POPULARITY
Categories
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 10 Sebab Selalu Merasa Miskin Dan Kurang Harta
Ustadz Abdurrahman Zahier - Saat Merasa Hidup Begitu Sulit
Pembawa Renungan: dr. Benedicta W. Suryani, SpM Liat – BangkaYoh 16:29-33
Bismillah,2092. TAPI AKU MERASA BERATRiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-412Hadits Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid Al-Aslami -Radhiallahu anhuDari Abu Barzah Nadhlah bin Ubaid al-Aslami Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,لا تَزُولُ قَدمَا عبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَ أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيم فَعَلَ فِيهِ ، وعَنْ مالِهِ منْ أَيْنَ اكْتَسبهُ ، وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَن جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاهُ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح ."Tidak akan beranjak kedua telapak kaki hamba pada Hari Kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya, untuk apa dia dihabiskan, tentang ilmunya dalam apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan, dan tentang badannya dalam hal apa ia gunakan hingga usang (tua)." (HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata, "Hadits hasan shahih")
Halo Kawan Muda! Podcast UMMFM balik lagi nemenin hari kamu dengan program seru yang selalu beda tiap minggunya. Stay tuned ya, karena ada yang baru dan wajib kamu dengerin!
Ustadz Nizar - Anda Merasa Hebat
Ustadz Maududi Abdullah Lc. - Ketika Merasa Malas Beribadah [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 10 Sebab Selalu Merasa Miskin & Kurang Harta
Ustadz Abdurrahman Zahier Bba - Saat Merasa Hidup Begitu Sulit
Ustadz Abdurrahman Zahier Bba - [KHUTBAH JUM'AT] Penyakit Merasa
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Merasa paling benar padahal mereka yang paling tersesat
Ketika Kita Merasa Kehilangan Segalanya: Menggapai Tuhan di Tengah Penderitaan (Esther Gunawan)
Bismillah,2017. JANGAN MERASA AMAN, TERUSLAH WASPADARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)
"Sudah berusaha memahami anak, tapi masih gagal dan kesulitan? Coba praktikkan tips di audio ini agar berhasil memahami anak. Pengen tahu, apa sih yang Moms & Dads upayakan kalo kesulitan memahami perasaan buah hati? Tulis di comment untuk menginspirasi orang tua lain."
Bismillah,1975. MENGAPA ANDA MERASA AMAN DARI AZAB ALLAH ﷻRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. At-Tur: 25-28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ25. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya.قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِىٓ أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ26. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْبَرُّ ٱلرَّحِيمُ28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.(QS. At-Tur: 25-28)
Resolusi tahun baru cuma bertahan 1 bulan?!Atau, malah udah gak berani punya resolusi dan mimpi buat diri sendiri karena udah jadi orang tua?Episode kali ini, Dea Rizkita bercerita banyak soal perjalanannya kembali jatuh cinta dengan berkarya sampai akhirnya bisa living her dream.Timestamp:00:00 Opening03:43 Bikin vision board mulai darimana?05:11 Merasa jadi korban ketika gagal mencapai mimpi10:51 Refleksi winning and lowest moment13:00 Pingin jadi seperti Nucha Bachri19:20 Contoh breakdown vision board 34:00 Habis punya anak, gak mikirin diri sendiri lagi
A fresh start for Ben, who fled Afghanistan 13 years ago and later struggled to survive as a refugee in Asia, Jakarta, capital city of Indonesia. - Awal yang baru bagi Ben, ia melarikan diri dari Afghanistan 13 tahun yang lalu dan berjuang untuk bertahan hidup sebagai pengungsi di Asia, tepatnya ibu kota Indonesia, Jakarta.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh menteri Zulkifli Hasan ini memancing reaksi dari berbagai pihak.
Hai, Sobat Cuan...Financial anxiety itu nyata loh... Dan seringkali, bukan karena uangnya kurang, tapi karena hidup kita terlalu dikontrol oleh standar orang lain. Merasa harus punya rumah di umur tertentu, karier harus segini, tabungan harus sekian, sampai-sampai lupa kalau setiap orang itu punya ritmenya sendiri.Nah, di sini kita bahas tuntas kenapa punya uang belum tentu bikin tenang, gimana cara menata keuangan biar nggak lagi kejar-kejaran sama ekspektasi, dan gimana langkah realistis buat keluar dari lingkaran “selalu kurang”. Karena tenang itu bukan soal seberapa banyak saldo, tapi seberapa bijak kamu ngatur hidup, dan tahu kapan harus berhenti membandingkan diri. Simak obrolan lengkapnya, hanya di podcast Cuap Cuap Cuan!Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe youtube channel Cuap Cuap Cuan, kemudian di like, comment dan share juga ya. Salam cuan!
Lagi di tahap semakin kesini semakin nurun progresnnya.. semakin gakberkembang dan rasanya kok jadi bandingin ke orang lain terus ya .. Hidup mereka lebih enak, lebih bahagia, lebih gakbanyak beban… kok progressnya disini sini aja..
Merasa hidup orang dewasa Anda terlalu serius, kaku, dan kurang percikan kegembiraan? Pernahkah Anda merindukan kebebasan dan kreativitas masa kecil? Ringkasan ini akan membawa Anda menyelami gagasan revolusioner dari desainer mainan Cas Holman dalam bukunya "Playfulness." Temukan mengapa bermain bukanlah aktivitas sepele yang harus ditinggalkan, melainkan kunci penting untuk membuka potensi kreatif, memperdalam hubungan, dan meningkatkan kesejahteraan Anda sebagai orang dewasa di dunia yang kompleks ini. Bersiaplah untuk menantang persepsi Anda tentang apa artinya "bertumbuh dewasa." Cas Holman memperkenalkan konsep "pola pikir bermain" – sebuah pendekatan hidup yang terdiri dari tiga pilar: merangkul kemungkinan tanpa batas, melepaskan beban penilaian diri dan orang lain, serta mendefinisikan ulang arti kesuksesan di luar sekadar produktivitas. Ringkasan ini akan mengupas bagaimana pergeseran pola pikir ini dapat mengubah cara Anda berpikir, bekerja, dan berinteraksi. Lebih dari sekadar nostalgia, ringkasan ini akan mengungkap dasar ilmiah dan evolusi mengapa bermain begitu vital bagi manusia di segala usia. Anda akan mendengar kisah-kisah inspiratif, wawasan dari dunia desain, dan argumen kuat yang menunjukkan bagaimana bermain bebas membentuk otak kita, memicu inovasi, dan bahkan memiliki kekuatan penyembuhan. Dengarkan untuk menemukan kembali jiwa bermain Anda dan pelajari cara praktis untuk mengintegrasikannya kembali ke dalam rutinitas harian Anda.
Zhafira Aqyla: https://instagram.com/zhafiraihaZahid: https://instagram.com/zahidibr00:00 Struggle dengan Media Sosial06:22 Menghadapi Perubahan10:00 Menikmati Hidup yang Lebih Privat13:11 Ngebahas Struggle Agama di Publik16:41 Sanksi Sosial untuk Orang yang Kurang Taat20:00 Orang "Agamis" yang Tidak Agamis24:19 Dibandingin sama Anak Lain yang "Alim"26:19 Ruang Aman Membahas Kompleksitas Agama33:33 Pengaruh Lingkungan di Luar Keluarga37:55 Merasa "Malu" dengan Identitas Agama42:00 Ke-trigger Pas Lihat Muslim Indonesia yang Gak Taat45:35 Kewajiban Agama vs. Tuntutan Budaya47:00 Alasan Zhafira Ngikutin Ustadz Internasional, bukan Indonesia50:09 Apakah menjadi agamis compatible dengan development duniawi?
Zahid: https://instagram.com/zahidibrAbiyu: https://instagram.com/sfbksZea: https://instagram.com/zeayusufTimestamps0:00 Kenapa waktu itu nyesel pertukaran pelajar?4:44 Merasa ketinggalan gak setelah gap year?8:22 Kerja yang nggak nyambung sama perkuliahan?11:52 Keluar negeri jadi strategi naik kelas sosial?15:14 Membiayai hidup dari kerja part-time?18:54 Kenapa banyak yang pengen masuk PTN?22:17 Meninggalkan lingkungan transformatif selama gap year?24:44 Kenapa nggak follow back orang di Instagram?25:56 Pertemanan genuine vs transaksional?
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
Kita harus belajar untuk bisa bilang tidak karena pilihanmu adalah tanggungjawabmu
Introvert memang paling jago menghabiskan waktu sendiri. Tapi bukan berarti gak pernah merasakan kesepian kan?
Halo teman-teman introvert, apa kabar?aku kembali buat cerita.silahkan mendengarkan.
Percayalah pada Firman Tuhan, minta janji untuk roh yang baru, dan lihatlah betapa besar perbedaan yang dihasilkan. Amin
Percayalah pada Firman Tuhan, minta janji untuk roh yang baru, dan lihatlah betapa besar perbedaan yang dihasilkan. Amin
Nangis kayak penjahat.Merasa bersalah kayak berdosa.Padahal cuma… nangis.Perempuan boleh marah asal cantik.Boleh sedih asal diam-diam.Tapi kalau cowok nangis? “Gentle.”Standar ganda ini nyeseknya buy 1 get 2.
Episode kali ini, Danang dan Om Herry akan berbagi cerita menarik di balik makanan-makanan yang paling berkesan, dari kenangan masa kecil hingga impian yang terwujud. Saksikan bagaimana satu suapan bisa membangkitkan ribuan cerita dan rasa. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadio#529 "MAKANAN INI BIKIN GUA MERASA PULANG" WITH DANANG & HERRY | RAY JANSON RADIOEnjoy the show!Instagram:Danang https://www.instagram.com/dananggoldluck/Herry https://www.instagram.com/herry2140/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia
Season 33 : Freedom Productivity
Khutbah Jum'at - Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA. hafizhahullahu.Judul : Merasa Berjasa.Sumber : YouTube.
"Pernahkah Moms & Dads merasa terlambat untuk memperbaiki kesalahan dalam pola asuh?
Merasa lelah karena harus punya semua jawaban? Di episode terbaru INIKOPER, kita akan membongkar sebuah kebiasaan yang bisa mengubah cara Anda memimpin selamanya. Lupakan peran sebagai "pemberi nasihat" yang melelahkan, dan mulailah menjadi pemimpin yang memberdayakan dengan The Coaching Habit. Konsepnya sederhana: lebih sedikit bicara, lebih banyak bertanya. Kami akan membahas tujuh pertanyaan esensial yang bisa Anda praktikkan hanya dalam 10 menit untuk membantu tim Anda menemukan solusi mereka sendiri. Ini adalah cara jitu untuk memutus lingkaran ketergantungan, mengurangi beban kerja Anda, dan fokus pada pekerjaan yang benar-benar berdampak. Penasaran bagaimana cara kerjanya? Dengarkan episode lengkapnya di INIKOPER untuk menemukan rahasia di balik setiap pertanyaan dan cara menjadikannya kebiasaan baru Anda. Siap bekerja lebih sedikit dengan dampak lebih besar? Mari kita mulai.
Jangan Merasa Berjasa dalam Ibadah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Anas Burhanuddin, M.A. dalam pembahasan Washaya wa Taujihat Fi Fiqhi at-Ta’abbud Li Rabbi al-Bariyyat. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 24 Jumadil Awal 1446 H / 26 November 2024 M. Kajian sebelumnya: Mengapa Kita Mendapatkan Hidayah? Kajian Tentang Jangan Merasa Berjasa dalam […] Tulisan Jangan Merasa Berjasa dalam Ibadah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pemerintah kehilangan dukungannya terhadap undang-undang pembatasan jumlah mahasiswa asing di universitas-universitas Australia.
Wigand Sugandi - Lukas 7:22-23 (TB) Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 September 2024 Bacaan: "Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan." (Amsal 28:22) Renungan: Daniel Dancer, salah satu orang Inggris yang terkenal pelit, meninggal pada tanggal 30 September 1794. la adalah generasi ketiga dari orang pelit, sifat pelit kakek dan ayahnya menurun kepadanya. Meskipun memiliki tanah dan pemasukan tahunan yang banyak, ia hanya makan sekali dalam sehari. la tidur di atas karung dan memakai baju rombeng. Sekali dalam setahun ia membeli baju, itu pun baju bekas. Merasa sayang untuk memakai penerangan, terkadang ia duduk dalam kegelapan. la sangat kuatir orang akan merampoknya, sehingga ia memasang perangkap di depan pintu rumahnya serta menaruh penghalang agar rumahnya lebih aman. Jika keluar atau masuk rumah, ia tidak melalui pintu masuk, melainkan memanjat lewat atas dengan menggunakan tangga. Jika ia pergi, tangga itu akan disembunyikan. Merasa tidak aman untuk menyimpan uang di dalam rumah, ia selalu mencari tempat yang sepi dan gelap untuk menyembunyikan uangnya. Kadang-kadang ia menyembunyikan uangnya di bawah tumpukan pupuk. Pada tahun 1766, saudara perempuannya yang bertugas menjaga serta membersihkan rumahnya, jatuh sakit hingga sekarat. Tetapi ia menolak untuk memanggil dokter dengan berkata, "Mengapa aku harus memboroskan uangku untuk menghalangi kehendak yang di atas? Jika memang waktunya sudah tiba, tidak ada seorang pun yang bisa menyelamatkan dia dari kematian." Seperti Daniel Dancer, di dunia ini tidak sedikit orang yang memandang uang dan kekayaan sebagai sesuatu yang lebih berharga dari segalanya. Begitu berharganya kekayaan tersebut dalam penilaian sebagian orang, sehingga mereka merasa sayang untuk mengeluarkannya meskipun untuk hal yang sangat penting. Padahal Tuhan Yesus mengajarkan kepada para pengikutNya untuk tolong-menolong, peduli dan suka memberi. Tetapi di dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang kikir, yang tangannya selalu tergenggam alias tidak mau memberi. Memberi adalah tantangan paling berat bagi orang kikir, karena ia berpikir bahwa dengan memberi, maka hartanya akan berkurang. Ini adalah prinsip yang sangat bertolak belakang dengan firman Tuhan. Pkh 11:1 berbunyi, "Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu." Sadarilah bahwa semua berkat yang kita dapatkan adalah pemberian Tuhan dan kita bertanggung jawab untuk mengelolanya sesuai kehendak-Nya. Jika berpatokan pada kebutuhan hidup yang kian hari kian bertambah, maka kita tidak akan pernah bisa memberi. Tetapi kita pasti bisa memberi jika kita memutuskan untuk melakukannya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mau memberi dan mau menolong sesamaku melalui apa yang Engkau percayakan padaku. Sehingga aku dapat menjadi kepanjangan berkat-Mu bagi sesamaku. Amin. (Dod).
Wigand Sugandi - Ayub 1:21 (TB) katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
Berada dititik terendah, mabuk, selingkuh hingga bercerai dengan Nafa Urbach. Apa yang membuat Zack lee kini ada di jalan Tuhan & yakin memeluk agama Kristen? Yuk, dengerin ceritanya sekarang!
Klaim tiket eksklusif kamu untuk pengalaman berpodcast terbaik bersama Firstory sekarang juga, jangan sampai kelewat ya! Hanya di https://fstry.pse.is/6asc8g —— Firstory DAI —— Apakah kamu pernah merasa hampa dalam hidup meski terlihat bahagia dan berkecukupan? Perasaan kosong ini sering kali muncul tanpa alasan yang jelas. Dalam video ini, kita akan membahas penyebab hidup terasa hampa dan mengapa perasaan kosong dan hampa bisa muncul, bahkan ketika semuanya terlihat baik-baik saja. Lebih dari sekadar memahami penyebabnya, kamu juga akan menemukan cara-cara efektif untuk mengatasi rasa hampa ini dan kembali menemukan makna dalam hidup. Jangan biarkan perasaan ini terus mengganggu, temukan solusi untuk hidup yang lebih bermakna dan penuh kepuasan. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting
Bab Merasa Sial dengan Jin adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Al-Adabul Mufrad. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. pada Senin, 13 Syawal 1445 H / 22 April 2024 M. Kajian Islam Tentang Bab Merasa Sial dengan Jin Kajian kita sampai ke bab tentang perasaan sial atau takut […] Tulisan Bab Merasa Sial dengan Jin ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Sudah pernah bertanya-tanya mengapa kita sering merasa bosan? Kali ini, saya akan membahas secara mendalam penyebab di balik rasa bosan dan memberikan cara-cara praktis untuk mengatasinya. Temukan fakta menarik tentang orang yang cenderung mudah bosan dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, kita akan membahas cara efektif untuk mengatasi kejenuhan hidup dan menjaga motivasi tetap terjaga. Jangan lewatkan wawasan yang berharga untuk membuat hidup lebih berarti dan menghadapi rasa bosan dengan bijak. Simak informasi ini sekarang untuk menggali solusi yang mungkin belum pernah kamu sadari sebelumnya. Mari bersama-sama menjadikan kehidupan lebih seru dan bermakna! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting
Hidup kekal adalah hidup yang berkualitas, hidup yang bermutu, maka cara pandang hidup kita harus diubah. Itu yang penting. Kalau cara pandang hidup kita diubah terus-menerus, maka kita baru bisa mengerti betapa tidak berartinya kalau seseorang tidak memiliki persekutuan dengan Allah secara benar. Betapa kosong jiwa kita jika tidak memiliki persekutuan yang benar dengan Allah.... Continue reading →
Sebagai manusia, kita bisa mengalami kegagalan dan kesalahan dalam berelasi, berinteraksi dengan Allah. Kalau ada sesuatu yang kita takuti, maka sesuatu itu akan mengurangi rasa hormat dan takut kita kepada Allah. Karena takut kurang bahagia, maka kita berusaha untuk punya uang sebanyak-banyaknya, harta selimpah-limpahnya. Merasa kurang bahagia kalau tidak memuaskan daging, maka kita akan memuaskan... Continue reading →
Pembawa Renungan : dr. Robert Reverger, SpKJ Denpasar - Bali Mat. 13:16-17.