Podcasts about yunani

  • 109PODCASTS
  • 242EPISODES
  • 31mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Jun 8, 2026LATEST
yunani

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about yunani

Latest podcast episodes about yunani

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Community heroes in the 2026 King's Birthday Honours - Pahlawan Masyarakat dalam Kehormatan Ulang Tahun Raja 2026

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 8:27


More than 900 Australians have been recognised in the 2026 King's Birthday Honours List. Among the recipients of the Medal of the Order of Australia are self-defence instructor Dr Anne Pang, victims of crime advocate Mechelle Turvey, author Panagiotis Andrinopoulos who highlights the achievements of Greek women, and aged welfare advocate Bijinder Dugul. - Lebih dari 900 warga Australia dianugerahi penghargaan dalam Daftar Kehormatan Ulang Tahun Raja 2026. Di antara penerima Medali Order of Australia terdapat guru bela diri Dr. Anne Pang, pembela korban kejahatan Mechelle Turvey, penulis Panagiotis Andrinopoulos yang mengangkat pencapaian perempuan Yunani, serta pegiat kesejahteraan lansia Bijinder Dugul.

METRO TV
Lima Negara Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB 2027-2028 - Headline News Edisi News MetroTV 75477

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 1:09


Lima negara resmi terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk masa jabatan dua tahun mulai awal 2027. Austria, Kyrgyzstan, Portugal, Trinidad dan Tobago, serta Zimbabwe akan menggantikan Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia. Pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara di Majelis Umum PBB dengan dukungan minimal dua pertiga negara anggota. Simak update dan implikasi politik global dari hasil pemilihan ini.

METRO TV
Angkatan Laut Israel Kembali Tangkap Aktivis GSF - Headline News Edisi News MetroTV 75341

METRO TV

Play Episode Listen Later May 20, 2026 1:42


Angkatan Laut Israel kembali melakukan aksi sepihak dengan menangkap puluhan aktivis global dari gerakan Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 159 mil laut dari Gaza, Palestina. Rekaman video memperlihatkan momen saat tentara Israel bersenjata lengkap menaiki kapal Alcyone dan menahan seluruh aktivis yang memilih mengangkat tangan tanpa memberikan perlawanan. Tim pelacak GSF melaporkan lebih dari 40 kapal telah disita sejak bertolak dari Marmaris, Turki. Satu jam sebelum penyergapan, Kementerian Luar Negeri Israel sempat mengeluarkan ancaman agar kapal mengubah haluan, sembari menegaskan bahwa mereka tidak akan mengizinkan pelanggaran apa pun terhadap blokade laut di Gaza. Operasi agresif ini menyusul insiden serupa pada April lalu, saat Israel mencegat 20 kapal dan menahan 175 aktivis di dekat Yunani.

Renungan Anak GKY Mabes
Dapat Pesannya? (18 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 17, 2026 2:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahDapat Pesannya?Diambil dari: Ulangan 8:3 (TB)“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”Wonder Kids, coba bayangkan ada kalimat yang huruf-hurufnya diacak. Awalnya mungkin sulit dibaca. Tapi kalau kamu melihat keseluruhannya, kamu tetap bisa mengerti maksudnya. Begitulah juga dengan manuskrip-manuskrip Alkitab. Walaupun ada variasi kecil dalam beberapa salinan, para ahli bisa membandingkan ribuan manuskrip untuk memastikan pesan aslinya tetap jelas.Faktanya, Perjanjian Baru memiliki lebih dari 5.800 manuskrip Yunani kuno, belum termasuk terjemahan kuno dalam bahasa lain. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi aslinya. Seorang ahli tekstual, Daniel B. Wallace, menjelaskan bahwa jumlah dan kualitas manuskrip Perjanjian Baru sangat luar biasa dibandingkan dengan dokumen kuno lainnya.Artinya, kita tidak hanya percaya begitu saja. Kita punya bukti yang kuat bahwa pesan firman Tuhan tetap terjaga. Dan ingat, Tuhan memakai orang-orang biasa untuk menyalin dan menjaga firman-Nya. Ia juga memimpin melalui Roh Kudus agar pesan-Nya tidak hilang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya punya Alkitab di rumah. Bacalah. Mengertilah. Karena hidup kita bukan hanya dari makanan, tetapi dari firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku supaya tidak hanya memiliki Alkitab, tetapi sungguh membaca dan memahaminya. Jadikan firman-Mu makanan bagi jiwaku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Pesan Tuhan tetap jelas — dan itu untuk kamu. Tuhan Yesus memberkati.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Masakan dapat menjadi sumber konflik - Perang sup jeroan Yunani

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 4:15


Hidangan favorit yang dinikmati oleh masyarakat Turkiye dan Yunani telah memicu ketegangan budaya baru antara kedua negara.

Renungan Anak GKY Mabes
Perbandingan Perjanjian Baru dan Iliad (14 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 3:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahPerbandingan Perjanjian Baru dan Iliad Diambil dari: Kisah Para Rasul 14:11–12 (TB)“Ketika orang banyak itu melihat apa yang telah diperbuat Paulus, berserulah mereka dalam bahasa Likaonia: ‘Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.' Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang perbandingan yang menarik. Para ahli sejarah sering membandingkan jumlah manuskrip (salinan kuno) dari berbagai tulisan kuno. Salah satu tulisan kuno yang sangat terkenal adalah Iliad karya Homer, yang ditulis sekitar 800 tahun sebelum Yesus lahir.Iliad dianggap sebagai karya sastra besar dalam sejarah Yunani kuno. Dan tahukah kamu berapa banyak manuskrip Yunani kuno dari Iliad yang masih ada sekarang? Kurang dari 700.Sekarang bandingkan dengan Perjanjian Baru. Perjanjian Baru memiliki ribuan manuskrip Yunani kuno — jauh lebih banyak daripada Iliad. Belum lagi terjemahan-terjemahan kuno dalam bahasa Latin, Siria, Koptik, dan lainnya. Para ahli tetap menganggap Iliad sebagai karya yang dapat dipercaya secara tekstual, walaupun jumlah manuskripnya jauh lebih sedikit.Kalau begitu, mengapa sebagian orang meragukan Perjanjian Baru, padahal manuskripnya jauh lebih banyak? Ini menunjukkan satu hal penting, Wonder Kids: Perjanjian Baru memiliki dukungan naskah yang sangat kuat dibandingkan hampir semua karya kuno lainnya.Itu bukan berarti iman kita hanya bergantung pada jumlah naskah. Tetapi jumlah naskah itu menunjukkan bahwa teks Perjanjian Baru dipelihara dan bisa diperiksa dengan serius.Wonder Kids, firman Tuhan bukan sekadar cerita yang muncul tanpa dasar. Ia berdiri dalam sejarah yang nyata dan bisa diteliti.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah percaya bahwa imanmu tidak berdiri di atas mitos, tetapi di atas kebenaran yang bisa diuji dan diperiksa.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu kokoh dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya semakin yakin dan berani mempertahankan iman kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan bukan mitos. Ia adalah kebenaran yang berdiri dalam sejarah. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Gunung Naskah (13 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 12, 2026 3:38


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahGunung NaskahDiambil dari: 1 Petrus 1:23 (TB)“Kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang sesuatu yang sangat menakjubkan. Para ahli sejarah sering membandingkan dokumen-dokumen kuno untuk melihat mana yang paling banyak memiliki salinan. Mengapa ini penting? Karena semakin banyak salinan kuno yang ada, semakin kuat bukti bahwa isi dokumen itu dapat dipercaya.Mari kita bandingkan. Beberapa tulisan sejarah terkenal dari zaman Romawi hanya memiliki sedikit salinan kuno. Misalnya, ada karya sejarah yang hanya tersisa satu atau beberapa naskah saja — dan para ahli tetap menganggapnya sebagai sumber sejarah yang sah.Sekarang bagaimana dengan Perjanjian Baru? Perjanjian Baru memiliki ribuan naskah Yunani kuno, ditambah ribuan lagi dalam bahasa Latin dan bahasa kuno lainnya. Jumlahnya begitu banyak sehingga para ahli menyebutnya seperti sebuah “gunung naskah”.Artinya apa? Artinya, dibandingkan dengan hampir semua dokumen kuno lainnya, Perjanjian Baru memiliki dukungan naskah yang jauh lebih banyak. Kalau dokumen lain yang hanya punya sedikit salinan saja tetap dianggap sah oleh para ahli sejarah, maka Perjanjian Baru yang memiliki begitu banyak naskah justru memiliki dasar yang sangat kuat.Wonder Kids, Tuhan tidak hanya memberi firman-Nya. Ia juga mengizinkan firman itu disalin, disebarkan, dan dipelihara dalam jumlah yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa iman kita bukan berdiri di atas cerita tanpa dasar, tetapi di atas sejarah yang dapat diperiksa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan anggap Alkitab sebagai buku biasa. Itu adalah firman Tuhan yang memiliki dasar sejarah yang kuat.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tidak hanya hidup dan kekal, tetapi juga dipelihara dengan begitu banyak bukti sepanjang sejarah. Tolong aku supaya semakin percaya dan mengasihi firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Firman Tuhan berdiri di atas dasar yang kokoh. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Nilai dari Banyaknya Salinan (11 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 10, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahNilai dari Banyaknya SalinanDiambil dari: 1 Petrus 1:24–25 (TB)“Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput; rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Perjanjian Baru memiliki ribuan salinan kuno. Hari ini kita belajar satu hal lagi: mengapa banyaknya salinan itu sangat penting? Para ahli menemukan bahwa Injil bukan hanya disalin dalam bahasa Yunani, tetapi juga diterjemahkan sangat awal ke bahasa lain — seperti Latin, Siria, Koptik, Armenia, dan banyak bahasa kuno lainnya. Itu artinya, firman Tuhan menyebar dengan cepat ke banyak tempat.Sekarang pikirkan ini: Kalau kita tidak memiliki satu pun naskah Yunani asli hari ini, para ahli tetap bisa menyusun kembali isi Perjanjian Baru dari terjemahan-terjemahan kuno itu, karena begitu banyak salinan yang tersedia. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi yang benar.Ini seperti memiliki banyak saksi yang menceritakan hal yang sama. Kalau satu salinan rusak, masih ada banyak salinan lain untuk dibandingkan. Banyaknya naskah dan terjemahan justru menjadi bukti bahwa firman Tuhan dijaga dan disebarkan dengan serius oleh orang-orang Kristen mula-mula.Wonder Kids, Tuhan bukan hanya memberi firman-Nya. Ia juga memastikan firman itu tersebar dan dipelihara.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bersyukurlah karena kamu hidup di zaman di mana Alkitab bisa dibaca dalam bahasamu sendiri. Jangan sia-siakan kesempatan itu.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap bertahan sepanjang sejarah. Tolong aku supaya menghargai Alkitab dan mau membacanya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan tidak hilang — ia dijaga dan disebarkan ke seluruh dunia. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat AGUNG, 3 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 2, 2026 9:08


Dibawakan oleh Titik Irene Cahadi dari Paroki Santo Yakobus Mariso di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Yesaya 52: 13 - 53: 12; Mazmur tg 31: 2.6.12-13.15-16.17.25; Ibrani 4: 14-16; 5: 7-9; Yohanes 18: 1 - 19: 42.MENJADI PENOLONG BAGI YANG MENDERITA Renungan kita pada hari Jumat Agung inibertema: Menjadi Penolong Bagi Yang Menderita. Menurut Injil Yohanes, BundaMaria berdiri dekat Salib Yesus (Yoh 19:25-27). Tapi sebenarnya ia berada dalamrombongan yang mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya ke Kalvari. Ibunda sempatsekali bertemu Putranya sepanjang Via Dolorosa (Jalan Sengsara) itu.  Sang ibu menatap Anaknya itu dalam diam dansedih, namun hatinya penuh dengan rahmat Allah.  Seorang lelaki yang berziarah keYerusalem, Simon dari Kirene, dipaksa membantu memanggul salib Yesus. Iamenuruti saja meski itu bukan permintaan Yesus. Tentu Yesus amat berterimakasih kepadanya. Simon mewakili banyak orang yang ingin memberikan pertolonganyang sangat dibutuhkan Yesus, tetapi mereka takut dengan ganasnya para musuhYesus. Ada di antara kita yang bersikap menolong secara langsung seperti Simon,dan ada yang niat menolongnya diwakili orang lain, atau ada juga yang sekedarmenonton secara pasif. Veronika adalah sosok wanita yangmenolong Yesus meski ia tidak diceritakan dalam Injil mana pun.  Cerita tentang dia ada di dalamtulisan-tulisan apokrip, yang tidak termasuk dalam kitab suci resmi Gereja.Misalnya, kisah Pilatus dari abad ke-2 mengisahkan bahwa seorang wanita bernamaVeronika (Bernice, dalam bahasa Yunani) adalah wanita yang sama dengan yangtelah disembuhkan oleh Yesus dari sakit pendarahan (Mt 9,20-22). Veronika yangmembela Yesus di hadapan Pilatus bahwa Yesus tidak bersalah. Dari abad keempatatau kelima tercatat bahwa Veronika memiliki sepotong kain dengan gambar asli WajahYesus.  Ketiga figur yang menolong Yesus dalamvia dolorosa itu cukup memberikan gambaran bahwa pria dan wanita pengikutKristus dapat menjadi penolong yang baik. Pertolongan ini digolongkan dalam duajenis. Pertama yaitu pertolongan dalam bentuk tindakan kasih korporal. Tindakanini ialah memikul salib berat yang dipanggul orang yang menderita seperti yangdilakukan oleh Simon dari Kirene. Kita dapat menolong mengangkat semua,sebagian, atau bagian kecil dari beban-beban yang ada, yang ditanggung oranglain dengan susah payah. Kedua yaitu perbuatan rohani yang berupakehadiran untuk menghibur, memberikan semangat, ikut berbela-rasa, danmemberikan dukungan moral serta rohani kepada mereka yang menderita. Kata-katapenghiburan, ungkapan simpati, doa-doa, dan ungkapan yang menguatkan jiwasangat penting untuk memperkuat mental dan imannya. Keberpihakan dan pembelaanatas orang yang menderita merupakan dukungan moral yang sangat bernilai supayamereka tidak cepat putus asa. Bunda Maria dan Veronika adalah wanita-wanitateladan yang telah melakukan ini kepada Yesus Kristus. Kita dapat melakukanyang sama seperti mereka. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim,kami mohon ampunilah kesalahan-kesalahan kami karena kami tidak menolong sesamayang sedang susah dan menderita. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Ini Koper
#950 Pathfinders: Zaman Keemasan Sains Arab

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 23, 2026 8:51


Zaman Keemasan Islam, yang berpusat di Baghdad dan menyebar hingga ke Al-Andalus, melahirkan para perintis sains atau "Pathfinders" yang mengubah lanskap intelektual dunia secara permanen. Dimulai dengan Gerakan Penerjemahan yang masif, peradaban ini tidak sekadar menjadi penjaga teks-teks Yunani Kuno, melainkan melakukan sintesis kreatif yang menggabungkan kebijaksanaan dari India, Persia, dan Yunani ke dalam satu bahasa ilmiah universal, yaitu bahasa Arab. Melalui institusi seperti Baitul Hikmah, mereka membangun ekosistem yang menghargai akal budi dan observasi, yang pada akhirnya menjadi jembatan krusial bagi kebangkitan ilmu pengetahuan di Eropa melalui transmisi pengetahuan yang terjadi di wilayah-wilayah perbatasan seperti Toledo dan Sisilia. Kontribusi spesifik dari para perintis ini melampaui teori abstrak dan merambah ke dalam inovasi metodologis yang revolusioner bagi peradaban manusia. Tokoh seperti Al-Khwarizmi meletakkan dasar bagi matematika modern melalui penciptaan aljabar dan pengenalan angka nol, sementara Ibn al-Haytham merintis metode ilmiah empiris melalui eksperimen optika yang ketat untuk membuktikan fenomena fisik. Pendekatan skeptis dan berbasis bukti ini, yang juga diterapkan dalam kedokteran oleh Ibn Sina dan Al-Razi, mengubah sains dari sekadar filsafat spekulatif menjadi disiplin yang terukur, sistematis, dan dapat diuji. Pergeseran paradigma inilah yang sebenarnya menjadi fondasi utama bagi revolusi ilmiah yang kemudian diklaim oleh tokoh-tokoh Barat seperti Newton dan Copernicus. Implikasi karya para "Pathfinders" ini sangat nyata dalam kehidupan digital dan ilmiah kita hari ini, di mana hampir setiap aspek teknologi modern berhutang budi pada mereka. Istilah "algoritma" yang diambil dari nama Al-Khwarizmi adalah jantung dari kecerdasan buatan dan komputasi masa kini, sementara prinsip-prinsip optika Ibn al-Haytham mendasari teknologi kamera dan teleskop modern. Warisan mereka membuktikan bahwa kemajuan manusia adalah sebuah estafet pengetahuan global yang melintasi batas agama dan geografis. Dengan memahami sejarah ini, dunia modern diingatkan kembali bahwa kolaborasi lintas budaya dan keterbukaan intelektual adalah kunci utama bagi lahirnya inovasi yang mampu mengubah wajah dunia.

Ini Koper
#868 Fotografi bagi Pemula

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 5:08


Fotografi bukan sekadar aktivitas menekan tombol rana, melainkan sebuah bentuk seni yang memadukan penguasaan teknologi dengan kepekaan rasa yang mendalam. Secara etimologis, istilah fotografi berasal dari bahasa Yunani yang berarti "melukis dengan cahaya," sebuah deskripsi yang secara akurat menggambarkan bagaimana seorang fotografer menangkap spektrum visual untuk dibekukan menjadi memori abadi. Dalam prosesnya, seorang fotografer harus mampu menjembatani realitas objektif yang ada di depan mata dengan visi subjektif yang ingin disampaikan kepada penonton, sehingga sebuah gambar tidak hanya menjadi rekaman peristiwa, tetapi juga medium pengantar emosi yang mampu melampaui keterbatasan kata-kata. Seiring dengan perkembangan zaman, medium fotografi telah bertransformasi secara drastis dari penggunaan lempengan kimiawi dan film analog menuju sensor digital yang sangat canggih. Kehadiran kamera film dengan kontrol manual seperti Lomo MC-A hingga kamera mirrorless modern seperti Fujifilm X-T30 menunjukkan bahwa meskipun alat terus berevolusi, inti dari fotografi tetap terletak pada kemampuan manusia dalam membaca cahaya dan momen. Kemudahan teknologi digital memang telah mendemokratisasi akses terhadap seni ini, namun di sisi lain, hal tersebut juga menuntut fotografer untuk tetap mempertahankan kedisiplinan dan ketajaman intuisi agar karya yang dihasilkan tidak sekadar menjadi artefak visual yang hambar di tengah banjirnya informasi gambar di era media sosial. Lebih jauh lagi, fotografi memiliki peran krusial sebagai saksi sejarah dan alat narasi yang memiliki kekuatan besar dalam mengubah perspektif dunia. Melalui lensa, para fotografer mampu mendokumentasikan realitas pahit di medan konflik, menangkap keindahan dalam dunia fashion seperti yang dilakukan oleh Brianna Capozzi, hingga mengabadikan momen-momen kecil yang sering terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari. Fotografi memiliki kemampuan unik untuk membekukan waktu, memberikan keabadian pada hal-hal yang fana, dan memungkinkan kita untuk melihat dunia dari sudut pandang yang benar-benar berbeda. Pada akhirnya, fotografi adalah sebuah dialog visual yang terus berlanjut antara sang fotografer, subjek, dan pemirsa, yang mampu melintasi batas ruang dan waktu.

Ini Koper
#813 Mengapa Kita Perlu Hijrah ke Eco-Republic?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 5:51


Kita saat ini hidup dalam paradoks yang aneh: kita memiliki data ilmiah terlengkap tentang kerusakan planet, namun gaya hidup kita tetap terjebak dalam kelumpuhan yang disebut Melissa Lane sebagai "inersia imajinasi". Seperti penghuni gua dalam alegori Plato yang terpaku pada bayang-bayang di dinding, kita seringkali menganggap kenyamanan konsumerisme sebagai satu-satunya realitas, sementara krisis iklim yang nyata hanya dianggap sebagai berita lalu di layar ponsel. Mengeksplorasi konsep Eco-Republic adalah langkah pertama untuk memutus rantai inersia ini, mengajak kita keluar dari gua kenyamanan semu menuju cahaya kebenaran ekologis yang menuntut keberanian untuk berpikir secara berbeda. Inti dari penjelajahan ini terletak pada pembedahan terhadap Pleonexia—sebuah istilah Yunani kuno untuk nafsu serakah yang tidak pernah puas—yang kini telah menjadi bahan bakar utama ekonomi global. Melissa Lane menawarkan "kompas" filsafat kuno untuk membantu kita melakukan Carbon Detox secara mental, yakni sebuah proses reorientasi jiwa agar kita kembali mampu mencintai hal-hal yang tidak merusak bumi. Dengan mempelajari Eco-Republic, kita diajak untuk melihat bahwa keadilan bukan hanya soal hukum antarmanusia, melainkan harmoni antara keinginan, nalar, dan daya dukung alam, sehingga kita bisa mendefinisikan ulang apa itu "hidup yang baik" tanpa harus menghancurkan rumah kita sendiri. Pada akhirnya, memahami Eco-Republic bukan berarti kita diajak untuk kembali ke masa lalu yang primitif atau hidup dalam penderitaan, melainkan untuk melangkah maju menuju peradaban yang lebih cerdas dan beradab. Ini adalah undangan bagi setiap warga negara untuk bertransformasi dari sekadar "konsumen" menjadi "penjaga ekosistem" yang sadar akan tanggung jawab lintas generasi. Dengan menjelajahi gagasan ini, kita mulai membangun harapan bahwa keberlanjutan bukanlah sebuah pengorbanan yang berat, melainkan sebuah bentuk kebebasan sejati yang membebaskan kita dari perbudakan keinginan yang tak ada ujungnya, demi masa depan bumi yang lebih sejuk dan adil.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Itu Mesias? (15 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   SIAPA ITU MESIAS?Diambil dari: Yohanes 4:25–26 (TB)“Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."Wonder Kids, Kata “Mesias” berasal dari bahasa Ibrani mashakh yang berarti “mengurapi.”Dalam Perjanjian Lama, seorang raja atau nabi sering diurapi dengan minyak sebagai tanda bahwa ia dipilih oleh Allah. Ketika kata ini diterjemahkan ke bahasa Yunani, jadilah kata “Kristus.” Tapi apa yang orang Israel harapkan dari seorang Mesias?Pada zaman Raja Daud, Tuhan berjanji bahwa keturunan Daud akan memerintah untuk selamanya. Sesudah Daud meninggal, Israel berkali-kali dijajah bangsa lain.Mereka sangat merindukan Mesias datang untuk membebaskan mereka dan memulihkan kerajaan Israel.Saat Yesus datang, Israel berada di bawah pemerintahan Romawi. Karena itu, banyak orang berharap Mesias adalah pahlawan yang datang sebagai raja perkasa yang akan mengusir penjajah dan memulihkan kerajaan secara politik. Yesus memang melakukan hal-hal luar biasa: menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan mengajar dengan kuasa.Karena itu banyak orang bertanya-tanya, “Apakah Dia Mesias yang dijanjikan Tuhan?”Namun Yesus bukan Mesias seperti bayangan mereka. Ia tidak langsung menggulingkan Romawi atau menjadi raja dunia saat itu. Sebaliknya, Yesus datang untuk mengalahkan musuh yang jauh lebih besar daripada kerajaan mana pun—dosa dan maut.Yesus adalah Mesias yang mereka butuhkan, bukan yang mereka bayangkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal: Kalau Yesus datang sebagai Mesias untuk menyelamatkan, bagian mana dari hidupmu yang ingin kamu serahkan kepada-Nya hari ini?Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang Engkau janjikan sejak dahulu. Engkau datang bukan dengan cara yang orang bayangkan, tetapi dengan cara yang paling kami butuhkan. Tolong aku percaya dan mengikuti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Mesias yang benar—yang datang menyelamatkan kita, bukan hanya memperbaiki keadaan dunia, tetapi memulihkan hati kita. Tuhan Yesus memberkati

Pinter Politik
Epilog Sawit: Kutukan Midas

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 12:31


Dalam mitologi Yunani, Raja Midas mendapat berkah dari dewa Dionysos: segala yang disentuhnya akan berubah menjadi emas. Midas bergembira. Ia menyentuh pohon, batu, bahkan istananya—semua berkilau keemasan. Namun kegembiraan itu tak berlangsung lama. Ketika ia hendak makan, roti berubah jadi emas. Anggur mengeras di tangannya. Yang terburuk: ketika ia memeluk putrinya, sang buah hati membeku menjadi patung emas. Apa yang semula tampak sebagai berkah justru menjadi kutukan paling mengerikan. Seperti itulah sawit!

Pinter Politik
The Economic War: Dari Athena Hingga Inggris vs Belanda

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 8:07


Tahun 431 SM, Athena dalam kondisi sejahtera. Laut Aegea dikuasai penuh dan perdagangan sedang puncak-puncaknya. Ekonomi pun tumbuh signifikan. Tapi riak-riak pertentangan mulai muncul di kawasan. Athena yang punya proyek pembangunan tembok bikin Sparta mulai was-was. Puncaknya, Athena mulai bertentangan dengan Megara, negara yang diklaimnya melakukan pelanggaran pada tanah suci dan dituduh terlibat pembunuhan pembawa pesan Athena.Athena melarang Megara berdagang di pasar mana pun milik Athena. Larangan ini dikenal sebagai Megarian Decree – sejenis embargo ekonomi versi zaman Yunani kuno. Efeknya? Megara kelaparan. Lumbung dagangnya lumpuh. Dan karena Megara adalah sekutu Sparta... Sparta pun geram. Dan boom. Perang Peloponnesia meletus.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-32 masa biasa, 10 November 2025, Peringatan Santo Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 7:44


Dibawakan oleh Tirto dan Rini dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 1: 1-7; Mazmur tg 139: 1-3.4-6.7-8.9-10; Lukas 17: 1-6.JANGAN MENJADISKANDAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jangan MenjadiSkandal. Ada seorang Pastor Paroki bercerita bahwa dalam suatu kesempatan diaterlibat salah paham dengan para pelayan pastoran dan beberapa keluarga diParoki yang ia layani. Salah paham itu berkembang menjadi sebuah pertengakaranyang tidak biasa terkontrol sehingga sebagian besar umat terbakar emosinya danmereka marah-marah. Namun Pastor Paroki tidak terlihat ikut emosi dan marah. Iatetap tenang dan dapat menguasai dirinya. Sedapat mungkin ia menjagakata-katanya yang tetap lembut dan tidak menyinggung perasaan mereka. Ia harustetap memperlakukan mereka sebagai umatnya yang perlu didengarkan, dimengertidan disayangi.     Kalau Pastor Paroki ikut terbakar emosi, marah danbertindak keras kepada umatnya, maka ia tentu saja menjadi skandal bagi merekadan semua umat di parokinya. Kata "skandal" dalam bahasa Yunani ialahscandalon. Artinya ialah perangkap atau batu sandungan yang menyebabkan oranglain terperangkap dan jatuh. Kitab suci dengan tegas memperingatkan kitatentang skandal atau tipu daya yang menjauhkan umat dari Tuhannya danmenjatuhkan mereka ke dalam dosa. Mazmur 141,9 berkata: Bebaskan aku dariperangkap yang telah mereka taruh untuk memerangkap aku, dan dari tipu dayaorang jahat. Mirip dengan ini, Surat Yohanes yang pertama berkata: Barang siapamengasihi saudara atau saudarinya hidup di dalam terang, pada orang tersebuttak ada batu sandungan. Tantangan besar kita pengikut Kristus ialah: janganmenjadi skandal. Yesus berkata dalam Injil bahwa kita tidak boleh menyebabkansalah seorang dari kaum lemah di antara kita jatuh ke dalam dosa. Mereka yangtergolong lemah ialah orang sederhana, sakit, anak-anak dan orang muda, miskin,tidak punya pengaruh atau yang tak diperhitungkan. Hidup mereka sudah susahbaik fisik, mental dan rohani, maka tak boleh dibuat tambah susah. Pihak yangmembuat mereka susah dan berbuat skandal ialah yang punya kuasa, pintar,pandai, punya jabatan atau kedudukan, berpunya dan punya pengaruh. Jika Andamerasa menjadi bagian dari kategori ini, usahakan untuk hindari skandal itu. Satu usulan baik di sini ialah: kiranya kita tidak menjaditeladan yang buruk atau jahat, yang membawa orang lain jatuh dalam dosa. Imamatau biarawan buat skandal karena misalnya omong kotor di hadapan umat. Orangtua menjadi skandal karena berkelahi dan dilihat sendiri anak-anaknya. Gurubergaya malas di tengah murid-muridnya. Kakak mencuri sambil dilihat langsungadik-adiknya. Dan, masih banyak lagi contoh yang sering dilakukan dengansengaja. Marilah kita belajar menghindari tindakan-tindakan skandaldengan memberikan teladan yang baik dan benar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha kuasa,semoga kami membuka diri secara tulus akan Roh-Mu, supaya kami dibaharui selaludan seterusnya kami ikut membaharui dunia ini dari segala bentuk skandal. SalamMaria... Dalam nama Bapa...

Missiodei
Eps.230 Rumah Roti

Missiodei

Play Episode Listen Later Nov 6, 2025 85:36


*MAKNA RUMAH ROTI*(Yohanes 21:15-19; Matius 16:18;)Dalam Injil Yohanes ditampilkan dialog anatara Tuhan Yesus dengan Petrus tentang penggembalaan domba-domba. Konsep penggembalaan yaitu kegiatan memberi makan (Yn.Bosko) dan memimpin / mengatur (Yn.Poimaino) domba-domba (orang-orang percaya), atas makanan rohani maupun jasmani. Tuhan Yesus menyebutkan "gembalakanlah domba-domba-Ku" kepada Petrus sebanyak 3x yang berarti Tuhan Yesus ingin menegaskan dan memberikan mandat pekerjaan penggembalaan umat Tuhan kepada Petrus dengan sungguh-sungguh. Dalam bahasa Yunani, Tuhan Yesus menyebutkan domba-domba sebanyak 3x yang berarti 3 jenis domba, apa saja itu?1. Yn. ->2. Yn. Arnion ->3. Yn. Probata -> banyak domba-dombaIni berarti penggembalaan yang Tuhan Yesus maksudkan itu diberikan kepada orang per orangan, kelompok per kelompok dan secara menyeluruh yand adalah miliknya Kristus. Oleh sebab itu, barangsiapa yang menerima mandat untuk dapat menggembalakan umat Tuhan pasti akan Tuhan perlengkapi untuk memelihara umat-Nya. Bukan Petrus yang mau, tetapi Tuhan yang memilih untuk menyatakan kuasa Allah dan mujizat Tuhan. Apa fungsi gembala ?1. Memberi makan domba-dombanya2. Memimpin, mengatur, mengelola domba-dombanya3. Melindungi domba-domba dari ancaman atau binatang buasInilah peran penting atau fungsi gembala yang Tuhan kehendaki ada dalam gereja-Nya. Tuhan Yesus yang akan mendirikan jemaat-Nya di atas batu karang yang teguh. Di hadapan Kristus hanya ada 1 jemaat Tuhan, yang dipilih oleh pilihan-Nya. Saudara dan saya adalah orang-orang pilihan Tuhan Yesus untuk menjadi jemaat-Nya (Yn. Mouteneklesia) = jemaat-KU, menjadi domba-domba-Nya, menjadi milik Kristus, dan menjadi kemuliaannya Tuhan. Walaupun banyak orang di dalam jemaat Tuhan, tetapi mereka semua memiliki 1 pikiran, 1 perasaan, 1 jiwa, 1 kasih, yaitu tertuju kepada Kristus. Jangan pernah gantikan apa yang sudah Tuhan beri dengan benda-benda yang dari dunia. Tuhan sudah memberikan segalanya, pengampunan, kemurahan hati Tuhan, sebab itulah kekayaan Tuhan. Jemaat pasti akan mengasihi Kristus sebab Kristus yang memilih, menetapkan, memimpin, memelihara, melindungi jemaat-Nya.Tuhan Yesus memberkati

Radio Elshinta
Misi kemanusiaan ke Gaza Tak mudah, penuh ancaman dan intimidasi, begini kisahnya dituturkan aktivis Kemanusiaan Wanda Hamidah

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 25:02


Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan internasional untuk warga Gaza masih menghadapi ancaman, meski sejumlah negara seperti Italia, Spanyol, dan Yunani telah menjamin keamanan pelayaran. Salah satu insiden terjadi di Italia, ketika kapal Kaiser yang ditumpangi tiga aktivis kemanusiaan asal Indonesia mendapat intimidasi dari sekelompok orang dan dicegah melanjutkan perjalanan. Bagaimana perkembangan terkini perjalanan para aktivis Indonesia yang bergabung dalam misi kemanusiaan ini? Simak wawancara kami bersama Wanda Hamidah

KATKIT Katekese Sedikit
Tanakh vs Septuaginta

KATKIT Katekese Sedikit

Play Episode Listen Later Sep 14, 2025 8:39


Para suatu masa, orang Yahudi pernah punya dua versi Alkitab: satu berbahasa Ibrani, satu lagi berbahasa Yunani. Yang pertama kini disebut Tanakh, yang kedua dinamai Septuaginta.

HI Ruel
Fokus pada Kendali, Ikhlas pada Takdir | Stoicism

HI Ruel

Play Episode Listen Later Sep 9, 2025 4:34


Sering kali kita lelah bukan karena hidup terlalu berat, tapi karena berusaha mengendalikan hal-hal yang sebenarnya di luar kuasa kita.Stoicism, filsafat Yunani kuno, mengingatkan kita untuk membedakan: mana yang bisa kita kendalikan pikiran, sikap, pilihan dan mana yang harus kita terima nasib, ucapan orang lain, keadaan yang tak bisa kita ubah.Di episode ini, kita akan ngobrol tentang bagaimana Stoicism bisa membantu kita hidup lebih tenang, lebih kuat, dan lebih bijak.Karena pada akhirnya, kedamaian datang bukan dari menguasai dunia luar, tapi dari menata dunia dalam diri kita.

METRO TV
Yunani Dukung Palestina, Tuntut Akses Bantuan ke Palestina - Headline News Edisi News MetroTV 5938

METRO TV

Play Episode Listen Later Aug 1, 2025 1:34


Aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina semakin meluas di Eropa. Pada Kamis lalu, ratusan warga Athena, Yunani, turun ke jalan menuntut dihentikannya genosida dan dibukanya akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 25 Juni 2025 - Memenangkan Pertandingan Iman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 24, 2025 3:31


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 25 Juni 2025Bacaan: "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (Ibrani 12:1)Renungan: Seorang atlet harus dapat menguasai diri, mendisiplin diri, tekun berlatih dan mau menanggalkan segala hal yang menghalanginya untuk meraih kemenangan. Ada cerita menarik di olimpiade yaitu kisah Orypus, atlet Yunani kuno yang pakaiannya terjatuh saat mengikuti pertandingan lari. Meskipun pakaiannya terjatuh, tetapi ia tetap fokus berlari dan keluar sebagai juara. Peristiwa yang dialami Orypus itu menjadi titik awal mengapa banyak atlet Yunani tidak berpakaian saat bertanding. Mereka percaya bahwa dengan berlari tanpa pakaian, mereka dapat keluar sebagai pemenang. Bacaan di atas menasihatkan agar kita menanggalkan beban dan dosa yang merintangi agar dapat terus berlari mencapai garis akhir. Beban dan dosa sekecil apapun dapat menjadi batu sandungan yang menggagalkan kemenangan kita. Itu sebabnya Tuhan ingin agar kita hidup dalam iman, kekudusan dan penguasaan diri sehingga dapat menjadi pemenang dalam segala hal. Orang yang siap menerima mahkota yang abadi pasti mau menguasai diri, tidak menuruti nafsu kedagingan dan tidak mengotori tubuhnya dengan berbagai macam perbuatan dosa. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, aku rindu bertanding dengan baik di dalam pertandingan iman. Kuduskan selalu diriku dan lepaskan aku dari segala keterikatan dengan hal-hal duniawi yang dapat menjadi batu sandungan dalam mencapai garis finish kemenanganku. Kuasai diriku dan tuntun aku sehingga tidak ada satupun kuasa selain kuasa-Mu yang senantiasa menaungiku aku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
This slur was used to abuse Concetta's father. For her, it's a proud identity - SBS Examines: Istilah Ini Digunakan untuk Menghina Ayahnya. Tapi bagi Concetta, Ini Identitas Membanggakan

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 19, 2025 9:27


The term was used as an insult towards Greek and Italian migrants who arrived after the Second World War. But the generations that follow have reclaimed 'wog', redefining their cultural identity. - Istilah ini digunakan sebagai penghinaan terhadap para migran Yunani dan Italia yang datang setelah Perang Dunia II. Namun, generasi-generasi setelahnya telah menerima kembali 'wog', mendefinisikan ulang identitas budaya mereka.

Ini Koper
#411 Membedah Negara sebagai Jaringan Raksasa Super Kompleks

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 17, 2025 7:25


Negara. Satu kata yang membangkitkan citra bendera, istana presiden, dan tentara. Namun, di balik simbol-simbol itu, tersembunyi sebuah perjalanan sejarah dan pertarungan ide yang luar biasa. Dari polis di Yunani kuno hingga negara-bangsa modern, konsep ini telah menjadi arena bagi cita-cita termulia sekaligus tragedi tergelap dalam peradaban manusia. Negara bisa menjadi perwujudan kehendak rakyat, namun juga bisa menjadi monster Leviathan yang menelan individu. Berangkat dari sebuah esai tajam tentang hakikat negara, episode ini mengajak Anda untuk melakukan perjalanan intelektual. Kita akan membedah bagaimana gagasan tentang kedaulatan, hukum, dan kewarganegaraan dibentuk oleh revolusi, perang, dan pemikiran filsafat. Kita akan melihat bagaimana negara hadir dalam detail kehidupan kita, dari jalan raya yang kita lewati hingga data digital yang kita serahkan setiap hari. Di tengah era globalisasi dan krisis iklim, pertanyaan tentang peran negara menjadi semakin mendesak. Masihkah ia relevan? Atau kita sedang menyaksikan kelahirannya dalam bentuk yang baru? Diskusi ini adalah undangan untuk tidak hanya menjadi penghuni, tetapi juga pemikir yang sadar akan "rumah" besar bernama negara ini. Temukan analisis lengkapnya dan mari berpikir bersama kami.

Ini Koper
#409 Jelajah Intelektual Memahami Apa itu Kehidupan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 17, 2025 8:36


Apa itu kehidupan? Pertanyaan ini, yang gaungnya telah melintasi lorong-lorong waktu, bukanlah sebuah teka-teki dengan jawaban tunggal, melainkan sebuah kanvas luas yang diisi dengan beragam corak pemikiran, dari goresan kuas para filsuf kuno hingga piksel-piksel tajam ilmu pengetahuan modern. Jauh dari sekadar definisi biologis tentang organisme yang mampu bereplikasi dan bermetabolisme, "kehidupan" adalah sebuah konsep yang berkelindan dengan makna, tujuan, dan kesadaran. Esai ini akan menjelajahi berbagai perspektif tentang kehidupan, sebuah mozaik pemikiran yang tidak dibingkai oleh satu kebenaran absolut, melainkan menyajikan panorama pemahaman yang kaya dan terkadang saling bertentangan. Secara fundamental, ilmu pengetahuan mendefinisikan kehidupan melalui serangkaian karakteristik: organisasi seluler, metabolisme, pertumbuhan, adaptasi, respons terhadap rangsangan, dan reproduksi. Dari amuba yang paling sederhana hingga paus biru yang megah, semua yang "hidup" berbagi ciri-ciri ini. Definisi ini, meskipun akurat secara empiris, terasa hampa ketika dihadapkan pada pertanyaan "mengapa?". Ia menjelaskan "bagaimana" kehidupan beroperasi, tetapi bungkam tentang "apa" esensinya. Di sinilah filsafat mengambil alih, menawarkan narasi-narasi yang mencoba mengisi kekosongan makna tersebut. Para filsuf Yunani kuno meletakkan dasar bagi banyak perdebatan yang masih relevan hingga hari ini. Plato, dengan dunianya yang berupa "idea", memandang kehidupan di bumi sebagai bayang-bayang dari bentuk yang lebih sempurna dan abadi. Bagi Plato, kehidupan adalah sebuah perjalanan untuk mengingat dan kembali kepada esensi sejati. Muridnya, Aristoteles, membawa fokus kembali ke dunia inderawi. Baginya, setiap makhluk hidup memiliki telos atau tujuan inheren. Tujuan hidup manusia, menurut Aristoteles, adalah mencapai eudaimonia, sebuah keadaan sejahtera dan berkembang yang sering diterjemahkan sebagai "kebahagiaan" atau "berkembang secara utuh," yang dicapai melalui kehidupan yang bajik dan rasional. Seiring berjalannya waktu, pertanyaan tentang makna hidup menjadi semakin personal dan eksistensial. Abad ke-19 dan ke-20 melahirkan aliran eksistensialisme, yang dengan tegas menyatakan bahwa "eksistensi mendahului esensi." Tidak seperti Aristoteles yang percaya pada tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, para eksistensialis seperti Jean-Paul Sartre berpendapat bahwa manusia terlahir ke dalam dunia tanpa tujuan yang inheren. Kita "dikutuk untuk bebas," yang berarti kita bertanggung jawab penuh untuk menciptakan makna dan nilai bagi kehidupan kita sendiri melalui pilihan dan tindakan kita. Sebuah cabang dari pemikiran ini adalah absurdisme, yang dipopulerkan oleh Albert Camus. Camus menggambarkan kondisi manusia sebagai sesuatu yang absurd—sebuah benturan antara hasrat kita akan makna dan keteraturan dengan alam semesta yang dingin, sunyi, dan acuh tak acuh. Dalam esainya yang terkenal, "Mitos Sisifus," Camus menggunakan sosok mitologis yang dikutuk untuk selamanya mendorong batu besar ke puncak gunung, hanya untuk melihatnya menggelinding kembali, sebagai metafora kehidupan manusia. Namun, bagi Camus, kesadaran akan absurditas ini bukanlah alasan untuk putus asa atau bunuh diri. Sebaliknya, ia adalah sebuah undangan untuk memberontak. Dengan merangkul absurditas nasibnya dan menemukan kepuasan dalam perjuangan itu sendiri, Sisifus menjadi pahlawan absurd. Makna hidup, dalam pandangan ini, tidak ditemukan dalam tujuan akhir, tetapi dalam pemberontakan yang gigih dan sadar terhadap ketiadaan makna. Di sisi lain spektrum, humanisme menawarkan visi yang lebih optimis. Kaum humanis, seperti para eksistensialis, menolak gagasan tentang takdir ilahi atau kosmik. Namun, alih-alih berfokus pada absurditas, mereka menekankan potensi manusia untuk mencapai aktualisasi diri, kebahagiaan, dan kehidupan yang etis melalui akal, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Tokoh-tokoh seperti Abraham Maslow, dengan hierarki kebutuhannya, menunjukkan bahwa setelah kebutuhan dasar terpenuhi, manusia secara alami akan mencari pertumbuhan pribadi, kreativitas, dan pemenuhan diri. Dari perspektif ini, kehidupan adalah sebuah kesempatan untuk berkembang menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri dan untuk berkontribusi pada kebaikan umat manusia. Tentu saja, tidak ada eksplorasi tentang makna hidup yang lengkap tanpa mempertimbangkan perspektif budaya dan spiritual yang telah membentuk peradaban selama ribuan tahun. Agama-agama besar di dunia, seperti Yudaisme, Kristen, dan Islam, secara tradisional mengajarkan bahwa kehidupan adalah anugerah dari Tuhan dan memiliki tujuan ilahi. Dalam kerangka ini, makna ditemukan dalam pengabdian, kepatuhan pada ajaran suci, dan janji akan kehidupan setelah kematian. Perspektif ini memberikan kerangka moral dan rasa kepastian di tengah ketidakpastian eksistensi. Pada akhirnya, esai tentang "Apa itu Kehidupan" tidak dapat ditutup dengan sebuah kesimpulan yang rapi. Ia adalah sebuah pertanyaan terbuka yang setiap individu dan setiap generasi harus jawab untuk dirinya sendiri. Apakah kehidupan adalah sebuah perjalanan biologis, pencarian filosofis, pemberontakan absurd, proyek aktualisasi diri, atau sebuah ziarah spiritual? Mungkin, kehidupan adalah semua itu sekaligus—sebuah mozaik yang rumit dan terus berubah, yang keindahannya justru terletak pada keragamannya yang tak terbatas dan ketiadaan bingkai yang membatasinya. Makna hidup bukanlah sesuatu yang kita temukan, melainkan sesuatu yang kita ciptakan, setiap hari, dengan setiap pilihan yang kita buat, dalam tarian abadi antara eksistensi dan esensi.

Mojok Podcast
PROF. AL MAKIN: MENYELAMI SEJARAH PERADABAN DUNIA UNTUK MENGHADAPI KRISIS INDONESIA GELAP

Mojok Podcast

Play Episode Listen Later Apr 24, 2025 66:49


Episode ini Kepala Suku Mojok berbincang dengan Prof. Al Makin, seorang dosen, akademisi, dan eks rektor UIN Sunan Kalijaga. Obrolan ini mengeksplorasi akar sejarah peradaban, termasuk pengaruh tradisi Yunani dan Mesopotamia terhadap bahasa, hukum, dan struktur berpikir dalam bernegara.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 14 April 2025 - Menghargai sesama tanpa membeda-bedakan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 13, 2025 7:42


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 14 April 2025Bacaan: "Tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani. Sebab Allah tidak memandang bulu." (Roma 2:10-11) Renungan: Ada seorang ibu yang menuliskan sebuah pengalaman menarik tentang anak laki-lakinya. Setelah beberapa minggu masuk sekolah, suatu siang anak laki-lakinya pulang dan mengatakan bahwa ia memilih seorang terman bermain bernama Michael, satu-satunya anak keturunan Afrika di sekolahnya. Sang ibu tertegun mendengarnya karena ia tidak senang anaknya bergaul dengan orang kulit hitam. Tidak berapa lama setelah itu, ia mendengar bahwa anaknya telah memilih untuk duduk sebangku dengan anak Afrika itu. Pagi itu sang ibu memutuskan untuk datang ke sekolah anaknya. Saat guru anaknya melihat ibu itu datang ia berkata kepadanya, "Apakah Ibu juga akan mencarikan teman sebangku lain bagi anak Ibu? Tunggu sebentar ya? Saya akan melayani seorang Ibu yang telah datang lebih dulu." Ketika sang ibu memandang sekilas, ia melihat seorang wanita berkulit hitam tersenyum kepadanya. Hatinya tersentak dan ia berpikir pastilah wanita itu ibu Michael. "Apakah anakku telah merepotkan Ibu dan anak-anak di sini sehingga setiap kali ia harus berpindah tempat duduk?" tanya wanita berkulit hitam itu kepada ibu guru. Dengan bijaksana ibu guru menjawab, "Tidak sama sekali! Sayalah yang sengaja menukar tempat duduk murid-murid di sini sampai semuanya menemukan pasangan yang cocok." Wanita itu pun kelihatan lega. Meski sedikit gusar, untuk sementara waktu ibu tersebut menahan niatnya untuk memisahkan anaknya dari anak Afrika itu. Kejadian itu sudah seminggu berlalu dan hari ini adalah ulang tahun sang ibu yang ke-40. Anaknya pulang dan memberikan kepadanya sebuah kotak yang dibungkus kertas kado murahan. Ibu tersebut membukanya dan menemukan tiga kuntum mawar di dalamnya, beserta 3 keping uang koin. "Ini dari Michael, untuk Ibu," kata anaknya. Ketika ia membalikkan kotak dari Michael tersebut, ia menemukan secarik kertas dengan tulisan, "Terima kasih karena Ibu adalah orang yang baik. Aku kira, tidak ada orang tua yang akan mengizinkan anaknya duduk denganku. Selamat ulang tahun!" Anaknya kemudian berkata, "Tiga keping uang koin itu disisihkan Michael dari uang sakunya." Sang ibu tertunduk dan menangis sedih. Semua orang butuh penerimaan. Betapa sombong dan egoisnya jika sebagai pengikut Yesus kita masih menentukan penerimaan terhadap orang lain berdasarkan kebangsaan, suku, warna kulit, status sosial dan status ekonomi. Yesus telah menerima kita semua apa adanya dan Ia mau kita menyadari bahwa tidak seorang pun yang lebih baik dan lebih berharga dari yang lain. Pikirkanlah hari ini bagaimana kita dapat melakukan sesuatu yang mendatangkan kesukaan di dalam hati sesama dengan menyatakan penerimaan kita terhadap mereka. Di dunia ini, tidak ada yang perlu kita pertahankan, termasuk harga diri. Sesungguhnya harga diri seseorang terletak pada sikap dan tindakan terpuji yang dapat dilihat di dalam hidupnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, biarlah hatiku senantiasa melimpah dengan belas kasihan dan penerimaan yang tulus kepada semua orang. Aku menyadari bahwa Engkau menilai seseorang berdasarkan hatinya dan bukan berdasarkan penampilan lahiriah. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 8 April 2025 - Percayalah! Dia akan menuntun kepada Jalan Keluar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2025 6:29


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 8 April 2025Bacaan: Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir." Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf; dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya." (Kejadian 41:41-42) Renungan: Pada awalnya fungsi dari labirin adalah untuk memenjarakan seekor monster yang bernama Minotaurus, monster yang akhirnya berhasil dikalahkan oleh seorang pahlawan bernama Theseus. Labirin ini sangat memusingkan bahkan sampai sang pencipta sendiri, Daedalus, nyaris tidak bisa keluar lagi ketika dia mencoba untuk memasukinya. Seiring dengan perkembangan zaman dan bercampurnya negara-negara dengan berbagai bahasanya, maka labirin bukan lagi hanya mengacu kepada sebuah tempat dari mitos Yunani tersebut, melainkan labirin di dalam bahasa Inggris menjadi sebuah sinonim dari kata "maze", yang berarti sebuah jalinan yang ruwet dan berliku. Pernahkah kita terjebak pada situasi yang sangat rumit, ruwet, memusingkan, dan sepertinya tiada akhir? Kita terasa seperti sedang berada di dalam sebuah labirin yang menyesatkan dan tanpa jalan keluar. Ke mana pun kita melangkah, yang ada hanyalah jalan buntu. Banyak orang yang sampai kepada situasi ini, dan pada akhirnya menyerah untuk terus berjuang dan berharap. Mereka pasrah pada nasibnya tanpa mau berusaha untuk membuat perubahan. Banyak juga yang pada akhirnya melakukan perbuatan tercela berupa upaya bunuh diri. Ingatlah bahwa situasi seperti ini bukan hanya kita yang mengalami. Pertanyaannya, apakah kita ingin menyerah atau bangkit untuk membuat perubahan besar dalam hidup kita? Apakah kita akan menjadi pecundang atau pemenang? Mari kita lihat pada kehidupan seseorang yang sangat terkenal di dalam Alkitab. Kita mungkin sering mendengar kisah hidup orang ini. Namun kali ini, mari kita renungkan baik-baik dan coba untuk aplikasikan ke dalam hidup kita. Orang itu adalah Yusuf, anak kesayangan ayahnya. Semua saudaranya membencinya, mereka membully dirinya, membuangnya ke dalam sumur, dan bahkan hendak membunuhnya. Namun akhirnya mereka memutuskan untuk menjualnya kepada orang Mesir. Di Mesir dia bekerja sebagai budak. Apakah kondisi ini masih kurang buruk? Ternyata memang masih kurang, karena selanjutnya dia difitnah bertindak mesum kepada nyonyanya. Dia di penjarakan. Sampai di sini coba kita tempatkan diri pada posisi Yusuf. Bagaimana kira-kira perasaan kita jika saudara kandung kita sendiri melakukan hal yang sangat jahat kepada kita? Singkat cerita, Yusuf tidak menyerah dan lihatlah akhir hidupnya, dia diangkat Tuhan ke atas puncak gunung tertinggi. Labirin macam apa yang ada di depan kita saat ini? Jangan menyerah! Hadapilah bersama Tuhan, maka Dia akan menuntun kita kepada jalan keluar dari semua kesesatan dan kebuntuan hidup kita, serta membawa kita kepada puncak kehidupan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku menyerahkan diriku dan segala permasalahan yang aku hadapi ke dalam tangan-Mu, sebab tanpa-Mu aku tidak bisa menemukan jalan keluar. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 21 Februari 2025 - Bertumbuh seturut kehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 20, 2025 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 21 Februari 2025Bacaan: "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan." (Efesus 4:23-24)Renungan: Burung feniks (phoenix) adalah burung dari mitologi Yunani yang dikenal juga dalam budaya-budaya dunia dengan nama lain, seperti Burung hong di Tiongkok, burung garuda di India, atau burung simurgh di Persia. Konon, di seluruh dunia hanya ada satu burung feniks, bulunya berwarna merah keemasan, indah sekali. Setelah hidup selama lima ratus tahun, burung ini akan membuat sebuah api unggun besar kemudian menerjunkan diri ke dalamnya dan membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya akan muncul telur burung yang akan menetas, mengeluarkan burung feniks muda. Jika ia tidak melakukan siklus itu, maka ia akan mati dan tidak dapat lahir kembali. Pilihan antara hidup dan mati tidak hanya dialami burung feniks, tetapi juga oleh setiap kita. Setiap hari kita ditantang untuk membuat pilihan baik atau pilihan buruk. Jika kita memilih yang baik untuk rajin bekerja, hidup jujur, berelasi dengan kasih, suka berbagi berkat dan setia pada Tuhan, maka kita akan hidup dan selamat. Sebaliknya, jika kita memilih malas bekerja, suka berbohong, ogah berelasi, dan bersikap egois pada sesama, maka kita pasti binasa. Marilah terus membarui diri dalam Tuhan, maka la akan memberi kita kekuatan baru, sehingga kita bisa memilih yang terbaik dalam hidup kita sesuai dengan kehendak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku memperbarui diriku setiap hari agar hidupku baik dan benar sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Tuhan Yesus Merasakan Penderitaan Kita (30 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 29, 2025 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah   TUHAN YESUS MERASAKAN PENDERITAAN KITA   Mari kita membaca Firman Tuhan dari Matius 14: 14   Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.    Wonder Kids, tahukah kamu bahwa Injil Matius awalnya ditulis dalam bahasa Yunani. Kata Yunani untuk istilah “merasa kasihan”adalah splanchnizomai yang artinya “di usus”. Jadi ketika Matius menulis bahwa Tuhan Yesus merasa kasihan kepada orang banyak, yang dimaksud oleh Matius adalah bahwa Tuhan Yesus tidak merasa sedikit sedih, tapi lebih hebat. Yang dimaksud oleh Matius adalah Yesus merasakan penderitaan mereka seperti menerima pukulan di perut.   ·  Tuhan Yesus merasakan bagaimana rasanya menjadi lumpuh dari orang yang lumpuh. ·  Tuhan Yesus merasakan rasa sakit dari orang yang sakit. · Tuhan Yesus merasakan kesepian dari orang kusta yang dikucilkan oleh masyarakat. ·  Tuhan Yesus merasakan perasaan malu dari orang yang berdosa. Dan ketika Tuhan Yesus merasakan penderitaan mereka, maka tidak ada hal lain yang dapat menghalangi-Nya untuk memulihkan mereka.    MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN   Wonder Kids, apakah kamu mengasihani seseorang? Siapa dia? Apakah orang yang kamu kasihani adalah anak yang sering dibully? Apakah dia adalah seorang anak yatim piatu yang kamu lihat di TV? Apakah ia adalah seorang yang belum mengenal Tuhan Yesus? Jangan hanya sekedar merasa kasihan. Minta kepada Tuhan Yesus untuk menunjukkan kepadamu bagaimana kamu bisa memberikan pertolongan.   Mari kita berdoa. Bapa, beri aku hati yang penuh dengan belas kasihan agar aku peka melihat orang-orang yang memerlukan pertolongan sehingga bisa menolong mereka. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.   Wonder Kids, TUHAN TIDAK PERNAH TERLALU LELAH ATAU TERLALU SIBUK UNTUK MENOLONGMU. Tuhan Yesus memberkati  

Pinter Politik
Mistisisme Politik: Dari Leonidas, Soeharto, Hingga Pemakzulan Yoon Suk Yeol

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jan 10, 2025 5:30


Mistisisme seakan telah menjadi unsur yang esensial dalam peradaban manusia. Mulai dari sejarah awal ketika era Mesopotamia kuno, Yunani, hingga era modern, masyarakat seluruh dunia selalu memiliki hubungan yang spesial dengan hal-hal berbau mistis. Khususnya kepada kelompok yang sering dianggap memiliki ikatan kuat dengan hal-hal gaib. Yess, kalau di Indonesia, para dukun dan orang pintar nih. Menariknya, bentuk kepercayaan kepada para dukun dan dunia mistis juga ternyata ditunjukkan oleh para pemimpin negara. Ketika peristiwa pemakzulan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol kemarin misalnya, muncul kabar bahwa ternyata ada sosok spiritual yang menjadi pemantik status Darurat Militer. Sosok tersebut adalah Noh Sang-won, Kepala Komando Intelijen Angkatan Darat yang disebut menjadi penasihat spiritual Yoon, dan membisikkan kepadanya untuk terapkan status Darurat Militer sejak tahun 2023. Sementara di Indonesia sendiri kepercayaan kepada dukun paling kentara ketika era Presiden Soeharto. Kala itu, Soeharto memiliki penasihat spiritual bernama Sudjono Humardani, sosok jenderal yang juga dikenal sebagai "Menteri Dukun"-nya presiden Indonesia ke-2 tersebut. Lalu, mengapa dunia politik yang penuh kalkulasi bisa begitu erat dengan unsur mistis? Apakah peran penasihat spiritual ini benar-benar nyata, atau justru ada intrik politik dan psikologis di baliknya? Well, inilah misteri mistisisme politik global!

SiKutuBuku
Tipe-Tipe Narsistik, Kamu yang Mana? | The Narcissist You Know

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Dec 16, 2024 7:13


Kamu pernah nggak ketemu orang yang selalu ingin jadi pusat perhatian atau merasa selalu benar? Kali ini, saya bahas buku The Narcissist You Know karya Joseph Burgo yang mengupas berbagai tipe narsistik. Ternyata, sifat narsis itu spektrum, lho! Ada yang cuma egois sesaat, tapi ada juga yang ekstrem sampai rela melakukan apa saja demi pengakuan. Saya juga cerita tentang kisah Narcissus dari mitologi Yunani yang jadi asal mula kata narsis. Selain itu, kita akan bahas ciri-ciri orang narsis dan tipe kepribadian narsistik yang mungkin ada di sekitar kamu. Yuk, pelajari lebih dalam tentang tingkah laku narsistik dan jenis narsisme. Siapa tahu, kamu bisa lebih memahami diri sendiri atau orang lain! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Senin pekan ke-32 masa biasa, 11 November 2024, Peringatan Santo Martinus dari Tour, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 10, 2024 6:51


Dibawakan oleh Veronika Sempang dan Vitalis Jelanu dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. KITA MAMPU MENGHINDARI SKANDAL   Renungan kita pada hari ini bertema: Kita Mampu Menghindari Skandal. Menurut bacaan-bacaan kita pada hari ini, ada dua kekuatan yang mempengaruhi hidup kita. Surat Rasul Paulus kepada muridnya Titus menunjuk pengetahuan dan kebenaran tentang Allah menjadi pedoman hidup orang beriman, sedangkan kekuasaan si jahat justru menjauhkan seseorang dari jalan Tuhan. Injil Lukas menunjuk godaan-godaan yang membawa kita ke dalam dosa, sedangkan kekuatan iman adalah sumber kasih dalam hidup kita.   Pada prinsipnya jika kita berpihak pada kebijaksanaan Allah atau kekuatan iman, kita mampu menghindari perbuatan-perbuatan skandal. Kata “godaan” dalam bahasa Yunani ialah scandalon, yang kita sebut skandal. Kata ini mengandung arti suatu perangkap atau batu sandungan. Kitab suci selalu mengingatkan kita tentang tipu daya yang menjauhkan umat dari Tuhan dan menjatuhkan mereka ke dalam dosa. Mazmur 141,9 berkata: Bebaskan aku dari perangkap yang telah mereka taruh untuk memerangkap aku, dan dari tipu daya orang jahat. Juga, Surat Yohanes yang pertama berkata: Barang siapa mengasihi saudara atau saudarinya hidup di dalam terang, pada orang tersebut tak ada batu sandungan.   Kita harus mampu hindari skandal. Yesus sudah dengan tegas berkata bahwa para pengikut-Nya tidak boleh menyebabkan salah seorang dari kalangan lemah di antara kita jatuh ke dalam dosa. Kaum lemah seperti orang sederhana, sakit, anak-anak dan orang muda, miskin, yang tidak punya pengaruh atau yang tak diperhitungkan selalu menjadi korbannya. Hidup mereka sudah susah baik fisik, mental maupun rohani, seharusnya tidak ditambah susah. Orang yang menyusahkan mereka dengan skandal-skandalnya ialah mereka yang mempunyai kuasa, kepandaian dan berpengaruh. Semoga Anda bukan bagian dari golongan ini.   Maka di sini ada sebuah nasihat untuk menghindari perbuatan skandal yang patut kita perhatikan. Mereka yang berpendidikan, berkuasa dan berpengaruh, hendaknya tidak memberikan teladan yang buruk atau jahat yang akhirnya dapat membawa orang lain jatuh dalam dosa. Imam atau biarawan tidak boleh menjadi skandal bagi umat Allah. Orang tua jangan menjadi skandal bagi anak-anaknya. Guru tidak boleh menjadi skandal bagi murid-muridnya. Kakak jangan menjadi skandal bagi adik-adiknya. Masih banyak contoh yang lain. Ironisnya, mereka yang melakukan skandal justru mereka yang harus menjadi contoh atau teladan kebaikan dan kebenaran.   Marilah kita menghindari skandal dalam bentuk apa pun, namun hendaknya kita memberi teladan yang baik dan benar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha kuasa, semoga kami membuka diri secara tulus terhadap nasihat dan bimbingan Roh-Mu, supaya kami dibaharui selalu dan seterusnya kami ikut membaharui dunia ini dari segala bentuk skandal. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

The Motovation Podcast
Throttle Your 'Maybe Somedays': Alexa Shaw's Journey to Everest and Self-Discovery

The Motovation Podcast

Play Episode Listen Later Oct 7, 2024 75:32


Send us a textToday we explore the journey of Alexa Shaw, a dynamic entrepreneur, adventurer, and motorcycle enthusiast who refused to let her “maybe somedays” become never. Growing up in the small mountain town of Eden, Utah, Alexa developed a love for the outdoors and a fierce sense of independence. She spent her childhood competing with her two older brothers, which instilled in her a competitive spirit and a love for adventure that continues to define her life today.Alexa's path hasn't always been easy. After facing health challenges that slowed her down, she embarked on a journey of self-acceptance, self-love, and self-discovery, ultimately bringing her long-time dream of visiting Nepal and reaching Everest Basecamp to life. Her story is one of perseverance, where she faced both personal and physical challenges head-on, refusing to let fear or doubt stand in her way.Alexa's entrepreneurial drive is just as inspiring as her adventurous spirit. Since 2009, she's worked as a graphic designer, web developer, and marketer, launching Luxe Design Firm in 2017, where she turned her creative talents into a collaborative effort by building a successful team. Her passion for progress didn't stop there—she recently founded Yunani, a women's health supplement brand focused on holistic well-being and sustainability.Beyond her business ventures, Alexa is also the founder of The Litas Ogden, a women's motorcycle group with over 90 members, creating a supportive space for women to come together and bond over their love of the open road.Join us in this episode as we dive into Alexa's inspiring story—how she overcame obstacles, took control of her life, and finally made her dream of trekking to Everest Basecamp a reality. Whether it's business, adventure, or personal growth, Alexa Shaw's story is a powerful reminder that you don't have to let your “maybe somedays” become nevers. Buckle up and get ready for an episode that will motivate you to pursue your dreams, no matter the roadblocks. #EverestBasecamp #AlexaShaw #MotovationPodcast #SelfDiscovery #WomenEntrepreneurs #MotorcycleAdventures #HolisticHealth #PersonalGrowth #NeverGiveUp

Komisi Podcast Kristen (KPK)
S5 E4 - Kuliah Teologi Belajar Bahasa Yunani?! (Part 2) // #CeritaAnakSeminari E10

Komisi Podcast Kristen (KPK)

Play Episode Listen Later Aug 24, 2024 11:39


Setelah di part 1 aku bahas 2 matkul yang dipelajari di kuliah teologi, sekarang aku bakal bahas 2 matkul lagi yang dipelajari di kuliah teologi! Apa aja itu? --- Segmen #CeritaAnakSeminari adalah segmen yang membahas panggilan hamba-hamba Tuhan yang sudah melayani atau para mahasiswa teologi yang sedang menjalani masa studinya. Aku berharap melalui segmen ini, teman-teman yang lagi menggumulkan panggilannya menjadi hamba Tuhan penuh waktu bisa ditolong dalam menggumulkan panggilannya bersama Tuhan ya!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Rabu pekan Keenam Paskah, 8 Mei 2024

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 7, 2024 6:53


Dibawakan oleh Rini dan Tirto dari Komunitas Pukat Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Indonesia. Kisah Para Rasul 17: 15.22 - 18: 1; Mazmur tg 148: 1-2.11-12b.12c-14a.14cd; Yohanes 16: 12-15 AEROPAGUS   Renungan kita pada hari ini bertema: Aeropagus. Kata “Aeropagus” ini disebutkan dalam peristiwa perjumpaan Paulus dengan orang-orang Atena di Yunani. Kisah Para Rasul mengisahkan bagaimana Paulus berkhotbah di atas Aeropagus, yaitu sebuah tempat publik persis di atas bukit untuk kegiatan publik, terutama pusat pengadilan tertinggi. Di situ publik Yunani kuno mendapatkan suatu kebenaran mutlak yang mengatur kehidupan mereka.   Aeropagus kalau dapat kita pahami lebih jauh merupakan satu tempat pertemuan dua jurus kebenaran. Orang-orang Yunani memiliki kebenaran dari para dewa yang kemudian diolah oleh pengetahuan dan kebijaksanaan manusia, supaya digunakan secara umum. Jurus yang lain ialah yang dibawa oleh Paulus ketika ia menghadirkan sebuah kebenaran dan kebijaksanaan Yesus Kristus, yang datang dari Allah yang esa. Di sini terjadi pertemuan antara Allah yang satu dengan illah yang banyak dalam diri para dewa sembahan orang Yunani.   Pertemuan ini dapat kita pahami sebagai sebuah konflik yang memperlihatkan gesekan pengetahuan dan keyakinan. Ini adalah suatu kompetisi ide, gagasan, argumen, dan kepandaian supernatural. Tidak ada konflik fisik di sini. Siapa yang menjadi pemenang kompetisi ini? Dari sudut pandang iman Katolik dan gerak maju misioner Gereja, pihak Paulus dan rekan-rekannya yang menang. Kebenaran dari Allah yang satu mendapatkan supremasinya.    Ini terbukti dengan ada sejumlah orang Yunani, khususnya pejabat di Aeropagus itu yang menjadi percaya lalu menyerahkan diri untuk dibaptis. Isi pengajaran dan kotbah Paulus yang sangat menggetarkan hati masyarakat Yunani ialah ini: Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itu yang kuberikan kepada kamu. Artinya para dewa yang disembah mereka tidak mereka lihat dan jumpai, itulah yang dihadirkan oleh Paulus sebagai Allah yang nyata dan hadir secara pribadi. Jadi kebenaran yang diwartakan oleh Paulus adalah nyata dan mutlak dalam diri Yesus Kristus, sementara kebenaran dari Aeropagus merupakan proses untuk mencapai kenyataan dan mutlak itu.   Yesus Kristus menjelaskan tentang kebenaran ini dengan mengatakan bahwa Roh Kudus yang diutus-Nya akan mengajarkan kita semua dalam segala kebenaran. Meski sebagai pengikut Kristus, di antara kita masih ada orang-orang yang bermental Aeropagus. Mereka kurang yakin dan belum memastikan bahwa Tuhan yang diwartakan Yesus adalah mutlak dan final. Dewa-dewa mereka masih berupa uang, kekuasaan, materi, kenikmatan, dan kesenangan. Semua ini jangan dijadikan tujuan terakhir. Sebab kalau tidak, mereka bakal tidak sampai kepada Tuhan Allah yang esa.   Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, karuniailah kami dengan kebijaksanaan-Mu yang mutlak dan baharuilah selalu hidup kami, supaya kami sungguh-sungguh menjadi saksi-saksi-Mu. Salam Maria penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...   --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/media-la-porta/message

Cerita Pendek Audio
Banyak Orang Salah Paham tentang Arti Bahagia feat. Henry Manampiring

Cerita Pendek Audio

Play Episode Listen Later Apr 12, 2024 71:11


Di episode ini Patty mengobrol dengan Henry Manampiring mengenai buku The Compass yang memaparkan arti kebahagiaan sejati. Buku ini mengambil intisari pengetahuan para filsuf Yunani mengenai makna bahagia yang ternyata tidak ada hubungannya dengan kondisi kita lagi merasa sedih atau senang, tapi ada kaitannya dengan kondisi jiwa kita. Maksudnya gimana? Tontonin selengkapnya di video ini. Henry Manampiring adalah seorang mantan praktisi periklanan yang kini menjadi penulis penuh waktu. Ia telah menulis berbagai buku, di antaranya Filosofi Teras (diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas), The Alpha Girl's Guide (diterbitkan oleh Gagasmedia), Hitam 2045 (diterbitkan oleh Bukune), dan The Compass (diterbitkan oleh Gagasmedia). - Untuk informasi seputar produksi podcast dan rental alat podcast, silakan kunjungi www.podluckpodcast.com.

VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
VOA This Morning "Ratusan Migran Tenggelam, Yunani Dikritik Tajam; Alat Sadap Pegasus di Indonesia Ancam Demokrasi?" - Juni 22, 2023

VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 21, 2023 16:02


Yunani dikritik tajam karena dinilai terlambat menyelamatkan ratusan migran yang tenggelam di perairan mereka 13 Juni lalu. Sementara itu, penyalahgunaan alat sadap Pegasus di Indonesia dinilai menimbulkan konsekuensi yang cukup besar terhadap demokrasi.

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast
Ngaji Filsafat 147 : Yunani Kuno - Stoikisme

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast

Play Episode Listen Later Jun 14, 2023 125:38


Ngaji Filsafat : Yunani Kuno - Stoikisme Edisi : Pikiran-Pikiran Dasar Filsafat Rabu, 15 Maret 2017 Ngaji FIlsafat bersama Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag. Ngaji Filsafat berlangsung rutin setiap hari Rabu pukul 20.00 WIB Bertempat di Masjid Jendral Sudirman Kolombo, Jln. Rajawali No. 10 Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/masjid-jendral-sudirman/message

yogyakarta rabu kuno yunani sleman fahruddin faiz ngaji filsafat jln
Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast
Ngaji Filsafat 148 : Yunani Kuno - Neoplatonisme

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast

Play Episode Listen Later May 31, 2023 120:56


Ngaji Filsafat : Yunani Kuno - Neoplatonisme Edisi : Pikiran-Pikiran Dasar Filsafat Rabu, 29 Maret 2017 Ngaji FIlsafat bersama Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag. Ngaji Filsafat berlangsung rutin setiap hari Rabu pukul 20.00 WIB Bertempat di Masjid Jendral Sudirman Kolombo, Jln. Rajawali No. 10 Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/masjid-jendral-sudirman/message

yogyakarta rabu kuno yunani sleman fahruddin faiz ngaji filsafat jln
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
VOA This Morning "Unjuk Rasa Warnai Peringatan Hari Buruh; KPU Mulai Pendaftaran Bacaleg Pemilu 2024" - Mei 02, 2023

VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 1, 2023 17:15


Unjuk rasa mewarnai peringatan Hari Buruh 1 Mei di berbagai negara, termasuk di Perancis, Yunani, Sri Lanka dan Indonesia. Sementara KPU memulai tahapan pendaftaran bakal calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta Dewan Perwakilan Daerah DPD untuk pemilu 2024.

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast
Ngaji Filsafat 146 : Yunani Kuno - Epicureanism

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast

Play Episode Listen Later Apr 26, 2023 120:07


Ngaji Filsafat : Yunani Kuno - Epicureanism Edisi : Pikiran-Pikiran Dasar Filsafat Rabu, 08 Maret 2017 Ngaji FIlsafat bersama Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag. Ngaji Filsafat berlangsung rutin setiap hari Rabu pukul 20.00 WIB Bertempat di Masjid Jendral Sudirman Kolombo, Jln. Rajawali No. 10 Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/masjid-jendral-sudirman/message

yogyakarta rabu kuno epicureanism yunani sleman fahruddin faiz ngaji filsafat jln
KEMBALI20 Podcast
#UWRF22 Festival Highlights | In Conversation with Michael Vatikiotis

KEMBALI20 Podcast

Play Episode Listen Later Apr 6, 2023 58:52


Enjoy another one of our #UWRF22 highlight episode sessions with one of the finest Southeast Asian correspondents and private diplomats of our time, Michael Vatikiotis. In a conversation moderated by Janet Steele, Vatikiotis will talk about his new book, Lives Between the Lines: A Journey In Search of the Lost Levant. It's a fascinating memoir, detailing the author's Greek and Italian forebears who lived in Egypt and Palestine, respectively, that spans from the mid-1800s to the end of the Second World War in 1945—which has many echoes and lessons for today. The Middle East is understood today as a place of endless conflict. But back then, it was a bastion of tolerance and pluralism. This book highlights how European colonial projects shattered that peaceful coexistence once and for all.  --Nikmatilah suguhan highlight episode #UWRF22 terbaru kami bersama salah satu koresponden Asia Tenggara dan juru runding terbaik pada saat ini, Michael Vatikiotis. Dalam percakapan yang dipandu oleh Janet Steele, Vatikiotis akan berbicara mengenai buku terbarunya, Lives Between the Lines: A Journey in Search of the Lost Levant. Sebuah memoir yang menarik, mengisahkan kakek-nenek dan orangtua si penulis, keturunan Yunani dan Italia, yang tinggal di Mesir dan Palestina, sejak pertengahan abad ke-19 hingga akhir Perang Dunia Kedua di 1945 – kisah yang masih membawa resonansi dan pelajaran untuk masa kini. Saat ini, wilayah Timur Tengah dipersepsikan sebagai wilayah konflik tak berkesudahan. Namun pada saat itu, wilayah ini pernah menjadi benteng toleransi dan pluralisme. Buku ini menekankan tentang peranan proyek kolonial Eropa dalam menghancurkan perdamaian tersebut. Listen to the full episode of #UWRF22 on Spotify, Apple Podcast, or watch them on YouTube: https://bit.ly/UWRF22HighlightsPlaylist Stay in touch with us! Instagram: https://www.instagram.com/ubudwritersfest/ Facebook: https://www.facebook.com/ubudwritersfest Twitter: https://twitter.com/ubudwritersfest TikTok: https://www.tiktok.com/@ubudwritersfest Visit our website: https://www.ubudwritersfestival.com Join our newsletter: https://www.ubudwritersfestival.com/subscribe/

Maifors Studio | Podcast
Sepak Bola Filsuf Yunani Vs Jerman, Sketsa Komik

Maifors Studio | Podcast

Play Episode Listen Later Mar 10, 2023 8:43


Sepak Bola Filsuf Yunani Vs Jerman, Sketsa Komik by Maifors Media

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 7 Maret 2023 - Berani untuk Jujur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 6, 2023 6:07


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 7 Maret 2023 Bacaan: "Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan." (Amsal 14:9) Renungan: Sebuah koran melaporkan kejadian yang luar biasa di sebuah rumah makan "Siap Saji". Malam itu, sang manager telah memasukkan uang tunai yang diperoleh pada siang hari ke dalam tas. Tetapi seorang pelayan mengira bungkusan uang dalam tas tersebut sebagai bungkusan pesanan sehingga ia memberikannya kepada sepasang suami isteri melalui jendela tempat penyerahan pesanan makanan. Di taman yang tidak jauh dari rumah makan tadi, pasangan suami isteri tersebut membuka tas yang diberikan kepada mereka. Karena terkejut melihat isinya, mereka segera kembali ke rumah makan itu untuk mengembalikan bungkusan uang tadi. Sang manager telah melaporkan adanya perampokan, sehingga mobil-mobil polisi dan reporter TV telah ada di tempat tersebut. Betapa leganya ia mendapatkan kembali uangnya. Ia berkata kepada pasangan suami isteri itu, "Kalian selayaknya tampil dalam berita malam ini untuk kejujuran kalian." Di zaman yang dikatakan modern ini, sangatlah sulit menemukan orang yang benar-benar jujur. Untuk memenuhi ambisinya, orang tidak segan-segan menipu sana sini bahkan menipu Tuhan. Dan sedihnya, penyakit ini juga sudah melanda kehidupan para pengikut Kristus. Padahal kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah saksi Tuhan yang baik, salah satunya dengan memiliki sikap yang jujur. Dalam bahasa Yunani, kata yang diterjemahkan sebagai kata "jujur" mempunyai arti "cantik", "pemandangan yang indah", "terhormat". Jadi kejujuran di hadapan Tuhan adalah sesuatu yang cantik, sesuatu yang indah dipandang dan terhormat. Orang yang jujur, cantik dan indah di hadapan Tuhan serta terhormat di hadapan manusia. Firman Tuhan secara jelas menentang orang yang tidak jujur tetapi banyak orang yang masih saja lebih tertarik pada ketidakjujuran. Seseorang pernah berkata, "Orang yang terlalu jujur tidak akan hidup." Bagi orang-orang dunia mungkin pendapat ini benar karena prinsip dunia ini sangat jauh berbeda dengan prinsip Tuhan. Orang dunia mungkin menganggap uang hasil ketidakjujuran sebagai sebuah keuntungan. Ia dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan, tetapi sebenarnya orang itu akan berurusan dengan Tuhan. Uang atau barang lain yang kita dapatkan dengan cara tidak jujur, mungkin hanya berjumlah tidak seberapa. Tetapi tahukah kita bahwa jumlah yang sedikit itu akan menguras jauh lebih banyak berkat-berkat yang kita terima? Mari kita belajar jujur dalam segala hal dan jangan pernah tertarik sedikit pun pada jalan pintas ketidakjujuran yang kelihatannya akan mendatangkan keuntungan. Ia justru akan membawa kita pada kehancuran. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, jauhkanlah aku dari ketidakjujuran karena itu hanya akan membawa kerugian bahkan kehancuran bagiku. Mampukanlah aku untuk hidup jujur. Amin. (Dod).

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast
Ngaji Filsafat 145 : Yunani Kuno - Sofisme Kaum Sofis

Ngaji MJS | Masjid Jendral Sudirman | Podcast

Play Episode Listen Later Feb 22, 2023 114:02


Ngaji Filsafat : Yunani Kuno - Sofisme Kaum Sofis Edisi : Pikiran-Pikiran Dasar Filsafat Rabu, 01 Maret 2017 Ngaji FIlsafat bersama Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag. Ngaji Filsafat berlangsung rutin setiap hari Rabu pukul 20.00 WIB Bertempat di Masjid Jendral Sudirman Kolombo, Jln. Rajawali No. 10 Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/masjid-jendral-sudirman/message

kaum yogyakarta rabu kuno yunani sleman sofis fahruddin faiz ngaji filsafat jln
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 7 Oktober 2022 - Memilih yang Baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 6, 2022 3:25


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7 Oktober 2022 Bacaan: Efesus 4:23-24 "Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." Renungan: Burung feniks adalah burung dari mitologi Yunani yang dikenal juga dalam budaya-budaya dunia dengan nama lain, seperti burung Hong di Tiongkok, burung garuda di India atau burung simurgh di Persia. Konon di seluruh dunia hanya ada satu burung feniks, bulunya berwarna merah keemasan dan indah sekali. Setelah hidup selama 500 tahun, burung ini akan membuat sebuah api unggun besar kemudian menerjunkan diri ke dalamnya dan membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya akan muncul telur burung yang akan menetas, mengeluarkan burung feniks muda. Jika ia tidak melakukan siklus itu, maka ia akan mati dan tidak dapat lahir kembali. Pilihan antara hidup dan mati tidak hanya dialami burung feniks, tetapi juga oleh setiap manusia. Setiap hari kita ditantang untuk membuat pilihan baik atau pilihan buruk. Jika kita memilih yang baik, untuk rajin bekerja, hidup jujur, berelasi dengan kasih, suka berbagi berkat dan setia kepada Tuhan, maka kita akan hidup dan selamat. Sebaliknya, jika kita memilih malas bekerja, suka berbohong tidak mau berelasi dan bersikap egois pada sesama, maka kita akan binasa. Marilah terus memperbaharui diri dalam mewujudkan rencana Tuhan di hidup kita, maka Ia akan memberi kita kekuatan baru. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, tolonglah aku memperbaharui diri setiap hari agar hidupku menjadi lebih baik dan benar sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Ini Yang Terjadi Bila Persia Kalahkan Yunani

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Aug 30, 2022 7:24


Pasukan Sparta dan gabungan tentara Yunani kalah di pertempuran Thermopylae, pengorbanan yang dilakukan Leonidas dianggap sebagai martir yang mampu membangkitkan semangat negara-kota Yunani lainnya untuk bangkit melawan Persia dan pada akhirnya menang. Karena menang di peperangan ini, Yunani akhirnya memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan menjadi batu fondasi peradaban Barat itu sendiri. Yess, warisan filsafat Barat, budaya, dan kemajuan peradaban Barat itu sendiri bisa lahir gara-gara peristiwa tersebut. Tapi gimana ya kalau kita sedikit berandai-andai. Apa jadinya kalau Yunani kalah di salah satu peperangan paling penting dalam sejarah manusia ini? Inilah Jika Dunia Dikuasai Persia!

Pinter Politik
Alexander the Great: Jenderal Terpenting Dalam Sejarah

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 3, 2022 10:25


Pada tahun 499 SM, peradaban Yunani kuno diserang oleh raksasa dari Timur, Kerajaan Persia. Invasi yang diinisiasi Raja Darius I berhasil menguasai hampir seluruh negara-kota Yunani. Namun di balik kekelaman tersebut, pada tahun 356 SM, lahirlah seorang anak laki-laki yang menjadi pembalas dendam Yunani. Ia adalah sosok yang akhirnya berhasil mengalahkan Kerajaan Persia sampai ke Benua Asia. Sosok itu adalah Raja legendaris dari Makedonia, Alexander the Great.

Nona Chats
40. Dr. Ferry Darmawan - Improving Fertility, 4 Signs of Healthy Periods, Diet & Exercise Tips, Habits That Disrupt Ovulation

Nona Chats

Play Episode Listen Later Apr 12, 2022 52:15


Selamat datang kembali di Nona Chats - seri di mana kita berbicara dengan orang-orang yang sangat inspiratif dari berbagai bidang. Di sini kita berbicara tentang segalanya, termasuk kehidupan pribadi mereka, perjalanan karir mereka, healthy habits mereka, dan tentu saja cerita menstruasi mereka. --- Nona Chats with Dr. Ferry: Untuk episode ini, kami berbicara dengan Dr. Ferry Darmawan. Dr. Ferry meraih gelar spesialisnya dari Universitas Indonesia, Jakarta. Ia merampungkan Program Pertukaran Profesional IFMSA di Helsinki University, Finlandia. Dr. Ferry mengikuti pelatihan Minimal Invasive Gynecological Surgery (MIGS) di the European Academy or Gynecological Surgery di Thessaloniki, Yunani. Selain itu, ia mengasah kemampuan profesionalnya di bidang endoskopi di the International Society of Gynecological Endoscopy. Sertifikat pelatihan juga diperoleh Dr. Ferry di bidang IGES Laparoscopic Surgery (Bedah Laparoskopi IGES) dari RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Indonesia. Ia merupakan anggota the Indonesian Gynecological Endoscopy Society dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia. Saat ini dr. Ferry SpOG memiliki jadwal praktik di RSPAD Gatot Soebroto, Bocah Indonesia dan Rumah Sakit Tzu Chi-Pantai Indah Kapuk. Dengarkan kami mengobrol tentang fertilitas, empat tanda tanda menstruasi tidak normal dan harus ke OBGYN, pola makan dan jumlah olahraga terbaik untuk jaga kesehatan hormon, penyebab gangguan ovulasi, cara mengatasi endometriosis… Follow Dr. Ferry di @dr.ferryd --- Nona Woman: Website: www.nonawoman.com Instagram: @nonawoman Youtube: Nona Woman Nona Woman Mobile App: Apple App Store: Download Free Google Play Store: Download Free