Podcasts about Beban

Village in Ninawa, Iraq

  • 264PODCASTS
  • 441EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Feb 23, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about Beban

Latest podcast episodes about Beban

The Enterprise Podcast
Morning Drive: Doctor's orders

The Enterprise Podcast

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 9:25


Private players go to the doctor. Beban comes to Egypt. Citizen Bond opens to big demand. Morning Drive is your daily download of the essential headlines shaping Egypt. From business policy and finance to the latest in tech, all in under 10 minutes. Hosted by ‘Synthetic Salma’ — an AI-powered version of our own Executive Editor Salma El-Saeed. You can read the full newsletter on the website. Morning Drive is brought to you by: Madinet Masr GRANITE Financial Holding Bonyan for Real Estate Investments And check out our other show Making It, where we speak to CEOs and entrepreneurs about building a great business in the region.See omnystudio.com/listener for privacy information.

Rumah Berkat HOB (Renungan Kristen)
Iman Dalam Beratnya Beban Hidup - Renungan Kristen

Rumah Berkat HOB (Renungan Kristen)

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 12:08


Keluaran 5 : 24

Aku Si Introvert
Takut Jadi Beban bagi Orang Lain

Aku Si Introvert

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 3:41


Hari ini aku ingin ngobrol tentang satu ketakutan yang sering kita pendam diam-diam: takut jadi beban bagi orang lain.

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK
Anak Bukan Beban

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 85:40


Anak Bukan Beban

Dasapta Erwin Irawan
S8-EP1- PESAN UNTUK MAHASISWA PERWALIAN SAYA

Dasapta Erwin Irawan "Akademia terbalik"

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 6:11


DAFTAR PERTANYAAN DALAM EDOM1 Saya memperoleh informasi yang cukup tentang hal-hal tertentu yang harus saya capai atau kuasai (luaran matakuliah) sesudah mengikuti matakuliah ini. 2 Pelaksanaan perkuliahan diarahkan agar mahasiswa dapat mencapai atau menguasai luaran matakuliah ini. 3 Saya mencapai atau menguasai luaran matakuliah ini. 4 Pelaksanaan perkuliahan terorganisir dengan baik. 5 Dosen berkomunikasi dengan efektif. 6 Dosen peduli terhadap pencapaian atau penguasaan mahasiswa akan luaran matakuliah ini. 7 Dosen berlaku adil (fair) kepada mahasiswa. 8 Beban kerja untuk matakuliah ini sesuai dengan SKS-nya. 9 Sarana prasarana untuk matakuliah tersedia dengan memadai. 10 Tersedia cukup fasilitas pendukung di luar kuliah yang memungkinkan saya mengikuti matakuliah ini dengan baik. 11 Saya berusaha dengan sungguh-sungguh mengikuti matakuliah ini. 12 Saya memperoleh pengalaman belajar yang positif dalam matakuliah ini.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
3 Day Childcare Subsidy now in Place, but will it help Families? - Akankah Subsidi Penitipan Anak Meringankan Beban Biaya Keluarga?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 7, 2026 6:11


Parents sending children to childcare are now guaranteed a 90 percent subsidy for 3 days a week, without completing any eligibility test. - Orang tua yang menitipkan anak-anak mereka ke pusat penitipan anak dijamin mendapatkan subsidi sebesar 90 persen untuk 3 hari dalam seminggu, tanpa perlu mengikuti tes kelayakan.

Gatra Dewata Podcast
UMK Denpasar Jomplang dengan Kebutuhan Hidup Layak, Gung De: Tekanan Ekonomi Jadi Bom Waktu Sosial

Gatra Dewata Podcast

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 14:01


Tingginya angka bunuh diri di Bali, khususnya Denpasar, dinilai sebagai dampak langsung tekanan ekonomi akibat ketimpangan tajam antara UMK dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Pengamat sosial Anak Agung Gede Agung Aryawan alias Gung De menyoroti UMK Denpasar 2026 sekitar Rp3,5 juta yang tertinggal jauh dari KHL Rp5,2 juta, menciptakan defisit hampir Rp2 juta per bulan yang mustahil ditutup pekerja bergaji tetap. Beban biaya pendidikan, kewajiban sosial-budaya, serta minimnya transportasi umum yang memaksa penggunaan kendaraan pribadi memperparah stres rumah tangga. Dibandingkan DKI Jakarta yang selisih UMK dan KHL-nya hanya sekitar Rp100 ribu, kondisi Denpasar dinilai sebagai ironi kebijakan di kota pariwisata berbiaya hidup tinggi. Gung De memperingatkan, ketimpangan ini merupakan bom waktu sosial, dengan meningkatnya bunuh diri sebagai gejala kegagalan sistem upah menopang kehidupan layak.

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || ORTU SEMAKIN TUA, BEBAN APA BERKAT? || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 27, 2025 17:15


Renungan D'Message || ORTU SEMAKIN TUA, BEBAN APA BERKAT? || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || ORTU SEMAKIN TUA, BEBAN APA BERKAT? || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 16:24


Renungan D'Message || ORTU SEMAKIN TUA, BEBAN APA BERKAT? || Ps. Steven Liem

Hasrizal
Pendidikan Yang Mengabaikan Sebuah 'Abasa

Hasrizal

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 9:10


“Aduhai, seorang lagi!” keluh seorang guru.Muridnya ramai. Tanggungjawabnya banyak.Hari ini, kelasnya menerima seorang murid berkeperluan khas.Maknanya, kelas akan kacau. Beban kerja bertambah.Mujurlah keluh guru tadi sekadar rengus di dalam hati. Tidak terluah dek lidah, kerana beliau tahu akan tanggungjawabnya. Mudah-mudahan murid tadi dan ibubapanya yang kelihatan cemas itu tidak ternampak dahinya yang berkerut.“Bukankah senang, kalau ajar budak pandai-pandai sahaja!” kata hati guru tadi.Namun Allah ﷻ takdirkan di kelas itu, murid sedia ada sedang mengaji. Ada yang membaca Surah ‘Abasa. Surah menegur. Teguran dari langit menggegar bumi. Menggegar hatinya. Hati seorang guru yang seharusnya tidak lupa kepada teguran Allah kepada mahagurunya, Nabi Muhammad ﷺ.SURAH ‘ABASASurah Abasa sering kita dengar, tetapi jarang kita tekuni dengan penuh kesedaran terhadap konteksnya. Ia bukan sekadar kisah seorang sahabat yang buta. Ia peringatan santun tetapi tegas tentang bagaimana manusia, termasuk seorang pendidik, boleh tersilap memposisikan keutamaan.Teguran ini ditujukan kepada insan paling mulia, Nabi Muhammad ﷺ.Bukan kerana Baginda mengasari Abdullah ibn Umm Maktum RA.Baginda ﷺ tidak mengangkat suara, tidak menghina, dan tidak sekali-kali meremehkan beliau.Namun teguran turun, kerana pada saat itu terdapat satu detik kecil – kerutan kening, gangguan hati – yang dalam timbang tara langit dianggap besar.https://saifulislam.com/pendidikan-yang-mengabaikan-sebuah-abasa/#PendidikanInklusif #tadabbur #inklusif #adhddewasa #ADHDMalaysia

Ini Koper
#707 Friendship : Menjadi Penyala Api Persahabatan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 6:22


Pada era modern yang serba terhubung, sebuah paradoks ironis muncul: semakin banyak "teman" yang kita miliki di dunia maya, semakin banyak dari kita yang merasa terisolasi secara emosional. Persahabatan, yang dulu terasa sebagai bagian alami dari kehidupan, kini terasa "liar" dan penuh tantangan. Dulu, ikatan terbentuk secara pasif melalui kedekatan di lingkungan atau tempat kerja. Sekarang, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa merawat hubungan yang bermakna membutuhkan upaya sadar yang jauh lebih besar di tengah tuntutan hidup yang tak henti-hentinya. Akar dari kesulitan ini terletak pada perubahan struktural dalam masyarakat kita. Kita telah beralih dari model komunitas "lingkaran konsentris"—di mana keluarga, tetangga, dan rekan kerja saling tumpang tindih—ke "model jeruji" yang individualistis. Dalam model baru ini, kita berada di pusat, dan setiap lingkaran pertemanan (kantor, hobi, sekolah lama) terpisah satu sama lain. Beban untuk memelihara setiap ikatan ini jatuh sepenuhnya pada kita sebagai individu, tanpa "lem sosial" dari komunitas yang terintegrasi. Ditambah dengan mobilitas geografis yang tinggi dan jadwal hidup yang semakin tidak sinkron, persahabatan modern menjadi rapuh dan mudah menghilang jika tidak dirawat secara aktif. Selain tantangan struktural, tuntutan psikologis persahabatan modern juga meningkat. Hubungan yang pasif tidak lagi cukup; kita dituntut untuk menjadi "inisiator" atau "penyala api"—mereka yang proaktif mengambil tanggung jawab untuk merencanakan dan menjangkau. Lebih jauh lagi, kita membutuhkan "pola pikir yang fleksibel" untuk menerima bahwa persahabatan akan berubah bentuk seiring berjalannya waktu, menggantikan ekspektasi kaku dengan penerimaan yang matang. Pada akhirnya, persahabatan menjadi lebih sulit karena ia telah bergeser dari sesuatu yang terjadi secara alami menjadi sebuah praktik sadar—sebuah keterampilan yang harus dipelajari dan diasah dengan sengaja.

Podcast Retropus
Eps 737: Beban Biaya Transfer

Podcast Retropus

Play Episode Listen Later Oct 21, 2025 53:50


Double pivot andalan anda ngomongin tentang kekalahan beruntun Liverpool

Radio One 91FM Dunedin
INTERVIEW: Dan Beban on Free Jazz talk @Dunedin Readers & Writers Festival - Zac Hoffman - Radio One 91FM

Radio One 91FM Dunedin

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025


INTERVIEW: Dan Beban on Free Jazz talk @Dunedin Readers & Writers Festival by Zac Hoffman on Radio One 91FM Dunedin

METRO TV
Kebijakan Pusat, Beban Daerah? Suara Tegas Para Gubernur! - Headline News Edisi News MetroTV 6451

METRO TV

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 2:29


Para Gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menyuarakan penolakan terhadap rencana pemotongan anggaran transfer keuangan daerah tahun 2026. Mereka meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membatalkan kebijakan tersebut, karena dikhawatirkan akan berdampak besar terhadap pembangunan di daerah.

SLC Marketing Inc.
Bisnis Keluarga : Warisan atau Beban?

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Oct 2, 2025 3:03


Bisnis keluarga: Warisan berharga atau beban yang memberatkan?

Radio Muhajir Project
BEBAN DUSTA ITU NYATA (The Burden of Deceit is Real)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Sep 23, 2025 0:53


Bismillah,BEBAN DUSTA ITU NYATA(The Burden of Deceit is Real)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin No. 1736“Dosa & Kebohongan Itu Beban”

MORAT MARIT FM
EPS.319 - INILAH BEBAN BESAR MENJADI SEORANG GURU

MORAT MARIT FM

Play Episode Listen Later Aug 24, 2025 65:16


Apa pendapat anda tentang episode ini? https://open.firstory.me/user/cllnqvpto01n101w7acsdamo6/comments Powered by Firstory Hosting

Curhat Babu
Audrey Susanto Ngasih Duit ke Orang Tua, Beban atau Kebanggaan

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Aug 13, 2025 45:49


Kegiatan transfer penghasilan ke orang tua bisa terasa membanggakan bagi sebagian orang, namun ada pula yang merasa itu sebagai beban.Rasa tidak ikhlas yang menghantui bisa jadi karena ketika memberi uang, si pemberi masih di fase berpindah tangan, belum berpindah kepemilikan.Tapi dalam banyak faktor, ketakutan dicap anak durhaka jadi penyebab utama seorang anak memaksakan diri untuk mengirim bulanan ke orang tuanya.Selengkapnya, bisa disimak dalam episode Podcast Curhat Bapak Ibu bersama Audrey Susanto, Psikolog Klinis dan Keluarga dengan spesialisasi penanganan trauma finansial.TIMESTAMP:00:00 Opening03:05 Ngasih orang tua karena ingin merasa berdaya12:00 Orang tua durhaka dan anak durhaka17:35 Perbedaan prioritas tiap generasi 20:49 Ketika kondisi keuangan mempengaruhi mental..25:30 Belajar base line angka dan base line rasa34:09 Mulai darimana untuk membicarakan boundaries38:21 Konsep berpindah tangan dan berpindah kepemilikan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
'A threat no one else sees': The daily, invisible burden of racism for First Nations Australians - SBS Examines: ‘Ancaman yang Orang Lain Tidak Lihat': Beban Rasisme yang Dialami Penduduk Asli Sehari-hari

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 7, 2025 6:09


Indigenous Australians have experienced increased racism over the past decade. Young people and multicultural communities could help shift the narrative. - Penduduk asli Australia telah mengalami peningkatan rasisme selama dekade terakhir. Kaum muda dan komunitas multikultural dapat membantu mengubah narasi tersebut.

Ini Koper
#543 :Paradoks Kolaborasi di Era Hiperkonektivitas

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 6, 2025 7:32


Buku "Beyond Collaboration Overload" karya Rob Cross menyoroti paradoks modern di mana kolaborasi yang berlebihan, alih-alih meningkatkan efisiensi, justru menjadi sumber utama stres dan penurunan kinerja. Cross berpendapat bahwa kita terjebak dalam bentuk kolaborasi disfungsional yang membebani waktu dan kapasitas kognitif. Fenomena ini dipicu oleh faktor-faktor internal seperti keinginan untuk membantu, rasa puas dari pencapaian, dan ketakutan dicap buruk, serta pemicu kecemasan seperti ketakutan kehilangan kendali dan ketidaknyamanan terhadap ambiguitas. Beban ini dapat muncul sebagai "lonjakan" tiba-tiba atau "pembakaran lambat" yang mengikis kesejahteraan secara bertahap. Sebagai solusi, Cross memperkenalkan konsep "kolaborasi esensial" yang merupakan bagian dari "lingkaran tak terbatas" yang saling memperkuat. Sisi pertama lingkaran berfokus pada "merebut kembali waktu" dengan menantang keyakinan pribadi yang tidak produktif, menerapkan struktur baru dalam pekerjaan (seperti menentukan tujuan "Bintang Utara" dan mengelola kalender secara strategis), serta mengubah perilaku untuk merampingkan praktik kolaborasi. Ini termasuk mengelola rapat dan email secara efisien, menggunakan pesan langsung dan media kaya secara strategis, serta membangun kepercayaan untuk mengurangi permintaan persetujuan yang tidak perlu. Setelah waktu berhasil direbut kembali, sisi kedua lingkaran berfokus pada "menginvestasikan kebebasan baru" untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan. Ini melibatkan mobilisasi jaringan yang luas untuk skala dan inovasi melalui tiga cakrawala waktu (pendek, menengah, panjang), menjadi "energizer" yang menarik bakat dan peluang melalui tujuan dan kepercayaan, serta mencari pembaruan melalui koneksi pribadi di luar pekerjaan. Dengan menerapkan strategi ini, individu dan organisasi dapat membebaskan diri dari beban kolaborasi, meningkatkan efektivitas, dan mencapai kehidupan yang lebih berarti dan produktif secara holistik.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 4 Agustus 2025 - Setia dan sedia menanggung beban

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 3, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Agustus 2025Bacaan: "Pencobaan pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13)Renungan: Dahulu kala Tuhan mempunyai banyak berkat yang Ia mau bagikan kepada umat manusia. Karena terlalu banyak maka Ia minta pertolongan pada hewan-hewan besar untuk membagikannya. Tetapi hewan-hewan tersebut menolak dengan berbagai alasan. Akhirnya burung-burung datang pada Tuhan dan siap membantu membagi berkat tersebut asalkan dibungkus dalam bungkusan kecil sesuai dengan porsi tubuh mereka. Burung-burung itupun dengan sukacita membawa berkat-berkat itu tanpa mengeluh. Mereka berjalan sambil bernyanyi tanpa ada rasa lelah walau beban mereka berat. Tetapi lama kelamaan karena mereka bersukacita, maka beban itu tidak lagi terasa berat melainkan ringan sampai akhirnya beban-beban itu mengangkat mereka sehingga mereka tidak lagi berjalan melainkan terbang. Sungguh tidak masuk akal. Akhirnya burung-burung tersebut sampai di tujuan. Ketika menurunkan beban yang mereka pikul, mereka menemukan bahwa ada sayap-sayap yang tumbuh di punggung mereka tepat di tempat di mana beban diletakkan. Sayap-sayap itulah yang telah memampukan mereka terbang melintasi darat, laut dan puncak-puncak gunung yang tinggi meski membawa beban berat di punggung. Walaupun cerita di atas hanya legenda, namun ada pesan penting yang bisa kita petik. Kesediaan menanggung beban, baik itu beban diri sendiri atau beban orang lain, akan menumbuhkan sayap-sayap iman yang memampukan kita terbang tinggi mengatasi beban yang kita pikul. Tuhan sudah berjanji bahwa pencobaan yang kita alami tidak melampaui kekuatan kita. Tuhan yang akan memberi jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya. Jika saat ini kita sedang menanggung beban yang berat, relakan punggung kita untuk memikulnya. Jangan lupa, pencobaan menjadikan kita lebih dewasa dan memiliki kualitas kerohanian yang semakin matang. Jika kita merasa bahwa Tuhan sedang memakai kita untuk memikul beban bagi orang lain, lakukanlah dengan sukacita. Tuhan yang akan memberi kekuatan bahkan "sayap-sayap" rohani yang memampukan kita untuk terbang. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas setiap pencobaan yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Jangan biarkan keputusasaan menguasai ku, tapi biarlah kekuatan-Mu senantiasa melingkupi aku. Amin. (Dod).

Pengembangan Diri
707. Jangan bawa beban yang ga perlu dalam hidup ini....

Pengembangan Diri

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:30


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 25 Juni 2025 - Memenangkan Pertandingan Iman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 24, 2025 3:31


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 25 Juni 2025Bacaan: "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (Ibrani 12:1)Renungan: Seorang atlet harus dapat menguasai diri, mendisiplin diri, tekun berlatih dan mau menanggalkan segala hal yang menghalanginya untuk meraih kemenangan. Ada cerita menarik di olimpiade yaitu kisah Orypus, atlet Yunani kuno yang pakaiannya terjatuh saat mengikuti pertandingan lari. Meskipun pakaiannya terjatuh, tetapi ia tetap fokus berlari dan keluar sebagai juara. Peristiwa yang dialami Orypus itu menjadi titik awal mengapa banyak atlet Yunani tidak berpakaian saat bertanding. Mereka percaya bahwa dengan berlari tanpa pakaian, mereka dapat keluar sebagai pemenang. Bacaan di atas menasihatkan agar kita menanggalkan beban dan dosa yang merintangi agar dapat terus berlari mencapai garis akhir. Beban dan dosa sekecil apapun dapat menjadi batu sandungan yang menggagalkan kemenangan kita. Itu sebabnya Tuhan ingin agar kita hidup dalam iman, kekudusan dan penguasaan diri sehingga dapat menjadi pemenang dalam segala hal. Orang yang siap menerima mahkota yang abadi pasti mau menguasai diri, tidak menuruti nafsu kedagingan dan tidak mengotori tubuhnya dengan berbagai macam perbuatan dosa. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, aku rindu bertanding dengan baik di dalam pertandingan iman. Kuduskan selalu diriku dan lepaskan aku dari segala keterikatan dengan hal-hal duniawi yang dapat menjadi batu sandungan dalam mencapai garis finish kemenanganku. Kuasai diriku dan tuntun aku sehingga tidak ada satupun kuasa selain kuasa-Mu yang senantiasa menaungiku aku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 Juni 2025 - Bersyukur atas segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2025 7:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Juni 2025Bacaan: "Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya." (Ibrani 12:8, 11)Renungan: Suatu kali ada sebuah tulisan singkat di internet yang isinya sungguh bagus. Isinya seperti ini, "Jika seseorang mendapat rumah besar, itu adalah berkat. Tetapi, harus merawatnya, itu adalah beban. Jika seseorang mempunyai bayi, itu adalah berkat. Tetapi, harus bangun tengah malam, itu adalah beban. Jika seseorang mencapai gelar sarjana, itu adalah berkat. Tetapi, harus belajar dengan tekun, itu adalah beban. Jika kita mendapat kesembuhan, itu adalah berkat. Tetapi, harus tetap serius menjaga kesehatan, itu adalah beban. Berkat dan beban adalah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Kita tidak dapat hanya meminta berkat tanpa mendapat beban. Jika kita memusatkan perhatian kita kepada beban, maka kita tidak pernah merasakan berkatnya. Tetapi, apabila kita memusatkan perhatian kita kepada berkat, maka kita akan merasa ringan untuk menanggung bebannya." Dari sini secara jelas kita dapat memahami bahwa hidup tidak semudah yang dibayangkan. Hidup ini pada dasarnya adalah berkat tetapi juga beban. Bagi seseorang yang ingin berkatnya saja dan tidak ingin menerima bebannya, biasanya akan kesulitan untuk bersyukur, karena dia akan selalu merasa kekurangan. Entah hidup ini terlihat baik atau buruk, bukan berarti kita tidak memiliki apa pun untuk disyukuri. Baik buruknya sesuatu, semua tergantung pada bagaimana cara kita memandang dan ke mana fokus kita. Sebab, tak ada kebahagiaan tanpa pengorbanan, tak ada kedamaian tanpa pengekangan diri, dan tak ada kesuksesan tanpa kelelahan. Ketika kita melihat kehidupan para artis Hollywood, yang terlihat adalah kemewahan dan rasanya kita pun ingin berada di posisi mereka. Mereka terkenal, dikagumi banyak orang, memiliki banyak uang, tetapi siapa yang tahu bahwa di balik kehidupan mereka yang serba glamor itu justru ada banyak tekanan. Mereka bersaing ketat bahkan saling menjatuhkan, hidup mereka diatur, bahkan mereka tak dapat menikmati makanan dan minuman kesukaan mereka setiap waktu, demi menjaga kebugaran tubuh. Beban dan berkat itu selalu berjalan beriringan, kita tak dapat melepaskan salah satunya. Tidak ada hidup yang hanya dipenuhi dengan masalah, pasti ada sukacita juga. Begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, mari kita fokuskan diri kepada berkat dan bukannya kepada beban. Yang patut dilakukan saat ini adalah bersyukur senantiasa kepada Tuhan, karena bersyukur jauh lebih baik daripada mengeluh. Bagi orang yang mengeluh, sukacita akan dikalahkan oleh dukacita. Sebaliknya, bagi orang yang bersyukur, dukacita akan dikalahkan oleh sukacita. Oleh sebab itu, bersyukurlah karena itu membuat kita bahagia dan Tuhan menyukai orang yang bersyukur. Ingat, keluhan hanya membuat hari-hari kita suram dan akan membuat kita melewatkan berkat-berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku, tetapi di baliknya ada beban yang harus kutanggung. Ajarilah aku untuk tetap bersyukur. Amin. (Dod).

100 Yards of Football
Sport Minute with Vincent & Logan: Gary Beban, Quarterback, UCLA, 1967 Heisman Trophy winner

100 Yards of Football

Play Episode Listen Later Jun 6, 2025 3:51


Sport Minute with Vincent & Logan: Gary Beban, Quarterback, UCLA, 1967 Heisman Trophy winner We are broadcasting live from Atlanta, GA with host and d founder Vincent Turner and producer Logan Landers. We are 100 Yards of Football. Live from Atlanta, Georgia! Visit us online many.link/100yardsoffootball Listen to the PODCAST daily: 100 Yards of Football

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Boost or burden? The cost of Australia's refugee intake - SBS Examines: Penerimaan Pengungsi di Australia Jadi Dorongan Positif atau Beban?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 7, 2025 8:33


Australia has spent $13 billion on offshore processing in over a decade. Human rights experts believe there's a less costly, more compassionate way. - Australia telah menghabiskan $13 miliar untuk pemrosesan lepas pantai dalam lebih dari satu dekade. Pakar hak asasi manusia percaya ada cara yang lebih murah dan lebih berbelas kasih.

SUARA SENJA
[episode 19 , #deardiAYry] "perempuan juga punya beban, kok."

SUARA SENJA

Play Episode Listen Later Apr 26, 2025 11:30


semua manusia punya bebannya sendiri, terlepas dia siapa dan statusnya apa. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clq3jxgvi009f0101hogq8981/comments Powered by Firstory Hosting

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihin 1736. "DOSA & KEBOHONGAN ITU BEBAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Apr 26, 2025 41:44


Bismillah,1736. DOSA & KEBOHONGAN ITU BEBAN | Riyaadhush Shaalihin | Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1457 - Nikmat yang Dianggap Beban - Ust. Ammi Nur Baits, ST., BA.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 25, 2025 15:51


Khutbah Jum'at - Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA. hafizhahullahu.Judul : Nikmat yang Dianggap Beban.Sumber : YouTube.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 18 Maret 2025 - Miliki sekad dan selalu menaruh harapan pada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 17, 2025 5:52


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 Maret 2025Bacaan: "Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati." (2 Korintus 1:8-9) Renungan: Ada seorang ibu memiliki anak berusia lima tahun yang mengalami luka bakar cukup parah di bagian tungkainya. Dokter-dokter yang menanganinya angkat tangan dan mengatakan bahwa anaknya tidak akan bisa berjalan lagi seumur hidupnya, ia akan cacat selamanya. Anaknya tahu tentang vonis dokter yang dijatuhkan padanya, tetapi ia tidak pernah menyerah pada apa yang mereka katakan. Di dalam hatinya ia bertekad untuk bisa berjalan lagi. Ketika masih terkapar di tempat tidur dengan kaki yang kurus kemerahan karena luka bakar yang dialaminya, ia bahkan bertekad untuk bisa berjalan dalam jangka waktu yang tidak lama lagi.Setiap hari ibunya menyaksikan bagaimana anaknya berusaha sekuat tenaga untuk belajar berjalan. Tangannya berusaha meraih gagang sebuah alat pembajak yang ada di dekat rumah mereka dan sambil berpegangan pada alat tersebut ia melatih kakinya yang cacat. Bagi mereka yang melihatnya, barangkali ini merupakan sesuatu yang tidak mungkin; bagai usaha menjaring angin. Tetapi bermodalkan sebuah tekad dan harapan di dalam hatinya, ia terus berusaha melatih kaki-kakinya. Usaha itu tidak mudah, ia harus menahan rasa sakit di setiap langkahnya. Apa yang terjadi, tidak lama kemudian ia sudah bisa berlari meski sangat lambat, tetapi makin lama ia bisa berlari cepat. "Sebelumnya aku sudah mengatakan bahwa aku pasti bisa berjalan lagi, bahkan aku akan berlari lebih cepat dari siapa pun," katanya. Pada tahun 1936 ia meraih prestasi lari untuk jarak satu mil dalam waktu 4:06 menit dan untuk saat itu, ini merupakan rekor dunia. Sesungguhnya tidak seorang pun yang dapat menghambat atau menghalangi kita untuk maju, berubah menjadi lebih baik, dan meraih sukses, kecuali diri kita sendiri. Tekad dan harapan adalah dua "sahabat" yang akan mendampingi kita untuk meraih sesuatu yang kita mimpikan. Jangan abaikan mereka hanya karena apa kata dan pendapat orang. Memang ada hal-hal tertentu yang tidak bisa dirubah hanya oleh tekad dan harapan semata-mata, tetapi jangan pernah lupa bahwa tekad dan harapan berperan penting di dalam meraih apa yang kita impikan. Paulus sempat berputus asa atas hidupnya karena begitu beratnya beban yang ia tanggung. Namun kemudian ia menyadari bahwa hal itu terjadi agar ia tidak menaruh kepercayaan pada diri sendiri, melainkan kepada Allah. Itu yang mendorongnya untuk terus menaruh pengharapan hanya kepada Allah. Bagaimana pun keadaannya, ia percaya bahwa Allah akan menolongnya dan menyelamatkannya lagi. Apakah saat ini kita sedang dalam keputusasaan dan menyerah pada keterbatasan? Jangan berhenti berharap, teruslah berusaha karena tangan Allah yang kuat senantiasa menyertai kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang setia dan senantiasa ada padaku untuk selalu memberiku harapan. Jangan biarkan masalah menggoyahkan pengharapanku pada-Mu, tetapi yakinkan aku bahwa bersama-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 9 Januari 2025 - Percaya kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 8, 2025 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 9 Januari 2025 Bacaan: "Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang- orang mati." (2 Korintus 1:9b) Renungan: Sudah menjadi sifat manusia jika dalam segala hal manusia cenderung mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri sendiri. Karena itulah Tuhan terkadang mengizinkan masalah terjadi dalam hidup kita dengan tujuan agar kita menyadari segala keterbatasan dan belajar untuk hidup mengandalkan Tuhan dan percaya kepada-Nya. Pengalaman hidup rasul Paulus menjadi pelajaran berharga bagi kita! Sebagai hamba Tuhan rasul Paulus telah mengalami berbagai kesulitan dan penderitaan. Tuhan izinkan hal ini terjadi karena Dia ingin Paulus semakin mengenal Pribadi-Nya dan semakin bertumbuh di dalam Dia. Banyak orang berpikir bahwa hamba-hamba Tuhan pasti akan terluput dari problem hidup. Tidak! Ada tertulis: "Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu." (Mazmur 34:20). Dalam setiap kemalangan tangan Tuhan pasti menyertai dan menopang mereka, sehingga mereka tak binasa karenanya. Paulus mengungkapkan pengalaman hidupnya bersama Tuhan: "...saudara- saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang- orang mati." (2 Korintus 1:8-9). la mempunyai suatu alasan kuat untuk menaruh kepercayaan pada Tuhan, karena hanya Tuhan yang sanggup menyelamatkannya. Mungkin orang berpikir bahwa Paulus telah keluar dari jalur dan rencana Tuhan sehingga ia mengalami banyak masalah. Tidak sama sekali! Tuhan mengizinkan hal itu terjadi, "...supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati." (2 Kor 1:9b). Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menyadari keterbatasanku, sehingga aku percaya penuh hanya kepada-Mu sebab Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).

SiKutuBuku
Rahasia Membangun Disiplin Jangka Panjang Tanpa Beban

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Oct 11, 2024 8:33


Kali ini, saya akan membagikan rahasia membangun disiplin jangka panjang tanpa beban. Banyak orang berpikir bahwa disiplin itu hanya soal tekad kuat, padahal sebenarnya nggak begitu. Kuncinya adalah membangun kebiasaan yang ringan dan bisa dilakukan terus-menerus. Saya juga akan kasih tips cara menjadi disiplin dengan lebih mudah, tanpa merasa terbebani oleh rutinitas yang monoton. Jadi, buat kamu yang ingin menumbuhkan disiplin diri dan meningkatkan disiplin dalam hidup sehari-hari, informasi ini bisa bantu banget. Yuk, kita mulai perjalanan untuk menjadi lebih disiplin dan konsisten, tanpa harus memaksakan diri terlalu keras. Disiplin bukan soal tekad, tapi tentang kebiasaan yang kamu bangun setiap hari! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 2 Oktober 2024 - Kasih yang sama tanpa pilih-pilih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 1, 2024 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 2 Oktober 2024 Bacaan: "Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia. (Kejadian 37:3) Renungan: Kej 37:3 menjelaskan bahwa Yakub lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain. Alasannya adalah Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya. Kasih Yakub kepada Yusuf terlihat saat ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi Yusuf. Memang benar bahwa seseorang akan sangat senang ketika sudah berusia lanjut tetapi masih diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk memiliki anak. Sekalipun demikian, bukan berarti orang tersebut "harus salah" di dalam menerapkan kasih. Bukan berarti Yakub tidak mengasihi anak-anaknya yang lain, tetapi kata "lebih" sudah menjelaskan kepada kita akan perbedaan kasih yang ditunjukkan Yakub kepada Yusuf dan kepada anak-anaknya yang lain. Terlebih lagi Yakub membuatkan jubah yang maha indah bagi Yusuf. Yang dinamakan "maha indah" di sini berarti bervariasi warnanya. Pada zaman Alkitab, masalah warna sering kali menjadi petunjuk adanya sesuatu yang berbeda, mungkin dalam hal harga. Dari sini kita tahu bahwa jubah yang dibuatkan untuk Yusuf adalah jubah yang mahal, sementara itu tidak dijelaskan apakah Yakub membuatkan jubah untuk anak-anaknya yang lain atau tidak. Di sini Yakub telah menerapkan kasih secara tidak benar. Beban cintanya lebih kepada Yusuf dibandingkan dengan anak-anaknya yang lain. Sebagai orang tua pengikut Yesus, kita tidak boleh menerapkan kasih secara tidak benar. Bagaimanapun peristiwa kelahiran anak-anak kita, tidak boleh dijadikan alasan untuk kita mengasihi secara berbeda antara anak yang satu dengan anak yang lain. Atau, mungkin juga keberadaan anak yang satu dianggap "kurang" dibandingkan anak yang lain, tetap saja kita tidak boleh pilih kasih. Kasih kita harus tetap sama sebagaimana Yesus mengasihi dan menerima kita apa adanya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, Engkau mengasihi kami umat-Mu dengan kasih yang sama antara satu dengan yang lain. Mampukankanlah kami untuk meneladani Engkau. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
OJWM: It's carefree but makes people dance - OJWM: Tanpa beban namun buat orang goyang badan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 20, 2024 18:04


Various music and dance groups from Melbourne and Indonesia will enliven the Indonesian Festival stage at Argyle Square, 6 Oct 2024. One of them is OJWM (Orkes Jawi Waton Muni), a group of music lovers which has performed in many community events. - Berbagai kelompok musik dan grup tari dari Melbourne dan Indonesia akan memeriahkan panggung Festival Indonesia di Argyle Square, 6 Okt 2024. Salah satunya adalah OJWM (Orkes Jawi Waton Muni), kelompok pecinta musik yang sering tampil di acara-acara komunitas.

La Corneta
La Corneta COMPLETA 13 de Septiembre de 2024

La Corneta

Play Episode Listen Later Sep 13, 2024 78:22


Estuvimos de manteles largos querida comunidad Cornetera, hoy fue un programa especial ya que lo transmitimos desde la cabina de Los 40 y tuvimos invitadxs de lujo, que bonito la pasamos y esperamos que lo hayan disfrutado tanto como nosotres. ¡Beban e inviertan! este fin de semana largo que la pasen bien Corneteros, a festejar la patria. 

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda: Pancakkhandha adalah Beban

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Aug 23, 2024 33:21


Sukhī hontu kalyāṇamittā, Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Ashin Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Bhante Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Pañcakkhandha adalah beban". Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 https://linktr.ee/Dhammavihari

Truth Daily Enlightenment

Kesempatan untuk melayani Tuhan, bisa tidak akan pernah terulang. Kesempatan ini hanya sekali untuk kekekalan. Dibuka kesempatan, ada lowongan untuk iring Yesus, menjadi prajurit-prajurit Tuhan. Yesus, Tuhan kita, lebih dari seorang presiden. Lebih dari seorang raja, lebih dari seorang kaisar. Jangan lari, mari abdikan diri kita untuk Kerajaan Surga. Di Eropa, ada dua negara yang... Continue reading →

Radio Rodja 756 AM
Beban Ibu Ketika Mengandung – Tafsir Surah Ali Imran 36

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later May 3, 2024 43:59


Beban Ibu Ketika Mengandung – Tafsir Surah Ali Imran 36 adalah kajian tafsir Al-Quran yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Kajian ini beliau sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan Rodja TV pada Selasa, 21 Syawal 1445 H / 30 April 2024 M. Download kajian sebelumnya: Keistimewaan Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan […] Tulisan Beban Ibu Ketika Mengandung – Tafsir Surah Ali Imran 36 ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Die Spur der Täter - Der True Crime Podcast des MDR
Der Mordfall Beban und der jugoslawische Geheimdienst

Die Spur der Täter - Der True Crime Podcast des MDR

Play Episode Listen Later Apr 13, 2024 59:18


1980 wird der Exil-Kroate Nikola Milićević - genannt Beban - mit sechs Schüssen regelrecht hingerichtet. Schon sehr bald sind die Ermittler überzeugt: Hinter dem Mord steckt der jugoslawische Geheimdienst.

Daniel Ramos' Podcast
Episode 427: 11 de Abril del 2024 - Devoción matutina para Jóvenes - ¨Decídete hoy¨

Daniel Ramos' Podcast

Play Episode Listen Later Apr 10, 2024 4:26


====================================================SUSCRIBETEhttps://www.youtube.com/channel/UCNpffyr-7_zP1x1lS89ByaQ?sub_confirmation=1=======================================================================DECIDETE HOYDevoción Matutina para Jóvenes 2024Narrado por: Daniel RamosDesde: Connecticut, Estados Unidos===================|| www.drministries.org ||===================11 DE ABRIL¡SON CANÍBALES Y ATEOS!«Dichosos ustedes, cuando la gente los insulte y los maltrate, y cuando por causa mía los ataquen con toda clase de mentiras» (Mateo 5: 11). «Son unas personas terribles, ni siquiera creen en Dios, no tienen escrúpulos yse esconden para comerse a los niños», estas palabras, para nada halagüeñas, describen lo que muchos pensaban de los cristianos en el siglo 1. Pero ¿cómo podrían los cristianos ser ateos y además caníbales? Verás, por aquellos tiempos se acostumbraba a reverenciar al emperador como a un dios. Aunque Domiciano fue el único emperador que se declaró a sí mismo dios mientras aún vivía, el culto imperial en la Antigua Roma era la veneración que se daba a algunos emperadores una vez estos fallecían. Además, se esperaba que los ciudadanos leales del Imperio hicieran ofrendas periódicas de incienso al Emperador y, al hacerlo, recibían un certificado de que habían demostrado su lealtad a través del sacrificio. Los cristianos, por supuesto, rechazaron venerar al emperador, considerando este culto corno idolatría, por eso eran considerados como ateos. Por otro lado, se había hecho correr un rumor sobre reuniones en las que solo participaban los «iniciados». En dichas reuniones, que los cristianos llamaban la «cena del Señor», algunos afirmaban haber escuchado expresiones espeluznantes, tales como: «Coman ahora la carne de mi cuerpo» o «Beban ahora mi sangre como si fuera vino». De este modo, la gente llegó a pensar que los cristianos se reunían a sacrificar niños para luego comérselos. El sinsentido de estas acusaciones puede causarnos risa, pero no a los cristianos. De hecho, estos cargos eran tan graves que muchas veces los llevaron al martirio. Jesús dijo: «Dichosos ustedes, cuando la gente los insulte y los maltrate, y cuando por causa mía los ataquen con toda clase de mentiras» (Mateo 5:11). Él sabe todo el sufrimiento que causa la calumnia. En la noche de su arresto fue acusado injustamente de querer derribar el Templo, planear una sedición contra César y echar por el suelo las enseñanzas de la Biblia. Y a ti, ¿alguna vez te han acusado de una falta que no cometiste? ¿Has sido objeto de la murmuración de los demás? Pide a Dios que te ayude a perdonar a quienes te han hecho daño, mientras sigues el ejemplo de Jesús. 

Curhat Babu
Luka Masa Lalu Pasangan, Jadi Beban?

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Mar 20, 2024 24:23


Tidak semua luka bisa menjadi trauma. Beberapa masih bisa sembuh dan tidak sampai mempengaruhi cara kita membuat keputusan dalam hidup. Tapi, kalau tidak dirawat dengan tepat, luka bisa menjadi ancaman serius dan butuh upaya lebih untuk pulih. Yuk kenali luka kamu dan pasangan, serta berusaha saling mengobati, biar tidak menurunkan luka ke anak-anak. Kalau soal perawatan luka fisik yang terjadi pada anak, pastikan untuk selalu#DuluinAntiseptikPembersihLukaDuluanSembuhnya  karena Hansaplast andalan parents zaman now! Hansaplast Antiseptik Pembersih Luka bisa parents dapatkan di minimarket, warung terdekat dan e-commerce kesayangan. Info lebih lanjut: Instagram @hansaplast_id Tiktok @hansaplast_id  WhatsApp: 0811-8861-500 Timestamp: 00:00 Opening 01.18 Perbedaan luka lama dan trauma.  09.19 Penting mengenal pasangan dengan lukanya supaya kita tahu batasannya. 13.11 Berusaha sembuh dari luka agar tidak melanjutkan luka itu ke generasi berikutnya. 16.47 Untuk sembuh gak harus perih dan tersakiti. 18.09 Hansaplast andalan parents zaman now 21.54 Semua luka punya cerita tergantung gimana menyembuhkannya 23.40 Summary & closing

Neues vom Ballaballa-Balkan
Trailer: KRIEG IM SCHATTEN. Warum starb Nikola Milićević?

Neues vom Ballaballa-Balkan

Play Episode Listen Later Mar 19, 2024 1:20


Ballaballa-Balkan empfiehlt: KRIEG IM SCHATTEN. Warum starb Nikola Milićević? Ein sechsteiliger Story-Podcast des Hessischen Rundfunks Im Januar 1980 wird im Frankfurter Ostend der Exil-Kroate Nikola Milićević - genannt Beban - mit sechs Schüssen regelrecht hingerichtet. Schon sehr bald sind die Ermittler überzeugt: Hinter dem Mord steckt der jugoslawische Geheimdienst. Es ist nämlich nicht der erste Anschlag dieser Art in Deutschland. Tatsächlich tobt zu diesem Zeitpunkt schon seit Jahren ein verdeckter Krieg zwischen kroatischen Terroristen und jugoslawischen Sicherheitsbehörden - der auch auf deutschem Boden ausgetragen wird. Doch warum musste Nikola Milićević, ein fünffacher Familienvater sterben? Dieser Podcast begibt sich auf Spurensuche. Ab jetzt in der ARD-Audiothek und überall, wo es Podcasts gibt. https://www.ardaudiothek.de/episode/krieg-im-schatten-warum-starb-nikola-milicevic/krieg-im-schatten-trailer/hr/13207909/

En Caso de que el Mundo Se Desintegre - ECDQEMSD

Una conversación random con una operadora que trataba de recolectar la máxima cantidad de información posible. Cuando el horno no está para bollos ECDQEMSD podcast El Cyber Talk Show - episodio 5687 Hola Operadora Conducen: El Pirata y El Sr. Lagartija https://canaltrans.com Noticias Del Mundo:  Así se siente el dos de enero - Beban agua - Tragos coquetos - Recetas para un Brooklyn, un Aviation y un Long Island Iced Tea - La jarra loca - Sidra y doce uvas - El calzón rosa - La vuelta con maletas - La carrera de los dos años.  Historias Desintegradas:  Yendo para la fiesta - Un hombre entre las plantas - Comunicación la instante - La verdad es que no sé - Maicena para la piel - Ciclismo al desnudo - Hablando con los doctores - Momento Incómodo - Vengo a resolver - Un podcast en inglés - Le quedó en la cola - Series y Películas - Denunciado al soporte técnico - El doble chino - Tortuga del año pasado - Nieve de Mamey - Por las calles de Edimburgo - Carnaval de Colombia y más... https://www.canaltrans.com/ecdqemsd_podcast_2024/5687_hola_operadora.html En Caso De Que El Mundo Se Desintegre - Podcast no tiene publicidad, sponsors ni organizaciones que aporten para mantenerlo al aire. Solo el sistema cooperativo de los que aportan a través de las suscripciones hacen posible que todo esto siga siendo una realidad. Gracias Dragones Dorados: https://www.canaltrans.com/radio/suscripciones.html

Miss ADVENTUROUS
Tapping into Self-Regulation with Anupa & Em Beban

Miss ADVENTUROUS

Play Episode Listen Later Aug 13, 2023 40:05


It's been a while, Tiff knows it. But it's time to share and she has been holding onto this chat she had with some of her soul sisters Anupa & Em Beban. There's alot of gold and wisdom so hit play and tune in.| Tiffany is a Plant Medicine & Microdose Enthusiast, a Medicine woman and Spiritual Speaker. She's passionate about helping others find a state of homeostasis within themselves and equipping them with daily spiritual practices to help them stay there. In other words, finding that happy place within yourself and doing what you can to stay there. | She regularly hosts Breathwork at the Tara Hall in Adelaide, South Australia and facilitates conscious connection with open-minded souls. She also guides others on their microdosing journeys and is a trained Trauma Informed Plant Medicine Facilitator. | If you'd like to learn more about her work please get in touch via her socials below:Prana Breathwork: https://www.facebook.com/PranaBreathworkADLInstagram: https://www.instagram.com/tiffany_rouge/~ The wisdom of the Miss Adventurous Podcast is free but putting the podcast together takes time and effort. If you took something from this podcast, all that we ask is that you share it with a friend who might find it helpful too. By sharing what inspires you to make your life different can help make the world a different place. 

Bledsoe Said So
106: Making HISTORY w/ Andy Bustamante & Paul Beban, Hosts of Beyond Skinwalker Ranch

Bledsoe Said So

Play Episode Listen Later Aug 2, 2023 56:36


This week, Ryan welcomes the hosts of History Channel's Beyond Skinwalker Ranch, Andy Bustamante and Paul Beban, to the show. Following the Bledsoe family's appearance on the hit television series, Ryan dives into what it was like to have a film crew at the family's property for the first time in nearly 15 years. Andy, a former covert CIA intelligence officer, and Paul, an award-winning broadcast journalist, talk about their unique encounters with the Bledsoe family and how the episode (released on 8/1/23) includes early scientific findings of interaction between human and non-human intelligence.This show is part of the Spreaker Prime Network, if you are interested in advertising on this podcast, contact us at https://www.spreaker.com/show/5589952/advertisement

La Corneta
La Corneta COMPLETA 26 de Mayo del 2023

La Corneta

Play Episode Listen Later May 26, 2023 88:29


Beban e inviertan, hijos de mi arma!!!

La Corneta
La Corneta COMPLETA 21 de Octubre de 2022

La Corneta

Play Episode Listen Later Oct 21, 2022 79:53


Este fin... ¡¡Beban e inviertan!!

La Corneta
La Corneta COMPLETA 02 de Septiembre de 2022

La Corneta

Play Episode Listen Later Sep 2, 2022 83:44


Este fin de semana... "¡Beban e inviertan!"