjalin hubungan dengan orang yang dicintainya, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Wanita itu hidup bahagia dengan pria yang dicintainya. Di suatu siang, saat ia membereskan barang-barang peninggalan suami pertamanya, ia menemukan secarik kertas bertuliskan, "Bangun jam lima pagi. Hidangkan sarapan jam enam tepat!" Ia membaca tulisan itu berulang-ulang, kemudian ia menggumam, "Sebenarnya apa yang kulakukan sekarang persis seperti apa yang kulakukan kepada suami pertamaku. Aku bangun jam lima dan melayaninya di meja makan pukul enam pagi. Tetapi kenapa sekarang aku melakukannya dengan sukacita?" Cinta membuat segala sesuatunya berbeda. Semua pekerjaan yang dilakukan dengan terpaksa akan terasa berat, meskipun sebenarnya tergolong pekerjaan ringan. Sebaliknya, pekerjaan berat tidak terasa sukar untuk dilakukan, kalau dilakukan dengan sukacita. Apa yang dialami wanita itu merupakan gambaran pelayanan kita. Jika kita melayani Tuhan karena kita mencintai-Nya maka kita akan melayani dengan baik, seperti hamba-hamba yang baik dalam perumpamaan yang diberikan Tuhan Yesus. Hamba yang baik bertanggung jawab dan memaksimalkan apa yang dipercayakan tuannya kepadanya. Tetapi jika kita melayani karena terpaksa atau karena takut pada akibat jika tidak melayani, kita seperti hamba jahat yang menyimpan uang mina yang dipercayakan kepadanya. Hamba atau pelayan jenis ini menjalani hari-hari pelayanannya dengan terpaksa dan asal-asalan saja. Di manakah posisi kita saat ini dalam melayani? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tuntunlah aku agar semakin hari aku belajar menjadi hamba yang bertanggung jawab dan menyenangkan hati-Mu melalui pelayananku. Amin. (Dod).
Buku "Go and Do: Pergilah, dan Perbuatlah Demikian!" (Don Everts)
Roma 6:17-18, 22
Bismillah,1750. KALA ALLAH "MENGGUNAKAN" HAMBA-NYARiyaadhush Shaalihiin Bab 48 | Peringatan agar tidak menyakiti orang shalih, orang lemah, & orang fakirQS. Adh-Dhuha: 9-10Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ9. Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ10. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.(QS. Adh-Dhuha: 9-10)
Renungan Pagi || Bukan Hanya Hamba Tapi Sahabat || Ps. Steven Liem
Ustadz Maududi Abdullah - Sifat Hamba - Hamba Allah Materi
Key Timestamps:00:52 – Hello and welcome to our guests from Mobility for Africa02:10 – Anesu's upbringing and engineering career03:40 – The impact of Mobility for Africa in Zimbabwe and how it's empowering women05:38 – The story of the seat on the HAMBA, the first African electric off-road tricycle that can carry up to 400kg of goods07:03 – Why improving rural transportation is important and what keeps Anesu so passionate08:30 – Skha's personal story that made her realize she's now part of the solution09:42 – The role Mobility for Africa plays in helping people access better healthcare10:44 – The impact of limited transportation on poverty12:08 – How changing and impacting other people's lives has transformed Skha and Anesu13:40- How a day-in-a-life of impact looks like Thank You for Tuning In!Visit our website for updates: Wisdom & Wellness - A Vibrant CommunityJoin our mailing list for exclusive news: Sign Up HereFollow us on Instagram: @wisdomwellness_
Khutbah Jumat: Kebaikan dan Hikmah Ramadhan bagi Hamba ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 29 Sya’ban 1446 H / 28 Februari 2025 M. Khutbah Jumat Pertama: Kebaikan dan Hikmah Ramadhan bagi Hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala mensyariatkan […] Tulisan Khutbah Jumat: Kebaikan dan Hikmah Ramadhan bagi Hamba ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Jimmy Hariyanto - Matius 24:45-51 (TB) "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
Di pundak orang-orang muda inilah terletak masa depan pergerakan. // cara pembagian harta yang hanya mementingkan diri sendiri bukanlah rencana Allah, melainkan ciptaan manusia.
Pengagungan dan Pemuliaan Hamba kepada Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 16 Rajab 1446 H / 16 Januari 2025 M. Kajian Islam Tentang Pengagungan dan Pemuliaan Hamba kepada Allah Kita masih melanjutkan pembahasan tentang masalah aqidah dan tauhid. Kali ini, pembahasan berjudul Pengagungan […] Tulisan Pengagungan dan Pemuliaan Hamba kepada Allah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Yesus, patut dilayani oleh semua orang, datang untuk menjadi Hamba bagi semua orang, dan sebab Ia melayani semua orang.
Di pundak orang-orang muda inilah terletak masa depan pergerakan. // cara pembagian harta yang hanya mementingkan diri sendiri bukanlah rencana Allah, melainkan ciptaan manusia.
Hak Allah Sangat Besar atas Hamba-Hamba-Nya merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. dalam pembahasan Washaya wa Taujihat Fi Fiqhi at-Ta’abbud Li Rabbi al-Bariyyat. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 5 Rabiul Akhir 1446 H / 8 Oktober 2024 M. Kajian sebelumnya: Pentingnya Jasa Kedua Orang Tua Kajian Tentang Hak Allah […] Tulisan Hak Allah Sangat Besar atas Hamba-Hamba-Nya ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Teguran Lembut dari Allah kepada Hamba-Nya adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 15 Rabiul Awal 1446 H / 19 September 2024 M. Kajian Islam Tentang Teguran Lembut dari Allah kepada Hamba-Nya Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan teguran kepada […] Tulisan Teguran Lembut dari Allah kepada Hamba-Nya ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Allah Memperkenalkan Dirinya kepada Hamba-Hamba-Nya adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 10 Safar 1446 H / 15 Agustus 2024 M. Kajian Islam Tentang Allah Memperkenalkan Dirinya kepada Hamba-Hamba-Nya Pada pertemuan yang lalu, kita telah membahas bagaimana sifat-sifat yang disebutkan Allah dalam ayat-ayat Al-Qur’an atau […] Tulisan Allah Memperkenalkan Dirinya kepada Hamba-Hamba-Nya ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Bab Larangan Menyiksa Hamba Sahaya, Binatang, Istri, Anak, Tanpa Ada Sebab-Sebab Syar’i adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 03 Al-Muharram 1446 H H / 9 Juli 2024 M. Kajian sebelumnya: Bab Larangan […] Tulisan Bab Larangan Menyiksa Hamba Sahaya, Binatang, Istri, Anak, Tanpa Ada Sebab-Sebab Syar’i ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Taubat dan Istighfar Sebab Kebahagiaan Hamba di Dunia dan Akhirat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 13 Syawal 1445 H / 22 April 2024 M. Kajian sebelumnya: Dakwah Nabi Hud kepada Tauhid Kajian Tentang Taubat dan Istighfar Sebab […] Tulisan Taubat dan Istighfar Sebab Kebahagiaan Hamba di Dunia dan Akhirat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Saksikan We-Talk Setiap Kamis, Pk. 19:00 Youtube Lifehouse Community bersama Ps. Wigand Sugandi & Ps. Rully Simorangkir
Pembawa Renungan : RP. Vincent Widi, MGLManila - Filipina Yoh. 8:31-42.
DOWNLOAD LINK SIGN UP: https://mailchi.mp/b354ce9f9590/dj-boat-exclusive-mixesSUPPORT THE SHOW: https://www.patreon.com/user/membership?u=71495849Please Like, Share & Subscribe!!!
DOWNLOAD LINK SIGN UP: https://mailchi.mp/b354ce9f9590/dj-boat-exclusive-mixesSUPPORT THE SHOW: https://www.patreon.com/user/membership?u=71495849Please Like, Share & Subscribe!!!