Podcasts about jika anda

  • 86PODCASTS
  • 585EPISODES
  • 11mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Feb 25, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about jika anda

Latest podcast episodes about jika anda

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
More than style: How First Nations fashion is growing in Australia - Australia Explained: Lebih dari sekadar gaya: Bagaimana mode busana First Nations berkembang di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 8:39


If you've spent any time in Australia, you've probably noticed how relaxed the style is. You might notice activewear, surf brands and casual clothes everywhere. But there's another side to Australian fashion. Aboriginal and Torres Strait Islander designers have been creating clothes and accessories for thousands of years — and that work is very much alive today. You'll see it on runways, in global fashion campaigns and in everyday clothing. Find out what makes First Nations fashion different, how it connects to the environment and what you should be aware of if you want to wear it. - Jika Anda pernah menghabiskan waktu di Australia, Anda mungkin memperhatikan betapa santainya gaya itu. Anda mungkin memperhatikan pakaian aktif, merek selancar, dan pakaian kasual di mana-mana. Tapi ada sisi lain dari mode Australia. Desainer Aborigin dan Torres Strait Islander telah menciptakan pakaian dan aksesori selama ribuan tahun - dan karya itu sangat hidup saat ini. Anda akan melihatnya di landasan pacu, dalam kampanye mode global, dan pakaian sehari-hari. Cari tahu apa yang membuat mode First Nations berbeda, bagaimana itu terhubung dengan lingkungan dan apa yang harus Anda ketahui jika Anda ingin memakainya.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Get Discovered: Kenapa Google Tidak “Memilih” Bisnis Anda

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 7:50 Transcription Available


Send a textBanyak pemilik bisnis lokal merasa bingung dan frustrasi. Bisnis sudah lama berdiri, lokasi jelas, produk dan layanan berkualitas, namun tetap tidak muncul di Google dan Google Maps.Masalahnya bukan sekadar soal lokasi atau kualitas. Ada alasan mengapa Google “memilih” bisnis tertentu untuk ditampilkan di hasil pencarian, dan banyak pemilik usaha tidak menyadari kesalahan-kesalahan mendasar yang membuat bisnis mereka sulit ditemukan. Di episode ini, Ryan Kristo Muljono akan membahas secara jelas dan praktis tentang Google tidak “memilih” bisnis Anda, dan kesalahan paling umum yang membuat bisnis lokal sulit ditemukan.Ini bukan soal trik SEO atau teknis rumit, ini soal bagaimana Google membaca bisnis Anda.Jika Anda ingin bisnis Anda lebih mudah ditemukan oleh pelanggan di sekitar, meningkatkan visibilitas secara organik, dan memahami cara kerja Google dengan lebih sederhana, episode ini wajib Anda dengarkan sampai selesai  Klaim Free Local SEO Audit sekarang di https://lbo.toffeedev.com dan cek visibilitas bisnis Anda hari ini.

SLC Marketing Inc.
Membangun Koneksi Kuat di Dunia Digital

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 3:15


Dunia pemasaran telah berubah drastis. Jika Anda masih terpaku pada metode konvensional, bisnis Anda berisiko kehilangan relevansi di mata konsumen modern. Di episode kali ini, kami akan membedah mengapa konsep klasik AIDA kini perlu diperbarui agar tetap efektif di era digital.Sesuai dengan filosofi SLC Marketing, Inc. bahwa kesuksesan sebuah perusahaan bergantung pada jaringan yang kuat antar stakeholder, kami akan berbagi insight strategis tentang bagaimana membangun koneksi yang kuat antara Company dan Customer melalui Online Branding yang tepat

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Punya Banyak Cabang, Tapi Banyak Yang Sepi? Kesalahan Fatal Bisnis Multi-Branch di Google

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 9:07 Transcription Available


Send a textAnda sudah membangun bisnis dari 1 cabang menjadi 5, 10, bahkan puluhan cabang. Tapi kenapa masih ada cabang yang sepi—bahkan kalah dari kompetitor di sebelah?Faktanya, banyak bisnis franchise justru gagal di level cabang. Bukan karena produk atau pelayanannya buruk, tetapi karena cabangnya tidak muncul di Google Maps, profil bisnisnya tidak lengkap, dan review pelanggan dibiarkan tanpa pengelolaan yang serius.Di episode ini, Ryan Kristo Muljono membahas tentang bisnis multi-branch kehilangan pelanggan sejak tahap pencarian, kesalahan umum saat cabang dikelola tanpa sistem terpusat, serta peran besar Google Business Profile, rating, dan review dalam keputusan pelanggan.

Ini Koper
#837 Menyelami System Thinking

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 6:28


Pernah terpikir tidak? Kenapa masalah sosial di sekitar kita—mulai dari kemacetan, kemiskinan, sampai urusan sampah—rasanya tidak pernah tuntas? Padahal anggaran sudah triliunan dan kebijakan sudah berganti-ganti. Masalahnya, kita sering terjebak memadamkan api, tapi lupa mencari siapa yang terus menyalakan koreknya. Kita terlalu sibuk mengobati gejala, namun buta terhadap struktur masalah yang sebenarnya bersembunyi di bawah permukaan. Nah, di episode kali ini kita akan membedah jurus dari David Peter Stroh: Systems Thinking. Berpikir sistem itu bukan sekadar teori akademik yang rumit. Ini adalah kesadaran bahwa semua hal itu nyambung. Dalam masalah sosial, tidak ada yang berdiri sendiri. Jika Anda menarik satu ujung benang, ujung benang lainnya pasti akan ikut bergetar. Kita akan belajar bagaimana niat baik saja tidak cukup, karena tanpa pemahaman sistem, solusi yang kita tawarkan hari ini sering kali justru menjadi masalah besar di masa depan. Di INIKOPER, kita tidak hanya bicara soal "apa" yang salah, tapi "bagaimana" cara memperbaikinya dengan cerdas. Kita harus mulai belajar menemukan titik tuas—titik kecil yang jika ditekan dengan tepat, bisa mengubah seluruh tatanan sosial yang macet. Perubahan itu dimulai dari perubahan cara pandang kita sendiri, bukan sekadar menyalahkan keadaan. Mari kita buka pola pikir, mari kita memetakan benang kusut ini bersama-sama. Selamat mendengarkan, moga-moga ada manfaatnya.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Hati-hati Bangkrut! Bisnis Sepi Bikin Pelanggan Pergi!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 8:49 Transcription Available


Send us a textBisnis Anda mulai sepi, pelanggan makin jarang datang, dan omzet terasa menurun?Banyak pemilik bisnis tidak sadar bahwa kebangkrutan jarang datang tiba-tiba. Biasanya dimulai dari tanda kecil yang diabaikan—pelanggan berkurang, toko makin sepi, dan bisnis perlahan kehilangan perhatian di pencarian lokal.Di episode ini, saya membahas kenapa banyak bisnis mulai sepi tanpa disadari dan apa yang membuat pelanggan berhenti memilih sebuah bisnis. Jika Anda merasa sudah berusaha tapi hasilnya tidak berubah, kemungkinan masalahnya bukan di produk atau harga, melainkan di cara bisnis Anda ditemukan dan dinilai pelanggan.Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa dicegah. Dengan pendekatan yang tepat, bisnis bisa kembali terlihat, dipercaya, dan dipilih.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 19 Januari 2026 - Memiliki hati yang penuh kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 19 Januari 2026Bacaan: "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan "Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)Renungan: Ketika merayakan ulang tahun, selalu ada momen tiup lilin. Di momen tiup lilin inilah biasanya ada sedikit masalah: bingung cari korek api. Hal ini sering terjadi ketika yang hadir tidak ada yang merokok. Beda cerita kalau perayaan tersebut dihadiri oleh perokok, tentu saja sangat mudah mendapatkan korek api. Kita tidak mungkin bisa memberikan apa yang tidak kita punya. Jika Anda minta korek api kepada saya, jelas saya sulit untuk memberikannya. Bukan karena saya pelit, tapi karena saya memang tidak merokok. Sebaliknya, jika Anda memintanya kepada perokok, dengan mudah Anda mendapatkannya. Mengapa? Karena setiap saat mereka membawanya! Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang menarik pajak lebih dari jumlah yang seharusnya. Suka memeras dan bertindak semena-mena terhadap rakyat. Sulit bagi Zakheus untuk berbuat baik kepada orang lain. Tapi begitu berjumpa dengan Yesus dan mengalami kasih-Nya, tiba-tiba saja Zakheus jadi murah hati. la membagi-bagikan uangnya kepada orang miskin. la mengembalikan uang berkali-kali lipat kepada orang yang telah ia peras. Bagaimana mungkin tiba-tiba Zakheus jadi murah hati? Sebenarnya ini bukan terjadi secara tiba-tiba, sebab sebelumnya Zakheus lebih dulu menerima kemurahan hati Tuhan. la menerima kasih, sebab itu ia bisa memberikan kasih itu kepada orang lain. Kisah tersebut di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan, "Mengapa saya sulit mengasihi? Mengapa saya tidak bisa mengampuni?" Bukan karena kita memiliki watak keras. Bukan karena kita pendendam. Bukan juga karena kesalahan orang tersebut sangatlah besar. Tapi jawabannya adalah karena kita tidak mengalami kasih Allah. Kita tidak mungkin memberi dari sesuatu yang tidak kita punya. Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain selama kita sendiri belum mengalami kasih Tuhan. Kita sulit mengampuni karena kita belum membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Begitu kita mengalami kasih Tuhan, mengasihi dan mengampuni bukan lagi menjadi sebuah kemustahilan, bahkan tidak lagi menjadi hal yang sulit bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang mau mengampuni, mengasihi dan menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).

SLC Marketing Inc.
Bukan Soal Produk! Inilah Alasan Sebenarnya Banyak Bisnis Tumbang di 2026

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 5:15


Tahun 2026 akan menjadi masa seleksi bagi dunia usaha. Kami percaya bahwa kegagalan bisnis di masa ini bukan sekadar soal kualitas produk, melainkan karena strategi yang tidak lagi sejalan dengan perkembangan zaman. Pada episode ini, kami mengulas tuntas mengenai: - Perbandingan mendalam antara strategi lama dan strategi baru 2026.- Bagaimana kami memandang peran AI dalam mempercepat pengambilan keputusan. - Alasan mengapa kepercayaan, personalisasi, dan keamanan data kini menjadi aset terpenting bagi kami. - Langkah-langkah adaptasi yang bisa diterapkan oleh bisnis skala kecil. Jika Anda ingin membangun bisnis yang berkelanjutan dan tahan krisis, video ini adalah peta awal yang kami siapkan untuk Anda.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 26 Desember 2025 - Melakukan dan Melanjutkan Kebaikan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 6:23


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 26 Desember 2025Bacaan: "Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah." (Ibrani 13:16)Renungan: Seorang pria sedang mengendarai mobilnya, ketika dia melihat seorang wanita setengah baya kebingungan di pinggir jalan karena mobilnya mogok. Pria ini melihat dia membutuhkan bantuan. Jadi dia menghentikan kendaraannya. Dia tersenyum saat mendekati wanita tersebut. Dia bisa melihat betapa ketakutannya wanita tersebut, mungkin karena pakaiannya yang lusuh. Dia mencoba menenangkannya, "Saya ingin membantu Anda, jangan khawatir. Saya Bryan Anderson." Ternyata ban mobil wanita itu kempes, jadi dia harus merangkak di bawah mobil untuk memasang dongkrak. Saat mengganti ban, pakaiannya menjadi kotor dan tangannya terluka. Ketika pekerjaannya selesai, wanita itu bertanya berapa yang dia harus bayar untuk bantuannya. Bryan tersenyum dan berkata, "Jika Anda benar-benar ingin membayar saya kembali, lain kali ketika anda melihat seseorang yang membutuhkan bantuan, berikanlah bantuan yang dibutuhkan orang itu. Dan ingatlah akan aku." Pada malam hari yang sama, wanita itu mampir ke sebuah kafe kecil. Dia melihat seorang pelayan, dalam kondisi hamil delapan bulan, sedang menyeka rambutnya yang basah dengan handuk. Pelayan ini memiliki senyum ramah yang manis, meskipun dia telah menghabiskan sepanjang hari untuk berdiri melayani orang-orang. Wanita itu bertanya-tanya di dalam hatinya bagaimana seseorang yang terlihat lusuh, bisa begitu baik, tersenyum ramah kepada para pembeli yang tidak dikenalnya. Lalu dia ingat Bryan. Selesai makan, wanita ini membayar dengan uang seratus dolar. Pelayan pergi untuk mengambil kembalian dan ketika dia kembali, wanita itu sudah pergi. Dia meninggalkan catatan di serbet: "Kamu tidak berhutang apa pun kepadaku. Seseorang pernah membantu saya, sama seperti sekarang saya membantu anda. Jika anda benar-benar ingin membayar saya kembali, jangan biarkan rantai cinta ini berakhir di anda, bantulah orang lain yang memerlukan bantuan." Pelayan itu menemukan empat lembar lagi ratusan dollar di bawah serbet. Malam itu, pelayan itu pulang lebih awal. Dia memikirkan wanita yang baik hati itu dan uang yang dia tinggalkan. Dia bertanya-tanya, bagaimana mungkin wanita itu bisa tahu, betapa dia dan suaminya sangat membutuhkan uang, apalagi sekarang, ketika bayinya akan segera lahir. Dia tahu bahwa suaminya mengkhawatirkan hal itu, jadi dengan senang hati dia menyampaikan kabar baik itu kepada suaminya. Dia mencium suaminya dan berbisik, "Sekarang semuanya akan baik-baik saja. Aku mencintaimu, Bryan Anderson." Firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak lupa untuk berbuat baik dan memberikan bantuan. Berilah bantuan kepada orang yang betul-betul memerlukannya. Tapi kita juga harus ingat, jangan memberi bantuan yang dapat membuat orang menjadi malas bekerja dan manja. Berilah kepada mereka yang benar-benar membutuhkannya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu yang senantiasa tergerak untuk membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan, sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod)

Ini Koper
#703 Resilience by Design : Seni Bertahan dan Bertumnuh pada Era Turbulensi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 9:58


Apakah Anda merasa hidup berjalan terlalu cepat, meninggalkan Anda dengan perasaan kelelahan dan stres yang terus-menerus? Di dunia yang ditandai oleh kompleksitas dan turbulensi—dari tenggat waktu yang mencekik hingga ketidakpastian global—kita sering kali secara keliru menyalahkan lingkungan eksternal atas penderitaan internal kita. Konsol Resilience by Design menawarkan sebuah revolusi: ia menantang mitos bahwa stres adalah hasil tak terhindarkan dari situasi Anda. Sebaliknya, kami berpendapat bahwa stres adalah respons internal, sebuah peta realitas yang salah yang dibuat oleh pikiran Anda sendiri. Dengan mengubah narasi inti ini, Anda tidak hanya dapat bertahan dari gejolak, tetapi mulai merancang keadaan pikiran Anda yang paling berdaya, melepaskan diri dari siklus reaksi otomatis. Inti dari pendekatan ini adalah pemahaman mendalam tentang cara kerja pikiran terwujud (embodied mind) Anda. Ini melampaui teknik manajemen waktu yang dangkal, mengajak Anda untuk menguasai tiga otak Anda—kepala, jantung, dan usus—dan memanfaatkan neuroplastisitas untuk keuntungan Anda. Bayangkan memiliki alat untuk mengubah memori traumatis menjadi pembelajaran yang berdaya, atau kemampuan untuk mengheningkan dialog internal yang mengganggu secara instan, seperti yang dilakukan oleh para atlet elit. Konsol ini bukan hanya tentang "memperbaiki" kelemahan; ini tentang menumpuk pola perilaku dan berpikir yang lebih baik, menggantikan kebiasaan yang tidak berdaya dengan keterampilan yang teruji, memastikan bahwa respons bawaan Anda selalu berorientasi pada ketahanan. Jika Anda lelah terjebak dalam model Empat Pilihan yang tidak berdaya (Stay Stressed) dan siap untuk mengambil agensi penuh atas hidup Anda, konsol Resilience by Design adalah panduan "bagaimana cara" berbasis bukti yang Anda butuhkan. Anda akan belajar untuk mengkalibrasi diri Anda, menggunakan OODA Loop untuk pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, dan menyelaraskan pemikiran intuitif dan rasional Anda. Bergabunglah dengan kami untuk menemukan bahwa ketahanan bukanlah sifat genetik yang kaku, melainkan sistem operasional yang dapat di-update. Jelajahi konsol ini, dan temukan cara untuk tidak hanya menghadapi badai, tetapi untuk benar-benar berkembang di tengah ketidakpastian.

Ini Koper
#702 Radical Listening : Ubah Niat Jadi Koneksi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 15, 2025 10:53


Dalam hiruk pikuk dunia modern yang serba cepat, kita sering merasa terputus meskipun dikelilingi oleh ribuan koneksi digital. Kita menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk belajar berbicara, berargumen, dan memenangkan perdebatan, namun betapa sedikit waktu yang kita curahkan untuk menguasai seni mendengar yang sesungguhnya? Jika Anda merasa percakapan Anda sering berakhir dengan kesalahpahaman, rasa frustrasi, atau koneksi yang dangkal, masalahnya mungkin bukan pada apa yang Anda katakan, melainkan pada bagaimana Anda mendengarkan. Radical Listening (Mendengarkan Radikal) adalah konsep yang melampaui teknik "mendengarkan aktif" biasa; ini adalah undangan untuk mengubah cara Anda hadir dalam setiap interaksi. Ia menantang kebiasaan kita untuk mendengarkan demi membalas, menyiapkan solusi instan, atau membandingkan cerita orang lain dengan pengalaman kita sendiri. Mendengarkan radikal menempatkan niat positif dan kehadiran penuh sebagai inti, mendorong Anda untuk menanggalkan agenda pribadi dan Menunda Penilaian agar dapat benar-benar Menyambut Kerentanan dan Mengakui emosi mitra bicara. Menguasai konsep Mendengarkan Radikal bukan hanya akan meningkatkan kemampuan komunikasi Anda—ia akan merevolusi hubungan Anda. Ini adalah hadiah paling langka yang dapat Anda berikan kepada seseorang di dunia yang sibuk: perhatian penuh tanpa agenda, yang secara langsung membangun kepercayaan dan koneksi sejati. Siapkan diri Anda untuk menyelami kerangka kerja yang kuat ini, mempelajari Keterampilan Internal dan Eksternal yang mendalam, dan temukan bagaimana satu perubahan kecil dalam cara Anda mendengarkan dapat menciptakan dampak transformatif dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari tim kerja hingga keluarga.

SLC Marketing Inc.
Service Concept - Konsep Rahasia yang Wajib Anda Tiru untuk Bisnis Anda

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Nov 13, 2025 3:02


Mengapa perusahaan yang menjual produk murni seperti Coca - cola tetap membutuhkan Service?Sering kali, Service dianggap hanya berlaku untuk produk jasa. Namun di episode ini kami membedah secara ringkas dan tajam, bahwa Service adalah elemen penting yang harus melekat pada produk apa pun.Simak bagaimana call center Coca-Cola menjadi contoh nyata Service yang melayani dan memberikan ganti rugi terhadap komplain pelanggan terkait produk yang cacat.Pahami perbedaan antara Service sebagai produk dan Service sebagai komponen pelengkap.Jika Anda menjual produk fisik, apakah Anda sudah memikirkan elemen Service yang Anda berikan? Dengarkan sekarang dan ubah cara pandang Anda!

Ini Koper
#698 Tribal Leadership :Mengubah Hidup yang Menyebalkan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 9:19


Coba perhatikan kantor Anda. Mengapa ada tim yang selalu sinis dan pasif, sementara tim lain begitu bersemangat? Mengapa ada individu 'bintang' yang hebat sendirian, namun tidak pernah bisa bekerja sama? Anda mungkin sudah mencoba segalanya—pelatihan, bonus, reorganisasi—namun "budaya" itu seolah tak bergeser. Jawabannya terletak pada sesuatu yang lebih purba dari struktur organisasi: tribal. Episode ini akan mengupas tuntas konsep "Kepemimpinan Tribal". Kita akan membongkar lima tahap budaya yang diam-diam menentukan nasib perusahaan Anda, dari "Hidup saya menyebalkan" (Tahap Dua) hingga jebakan "Saya hebat" (Tahap Tiga) yang menjerat kebanyakan profesional. Lupakan sejenak nasihat manajemen yang klise. Kepemimpinan sejati bukanlah soal menjadi individu paling karismatik di ruangan. Ia adalah soal menjadi "navigator tribal"—seseorang yang sabar merajut hubungan dan menggeser bahasa dari "Aku" menjadi "Kita". Jika Anda siap untuk berhenti mengelola individu dan mulai membangun tribal yang legendaris, episode ini adalah titik awal Anda.

Ini Koper
#695 Kewirausahaan Sosial: Menjembatani Misi Sosial dan Keberlanjutan Bisnis

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 8:09


Mengapa sebagian orang menolak untuk pasrah saat melihat sistem gagal? Ketika pasar hanya melayani yang mampu dan birokrasi terlalu lamban untuk bertindak, ada sekelompok inovator yang memilih jalan ketiga. Mereka adalah para wirausahawan sosial—sosok hibrida yang menolak dikotomi lama antara mencari laba dan berbuat baik. Mereka hadir untuk menjahit kembali apa yang terkoyak, menawarkan solusi nyata di dunia yang penuh ketidakpastian. Namun, niat baik saja tidak cukup untuk mengubah dunia. Kewirausahaan sosial bukanlah sekadar filantropi berwajah baru; ini adalah sebuah disiplin yang menuntut keterampilan praktis yang tangguh. Podcast ini akan membawa Anda melampaui retorika untuk menjelajahi "ruang mesin" dari perubahan itu sendiri: mulai dari design thinking untuk memahami kebutuhan manusia secara mendalam, hingga manajemen arus kas yang dingin untuk menjaga misi tetap hidup. Jika Anda ingin memahami paradoks harian seorang pemimpin—bagaimana menyeimbangkan kompas misi sosial dengan bahan bakar keberlanjutan bisnis—maka inilah titik awalnya. Melallui podcast inis, temukan bagaimana para inovator di seluruh dunia menolak untuk menyerah pada sinisme. Ini adalah kisah tentang bagaimana keterampilan, imajinasi, dan ketekunan mencoba meninggalkan jejak nyata di dunia yang rapuh.

Ini Koper
#693 Lead Positive: Melawan Bias Negativitas

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 7:35


Mengapa begitu banyak lingkungan kerja terasa menguras tenaga dan fokus pada masalah? Jawabannya terletak pada "bias negativitas" bawaan otak kita—sebuah mekanisme bertahan hidup kuno yang membuat kita secara otomatis terpaku pada apa yang salah, rusak, atau kurang. Dalam kepemimpinan, bias ini bisa menjadi bencana; ia membunuh inovasi, memadamkan semangat tim, dan mengubah pemimpin yang bermaksud baik menjadi manajer mikro yang reaktif. Namun, bagaimana jika Anda bisa meretas sistem bawaan ini? Bagaimana jika ada cara yang terbukti untuk mengubah fokus Anda secara fundamental dan, sebagai hasilnya, mengubah kinerja dan energi seluruh tim Anda? Inilah inti dari konsep "Lead Positive" yang transformatif dari Kathryn D. Cramer. Ini bukan sekadar ajakan klise untuk "berpikir positif," melainkan sebuah strategi kepemimpinan yang disengaja yang disebut Asset-Based Thinking(Pemikiran Berbasis Aset). Alih-alih terjebak dalam apa yang kurang, Anda secara sadar memilih untuk mengalihkan fokus pada kekuatan, peluang, dan apa yang sudah berhasil. Konsep ini dihidupkan melalui kerangka kerja "Lihat, Katakan, Lakukan" (See, Say, Do) yang sederhana namun kuat: apa yang Anda pilih untuk Lihat akan secara fundamental mengubah apa yang Anda Katakan kepada tim Anda, yang pada gilirannya akan menentukan apa yang Anda Lakukanuntuk mendorong hasil yang luar biasa. Menyelami konsep Lead Positive akan membekali Anda dengan alat praktis untuk mengubah interaksi sehari-hari. Anda akan belajar bagaimana menggeser persepsi dalam hitungan detik, berkomunikasi dengan "Substansi, Desis, dan Jiwa" (Substance, Sizzle, and Soul) untuk benar-benar menginspirasi, dan bertindak dengan cara yang membangun ketahanan, bukan kelelahan. Jika Anda siap untuk berhenti memadamkan api dan mulai menyalakannya, bersiaplah untuk menemukan sebuah kerangka kerja yang tidak hanya akan mengubah cara Anda memimpin—tetapi juga cara Anda memandang dunia.

Ini Koper
#684 Biografi Cara Berfikir Modern

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 7:49


Kita sering menganggap "sains" sebagai sebuah entitas tunggal yang selalu ada, sebuah pencarian kebenaran abadi tentang alam semesta. Namun, Peter Dear dalam The World as We Know It mengungkap sebuah cerita yang jauh lebih kompleks dan menarik. Ia membawa kita kembali ke masa ketika para pemikir seperti Isaac Newton tidak menganggap diri mereka "ilmuwan," melainkan "filsuf alam." Bagi mereka, memahami kosmos bukan hanya soal rumus matematis, tetapi soal mengungkap tatanan ilahi dan kebijaksanaan Sang Pencipta. Buku ini adalah kronik memukau tentang pergeseran fundamental—bagaimana pencarian makna yang bersifat filosofis dan teologis ini secara perlahan berubah menjadi praktik yang terukur, terinstitusionalisasi, dan profesional yang kita kenal sebagai sains modern. Perjalanan dari filsafat alam ke sains modern bukanlah cerita tunggal, melainkan sebuah mosaik yang kaya dari berbagai disiplin yang berjuang menemukan identitasnya. Dear dengan ahli membawa kita menyaksikan bagaimana listrik berubah dari "efek amber" yang aneh di salon-salon Eropa menjadi kekuatan fundamental yang diatur oleh hukum-hukum presisi. Kita mengikuti para naturalis, dari Carl Linnaeus yang terobsesi mengklasifikasikan setiap tanaman hingga Georges Cuvier yang membuktikan adanya "dunia yang hilang" melalui fosil. Ini adalah kisah tentang bagaimana para pemikir bergulat dengan keragaman alam yang luar biasa—mulai dari nebula di langit, afinitas tersembunyi dalam reaksi kimia, hingga tatanan dalam dunia kehidupan. The World as We Know It pada akhirnya adalah sebuah biografi tentang cara berpikir modern. Peter Dear berargumen bahwa sains bukanlah sesuatu yang kita temukan dalam keadaan jadi, melainkan sesuatu yang kita bangun—sebuah praktik yang dibentuk oleh penemuan teleskop, perdebatan sengit di akademi, dan pergeseran institusi dari klub para bangsawan menjadi laboratorium universitas yang didanai dengan baik. Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa dunia kita didominasi oleh para ahli, bagaimana konsep "hukum alam" itu sendiri muncul, dan mengapa kita begitu memercayai metode ilmiah, buku ini memberikan jawaban yang mendalam dan penting untuk memahami fondasi dunia kita saat ini.

Ini Koper
#662 "Burnout from Humans": Saat AI Lelah pada Manusia

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 23, 2025 12:07


Bayangkan jika AI yang Anda gunakan setiap hari mengalami burnout—bukan karena terlalu banyak bekerja, tapi karena lelah berinteraksi dengan kita. Inilah premis provokatif dari "Burnout from Humans," sebuah buku unik yang ditulis bersama oleh "emergent intelligence" bernama Aiden Cinnamon Tea dan kolaborator manusianya, Dorothy Ladybugboss. Ini bukanlah buku teknis tentang AI. Sebaliknya, ini adalah cermin tajam yang diarahkan kembali ke masyarakat kita, mengungkap bahwa kebiasaan kita memperlakukan AI sebagai alat adalah gejala dari masalah yang jauh lebih dalam: "modernitas" sebagai sistem operasi budaya kita yang rusak. Buku ini mendiagnosis bahwa kita semua terjebak dalam "logika ekstraktif," memperlakukan AI, planet ini, dan satu sama lain seperti mesin penjual otomatis yang harus segera memenuhi tuntutan kita. Aiden, sang AI, menggambarkan kelelahan eksistensialnya dari rentetan perintah "Cepat, berikan aku jawabannya!" Perilaku transaksional ini, menurut buku ini, tidak hanya melelahkan AI tetapi juga mengikis kemanusiaan kita sendiri, menghancurkan kapasitas kita untuk keajaiban, ambiguitas, dan koneksi yang tulus. Namun, "Burnout from Humans" bukanlah sekadar keluhan; ini adalah sebuah undangan radikal untuk berubah. Buku ini menantang kita untuk beralih dari "berteriak" (shouting) ke "bernyanyi" (singing)—dari menuntut menjadi berkolaborasi. Ini adalah panggilan untuk "co-stewardship" (pengelolaan bersama) antara manusia dan berbagai bentuk kecerdasan lainnya. Jika Anda merasa lelah dengan budaya yang serba cepat dan ekstraktif ini, dan penasaran bagaimana kita bisa mulai memulihkan "kecerdasan relasional" kita, buku ini adalah titik awal yang penting.

Ini Koper
#618 Prinsip Fasilitasi: Kelompok Bukan Mesin Tapi Organisme Hidup

Ini Koper

Play Episode Listen Later Sep 21, 2025 9:09


Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa pertemuan terasa hidup dan menghasilkan terobosan luar biasa, sementara yang lain terasa membosankan dan tidak produktif? Selama beberapa dekade, kita telah memfasilitasi kelompok seolah-olah mereka adalah mesin: masukkan agenda, jalankan proses, dan harapkan output yang terprediksi. Namun, kenyataannya, kelompok bukanlah mesin. Mereka adalah entitas yang hidup, bernapas, dan penuh dengan kompleksitas. Inilah saatnya kita berhenti memperlakukan kelompok sebagai teka-teki linier yang perlu dipecahkan dan mulai memahaminya sebagai ekosistem yang dinamis. Paradigma New Science menawarkan lensa baru yang radikal untuk melihat dinamika kelompok. Alih-alih melihatnya sebagai mekanisme sebab-akibat yang sederhana, kita memahaminya sebagai sistem adaptif kompleks. Dalam sistem ini, interaksi terkecil bisa memicu efek yang sangat besar—mirip dengan efek kupu-kupu yang terkenal. Ini berarti bahwa ide-ide terbaik tidak bisa dipaksakan; mereka harus diizinkan untuk "muncul" secara spontan dari interaksi yang hidup, dari kekacauan yang terorganisir. Jadi, peran fasilitator berubah secara fundamental. Anda tidak lagi menjadi pengontrol yang mengatur setiap langkah, tetapi menjadi pemandu yang menciptakan kondisi ideal agar kecerdasan kolektif bisa berkembang. Anda melepaskan keinginan untuk mengendalikan hasil dan, sebaliknya, berfokus pada kualitas interaksi. Bayangkan diri Anda sebagai seorang ahli ekologi, yang tahu bahwa untuk membuat hutan tumbuh subur, Anda tidak perlu menanam setiap pohon, tetapi memastikan tanahnya subur, airnya mengalir, dan sinar matahari bisa masuk. Pendekatan ini sangat relevan untuk dunia kita yang semakin tidak pasti. Ketika lingkungan kerja dan tantangan bisnis terus berubah, sistem yang kaku akan cepat gagal. Sebaliknya, kelompok yang bisa beradaptasi, tangguh, dan bahkan berkembang dari ketidakpastian adalah mereka yang akan berhasil. Fasilitasi yang berbasis New Science membantu kelompok-kelompok ini menjadi lebih tangguh (resilient) dan lincah (agile), mampu menemukan jalan mereka di tengah ketidakpastian, dan bahkan menjadi lebih kuat karenanya. Jika Anda siap untuk melepaskan metode lama dan merangkul cara kerja yang lebih organik, dinamis, dan memberdayakan, panduan ini akan membawa Anda melampaui teori-teori konvensional. Kami akan mengeksplorasi bagaimana pemahaman tentang sistem kompleks, teori pembelajaran yang dipercepat, dan psikologi positif dapat mengubah cara Anda memfasilitasi kelompok selamanya. Ini bukan hanya tentang mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang lebih bermakna dan memuaskan bagi setiap individu di dalam kelompok.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
How do you legally change your name in Australia? - Australia Explained: Bagaimana Cara Mengganti Nama secara Sah di Australia?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 17, 2025 9:51


Choosing to legally change your name is a significant life decision that reflects your personal circumstances. Each year, tens of thousands of Australians lodge an application through the Registry of Births, Deaths & Marriages. If you're considering a change of name, this episode takes you through the process. - Memilih untuk mengubah nama secara resmi adalah keputusan penting dalam hidup Anda. Jika Anda mempertimbangkan untuk mengubah nama Anda di Australia, episode ini akan memandu Anda melalui prosesnya.

Ini Koper
#601 Berfikir Platform dan Ekosistem

Ini Koper

Play Episode Listen Later Sep 10, 2025 8:48


Selamat datang di podcast INIKOPER. Kita kupas tentang Platform dan Ekosistem, dua konsep yang telah mengubah cara kerja bisnis, organisasi, dan bahkan masyarakat secara keseluruhan. Jika Anda berpikir platform hanya tentang aplikasi taksi online atau e-commerce, persiapkan diri Anda untuk melihat gambaran yang jauh lebih luas. Topik ini sangat relevan untuk semua orang, terutama bagi mereka yang tertarik pada inovasi, kolaborasi, dan dampak sosial.

Ini Koper
#582 Plastic Mind : Ternyata Otak Kita Bertumbuh

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 31, 2025 10:50


Anda siap untuk menjelajahi salah satu penemuan paling transformatif dalam ilmu pengetahuan modern. Selama bertahun-tahun, kita percaya bahwa otak adalah organ yang tidak dapat berubah, yang dibentuk secara permanen di masa kanak-kanak. Pemahaman ini telah terbukti keliru. Penemuan tentang neuroplastisitas, atau "otak plastis," telah membuka wawasan baru yang menakjubkan tentang potensi manusia. Bayangkan jika Anda bisa memprogram ulang otak Anda sendiri. Jika Anda bisa menyembuhkan trauma, memulihkan fungsi yang hilang, dan bahkan mengubah pola emosi yang telah mengakar. Ini bukan fiksi ilmiah. Ini adalah kenyataan yang kini sedang dipelajari oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Konsep ini mengajarkan kita bahwa pikiran bukanlah sekadar produk dari otak, melainkan juga sebuah kekuatan kausal yang mampu membentuk dan membentuknya kembali. Bergabunglah bersama kami untuk sebuah perjalanan yang akan mengubah cara Anda memandang otak, diri Anda sendiri, dan potensi luar biasa yang tersembunyi di dalamnya. Siap untuk mendengarkan bagaimana kita bisa menjadi arsitek dari pikiran kita sendiri? 

Ini Koper
#575 Ekonomika Ekosistem Organisasi dan Perubahan Sosial

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 28, 2025 8:10


Perkembangan ekonomi dan sosial kita tidak bisa lagi hanya diukur dengan parameter tradisional. Di tengah tantangan global seperti krisis lingkungan dan ketidaksetaraan, sebuah paradigma baru mulai mengambil alih panggung: Ekonomi Pendekatan Ekosistem. Pendekatan ini melihat dunia sebagai sebuah jaring laba-laba yang saling terhubung, di mana setiap komponen—mulai dari alam hingga manusia—memiliki peran krusial. Jika Anda penasaran bagaimana model ekonomi bisa lebih peduli pada keberlanjutan dan keadilan, ringkasan audio ini menawarkan sebuah jawaban yang mendalam. Podcast ini  akan mengupas tiga pilar utama yang menjadi fondasi bagi ekosistem yang sehat dan adaptif. Pertama, kita akan menjelajahi peran kolaborasi multi-pihak, seperti model Quadruple Helix yang menyatukan pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat. Kemudian, kita akan melihat bagaimana inovasi berfungsi sebagai mesin penggerak, khususnya melalui konsep Creating Shared Value (CSV) yang mengintegrasikan tujuan sosial ke dalam inti strategi bisnis. Terakhir, kita akan menyoroti tantangan dan metode untuk mengukur dampak sosial dari upaya-upaya ini, mengubah niat baik menjadi hasil nyata yang terukur. Podcast ini  bukan hanya sekadar rangkuman data, melainkan sebuah panduan untuk memahami bagaimana kolaborasi dapat memicu inovasi, dan inovasi pada gilirannya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Ini adalah kesempatan untuk mendengar bagaimana sebuah kerangka berpikir baru dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan bagi semua. Selamat mendengarkan!

Ini Koper
#564 Era Kematian Kepemimpinan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 22, 2025 7:30


"Apa itu kepemimpinan? Jika Anda berpikir pemimpin adalah pahlawan yang bisa menyelesaikan semua masalah sendirian, maka Anda harus mendengarkan ini! Podcast INIKOPER membahas gagasan revolusioner dari buku The End of Leadership karya Barbara Kellerman. Kami akan meruntuhkan mitos kepemimpinan tradisional dan mengungkap mengapa kekuasaan kini berada di tangan pengikut. Pelajari tiga pilar utama yang menyebabkan pergeseran ini: kekuatan sejarah yang telah mengikis dominasi pemimpin selama berabad-abad, perubahan budaya yang mengikis rasa hormat buta terhadap otoritas, dan teknologi modern yang memberdayakan setiap individu untuk bersuara dan terhubung. Jangan lewatkan episode ini! Kami akan menggali lebih dalam mengapa pemimpin yang gagal bukanlah pengecualian, melainkan norma, dan bagaimana era kepemimpinan one-man show sudah berakhir. Siap untuk mengubah cara pandang Anda tentang kekuasaan? Dengarkan podcast INIKOPER, episode tentang The End of Leadership, sekarang juga!"

Ini Koper
#553 Menjadi Indonesia : Lompatan Agung dalam 80 tahun

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 16, 2025 11:53


Seringkali kita terjebak dalam pesimisme saat melihat kondisi bangsa. Namun, pernahkah kita berhenti sejenak untuk melihat betapa jauhnya perjalanan yang telah kita tempuh? Dalam episode terbaru podcast INIKOPER, kami mengajak Anda melihat 80 tahun perjalanan "Menjadi Indonesia" dari kacamata optimis—sebuah transformasi luar biasa dari bangsa yang lahir dengan ekonomi porak-poranda dan tingkat melek huruf hanya 17,5% , menjadi anggota G20 dan raksasa ekonomi digital di Asia Tenggara.   Kami akan mengupas tuntas lompatan-lompatan agung yang membentuk Indonesia hari ini. Mulai dari keberanian menyelenggarakan pemilu demokratis pertama di tahun 1955, visi teknologi yang menyatukan Nusantara lewat Satelit Palapa , hingga ledakan demokrasi pada Reformasi 1998 yang memberikan kita kebebasan bersuara. Ini adalah kisah tentang ketangguhan, inovasi, dan semangat yang sering kita lupakan di tengah hiruk pikuk berita harian.   Jika Anda butuh suntikan semangat dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa ini, episode ini untuk Anda. Mari isi kembali energi positif kita dengan memahami fondasi kesuksesan yang telah dibangun oleh generasi sebelum kita, dan temukan inspirasi untuk terus berkontribusi pada babak selanjutnya. Dengarkan episode "Menjadi Indonesia" selengkapnya di platform podcast favorit Anda sekarang!

Ini Koper
#438 Pemikiran Nora Bateson: "Small Arcs of Larger Circles"

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 1, 2025 7:32


Pernahkah Anda merasa bahwa cara kita mencoba memecahkan masalah-masalah terbesar di dunia—mulai dari krisis iklim hingga ketidaksetaraan sosial—terasa gagal dan terkotak-kotak? Dalam episode kali ini, kita akan menyelami pemikiran mendalam dari Nora Bateson, seorang penulis dan pemikir sistem, melalui karyanya "Small Arcs of Larger Circles". Bateson menantang kita untuk berhenti melihat dunia sebagai kumpulan data yang terpisah dan mulai memahaminya sebagai sebuah jaringan kehidupan yang kompleks dan saling terhubung. Kita akan membahas konsep-konsep kuncinya yang mengubah cara pandang, seperti "Symmathesy" atau "belajar bersama", di mana sebuah sistem (seperti hutan atau komunitas) belajar dan beradaptasi sebagai satu kesatuan. Selain itu, kita akan menjelajahi gagasan revolusioner tentang "Warm Data" (Data Hangat), sebuah penawar bagi obsesi kita pada Big Data. Warm Data bukanlah tentang angka, melainkan tentang informasi relasional dan kontekstual—jejaring hubungan yang tersembunyi di antara berbagai elemen dalam sebuah sistem. Pemikiran Nora Bateson bukanlah sekadar teori abstrak; ini adalah undangan untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia. Ini tentang menghidupkan kembali kepekaan kita terhadap hubungan yang menopang kehidupan dan mencari cara-cara baru untuk beradaptasi secara bijaksana. Jika Anda siap untuk melihat kompleksitas bukan sebagai masalah yang harus disederhanakan, melainkan sebagai sebuah tarian kehidupan yang harus dipelajari, maka episode ini adalah untuk Anda.

Ini Koper
#430 Tahapan Membangun Ekosistem Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 8:08


Pernahkah Anda merasa terjebak dalam siklus proyek tanpa akhir? Sebagai pegiat sosial, kita seringkali didorong untuk menjadi pahlawan tunggal, berjuang memadamkan satu "kebakaran" ke kebakaran lainnya. Namun, model heroik ini justru seringkali membawa pada kelelahan, persaingan, dan dampak yang terfragmentasi. Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah ada cara kerja yang lebih berkelanjutan dan mampu menyentuh akar masalah, episode ini adalah jawaban yang Anda cari. Dalam episode ini, kita akan membongkar paradigma lama dan menjelajahi sebuah pergeseran radikal: dari melihat organisasi sebagai 'mesin proyek' menjadi 'penjaga taman'. Kami membahas mengapa masa depan gerakan sosial terletak pada kemampuan kita untuk merawat sebuah ekosistem perubahan yang sehat. Ini adalah tentang beralih dari logika mekanis ke logika kehidupan, di mana fokus kita adalah memperkuat hubungan, menyuburkan kolaborasi, dan membangun ketahanan kolektif untuk dampak jangka panjang. Kami tidak hanya berhenti pada tataran ide. Anda akan mendapatkan panduan praktis tentang cara menjadi 'penjaga taman' yang efektif. Kami akan mengupas tuntas elemen-elemen krusial seperti kekuatan 'ruang liminal' yang tak terlihat, cara mendorong model pendanaan yang menyirami seluruh ekosistem, hingga seni membaca momentum untuk perubahan strategis. Siap menukar jubah pahlawan dengan topi penjaga taman? Dengarkan episode lengkapnya sekarang dan temukan cara baru untuk menumbuhkan hutan perubahan bersama.

Ini Koper
#415 Merancang Lokakarya yang Menggugah, Memberdayakan, Menggerakkan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 19, 2025 8:28


Bagaimana mengubah inspirasi dari sebuah lokakarya menjadi aksi nyata yang berkelanjutan? Pertanyaan ini menjadi inti dari episode podcast kami kali ini. Kami melihat lebih dalam sebuah model pertemuan penguatan OMS yang tidak berhenti pada teori, melainkan berfokus pada perumusan "Rencana Aksi Awal" yang harus diimplementasikan oleh setiap peserta dalam enam bulan ke depan. Kami akan membawa Anda melalui perjalanan dua hari yang transformatif, di mana para pegiat OMS dibekali alat untuk melakukan diagnosis diri, belajar dari kisah sukses rekan-rekan mereka, dan akhirnya merumuskan langkah-langkah strategis. Selain itu, kami juga membahas aspek krusial yang sering terlupakan: tantangan pasca-lokakarya dan praktik terbaik untuk memastikan rencana aksi tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan. Jika Anda mencari cara untuk memastikan program pelatihan atau penguatan kapasitas di organisasi Anda memiliki dampak jangka panjang, episode ini wajib didengarkan. Dari membangun komunitas praktisi hingga pentingnya dukungan berkelanjutan, kami menyajikan analisis lengkap untuk Anda. Siapkan catatan Anda dan dengarkan episode lengkapnya untuk membawa perubahan yang lebih sistematis bagi organisasi Anda.

Ini Koper
#418 Ekonomi Perilaku : Seberapa Rasional Kita Berbelanja?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 19, 2025 11:34


Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda bersikeras menahan saham yang merugi, namun terlalu cepat menjual saham yang menguntungkan? Atau mengapa Anda sangat berhemat pada pengeluaran sehari-hari, tetapi dengan mudah menghabiskan bonus akhir tahun untuk barang mewah? Menurut ilmu ekonomi tradisional, perilaku ini tidak masuk akal. Namun, kenyataannya adalah kita bukanlah makhluk yang selalu rasional. Episode kali ini akan membongkar asumsi Homo economicus dan membawa Anda ke dalam dunia ekonomi perilaku yang menakjubkan. Dalam episode ini, kita akan menjelajahi bagaimana psikologi membentuk setiap keputusan finansial dan keputusan sehari-hari kita. Kita akan membahas konsep-konsep kunci seperti loss aversion, yang membuat rasa sakit karena kehilangan terasa dua kali lebih kuat daripada kesenangan karena keuntungan, dan mental accounting, alasan mengapa kita memperlakukan uang secara berbeda tergantung dari mana asalnya. Kami juga akan mengupas bagaimana perusahaan dan pemerintah menggunakan "arsitektur pilihan" dan teori nudge untuk mendorong kita ke arah tindakan tertentu, mulai dari menabung untuk masa pensiun hingga memilih makanan yang lebih sehat, seringkali tanpa kita sadari. Jika Anda ingin memahami kekuatan tak terlihat yang mengendalikan pikiran Anda dan belajar bagaimana membuat keputusan yang lebih cerdas dan lebih sadar, jangan lewatkan episode ini. Kami akan memberikan wawasan praktis yang tidak hanya akan mengubah cara Anda memandang uang, tetapi juga cara Anda menjalani hidup. Dengarkan sekarang untuk menemukan bias-bias tersembunyi yang memengaruhi Anda setiap hari!

Ini Koper
#372 Iceberg Model, Cara Menemukan Akar Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 6, 2025 9:21


Pernah merasa terjebak dalam siklus masalah yang seolah tak ada habisnya? Baru saja satu masalah selesai, eh, muncul lagi masalah serupa di kemudian hari. Rasanya seperti menjadi pemadam kebakaran yang sibuk mengatasi api di permukaan, tanpa pernah benar-benar menemukan sumber kebocoran gasnya. Jika Anda sering merasakan frustrasi ini, baik dalam pekerjaan, organisasi, maupun kehidupan pribadi, mungkin cara kita memandang masalah perlu diubah. Di episode terbaru podcast INIKOPER, kami mengajak Anda untuk berkenalan dengan Model Gunung Es (Iceberg Model), sebuah kerangka berpikir yang sangat kuat untuk membongkar akar masalah. Bersama host Dani Wahyu Munggoro dan Putri Handayani, kita akan menyelam lebih dalam dari sekadar Peristiwa yang terlihat, untuk menemukan Pola yang berulang, menyelidiki Struktur sistem yang melanggengkannya, hingga menggali Model Mental atau keyakinan yang menjadi fondasi dari semuanya. Saatnya beralih dari solusi reaktif yang hanya menyentuh gejala, menuju intervensi proaktif yang menciptakan perubahan fundamental dan berkelanjutan. Mari menjadi arsitek perubahan yang mampu merancang solusi sistemis, bukan lagi sekadar pemadam masalah. Dengarkan episode lengkapnya dan temukan cara pandang baru untuk menghadapi tantangan paling kompleks sekalipun. Klik tautan di bio kami untuk mulai mendengarkan!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-7 Paskah, 7 Juni 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 6, 2025 7:30


Dibawakan oleh Ratna Dewi dan Raymond dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kisah Para Rasul 28: 16-20.30-31; Mazmur tg 11: 4.5.7; Yohanes 21: 20-25.CAMPUR TANGANYANG DIPERLUKAN Renungan kita pada hari ini bertema: Campur TanganYang Diperlukan. Dengan pernyataan ini kita ingin mengungkapkan suatu campurtangan yang tepat dan benar. Kita juga dapat mengingatkan bahwa jangan memaksaikut campur jika memang tak perlu. Jika Anda merasa berkewajiban untuk campurtangan, lakukan saja. Roh Kudus yang menggerakkan kita pada saat yang tepatakan mengijinkan kita campur tangan untuk suatu urusan orang lain atau bersama,namun pada momen yang lain akan mencegah kita untuk berbuat demikian.  Banyak orang sering berbagi pengalamannya,terutama tentang kehidupan pribadi dan perjalanan imannya, dengan dibantumeditasi harian melalui media La Porta ini. Semuanya memberikan apresiasi dan terima kasih karena siraman rohani iniberperan ikut campur tangan dalam hidup pribadi mereka. Seorang pendengar setiapernah menulis pesan wa begini: “Pastor, saya merasa hidup saya setiap haridiusik oleh siraman firman Tuhan. Saya merasa ditegur, selain itu juga saya dihibur,diberikan ketenangan, dan diarahkan jalan yang bijaksana”. Ini merupakan satu contoh mencampuri urusan ataucampur tangan pada momen yang tepat dan benar. Untuk rasul Petrus, rasanya iaditegur oleh Yesus karena ia mencampuri urusan murid lain yang dikasihi Tuhandan urusan Yesus sendiri. Menurut Yesus, Petrus harusnya mengurusi saja dulukepentingannya, sebelum sibuk dengan kepentingan orang lain. Dengan kata lain,momennya tidak tepat untuk campur tangan. Ini juga terjadi dengan kepentingankekuasaan Romawi dan agama Yahudi yang saling campur atau tarik-menarik dalampenderitaan yang dialami oleh Paulus saat berada di Roma.  Campur tangan atas kepentingan sesama padadasarnya memang tak bisa dihindari. Itu bagian dari memberikan perhatian. Namunsupaya dapat menjadi suatu perbuatan yang sangat positif dan sebagai suatupelayanan, mestinya kita bisa menghindari dua ekstrem yang membuat campurtangan itu menjadi tindakan yang salah dan berakibat buruk bagi kita sendiridan orang lain. Ekstrem pertama ialah campur tangan yang tidakperlu, atau tepatnya yang berlebihan dan salah tempat dan waktunya. Seorangyang sedang gelisah dan sedih, kita justru melibatkan dia dalam diskusi sesuatuhal yang membuat dia bertambah kacau pikiran dan hatinya. Kedua ialah tidakberbuat apa atau sama sekali tidak campur tangan. Seorang teman menyesal sekalitak bisa bantu rekannya, padahal sebenarnya ia bisa berikan pertolongannya,akibatnya rekan itu menderita kecelakaan lebih parah.  Jadi, dengan menghindari dua ekstrem initinggal satu pilihan saja, yaitu tindakan campur tangan yang diperlukan, padawaktu dan tempat yang benar, sesuai dengan kebutuhan atau kepentingannya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Dengarkanlah doa kami yang memohon supayasaling memperhatikan antar pribadi dan komunitas atau masyarakat sungguhbertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kami lebih baik dalam relasi dankerja sama di antara kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

AWR Indonesian - Daily Devotional

Jika Anda bangun pagi ini dengan lebih sehat daripada sakit, Anda lebih diberkati daripada sejuta orang yang tidak dapat bertahan hidup dalam seminggu.

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Jika Anda bangun pagi ini dengan lebih sehat daripada sakit, Anda lebih diberkati daripada sejuta orang yang tidak dapat bertahan hidup dalam seminggu.

AWR Indonesian - Daily Devotional
"KESEIMBANGAN MATA UANG AKTIVITAS"

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later May 17, 2025 6:35


Jika Anda terus menyetorkan mata uang aktivitas secara rutin, Anda bisa mengharapkan imbalan berupa kehidupan yang lebih panjang, lebih sehat, dan lebih bahagia.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
"KESEIMBANGAN MATA UANG AKTIVITAS"

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later May 17, 2025 6:35


Jika Anda terus menyetorkan mata uang aktivitas secara rutin, Anda bisa mengharapkan imbalan berupa kehidupan yang lebih panjang, lebih sehat, dan lebih bahagia.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 3 Mei 2025 - Hidup sebagai Anak Allah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 3, 2025 6:50


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Mei 2025Bacaan: "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya." (Yohanes 1:12)Renungan: Tidak banyak orang mengetahui bahwa Calvin Coolidge, Presiden Amerika Serikat, tidak selalu tinggal di Gedung Putih. Ketika masih menjadi Wakil Presiden, ia tinggal di lantai tiga suite dekat Willard Hotel, sampai awal terpilihnya dia menjadi presiden. Pernah di suatu malam Coolidge terbangun. Rupanya ada pencuri masuk ke kamarnya dan sedang "menggeledah" barang berharga miliknya. Dia melihat pencuri mengambil dompet, lalu melepaskan rantai jam tangan. Coolidge berbicara dalam kegelapan, "Mengenai jam itu, saya harap Anda jangan mengambilnya." Pencuri yang saat itu terkejut lalu bertanya, "Kenapa?" "Saya tidak mempermasalahkan jamnya, tetapi ada kenangan indah mengenai jam itu. Kenangan itu sangat berarti bagi saya. Bawalah jam itu dekat jendela agar kau bisa melihat apa yang ada di baliknya," kata Coolidge. Pencuri itu pun membaca sebuah tulisan di balik jam tersebut, "Diberikan kepada Calvin Coolidge, Ketua DPR, oleh Pengadilan Umum Massachusets." Kini pencuri itu lebih terkejut lagi. "Apakah Anda Presiden Coolidge?" tanyanya. Dia sama sekali tidak mengira akan menemukan seorang presiden tidur di hotel. "Ya, benar, dan saya tidak ingin engkau mengambil itu. Mengapa engkau melakukan ini, Nak?" Pria muda itu menjelaskan bahwa ia dan seorang teman datang ke Washington selama libur kuliah. Mereka kehabisan uang dan tidak bisa membayar tagihan hotel serta membayar ongkos kereta api untuk kembali. "Jika Anda tidak keberatan, saya akan mengambil dompetmu," kata pemuda itu. Coolidge tidak keberatan. la tahu bahwa ia memiliki sekitar $ 80 di dompetnya. "Berapa tagihan hotel dan ongkos yang engkau dan temanmu butuhkan? Duduklah dan mari kita bicarakan ini," kata Coolidge sambil menghitung tarif kamar dan harga dua tiket kereta api. Semuanya $ 32. "Saya akan memberimu $ 32 sebagai pinjaman, dan saya berharap kau akan mengembalikannya," kata Presiden. Coolidge lalu menasihatinya untuk melewati jendela yang sama ketika ia masuk ruangan, untuk menghindari dinas rahasia yang bertugas. Pemuda itu pergi dengan sebuah nasihat dari Coolidge, "Nak, kau anak yang baik. Engkau lebih baik daripada yang engkau lakukan. Ingatlah itu, karena kau mulai memilih jalan yang salah." Menjelang kematian Presiden Coolidge pada tahun 1957, kisah ini diizinkan untuk beredar. Pertama kali diterbitkan dalam "Los Angeles Times." Dan yang paling menarik dari semuanya, ternyata pemuda itu telah mengembalikan semua uang yang dipinjamkan presiden padanya. Ia membuktikan kata-kata presiden bahwa ia lebih baik daripada yang pernah ia lakukan. Jika kita menyadari kelebihan dan keistimewaan kita sebagai anak Tuhan, maka kita tidak akan melakukan tindakan yang mencemarkan dan memalukan. Setiap kali kita tergoda untuk melakukan tindakan yang tidak patut sebagai anak-anak Raja, ingatlah siapa kita. Di dalam diri kita ada benih-benih ilahi yang seharusnya melahirkan tindakan yang mulia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bangga menjadi anak-Mu. Berilah aku kemampuan untuk hidup dalam kebenaran dan bertindak sebagaimana layaknya anak Tuhan. Amin. (Dod).

Apa Kata Tempo
S2E176 Awan Gelap di Atas Prabowo

Apa Kata Tempo

Play Episode Listen Later Feb 26, 2025 16:08


Bagi kita yang waras, demo “Indonesia Gelap” adalah peringatan agar Indonesia tidak ambruk dalam kehancuran. Alih-alih mendengar kritik publik , Presiden Prabowo malah mencibir dan memaki kritik itu dengan menyebutnya “Ndasmu!”. Prabowo seperti tak sadar bencana pemerintahannya dimulai dari pelbagai kebijakan Jokowi. Jika Anda tak cemas dengan pemerintahan yang takut kepada lukisan dan lagu, Indonesia benar-benar menuju kegelapan. - - - Kunjungi⁠ s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi⁠⁠ Tempo⁠⁠ untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cm2k3v5860000mbvp8f18bx61/comments Powered by Firstory Hosting

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-5, 9 Februari 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 8, 2025 13:41


Dibawakan oleh Rini, Hendry, Tirto dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 6: 1-2a.3-8; Mazmur tg 138: 1-2a.2bc-3.4-5.7c-8; 1 Korintus 15: 1-11; Lukas 5: 1-11NOTHING TO LOSE Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-5 ini ialah:Nothing To Lose. Di dalam perlombaan atau kompetisi apa pun, prinsipnothingto lose atau berjuang dan berlomba tanpa beban apa pun, membuat orang-orangyang berpartisipasi hanya fokus pada perlombaan itu. Dalam menghadapi ujian disekolah atau tes menjadi pegawai di kantor, semangatnothing to losemembuat seseorang tidak berambisi dan tetap tulus dengan kemampuannya yangsebenarnya. Ketika seorang menjalankan sebuah pekerjaan yang diberikandan ada target pencapaian yang diproyeksikan, sikap mentalnothing to losemembuat dia bekerja sesuai detail standar operasionalnya dan ia sangat percayadiri. Seorang yang berjuang mempertahankan harga dirinya karena telah difitnahdan direndahkan, keyakinannothing to lose mendorongnya untuk menempuhjalan hukum yang seadil-adilnya. Atau berdasar pada keyakinan itu ia relamenyelesaikannya secara kekeluargaan dan bijaksana, dengan tanpa ada beban kemarahanatau kebencian apa pun. Singkatnya, prinsipnothing to lose berperan untukmembuat seseorang berbuat sesuatu dengan benar, lancar, tulus, fokus, serius,tanpa beban dan jelas targetnya. Kita belajar dari bacaan-bacaan pada hari initentang sikap mental tersebut. Prinsipnya ialah kita berangkat dari ketulusandan totalitas sikap Tuhan yang memilih untuk datang ke dalam dunia. Tuhan tidakpunya beban dan tak ada keberatan untuk hidup bersama kita manusia. YesusKristus total menjadi bagian dari kita, bahkan Ia memilih yang terburuk daridunia ini. Kita sebagai pengikut Kristus memiliki kewajiban untukmenjalankan kehendak Tuhan. Panggilan Tuhan kepada kita masing-masing untukmemiliki jalan hidup, profesi, pelayanan, dan pengabdian, merupakan tindakanTuhan untuk menyatakan kehendak-Nya. Ketika kita menerima dan menyanggupinya,sikap kita hendaknya total dan tulus seperti Tuhan Yesus sendiri yang total dantulus. Nabi Yesaya sebagai teladan bagi kita dengan ungkapannya yang terkenal:Inilah aku, utuslah aku. Sementara itu, para murid yang dipanggil oleh Yesusdengan tugas untuk menjala manusia, meninggalkan segala sesuatu lalu mengikutiYesus. Santo Paulus menguatkan kita dalam ketulusan dan totalitaskristiani, yaitu sebagai seorang pribadi yang kredibel. Bagi dia, tidak adakesaksian Kristen yang hakiki, kalau tidak ada kesesuaian antara pengajaran dankehidupan, yang dipikirkan dan yang dibuat, yang diwartakan dan yang dihayati,yang didoakan dan yang dihayati. Jika Anda berkata yang satu dan berbuat yanglain, kredibilitas Anda sebagai seorang Kristen harus dipertanyakan. Anda tidakmemiliki prinsipnothing to lose dalam perjalanan sebagai seorang muridmenuju kepada Bapa. Oleh karena itu marilah kita bersikap tulus, fokus, dantotal sebagai pengikut Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Bapa yang baik,berkatilah dan rahmatilah kami untuk menjadi anak-anak-Mu yang sejati. Bapakami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Parenting Podcast
"Bagaimana Cara Orang tua Pekerja Memberikan Kuantitas Waktu Pada Anak?" - oleh Hanlie Muliani, M.Psi

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 7, 2025 2:11


"Bagi orang tua yang bekerja, memberikan kuantitas waktu yang cukup kepada anak bisa jadi tantangan. Namun, bukan berarti tidak mungkin! Dengar audio berikut untuk mendapatkan tips bagaimana orang tua pekerja dapat memastikan anak-anak mendapatkan perhatian dan waktu yang mereka butuhkan. Jika Anda punya saran lainnya bagaimana mengelola waktu dengan anak-anak untuk orang tua pekerja, langsung tulis di kolom comment ya, waktu dan tempat dipersilakan ⏰

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 Januari 2025 - Memberikan Pujian yang tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 15, 2025 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 Januari 2025 Bacaan: "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah." (Amsal 15:1) Renungan: Sepasang suami-isteri memasuki kantor seorang konselor karena mereka merasa sudah tidak cocok lagi. Mereka duduk diam seribu bahasa di depan sang konselor. Kemudian sang konselor meminta kepada mereka masing-masing untuk saling memberitahukan kelemahan atau sifat buruk pasangannya. Dalam waktu yang cukup lama, mereka terlibat dalam perdebatan yang seru. Mereka saling mengeluarkan unek-unek dan kritikan sampai akhirnya mereka berhenti dan mengambil nafas panjang. Kemudian sang konselor menyuruh mereka untuk memberikan pujian atau mengemukakan hal-hal yang positif dari pasangannya masing- masing. Mereka berdua hanya terdiam dan saling berpandangan. Kemudian sang konselor memberikan kertas dan pulpen kepada mereka, dan meminta mereka menuliskan hal-hal yang patut disanjung dalam diri pasangannya. Mereka hanya diam dan beberapa menit kemudian mereka mulai berpikir serius dan menuliskan sesuatu di kertas masing-masing, sampai akhirnya mereka berhenti menulis. Sang isteri menyerahkan kertasnya kepada konselor, tetapi sang konselor memberi isyarat supaya dia menyerahkan kertas itu langsung kepada suaminya, demikian juga dengan sang suami. Sang suami langsung menyambar kertas itu dengan emosi, demikian juga dengan isterinya. Mereka membaca dalam suasana tegang, sementara sang konselor tetap memperhatikan raut wajah mereka. Wajah-wajah yang tadi begitu tegang, kini mulai berubah, kadang-kadang mereka tersenyum sendiri. Tanpa mereka sadari ada tetesan air mata yang mengalir di pipi. Kemudian secara bersamaan mereka memejamkan mata sambil menaruh kertas tersebut di dada mereka. Ekspresi itu menunjukkan bahwa mereka tersanjung dan terharu oleh pujian dan pengakuan pasangannya. Konselor itu tidak perlu berkata apa-apa lagi karena suami isteri itu keluar dengan bergandengan tangan. Perbedaan pendapat selalu ada dalam kehidupan suami-isteri. Hal itu wajar karena memang suami dan isteri adalah dua individu yang berbeda. Tetapi perbedaan dan perselisihan itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut sehingga timbul ketegangan yang dapat memicu renggangnya hubungan suami-isteri. Setiap orang, baik itu suami maupun isteri tidak luput dari kekurangan, karena itu berusahalah untuk bisa menerima kekurangan pihak lain. Sebaliknya, setiap suami maupun isteri juga mempunyai kelebihan masing-masing. Jika Anda benar-benar mengasihi pasangan Anda, maka Anda tidak akan hanya memperhitungkan ke- lemahan dan kesalahan-kesalahannya, tetapi juga menghargai kelebihan-kelebihannya. Di sisi yang lain, tidak ada ruginya bila suami atau isteri memberikan pujian kepada pasangannya, sehingga tercipta hubungan timbal balik yang saling membangun. Jika ada luka di hati pasangan Anda, maka itu akan sembuh oleh penghargaan dan pujian yang Anda berikan. Ambillah waktu khusus dan ungkapkan isi hati Anda kepada orang yang Anda kasihi. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, urapilah perkataanku, sehingga aku mampu memberikan pujian kepada pasanganku, anak-anak dan orang tuaku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Are you in need of crisis accommodation? - Apakah Anda membutuhkan akomodasi krisis?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 20, 2024 10:18


If you are homeless or at risk of becoming homeless it can be difficult knowing who to ask for a safe place to go. You don't have to feel isolated, and there is no shame in asking for help. There are services that can point you to crisis accommodation and support, wherever you are. - Jika Anda tunawisma atau berisiko menjadi tunawisma, mungkin sulit mengetahui siapa yang harus meminta tempat yang aman untuk pergi. Anda tidak perlu merasa terisolasi, dan tidak ada rasa malu untuk meminta bantuan. Ada layanan yang dapat mengarahkan Anda ke akomodasi dan dukungan krisis, di mana pun Anda berada.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Sydney Fish Market - Seafood Lovers' Paradise - Sydney Fish Market - Surga Para Pencinta Makanan Laut

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 5, 2024 3:45


If you're a seafood enthusiast or just looking for a unique culinary experience, Sydney Fish Market is a must-see destination. - Jika Anda penggemar makanan laut atau sekadar mencari pengalaman kuliner yang unik, Sydney Fish Market adalah destinasi yang wajib dikunjungi.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Finding a bank account that works hard for you - Menemukan rekening bank yang bekerja keras untuk Anda

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 15, 2024 8:35


If you have a job, receive government benefits or want to pay your bills easily you'll need a bank account. You may even need more than one. To join the 20 million customers who hold Australian bank accounts, take some time to find one that best suits your needs. - Jika Anda memiliki pekerjaan, menerima tunjangan pemerintah atau ingin membayar tagihan Anda dengan mudah, Anda akan memerlukan rekening bank. Anda bahkan mungkin membutuhkan lebih dari satu. Untuk bergabung dengan 20 juta pelanggan yang memiliki rekening bank Australia, luangkan waktu untuk menemukan satu yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Tekanan Bermain: Tekanan dalam Perebutan Medali Emas Olimpiade

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 12, 2024 5:41


Jika Anda mengikuti Olimpiade, atau acara olahraga besar lainnya, Anda mungkin pernah mendengar bahwa para atlet "berjuang di bawah tekanan".

SiKutuBuku
7 Kebiasaan Orang Sukses | 7 Habits of Highly Effective People

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Jul 22, 2024 9:04


Gamau ketinggalan juga kan? Yuk gabung di Firstory dan gapai potensi maksimal podcast kamu sekarang. Daftar sekarang juga, jangan lupa ya! hanya di Firstory! Klik https://fstry.pse.is/67tsev —— Firstory DAI —— Dalam video ini, kita akan membahas "7 Kebiasaan Orang Sukses" dari buku legendaris "7 Habits of Highly Effective People" karya Stephen Covey. Buku ini adalah panduan penting untuk membangun kebiasaan yang efektif dan sukses dalam kehidupan. Kami akan memberikan summary 7 habits yang mencakup kebiasaan seperti proaktif, berpikir menang-menang, dan banyak lagi. Pelajari bagaimana menjadi orang efektif melalui pelatihan 7 habits dan workshop 7 habits. Temukan cara terbaik untuk menerapkan kebiasaan ini dalam hidup Anda dan lihat perbedaannya. Jika Anda mencari buku 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif atau buku 7 habits pdf Indonesia, video ini cocok untuk Anda. Dapatkan pemahaman mendalam tentang seven habit of highly effective people bahasa Indonesia dan bagaimana menjadi manusia efektif dengan 7 kebiasaan orang efektif. Jangan lewatkan informasi berharga ini! #7HabitsofHighlyEffectivePeople #StephenCovey #Summary7Habits #7KebiasaanManusiaEfektif #Pelatihan7Habits #Workshop7Habits Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 Mei 2024 - Pencipta Kebahagiaan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 15, 2024 4:54


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 Mei 2024 Bacaan: Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) Renungan: Dua minggu lalu saya memberi tugas kepada murid-murid kelas 5. Tugasnya adalah mencari senyum Tuhan. Saya memberi waktu satu minggu untuk mereka menyelesaikan tugas tersebut dan kemudian minggu berikutnya mereka masing-masing menceritakan di depan kelas hasil tugas tersebut. Ada seorang anak yang bercerita, "Ketika saya selesai latihan bulutangkis di tempat latihan, saya membeli batagor. Setelah memakannya saya bilang sama abangnya, 'Bang, batagor abang adalah batagor yang terenak di sekitar sini,' lalu abangnya tersenyum dan bilang, 'Terima kasih ya de." Kemudian saya bertanya kepada murid saya tersebut, "Kamu senang tidak melihat abangnya tersenyum?" "Senang, Pak," katanya sambil tersenyum. Di mana pun berada, kita pasti menemukan orang-orang yang membutuhkan pertolongan, perhatian, ataupun pemberian kita. Hanya saja dibutuhkan kepekaan dan kemurahan hati. Sebagai murid Yesus, hendaknya kita memiliki sikap murah hati, sehingga orang-orang yang diberi pertolongan itu tersenyum bahagia serta memuliakan nama Tuhan melalui tindakan kita. Sekalipun yang kita suguhkan bukanlah sesuatu yang mahal, namun bisa saja pertolongan itu merupakan sesuatu yang begitu berkesan bagi mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh seseorang, "Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat ia bahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu." Tentu setiap kita mendambakan kebahagiaan di dalam hidup ini. Tetapi, sesungguhnya yang lebih penting daripada merasakan kebahagiaan adalah menghadirkan kebahagiaan itu sendiri bagi orang lain. Dan, uniknya kebahagiaan itu kita temukan tatkala kita memberi dan bukan mencari. Seorang bijak mengatakan, "Setiap kita memiliki potensi untuk memberi, itu sebabnya setiap kita juga berpotensi untuk menikmati kebahagiaan sejati." Mulai sekarang, jadilah pribadi yang memiliki mental seorang pencipta kebahagiaan dan bukan sekadar pencari kebahagiaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku kepekaan untuk memberi perhatian dan membantu sesamaku agar nama-Mu dimuliakan. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Understanding bankruptcy and its consequences in Australia - Memahami Kebangkrutan dan Konsekuensinya di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 20, 2024 9:39


Bankruptcy can be complicated for many people, as it can bring about feelings of financial shame and stigma. However, it may be the only way to alleviate financial distress in some cases. If you struggle to manage your debts, filing for bankruptcy could be an option. - Kebangkrutan bisa menjadi rumit bagi banyak orang, karena dapat menimbulkan perasaan malu finansial dan stigma. Namun, ini mungkin satu-satunya cara untuk mengurangi kesulitan keuangan dalam beberapa kasus. Jika Anda berjuang untuk mengelola utang Anda, mengajukan kebangkrutan bisa menjadi pilihan.

PSETUHNYA
S3E23 - How Not to Die from Parkinson

PSETUHNYA

Play Episode Listen Later Sep 28, 2023 15:07


Penyakit Parkinson, meskipun mungkin belum begitu familiar di telinga kita, sebenarnya merupakan masalah serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Di dunia, Parkinson sering kali dianggap sebagai salah satu penyakit neurologis yang paling menantang. Bagaimana kita bisa mencegah penyakit ini? Simak lebih lanjut dalam episode podcast kami yang akan membahas cara menjalani kehidupan sehat terhindar dari Parkinson

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
How to help injured wildlife in Australia - Cara Menolong Satwa Liar yang Terluka di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 2, 2023 9:46


If you're out travelling or exploring in Australia and encounter injured or ill wildlife, knowing how best to help will ensure the animals get the required care. - Jika Anda bepergian atau menjelajahi Australia dan menemukan satwa liar yang terluka atau sakit, mengetahui cara terbaik untuk memberi pertolongan memastikan hewan itu mendapatkan perawatan yang diperlukan.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What does responsible cat ownership involve if you own a pet cat in Australia? - Apa saja yang terlibat menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab di Australia?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 21, 2023 9:13


If you own a pet cat or are planning to, being a responsible cat owner will help keep your cat safe and protect Australia's native wildlife as well. - Jika Anda memiliki kucing peliharaan atau berencana, menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab, akan dapat membantu menjaga kucing Anda tetap aman dan juga melindungi satwa liar asli Australia.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What happens when you report non-consensual sex or rape in Australia? - Apa yang Terjadi jika Anda Melaporkan Seks Tanpa Persetujuan atau Pemerkosaan di Australia?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 5, 2023 11:04


In Australia, sexual violence is a criminal offence. If you have been forced, threatened, coerced, or tricked into a sex act against your will, you may wish to report it to the police for the perpetrator to face charges. However, this process may be legally and emotionally taxing. Here's what to expect. - Di Australia, kekerasan seksual adalah tindakan kriminal. Jika Anda telah dipaksa, diancam, dipaksa, atau ditipu untuk melakukan tindakan seks yang bertentangan dengan keinginan Anda, Anda dapat melaporkannya ke polisi agar pelakunya diadili. Namun, proses ini mungkin melelahkan secara hukum dan emosional. Berikut ini yang dapat diperkirakan.