Podcasts about diambil

  • 104PODCASTS
  • 195EPISODES
  • 19mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 22, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about diambil

Latest podcast episodes about diambil

Renungan Anak GKY Mabes
Menurut Orang, Siapakah Anak Manusia Itu? (23 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 5:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menurut Orang, Siapakah Anak Manusia Itu? Diambil dari: Matius 16:13–14  “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: ‘Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?' Jawab mereka: ‘Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.'”Wonder Kids, pernah tidak kamu mendengar banyak orang punya pendapat yang berbeda tentang seseorang? Ada yang bilang orang itu baik, ada yang bilang biasa saja, ada yang bilang hebat, tetapi belum tentu semua pendapat itu benar. Nah, itu juga terjadi pada Tuhan Yesus. Banyak orang melihat Yesus, mendengar pengajaran-Nya, dan melihat mujizat-Nya, tetapi mereka tetap punya jawaban yang berbeda-beda tentang siapa Dia sebenarnya.Sebelum Yesus menanyakan pertanyaan ini, Ia sudah melakukan banyak hal yang luar biasa. Ia menyembuhkan orang sakit, membuat orang lumpuh berjalan, memberi makan ribuan orang, dan menolong banyak orang yang menderita. Melalui semua itu, Yesus menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Tetapi walaupun orang-orang melihat semua itu, tetap saja tidak semua orang mengenal Yesus dengan benar.Ada yang mengira Yesus hanyalah nabi besar. Ada yang berpikir Yesus seperti Yohanes Pembaptis atau Elia. Pendapat-pendapat itu memang terdengar baik, tetapi tetap belum cukup. Mengapa? Karena Yesus bukan sekadar nabi, bukan sekadar guru, dan bukan sekadar orang baik. Yesus jauh lebih besar dari semua itu. Yesus adalah Anak Allah, Mesias yang dijanjikan.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa melihat perbuatan Yesus saja belum cukup kalau hati kita tidak sungguh mau percaya. Orang banyak bisa punya banyak pendapat, tetapi yang paling penting adalah: siapakah Yesus menurut kamu? Apakah kamu hanya ikut kata orang? Ataukah kamu sungguh mengenal Yesus dari firman Tuhan?Kadang-kadang kita juga bisa seperti itu. Kita tahu cerita-cerita tentang Yesus, kita dengar guru Sekolah Minggu bercerita, kita ikut menyanyi tentang Yesus, tetapi kita belum sungguh bertanya dalam hati, “Siapakah Yesus bagiku?” Tuhan mau kita bukan hanya tahu pendapat orang lain, tetapi sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya ikut kata orang. Tolong aku mengenal Engkau dengan benar melalui firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah menunjukkan siapa diri-Mu melalui perkataan dan perbuatan-Mu. Tolong aku supaya tidak hanya mendengar pendapat orang lain, tetapi sungguh mengenal dan percaya kepada-Mu sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: yang paling penting bukan apa kata orang tentang Yesus, tetapi apakah kamu sungguh mengenal dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? (10 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? Diambil dari: Lukas 11:20   “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, pada zaman dahulu memang ada orang-orang yang dianggap bisa melakukan hal-hal aneh atau luar biasa. Karena itu, ada orang yang mencoba berkata bahwa Yesus mungkin hanya seperti salah satu dari mereka. Tetapi kalau kita melihat lebih teliti, Yesus sama sekali tidak sama.Mengapa? Karena mujizat-mujizat Yesus berbeda. Yesus bukan hanya melakukan hal yang mengagumkan. Yesus menyembuhkan orang buta, orang lumpuh, orang sakit kusta, orang tuli, bahkan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir setan dengan kuasa Allah. Dan semua itu tidak dilakukan seperti tukang sulap atau orang yang mau pamer. Yesus melakukan semuanya dengan kuasa, otoritas, dan tujuan yang jelas.Yang paling penting, Yesus tidak pernah berkata bahwa kuasa itu berasal dari diri-Nya sebagai manusia biasa yang hebat. Yesus menunjukkan bahwa Ia datang dari Allah dan bahwa Kerajaan Allah sedang hadir melalui diri-Nya. Jadi mujizat Yesus bukan pertunjukan. Mujizat Yesus adalah tanda yang menunjukkan siapa Dia sebenarnya.Bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang yang bisa melakukan hal luar biasa, tetapi semua yang ia katakan tentang dirinya juga terbukti benar, itu berarti kita harus sungguh-sungguh memperhatikan dia. Nah, Yesus bukan hanya membuat orang kagum. Ia menyatakan bahwa Dia diutus oleh Bapa, bahwa kuasa Allah bekerja melalui-Nya, dan bahwa manusia harus percaya kepada-Nya.Jadi, Yesus bukan sekadar “pembuat keajaiban.” Yesus adalah Anak Allah yang berkuasa. Mujizat-mujizat-Nya menunjukkan bahwa Dia benar-benar Tuhan yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan kuasa jahat.Wonder Kids, kadang-kadang orang bisa tertarik kepada Yesus hanya karena hal-hal luar biasa yang Dia lakukan. Tetapi Tuhan mau kita lebih dari itu. Tuhan mau kita percaya kepada siapa Yesus sebenarnya. Bukan hanya kagum pada kuasa-Nya, tetapi juga tunduk kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya kagum kepada-Mu. Aku mau sungguh percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan Engkau datang dari Allah. Tolong aku supaya tidak hanya kagum pada mujizat-Mu, tetapi sungguh percaya dan taat kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan sekadar pembuat keajaiban, tetapi Anak Allah yang penuh kuasa dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Itu Naturalisme?  (9 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 3:38


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apa Itu Naturalisme? Diambil dari: Lukas 18:27  “Kata Yesus: ‘Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu cara berpikir yang disebut naturalisme. Naturalisme adalah cara berpikir yang mengatakan bahwa semua hal harus dijelaskan hanya dengan apa yang biasa terjadi di dunia ini. Jadi, kalau ada sesuatu yang ajaib atau mujizat, orang yang berpikir seperti ini akan langsung berkata, “Itu tidak mungkin,” karena mereka tidak mau percaya bahwa Tuhan bisa bertindak di luar hal-hal biasa.Coba bayangkan begini. Kalau sebuah pohon tumbang saat ada angin besar, itu hal yang biasa terjadi. Tetapi kalau Tuhan melakukan sesuatu yang ajaib, seperti menyembuhkan orang sakit dengan kuasa-Nya, orang yang berpikir secara naturalisme akan langsung menolak kemungkinan itu. Bukan karena mereka sudah memeriksa semuanya dengan jujur, tetapi karena sejak awal mereka sudah memutuskan bahwa mujizat tidak mungkin ada.Nah, di situlah masalahnya, Wonder Kids. Kalau seseorang dari awal sudah menutup pintu bagi kuasa Tuhan, maka ia tidak akan mau menerima apa pun yang menunjukkan bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib. Padahal Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan adalah Pencipta langit dan bumi. Kalau Tuhan bisa menciptakan semuanya, tentu Tuhan juga sanggup melakukan hal yang mustahil bagi manusia.Firman Tuhan dalam Lukas 18:27 berkata, “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” Itu berarti kita tidak boleh membatasi Tuhan hanya pada apa yang biasa kita lihat setiap hari. Tuhan memang sering bekerja melalui hal-hal biasa, tetapi Tuhan juga sanggup melakukan hal-hal luar biasa menurut kehendak-Nya.Wonder Kids, ini tidak berarti kita harus percaya sembarang cerita aneh. Kita tetap perlu belajar dengan bijak dan hati-hati. Tetapi kita juga tidak boleh sombong seolah-olah Tuhan tidak mungkin melakukan mujizat. Anak Tuhan percaya bahwa Allah itu besar, berkuasa, dan tidak terbatas oleh pikiran manusia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu menghadapi sesuatu yang terasa sulit atau mustahil, katakan dalam doamu, “Tuhan, bagi manusia ini sulit, tetapi bagi-Mu tidak ada yang mustahil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang mahakuasa. Tolong aku supaya tidak membatasi Engkau dengan pikiranku yang kecil, tetapi percaya bahwa Engkau sanggup melakukan apa yang mustahil bagi manusia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: manusia punya batas, tetapi Tuhan tidak. Apa yang mustahil bagi manusia tetap mungkin bagi Allah. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? (4 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 3:45


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? Diambil dari: Lukas 4:16  “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci.”Wonder Kids, ada orang yang pernah meragukan apakah Nazaret itu benar-benar sebuah kota pada zaman Tuhan Yesus. Mereka berpikir mungkin Nazaret terlalu kecil, terlalu tidak terkenal, atau bahkan mungkin belum ada. Karena itu mereka bertanya, “Benarkah Yesus dibesarkan di sana?”Tetapi para peneliti menemukan bahwa Nazaret memang adalah tempat yang nyata. Di daerah itu ditemukan sisa-sisa rumah, bangunan, dan tanda-tanda kehidupan dari zaman kuno. Semua itu menunjukkan bahwa Nazaret memang dihuni pada masa Tuhan Yesus. Jadi, sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab tidak menceritakan dongeng, tetapi peristiwa yang benar-benar terjadi di tempat yang nyata.Menariknya, Nazaret bukan kota besar dan terkenal. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi justru di tempat kecil itulah Yesus dibesarkan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal yang dianggap kecil oleh manusia. Orang mungkin memandang rendah tempat kecil, orang kecil, atau hal kecil. Tetapi Tuhan tidak demikian. Tuhan bisa memakai apa yang sederhana untuk menjalankan rencana-Nya yang besar.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kamu merasa dirimu biasa saja. Mungkin kamu bukan anak yang paling pintar, paling berani, atau paling menonjol. Mungkin kamu merasa hidupmu kecil dan tidak terlalu penting. Tetapi ingat, Yesus dibesarkan di Nazaret, kota kecil yang dipandang sederhana. Itu berarti Tuhan tidak perlu tempat besar atau hal yang hebat menurut manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan bisa memakai hidupmu juga.Yang paling penting bukan apakah kita berasal dari tempat besar atau kecil, tetapi apakah kita mau hidup bagi Tuhan. Tuhan melihat hati. Tuhan bisa memakai anak yang sederhana, yang mau taat, mau belajar firman Tuhan, dan mau hidup benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun aku kecil, pakailah hidupku untuk melakukan yang baik bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak memandang seperti manusia memandang. Terima kasih karena Engkau bisa memakai hal-hal yang kecil untuk pekerjaan-Mu yang besar. Tolong aku supaya tidak rendah diri, tetapi percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai anak yang sederhana dan tempat yang kecil untuk menjalankan rencana-Nya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? (13 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 12, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? Diambil dari: Markus 15:8–9 “Lalu datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang juga Pilatus berbuat sama seperti yang selalu dilakukannya bagi mereka. Pilatus menjawab mereka dan bertanya: ‘Apakah kamu menghendaki supaya kubebaskan raja orang Yahudi ini bagimu?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Pontius Pilatus, orang yang memutuskan bahwa Yesus harus disalibkan. Ada orang yang berkata bahwa cerita di Alkitab tentang Pilatus terasa aneh. Mengapa? Karena dalam Injil, Pilatus terlihat seperti orang yang ragu-ragu dan seolah-olah terdesak oleh orang banyak. Padahal, biasanya seorang penguasa Romawi dikenal tegas dan keras.Lalu, apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak. Justru ini menunjukkan bahwa keadaan saat itu memang sangat khusus. Pilatus memang seorang penguasa, tetapi pada waktu itu posisinya tidak sekuat yang terlihat. Ia sedang berada dalam situasi sulit. Karena itu, tidak aneh kalau ia menjadi takut, bingung, dan akhirnya memilih jalan yang salah.Tetapi yang lebih penting, Wonder Kids, Alkitab menunjukkan bahwa di tengah keputusan manusia yang jahat, Tuhan tetap bekerja. Walaupun Pilatus, imam-imam kepala, dan orang banyak membuat keputusan yang berdosa, semua itu tidak berada di luar kendali Tuhan. Tuhan sedang menggenapi rencana keselamatan-Nya melalui kematian Yesus di kayu salib.Kadang-kadang dalam hidup kita juga ada situasi yang terasa kacau. Ada hal yang tidak adil, membingungkan, atau membuat kita merasa tidak tenang. Kita bisa bertanya, “Tuhan, apakah Engkau masih pegang kendali?” Kisah Pilatus mengingatkan kita bahwa jawabannya adalah ya. Tuhan tetap memerintah, bahkan saat manusia membuat keputusan yang salah. Tidak ada yang bisa menggagalkan rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa bingung atau takut karena sesuatu tidak berjalan seperti yang kamu mau, ucapkan doa singkat ini: “Tuhan, aku percaya Engkau tetap pegang kendali.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah kehilangan kendali. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu, bahkan saat hidup terasa membingungkan atau tidak adil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: sekalipun manusia bisa membuat keputusan yang salah, Tuhan tetap memegang kendali atas semuanya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Plinius Muda? (9 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 8, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Plinius Muda? Diambil dari: 2 Korintus 12:10  “Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh bernama Plinius Muda. Ia adalah seorang pejabat Romawi yang hidup pada zaman gereja mula-mula. Plinius Muda bukan orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kepada orang-orang Kristen. Tetapi ia pernah menulis surat tentang mereka, dan surat itu masih disimpan sampai sekarang.Dalam salah satu suratnya, Plinius Muda menceritakan bahwa orang-orang Kristen tetap setia kepada Kristus. Mereka berkumpul untuk menyanyi bagi Kristus dan hidup dengan sungguh-sungguh. Ini penting sekali, karena dari surat itu kita bisa melihat bahwa sejak awal, orang Kristen memang benar-benar percaya kepada Yesus dan beribadah kepada-Nya.Plinius Muda mungkin tidak mengerti mengapa orang-orang Kristen begitu setia. Bagi dia, mungkin itu aneh. Tetapi bagi orang-orang percaya, kekuatan mereka bukan berasal dari diri sendiri. Kekuatan mereka datang dari Tuhan. Itulah sebabnya firman Tuhan dalam 2 Korintus 12:10 berkata, “jika aku lemah, maka aku kuat.” Saat kita merasa lemah, takut, atau sedih, Tuhan bisa memberi kekuatan supaya kita tetap setia.Wonder Kids, mungkin kamu juga pernah merasa lemah. Mungkin kamu takut diejek karena percaya kepada Yesus. Mungkin kamu merasa sulit untuk tetap jujur, tetap baik, atau tetap taat. Tetapi ingat, Tuhan bisa memberi kekuatan pada saat kita merasa lemah. Kita tidak harus menjadi kuat dengan kekuatan kita sendiri. Kita bisa bersandar kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa lemah atau takut hari ini, berhentilah sebentar dan berdoalah singkat, “Tuhan Yesus, tolong kuatkan aku untuk tetap setia kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena saat aku lemah, Engkau bisa membuatku kuat. Tolong aku untuk tidak mengandalkan diriku sendiri, tetapi bersandar kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu lemah, Tuhan Yesus sanggup memberi kamu kekuatan untuk tetap setia. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Tacitus? (6 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 5, 2026 3:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Tacitus? Diambil dari: Daniel 4:32 “... Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: Apa yang Kaubuat?”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang penulis sejarah Romawi bernama Tacitus. Ia dikenal sebagai salah satu penulis sejarah yang penting pada zaman Romawi. Tacitus menulis banyak hal tentang kekaisaran Romawi, para pemimpinnya, dan peristiwa-peristiwa besar yang terjadi pada masa itu.Yang menarik, Tacitus bukanlah orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kekristenan. Tetapi justru karena itu, tulisannya menjadi penting. Dalam salah satu catatannya, Tacitus menulis tentang Kristus dan orang-orang Kristen. Ia menjelaskan bahwa Kristus pernah dihukum mati pada zaman Pontius Pilatus. Ini menjadi salah satu bukti sejarah yang menolong kita melihat bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, bukan tokoh dongeng.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau hanya teman dekatmu yang bercerita tentang kamu, mungkin orang lain bisa berkata, “Ah, itu karena dia temanmu.” Tetapi kalau orang yang bukan teman dekatmu juga mengatakan hal yang sama, kesaksiannya jadi makin kuat. Begitu juga dengan Yesus. Bukan hanya pengikut-Nya yang menulis tentang Dia, tetapi juga orang luar seperti Tacitus ikut mencatat bahwa Yesus sungguh ada.Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sanggup memakai siapa saja untuk menunjukkan kebenaran-Nya. Bahkan orang yang tidak mengasihi Tuhan pun bisa dipakai untuk meneguhkan bahwa berita tentang Yesus itu benar. Tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi rencana Tuhan. Tuhan tetap bekerja dan kebenaran-Nya tetap bersinar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada satu orang di rumahmu bahwa ada penulis sejarah Romawi yang juga mencatat tentang Yesus. Lalu katakan, “Jadi, Yesus itu sungguh nyata dalam sejarah.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Terima kasih karena Engkau memberi banyak kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk makin percaya kepada-Mu dan tidak ragu pada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tidak ada yang dapat menghentikan kebenaran Tuhan, dan Yesus sungguh nyata dalam sejarah maupun dalam hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yosefus? (3 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 2, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Yosefus? Diambil dari: Roma 15:4  “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.”Wonder Kids, hari ini kita akan belajar tentang seorang tokoh bernama Yosefus. Yosefus adalah seorang penulis sejarah Yahudi yang hidup pada zaman yang tidak terlalu jauh dari masa Tuhan Yesus. Ia bukan penulis Alkitab, dan ia juga bukan salah satu murid Yesus. Tetapi ia menulis tentang banyak hal yang terjadi pada zaman itu, termasuk tentang Yesus.Yosefus adalah seorang imam dan juga orang Farisi. Ia menulis buku sejarah tentang bangsa Yahudi. Menariknya, walaupun Yosefus bukan pengikut Tuhan Yesus, ia tetap menuliskan hal-hal tentang Yesus dan tentang orang-orang Kristen mula-mula. Ini penting, karena catatan Yosefus menolong kita melihat bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, bukan tokoh dongeng atau cerita buatan manusia.Bayangkan kalau ada satu peristiwa besar di sekolah atau di gerejamu. Lalu bukan hanya teman dekatmu yang menceritakannya, tetapi juga orang lain yang bukan bagian dari kelompokmu ikut menulis tentang peristiwa itu. Tentu itu membuat cerita itu makin kuat, bukan? Begitu juga dengan Yesus. Bukan hanya Alkitab yang bersaksi tentang-Nya, tetapi juga ada catatan sejarah lain yang meneguhkan bahwa Yesus sungguh pernah hidup.Wonder Kids, ini menolong kita untuk semakin yakin bahwa iman Kristen berdiri di atas kebenaran. Kita percaya kepada Yesus bukan karena cerita yang dibuat-buat, tetapi karena Dia benar-benar datang ke dunia, hidup di tengah manusia, mati, dan bangkit. Tuhan memberi kita banyak kesaksian supaya iman kita makin teguh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba ceritakan kepada satu orang di rumahmu mengapa kamu percaya bahwa Yesus bukan tokoh dongeng, melainkan sungguh hidup dalam sejarah.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku untuk semakin yakin kepada-Mu dan berani percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh cerita, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Gunakan atau Kehilangan (1 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 30, 2026 3:48


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Gunakan atau Kehilangan. Diambil dari: Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”Wonder Kids, pernah tidak kamu selesai ujian lalu merasa otakmu ingin libur total? Rasanya maunya main terus, nonton terus, atau santai saja. Memang menyenangkan, tetapi kalau pikiran kita tidak dipakai untuk hal yang baik, lama-lama kita bisa jadi malas berpikir dan malas belajar. Pikiran kita itu seperti otot. Kalau tidak dipakai, akan jadi lemah. Tetapi kalau terus dilatih, akan jadi kuat.Hal yang sama juga bisa terjadi dalam hidup rohani kita. Kalau kita mulai jarang berdoa, jarang membaca Alkitab, dan malas datang kepada Tuhan, hati kita bisa menjadi dingin. Kita jadi kurang peka pada suara Tuhan dan lebih mudah mengikuti keinginan sendiri. Karena itu, Tuhan memberi nasihat dalam Yosua 1:8 supaya firman Tuhan terus kita pikirkan siang dan malam. Artinya, firman Tuhan bukan hanya dibaca sekali lalu dilupakan, tetapi direnungkan dan dilakukan.Tuhan mau supaya kita terus memakai pikiran dan hati kita untuk mengenal Dia. Semakin kita membaca firman Tuhan, semakin kita tahu apa yang benar. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin hidup kita diarahkan oleh-Nya. Jadi jangan “libur” dari Tuhan, ya, Wonder Kids. Tetaplah dekat kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambillah waktu 5 menit untuk membaca satu bagian pendek dari Alkitab, lalu ceritakan dengan bahasamu sendiri apa yang kamu pelajari tentang Tuhan hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu. Tolong aku supaya tidak malas membaca Alkitab dan tidak menjauh dari-Mu. Ajarku untuk terus mengenal Engkau setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kalau kamu terus dekat dengan Tuhan dan firman-Nya, hati dan pikiranmu akan terus bertumbuh kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Orang Kristen Pikirannya Sempit? (30 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahApakah Orang Kristen Pikirannya Sempit?Diambil dari: Keluaran 20:3 (TB)“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”Wonder Kids, kadang ada orang yang berkata, “Orang Kristen terlalu sempit pikirannya karena mereka percaya bahwa hanya ada satu Allah dan hanya satu jalan keselamatan.” Memang Alkitab dengan jelas berkata bahwa Allah adalah satu-satunya Allah yang benar. Dan Yesus berkata bahwa Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Itu bukan sikap sombong. Itu adalah keyakinan berdasarkan apa yang Allah sendiri nyatakan.Tetapi ada hal penting yang juga harus kita ingat. Walaupun kita percaya Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan, kita tetap harus hidup dengan kasih, hormat, dan kerendahan hati. Percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat tidak berarti kita merendahkan orang lain. Justru kita dipanggil untuk menunjukkan kasih Kristus melalui perkataan dan perbuatan kita. Kita tidak memaksakan iman dengan kemarahan. Kita bersaksi dengan kasih dan kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pegang teguh imanmu kepada Yesus. Tetapi tunjukkan kasih kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang berbeda denganmu.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku tetap teguh percaya kepada-Mu, tetapi juga hidup dengan kasih dan hormat kepada semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kebenaran tanpa kasih menjadi keras.Kasih tanpa kebenaran menjadi lemah.Di dalam Yesus, keduanya berjalan bersama.

Renungan Anak GKY Mabes
Bagaimana dengan Injil Thomas? (27 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBagaimana dengan Injil Thomas?Diambil dari: 2 Timotius 4:3-4 (TB)“Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat… mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya…”Wonder Kids, mungkin kamu pernah mendengar tentang “Injil Thomas.” Apakah itu bagian dari Alkitab? Pada tahun 1945 ditemukan kumpulan tulisan kuno di Nag Hammadi, Mesir. Salah satunya disebut Injil Thomas. Tulisan ini berisi sekitar 114 perkataan yang dikaitkan dengan Yesus. Namun tulisan ini muncul jauh lebih belakangan dibandingkan Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.Sebagian besar ahli percaya Injil Thomas ditulis sekitar tahun 140 Masehi atau lebih lambat. Itu berarti sudah lewat beberapa generasi setelah para rasul hidup. Selain itu, isi dan ajarannya tidak sepenuhnya sejalan dengan ajaran Injil yang sudah dikenal sejak awal. Itu sebabnya tulisan ini tidak termasuk dalam kanon. Ingat tiga ujian kanon yang sudah kita pelajari?Apakah berasal dari rasul atau saksi mata?Apakah sesuai dengan aturan iman?Apakah dipakai dan diterima secara luas sejak awal?Injil Thomas tidak memenuhi semua kriteria itu.Jadi bukan karena gereja “menyembunyikannya,” tetapi karena sejak awal tulisan itu tidak diakui sebagai firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan langsung percaya semua yang terdengar “rahasia” atau “baru.” Ujilah semuanya dengan firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku mencintai ajaran yang sehat dan benar. Jauhkan aku dari ajaran yang menyesatkan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Tidak semua tulisan tentang Yesus adalah firman Tuhan. Tetapi firman Tuhan yang sejati telah diuji dan dipegang teguh sejak awal.

Renungan Anak GKY Mabes
Meriam atau Standar? (21 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMeriam atau Standar?Diambil dari: Ulangan 12:32 (TB)“Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia; janganlah engkau menambahi ataupun menguranginya.”Wonder Kids, kata “canon” (dibaca: kanon) sering terdengar seperti “cannon” (dibaca: kenon) yang artinya meriam. Tapi keduanya berbeda sekali. Cannon adalah meriam — alat besar untuk menembakkan peluru sementara Kanon berarti “standar” atau “ukuran.”Dalam Alkitab, kanon berarti daftar kitab-kitab yang diakui sebagai firman Tuhan. Jadi bagaimana gereja tahu kitab mana yang masuk kanon? Gereja mula-mula tidak duduk bersama lalu memilih kitab sesuka hati. Mereka mengenali kitab-kitab yang memang sudah dianggap berotoritas sejak awal.Beberapa pertanyaan penting yang dipakai:Apakah kitab itu berasal dari rasul atau nabi?Apakah ajarannya sesuai dengan pengajaran Yesus?Apakah dipakai secara luas oleh jemaat sejak awal?Kitab-kitab yang kita miliki hari ini sudah dibaca, diajarkan, dan dipercaya sejak gereja mula-mula. Artinya, gereja tidak membuat firman Tuhan menjadi berotoritas. Firman Tuhan memang sudah berotoritas sejak awal — gereja hanya mengenalinya. Seorang ahli, Bruce Metzger, menjelaskan bahwa kanon bukan hasil keputusan mendadak, tetapi hasil pengenalan bertahap terhadap kitab-kitab yang memang memiliki otoritas ilahi.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hormati Alkitab sebagai standar hidupmu. Jangan menambah atau mengurangi kebenarannya hanya supaya terasa lebih nyaman.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku menghormati firman-Mu sebagai standar hidupku. Ajari aku taat dan setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab bukan sekadar buku pilihan manusia — itu adalah standar kebenaran dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Dapat Pesannya? (18 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 17, 2026 2:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahDapat Pesannya?Diambil dari: Ulangan 8:3 (TB)“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”Wonder Kids, coba bayangkan ada kalimat yang huruf-hurufnya diacak. Awalnya mungkin sulit dibaca. Tapi kalau kamu melihat keseluruhannya, kamu tetap bisa mengerti maksudnya. Begitulah juga dengan manuskrip-manuskrip Alkitab. Walaupun ada variasi kecil dalam beberapa salinan, para ahli bisa membandingkan ribuan manuskrip untuk memastikan pesan aslinya tetap jelas.Faktanya, Perjanjian Baru memiliki lebih dari 5.800 manuskrip Yunani kuno, belum termasuk terjemahan kuno dalam bahasa lain. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi aslinya. Seorang ahli tekstual, Daniel B. Wallace, menjelaskan bahwa jumlah dan kualitas manuskrip Perjanjian Baru sangat luar biasa dibandingkan dengan dokumen kuno lainnya.Artinya, kita tidak hanya percaya begitu saja. Kita punya bukti yang kuat bahwa pesan firman Tuhan tetap terjaga. Dan ingat, Tuhan memakai orang-orang biasa untuk menyalin dan menjaga firman-Nya. Ia juga memimpin melalui Roh Kudus agar pesan-Nya tidak hilang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya punya Alkitab di rumah. Bacalah. Mengertilah. Karena hidup kita bukan hanya dari makanan, tetapi dari firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku supaya tidak hanya memiliki Alkitab, tetapi sungguh membaca dan memahaminya. Jadikan firman-Mu makanan bagi jiwaku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Pesan Tuhan tetap jelas — dan itu untuk kamu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Itu Legenda? (9 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 8, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahApa Itu Legenda?Diambil dari: Mazmur 77:15 (TB)“Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban; Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang sesuatu yang disebut “legendary corruption” atau Kisah yang Berubah Seiring Waktu — artinya, sebuah cerita yang berubah menjadi legenda karena diceritakan berulang-ulang selama waktu yang sangat lama.Contohnya adalah cerita tentang Santa Claus. Tokoh aslinya adalah Nikolas dari Myra, seorang tokoh nyata yang hidup pada abad ketiga. Tetapi cerita tentang dirinya berkembang dan berubah selama ratusan tahun. Akhirnya, gambarnya menjadi seperti yang kita kenal sekarang — berjubah merah dan membawa hadiah.Legenda biasanya muncul karena cerita disampaikan dari generasi ke generasi dalam waktu yang sangat panjang, dan lama-kelamaan detailnya berubah. Sekarang pertanyaannya: Apakah kisah Yesus juga seperti itu? Para ahli mengatakan tidak. Mengapa?Karena Injil ditulis hanya beberapa puluh tahun setelah kehidupan Yesus. Masih ada banyak saksi mata yang hidup pada waktu itu. Kalau ada cerita yang salah atau dibesar-besarkan, orang-orang yang menyaksikan peristiwa aslinya bisa langsung membantahnya.Selain itu, kita punya banyak bukti dokumen yang menunjukkan bahwa Injil sudah beredar sejak awal dan tidak menunggu ratusan tahun untuk ditulis. Artinya, kisah Yesus tidak punya waktu yang cukup untuk berubah menjadi legenda seperti cerita-cerita rakyat lainnya.Wonder Kids, mukjizat Yesus bukan dongeng. Ia benar-benar hidup, benar-benar mati, dan benar-benar bangkit.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bersyukurlah karena iman kita tidak berdiri di atas cerita khayalan, tetapi di atas peristiwa nyata dalam sejarah.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena mukjizat-Mu bukan legenda, tetapi kebenaran. Tolong aku supaya semakin percaya bahwa Engkau sungguh bekerja dalam sejarah dan dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan legenda. Ia adalah Tuhan yang benar-benar hidup dan bekerja. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Momen Memalukan: Kisah Petrus dalam Injil Markus (3 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 2, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah:  Momen Memalukan: Kisah Petrus dalam Injil Markus.Diambil dari: Markus 8:33 (TB)“Tetapi Yesus berpaling dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: ‘Enyahlah Iblis. Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.'”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Injil Markus banyak berhubungan dengan Petrus. Banyak ahli percaya bahwa Markus menuliskan kisah-kisah yang ia dengar langsung dari Petrus. Sekarang pikirkan ini: Kalau Petrus ingin terlihat hebat, apakah ia akan menceritakan bagian-bagian yang memalukan tentang dirinya?Di dalam Injil Markus, kita melihat beberapa kejadian yang memperlihatkan kelemahan Petrus dan murid-murid. Misalnya, dalam Markus 4:35–41, Petrus dan murid-murid ketakutan saat badai di Danau Galilea. Lalu dalam Markus 8 ayat 14 sampai 21, mereka tidak mengerti ajaran Yesus. Masih di Markus 8 ayat 14-21, setelah Petrus mengaku Yesus adalah Mesias, Yesus justru menegurnya dan berkata, “Enyahlah Iblis.” Dan dalam Markus 14, Petrus menyangkal Yesus tiga kali.Kalau Petrus ingin memperindah ceritanya, ia bisa saja menghapus bagian-bagian ini. Tetapi ia tidak melakukannya. Markus mencatat semuanya apa adanya. Ini menunjukkan bahwa Injil bukan cerita yang dibuat-buat untuk membuat para murid terlihat hebat. Justru mereka terlihat lemah, takut, dan sering salah. Mengapa? Karena mereka ingin menyampaikan kebenaran, bukan membela diri.Dan ada satu hal yang indah: Walaupun Petrus gagal, Yesus tetap memakainya. Yesus memulihkan Petrus dan memakainya menjadi pemimpin gereja mula-mula.Wonder Kids, ini kabar baik untuk kita juga. Kalau kita pernah gagal, pernah malu, atau pernah salah — Tuhan tetap bisa memakai kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan takut mengakui kesalahanmu. Tuhan lebih senang hati yang jujur daripada orang yang pura-pura sempurna.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak membuang Petrus walaupun ia gagal. Tolong aku supaya berani jujur tentang kesalahanku dan percaya bahwa Engkau masih mau memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Tuhan bisa memakai orang yang pernah gagal, asalkan ia mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Momen Memalukan: Yesus Tidak Tahu? (2 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 1, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMomen Memalukan: Yesus Tidak Tahu?Diambil dari: Markus 13:32 (TB)“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”Wonder Kids, di dalam Injil Matius dan Markus, Yesus berbicara tentang akhir zaman. Ia berkata bahwa suatu hari Ia akan datang kembali. Tetapi ada satu bagian yang mengejutkan. Yesus berkata bahwa tidak seorang pun tahu kapan hari itu akan tiba — bahkan Anak Allah pun tidak — hanya Bapa saja yang tahu. Sekarang pertanyaannya: Kalau Yesus adalah Tuhan, bagaimana mungkin Ia tidak tahu?Sebagian orang menganggap ini memalukan atau aneh. Kalau murid-murid mau membuat Yesus terlihat hebat, mereka pasti akan menghapus bagian ini. Tetapi mereka tidak menghapusnya. Mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka menulis dengan jujur apa yang Yesus benar-benar katakan.Alkitab juga menjelaskan bahwa ketika Yesus datang ke dunia, Ia merendahkan diri-Nya. Dalam Filipi 2:6–8 dijelaskan bahwa Yesus yang adalah Allah mengambil rupa seorang hamba dan menjadi manusia. Ia sungguh-sungguh Allah, tetapi juga sungguh-sungguh manusia. Sebagai manusia, Yesus mengalami keterbatasan. Ia lapar, Ia lelah, Ia bisa sedih. Dan dalam peran-Nya sebagai Anak yang taat kepada Bapa, Ia tidak menyatakan waktu kedatangan-Nya kembali. Ini bukan berarti Yesus bukan Tuhan. Justru ini menunjukkan bahwa Ia benar-benar menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.Wonder Kids, ini juga menunjukkan satu hal penting: Para penulis Injil tidak menutup-nutupi bagian yang sulit dimengerti. Mereka tidak menyaring cerita supaya Yesus selalu terlihat “lebih hebat.” Mereka menulis apa adanya. Karena itu kita bisa percaya bahwa Injil adalah kesaksian yang jujur.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang sungguh-sungguh menjadi manusia demi menyelamatkanmu. Dan belajarlah rendah hati seperti Yesus yang rela merendahkan diri.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela datang menjadi manusia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan belajar hidup dengan rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia — dan Injil ditulis dengan jujur.

Renungan Anak GKY Mabes
Silsilah Yesus yang Mana yang Benar? (30 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 3:31


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah SILSILAH YESUS YANG MANA YANG BENAR?Diambil dari: Matius 1:1 “Kitab silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.”Wonder Kids, di Alkitab ada dua silsilah (daftar keturunan) Yesus yang ditulis dalam Injil Matius dan Injil Lukas. Kalau dibaca, nama-namanya tidak persis sama. Ada orang yang bertanya, “Yang benar yang mana?” Apakah ini berarti Alkitab salah? Tidak.Silsilah dalam Injil Matius ditulis untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah keturunan Raja Daud secara hukum. Karena itu, Matius mencatat silsilah lewat Yusuf, ayah angkat Yesus. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa Yesus sah menjadi Raja sesuai janji Allah.Sedangkan silsilah dalam Injil Lukas ditulis untuk menunjukkan garis keturunan Yesus sebagai manusia. Karena itu, Lukas mencatat silsilah melalui Maria, ibu Yesus. Ini menunjukkan bahwa Yesus sungguh-sungguh manusia yang lahir dalam keluarga Daud. Jadi, kedua silsilah itu tidak bertentangan, tetapi saling melengkapi: Matius menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja yang sah, Lukas menunjukkan bahwa Yesus adalah manusia sejati. Yang penting bukan daftar nama-namanya, tetapi berita besar di baliknya: Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah sejak zaman Abraham dan Daud.Wonder Kids, Tuhan menepati janji-Nya melalui sejarah yang panjang dan banyak orang. Nama-nama dalam silsilah mengingatkan kita bahwa Allah bekerja melalui keluarga dan kehidupan manusia biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, coba tanyakan kepada orang tuamu atau kakek-nenekmu tentang silsilah keluargamu. Bersyukurlah karena Tuhan menempatkan kamu dalam keluargamu dengan rencana-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau setia menepati janji-Mu. Terima kasih karena Engkau mengutus Yesus sesuai rencana-Mu sejak dahulu. Tolong aku supaya percaya bahwa hidupku juga ada dalam rencana-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, silsilah Yesus mengingatkan kita bahwa Allah setia bekerja dari generasi ke generasi. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Gerasa atau Gadara? (29 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah GERASA ATAU GADARA?Diambil dari: Lukas 8:33 “Lalu setan-setan itu keluar dari orang itu dan masuk ke dalam babi-babi itu; dan kawanan babi itu terjun dari tebing yang curam ke dalam danau dan mati lemas.”Wonder Kids, ada satu cerita tentang Yesus menyembuhkan seorang yang kerasukan setan. Cerita ini ditulis dalam Injil Matius, Markus, dan Lukas. Tetapi ada satu perbedaan kecil:Matius menulis bahwa peristiwa itu terjadi di daerah Gadara, sedangkan Markus dan Lukas menulis bahwa peristiwa itu terjadi di daerah Gerasa. Apakah ini berarti Alkitab salah? Tidak.Pada zaman itu, orang sering menyebut suatu daerah dengan nama kota besar terdekat atau nama wilayahnya. Gadara adalah kota yang terkenal, sedangkan Gerasa adalah nama daerah yang lebih luas. Bisa jadi tempat kejadian itu berada di wilayah Gerasa tetapi dekat dengan kota Gadara. Beberapa orang dari daerah yang kecil dan kurang dikenal biasa, bila ditanya tinggal dimana atau asalnya dari mana, maka akan menyebut nama kota yang dekat tetapi lebih besar dan terkenal. Kita menyebut kota yang lebih terkenal supaya orang lain mudah mengerti. Jadi, perbedaan nama tempat ini bukan kesalahan, tetapi cara orang zaman dulu menyebut lokasi dengan cara yang berbeda. Yang terpenting bukan nama kota itu, tetapi kuasa Yesus yang menyembuhkan orang yang menderita.Wonder Kids, Tuhan tidak pernah salah dalam firman-Nya. Perbedaan kecil seperti nama tempat tidak mengubah kebenaran besar tentang Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu menemukan perbedaan kecil dalam cerita Alkitab, jangan langsung bingung. Belajarlah bertanya dan membaca lebih teliti supaya kamu mengerti maksudnya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar. Tolong aku supaya tidak mudah ragu ketika membaca Alkitab, tetapi mau belajar dan memahami kebenaran-Mu dengan baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, perbedaan kecil dalam Alkitab tidak mengubah kebenaran besar tentang Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bagaimana Dengan Hamba Perwira? (28 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 27, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BAGAIMANA DENGAN HAMBA PERWIRA?Diambil dari: Matius 8:10 “Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikutinya: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.'”Wonder Kids, ada sebuah cerita terkenal tentang seorang perwira Romawi yang datang kepada Yesus karena hambanya sakit keras. Cerita ini dicatat baik di Injil Matius maupun Injil Lukas.Perwira itu tidak meminta Yesus datang ke rumahnya. Ia berkata bahwa Yesus cukup mengucapkan sepatah kata saja, maka hambanya akan sembuh. Ia percaya bahwa Yesus memiliki kuasa, sama seperti seorang perwira yang memberi perintah kepada prajurit-prajuritnya.Yesus sangat kagum dengan iman perwira itu. Padahal, perwira itu bukan orang Yahudi dan bukan bagian dari bangsa pilihan Allah. Tetapi ia percaya kepada Yesus dengan sungguh-sungguh.Dalam Injil Lukas, diceritakan bahwa perwira itu mengutus para tua-tua Yahudi untuk menyampaikan permintaannya kepada Yesus. Dalam Injil Matius, perwira itu digambarkan datang sendiri kepada Yesus. Apakah ini bertentangan? Tidak. Perwira itu memang tidak datang langsung pada awalnya, tetapi ia mengutus orang lain sebagai wakilnya. Alkitab sering menuliskan tindakan orang yang diwakili seolah-olah ia melakukannya sendiri. Jadi, kedua Injil itu menceritakan peristiwa yang sama dengan sudut pandang yang berbeda. Yang terpenting bukan siapa yang datang terlebih dahulu, tetapi iman perwira itu kepada Yesus.Wonder Kids, Tuhan melihat hati kita, bukan hanya tindakan luar kita. Tuhan senang kepada anak-anak yang percaya kepada-Nya dengan sungguh-sungguh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, belajarlah percaya kepada Yesus sepenuh hati, walaupun kamu tidak melihat-Nya secara langsung. Percayalah bahwa Yesus berkuasa menolongmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senang melihat iman yang sederhana tetapi sungguh-sungguh. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu seperti perwira itu, percaya pada kuasa-Mu dan kasih-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus senang kepada anak-anak yang percaya kepada-Nya dengan sungguh-sungguh. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Akan Segera Datang? (21 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 20, 2026 3:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS AKAN SEGERA DATANG?Diambil dari: Matius 24:42 “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”Wonder Kids, orang-orang Kristen mula-mula sangat yakin bahwa Yesus akan segera datang kembali. Mereka percaya bahwa Yesus akan datang untuk menjemput umat-Nya dan mengalahkan kejahatan.Tetapi ada orang yang bertanya, “Kalau Yesus akan segera datang, mengapa sampai sekarang belum datang juga?” Apakah Yesus lupa akan janji-Nya?Jawabannya: tidak. Alkitab menunjukkan bahwa Yesus memang akan datang kembali, tetapi waktu-Nya ada di tangan Allah. Orang-orang Yahudi pada zaman Yesus menantikan “Hari Tuhan,” yaitu hari ketika Allah akan menyelamatkan umat-Nya dan menghakimi kejahatan. Para nabi sudah lama menubuatkan hal itu.Yesus mengajar bahwa kedatangan-Nya kembali pasti terjadi, tetapi tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktunya. Karena itu, Tuhan mau kita hidup berjaga-jaga dan setia setiap hari.Menunggu Yesus datang bukan berarti kita diam saja. Kita tetap harus hidup benar, rajin berbuat baik, dan setia melakukan kehendak Tuhan. Wonder Kids, menantikan Yesus berarti:Tetap taat walau belum melihat-NyaTetap berbuat baik walau belum diberi upahTetap setia walau harus menunggu lamaTuhan ingin kita siap kapan saja, bukan takut, tetapi penuh pengharapan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, hiduplah hari ini seolah-olah Yesus bisa datang kapan saja. Taatilah Tuhan, berbuat baik kepada orang lain, dan kerjakan tugasmu dengan sungguh-sungguh.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berjanji akan datang kembali. Tolong aku supaya hidup setia menantikan Engkau, tidak malas, dan tidak hidup sembarangan. Ajari aku untuk taat dan rajin berbuat baik sambil menunggu Engkau datang kembali. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, menunggu Yesus datang berarti hidup setia setiap hari, bukan hidup sembarangan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bagaimana Kehidupan Gereja Mula-Mula? (10 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 2:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BAGAIMANA KEHIDUPAN GEREJA MULA-MULA?Diambil dari: Matius 18:20 “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”Wonder Kids, Injil ditulis untuk menceritakan tentang kehidupan Yesus. Sedangkan kitab Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana para pengikut Yesus hidup setelah Yesus naik ke surga. Dari situlah kita bisa tahu seperti apa kehidupan gereja mula-mula.Orang-orang percaya pada waktu itu berkumpul setiap hari. Mereka berdoa bersama, belajar firman Tuhan, dan saling berbagi. Mereka bahkan menjual harta milik mereka untuk menolong teman-teman yang kekurangan. Mereka hidup sebagai satu keluarga di dalam Tuhan.Setiap hari mereka memuji Tuhan dengan sukacita dan hidup saling mengasihi. Tuhan menambahkan jumlah orang yang diselamatkan setiap hari. Gereja bertumbuh bukan karena gedungnya besar, tetapi karena kasih Tuhan nyata di antara mereka.Wonder Kids, gereja bukan hanya bangunan, tetapi kumpulan orang-orang yang percaya kepada Yesus. Ketika kita datang ke gereja, kita belajar firman Tuhan, berdoa, menyanyi memuji Tuhan, dan saling menguatkan.Karena itu, pergi ke gereja itu penting. Di gereja, iman kita dikuatkan. Kita belajar mengasihi sesama dan hidup sebagai anak-anak Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, datanglah ke gereja dengan hati yang rindu belajar tentang Tuhan. Cobalah menyapa teman di gereja dan tunjukkan kasih Yesus lewat sikapmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk gereja yang Engkau berikan. Tolong aku supaya suka datang ke gereja, belajar firman-Mu, dan mengasihi teman-temanku. Pakailah aku supaya bisa menjadi berkat bagi orang lain di gereja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, gereja adalah keluarga Tuhan tempat kita bertumbuh bersama di dalam Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Muhajir Project
Kenapa yang Kita Cintai Justru Diambil? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 08

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 12:47


Bismillah,Kenapa yang Kita Cintai Justru Diambil? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 08

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Yohanes? (26 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 3:13


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI YOHANES?Diambil dari: Yohanes 1:1–2 (TB)“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.”Wonder Kids, Setiap penulis Injil punya penekanan yang berbeda. Kalau Matius ingin menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan, dan Markus menekankan Yesus sebagai Hamba yang menderita, Yohanes ingin semua orang tahu satu hal yang paling penting: Yesus adalah Allah.Yohanes tidak memulai Injilnya dengan kisah kelahiran Yesus. Ia tidak bercerita tentang palungan atau para gembala. Yohanes langsung membawa kita kembali ke awal sekali—sebelum dunia diciptakan. Yohanes berkata bahwa Yesus adalah Firman, dan Firman itu sudah ada sejak awal, bersama Allah, dan bahkan adalah Allah.Yohanes ingin pembacanya tahu bahwa Yesus bukan hanya guru yang baik, bukan hanya pembuat mukjizat, dan bukan hanya orang yang penuh kasih. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Yohanes menulis Injilnya supaya orang percaya kepada Yesus, dan dengan percaya itu, mereka memperoleh hidup yang kekal.Wonder Kids, percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu cerita-Nya, tetapi sungguh-sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan mau hidup mengikuti-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan sungguh-sungguh dalam hati atau dengan suara pelan: “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Anak Allah.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Firman yang hidup. Terima kasih karena Engkau adalah Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku hidup percaya dan setia mengikuti-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh cerita—Dia adalah Tuhan yang hidup dan mengasihimu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yohanes? (25 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH YOHANES?Diambil dari: Yohanes 21:24 (TB)“Dialah murid yang bersaksi tentang semuanya ini dan yang menuliskannya, dan kita tahu bahwa kesaksiannya itu benar.”Wonder Kdis, Hari ini kita belajar tentang Yohanes, penulis Injil Yohanes. Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Yesus dan termasuk murid yang sangat dekat dengan-Nya. Alkitab bahkan menyebut Yohanes sebagai murid yang dikasihi Yesus. Sebelum mengikut Yesus, Yohanes adalah seorang nelayan. Yesus memanggil Yohanes dan saudaranya Yakobus untuk mengikut Dia. Yesus memberi mereka julukan “anak-anak guruh”, karena mereka punya sifat yang berapi-api.Yohanes mengikuti Yesus hampir sepanjang pelayanan-Nya. Ia melihat mukjizat-mukjizat Yesus. Ia mendengar ajaran-ajaran Yesus. Ia bahkan berdiri dekat salib ketika Yesus disalibkan. Karena itulah Injil Yohanes ditulis sebagai kesaksian langsung dari seseorang yang benar-benar mengenal Yesus. Yohanes tidak menulis cerita yang ia dengar dari orang lain—ia menulis apa yang ia lihat, dengar, dan alami sendiri. Yohanes ingin setiap orang yang membaca Injilnya tahu satu hal: Yesus adalah Anak Allah, dan percaya kepada-Nya membawa hidup yang kekal.Wonder Kids, Tuhan bisa memakai siapa saja—nelayan biasa seperti Yohanes—untuk melakukan hal besar ketika hidupnya mau dipakai oleh Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu cara sederhana kamu bisa menunjukkan bahwa kamu pengikut Yesus—lewat perkataan, sikap, atau tindakanmu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil Yohanes dan memakainya untuk bersaksi tentang Engkau. Tolong aku juga hidup sebagai saksi-Mu lewat hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai hidupmu untuk menunjukkan siapa Yesus kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Lukas? (19 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 2:30


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI LUKAS?Diambil dari: Lukas 14:13–14 (TB)“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang miskin, orang cacat, orang lumpuh dan orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak dapat membalasmu…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Lukas. Lukas menulis Injilnya dengan satu tujuan besar: supaya orang-orang tahu siapa Yesus sebenarnya dan siapa yang dikasihi Yesus. Sebagai seorang dokter dan sejarawan, Lukas sangat teliti. Ia menyelidiki semua cerita tentang Yesus sejak awal dan menuliskannya dengan rapi. Namun Lukas tidak hanya peduli pada fakta, ia juga peduli pada orang-orang kecil.Di dalam Injil Lukas, kita sering melihat Yesus memperhatikan: orang miskin, orang sakit, orang buta, dan juga orang yang tertindas. Lukas menulis bagaimana Yesus datang untuk membawa kabar baik bagi orang miskin, membebaskan orang yang tertawan, dan menolong mereka yang terlupakan.Yesus pernah membaca kitab Yesaya dan berkata bahwa nubuat itu digenapi pada hari itu juga. Artinya, Yesus benar-benar datang untuk menolong mereka yang membutuhkan. Melalui Injil Lukas, kita belajar bahwa mengasihi Tuhan juga berarti mengasihi orang lain, terutama mereka yang sering tidak diperhatikan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang mungkin sedang sedih, kesepian, atau membutuhkan bantuan. Tanyakan pada dirimu, “Apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk menunjukkan kasih Yesus?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi orang miskin dan orang yang menderita seperti Engkau mengasihi mereka. Pakai hidupku untuk membawa kebaikan bagi orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi Yesus berarti peduli pada orang-orang yang sering dilupakan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Lukas? (18 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 2:12


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH LUKAS?Diambil dari: Kolose 4:14 (TB)“Salam kepadamu dari Lukas, tabib yang kekasih…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Lukas, penulis Injil Lukas. Lukas bukan salah satu dari dua belas murid Yesus. Ia juga bukan saksi mata langsung dari semua peristiwa dalam hidup Yesus. Lukas adalah seorang dokter dan sahabat dekat Rasul Paulus. Lukas menulis Injilnya dengan sangat teliti. Ia mengumpulkan cerita dari banyak saksi mata, mendengarkan kesaksian mereka, dan menuliskannya dengan rapi dan jelas.Alkitab mencatat bahwa Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul ditulis untuk seseorang bernama Teofilus. Karena penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul sama, kita tahu bahwa Lukaslah penulis keduanya.Paulus menyebut Lukas sebagai “tabib yang kekasih.” Artinya, Lukas adalah orang yang setia,dapat dipercaya, dan sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Melalui Injil Lukas, kita melihat bahwa Yesus datang untuk semua orang: orang berdosa, orang miskin, orang sakit, bahkan orang-orang yang sering diabaikan. Lukas ingin semua orang tahu bahwa kasih Yesus tidak terbatas.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan sikap atau perbuatan apa yang bisa membuat orang lain tahu bahwa kamu adalah pengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, tolong hidupku menjadi kesaksian yang jelas bahwa aku mengikut Engkau. Pakailah aku untuk menunjukkan kasih-Mu kepada semua orang. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Hidup kita bisa menjadi petunjuk yang menunjukkan bahwa kita milik Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Yang Penting Bagi Markus? (12 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 3:16


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI MARKUS?Diambil dari: Markus 8:34–35 (TB)“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Markus saat menulis Injilnya. Markus adalah penulis Injil pertama yang ditulis. Ia menulis Injil berdasarkan kesaksian Petrus, dan tujuannya jelas: menunjukkan bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.Markus ingin semua orang tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia menceritakan bagaimana Yesus melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh Allah:mengampuni dosamenguasai alammenyembuhkan orang sakitTetapi Markus juga menekankan bahwa Yesus adalah manusia sejati. Yesus bisa merasa marah, lapar, lelah, sedih, dan bahkan menangis. Ketika Yesus mati di kayu salib, Ia mati sebagai manusia yang sungguh-sungguh menderita. Bagi Markus, ini sangat penting. Karena Yesus yang kita ikuti bukan Allah yang jauh dan tidak peduli, tetapi Allah yang mengerti penderitaan kita.Yesus tahu bagaimana rasanya taat kepada Allah di tengah kesulitan. Dan walaupun jalan mengikuti Yesus tidak selalu mudah, Markus ingin kita tahu: mengikut Yesus itu layak diperjuangkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu mengalami kesulitan, ingatlah bahwa Yesus mengerti perasaanmu.Datanglah kepada-Nya dan tetap setia mengikuti-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, aku mungkin tidak selalu mengerti bagaimana Engkau bisa menjadi Allah dan manusia, tetapi aku mau percaya dan mengikuti Engkau. Tolong aku tetap setia walaupun sulit. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus mengerti penderitaanmu dan tetap setia berjalan bersamamu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Markus? (11 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 3:04


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MARKUS?Diambil dari: Kisah Para Rasul 12:11–12 (TB)“Setelah sadar akan hal itu, pergilah ia ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut juga Markus, di mana banyak orang berkumpul dan berdoa.”Wonder Kids, hari ini kita berkenalan dengan seseorang bernama Markus. Markus adalah penulis Injil Markus, Injil kedua dalam Alkitab. Menariknya, Markus bukan salah satu dari dua belas murid Yesus.Nama Markus sering muncul dalam Perjanjian Baru. Ia adalah anak dari Maria, seorang wanita yang rumahnya sering dipakai sebagai tempat berkumpul dan berdoa orang-orang Kristen. Ketika Petrus dilepaskan dari penjara secara ajaib, ia langsung pergi ke rumah Maria, ibu Markus.Markus juga ikut melayani bersama Barnabas dan Paulus. Namun, dalam perjalanan misi pertama, Markus sempat meninggalkan Paulus. Hal itu membuat Paulus kecewa dan tidak mau mengajak Markus lagi. Tetapi cerita Markus tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, Markus melayani bersama Petrus. Bahkan, Markus menulis Injilnya berdasarkan kesaksian Petrus tentang Yesus.Injil Markus kemungkinan ditulis untuk orang-orang Roma yang bukan orang Yahudi. Itulah sebabnya Injil Markus ditulis dengan singkat, cepat, dan penuh tindakan. Hal yang paling luar biasa dari Markus bukan hanya apa yang ia tulis, tetapi apa yang Tuhan lakukan melalui hidupnya. Markus pernah gagal, tetapi Tuhan tetap memakainya dengan luar biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah melakukan kesalahan, ingatlah Markus.Tuhan tidak menyerah padamu, dan Dia masih bisa memakai hidupmu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berhenti mengasihi aku ketika aku gagal. Tolong aku mau belajar dan dipakai oleh-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai siapa pun yang mau kembali dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Matius? (5 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI MATIUS?Diambil dari: Matius 7:13–14 (TB)“Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan… tetapi sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”Wonder Kids, Matius, Markus, dan Lukas disebut Injil Sinoptik karena mereka menceritakan banyak peristiwa yang sama tentang Yesus. Tetapi Injil Matius menunjukkan dengan jelas apa yang paling penting bagi Matius.Sebelum mengikut Yesus, Matius adalah pemungut cukai. Ia terbiasa hidup mengejar uang, kenyamanan, dan penerimaan orang. Namun setelah bertemu Yesus, yang penting baginya berubah. Matius mengerti bahwa mengikuti Yesus bukanlah jalan yang paling mudah. Yesus sendiri berkata bahwa jalan menuju kehidupan itu sempit, dan tidak semua orang mau memilihnya. Tetapi jalan itu adalah jalan yang benar.Matius tahu bahwa keselamatan tersedia bagi semua orang, tetapi tidak semua orang mau meninggalkan hidup lama mereka. Mengikut Yesus berarti rela meninggalkan prioritas lama dan memilih hidup yang menyenangkan Tuhan. Bagi Matius, yang terpenting bukan lagi pendapat orang lain. Yang terpenting adalah: apakah ia hidup sebagai orang yang sudah diterima oleh Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal kecil dalam hidupmu yang bisa kamu lakukan untuk memilih jalan Yesus—meskipun tidak selalu mudah.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, tolong aku memilih jalan-Mu, meskipun jalannya sempit dan tidak selalu mudah. Ajari aku hidup untuk menyenangkan-Mu, bukan hanya mengikuti apa yang disukai banyak orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Jalan Yesus mungkin sempit, tetapi itulah jalan yang membawa hidup. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Matius? (4 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MATIUS?Diambil dari: Matius 9:9 (TB)“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku.' Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”Wonder Kids, Tahukah kamu siapa Matius itu sebelum ia mengikut Yesus? Matius adalah seorang pemungut cukai.Pada zaman Yesus, pemungut cukai tidak disukai orang. Mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering dianggap serakah serta tidak jujur. Banyak orang menganggap mereka sebagai pengkhianat bangsa sendiri. Tetapi Yesus melihat Matius dengan cara yang berbeda.Yesus tidak berkata, “Kamu terlalu berdosa,” atau “Kamu tidak layak.” Yesus justru berkata, “Ikutlah Aku.” Dan Matius langsung bangkit dan mengikut Yesus. Karena pekerjaannya sebelumnya, Matius terbiasa mencatat dengan rapi dan teliti. Allah memakai keahlian itu untuk menolong Matius menulis Injil Matius—sebuah catatan penting tentang kehidupan dan ajaran Yesus.Melalui Matius, kita belajar bahwa: Yesus bisa memakai siapa saja, dari latar belakang apa saja, untuk melakukan hal-hal besar bagi Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan merasa kamu tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Yesus bisa memakai kemampuan dan pengalamanmu untuk kemuliaan-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau memanggil dan memakai orang-orang yang sering dianggap tidak layak. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga mau memakai hidupku untuk melakukan hal-hal baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memanggil Matius apa adanya—dan Dia juga memanggilmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa yang Sebenarnya Menuliskannya? (3 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 3:07


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPA YANG SEBENARNYA MENULISKANNYA?Diambil dari: Lukas 1:3–4 (TB)“Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu… supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata, “Memangnya Injil benar-benar ditulis oleh orang-orang yang namanya ada di Alkitab?” Mereka bertanya-tanya, apakah Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes benar-benar menulis Injil.Alkitab menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak asal menulis. Lukas, misalnya, dengan jelas berkata bahwa ia menyelidiki semuanya dengan teliti. Ia berbicara dengan para saksi mata dan menulisnya dengan rapi supaya orang-orang bisa yakin bahwa cerita tentang Yesus itu benar.Para pemimpin gereja mula-mula juga sepakat tentang siapa penulis Injil. Mereka tidak ragu menyebut bahwa: Matius menulis Injil MatiusMarkus menulis Injil MarkusLukas menulis Injil Lukas dan Kisah Para RasulYohanes menulis Injil YohanesKalau Injil itu palsu, orang-orang pada zaman itu pasti akan menolaknya. Tetapi justru Injil diterima dan dipercaya karena kesaksian para penulisnya jujur dan dapat dipercaya. Allah memakai orang-orang nyata, di waktu nyata, untuk menuliskan kisah nyata tentang Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Percayalah bahwa Alkitab bukan cerita karangan. Firman Tuhan ditulis dengan sungguh-sungguh supaya kita bisa mengenal Yesus dengan pasti.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan firman-Mu melalui orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya dan berpegang pada kebenaran firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Alkitab ditulis supaya kita yakin bahwa Yesus sungguh nyata dan sungguh mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen "Terpenuhi dengan Sengaja?" (26 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 3:17


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN “TERPENUHI DENGAN SENGAJA”?Diambil dari: Amsal 19:21“Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.”Wonder Kids, Pernah nggak kalian membuat sesuatu “jadi kenyataan” hanya karena kalian sudah tahu sebelumnya? Misalnya, kalau ada teman bilang, “Kayaknya kamu akan makan roti selai kacang hari ini,” lalu kalian sengaja bikin roti selai kacang supaya perkataanmu terjadi terjadi.  Mudah, kan?Ada orang yang berpikir Yesus juga begitu. Mereka bilang: “Mungkin Yesus tahu nubuat-nubuat Perjanjian Lama, lalu Ia sengaja melakukan semuanya supaya terlihat seperti Mesias.” Tapi… benarkah itu mungkin? Beberapa nubuat memang bisa “diwujudkan,” seperti naik keledai saat masuk Yerusalem. Namun ada banyak nubuat lain yang tidak mungkin dibuat manusia sendiri, seperti:– Yesus lahir di Betlehem.– Yesus berasal dari garis keturunan Abraham dan Daud.– Seorang sahabat mengkhianatinya.– Tentara Romawi membagi pakaiannya dan tidak mematahkan kaki-Nya.– Yesus mati dan bangkit kembali.Semua hal itu mustahil diatur oleh manusia. Itu hanya mungkin terjadi karena Yesus memang Mesias yang dijanjikan dan Allah sendiri yang menggenapinya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ingat bahwa Yesus tidak sedang berpura-pura menjadi Mesias.Semua nubuat tergenapi karena Ia benar-benar Tuhan.Katakan kepada Tuhan:“Terima kasih karena Engkaulah Mesias yang dijanjikan.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi semua nubuat dengan sempurna. Tolong aku percaya penuh kepada-Mu dan menjawab keraguan orang lain dengan bijaksana. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak membuat nubuat itu terjadi—Ia menggenapinya karena Ia adalah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen Kebetulan? (25 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN KEBETULAN?Diambil dari: Kisah Para Rasul 3:18 (TB)“...Allah telah menggenapi apa yang dari dahulu Ia firmankan dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias-Nya harus menderita.”Wonder Kids, Kadang-kadang, orang berpikir bahwa nubuat dalam Alkitab digenapi oleh Yesus hanya karena kebetulan. Seperti menebak hasil lemparan koin—kadang benar, kadang salah. Tapi ada satu ahli matematika bernama Peter W. Stoner yang mencoba menghitung kemungkinan seseorang menggenapi hanya delapan nubuat dalam Perjanjian Lama. Hasilnya mengejutkan: kemungkinannya hanya satu banding seratus juta miliar! Bayangkan seperti ini: Seolah-olah kita menandai satu koin, lalu mencampurnya dengan seratus juta miliar koin lainnya, lalu semua koin itu ditaruh di sebuah tanah kosong. Kemudian seseorang yang ditutup matanya disuruh mengambil satu koin saja dan ternyata yang dia ambil adalah koin yang ditandai itu. Hampir tidak mungkin, bukan? Kaoin begitu banyak dan orang yang mengambil matanya ditutup. Dia tidak bisa memilih, dia tidak bisa melihat koin yang ditandai. Dan Yesus bukan hanya menggenapi delapan nubuat—Ia menggenapi puluhan nubuat dalam hidup-Nya, kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya kita percaya:Yesus bukan kebetulan. Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Allah merencanakan semuanya dengan penuh kasih dari sejak dahulu. Dan sama seperti Allah tidak bekerja secara kebetulan dalam hidup Yesus, Allah juga bekerja dengan tujuan dalam hidupmu.Mari kita berdoa:Tuhan, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Terima kasih karena Engkau mengasihi aku dengan sengaja dan punya rencana yang indah untuk hidupku. Tolong aku mempercayai rencana-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin. Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bayangkan betapa besar kuasa Allah yang mengatur semuanya dengan tepat. Katakan pada Tuhan: “Tuhan, hidupku bukan kebetulan. Engkau punya rencana buatku.” Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Itu Mesias? (15 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   SIAPA ITU MESIAS?Diambil dari: Yohanes 4:25–26 (TB)“Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."Wonder Kids, Kata “Mesias” berasal dari bahasa Ibrani mashakh yang berarti “mengurapi.”Dalam Perjanjian Lama, seorang raja atau nabi sering diurapi dengan minyak sebagai tanda bahwa ia dipilih oleh Allah. Ketika kata ini diterjemahkan ke bahasa Yunani, jadilah kata “Kristus.” Tapi apa yang orang Israel harapkan dari seorang Mesias?Pada zaman Raja Daud, Tuhan berjanji bahwa keturunan Daud akan memerintah untuk selamanya. Sesudah Daud meninggal, Israel berkali-kali dijajah bangsa lain.Mereka sangat merindukan Mesias datang untuk membebaskan mereka dan memulihkan kerajaan Israel.Saat Yesus datang, Israel berada di bawah pemerintahan Romawi. Karena itu, banyak orang berharap Mesias adalah pahlawan yang datang sebagai raja perkasa yang akan mengusir penjajah dan memulihkan kerajaan secara politik. Yesus memang melakukan hal-hal luar biasa: menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan mengajar dengan kuasa.Karena itu banyak orang bertanya-tanya, “Apakah Dia Mesias yang dijanjikan Tuhan?”Namun Yesus bukan Mesias seperti bayangan mereka. Ia tidak langsung menggulingkan Romawi atau menjadi raja dunia saat itu. Sebaliknya, Yesus datang untuk mengalahkan musuh yang jauh lebih besar daripada kerajaan mana pun—dosa dan maut.Yesus adalah Mesias yang mereka butuhkan, bukan yang mereka bayangkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal: Kalau Yesus datang sebagai Mesias untuk menyelamatkan, bagian mana dari hidupmu yang ingin kamu serahkan kepada-Nya hari ini?Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang Engkau janjikan sejak dahulu. Engkau datang bukan dengan cara yang orang bayangkan, tetapi dengan cara yang paling kami butuhkan. Tolong aku percaya dan mengikuti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Mesias yang benar—yang datang menyelamatkan kita, bukan hanya memperbaiki keadaan dunia, tetapi memulihkan hati kita. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Sih Sebenarnya Alkitab Itu? (8 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA SIH SEBENARNYA ALKITAB ITU?Diambil dari:2 Timotius 3:16 (TB)“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”Wonder Kids, Kalau kita ingin mengenal siapa Yesus, kita tidak bisa jauh-jauh dari satu hal yang sangat penting, yaitu Alkitab. Alkitab bukan hanya buku yang laris dibaca banyak orang—Alkitab adalah Firman Tuhan. Alkitab terdiri dari enam puluh enam kitab yang ditulis oleh banyak orang selama ribuan tahun. Meski penulisnya berbeda-beda, semuanya dituntun oleh Roh Kudus sehingga apa yang mereka tulis adalah kebenaran dari Tuhan sendiri.Alkitab terbagi dua bagian. Perjanjian Lama berisi kisah penciptaan, sejarah bangsa Israel, hukum Tuhan, raja-raja, nabi-nabi, dan janji keselamatan. Perjanjian Baru berisi kisah Yesus, awal mula gereja, surat-surat untuk jemaat, dan janji tentang hal-hal yang akan datang.Dalam 2 Timotius 3:16, kita belajar bahwa seluruh Alkitab itu “diilhamkan Allah.”Itu berarti Firman Tuhan hidup, berkuasa, dan menolong kita.Melalui Alkitab, Tuhan mengajar kita, mengoreksi kita, memimpin kita, dan membentuk kita supaya hidup seperti yang Ia kehendaki.Semakin kita membaca Firman Tuhan, semakin kita mengenal Tuhan.Dan semakin kita mengenal Tuhan, semakin hidup kita berubah menjadi seperti Dia.Ketika kita masuk ke dalam Firman Tuhan, Firman Tuhan juga masuk ke dalam hidup kita!Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Luangkan waktu untuk membaca satu bagian kecil dari Alkitab—bahkan hanya beberapa ayat. Berdoalah, “Tuhan, ajari aku lewat Firman-Mu hari ini.”Mari kita berdoa:Tuhan, Engkaulah Penulis Alkitab yang hidup. Tolong aku mengerti Firman-Mu dan belajar menjadi seperti Engkau. Isi hatiku dengan kebenaran-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: ketika kamu membaca Firman Tuhan, Tuhan sendiri sedang berbicara kepadamu. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Sebenarnya Yesus? ( 7 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan kita hari ini berjudul SIAPA SEBENARNYA YESUS?Diambil dari:Markus 8:27 (TB)Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"Wonder Kids, suatu hari, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Itu bukan karena Yesus bingung tentang diri-Nya. Dia tahu persis siapa diri-Nya — pada waktu itu dan sampai sekarang. Tapi Yesus ingin murid-murid-Nya memikirkan dengan sungguh-sungguh siapa yang mereka percayai. Sampai hari ini, banyak orang mengenal Yesus sebagai bayi yang lahir di Betlehem pada Natal. Tapi Alkitab mengajarkan lebih dari itu. Kita percaya bahwa Yesus lahir dari Maria perawan, dan Allah sendiri adalah Bapa-Nya. Yesus tidak pernah berbuat dosa.Dia mengajar, menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan bahkan menantang pemimpin agama pada zaman-Nya. Murid-murid Yesus percaya bahwa kedatangan-Nya adalah jawaban dari nubuat Allah sejak zaman dahulu — Mesias yang dijanjikan.Dan kita percaya bahwa Yesus disalibkan, dikuburkan, dan bangkit kembali, lalu dilihat oleh banyak saksi mata. Semakin kita belajar tentang siapa Yesus sebenarnya, semakin kita mengerti bahwa Dia bukan hanya tokoh sejarah biasa. Dia adalah Tuhan yang datang ke dunia untuk menyelamatkan kita. Dan setelah kita tahu semua kebenaran tentang Yesus, ada pertanyaan yang harus kita jawab:Jika semua ini benar, apa yang akan kita lakukan?Apakah kita sungguh-sungguh percaya dan mengikut Dia?Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Luangkan waktu sebentar untuk menjawab dalam hatimu: “Siapa Yesus bagiku?” Mintalah Tuhan menolongmu mengenal Dia lebih dalam.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, meskipun aku sering merasa sudah mengenal-Mu, tolong aku memahami Engkau lebih dalam lagi. Ajar aku percaya kepada-Mu bukan hanya dengan pikiran, tetapi juga dengan hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengenal Yesus dengan benar akan mengubah cara kita hidup setiap hari. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Iman Kita Meniru? (6 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 3:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari iniAPAKAH IMAN KITA MENIRU?Diambil dari: 1 Yohanes 4:9 (TB)“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.”Wonder kids Ada tebak-tebakan lama yang berkata, “Ada sepuluh kucing di atas perahu. Satu melompat. Berapa yang tersisa?”Jawabannya: tidak ada, karena semuanya ikut melompar karena meniru 1 kuncing yang melompat duluan.Tiru-meniru ternyata bukan hal baru. Ada orang yang menuduh kekristenan hanyalah agama “copycat”—meniru cerita-cerita agama lama atau mitos kuno. Mereka berkata bahwa ajaran Yesus hanya tiruan dari kepercayaan lain. Tapi apakah benar begitu? Para ahli sejarah yang mempelajari bukti-buktinya berkata bahwa tuduhan itu tidak benar. Tidak ada mitos atau agama yang memiliki kisah Tuhan yang mati dan bangkit kembali sebelum kekristenan muncul. Sebaliknya, bukti sejarah menunjukkan bahwa inti iman Kristen adalah unik, asli, dan tidak meniru.Perbedaan terbesar antara kekristenan dan agama lain adalah Yesus Kristus.1 Yohanes 4:9 berkata bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup melalui Dia. Itu bukan tiruan.Itu adalah kasih Allah yang asli, unik, dan luar biasa. Jadi kalau ada orang berkata bahwa iman Kristen meniru agama lain, jangan bingung. Yesus tidak meniru siapa pun.Dialah satu-satunya Juruselamat yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu cara bagaimana Tuhan sudah menunjukkan kasih-Nya kepadamu — mungkin lewat keluargamu, sahabatmu, atau pertolongan yang kamu terima.Ucapkan syukur kepada Tuhan karena kasih-Nya nyata dan unik.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau mengutus Yesus, Anak-Mu yang tunggal, untuk menunjukkan kasih-Mu kepadaku. Tolong aku percaya bahwa iman Kristen itu benar, asli, dan unik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kita tidak meniru siapa pun — karena Yesus Kristus itu unik dan benar-benar nyata. Tuhan Yesus memberkati

Elshinta Semarang
Kota Semarang Masuk 4 Kota dengan Paparan Mikroplastik Tertinggi, Langkah Apa yang Harus Diambil?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Nov 27, 2025 17:41


Kota Semarang tercatat sebagai kota dengan paparan mikroplastik tertinggi keempat di Indonesia. Penelitian Ecoton Foundation bersama SIEJ menemukan 13–14 partikel mikroplastik di udara, bahkan air hujan di Jalan Mataram juga terdeteksi mengandung puluhan partikel mikroplastik per sampel. Temuan ini menunjukkan polusi mikroplastik sudah masuk ke berbagai sumber air dan berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat. Salah satu faktor pemicunya adalah kebiasaan membakar sampah dan penggunaan plastik sekali pakai.Apa yang perlu segera dilakukan untuk mengatasi ancaman mikroplastik ini?Narasumber: Pengamat Lingkungan Senior dari Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Ir Syafrudin CES MT IPU Asean.Eng

TEMAN MALAM AUDIO
Ngopi Dulu Lah — Obrolan Bapak-Bapak Muda Lita: Kerja, Cinta, & Realita Dewasa Awal ☕

TEMAN MALAM AUDIO

Play Episode Listen Later Nov 3, 2025 64:23


☕ Selamat datang di “Ngopi Dulu Lah” — podcast santai ala bapak-bapak muda Lita yang ngomongin kehidupan tanpa filter, tapi tetap relate dan lucu!

Radio Elshinta
Keluarga harap penyelidikan kasus Diplomat Kemenlu diambil alih Mabes Polri, akankah ungkap misteri kematiannya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 24, 2025 15:05


Keluarga harap penyelidikan kasus Diplomat Kemenlu diambil alih Mabes Polri, akankah ungkap misteri kematiannya?Talk: - Kuasa hukum keluarga ADP, Nicholay Aprilindo Dan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) yang juga mantan Kompolnas - Edi Hasibuan - Pengacara publik dari Pusat bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen

METRO TV
Trump Sebut TikTok Segera Diambil Alih Investor Kaya - Headline News Edisi News MetroTV 5703

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 30, 2025 1:52


Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa ia telah memiliki kelompok investor kaya raya yang siap mengakuisisi TikTok di Amerika Serikat. Trump menyatakan identitas para calon pembeli akan diumumkan dalam dua minggu ke depan. Namun, ia menekankan bahwa persetujuan dari Tiongkok tetap diperlukan

Uang Bicara
Setop OVT, Mulai Rencanakan Warisan, Biar Aset Gak Diambil Negara!

Uang Bicara

Play Episode Listen Later Jun 5, 2025 27:35


Punya tanah warisan tapi nggak tahu mesti ngapain? Hati-hati! kalau tiga tahun terbengkalai, nggak diurus, bisa diambil alih negara lho! Kadang kejadian kayak gini bermula dari hal sepele: malu ngobrolin warisan karena dianggap tabu. Di episode ini, Uang Bicara bakal bahas:1. Pentingnya ngobrolin tanah warisan dari sekarang2. ⁠Dana tersembunyi yang perlu dipersiapkan 3. ⁠Strategi menyelamatkan tanah warisan yang nyaris diambil negaraDengerin podcastnya di KBR Prime, Spotify, Noice, dan platform mendengarkan podcast lainnya.Kalau kamu suka konten ini, kasih bintang 5 ya!

OM BOB Indonesia
Kabinet Gemoy, Kenapa Langkah Ini Diambil? | Ep. 2320

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Oct 28, 2024 7:20


Jika melihat kabinet baru, seperti kabinet gemuk dan berpotensi menjadi beban negara.

Uang Bicara
Anak Hobi Nge-Gim? Jangan Lupa Atur Bujetnya!

Uang Bicara

Play Episode Listen Later Aug 8, 2024 23:44


Beberapa waktu lalu artis Inul Daratista curcol tagihan kartu kreditnya jebol sampai Rp65 juta karena gim online. Usut punya usut tagihan itu karena sang anak membeli gim lewat kartu kredit miliknya. Gim yang awalnya sarana hobi anak mengasah kreativitas, malah bikin boncos keuangan keluarga. Ini bisa jadi alarm bagi orang tua untuk tetap mengawasi pilihan gim untuk anak dan mengatur bujetnya. Berapa alokasi anggaran untuk gim? Diambil dari pos keuangan mana? Dan bagaimana mengajarkan anak mengelola bujet gimnya sendiri? Yuk dengarkan obrolan Aline Wiratmaja bersama Certified Financial Planner dan Founder Cerdas Keuangan di Uang Bicara episode Anak Hobi Nge-Gim? Jangan Lupa Atur Bujetnya!. Simak di KBR Prime, Spotify, Noice, dan platform mendengarkan lainnya.

Speaklah Talks
JOURNALIN' MUSIC #8 - BILAL INDRAJAYA - TURBULENSI DALAM NELANGSA PASAR TURI PART 2

Speaklah Talks

Play Episode Listen Later Jul 4, 2024 26:25


Diambil tahun 2023 setelah beberapa bulan Bilal Indrajaya merilis album nelangsa pasar turi bertepatan juga pertama kalinya mampir di kota Lunpia alias kota Semarang, ia menceritakan banyak hal soal turbulensi, penciptaan setiap karya, cerita dibalik setiap lagu nelangsa pasar turi, bersamaan cerita tentang kecintaan dan preferensinya mengenai gitar Gibson. Mengenal sosoknya dari sisi lain album terbarunya.

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson
”DIMETERAIKAN UNTUK SURGA“

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson

Play Episode Listen Later Jun 17, 2024 5:55


Meterai Allah diterima di dahi, sedangkan tanda binatang itu diterima di dahi atau di tangan. Mengapa ada perbedaan? Meterai Allah ditempatkan di dahi. Dahi adalah simbol pikiran dan mewakili keputusan yang diambil secara sadar.

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat
”DIMETERAIKAN UNTUK SURGA“

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat

Play Episode Listen Later Jun 17, 2024 5:55


Meterai Allah diterima di dahi, sedangkan tanda binatang itu diterima di dahi atau di tangan. Mengapa ada perbedaan? Meterai Allah ditempatkan di dahi. Dahi adalah simbol pikiran dan mewakili keputusan yang diambil secara sadar.

Podcast BHARABAS975FM
Perbaikan Jalan Lokomotif Pekanbaru Diambil Alih Pemprov Riau

Podcast BHARABAS975FM

Play Episode Listen Later Jun 11, 2024 2:22


Pemerintah Provinsi Riau akan mengambil alih perbaikan Jalan Lokomotif, Pekanbaru yang mengalami kerusakan

Astro Awani
AWANI Borneo [18/12/2023] – Lima strategi diambil KKM | MoU dua syarikat asing | Program JENDELA

Astro Awani

Play Episode Listen Later Dec 18, 2023 13:31


#AWANIBorneo 18 Disember 2023 - KKM perkukuh Pelan Pengurusan COVID-19 melalui lima strategi - Sarawak bentuk Jawatankuasa Khas Selia Kerjasama minyak dan gas serta tenaga Hijau - 69 tapak P-O-P siap di Zon Sarawak #AWANInews  Saksikan #AWANIBorneo setiap hari 7 malam di saluran 501 Astro AWANI dan astroawani.com

TTYL: Talk To You Later
51: Life Lessons Setahun Berkahwin & Selalu Diambil Kesempatan

TTYL: Talk To You Later

Play Episode Listen Later Mar 13, 2023 44:08


Finally, a new episode! We've been so busy, so here's some catch-up conversation dan apa yang kita belajar menerusi pengalaman hidup ni. Antara yang dibualkan: - Nell dan Zul dah setahun kahwin - Kenapa lelaki suka kentut dalam selimut - Realiti sebenar perkahwinan - Bila orang selalu ambil kesempatan atas kita - Tentang Macbeth & Lady Macbeth CREDITS: Podcasters: Nell Hanan (@soimnell), Hazeman Huzir (@hazemanhuzir) & Zul Zamir (@zul.zamir) Sound Engineer & Editor: Zul Zamir Jangan lupa rate TTYL dengan 5 stars di Spotify. Let us know if you enjoy this episode and follow our official podcast Instagram @ttylpodcast. Gunakan common sense dan bahasa yang beretika ketika meninggalkan komen di laman sosial #TTYLcult