POPULARITY
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Demmy Anggi dan Eka Tia dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 4: 6b-15; Mazmur tg 145: 17-18.19-20.21: Lukas 6: 1-5.BERSEMANGAT MERAYAKAN HARI TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Bersemangat Merayakan Hari Tuhan.Kita menjalankan perintah Allah “Kuduskanlah hari Tuhan" bermaksud untukmengenang dan merayakan kebaikan Tuhan dan karya-Nya yang menciptakan danmenebus manusia. Kita mempunyai satu hari yang dikhususkan untuk itu. Kitamengenalnya sebagai hari minggu. Kegiatan utamanya ialah beribadat bersama umatdi stasi, paroki dan keuskupan dalam perayaan Ekaristi kudus. Pekerjaan rutindihentikan dan kita fokus pada perayaan yang spesial tersebut. Di sini semangat merayakan hari Tuhan yang telah ditetapkan itu harusdiutamakan. Caranya ialah dengan selalu bersemangat dan berdevosi dalammerayakannya. Kebiasaan baik dan spiritualitasnya dihidupi sebagaimanaharusnya, maka tuntutan kewajiban hari minggu merupakan cara hidup Gereja yangstandar untuk dilakukan para anggotanya. Dahulu, kewajiban ini bukan pada hariMinggu, tetapi sabat, yaitu hari yang ditetapkan untuk ibadat orang Yahudi,yang cenderung dijalankan dengan berlebihan. Mereka berani menegur murid-muridYesus dan juga Yesus sendiri yang tidak mengikuti kewajiban itu. Bagi kita, kewajiban hari minggu itu ada benarnya. Sebab kalau sebagaikegiatan biasa bahkan dianggap sekedar pilihan bagi masing-masing anggotaGereja, maka hilang maknanya sebagai hukum Tuhan. Akibatnya tentu saja dapatdilihat pada banyaknya dan dengan gampang gereja-gereja menjadi kosong. Akibatyang lebih jelek ialah menghilangnya pemeliharaan jiwa-jiwa orang beriman.Paroki di kampung mempunyai umat yang umumnya para petani, nelayan danpeternak. Pada setiap hari minggu, mereka menjalankan kewajiban hari minggusebagai kegiatan pertama dan utama. Setelah itu mereka baru dapat melakukanpekerjaan lain seperti bertani, memberi makan ternak, memperbaiki saluran sawahyang tersumbat atau menarik pukat ikan di laut. Ada banyak contoh lain oleh orang-orang yang berbeda dan di tempat yangberbeda-beda pula, yang menunjukkan betapa kepatuhan akan kewajiban hari Tuhanitu tak bisa digantikan. Namun, seperti disinggung tadi soal pelaksanaannyayang berlebihan dengan gaya orang Farisi, tentu harus kita hindari. Contoh,pada hari Minggu terjadi kebakaran di rumah Anda sendiri. Sangat benar danmenjadi tindakan pertama ialah urusan rumah dan keluarga yang harus dilakukan,meski mungkin ibadat hari minggu ditinggalkan dahulu. Jadi dalam hal-halterkait dengan pelayanan kemanusiaan, kelayakan dan keselamatan pribadimanusia, hari minggu itu sendiri justru harus diungkapkan secara nyata untukpelayanan bagi orang-orang yang sangat memerlukan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Demi kemuliaan dan kebesaran-Mu, ya Tuhan, kami membaktikandiri kami untuk menjadi setia dalam beribadat kepada-Mu. Semoga Roh-Musenantiasa membimbing kami untuk membuat ibadat-ibadat yang nyata untukmenjawab kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan di dunia ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
Pembawa Renungan: RD. Ronnie Luni Sabah Malaysia Mat 23:23-26
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP62 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Perselisihan ulama dahulu & kemudian tentang makna nasakh
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Juli 2026Bacaan: “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lukas 6:31)Renungan: Fred Rogers adalah seorang pembawa acara TV anak-anak di Amerika selama 33 tahun. Acaranya sederhana: dia duduk, ganti sepatu, nyanyi, ngobrol dengan anak-anak. Suatu hari dia diundang ke Senat AS untuk meminta dana bagi TV publik anak-anak. Semua orang pikir dia akan kalah, karena waktu bicaranya cuma 6 menit. Tapi dia tidak bicara data. Dia cerita tentang anak yang merasa tidak dicintai, lalu berkata: “Saya ingin anak-anak tahu bahwa mereka dicintai apa adanya.” Anggota Senat yang awalnya mau potong dana, langsung menyetujui 20 juta dolar. Kenapa? Karena Rogers memperlakukan mereka seperti dia ingin diperlakukan, dengan hormat, tulus, dan tidak menghakimi. Lukas 6:31 ini merupakan "Aturan Emas" yang dikatakan Yesus di atas bukit. Kalimatnya pendek, tapi sungguh bermakna, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Yesus tidak berkata, "Perlakukan orang seperti mereka memperlakukan kamu". Dia berkata, "Perlakukan seperti kamu ingin diperlakukan". Ini kasih yang aktif. Namun aturan ini paling susah dipraktikkan di tiga tempat yaitu pertama, di Media Sosial. Kita mau dihargai pendapatnya, tapi kita gampang menghakimi dan nyinyir di kolom komentar. Kita mau dimengerti, tapi kita cepat menyimpulkan orang. Kedua, di Keluarga dan Kantor. Kita mau disupport saat capek, tapi kita pelit memuji orang lain. Kita mau dimaafkan saat salah, tapi kita susah mengampuni. Ketiga, ke orang yang menyakiti kita. Kita mau diberi kesempatan kedua, tapi kita menutup pintu untuk orang yang pernah melukai kita. Yesus menantang kita hari ini: Jangan jadi cermin yang hanya memantulkan perlakuan orang. Jadilah lampu yang menyalakan kebaikan duluan. Mungkin hari ini ada orang yang perlu kita perlakukan seperti kita ingin diperlakukan yaitu kita meminta maaf duluan, membelikan kopi rekan kerja, diam dan mendengarkan pasangan kita dan senyum ke tukang ojek dll. Karena saat kita menabur perlakuan yang kita mau terima, kita sedang mencerminkan kehadiran Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menuntut orang lain berubah dulu, baru aku berubah. Hari ini ajarilah aku hidup dengan Aturan Emas-Mu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana aku mau diperlakukan dengan baik oleh orang lain. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : Dommi Denita Naibaho Pekanbaru Pengantar Renungan : Sufi - Tangerang Sound Editing : Dommi Denita Naibaho - Pekanbaru Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Yoh 17:20-26.
Dahulu saya punya pemahaman bahwa orang-orang yang terkenal itu kaya. Setidaknya tidak miskin. Lama kelamaan saya mulai melihat bahwa yang terjadi justru sebaliknya. Banyak orang yang terkenal tapi sebetulnya malah miskin. Kalau dari sisi bisnis, cashflow itu lebih penting daripada ketenaran.
Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Felixitas Sylvana Mutiarani- Bekasi Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya |Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Luk. 19:41-44
Perjanjian kita dengan Allah harus selalu menjadi jawaban syukur atas apa yang telah Allah capai bagi kita, bukan suatu tindakan untuk mendapatkan keuntungan dengan cara memenuhi tuntutan Allah secara legalistik.
Perjanjian kita dengan Allah harus selalu menjadi jawaban syukur atas apa yang telah Allah capai bagi kita, bukan suatu tindakan untuk mendapatkan keuntungan dengan cara memenuhi tuntutan Allah secara legalistik.
Syarat menjadi anggota DPR diusulkan untuk diperketat sebagai buntut dari ucapan dan tingkah laku sejumlah wakil rakyat di parlemen, Senayan.
Dalam ucapan NDR 2025 beliau, Perdana Menteri, Encik Lawrence Wong, menarik perhatian tentang Semangat Singapura dan menyeru warga membangunkan masyarakat yang mengutamakan ‘kita’ sebelum ‘saya’. Memang bukan mudah kerana lumrah manusia adalah untuk mementingkan diri sendiri dan mempertahan apa yang mereka miliki, namun menyemarakkan Semangat Singapura ini bukan hanya penting tapi perlu sedang Singapura mengemudi dunia yang semakin tidak menentu dan bergelora. Pakar perubatan geriatrik, Dr Nur Farhan Alami dan Pengarah Pengasas Dialogue Centre Limited, Encik Mohamed Imran Mohamed Taib bincangkan dalam episod podcast NoTapis BHerbual kali ini.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Sukhī hontu kalyāṇamittā,Tayangan video ini merupakan ovādakathā (ceramah singkat yang berisikan nasihat) oleh Sayadaw Kheminda dari siaran Live Instagram dan TikTok DBS yang diadakan setiap Sabtu, pukul 06.45 WIB. Pada kesempatan ini, Sayadaw Kheminda menyampaikan wejangan mengenai "Bersakit-sakit Dahulu Bersenang-senang Kemudian".
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah HAMBA KEBAIKAN Mari kita membaca Firman Tuhan dariRoma 6: 22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dansetelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Wonder Kids, sebelum Tuhan Yesus hadir di hidupmu, kamuterbiasa mudah marah-marah atau suka mementingkan diri sendiri. Mungkin kamu tidak mau taat kepada orangtua dan guru, dan bahkan kamu tidak menyadari kacaunya hidupmu sampai Tuhan Yesus hadir di dalam hidupmu. Ketika Tuhan Yesus hadir, hidupmu mulai berubah. Kata-katakasar yang sering kamu ucapkan mulai ditinggalkan. Sikap mementingkan diri sendiri mulai disingkirkan. Oh ya, mungkin kamu masih berdosa sekali-sekali. Kamumasih bisa mengucapkan kata-kata yang tidak baik. Tapi sekarang Tuhan Yesus mengatur hidupmu. Sekarang kamu ingin melakukan hal yang benar. Apakah kamu ingin kembali menjadi dirimu yang lama? Tentu tidak? Paulus menjelaskan di Roma 6: 16-18- Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamuadalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepadakebenaran? Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telahditeruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, lain kali ketika kamu membersihkan kamarmu,bersihkan juga hatimu. Ketika kamu membuang sampah, buang juga kemarahan atau iri hati yang ada di hatimu. Bersihkan lemari dan bersihkan juga pikiranmu. Sapu lantai sambil minta TUHAN menyucikan hatimu dari dosa. Mari kita berdoaBapa, terima kasih atas anugerah-Mu yang memberi kebebasan dan hidup baru. Ajari aku untuk hidup dalam kebenaran-Mu yang menghasilkan buah yang baik setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, KETIKA KAMU MENYERAHKAN DIRIMU KEPADA TUHAN, KAMU MENJADI HAMBA KEBAIKAN DAN HIDUP DALAM KEBEBASAN YANG DIBERIKAN OLEH TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah TIDAK ADA GUNANYA MERASA KUATIR Mari kita membaca Firman Tuhan dari Mazmur 37: 25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; Wonder Kids, apakah kamu pernah merasa kuatir? Kita semua pasti pernah kuatir. Mungkin kamu mengkhawatirkan hasil ujianmu. Mungkin juga kamu kuatir kenapa temanmu sekarang menjauhimu? Atau kamu kuatir mama akan marah jika kamu tidak merapihkan kamarmu. Beberapa kekuatiran dapat diselesaikan dengan bejalar atau bicara dari hati ke hati. Tapi bagaimana jika kekuatiranmu melampaui kekuatanmu, misalnya petir yang menyambar, sakit penyakit, atau kejadian buruk yang kamu lihat di media? Bisa jadi kamu akan terus-menerus merasa kuatir! Jujur saja, apakah menurutmu Allah ingin agar kita selalu kuatir? Allah tidak mengutus Tuhan Yesus untuk menyelamatkanmu supaya kamu bisa merasa kuatir. Tuhan Yesus tidak dipaku di kayu salib hanya supaya Ia bisa mengabaikan doamu. Merasa kuatir tidak bisa menyelesaikan apapun, tapi Allah bisa. Percayalah kepada-Nya. Serahkan semua kekuatiranmua kepada Allah. Allah bahkan menempatkan malaikat-Nya untuk menjagamu seperti yang tertulis di Mazmur 91: 11 yang berbunyi seperti ini: sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Kuatir? Nggak lagi deh. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, apakah kamu masih kuatir? Coba ini: Bayangkan kamu sedang meletakkan semua kekuatiranmu ke dalam sebuah kotak. Bungkus rapat-rapat dan ikat dengan tali, dengan simpul yang kuat. Berdoalah dan serahkan kotak yang berisi kekuatiranmu kepada Allah. Tenanglah-percayakan kepada Allah untuk memeliharamu! Mari kita berdoa Bapa yang baik, banyak hal yang aku kuatirkan, saat ini aku mau menyerahkan semuanya ke dalam tangan-Mu karena aku percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkanku dan Engkau akan menolongku. Terima kasih atas kasih dan penyertaanmu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, SERAHKAN SEMUA KEKUATIRANMU KEPADA TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 November 2024 Bacaan: "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." (Mazmur 55:23) Renungan: Kita harus bersyukur karena hidup di zaman serba canggih seperti saat ini. Segala sesuatu yang dahulu dikerjakan secara manual, kini dapat dikerjakan dengan mudah dan efisien. Salah satu contohnya adalah transaksi keuangan yang kini dapat dilakukan dengan sangat mudah, tanpa harus bertemu muka dengan teller. Cukup menghampiri mesin ATM terdekat, kita sudah bisa melakukan transaksi. Untuk kemudahan ini, kita perlu berterima kasih kepada Luther George Simjian, salah seorang penemu mesin tersebut. Mulanya, pria Armenia yang dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905 ini menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi finansial tanpa bertemu dengan teller. Namun, idenya tersebut diragukan oleh banyak orang. Meski demikian, Simjian tidak menyerah. Pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan ia pun menawarkan temuannya itu kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Tawaran Simjian tidak langsung mendapatkan respons, karena baru 6 bulan kemudian perusahaan Citicorp merespons penawaran tersebut. Dahulu, ketika Daud mengajukan diri untuk melawan Goliat yang menantang bangsa Israel, ia pernah diragukan. Jika saat itu kita berada di sana, mungkin kita pun akan meragukan kemampuan Daud. Namun, lihat apa yang dilakukan oleh Daud, ia sama sekali tidak memedulikan perkataan sinis orang lain terhadap dirinya. Bahkan, ketika Raja Saul juga meragukan kemampuannya, Daud tetap yakin terhadap dirinya sendiri. Terbukti, ia sangat percaya diri ketika mempromosikan dirinya di hadapan Raja Saul. Keberaniannya itu lahir dari imannya kepada Tuhan. Bukan karena kuat dan gagah, lantas membuatnya berani untuk melawan Goliat. Tetapi, karena ia sadar betul bahwa yang berperang bersamanya adalah Tuhan yang hidup. Seberapa peka kita terhadap perkataan sinis dari orang-orang di sekitar kita? Mungkin saat ini, kita sedang dihujani dengan perkataan-perkataan yang menjatuhkan, meragukan, bahkan meremehkan. Lihatlah bagaimana Simjian berhasil mewujudkan idenya menjadi karya nyata, sekalipun ketika itu banyak yang meragukan. Lihatlah pula bagaimana Daud berhasil mengalahkan Goliat, yang ketika itu pun kemampuannya sangat diragukan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, istilah yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Ya, tidak ada yang mustahil bagi orang-orang yang percaya teguh pada kemampuan Tuhan dan dirinya sendiri. Hidup kita, kitalah yang menjalani. Jadi, lakukanlah apa yang ingin kita lakukan bersama Tuhan. Jangan biarkan perkataan orang lain mendikte kehidupan kita. Percayalah pada impian dan kemampuan yang kita miliki. Tetapi, pastikan bahwa kelak apa yang kita lakukan itu dapat menjadi cerita yang membanggakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku serahkan cita-cita dan masa depanku kepada-Mu, karena aku percaya, hanya bersama-Mu aku dapat mewujudkannya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Juli 2024 Bacaan: "Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." (Mazmur 23:1) Renungan: Domba adalah binatang lemah. Tidak hanya lemah, domba juga digolongkan binatang bodoh. Tanpa gembala, domba akan tercerai berai. Bisa tersesat, bisa tergelincir ke jurang, bisa dimakan binatang buas, bisa celaka dan bisa mengalami hal-hal buruk lainnya. Walau demikian, kelemahan domba itu justru bisa jadi kelebihan. Mengapa? Karena domba memiliki ketergantungan mutlak kepada gembalanya. Justru karena menyadari sebagai binatang yang lemah, domba akan selalu berada di dekat gembala. Daud rupanya mengamati dan merenungkan hal itu sedemikian rupa, sehingga ia menulis Mazmur 23 yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan umat-Nya. Bukan Tuhan yang sedemikian jauh untuk dijangkau, melainkan Tuhan yang sangat dekat. Sedekat gembala dengan domba-dombanya. Jika kita menjadikan Tuhan sebagai Gembala, maka kita tidak akan pernah kekurangan hal yang baik dari-Nya. Dengan yakin Daud berkata, "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." Banyak orang takut kalau mengalami kekurangan. Orang yang punya banyak saja galau ketika melihat apa yang dimilikinya berkurang, terlebih lagi yang punya sedikit, tentu saja takut jika mengalami kekurangan. Walau demikian ada janji Tuhan yang indah, di dalam Tuhan kita tidak akan pernah kekurangan! Tuhan akan memelihara kita. Tidak hanya kita, tapi juga anak cucu kita. Firman Tuhan dalam Mazmur 37:25 berkata, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti." Selama domba itu bersama gembala, dia tidak akan pernah mati kelaparan. Bahkan ketika padang rumput hijau hampir habis atau bahkan sudah habis, sang gembala akan mencarikan padang rumput yang baru dan membaringkannya di padang rumput hijau. Jika gembala manusia saja sedemikian memerhatikan kebutuhan domba-dombanya, terlebih lagi Gembala Agung kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Ia memerhatikan segala kebutuhan kita. Kita memang butuh ini itu, tapi kita tidak akan pernah kekurangan sebab Dia yang memelihara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering meragukan kuasa-Mu saat masalah datang dalam hidupku. Kini yakinkanlah aku bahwa Engkau selalu ada dekat denganku. Kalau Engkau ada dekat denganku, maka aku percaya seluruh kehidupanku akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juli 2024 Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3) Renungan: Suatu ketika nabi Natan menegur Daud ketika ia berzina dengan Batsyeba. Daripada menegur secara langsung, nabi Natan malah menceritakan tentang orang kaya yang merampas kambing domba si miskin. Bagaimana reaksi Daud mendengar cerita itu? Secara spontan, Daud menjadi sangat marah dan berjanji bahwa orang kaya yang bertindak semena-mena itu harus dihukum mati! Daud benar-benar jujur mengatakan hal tersebut, padahal cerita fiksi tersebut menunjuk pada diri Daud sendiri yang menggunakan kekuasaannya untuk mengambil Batsyeba dari tangan Uria dengan cara yang sangat licik dan jahat. Bagaimana mungkin Daud tidak sadar bahwa yang diceritakan nabi Natan itu adalah dirinya sendiri? Daud mudah melihat kesalahan orang lain tapi tidak untuk kesalahan sendiri! Sebelum menuding, memberikan penilaian, bahkan menjatuhkan penghakiman kepada orang lain, adalah baik untuk mengkoreksi diri lebih dulu. Jangan sampai maling teriak maling. Kita menghakimi orang lain dengan sangat kejam, padahal kita sebenarnya melakukan hal yang sama. Bedanya, dosa mereka terbongkar sedangkan kita belum ketahuan. Jika suatu saat dosa kita terbongkar, alangkah malunya kita. Namun ini juga bukan berarti jika kita tidak berbuat dosa, maka kita punya hak untuk menjatuhkan penghakiman di sana sini. Siapakah kita maka kita punya hak untuk menghakimi sesama kita? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering menghakimi orang lain dan menganggap aku lebih baik dari mereka. Ajarilah aku untuk menilai diriku lebih dulu sebelum aku menilai orang lain. Amin. (Dod).
YUNIAR KUSTANTO- Skema tanazul atau pulang lebih dahulu ke tanah air pasca @Kemenag_RI #kemenag #ibadahhaji2024 #ppiharabsaudi #mch2024 #LiputanHajiElshinta2024 #Haji2024 #PetugasMelayani #HajiRamahLansia
Apabila Yesus Mesias menyatakan kebenaran, Dia tidak hanya berkata tentang hal-hal yang indah tetapi juga realiti yang disebaliknya. Contohnya, Dia berfirman tentang menikmati hidup kekal atau menanggung hukuman kekal; bertaubat dan diselamatkan atau enggan dan binasa; masuk ke dalam kerajaan syurga atau dihumban ke neraka; dianiaya kerana mengikuti-Nya atau disukai kerana menyangkal-Nya. Semua ini bergantung kepada respon kita kepada-Nya ⚖️ Oleh itu, sebelum kamu - yang berada di hujung-hujung tanduk - menjadi murid Yesus, pertimbangkan dahulu, fikirkan dahulu, dan membuat perhitungan dahulu. Kos dan kesan. Mengikuti-Nya sampai akhir ✔️ atau tidak langsung ❌ Bagi yang sudah menjadi murid Yesus, adakah kamu akan komited sampai akhir? Bagi yang sedang mempertimbangkan, adakah ia berbaloi?
Halo Kawan Muda! Podcast UMMFM siap nemenin hari Kamis kamu bareng program rutin yang pastinya beda tiap minggu-nya. Hari ini, daripada gabut, pantengin podcast kita tiap jam 7 malam karena bakal nge spill program baru!! Hari ini, spill an kelima yaitu program BUNTING (Bukan Cuma Ngomongin Overthinking) episode kedua, bareng UC Cheva & UC Eny yang bakal bahas topik "Benahi Dahulu..✨" Buat kamu yang kepo dua UC ini bakal bahas apa aja sih? yuk buruan dengerin!, dijamin seru abiss deh...
Dhammasākaccha oleh Bhante Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana, Medan
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 13 Maret 2024 Bacaan: "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu." (Mazmur 91:7) Renungan: Kita sering mendengat pertanyaan dari sahabat atau mungkin dari diri kita sendiri saat sedang menghadapi masalah berat. "Di mana Tuhan ketika saya sedang susah? Mengapa Tuhan seolah tertidur ketika saya sangat membutuhkan kehadiranNya? Mengapa tak ada hal ajaib yang terjadi sebagai bukti Tuhan menolong saya?" Menarik untuk diperhatikan, benarkah Tuhan absen ketika kita sangat membutuhkan kehadiran-Nya? Bukankah Dia sendiri yang berjanji akan menyertai kita sampai kesudahan zaman? Satu hal yang pasti adalah Tuhan tidak pernah tidur! Ketika Tuhan mengizinkan sesuatu yang buruk terjadi, la bertanggung jawab atas kelangsungan hidup kita dan menyiapkan jalan keluar yang terbaik. Pencobaan selalu datang sepaket dengan jalan keluar, itu pun tak akan melebihi kekuatan kita. Oleh sebab itu, penting untuk mengerti kehendak Tuhan dan melihat sesuatu menurut cara pandang-Nya, sebab Tuhan pasti memelihara kita. Yang dimaksud dengan pemeliharaan Tuhan adalah kita mendengar dan melihat sendiri sebuah peristiwa buruk terjadi, bahkan berada di tengah situasi tersebut, tetapi tidak turut menjadi korban dari peristiwa tersebut. Raja Daud di dalam Mzm 91:7 mendefinisikan dengan indah makna dari pemeliharaan Tuhan, "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu." Pemeliharaan Tuhan juga berarti "dicukupkan ketika melewati masa sulit". Mungkin saja tidak ada hal hebat yang terjadi, tetapi yang pasti kehidupan kita dan keluarga tercukupi, tidak kekurangan suatu apa pun. Persis seperti kisah janda di Sarfat! Termasuk ketika hidup kita berjalan mulus, itu bukan terjadi begitu saja, ada campur tangan Tuhan yang bekerja tanpa kita menyadarinya. Jangan ragu untuk menjalani kehidupan karena Tuhan sendiri yang menjamin hidup kita. Mzm 37:25 berkata, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti." Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anak-Nya! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk pemeliharaan-Mu dalam hidupku. Pengalaman melewati masalah demi masalah, menambah keyakinan imanku bahwa Engkau selalu ada untukku. Amin. (Dod).
Bismillah, 1276. LEBIH DAHULU MENGUCAPKAN SALAM KEPADA SENIOR Riyaadhush Shaalihiin Bab 44 | Memuliakan, memprioritaskan, meninggikan, & menunjukkan kemuliaan ulama, ahli ilmu, senior, & orang-orang yang punya keutamaan Kesimpulan Bab === Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via channel YouTube https://www.youtube.com/c/MuhammadNuzulDzikri/insyaa Allah bersama:
Kiranya dapat memberkati Bapak/Ibu/Saudara Sekalian. Follow dan share untuk mendengarkan episode berikutnya. #Faith #Christianlife #Christiantalk #HolySpirit #Newlife #Peaceful
Kiranya dapat memberkati Bapak/Ibu/Saudara Sekalian. Follow dan share untuk mendengarkan episode berikutnya. #Faith #Christianlife #Christiantalk #HolySpirit #Newlife #Peaceful
Kiranya dapat memberkati Bapak/Ibu/Saudara Sekalian. Follow dan share untuk mendengarkan episode berikutnya. #Faith #Christianlife #Christiantalk #HolySpirit #Newlife #Peaceful
Kiranya dapat memberkati Bapak/Ibu/Saudara Sekalian. Follow dan share untuk mendengarkan episode berikutnya. #Faith #Christianlife #Christiantalk #HolySpirit #Newlife #Peaceful
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 29 Oktober 2023 Bacaan: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (Roma 8:28) Renungan: Christiano Ronaldo dos Santos Aveiro, lahir di daerah miskin ibu kota Madeira, Funchal, Portugal, pada tanggal 5 Februari 1985. la anak bungsu dari pasangan Jose Dinis Aveiro, yang bekerja sebagai tukang kebun di balai kota dan Maria Dolores dos Santos Aveiro, yang bekerja sebagai tukang masak. Ayahnya juga bekerja sampingan sebagai asisten perlengkapan di klub sepak bola lokal, Andonrinha. Tempat tinggal Ronaldo ialah sebuah rumah kecil yang menampung enam orang anggota keluarga. Ronaldo pun menuturkan bahwa kehidupan masa kecilnya sungguh memprihatinkan, "Saya berbagi satu tempat tidur dengan saudara saya, saya tidak memiliki cukup uang untuk membeli mainan seperti yang dimiliki oleh sahabat seusia saya. Dahulu saya berjalan kaki menuju ke sekolah. Saya tidak boleh ikut belajar karena sering bolos dengan alasan tidak punya biaya dan tidak memiliki apa pun. Saya bermain sepak bola dengan tujuan menghapus derita dan melenyapkan amarah." Minat Ronaldo terhadap sepak bola begitu tinggi dan sepak bolalah yang mengubah nasibnya. Di usia tujuh tahun, ayahnya mengajak Ronaldo bermain dan bergabung di klub tempat ayahnya bekerja. Mandiri dan disiplin terbentuk karena kehidupan yang pahit. Bahkan, di usia 16 tahun, ia harus membantu membiayai pengobatan kakaknya yang kecanduan narkoba. Ronaldo pun tumbuh sebagai penggila bola, hari-harinya dihabiskan dengan sekolah dan bermain bola. Ia terus meniti kariernya sehingga menjadi pesepak bola terkaya tahun 2015. Ayahnya yang meninggal di usia 52 tahun karena alkohol, membuat Ronaldo menjauhi alkohol dan rokok. Bahkan ia tidak memiliki tato di tubuhnya sebagaimana sering kali dimiliki pesepak bola ternama lainnya. Alasannya agar ia selalu dapat mendonorkan darah kepada orang yang membutuhkan. Ia juga sering melakukan donasi membantu kemanusiaan. Kepribadian seseorang terbentuk juga karena peristiwa masa lalu, entah ke arah yang buruk atau ke arah yang baik, seperti halnya Ronaldo. Tetapi ingatlah, Tuhan ingin agar kita menjadi pribadi yang berkualitas, bukan sebaliknya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah aku kemampuan untuk mengerti rencana-Mu melalui setiap peristiwa yang terjadi, yang tidak sesuai dengan harapanku dan buatlah aku selalu tinggal di dalam-Mu dalam setiap peristiwa baik ataupun buruk. Amin. (Dod).
Jessica Wahyu - "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Matius 6:33
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 28 Agustus 2023 Bacaan: "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." (Mzm 23:1) Renungan: Domba adalah binatang lemah dan juga digolongkan binatang bodoh. Kalah jauh dibandingkan dengan hewan ternak yang lain. Tanpa gembala, domba akan tercerai berai. Bisa tersesat dan tergelincir ke jurang. Bisa dimakan binatang buas, celaka dan mengalami hal-hal buruk lainnya. Walau demikian, kelemahan domba itu justru bisa jadi kelebihan. Mengapa? Karena domba memiliki ketergantungan mutlak kepada gembalanya. Justru karena menyadari sebagai binatang yang lemah, domba akan selalu berada di dekat gembala. Daud rupanya mengamati dan merenungkan hal itu sedemikian rupa, sehingga ia menulis Mazmur 23 yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan umat-Nya. Bukan Tuhan yang sedemikian jauh untuk dijangkau, melainkan Tuhan yang sangat dekat. Sedekat gembala dengan domba-dombanya. Jika kita menjadikan Tuhan sebagai Gembala, maka kita tidak akan pernah kekurangan hal yang baik dari- Nya. Dengan yakin Daud berkata, "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." (ay. 1). Banyak orang takut kalau mengalami kekurangan. Yang punya banyak saja galau ketika melihat apa yang dimilikinya berkurang, terlebih lagi yang punya sedikit, tentu saja takut jika mengalami kekurangan. Walau demikian ada janji Tuhan yang indah. Di dalam Tuhan kita tidak akan pernah kekurangan! Tuhan akan memelihara kita. Tidak hanya kita, tapi juga anak cucu kita. Firman Tuhan dalam Mazmur 37:25 berkata, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti." Selama domba itu bersama gembala, dia tidak akan pernah mati kelaparan. Bahkan ketika padang rumput hijau hampir habis atau bahkan sudah habis, sang gembala akan mencarikan padang rumput yang baru dan membaringkannya di padang rumput hijau. Jika gembala manusia saja sedemikian memerhatikan kebutuhan domba-dombanya, terlebih lagi Gembala Agung kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Ia selalu memerhatikan segala kebutuhan kita. Kita memang butuh ini itu, tapi kita tidak akan pernah kekurangan sebab Dia yang memelihara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sebagai gembala selalu ada untuk aku domba-Mu. Jadikanlah aku domba yang setia dan taat pada-Mu, sehingga kehadiranku dapat menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).
Rekomendasiin Teman Lowongan Di Kantor Kalian? Sebaiknya kalian perhatikan hal ini terlebih dahulu
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 3 Maret 2023 Bacaan: "Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya." (Efesus 5:33) Renungan: Suatu ketika ada seorang suami yang menuliskan curahan hatinya sebagai bentuk penyesalan atas sikap egoisnya selama ini terhadap istrinya. Ia menuliskan: "Seringkali tanpa aku sadari aku telah berbuat sangat egois. Sebagai seorang suami, lebih sering aku memaksakan kehendakku sendiri. Aku memunyai seorang isteri yang baik. Memang pada saat yang lalu ia suka membantah apa yang aku katakan, tetapi setahun terakhir ini dia lebih suka mengalah dan diam, apalagi pada saat aku marah. Dalam hal kebutuhannya pun dia lebih sering diam dan tidak mengatakannya kepadaku. Hingga pada suatu saat, hatiku terasa hancur karena dengan mata kepalaku yang baru "terbuka lebar", aku melihat isteriku memakai sepatu satu-satunya yang ia punyai yang sudah dalam keadaan rusak. Hatiku semakin terasa seperti disayat sembilu, karena dia memakai sepatu yang seperti itu di depan guru-guru Bina Iman yang sedang rapat. Aku tidak bisa berkata dan berbuat apa-apa saat itu. Aku hanya bisa menangis dan berkata dalam hati, "Ternyata aku orang yang egois, sehingga tidak sempat memperhatikan kebutuhan isteriku." Setelah kejadian itu, aku langsung mengambil keputusan untuk membelikan dia sepasang sepatu. Peristiwa itu tidak akan pernah hilang dari ingatanku. Mulai dari saat itu cintaku kepada isteriku semakin bertambah dalam. Aku sangat sadar bahwa dialah wanita terbaik, yang Tuhan berikan dalam hidupku. Aku mulai mencoba melihat apa yang tidak dimiliki oleh isteriku. Ternyata memang benar dan baru aku sadari sepenuhnya, pakaian yang dia pakai selama ini semua telah "berusia tua" tetapi dia berusaha merapikan dan terus merapikan supaya terlihat baru setiap saat. Dahulu aku tidak merasa apa-apa saat isteriku menawarkan supaya aku membeli pakaian atau sepatu. Sekarang, jika dia berkata seperti itu lagi, aku merasakan hal itu bagaikan palu besar yang sedang memukul kepalaku supaya tidak membeku. Sekarang aku mengerti, itulah wujud kasih dan pengorbanannya bagiku. Ia mengasihiku karena itu ia mendahulukanku. Aku yakin Tuhanlah yang telah menyadarkanku. Tuhan menyingkapkan perkara yang harus aku perhatikan, yaitu lebih dalam lagi mencintai dan memperhatikan isteriku, pendamping hidupku. Tuhan sebenarnya sudah memberikan firman-Nya bahwa cinta yang aku miliki sebenarnya lebih berharga dari apa pun juga, tetapi aku biarkan semua hal itu menjadi biasa-biasa saja. Melalui peristiwa ini, cintaku semakin dalam kepada istriku! Mungkin kita seorang suami atau isteri yang selama ini berlaku terlalu egois. Kita tidak pernah memperhatikan kebutuhan pasangan hidup kita. Kita lebih senang jika kebutuhan dan keinginan kita sendiri yang terpenuhi. Inilah saat yang tepat bagi kita untuk menyadarinya. Mari kita memperhatikan kehidupan dan kebutuhan pasangan kita, karena dialah yang terbaik yang Tuhan berikan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk pasangan hidup yang Engkau berikan kepadaku. Ajarilah aku untuk tidak bersikap egois serta memerhatikan kehidupan dan kebutuhannya. Amin. (Dod).
Kiranya dapat memberkati saudara
Kiranya dapat memberkati saudara
Kiranya dapat memberkati saudara
Kiranya dapat memberkati saudara
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 6 November 2022 "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu." (Mazmur 91:7) Renungan: Di mana Tuhan ketika saya sedang susah? Mengapa Tuhan seolah tertidur ketika saya sangat membutuhkan kehadiran-Nya? Mengapa tidak ada hal ajaib yang terjadi sebagai bukti Tuhan menolong saya? Pertanyaan seperti ini sangat sering kita dengar dari sahabat atau mungkin dari diri kita sendiri saat sedang menghadapi masalah berat. Menarik untuk diperhatikan, benarkah Tuhan absen ketika kita sangat membutuhkan kehadiran-Nya? Bukankah Dia sendiri yang berjanji akan menyertai kita sampai akhir zaman? Satu hal yang pasti adalah Tuhan tidak pernah tidur! Ketika Tuhan mengizinkan sesuatu yang buruk terjadi, Ia bertanggung jawab atas kelangsungan hidup kita dan menyiapkan jalan keluar yang terbaik. Pencobaan selalu datang sepaket dengan jalan keluar, itu pun tidak akan melebihi kekuatan kita ( 1 Korintus 10:13). Oleh sebab itu, penting untuk mengerti kehendak Tuhan dan belajar melihat sesuatu menurut cara pandang-Nya, sebab Tuhan pasti memelihara kita. Yang dimaksud dengan pemeliharaan Tuhan adalah kita mendengar dan melihat sendiri sebuah peristiwa buruk terjadi, bahkan berada di tengah situasi tersebut, tetapi tidak turut menjadi korban dari peristiwa tersebut. Raja Daud di dalam Mazmur 91:7 mendefinisikan dengan indah makna dari pemeliharaan Tuhan, "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu." Pemeliharaan Tuhan juga berarti dicukupkan ketika melewati masa sulit. Mungkin saja tidak ada hal hebat yang terjadi, tetapi yang pasti kehidupan kita dan keluarga tercukupi, tidak kekurangan suatu apapun. Persis seperti kisah janda di Sarfat. Termasuk ketika hidup kita berjalan mulus, itu bukan terjadi begitu saja, ada campur tangan Tuhan yang bekerja tanpa kita menyadarinya. Iman adalah landasan yang membuat kita yakin memeliharaan Tuhan itu sungguh ada. Iman memampukan kita menembus pekatnya kabut kehidupan untuk melihat secercah terang di ujung sana. Jangan ragu untuk menjalani kehidupan karena Tuhan sendiri yang menjamin hidup kita. Mazmur 37:25 berkata, "Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti." Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk pemeliharaan-Mu dalam hidupku. Pengalaman melewati masalah demi masalah, semakin menambah keyakinan imanku. Amin. (Dod).
Nak Kenal Tuhan Kena Kenal Diri Dahulu - Tn Guru Ismail Sepanjang Al Fathoni 02012017
Biarlah setiap tindakan hidupmu disucikan dengan cara berusaha melakukan kehendak Allah, sehingga pengaruhmu tidak akan menuntun orang lain ke jalan yang terlarang.
Kedah.....Suatu Ketika Dahulu - Dr Abdul Muati Ahmad
Pada podcast kali ini saya ingin membagikan cara mengembangkan bisnis online Anda dengan berfokus terlebih dahulu terhadap satu bisnis agar bisnis Anda bisa segera autopilot sehingga Anda bisa melakukan duplikasi bisnis dengan optimal di kemudian hari. Lalu, langkah apa saja yang harus dilakukan? Simak podcast di atas sampai habis jika Anda ingin mengetahui caranya!
Wartawan Astro AWANI menceritakan kisah di sebalik sesuatu berita yang dilaporkan.
1. KAYA DENGAN TRADISI, DAHULU, KINI DAN AKAN DATANG 2. KEPERCAYAAN ADALAH KUNCI UTAMA 3. RAPATKAN SAF BUKAN BERANTAKAN SAMA SENDIRI 4. DASAR DAN POLISI UMNO/BARISAN NASIONAL PEROLEHI PELBAGAI KEJAYAAN 5. SIMBOLIK KEBANGKITAN HADAPI PRU 15 RANGKUMAN 5 BERITA JAM 5 PETANG
Kiranya dapat memberkati saudara
Kiranya dapat memberkati saudara
Bersama Pakar Perunding Pediatrik dan Pengasas doktorbudak.com Dr Zahilah Filzah Zulkifli mengupas mengenai autisme dan sejauh mana kesedaran masyarakat terhadap penyakit tersebut.
Kiranya dapat memberkati saudara
‘Masa perlu sesuai sebelum adakan #PRU15'. Ikuti temu bual @nazrikh bersama Menteri Kesihatan yang juga Timbalan Ketua UMNO Bahagian Rembau, YB @khairyj sempena #PAU2021 dalam #AgendaAWANI jam 3 ptg dan ulangan 830 mlm ini di saluran 501 dan astroawani.com