POPULARITY
Pdt. Ferry Felani (TB) 1 Yohanes 2: 9-11Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang. Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.
Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cli77xv0u00bj01307mtm9zlp/commentsBismillah...MasyaAllah la hawlaa walaa quwwata ilaa billah. Barokallohfiikum“...Barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”— QS. At-Talaq: 3“Aku tidak tahu kenapa Allah memilih jalan ini untukku. Tapi aku tahu bahwa Allah tahu sesuatu yang tidak aku tahu.”“Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”— QS. Al-Baqarah: 216وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ“Allah mengetahui, sedangkan kalian tidak mengetahui.”Rasulullah ﷺ bersabda:عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah kebaikan baginya.”Kemudian Rasulullah menjelaskan:“Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.”— HR. Muslim, diriwayatkan dalam Riyadhus Shalihin no. 27Jadi menariknya, “baik” tidak selalu berarti kejadiannya menyenangkan.PlaylistDzikir Sehari-hari https://open.firstory.me/playlists/cm0uaxwoc004301ur9bc1eoozJangan Takut Resign atau Dipecat https://open.firstory.me/playlists/cm0sxz0od026p01y2g31h4hqdMy Story Hijrah Riba https://open.firstory.me/playlists/cm0sx7wrt026301y2dr8z4ocsLunas Hutang Tanpa Tersiksa https://open.firstory.me/playlists/cm0sx1fat01eg01w5b46y01d9Tentang Karir dan Pekerjaan https://open.firstory.me/playlists/cm0sxsu8j02ic01u9dmxz4a9bAgar Doa Mudah Terkabul https://open.firstory.me/playlists/cm0t1z1pc01nd01w53982h7paKarakter Golongan Darah https://open.firstory.me/playlists/cm0sxwizm007401zr94jge8u7Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-MuProfil & dapatkan buku ku di msha.ke/riamarliana87 Powered by Firstory Hosting
Bismillah,2199. KENAPA KESYIRIKAN BEGITU FATAL?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2195. ALASAN UTAMA ADA KESYIRIKANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2192. TAHUKAH ANDA APA ITU SYIRIK?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2194. INTI AJARAN PARA NABI & RASULRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2193. PERCAYA ALLAH ﷻ TAPI MUSYRIK? KOK BISA?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2181. TAUHID & RAHASIA SETIAP SURAT & AYATRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2189. HUSBAND SAVES MONEY, WIFE COVERS EXPENSES Riyaadhush ShaalihiinChapter 51 | HarapanHadith 419 | Hadith of Jabir (may Allah be pleased with him)From Jabir (may Allah be pleased with him), narrated by:A Bedouin came to the Prophet (peace and blessings be upon him) and said, “O Messenger of Allah, what are the two things that guarantee Paradise?” He replied, “Whoever dies without associating anything with Allah will enter Paradise, and whoever dies associating anything with Him will enter Hellfire.” (Narrated by Muslim)“A Bedouin came to the Prophet (peace and blessings be upon him) and said, ‘O Messenger of Allah, what are the two things that guarantee Paradise?'” Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan seuatu pun, maka pasti masuk surga, and barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu pa pun, pasti masuk neraka'. (HR.Muslim)
Bismillah,2188. DO NOT FORGET THE RIGHTS OF ALLAH ﷻ Riyaadhush ShaalihiinChapter 51 | HarapanHadith 419 | Hadith of Jabir (may Allah be pleased with him)From Jabir (may Allah be pleased with him), narrated by:A Bedouin came to the Prophet (peace and blessings be upon him) and said, “O Messenger of Allah, what are the two things that guarantee Paradise?” He replied, “Whoever dies without associating anything with Allah will enter Paradise, and whoever dies associating anything with Him will enter Hellfire.” (Narrated by Muslim)“A Bedouin came to the Prophet (peace and blessings be upon him) and said, ‘O Messenger of Allah, what are the two things that guarantee Paradise?'” Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan seuatu pun, maka pasti masuk surga, and barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu pa pun, pasti masuk neraka'. (HR.Muslim)
Bismillah,2187. SYIRIK DAN AMAL IBADAH KITARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2186. JANGAN BERBUAT SYIRIK,LALU BESARKAN HARAPANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2185. APAKAH ALLAH ﷻ MENGAMPUNI DOSA SYIRIK?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)
Bismillah,2173. SAAT KITA MENDEKAT KEPADA-NYARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2164. IMAN KEPADA SURGA & NERAKA & DAMPAK PADA DIRiRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2165. PENTINGNYA HARAPAN UNTUK KEHIDUPANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2166. AKU MELAKUKAN DOSA BESAR, APAKAH DIAMPUNI?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2167. LUASNYA RAHMAT ALLAH UNTUKMURiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2170. KEBAIKANMU TIDAK PERNAH SIA-SIA Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2171. KEMUDAHAN UNTUK MASUK SURGARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2172. JIKA KITA PUNYA HARAPANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2174. DOSAKU SANGAT BANYAK, APAKAH MASIH BISA DIAMPUNI? Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)
Bismillah,2158. KALIMAT TAUHID DALAM KEHIDUPAN NYATARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2160. KEUTAMAAN NABI ISA DALAM ISLAMRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2159. CUKUPKAH HANYA DENGAN MENGUCAPKAN KALIMAT TAUHID?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka
Bismillah,2153. HUBUNGAN TAUHID & SEMANGAT IBADAHRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits 417 | Hadits Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhuDari Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." (Muttafaq'alaih)Dalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka"
Bismillah,2152. SUDAH KOKOHKAH KALIMAT TAUHIDMU?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits 417 | Hadits Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhuDari Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." (Muttafaq'alaih)
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 12:26Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 April 2026Bacaan: "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut." (1 Yohanes 3:14)Renungan: Ada begitu banyak ayat Alkitab yang meneriakkan kata kasih agar yang tak mendengar dapat mendengar, dan yang tak mau mendengar menjadi terusik sehingga mau mendengar. Kasih adalah ciri khas dari kehidupan kekristenan, yang membedakan kita dengan dunia ini. Mengasihi bukanlah pilihan bagi para pengikut Kristus, melainkan sebuah keharusan, yang sama halnya seperti manusia dengan makanan. Mau tidak mau, atau enak tidak enak, manusia akan tetap makan agar dapat bertahan hidup. Jadi baik atau tidak baik situasi, kondisi dan tempatnya, kita harus tetap dapat mengasihi. Namun bila akhirnya kita menjadikan kasih sebagai sebuah pilihan, maka hari ini ada begitu banyak orang yang kita bunuh. Ya, menjadi pembunuh, itulah hasil akhir dari pilihan kita, karena kita gagal menjadi penunjuk jalan bagi orang-orang "dunia" untuk menuju kepada jalan kebenaran dan hidup. Inilah alasan mengapa kasih menjadi begitu penting, sehingga firman-Nya terus menggedor hati kita agar kita hidup sebagai anak-anak terang yang memancarkan kasih-Nya. Sebab, seperti apa dan bagaimana kita hidup, maka seperti itulah orang akan memandang Kristus. Jika kita hidup sebagai pemarah atau pendendam, maka seperti itulah Kristus di hadapan orang-orang yang tidak mengenal-Nya. Kristus yang adalah Kasih, berubah menjadi Pribadi yang buruk karena keangkuhan, keegoisan, dan kegengsian kita yang tidak mau mengampuni. Di dalam Kristus, hal mengasihi bukan lagi sebuah kemustahilan. Untuk itu, jika kita masih merasakan sebaliknya, maka sesungguhnya la tidak ada di dalam kita, dan kita tidak pernah mengenal-Nya. Saat dunia membutuhkan alasan atau syarat untuk mengasihi, la justru mengajarkan kita untuk mengasihi tanpa syarat, sama seperti Dia yang mengasihi kita tanpa syarat. Maukah kita belajar mengasihi? Selamat Paskah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin belajar memiliki kasih yang Engkau ajarkan kepadaku, agar aku dapat mengasihi tanpa mencari alasan untuk apa aku mengasihi. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Maret 2026Bacaan: "Peliharalah kasih persaudaraan!" (Ibrani 13:1) Renungan: Joe O'Donnell, adalah seorang fotografer yang ditugaskan untuk mengabadikan berbagai kerusakan yang terjadi setelah Perang Dunia II. Ia mengabadikan seorang bocah Jepang berumur sekitar 10 tahun yang sedang memanggul adiknya yang telah meninggal untuk dibawa ke tempat kremasi. Bocah ini menahan kesedihannya dengan menggigit bibir bawahnya sampai berdarah. Ia berdiri tegak tak bergeming ketika api menyala dan membakar habis tubuh adiknya, dan kemudian ia berlalu. Foto ini diambil di kota Nagasaki pada tahun 1945. Pada tanggal 8 Agustus 2020 dibuatlah film dokumenter dengan judul "The Standing Boy of Nagasaki". Sampai saat ini belum diketemukan jati diri dari bocah ini. Kita tidak tahu berapa jauh bocah ini telah berjalan bertelanjang kaki sambil memanggul jenazah adiknya agar dapat dikremasikan. Ia bisa saja meninggalkannya di jalanan, ataupun meletakkan beban tersebut di lokasi kremasi. Namun bocah ini memanggulnya sampai tiba gilirannya untuk menyerahkan jenazah adiknya ke petugas kremasi. Oleh karena itu, peristiwa ini diabadikan sebagai lambang dari kekuatan kasih persaudaraan. Allah melihat kasih kita kepada-Nya melalui kasih persaudaraan kita di dunia ini. "Barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya... Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya." Namun di dalam fakta kehidupan ini, banyak orang percaya yang mengalami putusnya tali persaudaraan. Persoalan, pertengkaran, perebutan harta menimbulkan kebencian satu sama lain. Kakak dan adik saling tidak mau kenal lagi. Namun, anehnya kita tetap menjalani kehidupan yang beribadah dan mengasihi Allah karena kita tidak mampu melihat keterkaitan antara mengasihi Allah dan tali persaudaraan seperti yang Allah inginkan. Apapun persoalan yang ada, mari kita belajar mengasihi saudara-saudara yang ada di dunia ini. Dasar yang kuat bagi kita untuk mempraktikkan kasih persaudaraan adalah karena Yesus sudah mengasihi kita terlebih dahulu! Ibr 13:1 mengingatkan kepada kita, "Peliharalah kasih persaudaraan!" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku seringkali tidak memperhatikan perintah-Mu untuk saling mengasihi sama seperti Engkau mengasihi aku. Amin. (Dod).
Bismillah,Dua bulan pascabencana, Aceh Tamiang tengah berjuang bangkit. Warga gotong-royong membersihkan jalan, masjid, hingga rumah mereka. Ikhtiar ini agar mereka dapat beribadah dengan bersih di Ramadhan nanti.“Fokus sekarang lebih ke bagaimana desa dan rumah bersih untuk Ramadhan. Untuk beli sembako, belum terpikirkan. Uang juga terbatas. Tapi kami yakin bisa pulih, kami mohon Allah jaga iman kami dan tolong kami.”-Kepala Dusun Kesehatan, Aceh TamiangMari antarkan Paket Energi Ramadhan untuk penyintas bencana Sumatra, serta penuntut ilmu, fakir miskin, dan muslimin lainnya. Semoga dengan membantu menyediakan pangan mereka di Ramadhan, Allah bantu mudahkan kita beramal shalih sebaik-baiknya di bulan tersebut.“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)Salurkan sedekah terbaik kita melalui:CIMB Niaga Syariah860013829900Bank Syariah Indonesia1111815557a.n. Muhajir Peduli Indonesia#SebaikbaikRamadhan#semuabutuhbersedekah
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 14 Januari 2026Bacaan: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah." (3 Yohanes 1:11) Renungan: Pada dasarnya manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu, dll, dari meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi-lagi itu juga meniru. Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk! Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberikan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus. Mari renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indah jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus! Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadarilah juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi, dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Semoga kita bisa meneladani yang baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dalam berteman, agar aku tidak salah memilih teman. Sehingga melalui hikmat-Mu aku mendapatkan teman yang bisa membawa aku lebih dekat pada-Mu. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKELUARGA SEMPURNAMari kita membaca Firman Tuhan dari2 KORINTUS 6: 18Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa."Wonder Kids, semua orang pasti ingin punya keluarga yang sempurna.Tapi tahukah kalian bahwa keluarga Tuhan Yesus juga tidak sempurna? Tuhan Yesus berkata dalam Markus 3:35, “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”Ketika saudara-saudara Tuhan Yesus tidak sependapat dengan-Nya, Tuhan Yesus tidak memaksakan kehendak-Nya. Dia tahu bahwa keluarga spiritual di Gereja dapat memberikan dorongan semangat yang kadang tidak bisa diberikan oleh keluarga lahiriah-Nya.Wonder Kids, apa yang bisa kita lakukan jika keluarga kita tidak sempurna?Kamu bisa datang ke keluarga rohani di Gereja. Mereka adalah saudara-saudara seiman yang selalu siap memberi perhatian, semangat, pelukan hangat, atau mendengarkan ceritamu.Allah memberikan kita keluarga rohani untuk melengkapi kita. Jadi, jangan berkecil hati. Allah selalu punya cara untuk memberkati kita melalui keluarga rohani.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Hari ini, lakukan hal sederhana:• Kirim pesan atau tulis kartu kepada salah satu guru Sekolah Minggu sebagai ucapan terima kasih.• Doakan keluargamu, baik yang di rumah maupun keluarga rohanimu di gereja.Ingat, Allah adalah Bapa yang sempurna, dan Dia tidak pernah mengecewakan.Mari kita berdoaBapa yang baik, terima kasih telah menjadikanku sebagai anak-anak-Mu. Tolong aku untuk hidup dalam kasih dan kebenaran-Mu, serta mempercayakan hidupku sepenuhnya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH INGIN KITA MENJADI ANAK-ANAK-NYA DAN HIDUP DALAM HUBUNGAN YANG DEKAT DENGAN-NYA. Tuhan Yesus memberkati
Ibu. Monika Iskandar (TB) Yohanes 15:5Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 20: 26-27Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 3 November 2025Bacaan: "Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." (Lukas 14:11)Renungan: Di sebuah padang yang hijau hiduplah bermacam-macam makhluk hidup. Tanaman dan binatang-binatang tinggal juga di situ. Sebuah pohon ara bersikap sombong karena menganggap diri lebih berguna daripada bunga bakung yang ada di bawahnya. "Apa yang bisa dihasilkan dari sekuntum bunga padang seperti dirimu? Tidak ada yang menghargaimul" ejeknya. Bunga bakung merasa sedih karena keberadaan dirinya. Hingga suatu hari seorang pria muda berbaju putih diikuti beberapa orang berhenti di sebelahnya dan berkata sambil menunjuk kepadanya: "Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan memintal, namun aku berkata kepadamu, Salomo dalam segala kemegahannya tidak berpakaian seindah salah satu bunga itu." Ucapan orang itu begitu berpengaruh baginya. Ia merasa begitu berharga. Tetapi pohon ara tidak pernah jemu mengolok-oloknya. Waktu terus berjalan. Suatu hari laki-laki itu kembali berjalan ke arah pohon ara yang tidak menghasilkan buah sambil berkata: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya." Dan seketika itu keringlah pohon ara itu. Meskipun kita memiliki kekurangan, tetapi kita tidak boleh minder dan rendah diri. Tuhan menghargai kita siapapun dan bagaimanapun kita. Sebaliknya, jika kita memiliki kelebihan, belajarlah rendah hati, karena barangsiapa merendahkan diri dia akan ditinggikan. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan. Tuhan Yesus memberkati,Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menghargai setiap pribadi yang ada di sekitarku, sehingga mereka boleh tersapa dengan kerendahan hatiku. Yesus jadikan hatiku seperti hati-Mu. Amin. (Dod).
Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.
Bpk. Kin Liong (TB) Markus 3 : 33 & 35Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Felix Witanto (TB) Matius 20 : 26Tidaklah demikian di antara kamu . Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu
Pdm. Handoyo Salim (TB) 1 Korintus 1:31 "Karena itu seperti ada tertulis: 'Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan'".
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 26 November 2024 Bacaan: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5) Renungan: Kalau kita perhatikan, pohon-pohon yang ada di sekitar kita ternyata memiliki berbagai macam bentuk dan jenis. Pada umumnya, pohon memiliki beberapa bagian-bagian tertentu yang memiliki kekuatan dan fungsi yang berbeda-beda. Bagian yang tidak kelihatan dari pohon adalah akar yang biasanya terbenam di dalam tanah. Sedangkan bagian yang terlihat adalah batang, ranting, bunga dan buah. Kalau kita perhatikan, ranting akan melekat pada batang pohon. Pada ranting-ranting tersebut kita akan melihat bunga dan buah yang banyak. Meskipun ranting-ranting itu lemah jika dibanding dengan batang pohon yang terlihat jauh lebih kuat, tetapi ranting mampu menahan berat buah yang dihasilkannya. Yesus berkata bahwa Dialah pokok anggur dan kita adalah ranting-ranting-Nya. Pada sebuah pohon, ranting adalah tempat gantungan untuk buah dan juga tempat di mana buah dihasilkan. Pokok anggur bertugas memasok kehidupan pada ranting-ranting dan ranting mempunyai tugas untuk menghasilkan buah dan sebagai tempat gantungan bagi buah yang dihasilkan. Pokok anggur itu kuat, sedangkan ranting itu lemah. Tetapi meskipun lemah, ranting tetaplah tempat buah dihasilkan. Untuk dapat menghasilkan buah, ranting harus melekat pada pokok anggur. Ketika ranting terpisah dari pokok anggur, ranting tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi untuk menghasilkan buah. Sebagai ranting, yang perlu kita perhatikan adalah di mana kita melekat? Kita harus melekat pada tempat yang benar. Saat kita melekat pada tempat yang kuat dan memberi kehidupan, kita akan mampu menghasilkan banyak buah. Saat kita melekat pada dunia, kita akan menghasilkan buah dari kedagingan kita. Ketika kita melekat pada Tuhan, kita akan menghasilkan buah-buah yang dari pada Tuhan, yaitu buah Roh Kudus. Tetapi sebaliknya, saat kita terpisah dari Tuhan, kita akan mati dan tidak bisa menghasilkan apa-apa. Saatnya untuk mengoreksi diri, di manakah selama ini kita melekat? Apakah pada pokok anggur yang benar, yaitu Tuhan ataukah kita melekat di tempat yang salah? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku karena selama ini aku terlalu terikat dengan hal-hal duniawi. Bantulah aku agar hatiku dapat melekat erat hanya pada-Mu saja. Yesus yang baik, tolonglah aku anak-Mu. Amin. (Dod).
Wigand Sugandi - Yohanes 15:5 (TB) Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 23 Oktober 2024 Bacaan: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah." (3 Yohanes 1:11) Renungan: Manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu dari meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi- lagi itu juga meniru Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk! Demikian ayat ini berkata. Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus, yang menjadi mentornya. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberikan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus Mari renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indah jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus. Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadari juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi, dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Semoga kita bisa meneladani yang baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, agar pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku mencerminkan kehadiran-Mu sendiri dalam hidupku, sehingga melalui kehadiranku itu banyak orang kubawa dekat pada-Mu. Amin. (Dod).
Handoyo Salim - Yohanes 12:24-25 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Dalam Islam, terdapat keutamaan yang besar pada perkataan yang baik dan perilaku diam yang bijak. Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam" (HR. Bukhari dan Muslim). Ayat-ayat dalam Al-Qur'an juga menekankan pentingnya menjaga lisan, seperti dalam surat Al-Ahzab ayat 70 yang berbunyi, "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar." Oleh sebab itu, dalam banyak situasi, diam memang bagaikan emas karena dapat mencegah kita dari berkata-kata yang sia-sia dan dosa lisan. Perkataan yang dipilih dengan bijak dan diam yang munasabah adalah bentuk pengendalian diri yang dicintai Allah Subhanahu Wa Ta'ala, menggambarkan tingginya akhlak dan kemuliaan seorang Muslim.
Hijrah adalah salah satu langkah penting bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dalam proses hijrah, tentu kita perlu mengambil inspirasi dan panduan dari Al-Qur'an. Allah berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 100, "Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak". Rasulullah Muhammad Sallallahu alaihi wasallam juga mencontohkan hijrah yang besar dari Mekah ke Madinah yang kemudian menjadi momentum penting dalam sejarah Islam. Hijrah bukan hanya bermakna berpindah tempat, namun juga bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat kepada perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjauhi segala larangan-Nya. Oleh karena itu, ambil inspirasi dari hijrah dalam Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam untuk menjalani hidup yang lebih berkah dan bermakna.
Dalam Islam, tamu memiliki kedudukan yang sangat mulia dan istimewa, sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan Hadist. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surah Adh-Dhariyat ayat 24-27 tentang kisah Nabi Ibrahim yang dengan penuh penghormatan menyambut tamunya. Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga menegaskan pentingnya memuliakan tamu dalam banyak hadist, salah satunya adalah hadits riwayat Bukhari dan Muslim: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya." Memuliakan tamu tidak hanya membawa berkah tetapi juga merupakan cerminan dari keimanan seseorang kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala serta mengikuti sunnah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita dianjurkan untuk selalu memperlakukan tamu dengan baik, memberikan pelayanan terbaik, serta menunjukkan keramahan sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka sebagai "Tamu Allah".
Sikap yang tepat menghadapi kematian adalah dengan mempersiapkan diri secara baik untuk menghadapinya. Seperti yang ditegaskan dalam Al-Quran Surah Ali Imran ayat 185, "Setiap jiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung." Rasulullah juga menegaskan pentingnya persiapan untuk kematian melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Muslim, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling panjang umurnya dan sebaik-baik amal adalah yang paling baik akhirannya." Oleh karena itu, sebagai umat muslim hendaklah selalu bersiap diri dengan amal shaleh serta taqwa agar dapat menghadapi kematian dengan hati yang tenang dan menerima takdir Allah.