POPULARITY
Permasalahan sampah, terutama di perkotaan, kian bikin gerah. Beberapa pemda, seperti Tangerang, Yogyakarta, dan Bali, buka-tutup TPA karena tak sanggup lagi menampung sampah baru.Indonesia darurat sampah sudah disuarakan dari dulu, tetapi belum ada perubahan signifikan soal tata kelola persampahan. Sekitar 65 persen dari total 481 TPA masih menerapkan open dumping atau penumpukan sampah di lahan terbuka. Total timbulan sampah 2025 diperkirakan mencapai 23 juta ton berdasarkan data sementara Kementerian Lingkungan Hidup. Dari jumlah tersebut, sampah yang terkelola hanya berkisar 35 persen atau 8,2 juta ton saja. Seluruh TPA diperkirakan bakal penuh atau overcapacity pada 2028.Hal ini disinggung Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu di hadapan para kepala daerah se-Indonesia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor. Di forum itu Prabowo mendeklarasikan perang melawan sampah. Strateginya dengan menggulirkan 34 proyek waste-to-energy, berupa pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Apakah proyek tersebut adalah solusi darurat sampah?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Zero Waste Campaigner Greenpeace Indonesia Ibar Akbar.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).
Bau busuk dan bau tidak sedap dari TPA sampah menimbulkan berbagai efek buruk bagi manusia dan lingkungan. Secara kesehatan, bau menyengat dapat memicu sakit kepala, mual, pusing, iritasi saluran pernapasan, serta memperburuk asma dan gangguan pernapasan lainnya. Paparan jangka panjang juga dapat menyebabkan stres, gangguan tidur, dan penurunan kualitas hidup masyarakat sekitar. Dari sisi psikologis, bau tidak enak menimbulkan rasa tidak nyaman, emosi negatif, dan menurunkan konsentrasi. Selain itu, bau TPA sering menarik lalat, tikus, dan serangga pembawa penyakit, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit dan pencemaran lingkungan di kawasan sekitar.
Tumpukan sampah menggunung beberapa meter tinggi di bagian belakang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluarkan aroma tak sedap yang mengganggu pembeli, pedagang, dan warga sekitar. Penumpukan ini disebabkan oleh terbatasnya armada truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Warga dan pedagang berharap agar masalah sampah segera diatasi untuk kenyamanan bersama.#Pasar #KramatJati #Sampah #Jakarta #Lingkungan
Persoalan penumpukan dan pengelolaan sampah kini dihadapi banyak daerah, mulai dari Bali, Pulau Taliabu Maluku, Cicalengka Jawa Barat, Pekalongan Jawa Tengah, hingga yang terbaru dan viral di Tangerang Selatan.Di Tangsel, sampah tidak terangkut selama hampir dua pekan akibat proyek perbaikan di TPA Cipeucang. Padahal, proyek KPBU Pengelolaan Sampah merupakan proyek prioritas nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018. Namun realisasinya masih dipertanyakan.Menanggapi hal ini, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) wilayah Tangsel menawarkan solusi teknis dan konstruktif penanganan sampah.Kami akan membahasnya bersama Sekretaris Pengurus Cabang PII Kota Tangerang Selatan, Ir. Mohammad Agus Ramly, S.T., S.E., M.M., IPM.
Penumpukan sampah di sejumlah titik Kota Tangerang Selatan terjadi seiring perbaikan dan penataan konstruksi TPA Cipecang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, Asep Nurdin, menjelaskan upaya percepatan pengangkutan, mitigasi keselamatan operasional, serta langkah jangka pendek dan panjang pengelolaan sampah dalam wawancara Radio Elshinta Edisi Pagi, 17 Desember 2025.
JAKARTA - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Reza Kordova mengungkap terkait isu mikroplastik yang kini mencemari udara Jakarta dan terbawa turun bersama air hujan. Setiap harinya, partikel mikroplastik diperkirakan jatuh antara 3 hingga 40 partikel per meter persegi yang menandakan tingginya tingkat polusi yang tak terlihat di udara ibu kota Jakarta. Sumber pencemaran tersebut tak hanya berasal dari aktivitas di Jakarta tetapi juga dari wilayah seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten.Minimnya tempat pengumpulan sampah di daerah-daerah itu membuat pembakaran terbuka masih marak dilakukan oleh warga hingga melepaskan partikel plastik dan zat berbahaya ke atmosfer. "Nah, ini asalnya dari mana sebenarnya? Asalnya memang karena wilayah Indonesia itu menurut Cuaca adalah secara regional dan mungkin dari BMKG bisa menambahkan karena regional, wilayah Jabodetabek dan sekitarnyalah sebenarnya yang berpotensi menjadi sumber dari mikroplastik tersebut.""Nah, sumbernya dari mana saja? Yang pertama dari pakaian.""Pakaian yang kita gunakan sebagian besar sekarang adalah polyester atau nylon atau polimer yang sintetis. Bukan katun misalnya yang memang tidak asli natural fiber.""Nah kemudian yang kedua adalah dari penggunaan plastik. Yang kedua adalah melakukan oleh masyarakat. Melakukan pembuangan secara sembarangan. Kalau terlalu banyak biasanya akan melakukan pembakaran secara terbuka. Ketika pembakaran secara terbuka itu dilakukan dan masif hampir setiap hari apalagi sekarang, mikroplastik itu akan lebih cepat kemungkinan terbang ke udara." Demikian Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Reza Kordova dalam media Briefing Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta membahas soal Mikroplastik Dalam Air Hujan Dan Fenomena Panas Ekstrem di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/10).Sementara itu, fenomena ini memperlihatkan bahwa mikroplastik kini menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Dr. Reza mengatakan jika tidak dikendalikan, polusi mikroplastik berpotensi memperburuk kualitas udara serta meningkatkan resiko pembakaran bahan kimia berbahaya bagi warga perkotaan di Jakarta. (Reynaldi Adi Surya)
JAKARTA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto menegaskan Pemprov DKI terus memperkuat penanganan pencemaran mikroplastik melalui riset dan aksi nyata di lapangan. Temuan BRIN tentang kandungan mikroplastik dalam air hujan menjadi perhatian serius sekaligus mendorong kolaborasi lebih erat antara pemerintah dan lembaga riset. Asep mengatakan upaya pengendalian dilakukan dari hulu ke hilir mulai dari uji emisi kendaraan untuk mengurangi polusi, pengelolaan sampah plastik, pemantauan kualitas air dan udara, hingga kampanye edukasi kepada masyarakat."Publik juga dihimbau lebih bijak dalam menemilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekalipakai yang berpotensi mencemari lingkungan." "Kampanye edukasi publik tentang bahayanya tidak hanya mikroplastik tetapi semua unsur pollutan yang ada yang di atmosfer kita. Kemudian juga teman-teman media mungkin sudah tahu bagaimana Pemprov DKI juga berupaya untuk terus mengedukasi masyarakat dalam penanganan sampahnya mulai dari hulu tengah dan hilirnya.""Tadi disampaikan bahwa salah satu sumber pencemar dari mikroplastik adalah dari sampah yang tidak terkelola dengan baik, utamanya sampah plastik. Dan kami juga di Dinas LH saat ini juga terus mengupayakan bagaimana pengendalian pengemaran udara.""Ya mungkin teman-teman juga sudah banyak mengetahui upaya-upaya kami antara lain adalah melakukan uji emisi kendaraan bermotor. Jadi sumber bergerak berupa emisi kendaraan bermotor dan sumber tak bergeraknya dari industri pabrik emisinya juga terus kami lakukan upaya-upaya pengurangannya." Sebagai tambahan Kadis DLH DKI JakartaAsep Guswanto juga memperkuat pengawasan terhadap emisi kendaraan dan industri sebagai sumber pencemaran udara. Asep menegaskan penanganan isu mikroplastik dan polutan lain harus dilakukan secara kolektif melalui kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat demi terciptanya lingkungan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.Demikian laporan dari Balai Kota DKI Jakarta, Reynaldi Adi Surya melaporkan.
Keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) ilegal di Semarang, Jawa Tengah, dikeluhkan warga. Mereka mengaku sangat terganggu oleh bau menyengat dan asap dari pembakaran sampah yang terjadi di lokasi tersebut.
Kota Semarang hasilkan hampir 1.200 ton sampah per hari, Komisi C DPRD Kota Semarang saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengelolaan sampah. Raperda ini dirancang untuk menjadi payung hukum jangka panjang dalam menghadapi persoalan sampah Kota Semarang yang kian kompleks. Raperda ini kabarnya akan menyoroti kesiapan infrastruktur persampahan yang belum memadai. Seperti penerapan sistem pemilahan sampah di TPS yang masih sulit dilakukan karena fasilitas belum tersedia secara merata. Lantas apa saja yang menjadi sorotan lain dalam raperda ini?Simak Wawancara Akbar bersama Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang sekaligus Pansus Perda Sampah, Dini Inayati, S.T.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya sudah memiliki regulasi yang melarang membakar sampah sembarangan, tetapi tetap saja ada yang membakar sampah sembarangan.
Pemerintah Nepal menegaskan komitmennya untuk melindungi pegunungan Himalaya dari ancaman perubahan iklim dan meningkatnya volume sampah dari aktivitas pendakian, terutama di kawasan Gunung Everest.
Kemenko Pangan mengadakan rapat koordinasi dalam progres program pengolahan sampah menjadi energi listrik. Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut, dalam program ini, pemerintah daerah akan bertanggung jawab dalam penyediaan lahan dan distribusi sampah.
PERTEMUAN KE 154SEASON 8: KITAB SHOLAT | EPISODE 38KAJIAN KITAB SHAHIH BUKHARI BERSANADTERBUKA UNTUK UMUMBAB 71: Menagih Hutang dan Mulazamah di MasjidBAB 72: Menyapu di Masjid, Memungut Potongan Kain, Sampah dan DuriNarasumber: Assoc. Prof. Dr. KH. Akhmad Alim, Lc., M.A.Kamis, 01 Mei 2025 / 03 Dzulqo'dah 1446 HBa'da Maghrib di Masjid As-Sofia, Kota Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: -- Youtube LIVE Event https://youtube.com/live/4tDD0zWj25A?feature=share-- Youtube: https://youtube.com/@DiMediaTV -- Instagram: @DiMediaTV LIVE Delay : -- Instagram: @MasjidAsSofia -- Podcast: Spotify, Apple Podcats: "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- #dimediatv #ShahihBukhari #UstadzAkhmadAlim #MasjidAssofia #DiMedia #Kitabshahihbukhari #syarahshahihbukhari #dimediaradio #panduannabi #shahihbukhari #hadits #masjidassofiabogor #sunnahrosulullah #sunahnabi #haditsnabi #haditsnabimuhammad #haditsshahih #kajianhadits #kajianbogor #kajianislam #kajian #kajiansunnah #nasehat #nasehatislami #nasehatulama #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat
Gubernur Bali I Wayan Koster mengeluarkan peraturan tidak diperkenankan menjual minuman dalam kemasan yang dibawah 1 liter, ternyata peraturan tersebut ditolak pemerintah pusat
Pengelolaan sampah masih menjadi persoalan yang belum tuntas di Indonesia. Pengetahuan untuk memilah sampah dari rumah juga masih sangat minim. Akibatnya, sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).Berdasarkan data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), total timbulan sampah di 2024 mencapai hampir 33 juta ton per tahun. Dari total timbulan sampah, sebanyak 40% sampah tidak dikelola yang sebagian besar berasal dari rumah tangga.Di sisi lain, masa libur lebaran dapat menambah jumlah sampah. Selain kumpul keluarga, momen lebaran sering menjadi momen bagi masyarakat untuk membeli baju baru, kebutuhan baru, hingga membeli bingkisan makanan untuk silaturahmi. Akibatnya, barang-barang lama yang tidak terpakai jadi terbuang.Padahal sampah yang tidak terpakai masih bisa kita kelola. Cara lainnya, kita bisa memanfaatkan platform donasi sampah untuk menyebarkan Berkah di Bulan Ramadan. Kemana kita bisa mendonasikan barang yang sudah tidak terpakai? Dan bagaimana cara mengelolanya?Kita akan bincangkan hal ini bersama Aisyah Winna Putri, Founder Komunitas Bersi Bersi Lemari dan Fajar Ar Mansyur, CEO Donasi Sampahmu.id.*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Bokep dan PMO itu enak-nya sementara temen-temen. sisanya lo akan merasa jadi "sampah": https://open.firstory.me/user/clhyojn2g01v001v9hy1da8sp/comments Powered by Firstory Hosting
Renungan Pagi || Sampah Abadi || Ps.Steven Liem
Sampah plastik menyumbang 10 hingga 12 persen dari seluruh limbah padat di Kenya, menurut Program Lingkungan PBB. Sebuah perusahaan teknologi Kenya mendaur ulang limbah plastik itu untuk mencetak model 3-dimensi yang membantu pendidikan mahasiswa arsitektur sekaligus mengurangi kerusakan lingkungan.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 6 Maret 2025Bacaan: Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8) Renungan: Dalam kehidupan kita ada banyak sampah yang tanpa sadar terus-menerus kita timbun. Tanpa sadar, sampah itu mulai merongrong hidup kita. Ada dua sampah yang perlu kita perhatikan, yaitu: 1. Sampah dosa kita. Timbunan dosa kita bisa membuat kita terjerat. Oleh karena itu perlunya kita membuang hal-hal yang keliru atau dosa yang masih terus kita nikmati. Contohnya, seperti kesombongan, ketidakjujuran, kebencian, keserakahan, iri hati, mau menang sendiri, membuat orang lain menderita, korupsi, dll. Jangan sampai dosa menghambat rencana Tuhan yang luar biasa di dalam hidup kita. 2. Sampah sisa-sisa penderitaan masa lalu yang menjadi penghambat kehidupan kita sekarang. Sampah itu bisa berupa luka-luka batin yang masih terus kita simpan hingga sekarang. Lepaskan pengampunan kepada orang-orang yang telah menyakiti kita di masa lalu. Mari kita perhatikan ucapan Zakheus, "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Perjumpaan dengan Yesus telah mengubah Zakheus untuk mulai membersihkan hidupnya dari sampah-sampah kehidupan. Zakheus dikenal sebagai pemungut cukai yang sangat mungkin melakukan pemerasan. Itulah sampah dosa masa lalu Zakheus. Zakheus mau membuang sampah dosa tersebut. Apa bukti kalau Zakheus membuang dosanya? Zakheus membuktikan dengan memberikan setengah dari hartanya untuk orang miskin dan mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang telah diperasnya. Bagaimana dengan contoh sampah penderitaan masa lalu? Untuk hal ini mari perhatikan kehidupan Yusuf yang tidak mendendam kepada kakak-kakaknya. Atau pun Daud yang menolak mendendam kepada Saul yang telah menimbulkan penderitaan dalam hidupnya. Mari kita mulai membersihkan sampah-sampah di dalam hidup kita. Dengan demikian kita akan mengalami kelegaan dan hidup menjadi berkenan di mata Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku untuk membersihkan sampah-sampah di pikiran dan di hatiku agar pikiran dan hatiku senantiasa dipenuhi damai sejahtera-Mu. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ari dan Lani dari Paroki Santo Albertus de Trapani Malang di Keuskupan Malang, Indonesia. Ibrani 4: 12-16; Mazmur tg 19: 8-9.10.15; Mark 2: 13-17 SAMPAH MENJADI BERKAT Renungan kita pada hari ini bertema: Sampah Menjadi Berkat. Kreativitas demi kreativitas dalam mengolah sampah menjadi berkat sudah menjadi hal biasa. Sampah-sampah seperti plastik dan logam kian hari kian menumpuk, dan hal ini cepat atau lambat membahayakan kehidupan manusia dan lingkungannya. Maka ada gerakan lokal, nasional, dan global mendaur ulang sampah-sampah itu. Ada satu OMK paroki membuat rak bertingkat untuk menaruh pot-pot bunga di atasnya. Mereka terbagi dalam 6 kelompok, sehingga ada enam rak yang dibuat. Bahan untuk rak-rak itu adalah plastik kemasan aqua yang dikumpulkan dari berbagai tempat. Ukurannya, demikian juga design bentuk rak bergantung pada kreativitas setiap kelompok. Yang penting setiap rak adalah tempat untuk mengakomodasi 20-30 pot bunga. Akhirnya kreasi OMK itu berhasil memberi sebuah pemandangan baru di halaman paroki dan pastoran. Taman paroki menjadi sangat menarik untuk dipandang. Kreativitas itu oleh umat paroki sebagai berkat bagi seluruh paroki. Plastik-plastik yang tidak berguna, sudah berubah menjadi bagian taman yang indah untuk kebaikan semua umat Paroki. Kreativitas itu menginspirasikan keluarga-keluarga untuk membuatnya sendiri di rumah masing-masing. Yang terjadi dengan sampah berubah menjadi berkat, menjadi contoh untuk kita membuat suatu pemberdayaan rohani dalam jalan kepada keselamatan. Misi utama Yesus Kristus di dunia ialah menyelamatkan kita dan seluruh dunia dari dosa dan kematian. Karena semangat dunia ini dan kuasa iblis serta kerajaannya, hidup kita dan seluruh isi dunia ini berada di dalam keterasingan dan kegelapan. Setiap kali kita tergoda oleh si Jahat dan akhirnya jatuh dalam dosa, pribadi dan hidup kita menjadi sampah. Di hadirat Tuhan kita adalah sampah yang busuk. Maka Tuhan Yesus sendiri mengatakan: “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” Ia datang untuk menjumpai kita dalam kondisi sampah-sampah, memanggil kita, membersihkan kita, dan menyertakan kita di dalam pekerjaan-pekerjaan-Nya. Kita bersuka cita ketika Ia menghampiri kita dengan kerahiman Allah, berarti kita sangat dikasihi dan dibuat berarti. Oleh karena itu ada yang menjadi rasul, seperti Lewi anak Alfeus, ada yang menjadi rasul para bangsa seperti Paulus dan ada yang menjadi seperti kita masing-masing pada saat ini, sebagai anggota Tubuh Kristus yang satu. Melihat dan merenungkan diri kita masing-masing pada saat ini, sadarilah bahwa kita selalu menjadi sampah ketika berbuat dosa, tetapi Tuhan juga selalu mengubah kita menjadi berkat ketika kita menyesali, mengakuinya dan bertobat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, ampunilah kesalahan kami dan jangan masukkan kami ke dalam pencobaan. Salam Maria... Dalam nama Bapa...
A boat made of marine plastic is sailing across the notoriously dangerous Bass Strait. The boat is on its way to raise awareness about marine litter, - Sebuah perahu yang terbuat dari plastik laut sedang berlayar melintasi Selat Bass yang terkenal berbahaya. Perahu ini sedang dalam perjalanan untuk meningkatkan kesadaran tentang sampah laut,
Sekelompok pemuda Somalia melakukan pembersihan pantai secara mingguan di Mogadishu dalam upaya melindungi lingkungan laut negara itu. Mereka telah mengumpulkan dua juta kilogram sampah selama beberapa bulan terakhir, dan belum lama ini kelompok mereka meraih penghargaan Arab Volunteer Award.
Sebuah tempat di California Selatan, yang dulu adalah tempat pembuangan sampah terbesar kedua di AS, akan dibangun menjadi taman rekreasi. Taman ini akan dilengkapi jalur lari, jalur sepeda dan tempat piknik, tapi menurut arsitek lanskap, ada tantangan tersendiri dalam membangun di bekas TPA sampah.
Australia's litter levels tend to increase during this festive season. - Tingkat sampah Australia cenderung meningkat selama musim perayaan.
Dampak Asap Bakaran Sampah pada Kesehatan Paru-Paru - dr. Fajriwan, SP.p., FISR | Dokter Menyapa »»» Kini..!! Belajar Islam Jadi Lebih Mudah Simak dan Dengarkan Radio Fajri FM 99.3 MHz Streaming www.fajrifm.com
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan rencana untuk menghentikan impor sampah plastik dari luar negeri. Menurutnya, volume sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, yang sudah melebihi kapasitas, menjadi alasan kuat untuk menutup keran impor sampah plastik.
Mendikdasmen Bakal Perluas Akses Pendidikan dengan Perbanyak Rumah Belajar | CORE Indonesia: Mimpi Swasembada Pangan Harus Disertai Kesejahteraan Petani | Atasi Rob dan Sampah, Pemkot Pekalongan Ujicoba Pintu Bendung Gerak *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Selama perhelatan MotoGP Mandalika, BRI berhasil mengelola 22.560 kilogram sampah. Selain untuk pengelolaan sampah, program ini juga membantu menjaga kebersihan area sirkuit dan berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar acara apresiasi terhadap produsen dalam peta Jalan pengurangan sampah Hal ini dilakukan pemerintah untuk mendorong paradigma pengelolaan sampah acara apresiasi produsen dalam implementasi peta Jalan
Bank Rakyat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui Program BRI Peduli Yok Kita GAS (Gerakan Anti Sampah). Dalam memperingati World Clean Up Day pada 20 September, BRI mengadakan beberapa kegiatan untuk mendorong pengelolaan sampah terpadu di tengah persiapan International Indonesian MotoGP di Mandalika.
Kami berani kotor. Karena yang kotor, belum tentu najis. Tapi yang najis, udah pasti kotor. btw. udah 300 episode, bikin kaos kali ya?
As many of Australia's four million school students prepare for a new term, the question of what to do with old uniforms is a constant. - Ketika banyak dari empat juta siswa sekolah di Australia sedang mempersiapkan diri untuk memasuki semester baru, pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan dengan seragam lama adalah hal yang selalu muncul.
MALAM SERAM, PODCAST CERITA SERAM | BUKAN SEKADAR CERITA SERAMSuka bacaan kisah-kisah seram, sila subscribe ke saluran Malam Seram! Malam Seram LIVE show Isnin hingga Khamis 11 malam dan Jumaat 11.59 malam MALAM SERAM adalah segmen LIVE perkongsian pengalaman seram dan misteri. Anggap ia hanya sekadar perkongsian sahaja. Jangan mudah percaya dan terlalu taksub dengan apa yang anda dengar! MALAM SERAM The Horror Talk Show Bukan Sekadar Cerita Seram.Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/malam-seram--3347472/support.
Zimbabwe berupaya mengubah tempat pembuangan sampah terbesar di Harare menjadi sumber biogas untuk menghasilkan listrik. Warga menyambut proyek ini karena menciptakan lapangan kerja dan mengurangi masalah kelangkaan listrik, tapi sebagian warga lain memandang hal ini menguras pajak.
Nurhadi Sucahyo berbincang dengan peneliti kemaritiman Universitas Brawijaya Defri Yona dan aktivis lingkungan Ecoton Amiruddin mengenai sampah puntung rokok, bahayanya, serta mengapa kita kurang peduli dengan proses pembuangannya.
Episode kali ini Isaac Newlan & Dennis Yonasa, Co-Founders dan Formulators of Palapa Drinks, membahas mengenai awal mula minuman fermentasi dari buah pala yang mulanya dianggap sebagai sampah. Cerita mereka tidak hanya menunjukkan banyaknya rempah yang bisa dimanfaatkan namun budaya serta efek ekonomi yang muncul untuk membuat sebuah botol palapa drinks. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadio #379 HARTA KARUN DARI SAMPAH WITH ISAAC NEWLAN & DENNIS YONASA | RAY JANSON RADIO Enjoy the show! Instagram:Isaac Newlan: https://www.instagram.com/concretejunglemonk/Dennis Yonasa: https://www.instagram.com/yonasad/Palapa Drinks: https://www.instagram.com/palapadrinks/ DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE ! Ray Janson Radio is available on: Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01 Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizq Google Podcast: https://bit.ly/2laege8i Anchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radio TikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradio Let's talk some more: https://www.instagram.com/rayjanson #RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #SatuIndonesiaRasa
Indonesia is a producer of marine waste, since they have not been able to manage waste on land properly. The rubbish that people throw away, especially plastic, ends up being carried into the sea and disrupting the ecosystem there. In some cases, this waste can even float into other countries. - Indonesia menjadi produsen sampah laut, karena belum mampu mengelola sampah di darat dengan baik. Sampah yang dibuang masyarakat, terutama plastik, akhirnya terbawa hingga ke laut dan mengganggu ekosistem di sana. Dalam sejumlah kasus, sampah-sampah ini bahkan bisa menyeberang ke negara-negara lain.
Produsen, distributor, peritel, restoran, hingga rumah tangga, semuanya menjadi penyumbang terhadap masalah sampah makanan, alias bahan pangan yang akhirnya tak dikonsumsi orang. Pada saat yang sama, banyak orang kesulitan membeli kebutuhan dapur karena tingginya inflasi. Adakah solusinya?
Sebuah perusahaan daur ulang di Los Angeles memberikan pohon Natal gratis bagi warga yang membawa barang bekas atau sampah daur ulang. Sembari berbagi kebahagiaan, perusahaan ini berharap bisa mempromosikan cara membuang sampah yang benar dan mengurangi pembuangan sampah ilegal di dalam kota.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Oktober 2023 Bacaan: Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8) Renungan: Ada satu kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di Vancouver, yaitu acara garage sale, terjemahan bebasnya adalah penjualan di garasi. Garage sale dilakukan setiap musim panas. Banyak keluarga berusaha membersihkan gudang dan seluruh rumah mereka dari barang-barang yang sudah tidak berguna lagi. Barang-barang yang tak terpakai lagi itu dikumpulkan dan "dibuang" dengan cara dijual di depan garasi rumah mereka. Biasanya, barang-barang yang dijual itu pun masih dalam kondisi bagus, tetapi barang-barang itu sudah tidak diperlukan lagi oleh keluarga tersebut. Dalam kehidupan kita pun, banyak sampah yang tanpa sadar terus-menerus kita timbun. Tanpa sadar, sampah itu mulai merongrong hidup kita. Ada dua sampah yang perlu kita perhatikan, yaitu: 1. Sampah dosa kita. Timbunan dosa kita bisa membuat kita terjerat. Efeknya bisa sampai pada kehidupan kekekalan kita. Oleh karena itu perlunya kita membuang hal-hal yang keliru atau dosa yang masih terus kita nikmati. Contohnya, seperti kesombongan, ketidakjujuran, kebencian, keserakahan, iri hati, mau menang sendiri, membuat orang lain menderita, korupsi, dll. Jangan sampai dosa menghambat rencana Tuhan yang luar biasa di dalam hidup kita. 2. Sampah sisa-sisa penderitaan masa lalu yang menjadi penghambat kehidupan kita sekarang. Sampah itu bisa berupa luka-luka batin yang masih terus kita simpan hingga sekarang. Lepaskan pengampunan kepada orang-orang yang telah menyakiti kita di masa lalu. Mari kita perhatikan ucapan Zakheus, "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."" Perjumpaan dengan Yesus telah mengubah Zakheus untuk mulai membersihkan hidupnya dari sampah-sampah kehidupan. Zakheus dikenal sebagai pemungut cukai yang sangat mungkin melakukan pemerasan. Itulah sampah dosa masa lalu Zakheus. Zakheus mau membuang sampah dosa tersebut. Apa bukti kalau Zakheus membuang dosanya? Zakheus membuktikan dengan memberikan setengah dari hartanya untuk orang miskin dan mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang telah diperasnya. Bagaimana dengan contoh sampah penderitaan masa lalu? Untuk hal ini mari perhatikan kehidupan Yusuf yang tidak mendendam kepada kakak-kakaknya. Atau pun Daud yang menolak mendendam kepada Saul yang telah menimbulkan penderitaan dalam hidupnya. Mari kita mulai membersihkan sampah-sampah di dalam hidup kita. Dengan demikian kita akan mengalami kelegaan dan hidup menjadi berkenan di mata Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku ingin membersihkan sampah-sampah di dalam hidupku. Tolong aku untuk menyadari setiap sampah yang masih ada di dalam diriku dan berilah kemauan padaku untuk membersihkannya. Amin. (Dod).
Ikuti dokumentari khas 8.30 pagi nanti, mengenai Sampah Melata, Alam Merana, diterbitkan Kelab Belia Prihatin, sempena Hari Tanpa Beg Plastik Sedunia yang disambut pada tanggal 3 Julai setiap tahun. #AWANInews #AWANIpagi
Dari LeDroit Park di Washington DC, Ariadne Budianto dan Virginia Gunawan membawakan berbagai liputan tentang upaya mengurangi, mengelola dan memanfaatkan sampah. Mulai dari laptop sistem bongkar pasang untuk mengurangi e-waste, hingga fenomena thrifting yang marak di kalangan anak muda AS.
Garbage becomes an issue everywhere, especially plastic waste. There is no exception in the town of Sibolga, which is on the shores of the Indonesian Ocean, on the western side of the island of Sumatra. - Sampah menjadi persoalan dimana-mana, terutama sampah plastik. Tidak terkecuali di kota Sibolga, yang ada di tepi Samudera Indonesia, di sisi barat pulau Sumatera.
Ikuti keseharian Mpok Etik di Podcast Classy FM dan Follow Instagramnya @mpoketik.official
Rivan Dwiastono mengobrol dengan Ikhsan dan Rifqi dari Pandawara Group untuk membahas video-video TikTok mereka yang viral, di mana mereka membersihkan sampah di sungai yang tersumbat. Rivan juga berbincang dengan TikToker lain yang terinspirasi Pandawara dan aktivis WALHI.
Podcast ini membahas tentang cara memilah sampah tanpa menyentuhnya --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
In Australia, most city councils provide hard waste collection services to households for free. But there are rules around what type of waste is accepted and when. - Di Australia, kebanyakan dewan kota menyediakan pelayanan pengambilan sampah barang-barang bekas, namun ada beberapa aturannya.
Di Australia, kebanyakan dewan kota menyediakan pelayanan pengambilan sampah barang-barang bekas, namun ada beberapa aturannya.