Podcasts about barangsiapa

  • 100PODCASTS
  • 482EPISODES
  • 28mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Aug 10, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about barangsiapa

Show all podcasts related to barangsiapa

Latest podcast episodes about barangsiapa

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2174. "DOSAKU SANGAT BANYAK, APAKAH MASIH BISA DIAMPUNI? "

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 18:13


Bismillah,2174. DOSAKU SANGAT BANYAK, APAKAH MASIH BISA DIAMPUNI? Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2171. "KEMUDAHAN UNTUK MASUK SURGA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 26:59


Bismillah,2171. KEMUDAHAN UNTUK MASUK SURGARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2173. "SAAT KITA MENDEKAT KEPADA-NYA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 20:32


Bismillah,2173. SAAT KITA MENDEKAT KEPADA-NYARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2172. "JIKA KITA PUNYA HARAPAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 19:23


Bismillah,2172. JIKA KITA PUNYA HARAPANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2164. "IMAN KEPADA SURGA & NERAKA & DAMPAK PADA DIRI"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 23:12


Bismillah,2164. IMAN KEPADA SURGA & NERAKA & DAMPAK PADA DIRiRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2165. "PENTINGNYA HARAPAN UNTUK KEHIDUPAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 18:58


Bismillah,2165. PENTINGNYA HARAPAN UNTUK KEHIDUPANRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2166. "AKU MELAKUKAN DOSA BESAR, APAKAH DIAMPUNI?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 25:48


Bismillah,2166. AKU MELAKUKAN DOSA BESAR, APAKAH DIAMPUNI?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2167. "LUASNYA RAHMAT ALLAH UNTUKMU"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 26:03


Bismillah,2167. LUASNYA RAHMAT ALLAH UNTUKMURiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2170. "KEBAIKANMU TIDAK PERNAH SIA-SIA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 8:42


Bismillah,2170. KEBAIKANMU TIDAK PERNAH SIA-SIA Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-418 | Abu Dzar -radhiyallahu anhuDari Abu Zar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Nabi ﷺ bersabda,يقولُ اللَّهُ عزَّ وجَلّ: مَنْ جاءَ بِالحَسَنَةِ ، فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِها أَوْ أَزْيَدُ ، ومَنْ جاءَ بِالسَّيِّئَةِ ، فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا أَوْ أَغْفِرُ . وَمَنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْراً ، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ ذِرَاعاً ، ومنْ تَقَرَّبَ مِنِّي ذرَاعاً، تَقَرَّبْتُ مِنْهُ باعاً، وَمَنْ أَتاني يمشي ، أَتَيْتُهُ هَرْولَةً ، وَمَنْ لَقِيَني بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطِيئَةً لاَ يُشْرِكُ بِي شَيْئاً، لَقِيتُهُ بمثْلِها مغْفِرَةً » رواه مسلم."Allah ﷻberfirman, 'Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya tau lebih. Dan barangsiapa melakukan keburukan, maka balasan satu keburukan adalah satu keburukan sepertinya atau Aku ampuni. Dan barang siapa mendekat kepadaKu satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu hasta. Barang Siapa mendekat kepadaKu satu hasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Barangsiapa mendatangiKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat. Barangsiapa menemuiKu dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, namun dia tidak menyekutukanKu dengan apa pun, maka Aku akan menemuinya dengan ampunan hampir sepenuh bumi juga'." (HR. Muslim)

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2158. "KALIMAT TAUHID DALAM KEHIDUPAN NYATA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 9, 2026 19:05


Bismillah,2158. KALIMAT TAUHID DALAM KEHIDUPAN NYATARiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2160. "KEUTAMAAN NABI ISA DALAM ISLAM"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 9, 2026 23:55


Bismillah,2160. KEUTAMAAN NABI ISA DALAM ISLAMRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2159. "CUKUPKAH HANYA DENGAN MENGUCAPKAN KALIMAT TAUHID?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 9, 2026 14:37


Bismillah,2159. CUKUPKAH HANYA DENGAN MENGUCAPKAN KALIMAT TAUHID?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapHadits 417 | Ubadah bin ash-ShamitDari Ubadah bin ash-Shamit , beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." Mattafaq'alaihDalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2153. "HUBUNGAN TAUHID & SEMANGAT IBADAH"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 1, 2026 15:12


Bismillah,2153. HUBUNGAN TAUHID & SEMANGAT IBADAHRiyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits 417 | Hadits Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhuDari Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." (Muttafaq'alaih)Dalam riwayat Muslim disebutkan:مَنْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وأَنَّ مُحَمَّداً رسُولُ اللَّهِ ، حَرَّمَ اللَّهُ علَيهِ النَّارَ »"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhakdisembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah,maka Allah mengharamkan neraka"

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2152. "SUDAH KOKOHKAH KALIMAT TAUHIDMU?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jul 17, 2026 22:53


Bismillah,2152. SUDAH KOKOHKAH KALIMAT TAUHIDMU?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits 417 | Hadits Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhuDari Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." (Muttafaq'alaih)

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Yesus Dan Pelayan-Nya

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later May 30, 2026 5:58


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Yohanes 12:26Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. 

AWR Indonesian - Daily Devotional
Uria Smith- Pemimpin Advent

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later May 4, 2026 7:04


"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Uria Smith- Pemimpin Advent

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later May 4, 2026 7:04


"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 5 April 2026 - Mengasihi Tanpa Alasan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 4, 2026 4:29


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 April 2026Bacaan: "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut." (1 Yohanes 3:14)Renungan: Ada begitu banyak ayat Alkitab yang meneriakkan kata kasih agar yang tak mendengar dapat mendengar, dan yang tak mau mendengar menjadi terusik sehingga mau mendengar. Kasih adalah ciri khas dari kehidupan kekristenan, yang membedakan kita dengan dunia ini. Mengasihi bukanlah pilihan bagi para pengikut Kristus, melainkan sebuah keharusan, yang sama halnya seperti manusia dengan makanan. Mau tidak mau, atau enak tidak enak, manusia akan tetap makan agar dapat bertahan hidup. Jadi baik atau tidak baik situasi, kondisi dan tempatnya, kita harus tetap dapat mengasihi. Namun bila akhirnya kita menjadikan kasih sebagai sebuah pilihan, maka hari ini ada begitu banyak orang yang kita bunuh. Ya, menjadi pembunuh, itulah hasil akhir dari pilihan kita, karena kita gagal menjadi penunjuk jalan bagi orang-orang "dunia" untuk menuju kepada jalan kebenaran dan hidup. Inilah alasan mengapa kasih menjadi begitu penting, sehingga firman-Nya terus menggedor hati kita agar kita hidup sebagai anak-anak terang yang memancarkan kasih-Nya. Sebab, seperti apa dan bagaimana kita hidup, maka seperti itulah orang akan memandang Kristus. Jika kita hidup sebagai pemarah atau pendendam, maka seperti itulah Kristus di hadapan orang-orang yang tidak mengenal-Nya. Kristus yang adalah Kasih, berubah menjadi Pribadi yang buruk karena keangkuhan, keegoisan, dan kegengsian kita yang tidak mau mengampuni. Di dalam Kristus, hal mengasihi bukan lagi sebuah kemustahilan. Untuk itu, jika kita masih merasakan sebaliknya, maka sesungguhnya la tidak ada di dalam kita, dan kita tidak pernah mengenal-Nya. Saat dunia membutuhkan alasan atau syarat untuk mengasihi, la justru mengajarkan kita untuk mengasihi tanpa syarat, sama seperti Dia yang mengasihi kita tanpa syarat. Maukah kita belajar mengasihi? Selamat Paskah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin belajar memiliki kasih yang Engkau ajarkan kepadaku, agar aku dapat mengasihi tanpa mencari alasan untuk apa aku mengasihi. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Maret 2026 - Mengasihi dengan segenap hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 17, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Maret 2026Bacaan: "Peliharalah kasih persaudaraan!" (Ibrani 13:1) Renungan: Joe O'Donnell, adalah seorang fotografer yang ditugaskan untuk mengabadikan berbagai kerusakan yang terjadi setelah Perang Dunia II. Ia mengabadikan seorang bocah Jepang berumur sekitar 10 tahun yang sedang memanggul adiknya yang telah meninggal untuk dibawa ke tempat kremasi. Bocah ini menahan kesedihannya dengan menggigit bibir bawahnya sampai berdarah. Ia berdiri tegak tak bergeming ketika api menyala dan membakar habis tubuh adiknya, dan kemudian ia berlalu. Foto ini diambil di kota Nagasaki pada tahun 1945. Pada tanggal 8 Agustus 2020 dibuatlah film dokumenter dengan judul "The Standing Boy of Nagasaki". Sampai saat ini belum diketemukan jati diri dari bocah ini. Kita tidak tahu berapa jauh bocah ini telah berjalan bertelanjang kaki sambil memanggul jenazah adiknya agar dapat dikremasikan. Ia bisa saja meninggalkannya di jalanan, ataupun meletakkan beban tersebut di lokasi kremasi. Namun bocah ini memanggulnya sampai tiba gilirannya untuk menyerahkan jenazah adiknya ke petugas kremasi. Oleh karena itu, peristiwa ini diabadikan sebagai lambang dari kekuatan kasih persaudaraan. Allah melihat kasih kita kepada-Nya melalui kasih persaudaraan kita di dunia ini. "Barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya... Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya." Namun di dalam fakta kehidupan ini, banyak orang percaya yang mengalami putusnya tali persaudaraan. Persoalan, pertengkaran, perebutan harta menimbulkan kebencian satu sama lain. Kakak dan adik saling tidak mau kenal lagi. Namun, anehnya kita tetap menjalani kehidupan yang beribadah dan mengasihi Allah karena kita tidak mampu melihat keterkaitan antara mengasihi Allah dan tali persaudaraan seperti yang Allah inginkan. Apapun persoalan yang ada, mari kita belajar mengasihi saudara-saudara yang ada di dunia ini. Dasar yang kuat bagi kita untuk mempraktikkan kasih persaudaraan adalah karena Yesus sudah mengasihi kita terlebih dahulu! Ibr 13:1 mengingatkan kepada kita, "Peliharalah kasih persaudaraan!" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku seringkali tidak memperhatikan perintah-Mu untuk saling mengasihi sama seperti Engkau mengasihi aku. Amin. (Dod).

Radio Muhajir Project
Energi Berbuka Puasa & Sahur Untuk Penyintas Bencana

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 1:07


Bismillah,Dua bulan pascabencana, Aceh Tamiang tengah berjuang bangkit. Warga gotong-royong membersihkan jalan, masjid, hingga rumah mereka. Ikhtiar ini agar mereka dapat beribadah dengan bersih di Ramadhan nanti.“Fokus sekarang lebih ke bagaimana desa dan rumah bersih untuk Ramadhan. Untuk beli sembako, belum terpikirkan. Uang juga terbatas. Tapi kami yakin bisa pulih, kami mohon Allah jaga iman kami dan tolong kami.”-Kepala Dusun Kesehatan, Aceh TamiangMari antarkan Paket Energi Ramadhan untuk penyintas bencana Sumatra, serta penuntut ilmu, fakir miskin, dan muslimin lainnya. Semoga dengan membantu menyediakan pangan mereka di Ramadhan, Allah bantu mudahkan kita beramal shalih sebaik-baiknya di bulan tersebut.“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)Salurkan sedekah terbaik kita melalui:CIMB Niaga Syariah860013829900Bank Syariah Indonesia1111815557a.n. Muhajir Peduli Indonesia#SebaikbaikRamadhan#semuabutuhbersedekah

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 14 Januari 2026 - Mencari dan menjadi teladan yang baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 14 Januari 2026Bacaan: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah." (3 Yohanes 1:11) Renungan: Pada dasarnya manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu, dll, dari meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi-lagi itu juga meniru. Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk! Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberikan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus. Mari renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indah jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus! Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadarilah juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi, dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Semoga kita bisa meneladani yang baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dalam berteman, agar aku tidak salah memilih teman. Sehingga melalui hikmat-Mu aku mendapatkan teman yang bisa membawa aku lebih dekat pada-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Keluarga Sempurna (6 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 3:22


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKELUARGA SEMPURNAMari kita membaca Firman Tuhan dari2 KORINTUS 6: 18Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa."Wonder Kids, semua orang pasti ingin punya keluarga yang sempurna.Tapi tahukah kalian bahwa keluarga Tuhan Yesus juga tidak sempurna? Tuhan Yesus berkata dalam Markus 3:35, “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”Ketika saudara-saudara Tuhan Yesus tidak sependapat dengan-Nya, Tuhan Yesus tidak memaksakan kehendak-Nya. Dia tahu bahwa keluarga spiritual di Gereja dapat memberikan dorongan semangat yang kadang tidak bisa diberikan oleh keluarga lahiriah-Nya.Wonder Kids, apa yang bisa kita lakukan jika keluarga kita tidak sempurna?Kamu bisa datang ke keluarga rohani di Gereja. Mereka adalah saudara-saudara seiman yang selalu siap memberi perhatian, semangat, pelukan hangat, atau mendengarkan ceritamu.Allah memberikan kita keluarga rohani untuk melengkapi kita. Jadi, jangan berkecil hati. Allah selalu punya cara untuk memberkati kita melalui keluarga rohani.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Hari ini, lakukan hal sederhana:• Kirim pesan atau tulis kartu kepada salah satu guru Sekolah Minggu sebagai ucapan terima kasih.• Doakan keluargamu, baik yang di rumah maupun keluarga rohanimu di gereja.Ingat, Allah adalah Bapa yang sempurna, dan Dia tidak pernah mengecewakan.Mari kita berdoaBapa yang baik, terima kasih telah menjadikanku sebagai anak-anak-Mu. Tolong aku untuk hidup dalam kasih dan kebenaran-Mu, serta mempercayakan hidupku sepenuhnya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH INGIN KITA MENJADI ANAK-ANAK-NYA DAN HIDUP DALAM HUBUNGAN YANG DEKAT DENGAN-NYA. Tuhan Yesus memberkati

Lifehouse Jakarta
Renungan Hari Ini - Pelajaran Hidup Raja Asa

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Dec 1, 2025 6:20


Ibu. Monika Iskandar (TB) Yohanes 15:5Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Kebebasan Allah

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 3:55


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 20: 26-27Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-31 masa biasa, 8 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 7, 2025 8:00


Dibawakan oleh Tarsisius Tarsan dan Ni Made Sumirati dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Roma 16: 3-9.16.22-27; Mazmur tg 145: 2-3.4-5.10-11; Lukas 16: 9-15.TIDAK BOLEH MENGABDI DUA TUAN Renungan kita pada hari inibertema: Tidak Boleh Mengabdi Dua Tuan. Ada seorang pegawai sederhana bernama Lukas yang setiaphari bekerja dengan jujur meski gajinya tidak besar. Ia menolak menerima suapkecil   yang bisa menambahpenghasilannya, karena ia ingin hidup berkenan kepada Tuhan. Awalnya iadipandang bodoh oleh rekan-rekannya, tetapi setelah beberapa tahun,kejujurannya membuatnya dipercaya untuk memimpin proyek besar. Lukas tidakhanya menerima promosi, tetapi juga dihormati karena integritasnya. Kesetiaandalam hal kecil membawa berkat yang besar, seperti janji Tuhan sendiri. Yesus berkata dalam Injil Lukas bahwa tidak seorang pundapat mengabdi kepada dua tuan, sebab ia akan membenci yang satu dan mengasihiyang lain, atau ia akan setia kepada yang satu dan tidak mengindahkan yanglain. “Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon” (Luk 16:13).  Sabda ini menegur manusia yang sering ingin memegangdua hal sekaligus: mengabdi kepada Tuhan, namun tetap mempertahankanketerikatan pada harta, kenyamanan, atau ego. Yesus mengingatkan bahwa arahhati manusia hanya bisa menuju satu pusat kasih. Bila Allah menjadi pusatnya,maka seluruh hidup akan diarahkan untuk memuliakan-Nya. Tetapi bila Mamon —simbol dari keserakahan dan kuasa duniawi — menjadi pusatnya, maka hidup ituakan kehilangan terang dan makna rohani. Mengabdi kepada Allah berarti menjadikan kehendak-Nyasebagai dasar setiap pilihan, bahkan dalam hal-hal yang tampak kecil. Yesusmenegaskan, “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalamperkara-perkara besar.” Kesetiaan yang sejati tidak menunggu kesempatan besar,tetapi dibuktikan melalui ketulusan dalam hal sederhana: kejujuran dalampekerjaan, kesabaran menghadapi orang sulit, dan kemurahan hati terhadapsesama. Tuhan tidak melihat seberapa besar karya yang kita hasilkan, melainkanseberapa besar kasih yang menggerakkan tindakan itu. Santo Paulus pun mencontohkan hal ini. Dalamsurat-suratnya, ia sering menyampaikan rasa syukur kepada orang-orang yangsetia melayaninya selama perjalanan pewartaan Injil. Mereka bukan hanyamembantu secara materi, tetapi juga memberikan kesetiaan, doa, dan dukungan disaat Paulus mengalami penderitaan. Kesetiaan mereka menunjukkan bahwa pelayananbukan sekadar tugas, melainkan bentuk kasih yang terus-menerus diberikan,bahkan ketika tidak dilihat orang.  Kesetiaan dan pengabdian sejati membutuhkan keputusanyang jelas: memilih Tuhan sebagai satu-satunya sumber hidup. Dunia mungkinmenawarkan banyak hal menarik — kekuasaan, uang, dan popularitas — namun semuaitu cepat berlalu. Sebaliknya, kesetiaan kepada Tuhan menghasilkan kedamaianbatin dan sukacita yang tak bisa dibeli. Orang yang mengabdi kepada Tuhan hidupdalam kepercayaan bahwa setiap berkat dan ujian adalah bagian dari rencanakasih-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, kuatkanlahiman kami agar kami tetap mengutamakan kehendak-Mu dan dapat meninggalkan semuakepentingan yang dapat menjauhkan kami dari-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 3 November 2025 - Rendah hati dan menghargai sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 2, 2025 3:38


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 3 November 2025Bacaan: "Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." (Lukas 14:11)Renungan: Di sebuah padang yang hijau hiduplah bermacam-macam makhluk hidup. Tanaman dan binatang-binatang tinggal juga di situ. Sebuah pohon ara bersikap sombong karena menganggap diri lebih berguna daripada bunga bakung yang ada di bawahnya. "Apa yang bisa dihasilkan dari sekuntum bunga padang seperti dirimu? Tidak ada yang menghargaimul" ejeknya. Bunga bakung merasa sedih karena keberadaan dirinya. Hingga suatu hari seorang pria muda berbaju putih diikuti beberapa orang berhenti di sebelahnya dan berkata sambil menunjuk kepadanya: "Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan memintal, namun aku berkata kepadamu, Salomo dalam segala kemegahannya tidak berpakaian seindah salah satu bunga itu." Ucapan orang itu begitu berpengaruh baginya. Ia merasa begitu berharga. Tetapi pohon ara tidak pernah jemu mengolok-oloknya. Waktu terus berjalan. Suatu hari laki-laki itu kembali berjalan ke arah pohon ara yang tidak menghasilkan buah sambil berkata: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya." Dan seketika itu keringlah pohon ara itu. Meskipun kita memiliki kekurangan, tetapi kita tidak boleh minder dan rendah diri. Tuhan menghargai kita siapapun dan bagaimanapun kita. Sebaliknya, jika kita memiliki kelebihan, belajarlah rendah hati, karena barangsiapa merendahkan diri dia akan ditinggikan. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan. Tuhan Yesus memberkati,Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menghargai setiap pribadi yang ada di sekitarku, sehingga mereka boleh tersapa dengan kerendahan hatiku. Yesus jadikan hatiku seperti hati-Mu. Amin. (Dod).

Ngaji Fiqih
hadits shohih muslim no 4

Ngaji Fiqih

Play Episode Listen Later Oct 18, 2025 10:02


Bab Terguran keras untuk dusta atas nama Rasulullah Shallallahu alaihi wa SallamShahih Muslim 4: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid al-Ghubari telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Abu Hashin dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari neraka."

muslims telah rasulullah hadits barangsiapa abu hurairah rasulullah shallallahu
Missiodei
Eps.226 Pengetahuan Keselamatan

Missiodei

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 93:00


*PENGETAHUAN KESELAMATAN* (Lukas 13:22-30, Lukas 12:1)_"Sedikitkah orang yang diselamatkan?"_Pertanyaan ini diajukan oleh seseorang dari Yerusalem yang mendengar ajaran Yesus tentang Kerajaan Allah. Bahkan hingga hari ini pun pertanyaan seperti ini masih eksis kita dengar dan pikirkan. Banyak orang masih berkeras hati, ingin menggunakan jalan / caranya sendiri untuk mencapai kerajaan Allah, sebab mereka tidak menerima cara Allah yaitu anugerah yang ditetapkan melalui kematian Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib dan kemudian bangkit pada hari yang ketiga mengalahkan maut. Yesus Kristus harus mati untuk mendamaikan hubungan Allah dengan manusia. Melalui Yesus Kristus pula kita bisa mengetahui banyak orang akan diselamatkan oleh karena iman / percaya kepada-Nya!(Ay.24) "Berjuanglah melalui pintu yang sesak itu!", tanpa anugerah Allah, manusia akan berusaha keras dengan kekuatannya sendiri untuk masuk ke dalam kerajaan Allah dan itu sangat sulit, banyak hambatan dan mustahil dilakukan oleh karena dosa yang tidak dapat diselesaikan oleh manusia itu sendiri. Pintu yang sempit dan sesak itu digambarkan sebagai sesuatu yang sangat sulit. Ibarat sebuah pintu hanya bisa dilewati oleh satu orang saja, berarti masing-masing orang bertanggungjawab atas perbuatannya dan tidak bisa ditanggungkan kepada orang lain. Inilah kondisi dunia yang sulit bagi manusia yang ingin masuk dalam kerajaan Allah. Jika manusia mampu melewati kesulitan-kesulitan yang ada maka mereka akan selamat. Namun, faktanya tidak ada satupun manusia yang mampu melewati kesulitan-kesulitan itu oleh karena memakai kekuatan mereka sendiri. Oleh sebab itu, Yesus Kristus, yang menjadi pertolongan kita, jalan keselamatan bagi kita, sebab Dia adalah kegenapan dan kesempurnaan atas Hukum Taurat (usaha manusia untuk melakukan perintah Allah) dan anugerah Tuhan (wujud kasih Allah pada manusia melalui kematian-Nya di atas kayu salib). Bangsa-bangsa yang tidak menerima taurat namun menerima Yesus mereka akan menjadi orang-orang terdahulu. Sedangkan bagi bangsa yang menerima taurat akan menjadi yang terkemudian sebab 1 hukum saja yang tidak dilakukan dari 10 hukum itu membuat mereka tidak akan bisa masuk dalam kerajaan sorga. Oleh sebab itu, baik bangsa yang telah menerima hukum taurat maupun yang tidak menerima hukum taurat, semuanya membutuhkan Yesus untuk dapat masuk dalam kerajaan Allah. Yesus telah berjuang dan telah membela umat-Nya dari kesulitan. Bukan sedikit lagi yang dapat diselamatkan / masuk sorga, tetapi memang tidak ada manusia yang dapat masuk sorga. Barangsiapa percaya kepada-Nya akan hidup bersama-sama dengan Dia dan ia dianggap benar dan telah melakukan hukum Allah melalui iman dan berbuat seperti apa yang Yesus ajarkan. Ketika kita percaya kepada Yesus, kita memberikan diri kita untuk dibela oleh Yesus untuk menghadapi dan melewati pintu yang sesak itu!Kenali unsur-unsur "BERJUANG" dalam anugerah Tuhan untuk dapat masuk dalam Kerajaan Sorga:1. Menanti-nantikan Allah, mengikuti tuntutan Allah dan janji-Nya dalam hidup kita;2. Melawan materialisme, melawan pencobaan, tipu daya setan, kekhawatiran, ajaran sesat dan kesusahan yang datang di tengah-tengah hidup kita;Jangan tinggalkan iman saudara. Tetaplah tinggal dan hidup di dalam iman kepada Yesus Kristus sebab itulah yang menyelamatkan kita! Amin. Tuhan Yesus dimuliakan dan diagungkan untuk selama-lamanya.

AWR Indonesian - Daily Devotional
MENCIPTAKAN SEDIKIT SURGA DI BUMI

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 6:51


Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
MENCIPTAKAN SEDIKIT SURGA DI BUMI

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 6:51


Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - “Saudara” Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 3:33


Bpk. Kin Liong (TB) Markus 3 : 33 & 35Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?"Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

Renungan Anak GKY Mabes
Nama Baru (25 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahNAMA BARUMari kita membaca Firman Tuhan dariWAHYU 2: 17Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya."Wonder Kids, Apakah kamu punya nama panggilan khusus dari orang tuamu?Mungkin kamu dipanggil:• "Tiger" karena kamu pemberani,• "Princess" karena kamu disayangi,• "Angel" karena kamu lembut dan suka menolong.Tahukah kamu? Allah juga sudah mempersiapkan nama baru untukmu. Bukan sembarang nama—tetapi nama yang istimewa dan hanya diketahui oleh Allah dan kamu.Nama yang belum kamu ketahui. Nama yang istimewa karena kamu juga istimewa di mata Allah. Nama ini berbeda dari nama biasa karena kekekalanmu begitu terang dan luar biasa.Allah tahu lebih banyak tentang hidupmu daripada yang kamu tahu.Dia memilih nama yang tepat untukmu. Jadi, nanti ketika Allah menyebut namamu, hadirlah di sana untuk mendengarnya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, mari buka beberapa ayat Alkitab ini dan lihat bagaimana Allah memanggil anak-anak-Nya: 1 Yohanes 3:1 → "Anak-anak Allah"Roma 8:17 → "Ahli waris Allah"Efesus 5:8 → "Terang di dalam Tuhan"Yohanes 21:15 → "Penggembala domba-domba kecil-Ku"1 Petrus 2:9 → "Umat kepunyaan Allah sendiri"Dari semua nama itu, mana yang paling kamu sukai? Tulis dan tempelkan di tempat yang bisa kamu lihat setiap hari sebagai pengingat siapa dirimu di dalam Kristus.Mari kita berdoaBapa, terima kasih atas janji-Mu untuk memberikan kepadaku makanan surgawi dan nama baru. Tolong aku untuk selalu setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin."Wonder Kids, TUHAN MEMBERIKAN KEPADA SETIAP ORANG YANG PERCAYA KEPADA-NYA SEBUAH NAMA BARU, KARENA KAMU SANGAT ISTIMEWA DI MATA-NYA. Tuhan Yesus memberkati

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Servant Leadership

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Sep 22, 2025 2:28


Felix Witanto (TB) Matius 20 : 26Tidaklah demikian di antara kamu . Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu

Self Healing
S7.E29 [Q&A] Takut Berdoa, Takut Diuji

Self Healing

Play Episode Listen Later Sep 2, 2025 9:21


Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cli77xv0u00bj01307mtm9zlp/comments Bismillah... MasyaAllah la hawlaa walaa quwwata ilaa billah. Barokallohfiikum Ada beberapa hadits yang menegaskan hal ini, di antaranya:Hadits Riwayat TirmidziNabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia menguji mereka. Barangsiapa ridha, maka baginya keridhaan Allah, dan barangsiapa murka, maka baginya kemurkaan Allah." (HR. Tirmidzi). Hadits ini menjelaskan bahwa ujian merupakan bentuk cinta Allah, dan sikap seseorang dalam menghadapi ujian tersebut akan menentukan balasan yang akan diterima.rri.co.idHadits Riwayat Ath-ThabraniDalam hadits lain, disebutkan: “Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji”. Ujian yang menimpa orang-orang yang dicintai Allah bertujuan untuk membersihkan dosa, mengangkat derajat, dan menjadikan mereka teladan kesabaran bagi orang lain.muslim.or.idHadits QudsiDalam sebuah hadits qudsi, Allah SWT berfirman: “Jika Aku mencintai seorang hamba, maka Aku turunkan ujian (kesulitan dan kesempitan) kepadanya. Hal itu agar ia memohon kepada-Ku (agar ujian dapat diangkat darinya melalui doa-doa yang dipanjatkan).”republika.co.id Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik. Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu Profile & dapatkan buku ku di msha.ke/riamarliana87 Powered by Firstory Hosting

Lifehouse Jakarta
Bermegah Dalam Anugerah Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Apr 11, 2025 4:59


Pdm. Handoyo Salim (TB) 1 Korintus 1:31 "Karena itu seperti ada tertulis: 'Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan'". 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 26 November 2024 - Melekat pada pokok Anggur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 25, 2024 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 26 November 2024 Bacaan: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5) Renungan: Kalau kita perhatikan, pohon-pohon yang ada di sekitar kita ternyata memiliki berbagai macam bentuk dan jenis. Pada umumnya, pohon memiliki beberapa bagian-bagian tertentu yang memiliki kekuatan dan fungsi yang berbeda-beda. Bagian yang tidak kelihatan dari pohon adalah akar yang biasanya terbenam di dalam tanah. Sedangkan bagian yang terlihat adalah batang, ranting, bunga dan buah. Kalau kita perhatikan, ranting akan melekat pada batang pohon. Pada ranting-ranting tersebut kita akan melihat bunga dan buah yang banyak. Meskipun ranting-ranting itu lemah jika dibanding dengan batang pohon yang terlihat jauh lebih kuat, tetapi ranting mampu menahan berat buah yang dihasilkannya. Yesus berkata bahwa Dialah pokok anggur dan kita adalah ranting-ranting-Nya. Pada sebuah pohon, ranting adalah tempat gantungan untuk buah dan juga tempat di mana buah dihasilkan. Pokok anggur bertugas memasok kehidupan pada ranting-ranting dan ranting mempunyai tugas untuk menghasilkan buah dan sebagai tempat gantungan bagi buah yang dihasilkan. Pokok anggur itu kuat, sedangkan ranting itu lemah. Tetapi meskipun lemah, ranting tetaplah tempat buah dihasilkan. Untuk dapat menghasilkan buah, ranting harus melekat pada pokok anggur. Ketika ranting terpisah dari pokok anggur, ranting tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi untuk menghasilkan buah. Sebagai ranting, yang perlu kita perhatikan adalah di mana kita melekat? Kita harus melekat pada tempat yang benar. Saat kita melekat pada tempat yang kuat dan memberi kehidupan, kita akan mampu menghasilkan banyak buah. Saat kita melekat pada dunia, kita akan menghasilkan buah dari kedagingan kita. Ketika kita melekat pada Tuhan, kita akan menghasilkan buah-buah yang dari pada Tuhan, yaitu buah Roh Kudus. Tetapi sebaliknya, saat kita terpisah dari Tuhan, kita akan mati dan tidak bisa menghasilkan apa-apa. Saatnya untuk mengoreksi diri, di manakah selama ini kita melekat? Apakah pada pokok anggur yang benar, yaitu Tuhan ataukah kita melekat di tempat yang salah? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku karena selama ini aku terlalu terikat dengan hal-hal duniawi. Bantulah aku agar hatiku dapat melekat erat hanya pada-Mu saja. Yesus yang baik, tolonglah aku anak-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Kristen Pajangan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Nov 7, 2024 4:16


Wigand Sugandi - Yohanes 15:5 (TB) Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 23 Oktober 2024 - Menjadi Teladan bagi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 22, 2024 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 23 Oktober 2024 Bacaan: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah." (3 Yohanes 1:11) Renungan: Manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu dari meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi- lagi itu juga meniru Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk! Demikian ayat ini berkata. Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus, yang menjadi mentornya. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberikan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus Mari renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indah jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus. Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadari juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi, dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Semoga kita bisa meneladani yang baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, agar pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku mencerminkan kehadiran-Mu sendiri dalam hidupku, sehingga melalui kehadiranku itu banyak orang kubawa dekat pada-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Hidup "Ya" atau "Tidak"

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Oct 13, 2024 4:58


Handoyo Salim - Yohanes 12:24-25 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 1 Oktober 2024 - Redakan amarah dan Hadirkan damai dalam diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 30, 2024 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 1 Oktober 2024 Bacaan: "Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: mata-Mu kiranya melihat apa yang benar." (Mazmur 17:2) Renungan: Seseorang menggambarkan kemarahan sebagai ladang ranjau kehidupan. Artinya, sesuatu yang mampu mempunyai kekuatan untuk menghancurkan hidup kita. Maka dari itu, berhentilah marah karena marah tidak akan pernah menghasilkan kebenaran Tuhan. Kemarahan akan mengecilkan kuasa Tuhan dalam hidup kita. Kemarahan mengangkat kedamaian Tuhan dalam hidup kita. Kemarahan membuat kita tidak bisa berdoa. Dengan demikian kemarahan akan membawa kita dari satu kehilangan rohani ke kehilangan lainnya, dan pada akhirnya membawa kita ke dalam kepahitan. Will Rogers berkata, "Barangsiapa yang membiarkan dirinya dikuasai amarah biasanya akan seperti sebuah pesawat yang mendarat di tempat yang salah. Bukankah firman Tuhan juga mengajarkan kita, “Apabila kamu menjadi marah marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu.” Artinya, kita boleh marah tapi jangan biarkan amarah itu menguasai diri kita. Serahkan mereka yang telah menimbulkan kemarahan kita kepada kasih karunia Tuhan. Biarkan Tuhan yang beracara di dalam setiap permasalahan yang ada. Bagian kita hanyalah menjaga hati dari sampah-sampah kehidupan seperti itu, karena firman Tuhan berkata, "Buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu." Dan kita akan melihat betapa indahnya menjalani hidup yang tanpa menyimpan kemarahan dan sakit hati. Ingatlah, kita memiliki Tuhan sebagai hakim yang adil yang akan memunculkan kebenaran kita seperti siang. Bagian kita hanyalah menyediakan sebuah tanah hati yang terpupuk dengan indah oleh kebenaran-kebenaran firman Tuhan. Dengan demikian, kita harus selalu waspada untuk membereskan setiap kemarahan yang muncul di dalam hati kita. Jangan biarkan berlarut-larut karena kemarahan dapat memadamkan api Roh-Nya di dalam diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku mengampuni setiap orang yang telah menyakiti hatiku dan aku serahkan mereka kepadaMu karena Engkau adil adanya. Amin. (Dod).

Dakwah Sunnah
Diam Itu Emas - Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 4, 2024 66:23


Dalam Islam, terdapat keutamaan yang besar pada perkataan yang baik dan perilaku diam yang bijak. Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam" (HR. Bukhari dan Muslim). Ayat-ayat dalam Al-Qur'an juga menekankan pentingnya menjaga lisan, seperti dalam surat Al-Ahzab ayat 70 yang berbunyi, "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar." Oleh sebab itu, dalam banyak situasi, diam memang bagaikan emas karena dapat mencegah kita dari berkata-kata yang sia-sia dan dosa lisan. Perkataan yang dipilih dengan bijak dan diam yang munasabah adalah bentuk pengendalian diri yang dicintai Allah Subhanahu Wa Ta'ala, menggambarkan tingginya akhlak dan kemuliaan seorang Muslim.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 3 Agustus 2024 - Melekat pada pokok Anggur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 2, 2024 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Agustus 2024 Bacaan: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yohanes 15:5) Renungan: Jika kita perhatikan, pohon-pohon yang ada di sekitar kita ternyata memiliki berbagai macam bentuk dan jenis. Pada umumnya, pohon memiliki beberapa bagian-bagian tertentu yang memiliki kekuatan dan fungsi yang berbeda-beda. Bagian yang tidak kelihatan dari pohon adalah akar yang biasanya terbenam di dalam tanah. Sedangkan bagian yang terlihat adalah batang, ranting, bunga dan buah. Kalau kita perhatikan, ranting akan melekat pada batang pohon. Pada ranting-ranting tersebut kita akan melihat bunga dan buah yang banyak. Meskipun ranting-ranting itu lemah jika dibanding dengan batang pohon yang terlihat jauh lebih kuat, tetapi ranting mampu menahan berat buah yang dihasilkannya. Yesus berkata bahwa Dialah pokok anggur dan kita adalah ranting-ranting-Nya. Pada sebuah pohon, ranting adalah tempat gantungan untuk buah dan juga tempat di mana buah dihasilkan. Pokok anggur bertugas memasok kehidupan pada ranting-ranting dan ranting mempunyai tugas untuk menghasilkan buah dan sebagai tempat gantungan bagi buah yang dihasilkan. Pokok anggur itu kuat, sedangkan ranting itu lemah. Tetapi meskipun lemah, ranting tetaplah tempat buah dihasilkan. Untuk dapat menghasilkan buah, ranting harus melekat pada pokok anggur. Ketika ranting terpisah dari pokok anggur, ranting tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi untuk menghasilkan buah. Sebagai ranting, yang perlu kita perhatikan adalah di mana kita melekat? Kita harus melekat pada tempat yang benar. Saat kita melekat pada tempat yang kuat dan memberi kehidupan, kita akan mampu menghasilkan banyak buah. Saat kita melekat pada dunia, kita akan menghasilkan buah dari kedagingan kita. Ketika kita melekat pada Tuhan, kita akan menghasilkan buah-buah yang dari pada Tuhan, yaitu buah Roh Kudus. Tetapi sebaliknya, saat kita terpisah dari Tuhan, kita akan mati dan tidak bisa menghasilkan apa-apa. Saatnya untuk mengoreksi diri, di manakah selama ini kita melekat? Apakah pada pokok anggur yang benar, yaitu Tuhan ataukah kita melekat di tempat yang salah? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bantulah aku agar aku senantiasa melekat pada-Mu, sehingga hidupku akan menghasilkan buah yang bisa memberkati banyak orang. Amin. (Dod).

Dakwah Sunnah
Inspirasi Hijrah Aku vs Al-Qur'an - Khalid Basalamah

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jul 19, 2024 57:06


Hijrah adalah salah satu langkah penting bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dalam proses hijrah, tentu kita perlu mengambil inspirasi dan panduan dari Al-Qur'an. Allah berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 100, "Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak". Rasulullah Muhammad Sallallahu alaihi wasallam juga mencontohkan hijrah yang besar dari Mekah ke Madinah yang kemudian menjadi momentum penting dalam sejarah Islam. Hijrah bukan hanya bermakna berpindah tempat, namun juga bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat kepada perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjauhi segala larangan-Nya. Oleh karena itu, ambil inspirasi dari hijrah dalam Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam untuk menjalani hidup yang lebih berkah dan bermakna.

Lifehouse Jakarta
Tuhan Pakailah Aku

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 14, 2024 4:01


Handoyo Salim - 1 Korintus 1:31 (TB) Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."

Dakwah Sunnah
Mereka Adalah Tamu Allah - Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later May 22, 2024 67:54


Dalam Islam, tamu memiliki kedudukan yang sangat mulia dan istimewa, sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan Hadist. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surah Adh-Dhariyat ayat 24-27 tentang kisah Nabi Ibrahim yang dengan penuh penghormatan menyambut tamunya. Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga menegaskan pentingnya memuliakan tamu dalam banyak hadist, salah satunya adalah hadits riwayat Bukhari dan Muslim: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya." Memuliakan tamu tidak hanya membawa berkah tetapi juga merupakan cerminan dari keimanan seseorang kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala serta mengikuti sunnah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita dianjurkan untuk selalu memperlakukan tamu dengan baik, memberikan pelayanan terbaik, serta menunjukkan keramahan sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka sebagai "Tamu Allah".

Dakwah Sunnah
Sikap Tepat Menghadapi Kematian - Ustadz Ammi Nur Baits

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later May 8, 2024 31:54


Sikap yang tepat menghadapi kematian adalah dengan mempersiapkan diri secara baik untuk menghadapinya. Seperti yang ditegaskan dalam Al-Quran Surah Ali Imran ayat 185, "Setiap jiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung." Rasulullah juga menegaskan pentingnya persiapan untuk kematian melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Muslim, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling panjang umurnya dan sebaik-baik amal adalah yang paling baik akhirannya." Oleh karena itu, sebagai umat muslim hendaklah selalu bersiap diri dengan amal shaleh serta taqwa agar dapat menghadapi kematian dengan hati yang tenang dan menerima takdir Allah.

Dakwah Sunnah
Hadist Dhoif Seputar Ramadhan - Ustadz Ammi Nur Baits

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Mar 27, 2024 55:05


Hadist dhoif seputar Ramadan adalah hadist yang memiliki derajat kelemahan dalam sanad atau matannya. Meskipun demikian, tetap penting untuk memahami dan meneliti kandungannya dengan hati-hati. Sebagaimana disebutkan dalam hadist riwayat Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan palsu dan amalan sia-sia, Allah tidak memerlukan bahwa ia meninggalkan makanan dan minumannya." (HR. Bukhari) Pesan dari hadist ini mengingatkan umat Muslim agar menjauhi kebohongan dan perbuatan yang sia-sia selama bulan Ramadan serta selalu berbuat baik dengan niat ikhlas demi mendekatkan diri kepada Allah.

Dakwah Sunnah
Kunci Kenikmatan Serial Ramadhan - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Mar 17, 2024 15:07


Dalam menjalani bulan Ramadhan, kunci utama untuk merasakan kenikmatan adalah dengan memperbanyak ibadah, bersedekah, dan meningkatkan kebaikan. Seperti yang disebutkan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Rasulullah juga bersabda dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim bahwa "Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." Dengan melakukan amalan-amalan baik selama bulan suci ini sesuai dengan ajaran agama Islam, kita dapat meraih kenikmatan spiritual dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Dakwah Sunnah
Mengapa Diwajibkan Berpuasa - dr. Zaidul Akbar

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Mar 3, 2024 89:55


Puasa diwajibkan dalam agama Islam sebagai salah satu rukun Islam yang keempat, sebagaimana yang tertulis dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183, "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Puasa juga diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah serta meningkatkan kesabaran dan ketaqwaan. Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." Dengan menjalankan puasa sesuai ajaran agama Islam, umat Muslim dapat memperoleh keberkahan serta mendekatkan diri kepada-Nya.

Dakwah Sunnah
Faedah Mengikuti Manhaj Salaf - Ustadz Muflih Safitra

Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jan 26, 2024 48:37


Ajaran Islam didasarkan pada Al-Quran sebagai kitab suci yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad dan Sunnah, yaitu ajaran dan tindakan Nabi Muhammad . Konsep dasar dalam Islam adalah tauhid (keyakinan akan keesaan Allah), risalah (keyakinan akan kenabian), dan akhirat (keyakinan akan hari kiamat). Praktik ibadah utama dalam Islam meliputi shalat, puasa, zakat, haji, serta berbagai ibadah lainnya. Nilai-nilai yang dianut dalam agama Islam antara lain keadilan, kasih sayang, kesederhanaan, tolong-menolong sesama manusia, serta menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia. Ayat Al-Quran yang relevan antara lain QS Al-Ankabut: 45 "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu," dan hadis dari Sahih Muslim "Barangsiapa yang menunjukkan jalan kebaikan maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya." Dengan demikian, ajaran Islam mengajarkan umatnya untuk hidup sesuai dengan petunjuk Allah agar mencapai keselamatan dunia dan akhirat.