POPULARITY
From being a cleaner to becoming a cafe owner in Sydney, this is Wilbert Tandiono's story. - Dari menjadi petugas kebersihan hingga menjadi pemilik kafe di Sydney, ini cerita Wilbert Tandiono.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Pemerintah berharap jemaah memanfaatkan kesempatan berada di Madinah untuk memperbanyak ibadah wajib dan sunnah secara wajar serta merasakan ketenangan yang menjadi ciri khas kota tersebut. LAPORAN BHERY HAMZAH. (BEH/MCH2026)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Patricia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 4: 1-8; Mazmur tg 71: 8-9.14-15ab.16-17.22; Markus 12: 38-44.AGAMA AMBISI, PROMOSI DAN POSISI Tema renungan kita pada ini ialah: Agama Ambisi, Promosidan Posisi. Karena memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu ataukelompok, sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri dan inginakan posisi atau jabatan sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup berimanyang demikian. Yesus sendiri tidak memiliki tipe itu. Ia justru menghadirkansatu jenis hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi dan posisi.Para pemuka agama, cendekia, ahli kitab suci dan kaum Farisi terkenal denganjenis agama ini. Lalu Yesus ingatkan kita semua, supaya tidak tergodamengikuti atau tidak memelihara kecenderungan untuk: 1) keinginan amat tinggiatau berambisi menjadi penting dan diutamakan; 2) selalu mau promosi atautampil cari perhatian untuk dikenal dan diakui yang intinya ialah penghormatandan penghargaan dari orang lain; 3) selalu berusaha menggunakan posisi ataukedudukan, bahkan yang sifatnya rohani, untuk keuntungan pribadi. Para pengikut Kristus sebaliknya harus melakukan pelayanandalam kerendahan hati untuk kebaikan sesama, daripada berambisi menjadi yangutama. Menampilkan atau promosi kebaikan orang lain dan kehidupan bersamamelalui pekerjaan, pelayanan dan solidaritas daripada promosi diri sendiri.Kesempatan memakai posisi entah sipil atau keagamaan untuk pelayanan danpembaktian diri secara tulus dan tanggung jawab, daripada mencari keuntungandiri sendiri. Ketiga kecenderungan daging yang diuraikan tadi berakarpada kesombongan, yang merupakan salah satu dari 7 dosa pokok manusia. Kalauyang pokok ini dihilangkan maka dosa-dosa turunannya juga tak akan berkembang.Ada dua cara yang kita belajar hari ini untuk menghilangkan kesombonganmanusiawi. Pertama, kita setiap saat senantiasa memuji dan bersyukurkepada Tuhan. Rasul Paulus menasihatkan muridnya Timotius untuk menyatakanpujian dan syukur itu melalui suatu sikap iman yang benar, yaitu bersabar dalampenderitaan dan melakukan tugas pelayanan dan pewartaan dalam suka cita. Kedua, kerendahan hati menjadi pilihan sikap hidup yangkita kembangkan dan pelihara. Yesus memberi contoh melalui penampilan jandamiskin yang memberi derma. Kerendahan hati itu bukan berbentuk pasif dan tenangsaja, tetapi berbuat dan mempersembahkan sesuatu materi atau rohani yangmeskipun sederhana namun berguna bagi sesama dan kepentingan bersama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Kuatkan dan berkatilah kami, ya Tuhan YesusKristus, supaya melalui pekerjaan dan pelayanan kami yang rutin dan biasa, kamiingin melakukan itu dalam semangat menghadirkan kebaikan bagi sesama dan hidupkami bersama. Semoga Roh-Mu selalu mendampingi kami untuk mewujudkan semangatini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Kalau kamu gagal masuk jurusan yang kamu mau, hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu gagal memenangkan kompetisi yang sudah kamu persiapkan, hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu tidak diterima di pekerjaan yang kamu harapkan, hidup tidak berhenti di sana.Bahkan ketika kamu harus mengakhiri hubungan yang sudah kamu bangun bertahun-tahun, hidup tidak berhenti di sana.Sekarang mungkin rasanya gelap. Sekarang mungkin semuanya terasa suram, buntu, dan hampa. Seolah tidak ada masa depan yang bisa kamu lihat.Tapi percayalah, selalu ada hal yang lebih baik daripada menyerah di titik ini. Masih ada banyak kesempatan. Masih ada banyak kehidupan yang bisa dijalani.Masih ada banyak banyak hal baik yang bisa dilihat———————————sering kali, kita merasa buntu dan kehilangan harapan karena seluruh bayangan kita terkunci pada satu mimpi, satu jalan, satu versi masa depan. Ketika itu tidak terjadi diluar dari apa yang diprediksikan, semuanya terasa runtuh.Padahal mungkin, ini bukan akhir. Ini adalah kesempatan. Kesempatan untuk mencoba hal lain, menjelajahi kemungkinan lain, mempelaajari banyak hal dan mennemui versi diri mu yang lain. memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan hidup—di luar rencana yang pernah kita genggam erat.Kecewa wajar, sedih juga wajar, marah apalagi. Tapi seringnya hidup itu kita merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Sering kali, tuhan justru paaling tau dan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Semua terjadi karena sebuah alasan, sekarang mungkin belum keliatan maknanya, tapi suatu saat nanti bisa hari minggu tahun pasti daatang maknanya . Sering kali kita lupa bahwa, Tuhan lebih besar dari kekhawatiran,kesedihan dan ke kecewaaan kita saat ini. Dulu, aku sering merasa hidup seolah berhenti ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang aku impikan. Seakan-akan, kalau rencananya gagal, maka segalanya ikut berakhir. kalau rencanaya berhenti, semua agenda hidup dan jalan hidup juga berhenti. Tapi pelan-pelan aku sadar: justru keindahan hidup ada pada ketidakpastiannya. that the beauty of life is that its unpredictable. Banyak hal diluar rencana tapi banyak hal baik juga dateng dari yang tidak diduga. Di sepanjang jalan, kamu akan bertemu banyak orang. Kamu akan belajar banyak hal. Dan kamu tetap bisa mencapai banyak hal yang kamu inginkan—hanya saja, sering kali jalannya tidak sesempurna yang kamu bayangkan.Karena hidup tidak berhenti hanya karena satu rencana tidak berjalan. Kadang, hidup justru baru mulai dari sana.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨
Pembawa Renungan : RP. Rudi Rahkito Jati, OMI Dangkan Silat – Kalimantan Barat Mrk. 6:30-34
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 28 Januari 2026Bacaan: Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11)Renungan: Ted Williams adalah seorang penyiar radio dan pengisi suara ternama yang dijuluki "The Golden Voice". Tetapi sayang, ia suka mabuk-mabukan dan kecanduan obat terlarang. Hasilnya, Ted kehilangan pekerjaan impian. Tiga bulan setelah menghisap kokain, kekayaan yang dikumpulkannya selama lima tahun ketenaran hilang lenyap. Ted jatuh miskin, menjadi tunawisma, terlibat kriminalitas, bahkan sampai di penjara. Ted kemudian bertemu Dr. Phil yang menawarkannya untuk rehabilitasi, tetapi ia tidak bersungguh-sungguh dan keluar setelah 12 hari tinggal di tempat itu. Berbulan-bulan kemudian Ted tetap mengonsumsi alkohol sampai akhirnya ia merasa jera. Kemudian, sekali lagi Ted kembali kepada Dr. Phil memohon kesempatan kedua. Kesempatan kedua itu membuahkan hasil. Untuk pertama kalinya sejak kehilangan kesempatan di radio tahun-tahun sebelumnya, Ted merasa bersih. Wanita yang kedapatan berzina itu mendapat keberuntungan yang sama. Sementara para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawanya dengan keinginan untuk melemparinya dengan batu, Yesus justru memberinya tiket pengampunan. Tiket pengampunan tersebut tidak lain merupakan wujud dari kesempatan kedua. Terhadap kita orang-orang berdosa, Yesus juga memberikan anugerah berupa kesempatan kedua. Tetapi ingat, kesempatan tersebut diberikan bukan untuk disia-siakan, melainkan dipergunakan sebaik-baiknya! Perhatikan bahwa sewaktu Yesus melepas perempuan itu pergi, Dia berpesan, "... mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." Sebagai penerima kesempatan kedua, mulai hari ini, mari berusaha menjalani kehidupan dengan terus mengupayakan perubahan positif yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan hidup yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk menggunakan kesempatan ini untuk hidup lebih baik lagi, agar melalui kehadiranku banyak orang diberkati dan nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Pernyataan PM Jepang Sanae Takaichi membuat tensi Taiwan memanas. Saatnya Prabowo mencegah krisis besar?
Mengaku diselamatkan Tuhan berkali - kali termasuk percobaan pembunuhan, podcaster, presenter, MC Dave Hendrik buka - bukaan mengenai cerita hidupnya, identitasnya, dan manifestasinya. #cauldroncontent #andinieffendi #uncensoredwithandinieffendi #podcastindonesia #davehendrik #mc #podcaster #presenter —Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Dave Hendrik ☆https://www.instagram.com/davehendrik/☆ Love, Bonito ☆https://www.instagram.com/lovebonito/— Time stamp00.00 Intro04.10 Mandiri sejak kecil11.12 Keluarga Dave17.06 Identitas diri & penerimaan29.15 Tantangan dalam karir39.55 Mindset uang & kebahagiaan41.43 Financial freedom55.40 Kesempatan kedua untuk hidup
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh menteri Zulkifli Hasan ini memancing reaksi dari berbagai pihak.
“kabeh anak-anak kita kudu duweni kesempatan kanggo entuk sawijining piwulangan Kristen” ” Saben wayah sadurunge masa percobaan ditutup iku aji banget, amarga iku wektune kanggo mbangun karakter”
Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.
Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.
Renungan D'Message || KESEMPATAN MEMBUKTIKAN KESETIAAN|| Ps. Steven Liem
Allah adalah Allah yang memberikan kesempatan kedua (bahkan berulang kali!). Alkitab menyebut kesempatan kedua sebagai "anugerah". Anugerah adalah menerima apa yang tidak layak kita terima. Pengajaran Alkitab penuh dengan konsep anugerah.
Allah adalah Allah yang memberikan kesempatan kedua (bahkan berulang kali!). Alkitab menyebut kesempatan kedua sebagai "anugerah". Anugerah adalah menerima apa yang tidak layak kita terima. Pengajaran Alkitab penuh dengan konsep anugerah.
BNN RI meresmikan SPPG untuk MBG, sebuah program yang memberdayakan 35 mantan penyalahguna narkoba agar kembali produktif melalui pekerjaan yang layak. Inisiatif ini bertujuan mendukung rehabilitasi sosial dan ekonomi serta mengurangi risiko kekambuhan.
Pembawa Renungan : dr. Benedicta W. Suryani, SpM Sungai Liat – Bangka Luk. 7:11-17
Daily Devotion || Kesempatan Untuk Berdampak || Ps. Steven Liem
Selamat datang para pendengar podcast INIKOPER! Hari ini kita akan menyelami kisah William and Lily Foundation, sebuah organisasi filantropi di Indonesia yang memiliki visi besar: menciptakan "Kesempatan yang sama bagi semua masyarakat Indonesia untuk berkembang." Bayangkan sebuah masa depan di mana setiap individu, terlepas dari latar belakangnya, memiliki kebebasan untuk mencapai potensi penuh mereka. WLF tidak hanya bermimpi, tetapi juga bertindak. Mereka telah bertransformasi menjadi yayasan pemberi hibah yang berani, berfokus pada "taruhan besar" untuk memberdayakan komunitas rentan di Indonesia bagian timur. Ini bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan membangun ekosistem yang kuat agar masyarakat dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Bagaimana WLF mewujudkan visi ambisius ini? Mereka mengadopsi pendekatan yang cerdas dan adaptif, terinspirasi dari prinsip "Lean Impact". Ini berarti mereka tidak takut untuk bereksperimen, belajar cepat dari setiap inisiatif, dan terus menyempurnakan strategi mereka. WLF berinvestasi pada tiga area kunci: memastikan Pengembangan Anak Usia Dini yang berkualitas, meningkatkan Literasi dan Numerasi dalam Pendidikan Dasar, serta menciptakan Peluang Ekonomi Lokal yang berkelanjutan. Dengan bekerja sama erat dengan organisasi lokal sebagai mitra sejati, WLF memastikan bahwa solusi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan, membangun kapasitas dari dalam komunitas itu sendiri. Lebih dari sekadar program, WLF berkomitmen pada perubahan sistemik. Mereka mengintegrasikan isu-isu krusial seperti Inklusi Sosial dan Perubahan Iklim ke dalam setiap aspek pekerjaan mereka, memastikan bahwa dampak yang diciptakan tidak hanya luas tetapi juga adil dan berkelanjutan. Melalui strategi komunikasi dan kolaborasi yang kuat, WLF tidak hanya berbagi keberhasilan, tetapi juga pembelajaran, menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergabung dalam perjalanan menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan setara. Ini adalah kisah tentang bagaimana filantropi yang strategis dan berani dapat menjadi katalisator perubahan transformatif.
Tuhan memberi peringatan tegas sebelum melaksanakan penghakiman atas Mesir, waktu tiga hari dalam kegelapan, untuk memikirkan yang terjadi dan maknanya. Kesempatan terakhir untuk melakukan hal yang benar.
Tuhan memberi peringatan tegas sebelum melaksanakan penghakiman atas Mesir, waktu tiga hari dalam kegelapan, untuk memikirkan yang terjadi dan maknanya. Kesempatan terakhir untuk melakukan hal yang benar.
Wigand Sugandi - Efesus 4:27 (TB) dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
Dalam episode ini, Neal dan Coach Justin membahas penunjukan terbaru Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia. Mereka mengeksplorasi implikasi dari keputusan ini, reaksi dari para penggemar dan media, serta karier panjang Kluivert sebagai pemain dan pelatih. Percakapan juga membahas peran asisten pelatihnya, Alex Pastoor dan Danny Landzaat, serta harapan yang mengelilingi performa tim dalam upaya mereka untuk lolos ke Piala Dunia.See Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Januari 2025 Bacaan: Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu." (1 Samuel 17:32) Renungan: Keberuntungan adalah ketika persiapan bertemu dengan kesempatan. Melakukan persiapan adalah bagian kita, sedangkan membuka kesempatan adalah kedaulatan Tuhan. Gantilah doa kita yang selalu meminta kesempatan dari Tuhan dengan berkata, "Kapan pun kesempatan itu tiba, saya selalu dalam keadaan siap." Jika hari ini kita mendapat tawaran untuk mencoba hal baru mengapa tidak diambil saja? Bisa jadi itu adalah tiket untuk naik ke level yang lebih tinggi. Hanya butuh satu momentum untuk membalikkan keadaan. Keberanian Daud menerima tantangan Goliat menjadi titik balik kehidupannya, dari gembala ternak di padang menjadi orang istana. Jika hari itu Daud tidak mengambil kesempatan itu, bisa jadi hingga masa tuanya, Daud hanyalah seorang gembala di padang. Mungkin setiap hari kita berdoa supaya Tuhan memberkati pekerjaan dan usaha kita. Tahukah kita bahwa Tuhan bisa menjawab doa kita kapan pun, di mana pun, bahkan di saat yang sama sekali tidak kita duga? Kita sering memohon kenaikan level hidup, namun ketika peluang itu hadir di depan mata, kita menolaknya. Dengan sombongnya kita berkata bahwa peluang seperti ini akan ada lagi besok. Sikap seperti ini tentu tidak menghargai Tuhan yang sudah membukakan jalan. Memang membuat pertimbangan itu baik, namun terlalu banyak pertimbangan hingga akhirnya tidak bergerak, juga tidak baik. Jangan takut untuk melangkah, Tuhan bersama kita. Jangan harapkan kesempurnaan di langkah pertama. Latihan dan pengulangan akan membuat semuanya menjadi semakin baik. Semoga di tahun baru ini kita semakin peka menyadari berkat Tuhan yang disiapkan untuk kita, sehingga kita pun siap untuk menerimanya. Selamat Tahun Baru 2025. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bukalah mataku untuk bisa melihat kesempatan dalam setiap tantangan. Aku percaya semua hal Tuhan izinkan terjadi untuk menaikkan levelku menjadi lebih tinggi. Amin. (Dod).
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Presiden AS Joe Biden meyakinkan Presiden-terpilih Donald Trump tentang kelancaran peralihan kekuasaan pada pertemuan di Gedung Putih Rabu (13/11) lalu. Sementara itu, korban aksi terorisme masa lalu bisa ajukan hak kompensasi lewat LPSK.
Wigand Sugandi - Efesus 4:26-28 (TB) Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
Kesempatan untuk melayani Tuhan, bisa tidak akan pernah terulang. Kesempatan ini hanya sekali untuk kekekalan. Dibuka kesempatan, ada lowongan untuk iring Yesus, menjadi prajurit-prajurit Tuhan. Yesus, Tuhan kita, lebih dari seorang presiden. Lebih dari seorang raja, lebih dari seorang kaisar. Jangan lari, mari abdikan diri kita untuk Kerajaan Surga. Di Eropa, ada dua negara yang... Continue reading →
Ini tuh kaya cerita “AKHIRNYAAAAA….PECAH TELOR JUGA”. Gue dapet kesempatan untuk jadi MC di acara fancon artis Korea, namanya Lucas. Cerita dibalik itu beneran bakal buat lo tercengang sih, sampe bahkan diajak foto bareng sama artisnya…
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 14 Maret 2024 Bacaan: "Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." (Yakobus 4:14) Renungan: Ada penggalan lagu berjudul "Tears In Heaven" diciptakan oleh Eric Clapton yang berbunyi, "Apakah kau akan mengenal namaku, ketika aku bertemu denganmu di Sorga? Apakah ini akan sama, ketika aku bertemu denganmu di Sorga?" Lagu ini ditulis olehnya karena perasaan sedih yang begitu mendalam sepeninggal anaknya yang ketika itu baru berumur 4 tahun. Sang buah hati yang bernama Conor Clapton, meninggal karena sebuah kecelakaan tragis. Conor terjatuh dari jendela apartemen lantai 53 di New York. Eric Clapton begitu sedih dan tidak percaya, karena sang buah hati begitu cepat meninggal apalagi dengan cara yang tragis. Kesedihan Eric Clapton telah tertuang di setiap bait lagu "Tears In Heaven". Ia begitu sedih membayangkan jika kelak mereka akan berjumpa lagi di Sorga, si kecil Conor tidak dapat mengenali dirinya dan tidak lagi mengingat akan masa-masa indah yang pernah mereka lewati bersama. Ketika mendengar lagu "Tears In Heaven", kesedihan yang tertuang di setiap bait dalam lagu tersebut sekejap merasuk ke dalam kalbu. Sejenak terpikirkan, bagaimana jika hari esok tidak pernah ada? Bagaimana jika di Sorga nanti kita tidak lagi mengenali orang-orang yang kita kasihi? Kita disadarkan bahwa selama ini kita belum memberikan dan melakukan apa pun untuk orang yang kita kasihi. Hari-hari yang kita lewati hanyalah sebuah rutinitas, tidak ada sesuatu yang berarti yang sudah kita lakukan untuk orang-orang di sekitar kita. Tetapi, kita bersyukur karena Tuhan telah mengingatkan kita dan masih memberikan hari ini sebagai satu kesempatan untuk satu kali lagi bertemu dengan orang-orang yang kita kasihi. Sungguh, hari ini dan hari-hari selanjutnya jika masih ada, tidak akan pernah lagi kita sia-siakan, walau hanya sekadar untuk tertawa, berbincang, dan menangis bersama dengan orang-orang yang kita kasihi. Apakah kita sudah melakukan sesuatu untuk orang-orang yang kita kasihi? Jika belum, lakukan saat ini juga, sebab tidak seorang pun tahu batas waktu hidup di dunia ini. Alkitab mengatakan bahwa hidup itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu Ienyap. Gunakanlah kesempatan untuk mengenal dan mengasihi mereka saat kita bersama-sama dengan mereka di dunia ini. Jika hari esok tidak akan pernah datang, anggaplah hari ini adalah hari terakhir kita bersama mereka di dunia ini. Kita dapat memulainya dengan sapaan sederhana yang penuh perhatian dan kasih sayang, senyuman manis di pagi hari, tindakan berarti untuk mereka yang ada di sekitar kita. Lakukanlah selagi masih ada kesempatan! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau masih memberikanku kesempatan untuk hidup. Pakailah hidupku untuk dapat memberkati orang-orang yang kukasihi, sehingga melalui kehadiranku, mereka merasa nyaman dan penuh sukacita. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Rudi Rahkito Jati, OMI Jakarta Mrk. 6:30-34.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Desember 2023 Bacaan: Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11) Renungan: Ted Williams adalah seorang penyiar radio dan pengisi suara ternama yang dijuluki "The Golden Voice". Tetapi sayang, ia suka mabuk-mabukan dan kecanduan obat terlarang. Hasilnya, Ted kehilangan pekerjaan impian. Tiga bulan setelah menghisap kokain, kekayaan yang dikumpulkannya selama lima tahun ketenaran hilang lenyap. Ted jatuh miskin, menjadi tunawisma, terlibat kriminalitas, bahkan sampai di penjara. Ted kemudian bertemu Dr. Phil yang menawarkannya untuk rehabilitasi, tetapi ia tidak bersungguh- sungguh dan keluar setelah 12 hari tinggal di tempat itu. Berbulan- bulan kemudian Ted tetap mengonsumsi alkohol sampai akhirnya ia merasa jera. Kemudian, sekali lagi Ted kembali kepada Dr. Phil memohon kesempatan kedua. Kesempatan kedua itu membuahkan hasil. Untuk pertama kalinya sejak kehilangan kesempatan di radio tahun-tahun sebelumnya, Ted merasa dirinya bersih. Wanita yang kedapatan berzina itu mendapat keberuntungan yang sama. Sementara para ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawanya dengan keinginan untuk melemparinya dengan batu, Yesus justru memberinya tiket pengampunan. Tiket pengampunan tersebut tidak lain merupakan wujud dari kesempatan kedua. Bagi kita yang berdosa, Yesus juga memberikan anugerah kesempatan kedua. Namun ingat, kesempatan tersebut jangan disia-siakan, melainkan dimanfaatkan sebaik mungkin! Perhatikan bahwa ketika Yesus melepaskan perempuan itu, Dia memerintahkan, "... mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." Sebagai penerima kesempatan kedua, mulai hari ini mari kita berusaha menjalani hidup dengan terus mengupayakan perubahan positif yang memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan yang Kau berikan padaku untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bantulah aku untuk menggunakan kesempatan itu, agar hidupku menjadi berguna bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Kita tidak boleh dan memang tidak bisa meminta lahir dari suku apa, bangsa apa, orang tua siapa, dan bagaimana keadaannya. Bahkan kita juga tidak berhak untuk meminta mewarisi gen dan bakat apa. Tetapi kita sudah menjadi seperti sekarang dan kita tidak boleh melihat itu dari sisi negatif. Karena kita bisa berpikir fatalistik. Sebaliknya, kita harus... Continue reading →
Kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk bertumbuh menjadi semakin sempurna dan berkenan kepada Bapa, tidak dapat kita beli. Itu adalah anugerah, berkat yang tidak ternilai. Setiap hari Tuhan menyediakan berkat-Nya. Seperti melalui doa pagi atau ibadah, pasti ada lawatan Tuhan kepada masing-masing pribadi. Pasti ada berkat rohani, berkat kekal yang Bapa berikan. Jadi kalau... Continue reading →
Paulus dalam suratnya menyatakan pilihannya dengan mengatakan, “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah supaya aku memperoleh Kristus.” Ini pilihan. Mumpung ada kesempatan memilih. Tindakan memilih Tuhan dibayar dengan melepaskan segala sesuatu. Jadi kalau belum melepaskan... Continue reading →
Kalimat “selagi masih ada kesempatan” bisa memiliki pengertian yang berbeda dari dua kelompok besar manusia yang memiliki perbedaan prinsip hidup atau filosofi hidup. Sudut pandang pertama, “selagi masih ada kesempatan” berarti kesempatan untuk menikmati kehidupan di bumi ini semaksimal mungkin. Dan itu fakta yang tidak bisa dibantah. Pada umumnya atau hampir semua manusia berfilosofi atau... Continue reading →
Pembawa Renungan: RP. Yandhie Buntoro, CDD Medan Luk. 12: 13-21
Here is President Joko Widodo's takeaway from his meeting with Australian Prime Minister Anthony Albanese in Sydney and his visit to Sydney's Taronga Zoo. - Berikut ini pesan Presiden Joko Widodo dari pertemuannya dengan PM Anthony Albanese di Sydney. Juga, bagaimana warga yang mengunjungi kebun binatang berkesempatan untuk bertemu presiden dari dekat.
Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar - Bali Mrk. 10:46-52
Dari Washington DC Ariadne Budianto dan Virginia Gunawan mengajak kenalan dengan sejumlah warga Amerika dengan masa lalu kelam namun berhasil mengubah nasib. Simak juga kisah diaspora Indonesia yang gagal kuliah dan menjadi tukang cuci piring, kini jadi chef eksekutif hotel bintang 5 di New York.
Finally, a new episode! We've been so busy, so here's some catch-up conversation dan apa yang kita belajar menerusi pengalaman hidup ni. Antara yang dibualkan: - Nell dan Zul dah setahun kahwin - Kenapa lelaki suka kentut dalam selimut - Realiti sebenar perkahwinan - Bila orang selalu ambil kesempatan atas kita - Tentang Macbeth & Lady Macbeth CREDITS: Podcasters: Nell Hanan (@soimnell), Hazeman Huzir (@hazemanhuzir) & Zul Zamir (@zul.zamir) Sound Engineer & Editor: Zul Zamir Jangan lupa rate TTYL dengan 5 stars di Spotify. Let us know if you enjoy this episode and follow our official podcast Instagram @ttylpodcast. Gunakan common sense dan bahasa yang beretika ketika meninggalkan komen di laman sosial #TTYLcult