POPULARITY
Categories
Deskripsi Podcast Profesional
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 30 Mei 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Tidak satupun manusia yang hidupnya tanpa masalah. Persoalannya, ketika kita sedang bermasalah, apakah masalah itu membuat kita jatuh atau bertumbuh? Hal ini tergantung kita menanggapinya. Ada kesaksian seorang karyawan yang diberhentikan dari pekerjaannya, karena terlalu berpegang pada kebenaran firman daripada perkataan atasannya. la jadi pengangguran untuk sementara waktu, tetapi masalah tersebut justru menghindarkannya dari penjara, karena setahun kemudian terbongkar kejahatan atasannya, kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Yusuf juga pernah ditimpa masalah yang bermula hasil dari rekayasa saudara-saudaranya, hingga ia harus hidup jauh dari orang tua dan saudara-saudaranya, dan berakhir di Mesir. Akan tetapi Yusuf menghadapi masalah demi masalah yang datang padanya dengan tetap mengandalkan Allah, sehingga Yusuf menang atas setiap persoalan yang dialaminya. Akibatnya, ia dipercaya menjadi penguasa ekonomi di Mesir. Dari sini kita belajar bahwa masalah demi masalah yang menimpanya justru Tuhan pakai untuk menyiapkan rencana agung, guna memelihara hidup suatu bangsa yang besar, yakni keturunan Yakub. Mereka adalah saudara-saudara Yusuf. Berkat kesuksesannya, Yakub dan keturunannya terhindar dari bahaya kelaparan besar yang terjadi pada waktu itu. Saat ini, kita mungkin sedang menghadapi berbagai masalah, entah itu masalah keluarga, pekerjaan, pelayanan atau lainnya. Kiranya masalah-masalah itu tidak membuat diri sendiri jatuh dan terpuruk, sebaliknya, masalah-masalah itu justru membuat kita menjadi semakin kuat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Selama kita masih bernapas masalah pasti akan selalu ada dan kita alami. Tetapi kabar baiknya Tuhan itu setia, maka hadapilah masalah bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan masalahnya maka kita akan melihat berkat Tuhan yang disediakan-Nya di balik masalah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk masalah yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya melalui masalah tersebut Engkau sedang mendewasakan imanku agar aku selalu bergantung pada-Mu. Amin. (Dod).
Sejak kecil, F sering mengalami gangguan pelik. Dari sosok berambut panjang di tepi katil dan suara perempuan menyanyi di tandas asrama.. Semakin dewasa, dia mula sedar bahawa kebanyakkan gangguan yang dihadapinya berlaku pada jam 2 pagi.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Diana dan rakan NGO-nya menyangka lawatan ke sebuah kampung orang Asli itu hanyalah tugasan biasa. Tapi selepas menerima sebuah patung kayu sebagai hadiah, hidup Diana mula diganggu mimpi ngeri, bunyi pelik dan lembaga hitam bermata merah. Semakin lama, gangguan itu menjadi semakin ganas… seolah-olah ada sesuatu yang mengikut mereka pulang dari hutan.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Annyeonghaseyo, Sobat Kreatif! ✨Pernah nggak sih kalian dengerin lagu K-Pop tapi liriknya malah jadi bahasa "dugong" alias asal bunyi?
Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) hari ini, menimbulkan satu pertanyaan besar : Masihkah kita bisa percaya pada informasi yang kita terima? Dan bagaimana instansi maupun korporasi menjaga kepercayaan publik di era algoritma ini?Dalam episode ke-69 ini, Host Asmono Wikan berbincang mendalam bersama empat pakar komunikasi lintas industri:Jayanty Oktavia Maulina (Manager Corporate Communications PT Elnusa Tbk)Fadlan Muzakki (Manager Komunikasi PT IWIP)Ellenor Piri (Senior Department Head Corporate Communication PT ASDP Indonesia Ferry (Persero))Rendy Primartantyo (Head of Corporate Secretary Division MRT Jakarta)Simak diskusi mendalam mengenai tantangan menjaga reputasi dan integritas di tengah gempuran AI. Hanya di MAW Talk!
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Gunakan atau Kehilangan. Diambil dari: Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”Wonder Kids, pernah tidak kamu selesai ujian lalu merasa otakmu ingin libur total? Rasanya maunya main terus, nonton terus, atau santai saja. Memang menyenangkan, tetapi kalau pikiran kita tidak dipakai untuk hal yang baik, lama-lama kita bisa jadi malas berpikir dan malas belajar. Pikiran kita itu seperti otot. Kalau tidak dipakai, akan jadi lemah. Tetapi kalau terus dilatih, akan jadi kuat.Hal yang sama juga bisa terjadi dalam hidup rohani kita. Kalau kita mulai jarang berdoa, jarang membaca Alkitab, dan malas datang kepada Tuhan, hati kita bisa menjadi dingin. Kita jadi kurang peka pada suara Tuhan dan lebih mudah mengikuti keinginan sendiri. Karena itu, Tuhan memberi nasihat dalam Yosua 1:8 supaya firman Tuhan terus kita pikirkan siang dan malam. Artinya, firman Tuhan bukan hanya dibaca sekali lalu dilupakan, tetapi direnungkan dan dilakukan.Tuhan mau supaya kita terus memakai pikiran dan hati kita untuk mengenal Dia. Semakin kita membaca firman Tuhan, semakin kita tahu apa yang benar. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin hidup kita diarahkan oleh-Nya. Jadi jangan “libur” dari Tuhan, ya, Wonder Kids. Tetaplah dekat kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambillah waktu 5 menit untuk membaca satu bagian pendek dari Alkitab, lalu ceritakan dengan bahasamu sendiri apa yang kamu pelajari tentang Tuhan hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu. Tolong aku supaya tidak malas membaca Alkitab dan tidak menjauh dari-Mu. Ajarku untuk terus mengenal Engkau setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kalau kamu terus dekat dengan Tuhan dan firman-Nya, hati dan pikiranmu akan terus bertumbuh kuat. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 April 2026Bacaan: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna," (2 Korintus 12:9)Renungan: Special Olympics Games adalah olimpiade khusus bagi anak-anak tunagrahita, penyandang keterbelakangan mental. Kegiatan ini dirintis oleh Eunice Kennedy, adik Presiden John F. Kennedy pada tahun 1968, di Maryland. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri pada penyandang tunagrahita. Mereka diajak menemukan bakatnya, mengembangkan diri seoptimal mungkin, dibangun semangatnya agar dapat hidup lebih mandiri. Ternyata mereka mampu mengukir prestasi di tengah keterbatasannya. Mereka menjadi bangga dan bahagia. Seiring bertambahnya usia, diri kita juga makin lemah dan terbatas. Jangan gelisah dan mengasihani diri sendiri! Tapi pupuklah rasa percaya diri dan berusaha memelihara kemampuan yang ada. Mungkin ada potensi yang tidak kita sadari tapi dapat kita kembangkan melalui berbagai kegiatan sederhana. Jangan biarkan diri kita bermuram durja. Usahakan untuk tetap melakukan aktifitas yang kita sukai dan tekunilah. Semangat akan kembali berkobar menyemangati hidup kita dan tidak mustahil kita menjadi lebih kreatif dan ceria. Sungguh, dalam kelemahan kita kasih karunia Tuhan menjadi nyata. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar tidak meratapi keterbatasanku, melainkan selalu berserah pada kehendak-Mu sambil tetap berjuang untuk melakukan apa yang mampu kulakukan. Amin. (Dod).
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Semakin Pedih Semakin Indah
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahJalan TerbaikDiambil dari: Mazmur 119:105 (TB)“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”Wonder Kids, ada seorang guru yang pernah berkata kepada murid-muridnya: “Jalan terbaik di Eropa adalah jalan yang paling banyak dilalui.” Mengapa? Karena kalau banyak orang memakai satu jalan, berarti jalan itu memang bisa dipercaya dan membawa orang sampai ke tujuan. Begitu juga dengan kitab-kitab Perjanjian Baru.Kitab-kitab Injil dan surat-surat rasuli tidak menjadi kanon karena seseorang memaksakannya.Mereka diakui karena sejak awal dipakai, dibaca, dan dipercaya oleh banyak jemaat. Tidak ada yang bisa menghentikan kitab-kitab itu untuk dipakai dalam ibadah dan pengajaran. Semakin lama, semakin jelas bahwa kitab-kitab itu memang membawa umat kepada Yesus yang sejati. Dan apa yang diajarkan Injil? Bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia mati untuk dosa kita. Ia bangkit. Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14:6).Firman Tuhan seperti jalan yang terbaik. Banyak orang sudah berjalan di atasnya dan membuktikan bahwa jalan itu benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pilih berjalan di jalan yang terang. Jangan ikut jalan yang terlihat menarik tetapi tidak membawa kepada Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah terang bagi jalanku. Pimpin aku selalu berjalan di jalan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Jalan yang paling aman adalah jalan yang membawa kita kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Ustadz Abu Haidar - Tanpa Kita Sadar Hari Kiamat Semakin Dekat
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahDapat Pesannya?Diambil dari: Ulangan 8:3 (TB)“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”Wonder Kids, coba bayangkan ada kalimat yang huruf-hurufnya diacak. Awalnya mungkin sulit dibaca. Tapi kalau kamu melihat keseluruhannya, kamu tetap bisa mengerti maksudnya. Begitulah juga dengan manuskrip-manuskrip Alkitab. Walaupun ada variasi kecil dalam beberapa salinan, para ahli bisa membandingkan ribuan manuskrip untuk memastikan pesan aslinya tetap jelas.Faktanya, Perjanjian Baru memiliki lebih dari 5.800 manuskrip Yunani kuno, belum termasuk terjemahan kuno dalam bahasa lain. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi aslinya. Seorang ahli tekstual, Daniel B. Wallace, menjelaskan bahwa jumlah dan kualitas manuskrip Perjanjian Baru sangat luar biasa dibandingkan dengan dokumen kuno lainnya.Artinya, kita tidak hanya percaya begitu saja. Kita punya bukti yang kuat bahwa pesan firman Tuhan tetap terjaga. Dan ingat, Tuhan memakai orang-orang biasa untuk menyalin dan menjaga firman-Nya. Ia juga memimpin melalui Roh Kudus agar pesan-Nya tidak hilang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya punya Alkitab di rumah. Bacalah. Mengertilah. Karena hidup kita bukan hanya dari makanan, tetapi dari firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku supaya tidak hanya memiliki Alkitab, tetapi sungguh membaca dan memahaminya. Jadikan firman-Mu makanan bagi jiwaku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Pesan Tuhan tetap jelas — dan itu untuk kamu. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahFondasi yang KuatDiambil dari: Lukas 6:49 (TB)“Barangsiapa mendengar perkataan-Ku tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar; ketika banjir melandanya, rumah itu segera roboh dan hebatlah kerusakannya.”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Perjanjian Baru memiliki banyak manuskrip kuno. Hari ini kita melihat lebih dekat beberapa di antaranya. Para ahli menemukan papirus-papirus kuno yang berisi bagian dari Perjanjian Baru. Papirus adalah bahan tulis dari zaman dulu, seperti kertas kuno.Beberapa penemuan penting antara lain Papirus Chester Beatty, yang ditemukan sekitar tahun 1930. Di dalamnya terdapat bagian dari keempat Injil dan Kisah Para Rasul, dan berasal dari sekitar abad ketiga. Selain itu ada juga Papirus Bodmer, yang berisi sebagian besar Injil Yohanes dan juga berasal dari abad-abad awal Kekristenan.Mengapa ini penting? Karena papirus-papirus ini sangat dekat waktunya dengan peristiwa asli kehidupan Yesus. Artinya, kita tidak harus menunggu ratusan tahun sebelum Injil dicatat. Kita punya bukti tertulis yang sangat awal. Semakin dekat jarak waktu antara peristiwa dan penulisannya, semakin kecil kemungkinan cerita itu berubah-ubah.Ini menunjukkan bahwa iman Kristen berdiri di atas fondasi yang kuat — bukan cerita yang muncul lama setelah peristiwa itu terjadi. Dan seperti yang Yesus katakan, orang bijaksana membangun rumahnya di atas dasar yang kuat.Wonder Kids, iman kita dibangun di atas firman Tuhan yang kokoh dan dapat dipercaya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya mendengar firman Tuhan, tetapi lakukanlah. Fondasi yang kuat bukan hanya mengetahui kebenaran, tetapi juga hidup di dalamnya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah dasar yang kuat. Tolong aku supaya bukan hanya mendengar firman-Mu, tetapi juga melakukannya dalam hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Iman yang kuat dibangun di atas firman Tuhan yang kokoh. Tuhan Yesus Memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr. Fransiska, FSGM dari Paroki Kristus Raja Katedral Tanjung Karang di Keuskupan Tanjung Karang, Lampung, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 23-31; Mazmur tg 2: 1-3.4-6.7-9; Yohanes 3: 1-8.ROH KUDUS YANG TIDAK TERBELENGGU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Roh Kudus YangTidak Terbelenggu. Gereja Perdana lahir dalam situasi yang tidak mudah. Pararasul dan murid Yesus menghadapi tekanan, ancaman, bahkan penahanan dari parapemuka agama yang berusaha menghentikan gerak mereka. Secara manusiawi, keadaanitu bisa membuat mereka takut dan mundur. Namun, Roh Kudus yang telahdihembuskan oleh Yesus yang bangkit bekerja dengan cara yang tidak dapatdibelenggu oleh kekuatan manusia mana pun. Semakin mereka ditekan, semakin nyatapula karya Roh Kudus yang menggerakkan mereka untuk terus mewartakan kabarsukacita kebangkitan Kristus. Ketika Petrus dan Yohanes dilepaskan dari tahanan,mereka kembali berkumpul bersama para murid lainnya. Mereka tidak merancangstrategi politik atau mencari perlindungan manusiawi. Mereka berdoa. Doa itubukan doa yang dipenuhi rasa takut, melainkan doa yang memohon keberanian untuktetap setia. Dan saat mereka berdoa, tempat itu bergoyang, dan mereka semuadipenuhi Roh Kudus. Dari pengalaman itu, mereka bangkit dengan keberanian baruuntuk mewartakan Yesus yang bangkit. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Roh Kudustidak dapat dikurung, tidak dapat dihentikan, dan tidak dapat dibatasi olehtembok penjara ataupun ancaman manusia. Pengalaman Gereja Perdana ini mengingatkan kita bahwaRoh Kudus juga bekerja dalam hidup kita saat ini. Kita sering kali merasa takutuntuk bersaksi tentang iman, takut menghadapi tantangan, atau ragu dalammenjalani panggilan hidup sebagai pengikut Kristus. Namun Yesus telahmenegaskan kepada Nikodemus bahwa seseorang harus dilahirkan kembali dalam Roh.Kelahiran baru ini merupakan cara hidup yang terus diperbarui setiap hari.Ketika kita hidup dalam Roh, kita tidak lagi dikuasai oleh ketakutan, melainkandigerakkan oleh harapan dan keberanian yang berasal dari kebangkitan Kristus. Ada seorang perawat di rumah sakit mungkin menghadapisituasi sulit: pasien yang marah, keluarga yang cemas, atau kelelahan karenatugas yang berat. Ia bisa merasa lelah dan ingin menyerah. Namun ketika iaberdoa dan menyerahkan pekerjaannya kepada Tuhan, ia menemukan kekuatan baruuntuk melayani dengan sabar dan penuh kasih. Tanpa disadari, sikapnya menjadikesaksian bagi orang lain. Kehadirannya membawa ketenangan, dan pelayanannyamenjadi tanda bahwa Roh Kudus bekerja melalui dirinya. Roh Kudus tidak terbelengguoleh kelelahan atau situasi sulit. Roh Kudus bekerja secara diam-diam namun nyata. Ia memberikita keberanian, pengharapan ketika kita lemah, dan kekuatan ketika kita hampirmenyerah. Roh Kudus menyemangati kita untuk berjalan dalam terang kebangkitanKristus. Roh Kudus tidak terbelengguoleh waktu, tempat, ataupun keadaan. Ia terus bekerja dalam Gereja dan dalamdiri setiap orang yang percaya kepada Kristus. Ketika kita hidup dalam Roh,kita menjadi saksi kebangkitan Kristus di tengah dunia. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Tuhan Allah, bersihkanlah hati dan pikiran kami dari semua noda dankelam, agar kami dapat menjadi tempat yang layak bagi tinggalnya Roh Kudus didalam diri kami masing-masing. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahNilai dari Banyaknya SalinanDiambil dari: 1 Petrus 1:24–25 (TB)“Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput; rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Perjanjian Baru memiliki ribuan salinan kuno. Hari ini kita belajar satu hal lagi: mengapa banyaknya salinan itu sangat penting? Para ahli menemukan bahwa Injil bukan hanya disalin dalam bahasa Yunani, tetapi juga diterjemahkan sangat awal ke bahasa lain — seperti Latin, Siria, Koptik, Armenia, dan banyak bahasa kuno lainnya. Itu artinya, firman Tuhan menyebar dengan cepat ke banyak tempat.Sekarang pikirkan ini: Kalau kita tidak memiliki satu pun naskah Yunani asli hari ini, para ahli tetap bisa menyusun kembali isi Perjanjian Baru dari terjemahan-terjemahan kuno itu, karena begitu banyak salinan yang tersedia. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi yang benar.Ini seperti memiliki banyak saksi yang menceritakan hal yang sama. Kalau satu salinan rusak, masih ada banyak salinan lain untuk dibandingkan. Banyaknya naskah dan terjemahan justru menjadi bukti bahwa firman Tuhan dijaga dan disebarkan dengan serius oleh orang-orang Kristen mula-mula.Wonder Kids, Tuhan bukan hanya memberi firman-Nya. Ia juga memastikan firman itu tersebar dan dipelihara.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bersyukurlah karena kamu hidup di zaman di mana Alkitab bisa dibaca dalam bahasamu sendiri. Jangan sia-siakan kesempatan itu.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap bertahan sepanjang sejarah. Tolong aku supaya menghargai Alkitab dan mau membacanya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan tidak hilang — ia dijaga dan disebarkan ke seluruh dunia. Tuhan Yesus memberkati.
Polri kembali sibuk mengerjakan program politik Presiden Prabowo Subianto. Selain mengelola dapur MBG, polisi juga diminta menanam jagung untuk ketahanan pangan. Para perwira “berakrobat” agar target terpenuhi tapi akuntabilitas program terabaikan. Semakin jauh harapan reformasi Polri yang sempat digaungkan Prabowo. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Mari berlatih bermanifestasi yang benar bersama Penulis dan Coach, Ali Zaenal Abidin. Seringkali hati dan pikiran kita tidak sejalan ketika kita berdoa. Ali membuka pikiran kita arti positive thinking yang sebenarnya#cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #alizaenalabidin #manifesting #manifestasi #sains #vibe #doa #positivethinking #negativethinking #feeling #perasaan #belief #grief #pain #suffering #emosi —Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Ali Zaenal Abidin ☆https://www.instagram.com/alizaenalabidin/☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/☆ Location at Addition living ☆https://www.instagram.com/addition.living/—Time Stamp00:00 Intro01:51 Makna manifesting dari sisi sains10:42 Positive thinking + negative feeling = negative result17:00 Keputusan dipengaruhi kondisi perasaan20:35 Alasan jatuh cinta dengan people development24:49 Belief bukan benar atau salah, tapi bermanfaat atau tidak29:35 Berhenti bilang “I'm too young”33:27 Semakin disangkal, semakin nyata35:45 Pain vs suffering38:10 Otak sulit bedakan nyata dan imajinasi42:40 Perbedaan life purpose dan goals
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Amaria SSpS dari Komunitas Suster SSpS di Paroki Salib Suci Nanzan, Keuskupan Nagoya, Jepang. Kejadian 37: 3-4.12-13a.17b-28; Mazmur tg 105: 16-17.18-19.20-21; Matius 21: 33-43.45-46.CINTA BERBALASBENCI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta BerbalasBenci. Kalimat dari tema ini bukan merupakan ajaran Tuhan bagi kita. Sebaliknyayang diajarkan Tuhan ialah cinta berbalas cinta atau cinta berbuah kebaikan,atau cinta menghasilkan suka cita. Meski bukan ajaran Tuhan, namun kitab sucidan ajaran Tuhan hendak menggambarkan betapa jahat dan buruknya kehidupan jikadikuasai oleh dosa. Iri hati, benci, marah, sombong, kejam, dan kekerasanmerupakan dosa-dosa yang menghancurkan kehidupan. Bacaan-bacaan pada hari ini berkisah tentang perbuatancinta dari orang yang mempunyai kemurahan hati dan kasih kebapaan. Perbuatanitu dibalas dengan kebencian dan kemarahan yang berujung pada kehancuran dankebinasaan. Sasaran kebencian dan kemarahan itu ialah utusan yang membawa pesankasih yang hendak disampaikan atau dibagikan. Yakob mengutus putra terkasihnyaYusuf, yang berarti ia hadir sendiri menjumpai dan melayani anak-anaknya dipadang. Tetapi Yusuf ditangkap, disiksa, lalu dijual. Utusan-utusan tuan kekebun anggur satu per satu dianiaya dan dihancurkan. Utusan terakhir adalahanaknya sendiri yang disiksa dan dibunuh oleh para pekerja dan pelayannya. Di dalam masa Prapaskah ini peringatan tentang cintaberbalas benci bertujuan memperkuatkan kewajiban kita untuk melakukan beberapatindakan. Pertama ialah ketidakmampuan membedakan cinta berbalas cinta daricinta berbalas benci harus dihindari. Mereka yang menyatakan diri berimankepada Tuhan tetapi tidak bisa membedakan itu, lalu sengaja membalas cintadengan kebencian sebenarnya bukan pengikut Kristus. Kedua, sebagai orang-orang beriman ketaatan kita menuntutsupaya kita berpihak pada pilihan untuk melakukan kehendak Tuhan. Terkaitdengan pembedaan tadi, pilihan kita ialah cinta berbalas cinta. Kebaikanberbalas kebaikan. Suka cita berbalas suka cita. Supaya bisa memilih ini,kedekatan dan keintiman kita dengan Tuhan sangat diperlukan, dan bukan sikapdingin, malu, dan menjauh dari Tuhan. Sering berkomunikasi dengan Tuhanmerupakan cara yang paling umum untuk dilakukan. Ketiga, cara cinta berbalas benci adalah pengalaman nyataYesus sendiri dalam berhadapan dengan para musuh-Nya, dan ini diwariskan-Nyakepada kita. Yesus tidak takut dan lari dari gempuran kuat kebencian danancaman. Semakin benci dikobarkan, semakin besar pula cinta yang dilakukan.Banyak perlakukan penuh kekerasan diterima-Nya, semakin banyak kesabaran,keteguhan iman, dan pengampunan yang ditunjukkan sebagai balasnya. Cara iniyang Ia ajarkan kepada kita dan kita dituntut untuk melakukannya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang bijaksana, semoga Roh-Mu selalumenerangi budi dan hati kami supaya kami dapat selalu membedakan yang baik dariyang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Kesepakatan dagang resiprokal antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menuai kontroversi. Tim perunding bertindak asal cepat dan terkesan sekadar ingin membuat Presiden senang. Semakin membenamkan Prabowo dalam “permainan” Donald Trump. Agar tidak semakin merugi, pemerintah mesti cepat membatalkan perjanjian tersebut. - - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Februari 2026Bacaan: "Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: 'Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku..." (Yosua 7:20)Renungan: Salah satu penghambat kesuksesan bagi sebagian orang adalah keinginan mereka menggunakan jalan pintas. Memang mungkin jalan pintas bisa saja berhasil untuk sementara waktu, tetapi tidak dalam jangka panjang. Hal ini seperti terjadi dalam lomba marathon yang diselenggarakan di Boston. Jaqueline Gareau, seorang peserta wanita sedang dalam Marathon garis finish, tiba-tiba melihat seorang pelari wanita lain mendahuluinya. Dia adalah Ruiz. Rupanya Ruiz menyelinap dan memotong lintasan sehingga dia dapat menyelesaikan finish dengan stamina yang masih segar. Kemenangan Ruiz ini mengantarnya menuju lomba Marathon di New York. Ruiz pun kembali melakukan kecurangan dengan menyelinap dan memotong jalur. Kali ini Ruiz tidak dapat mengelak. Panitia mendiskualifikasi Ruiz dan menyerahkan medalinya pada Gaseau. Dalam Alkitab kita juga mengenal tokoh yang bernama Akhan yang ingin kaya dalam waktu singkat dengan menyimpan barang jarahan yang dikhususkan di tendanya. Akhan ingin mengambil keuntungan, tetapi dia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu mendatangkan malapetaka bagi yang lain. Setelah perbuatannya diketahui, Yosua menghukum Akhan dengan merajamnya hingga mati. Sebenarnya, Tuhan telah berjanji untuk memberkati bangsa Israel dengan kemakmuran dan kelimpahan. Namun ketidaksabaran Akhan membuatnya gagal bahkan harus merasakan hukuman mati. Kesuksesan memerlukan proses dan proses itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Sesuatu yang instan tidaklah baik. Seperti yang dikatakan dalam Amsal 20:21 "Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati. "Tuhan juga tidak akan memberikan keberhasilan dalam sekejap. Tuhan memberkati kita setahap demi setahap. Kita harus melangkah bersama Tuhan dengan sabar dan penuh keyakinan. Kta harus menjalani setiap proses yang ada, menyelesaikan masalah-masalah, melalui berbagai rintangan, dan gigih berjuang di saat-saat yang sulit. Kita harus terus belajar mengembangkan diri dan memperbesar kemampuan kita. Asalkan kita tekun, maka keberhasilan tinggal masalah waktu saja. Semakin banyak kita menabur semakin besar tuaian kita. Semakin cepat kita bertindak maka semakin cepat pula kita akan memperoleh hasilnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kejujuran dalam melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan padaku. Jangan biarkan aku berbuat curang sehingga menjadi baru sandungan bagi berkat-Mu untuk tercurah atas diriku. Amin. (Dod).
Sekarang, mari kita bicara tentang organisasi (perusahaan, komunitas, atau negara). Dalam pandangan Michio Kaku, organisasi mirip dengan sistem kuantum makroskopik. Sebuah organisasi yang baru lahir seperti gas yang panas dan kacau. Partikel-partikelnya (para pendiri, karyawan) bergerak acak. Ulang tahun organisasi menandakan bahwa sistem ini telah mendingin dan mencapai "Fase Transisi". Organisasi yang sukses seperti sinar Laser. Dalam bola lampu biasa, foton (cahaya) bergerak acak dan tidak teratur (incoherent). Tapi dalam laser, semua foton berbaris dan bergetar dalam harmoni yang sempurna (coherent). Ulang tahun organisasi adalah perayaan "Koherensi". Ini adalah momen untuk merefleksikan: Apakah visi kita masih selaras? Apakah "fungsi gelombang" kolektif kita masih bergetar pada frekuensi yang sama menuju masa depan? Dalam buku Visions, Kaku membahas bagaimana kita sedang beralih dari peradaban Tipe 0 menuju Tipe 1 (peradaban planeter). Organisasi yang merayakan ulang tahunnya di abad ke-21 harus bertanya: Apakah kita siap menghadapi revolusi ini? Organisasi adalah entitas yang memproses informasi. Jika manusia memproses energi biologis, organisasi memproses energi intelektual. Semakin tua sebuah organisasi, semakin besar tantangannya untuk tidak menjadi "dinosaurus" yang punah karena gagal beradaptasi dengan revolusi komputer, biomolekuler, dan kuantum yang sedang terjadi.
Persiapan menuju Tanah Suci 1447 H / 2026 M semakin mantap!
Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cli77xv0u00bj01307mtm9zlp/commentsBismillah...MasyaAllah la hawlaa walaa quwwata ilaa billah. BarokallohfiikumPlaylist Dzikir Sehari-hari https://open.firstory.me/playlists/cm0uaxwoc004301ur9bc1eoozJangan Takut Resign atau Dipecat https://open.firstory.me/playlists/cm0sxz0od026p01y2g31h4hqdMy Story Hijrah Riba https://open.firstory.me/playlists/cm0sx7wrt026301y2dr8z4ocsLunas Hutang Tanpa Tersiksa https://open.firstory.me/playlists/cm0sx1fat01eg01w5b46y01d9Tentang Karir dan Pekerjaan https://open.firstory.me/playlists/cm0sxsu8j02ic01u9dmxz4a9bAgar Doa Mudah Terkabul https://open.firstory.me/playlists/cm0t1z1pc01nd01w53982h7paKarakter Golongan Darah https://open.firstory.me/playlists/cm0sxwizm007401zr94jge8u7Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-MuProfil & dapatkan buku ku di msha.ke/riamarliana87 Powered by Firstory Hosting
EP253. Trend Kahwin Warga Asing (Timur Tengah) Kerana Agama. Semakin bertambah trend orang Islam di sini yang bernikah dengan warga asing termasuk mereka yang berasal dari timur tengah. Jatuh hati dengan kemampuan mereka dalam mengaji dan bersolat dengan harapan, suami boleh memimpin isteri ke arah landasan yang betul. Tapi tidak kurang juga yang bercerai selepas itu? Apakah sebenarnya yang terjadi? ==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).
EP210: gw yapping aja soal gen 13 yang belum show lagi, gen 12 yg menurut gw menarik untuk dioshiin, dan review seadanya bbrp gen 11 yang akhirnya shonichi Percin
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 14 Januari 2026Bacaan: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah." (3 Yohanes 1:11) Renungan: Pada dasarnya manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu, dll, dari meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi-lagi itu juga meniru. Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk! Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberikan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus. Mari renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indah jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus! Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadarilah juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi, dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Semoga kita bisa meneladani yang baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dalam berteman, agar aku tidak salah memilih teman. Sehingga melalui hikmat-Mu aku mendapatkan teman yang bisa membawa aku lebih dekat pada-Mu. Amin. (Dod).
NS:1. Pengamat Ekonomi Politik, Salamudin Daeng 2. Praktisi hukum dari pusat bantuan hukum masyarakat, Ralian Jawalsen
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul MELIHAT BUKTI-BUKTIDiambil dari: 2 Korintus 10:5 “Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.”Wonder Kids, Selama puluhan tahun, para mata-mata memakai peralatan canggih untuk mencari bukti—kamera mungil, alat penyadap yang tersembunyi, bahkan kode-kode rahasia.Detektif juga melakukan hal yang sama. Mereka mencari petunjuk untuk menemukan kebenaran. Seperti mata-mata dan detektif, orang yang mencari kebenaran harus mengikuti bukti. Kadang, pada awalnya suatu kasus terlihat seperti mengarah ke satu kesimpulan.Tapi setelah diselidiki lebih dalam, ternyata bukti-buktinya menunjukkan hal yang berbeda dari dugaan awal. Banyak orang yang ingin menyerang Alkitab melakukan hal yang sama.Mereka mengumpulkan bukti yang terdengar meyakinkan pada awalnya.Namun, ketika bukti itu diperiksa dengan lebih teliti, kesimpulan yang benar justru semakin menunjukkan bahwa firman Tuhan itu kokoh dan dapat dipercaya.Dalam 2 Korintus 10:5, Paulus mengingatkan bahwa ada ide-ide di dunia yang menolak kebenaran Allah. Ketika kita menghadapi pemikiran yang menentang iman kita, jangan takut.Ikuti bukti yang benar, dan kita akan melihat bahwa kebenaran Allah menghancurkan semua argumen yang salah. Semakin kita mempelajari firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, semakin kita menemukan bahwa Alkitab berdiri teguh di atas kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada hal tentang Alkitab yang kamu tidak mengerti atau kamu dengar dari orang lain, jangan langsung bingung.Tanyakan, selidiki, dan lihat bukti-buktinya.Mintalah Tuhan menolongmu melihat kebenaran.Mari kita berdoa:Bapa di surga, tolong aku mengikuti bukti yang benar dan memegang kebenaran-Mu. Ajar aku menaklukkan pikiranku kepada Kristus dan tidak mudah bingung oleh pendapat orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kebenaran Tuhan selalu kuat, bahkan ketika diuji. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul MANISNYA FIRMAN TUHANDiambil dari: Mazmur 119:103 (TB)“Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari madu bagi mulutku!”Wonder Kids, Sejak ribuan tahun lalu, orang sudah tahu bahwa madu itu menyehatkan.Penelitian modern juga membuktikan hal itu—madu punya zat antibakteri, membantu penyembuhan luka, menenangkan batuk, bahkan baik untuk kulit. Tidak heran madu sering dianggap sebagai makanan yang “manis dan bermanfaat.”Di dalam Alkitab, Firman Tuhan sering dibandingkan dengan madu.Tapi firman Tuhan bukan hanya manis, firman Tuhan jauh lebih berharga dan bermanfaat bagi hidup kita. Amsal 24:14 berkata, “Hikmat itu seperti madu… kalau engkau mendapatnya, ada masa depan yang baik bagimu.” Itu berarti membaca Alkitab memberi kita hikmat, pengharapan, dan kekuatan untuk menjalani hidup.Kalau kita jujur, mungkin ada kalanya kita merasa membaca Alkitab tidak semenarik makan makanan manis—misalnya es krim, cokelat, atau kue.Tapi sebenarnya, Firman Tuhan memberi manfaat yang jauh lebih besar.Ketika kita membaca dan merenungkannya, Tuhan membentuk hati kita menjadi lebih bijak, lebih mengasihi, dan lebih serupa dengan Dia.Supaya pengalaman membaca Alkitab lebih menyenangkan, kita bisa membuatnya kreatif!Kita bisa menulis jurnal, menggambar cerita Alkitab, membuat lagu kecil dari satu ayat, atau menghafalkan ayat dengan cara yang seru.Semakin kita menemukan cara baru untuk menikmati Firman Tuhan, semakin dalam firman itu tinggal di hati kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pilih satu cara kreatif untuk menikmati Firman Tuhan:menulis, menggambar, menyanyi, atau membuat kartu ayat.Lakukan satu saja hari ini dan lihat betapa manisnya Firman Tuhan!Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku merasakan manisnya hikmat-Mu. Buat aku senang membaca firman-Mu dan belajar menghidupinya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Firman Tuhan itu manis, menguatkan, dan membuat hidup kita menjadi lebih indah. Tuhan Yesus memberkati
Tahun 2026 bisa jadi akan dimulai dengan kegelisahan global akibat ketegangan yang terus memuncak di Selat Taiwan, eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan kekuatan regional, hingga kebuntuan perang di Eropa Timur yang kini menyeret aliansi-aliansi besar, dunia seolah sedang berjalan di atas lapisan es tipis. Banyak analis mulai mempertanyakan: apakah rangkaian krisis ini hanyalah rentetan konflik lokal, ataukah kita sedang menyaksikan babak awal dari Perang Dunia Ketiga? Hari ini, kita akan membedah peta geopolitik 2026—mulai dari perlombaan senjata siber dan nuklir hingga pergeseran blok kekuatan dunia. Bersama narasumber kita, mari kita menakar apakah diplomasi masih memiliki ruang, ataukah dunia memang sedang bersiap menghadapi konfrontasi global yang tak terelakkan.NARSUM :1. Peneliti Politik di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) , Wasisto Raharjo Jati, S.IP., M.Pol.Sci (Adv) +62 822-2149-67862. Pakar Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Agus Haryanto, S.IP, M.Si +62 81804219474
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA SIH SEBENARNYA ALKITAB ITU?Diambil dari:2 Timotius 3:16 (TB)“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”Wonder Kids, Kalau kita ingin mengenal siapa Yesus, kita tidak bisa jauh-jauh dari satu hal yang sangat penting, yaitu Alkitab. Alkitab bukan hanya buku yang laris dibaca banyak orang—Alkitab adalah Firman Tuhan. Alkitab terdiri dari enam puluh enam kitab yang ditulis oleh banyak orang selama ribuan tahun. Meski penulisnya berbeda-beda, semuanya dituntun oleh Roh Kudus sehingga apa yang mereka tulis adalah kebenaran dari Tuhan sendiri.Alkitab terbagi dua bagian. Perjanjian Lama berisi kisah penciptaan, sejarah bangsa Israel, hukum Tuhan, raja-raja, nabi-nabi, dan janji keselamatan. Perjanjian Baru berisi kisah Yesus, awal mula gereja, surat-surat untuk jemaat, dan janji tentang hal-hal yang akan datang.Dalam 2 Timotius 3:16, kita belajar bahwa seluruh Alkitab itu “diilhamkan Allah.”Itu berarti Firman Tuhan hidup, berkuasa, dan menolong kita.Melalui Alkitab, Tuhan mengajar kita, mengoreksi kita, memimpin kita, dan membentuk kita supaya hidup seperti yang Ia kehendaki.Semakin kita membaca Firman Tuhan, semakin kita mengenal Tuhan.Dan semakin kita mengenal Tuhan, semakin hidup kita berubah menjadi seperti Dia.Ketika kita masuk ke dalam Firman Tuhan, Firman Tuhan juga masuk ke dalam hidup kita!Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Luangkan waktu untuk membaca satu bagian kecil dari Alkitab—bahkan hanya beberapa ayat. Berdoalah, “Tuhan, ajari aku lewat Firman-Mu hari ini.”Mari kita berdoa:Tuhan, Engkaulah Penulis Alkitab yang hidup. Tolong aku mengerti Firman-Mu dan belajar menjadi seperti Engkau. Isi hatiku dengan kebenaran-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: ketika kamu membaca Firman Tuhan, Tuhan sendiri sedang berbicara kepadamu. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan kita hari ini berjudul SIAPA SEBENARNYA YESUS?Diambil dari:Markus 8:27 (TB)Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"Wonder Kids, suatu hari, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Itu bukan karena Yesus bingung tentang diri-Nya. Dia tahu persis siapa diri-Nya — pada waktu itu dan sampai sekarang. Tapi Yesus ingin murid-murid-Nya memikirkan dengan sungguh-sungguh siapa yang mereka percayai. Sampai hari ini, banyak orang mengenal Yesus sebagai bayi yang lahir di Betlehem pada Natal. Tapi Alkitab mengajarkan lebih dari itu. Kita percaya bahwa Yesus lahir dari Maria perawan, dan Allah sendiri adalah Bapa-Nya. Yesus tidak pernah berbuat dosa.Dia mengajar, menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan bahkan menantang pemimpin agama pada zaman-Nya. Murid-murid Yesus percaya bahwa kedatangan-Nya adalah jawaban dari nubuat Allah sejak zaman dahulu — Mesias yang dijanjikan.Dan kita percaya bahwa Yesus disalibkan, dikuburkan, dan bangkit kembali, lalu dilihat oleh banyak saksi mata. Semakin kita belajar tentang siapa Yesus sebenarnya, semakin kita mengerti bahwa Dia bukan hanya tokoh sejarah biasa. Dia adalah Tuhan yang datang ke dunia untuk menyelamatkan kita. Dan setelah kita tahu semua kebenaran tentang Yesus, ada pertanyaan yang harus kita jawab:Jika semua ini benar, apa yang akan kita lakukan?Apakah kita sungguh-sungguh percaya dan mengikut Dia?Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Luangkan waktu sebentar untuk menjawab dalam hatimu: “Siapa Yesus bagiku?” Mintalah Tuhan menolongmu mengenal Dia lebih dalam.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, meskipun aku sering merasa sudah mengenal-Mu, tolong aku memahami Engkau lebih dalam lagi. Ajar aku percaya kepada-Mu bukan hanya dengan pikiran, tetapi juga dengan hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengenal Yesus dengan benar akan mengubah cara kita hidup setiap hari. Tuhan Yesus memberkati
Top Venezuelan officials say they will remain unified behind President Nicolas Maduro, who remains in custody in New York after he was captured in a U-S military operation over the weekend. - Pejabat tinggi Venezuela menyatakan bahwa mereka akan tetap bersatu mendukung Presiden Nicolas Maduro, yang saat ini masih ditahan di New York setelah ditangkap dalam operasi militer AS pada akhir pekan lalu.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari iniBUAH YANG MENARIKDiambil dari:Galatia 5:22–23 (TB)“Buah roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”Wonder Kids, Kalau kita melihat dua pohon kecil, misalnya pohon jambu dan pohon mangga, mungkin kita tidak bisa membedakannya. Keduanya terlihat hampir sama saat masih kecil.Tapi setelah bertumbuh dan mulai berbuah, barulah kita tahu pohon mana yang mangga dan mana yang jambu.Begitu juga dengan orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika seseorang menerima Yesus, Roh Kudus mulai bekerja di dalam hidupnya dan mengubah mereka menjadi manusia baru. Perubahan itu tidak langsung terlihat, tetapi ketika hidup seseorang mulai menghasilkan “buah,” semua orang bisa melihat perbedaan itu. Buah Roh Kudus adalah tanda bahwa Yesus hidup di dalam diri kita. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin buah itu terlihat—kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Anak Tuhan yang bertumbuh akan mulai mirip dengan Yesus: lebih sabar, lebih baik, lebih lembut, lebih mampu menahan diri. Orang lain akan bertanya-tanya, “Kenapa dia bisa berubah seperti itu?” Dan mereka akan melihat bahwa Tuhanlah yang mengubah kita dari dalam.Kita tidak bisa berubah sendiri. Tuhanlah yang menumbuhkan buah itu dalam hidup kita, dan Tuhan juga yang membuat orang lain melihat perubahan itu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pilih satu buah Roh yang ingin kamu latih hari ini — misalnya kesabaran, kebaikan, atau penguasaan diri. Mintalah Tuhan menumbuhkannya dalam hidupmu.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau sudah menjadikanku ciptaan baru. Tolong aku menghasilkan buah yang menunjukkan bahwa Engkau hidup di dalamku. Tumbuhkan buah Roh dalam hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang menghasilkan buah Roh menunjukkan siapa Tuhan yang tinggal di dalammu. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKEPINGAN SALJUMari kita membaca Firman Tuhan dari1 PETRUS 5: 10Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.Wonder Kids, tahukah kalian bahwa Allah sangat baik?Allah itu sempurna dan suci, tetapi Dia tetap mau mengampuni setiap kesalahan kita. Kadang kita bisa berbohong, iri hati, atau marah. Tapi jangan sampai kita hanya memikirkan kesalahan kita dan lupa betapa baiknya Allah!Dari semua ciptaan Allah, ada sesuatu yang sangat bersih dan indah—kepingan salju. Tidak ada yang lebih putih dan murni daripada salju yang turun langsung dari langit!Allah berjanji dalam Mazmur 51:7:Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!Betul sekali! Allah berjanji untuk membersihkan semua dosamu dan membuatmu menjadi suci seperti kepingan salju. Pengampunan adalah hadiah dari Allah! Kamu hanya perlu menerimanya.Semakin banyak kita menerima pengampunan dari Allah, semakin mudah kita mengampuni orang lain.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, apakah kakimu pernah terjebak di dalam kubangan lumpur? Saat kamu menarik kakimu keluar, lumpur masih melekat di sana. Kamu butuh bantuan orang lain untuk membersihkannya, bukan?Dosa juga seperti lumpur. Meskipun kita berhenti melakukan hal yang salah, dosa lama masih ada. Tapi ada kabar baik! Allah bisa membersihkan kita.Jika kita meminta pengampunan kepada Allah, Dia akan membersihkan hati kita dan membuat kita suci kembali. Allah selalu siap mengampuni!Mari kita berdoaBapa yang baik, terima kasih atas kasih-Mu yang selalu menguatkanku. Dalam setiap kesulitan, ajar aku untuk tetap bersandar pada-Mu. Pulihkan dan teguhkanlah hidupku, agar aku dapat mengalami kemuliaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH AKAN MEMULIHKAN DAN MENGUATKAN KITA SETELAH KITA MENGHADAPI KESULITAN DAN PENDERITAAN. Tuhan Yesus memberkati
Renungan D'Message || ORTU SEMAKIN TUA, BEBAN APA BERKAT? || Ps. Steven Liem
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Desember 2025Bacaan: "Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya." (Galatia 6: 7)Renungan: Gary Player adalah seorang pegolf yang lain dari yang lain. Jika pegolf rata-rata memiliki tubuh yang tinggi, Gary justru memiliki tubuh yang mungil. Ketika Gary masuk ke lapangan, komentator selalu berkata, "Si Kecil Gary". Pada tahun 1978, Gary berhasil memenangkan kejuaraan The Golf Masters. Memang tubuhnya hanya setengah dari pegolf yang lain. Namun yang menjadi rahasia kemenangannya adalah dia bekerja lebih keras dari pada pegolf yang lain. Ketika pegolf lain beristirahat, maka dia tetap berlatih untuk menyempurnakan pukulan-pukulannya. Karena kerja kerasnya itulah Gary mampu memenangkan tiga medali emas pada The Masters berikutnya selama tiga kali berturut-turut. Banyak orang menganggap bahwa Gary adalah seorang yang beruntung. Namun kenyataannya, tidak sama sekali. Gary berkata, "Semakin keras saya berlatih, semakin mujur saya." Kesuksesan bukan terletak pada suatu kebetulan. Tidak mungkin orang menuai tanpa menabur terlebih dahulu. Semakin banyak menabur maka semakin banyak pula dia akan menuai. Kesuksesan dan keberuntungan akan datang pada mereka yang berusaha keras untuk bekerja dan memberikan yang terbaik dari diri mereka. Kesuksesan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan kapasitas diri kita. Ketekunan, kegigihan, kesabaran dan hikmat adalah sesuatu yang mutlak diperlukan. Kemujuran adalah saat di mana kesempatan bertemu dengan kesiapan. Siapkan diri kita dengan pondasi kesuksesan dan ketrampilan yang terus diasah, maka kesempatan dan kemujuran itu akan selalu berpihak pada kita. Dan jangan lupa, apapun pekerjaan kita, lakukanlah sesuai dengan Firman Tuhan sebab itulah kunci keberuntungan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan semangat yang baru dan kerajinan yang baru, sehingga apapun yang aku kerjakan dapat menghasilkan kesuksesan yang berguna bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 19 Desember 2025Bacaan: "Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan." (2 Timotius 2:16) Renungan: Hampir di semua stasiun televisi ada acara-acara yang membicarakan tentang kehidupan orang lain. Apakah itu tentang prestasi orang atau pun membicarakan gosip-gosip yang beredar tentang seseorang. Ternyata menjual cerita tentang orang lain sangat laku dan tidak sedikit orang yang tertarik pada urusan orang lain. Tidak hanya di televisi dan media lainnya, tetapi di mana saja ternyata membicarakan perihal orang lain sangat digemari. Apakah membicarakan tentang orang lain itu dibolehkan? Tentu dibolehkan selama hal itu tidak merusak dan merugikan orang lain. Bercerita itu perlu, namun hendaknya hal itu tidak merusak kesaksian kita sebagai pengikut Yesus. Firman Tuhan mengajarkan agar kita selalu menghindari perkataan yang sia-sia, tidak membangun dan tak suci. Sebab dengan banyak berbicara mengenai hal yang sia-sia, maka hati kita akan semakin tenggelam dalam kefasikan. Semakin banyak berbicara tentang hal yang sia-sia atau gosip malah akan membuat kita melakukan banyak kesalahan. Tuhan Yesus telah berfirman, "Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum." (Matius 12:36-37). Tuhan tidak melarang kita untuk bercerita dan menikmati asyiknya bercerita, namun kita senantiasa harus waspada agar kita tidak terjebak dengan kata-kata yang keluar dari mulut kita. Karena itu kita patut merenungkan dan sadar bahwa betapa ruginya kita jika hanya karena senang bergosip lalu melanggar perintah Allah. Bukankah menyedihkan jika hanya karena gosip dan cerita kosong yang kita lontarkan ibadah kita ditolak Allah. Paulus menasihatkan agar kita senantiasa berkata-kata dengan penuh kasih dan jangan hambar, dengan demikian kesaksian kita sebagai pengikut Yesus yang telah dipulihkan dan dikuduskan akan terasa harum bagi orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, biarlah bibirku hanya memperkatakan tentang kebenaran dan kasih, agar nama-Mu dimuliakan melalui perkataanku. Amin. (Dod).
Keluar Sekejap Episod 181 membedah keputusan penuh PRN-17 Sabah bersama hos jemputan, Ong Kian Ming yang kembali untuk mengupas angka-angka pilihan raya dan perubahan besar dalam landskap politik negeri Sabah. Episod dibuka analisis angka—siapa yang benar-benar menang, siapa yang tenggelam, dan bagaimana GRS berjaya menguasai medan.Episod ini turut menampilkan tetamu jemputan Philip Golingai, Senior News Editor Star Media Group, yang menawarkan perspektif orang Sabah tentang kejatuhan DAP, kemerosotan UMNO, ketahanan Warisan, gelombang undi Cina serta dinamik KDM. Perbincangan turut merangkumi prospek Kabinet Sabah, kemungkinan peralihan Ketua Menteri dan implikasi nasional terhadap PH, BN dan PRU yang akan datang.Saksikan analisis paling lengkap dan kritikal pasca PRN-17 Sabah hanya di Keluar Sekejap.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar? Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my00:00 Intro01:18 Topline Numbers - Keputusan Rasmi PRN-17 Sabah10:00 Winners & Losers Narrative14:11 Cabaran Utama Kekalahan DAP19:46 Swing Voters Berpihak Kepada Warisan28:14 Tetamu Jemputan : Philip Golingai, Penganalisis Politik dan Senior Editor Star Media Group45:28 Masa Depan UMNO & BN Di Sabah58:06 Percaturan Barisan Kabinet Negeri Sabah01:01:21 Peralihan Kuasa Ketua Menteri Sabah01:05:18 Rasional KJ Memilih Kawasan Kempen di Sabah01:16:36 Menjelang Rombakan Kabinet PMX01:18:17 Refleksi Ong Kian Ming
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 8 November 2025Bacaan: "Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati." (Roma 13:13)Renungan: Para konselor Florence meminta Leonardo da Vinci untuk menyerahkan skets dekorasi ruang pertemuan besar di Florence. Salah seorang konselor juga meminta Michelangelo seorang pelukis muda, untuk menyerahkan gambar juga. Skets Leonardo begitu baik dan sesuai dengan kejeniusannya. Namun ketika para konselor itu melihat skets Michelangelo, mereka begitu antusias. Berita itu sampai ke telinga Leonardo. Leonardo juga mendengar para konselor berkata, "Leonardo mulai tua." Pada akhirnya Leonardo tidak pernah mampu mengatasi rasa iri hatinya karena ketenarannya terancam oleh Micheangelo. Karena rasa iri hati itulah, sisa hidup Leonardo tidak pernah merasa bahagia. Apakah saat ini kita merasa iri hati dengan keberhasilan seseorang? Iri hati hanya akan membuat sukacita kita hilang, hidup menjadi penuh beban berat. Tuhan menciptakan manusia dengan rancangan yang berbeda satu dengan yang lain. Masing-masing pribadi diberi keunikan yang berbeda untuk menambah indahnya dunia ini. Satu dengan yang lain tidak ada yang sama. Oleh karena itu, terimalah diri apa adanya karena masing-masing dari kita berharga di mata Tuhan. Semakin kita menerima diri dan berserah, maka mutiara yang indah akan muncul dari dalam diri kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjadi diriku sendiri. Jangan biarkan iri hati menguasaiku. Yakinkan aku bahwa aku berharga di mata-Mu, dan Engkau mempunyai rencana yang indah dengan kehadiranku yang berbeda dari orang lain. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Pontianak Luk. 14:25-33
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Oktober 2025Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami: dalam nama Kristus kami meminta kepadamu berilah dirimu didamaikan dengan Allah." (2 Korintus 5:20)Renungan: Selama perang dunia II, ada sebuah Gereja kecil di Frankfurt Jerman yang rusak berat karena kena bom. Seusai perang, mulailah warga paroki memperbaiki Gereja tersebut. Salah satu yang hancur berserakan adalah patung Yesus. Syukurlah, akhirnya mereka dapat menemukan bagian-bagian patung tersebut kecuali kedua belah tangannya. Dalam sebuah pertemuan, mereka mendiskusikan dan memperdebatkan perlunya seorang pemahat untuk membuat kedua tangan yang baru bagi patung tersebut. Namun pada akhirnyamereka memutuskan untuk membiarkan patung tersebut tanpa tangan. Sebagai gantinya mereka menulis di bawah patung tersebut "Kristus Tidak Memiliki Tangan-Tangan Lagi Selain Tangan Kita." Semakin banyak warga Paroki dan orang-orang yang datang ke Gereja tersebut disadarkan bahwa sekarang karya Yesus di dunia ini harus dilaksanakan oleh mereka yang telah memilih untuk mengikuti Yesus. Kristus tidak memiliki tangan lagi, Ia hanya memiliki tangan kita di dunia ini untuk mengerjakan apa yang hari ini Ia ingin selesaikan. Kristus tak memiliki kaki lagi, Ia hanya memiliki kaki kita di dunia ini untuk mencari orang yang membutuhkan pertolongan-Nya. Kristus tak memiliki mulut lagi, Ia hanya memiliki mulut kita di dunia ini untuk menceritakan kepada orang semua kebaikan-Nya. Kristus hanya memiliki kita untuk tetap tinggal di dunia ini. Marilah kita menebar kasih kepada semua orang agar mereka tahu bahwa Yesus sungguh mengasihi mereka melalui kehadiran kita. Tuhan Yesus Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mencurahkan kasih-Mu yang terbesar dengan memberi Yesus Putera-Mu menjadi Tuhan dan Juruselamat kami. Melalui kehadiran Yesus kami diajarkan bagaimana mengasihi Allah dan sesama. Kini Yesus sudah tidak hadir lagi secara jasmani di dunia, namun kami percaya tugas menebar kasih yang sudah dilakukan Yesus belum selesai. Kini Ia menugaskan kami untuk menyelesaikan semua tugas itu. Curahkanlah Roh Cinta Kasih-Mu dalam hati kami, agar kami mampu menebar kasih-Mu pada sesama yang membutuhkan kasih kami, teristimewa orang-orang yang terdekat dengan kami; suami, istri, anak-anak, orang tua dan kekasih kami. Yesus jadikanlah hati kami seperti hatimu, hati yang mampu membagi cinta, perhatian dan tindakan kasih kepada siapapun juga. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 20 September 2025Bacaan: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia." (Yakobus 2:22)Renungan: Ada seorang pria melintasi padang gurun dan ia melihat tunas kelapa yang muncul di permukaan bumi. Ia pun mengangkat sebuah batu besar lalu meletakkannya tepat di atas kelapa yang sedang bertunas tadi. Sambil tersenyum puas, pria itu pergi. Meskipun sang kelapa telah berusaha sekuat tenaga untuk menyingkirkan batu itu, namun batu itu tidak bergerak sedikitpun. Satu-satunya cara agar ia tetap tumbuh, ia menancapkan akar akarnya ke bawah sampai mencapai sumber air yang cukup untuk pertumbuhannya. Semakin hari akar-akarnya semakin kuat dan iapun berhasil tumbuh dengan meliukkan tunasnya untuk menghindari batu tersebut. Beberapa tahun kemudian, pria tersebut kembali untuk memastikan pohon kelapa itu sudah mati. Ketika ia sedang mencari-cari, sebuah kelapa yang sangat tinggi menyapanya sambil berkata. "Aku ingin berterima kasih kepadamu atas batu besar yang kau letakkan di atasku dulu. Batu itulah yang telah menyemangati aku untuk terus bertumbuh dengan berbagai cara. Hasilnya sekarang aku menjadi pohon kelapa tertinggi di tempat ini." Seringkali kita berdoa dan meminta kepada Tuhan agar Ia mengangkat masalah dan beban yang menekan kita, tetapi jarang kita minta agar Tuhan memberikan kekuatan dan kemampuan ekstra untuk dapat menanggung beban dan masalah kita. Akibatnya ketika kita tidak merasa mampu lagi menanggung beban itu, iman kita menjadi lemah dan kita mulai kecewa terhadap Tuhan. Sebenarnya tahan atau tidaknya kita dalam tekanan, terletak pada cara kita menyikapi tekanan tersebut. Orang yang mau maju tidak akan pernah memandang tekanan sebagai beban berat yang akan menyebabkannya jatuh. Sebaliknya ia akan memandang itu sebagai pendorong semangat untuk berusaha dan terus bertekun. Jangan selalu meminta agar Tuhan mengangkat beban kita, tetapi mintalah kekuatan untuk dapat bertahan dan menang atas setiap tekanan yang ada, maka iman dan kepribadian kita akan semakin didewasakan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku tidak meminta agar Engkau mengangkat beban hidupku, tetapi berilah aku kekuatan untuk menanggungnya. Karena kalau Engkau mengizinkan beban dan permasalahan terjadi dalam hidupku, itu artinya Engkau sedang membentuk aku menjadi pribadi yang kuat dan tahan uji. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 1 Agustus 2025Bacaan: "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)Renungan: Menurut sebuah legenda kuno, ketika tiga raja dari Timur mengikuti bintang Betlehem, mereka sampai pada rumah seorang wanita. Mereka mengatakan kepadanya, "Mari ikut kami, kami telah melihat bintangnya di timur dan kami akan datang menyembah Dia." Wanita itu menjawab, "Saya ingin pergi. Saya mendengar bahwa Dia akan datang pada suatu hari dan saya akan memerhatikan itu. Tetapi saya tidak dapat ikut kalian sekarang. Saya harus mengatur rumah saya dahulu dan urusan saya yang lain, baru kemudian saya akan mengikuti kalian untuk menemui Dia." Tetapi ketika pekerjaannya sudah diselesaikan, ketiga orang Raja dari Timur itu sudah tidak kelihatan lagi, bintang di langit tidak bersinar lagi dan wanita itu tidak melihat Yesus. Dalam kehidupan sehari-hari kitapun sering kehilangan kesempatan untuk bertemu secara pribadi dengan Yesus. Hal ini diakibatkan karena kesibukan dan kemalasan kita. Ketika ada kesempatan beribadah di gereja, kita melalaikannya karena ada pekerjaan, atau ada undangan pernikahan, atau persiapan ujian dan ulangan umum, atau karena ingin libur setelah seminggu bekerja. Ketika hendak makan dan sesudah makan, kita melalaikan doa makan karena lupa, atau karena malu bila harus berdoa di depan orang lain atau karena memang tidak pernah mengucap syukur atas berkat Tuhan. Ketika beribadah di gereja, tubuh jasmani kita hadir, tetapi pikiran kita di tempat lain, sibuk dengan gadget atau memang tidak pernah merasa bahwa Tuhan itu penting, sehingga waktu untuk Tuhanpun sering kita korupsi untuk yang lainnya. Ketika ada sumbangan untuk aksi sosial, kita melalaikannya karena beranggapan hal itu tidak mendidik orang dan membuat mereka menjadi mental pengemis, sehingga hilanglah satu kesempatan untuk berbuat kebaikan. Semakin sedikit waktu yang kita berikan untuk Tuhan dan untuk hal-hal rohani, itu membuktikan semakin sedikitlah cinta kita kepada Tuhan. Semakin besar cinta kita pada dunia, semakin besar pula waktu yang kita berikan untuknya. Banyak orang mengharapkan berkat yang besar dari Tuhan, tetapi hanya sedikit bayaran doa yang diberikan. Marilah kita mulai memberikan waktu kita yang terbaik untuk Tuhan. Jika banyak harapan dan berkat yang ingin kita capai, maka kita berikan juga waktu yang banyak untuk Tuhan sebagai pemberi berkat yang utama. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, begitu banyak berkat jasmani dan rohani yang ingin kudapatkan dari-Mu, tetapi hanya sedikit waktu yang kuberikan untuk dekat dengan-Mu. Aku masih perhitungan dalam hal waktu dan materi terhadap-Mu. Semakin sedikit waktu yang kuberikan untuk-Mu, semakin terbuktilah bahwa hanya sedikit cintaku pada-Mu. Masuklah lebih dalam di hatiku Yesus, hancurkan semua penghalang yang selama ini mengikat aku sehingga aku melalaikan hidup rohaniku. Jangan biarkan iblis merebut hatiku, sehingga menjauhkan aku dari-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 16 Juli 2025Bacaan: "Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan diserta kecemasan." (Amsal 15:16)Renungan: Benyamin Franklin berkata, "Uang tidak pernah menjadikan seseorang bahagia dan memang tidak akan pernah. Semakin banyak seseorang memiliki uang dan kekayaan, semakin banyak yang ia inginkan. Kekosongan demi kekosongan akan selalu timbul. Ketika suatu keinginan dipuaskan, maka akan timbul keinginan-keinginan berikutnya dalam bentuk lain." Meskipun harus diakui bahwa manusia membutuhkan uang, tetapi uang bukanlah segalanya. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan dan kekayaan tidak akan pernah mendatangkan kepuasan bagi jiwa kita. Satu-satunya Pribadi yang dapat memberikan kebahagiaan dan kepuasan jiwa adalah Tuhan. Betapa banyak pengikut Yesus setelah memperoleh segalanya kemudian melupakan Tuhan. Kita lupa bahwa semua fasilitas yang ada termasuk uang yang ada di tangan kita adalah pemberian Tuhan dan milik Tuhan. Kita hanya dipercaya untuk memakai apa yang bukan milik kita. Amsal 15:16 berkata, "Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan diserta kecemasan." Kekayaan dan uang yang berlimpah tanpa takut akan Tuhan tidak akan pernah menjamin kebahagiaan dan kepuasan kita. Waspadalah kalau hati kita mulai condong kepada uang, menganggap uang adalah segalanya. Hal ini dapat membutakan hati nurani kita sehingga kita dapat jauh dari Tuhan. Takutlah akan Tuhan maka berkat dan kebahagiaan akan mengikuti kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena aku memiliki Engkau. Berapapun banyaknya kekayaan yang ku miliki, namun Engkaulah yang ada di atas segala-galanya bagiku. Jangan biarkan harta duniawi menyilaukan hatiku sehingga perlahan-lahan menjauhkan aku daripada-Mu. Bantulah aku Tuhan, agar dengan harta yang kumiliki, aku dapat memuliakan nama-Mu dan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RP. Barnabas "Berty" Ohoiwutun MSC Manado Mat. 10:34-11:1
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Juni 2025Bacaan: "Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup." (Amsal 15:27)Renungan: Seorang raja mengumpulkan orang-orang yang ahli dalam keuangan untuk membahas masalah penting menyangkut kesejahteraan rakyat. Raja sangat heran karena dalam lima tahun terakhir ini negara sudah menyalurkan begitu banyak dana untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak, untuk membuka lapangan pekerjaan baru, untuk membuka jaringan listrik dan telepon ke desa-desa kecil dan membangun rumah sakit. Namun kelihatannya dana yang dikucurkan masih saja kurang dan tidak pernah cukup. Sudah hampir dua jam pertemuan itu berjalan namun belum juga jelas penyebab dari semua kebocoran uang negara itu. Pada saat itulah seorang jenderal tua berkaca mata yang duduk di ujung meja, berdiri dan mengambil sebongkah es dari dalam baskom di samping meja. Ia memberikan bongkahan es tersebut kepada orang yang berada di sebelahnya untuk diedarkan ke semua orang yang berada di sekeliling meja hingga tiba pada orang terakhir di ujung meja. Ketika bongkahan es itu tiba pada orang terakhir, besarnya tidak lagi sebesar ketika pertama kali ia menyerahkannya. Sekarang besarnya sudah berkurang menjadi seperempat bagian dari besar sebelumnya. "Anda tahu apa artinya pelajaran ini?" tanya jenderal itu kepada semua yang hadir. Meskipun semuanya diam, namun tampak kepala mereka mengangguk-angguk tanda mengerti pelajaran dari bongkahan es itu. Jenderal itu menjelaskan, "Semakin banyak tangan yang dilalui, semakin berkuranglah jumlahnya." Meskipun di mana-mana kita mendengar seruan dan himbauan menentang korupsi, namun praktik korupsi tetap juga terjadi. Korupsi adalah penyelewengan atau penggelapan uang negara atau perusahaan untuk kepentingan pribadi. 1 Timotius 6:10 berbunyi, "Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka." Meskipun uang itu sendiri tidaklah jahat tetapi kecintaan akan uanglah yang membuat orang-orang menjadi jahat. Sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa apa yang kita peroleh dengan cara yang tidak benar, tidak akan pernah mendatangkan kedamaian bagi kita. Sebaliknya kita telah menempatkan diri sendiri di bawah bayang-bayang masalah. Ketika Tuhan mempercayakan kita untuk menempati posisi yang baik dan tinggi di dalam pekerjaan kita, itu bukan dengan maksud agar kita mempunyai peluang untuk berlaku curang dan mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Di dalam pekerjaan, korupsi mempunyai arti yang lebih luas. Selain korupsi uang, ada juga korupsi waktu dan korupsi barang-barang lain milik perusahaan yang kemudian diambil menjadi milik sendiri tanpa ada yang tahu. Ingatlah bahwa standar Tuhan tidak akan pernah berubah. Ketika kita bekerja dengan jujur dan setia, maka Tuhan sendiri akan menyatakan kemurahan-Nya atas kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jauhkanlah aku dari keinginan mencari keuntungan gelap. Aku mau mengucap syukur senantiasa untuk apa yang sudah Engkau percayakan kepadaku. Aku akan mencukupkan diri dengan pemberian-Mu saja. Amin. (Dod).
Do you know someone who makes an extraordinary impact in the community? It could be a person from any background or field of endeavour. You can help celebrate their achievements by nominating them for an Order of Australia. The more we recognise extraordinary members within our communities, the more Australia's true diversity is reflected in the Australian honours list. - Apakah Anda mengenal seseorang yang membuat dampak luar biasa di masyarakat? Mereka bisa berasal dari latar belakang atau bidang apa pun. Anda dapat membantu merayakan pencapaian mereka dengan menominasikan mereka untuk 'Order of Australia'. Semakin kita mengenali anggota luar biasa dalam komunitas kita, semakin banyak keragaman sejati Australia tercermin dalam daftar penghargaan Australia.
Pembawa Renungan : Drg. Hernawaty Halim Pontianak Mrk 3:7-12