Podcasts about milikilah

  • 26PODCASTS
  • 51EPISODES
  • 16mAVG DURATION
  • 1MONTHLY NEW EPISODE
  • May 29, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about milikilah

Latest podcast episodes about milikilah

MDC Surabaya
Andreas Rahardjo - Mendengar Suara Tuhan (Graha Pemulihan)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later May 29, 2026 41:45


Bagaimana Tuhan berbicara pada kita?Pertama. Melalui kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Kedua. Suara Roh Kudus yang berbicara di dalam hati. Ketiga. Melalui khotbah, nasihat rohani, atau orang lain. Keempat. Damai sejahtera dari Tuhan. Kelima. Mimpi dan penglihatan. Keenam. Melalui keadaan yang terjadi di dalam kehidupan. Milikilah sikap siap untuk mendengar suara Tuhan, menyiapkan hidup, dan mau menaati suara-Nya. Tujuan dari mendengar suara Tuhan adalah agar kita dapat mengenal-Nya lebih karib, dan ada berkat jika kita mengenal Dia:Ada sukacita dan kepastian di hati, merasa dikasihi dan diterima, mengalami penyertaan-Nya, serta kita memiliki tujuan hidup. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Mendengar Suara Tuhan.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 17 Mei 2026.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 20 Maret 2026 - Berbagi dan berarti untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 19, 2026 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Maret 2026Bacaan: "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26) Renungan: John D. Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia. Pada usia 25 tahun, John mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat. Usia 31 tahun, dia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia. Pada usia 38 tahun, ia menguasai 90% penyulingan minyak di Amerika. Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Namun pada usia 53 tahun dia jatuh sakit. Seluruh tubuhnya tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya. Meskipun dia seorang miliarder yang dapat membeli jenis makanan apa pun yang diinginkannya, tetapi dia hanya bisa mencerna sup dan biskuit. Seorang rekannya menulis, "Dia tidak bisa tidur, tidak tersenyum dan tidak ada apa pun dalam hidup yang berarti baginya." Dokter pribadinya memperkirakan dia akan mati dalam waktu satu tahun. Tahun itu berlalu dengan sangat lambat. Saat dia mendekati kematian, dia terbangun pada suatu pagi dengan kesadaran samar-samar bahwa dia tidak dapat membawa kekayaannya ke dunia di balik kubur. John tiba-tiba menyadari bahwa dia tidak mengendalikan hidupnya sendiri. Kemudian, dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya dan mengumumkan bahwa dia ingin menyalurkan asetnya ke rumah sakit, penelitian, dan pekerjaan amal. John D. Rockefeller mendirikan yayasannya. Arah baru ini akhirnya mengarah pada penemuan penisilin, obat malaria, obat TBC, dan obat difteri. Tapi mungkin bagian yang paling menakjubkan adalah saat dia mulai berubah, kimia tubuhnya berubah secara signifikan sehingga dia menjadi lebih baik. Walaupun diperkirakan akan meninggal pada usia 53 tahun, tetapi dia hidup sampai usia 98 tahun. John belajar bersyukur dan mengembalikan sebagian besar kekayaannya untuk amal. Melakukan hal itu membuatnya berguna untuk orang banyak Kebenaran penting yang dapat kita simak dari kehidupan John adalah kekayaan bukanlah segalanya. Tuhan Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" Bersyukur John segera menyadari hal tersebut dan mengambil tindakan yang benar. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit terlebih dahulu sebelum akhirnya berubah dalam cara pandang terhadap harta benda. Milikilah kesadaran itu sekarang, mumpung kesempatan itu masih ada dan terbuka bagi kita. Kita teringat kepada Zakheus yang mengubah cara pandang terhadap harta benda dan dia memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin. Kita juga teringat kepada Yohana isteri Khuza yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Mari kita berbagi, baik untuk sesama maupun memberi untuk pekerjaan Tuhan. Tuhan disenangkan jika kita melakukannya dengan tulus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin memiliki hati yang siap berbagi dengan sesamaku. Aku mau melakukannya dengan tulus dan benar. Amin. (Dod).

Ini Koper
#624 Inovasi Bukan Berkat Jenius Tunggal Melainkan Kecerdasan Kolektif

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 3, 2025 8:00


Kita diajari dongeng tentang Archimedes dan Newton sebagai penemu tunggal. Narasi ini keliru: inovasi tidak lahir dari kilat tunggal sang jenius. Steven Johnson dalam bukunya Where Good Ideas Come From mengungkapkan cerita-cerita isolasi itu hanyalah mitos yang nyaman, tetapi menyesatkan. Ide-ide hebat tak pernah meledak dari satu otak saja. Mereka wajib tumbuh dalam ekosistem yang kaya koneksi dan bergejolak. Pola kelahiran ide ini berlaku konsisten, mulai dari keragaman di rimba karang lautan hingga dinamika Silicon Valley. Lompatan inovasi tidak bisa terlalu jauh dari kondisi material. Charles Babbage gagal total menciptakan komputer, meski dia brilian. Komponen elektronik yang dibutuhkan Babbage saat itu belum berada dalam ranah Kemungkinan yang Berdekatan (Adjacent Possible). Penemuan adalah pintu yang terbuka menuju kamar baru. Mustahil menembus sepuluh kamar hanya dengan bakat bawaan, tanpa melihat ketersediaan suku cadang. Kemajuan sejati adalah eksplorasi yang terjadi langkah demi langkah, menggunakan komponen yang sudah ada. Ide adalah jaringan, mirip miliaran neuron yang bergejolak di otak kita. Jaringan ini harus cair (liquid) dan fleksibel, bukan kaku. Jaringan Cair menempatkan diri di zona subur "tepi kekacauan," tempat informasi bebas mengalir tanpa kehilangan struktur. Jaringan Cair membuat ide dari berbagai sudut bebas bertabrakan. Kita bisa melihat pola ini di terumbu karang dan kota dagang Renaisans. Desain kantor Google yang tanpa sekat adalah upaya rekayasa untuk memaksa insinyur dari departemen berbeda agar sering bertemu. Kota besar terbukti menjadi mesin superkreatif, melahirkan ide dengan kecepatan luar biasa. Kota adalah jaringan cair raksasa yang padat dan penuh koneksi. Lingkungan yang menghargai kebocoran informasi semacam inilah yang membuat ide-ide busuk cepat matang dan terwujud. Johnson menolak konsep pencerahan mendadak, termasuk pada teori evolusi Darwin. Ide transformatif adalah firasat lambat (Slow Hunch) yang harus diinkubasi. Darwin butuh puluhan tahun mencatat dan merenung sebelum kerangka teori besarnya benar-benar matang. Rahasia Darwin sederhana: ia adalah multitasker lambat yang rajin memungut ide. Dia tekun melakukan commonplacing, sebuah praktik menulis semua pengamatan kecil dalam buku catatan. Teknik ini ampuh melindungi ide samar agar tidak hilang ditelan rutinitas dan tekanan deadline. Fokus harus beralih dari bakat ke desain sistem yang mendukung inkubasi. Triknya bukan menyepi mencari ide besar. Kita harus memberi izin pada diri sendiri untuk memelihara proyek sampingan yang mengambang, seperti Google yang memberikan jatah "20-percent time" kepada para insinyurnya. Serendipitas bukanlah keajaiban tanpa persiapan, melainkan keberuntungan yang dirancang. Ini adalah tabrakan ide yang tidak terduga, tetapi hanya bermakna bagi pikiran yang siap. Kekulé bermimpi ular, namun mimpi itu jadi kunci struktur Benzena karena pikirannya sudah bergumul dengan masalah kimia bertahun-tahun. Lingkungan inovatif wajib memicu perjumpaan acak. Inilah alasan orang sukses sering berkumpul dan bertukar pikiran di ruang publik. Tempat seperti coffee shop adalah titik temu firasat lambat, di mana ide yang terpisah secara geografis akhirnya bertemu. Lingkungan yang terlalu steril dan takut pada kesalahan akan mandul inovasi. Fleming menemukan penisilin dari cawan petri yang terkontaminasi. Kita harus belajar untuk tidak terlalu bersih, sedikit kotor, dan berani salah dalam bereksperimen. Kesalahan sering kali menjadi guru terbaik kita. Ini memaksa kita menjelajah ke wilayah yang belum terpetakan. Wilson Greatbatch menemukan alat pacu jantung karena salah memilih resistor; Johnson menyimpulkan, kebenaran membuat kita statis, kesalahan mendorong kita bergerak. Inovator handal adalah pemikir lintas domain yang berani meminjam. Konsep ini disebut Exaptation, di mana sebuah fitur diubah fungsinya secara mendadak. Contoh klasik adalah bulu burung, yang awalnya berevolusi untuk kehangatan, lalu di-exapt untuk penerbangan. Mesin cetak Gutenberg adalah Exaptation paling fenomenal dalam sejarah. Gutenberg meminjam mekanisme pengepres anggur (wine press). Dia mengubah fungsi alat pembuat minuman keras menjadi mesin pencetak pengetahuan. Milikilah hobi yang beragam, bahkan yang tidak nyambung dengan pekerjaan utama. Inovator seperti Darwin dan Franklin punya banyak "alat konseptual." Kunci kreativitas adalah meminjam solusi dari satu disiplin ilmu untuk memecahkan masalah di disiplin lain. Ide besar tidak dibangun dari nol; selalu ada Platform berlapis sebagai fondasi. YouTube tidak perlu menciptakan Internet, mereka cukup menumpang di atasnya. Platform terbuka semacam ini secara drastis mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk memulai eksplorasi. Logika paten dan R&D rahasia itu model inefisien dan berbiaya tinggi. Tembok di sekitar ide melindungi untung jangka pendek, tetapi membunuh inovasi jangka panjang. Ide-ide hebat tidak ingin dilindungi, tetapi ingin terhubung dan berkombinasi. Model lama inovasi adalah perang alam yang keras dan kompetitif. Ini hanya melahirkan sekelompok kecil pemenang. Model masa depan adalah tangled bank, ekosistem rumit yang saling bergantung. Tugas kita kini adalah menjadi arsitek ekosistem terbaik, bukan sekadar mencari si jenius.

MDC Surabaya
Arthur Siagian - Oleh Kuasa Roh Kudus (Graha Pemulihan)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Jun 14, 2025 45:01


Roh Kudus dianugerahkan bukan hanya untuk figur hamba Tuhan tertentu saja, atau untuk orang-orang yang dipanggil melayani sepenuh waktu.. tetapi untuk semua orang, dan Dia selalu hadir untuk menolong kita. Semakin dalam kita mengenal Dia, Dia juga rindu untuk dapat mendengar dan mengenal apa yang kita rasa dan pikirkan. Milikilah hubungan karib bersama-Nya, yang terus-menerus dibangun di setiap hari. Kasih setia-Nya selalu menyertai, di setiap musim kehidupan yang kita lalui.—Pdt. Arthur Siagian, Oleh Kuasa Roh KudusKhotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan

MDC Surabaya
Agus Lianto - Hati yang Penuh dengan Ucapan Syukur dan Sukacita (Graha Pemulihan)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Jan 10, 2025 42:00


Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan: Fokuskan hidup kita pada apa yang baik dan berarti, yang merupakan langkah awal menuju Hati yang Penuh dengan Ucapan Syukur dan Sukacita. Percayalah bahwa Tuhan itu setia, jangan putus asa dan hilang harapan sebab Dia akan meneruskan karya-Nya dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai-Nya. Milikilah gambaran masa depan, di mana hidup kita pada akhirnya dapat memuliakan nama-Nya. Allah yang baik masih terus bekerja, Dia akan menyelesaikan setiap rencana-Nya di dalam hidup kita dengan cara-Nya yang luar biasa. —Pdt. Agus Lianto, Hati yang Penuh dengan Ucapan Syukur dan Sukacita.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 22 November 2024 - Peduli dan mengasihi Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 21, 2024 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 November 2024 Bacaan: "Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia." (Amsal 3:3-4) Renungan: Orang yang egois adalah orang yang menjadikan dirinya sebagai pusat, lebih mengutamakan kepentingan dan perasaannya sendiri tanpa memedulikan kepentingan dan perasaan orang lain bahkan orang-orang terdekatnya sekalipun. Itulah yang dilakukan oleh Laban kepada kedua putrinya, Lea dan Rahel. Kecintaannya terhadap harta melunturkan kecintaannya kepada Lea dan Rahel, sehingga ia rela mengorbankan kedua putrinya tersebut. Hal pertama yang dikorbankan oleh Laban adalah tali persaudaraan kedua putrinya. Sangat mungkin Laban mengetahui situasi apa yang akan dihadapi oleh kedua putrinya bila ia menikahkan mereka dengan Yakub. Hal yang paling mungkin disadari Laban adalah retaknya hubungan persaudaraan kedua putrinya dikarenakan Yakub hanya mencintai Rahel. Dan benar saja, timbullah keirihatian di antara kakak beradik tersebut. Sebagai wanita yang tidak dicintai oleh suaminya, tentu merupakan pukulan jiwa dan perasaan bagi Lea. Tetapi bukan berarti Rahel menjadi wanita yang berbahagia karena mendapatkan cinta Yakub. Rahel pun mengalami perasaan yang sama, karena Tuhan tidak memberikan keturunan kepadanya, sementara Lea mendapatkannya. Tidak ada lagi kasih persaudaran, yang ada hanyalah keirihatian. Kedua, Laban setuju menjadikan putrinya sebagai upah kerja Yakub. Mungkin saja hal ini dianggap lazim pada saat itu, dan ini juga atas inisiatif Yakub, tetapi bukankah masih ada benda yang nilainya tidak lebih berharga dari anaknya untuk dijadikan upah? Dalam kisahnya, yang tercatat adalah Laban memberikan Rahel sebagai upah asalkan Yakub bekerja selama tujuh tahun lagi kepadanya (Kej 29:27). Nasib Lea pun sesungguhnya sama dengan Rahel. Lea bisa disebut juga upah kerja karena bukan dialah orang yang diinginkan oleh Yakub selama tujuh tahun, tetapi Laban memberikannya kepada Yakub, walaupun dengan alasan yang sesuai adat saat itu. Bagaimana dengan kita, apakah kita suka mengorbankan orang lain demi kepentingan diri sendiri? Firman Tuhan berkata, "Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." (Flp 2:4). Saat kita belajar bagaimana hidup sebagai anak-anak Tuhan, di saat itu juga kita seharusnya belajar bagaimana peduli dan mengasihi sesama, sebab demikianlah salah satu ciri anak Tuhan. Sering kali kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya kita telah dikuasai oleh sikap mementingkan diri sendiri, sehingga perbuatan kita merugikan orang lain. Karenanya kita harus rajin mengintrospeksi diri, apakah yang kita lakukan mengorbankan orang lain atau tidak. Milikilah kasih Tuhan, sehingga kita bisa mengasihi dan tidak mengorbankan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah aku hati yang mengasihi sehingga niat untuk mengorbankan orang lain demi kepentinganku jauh dari padaku. Amin. (Dod).

Digital Ministry GKP Bandung
Sapaan Lansia GKP Bandung, 19 Sep 2024 - "Milikilah Keteguhan Hati"

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Sep 18, 2024 7:15


Sapaan Lansia GKP Jemaat Bandung Kamis, 19 September 2024 Tema : "Milikilah Keteguhan Hati" Bahan Alkitab : Yakobus 1:12-15 ; Yesaya 41:10 Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si. @GKP Bandung September 2024

hati bandung milikilah
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 5 Agustus 2024 - Jadilah Pembawa Terang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 4, 2024 6:10


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 5 Agustus 2024 Bacaan: "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu." (Yesaya 60:1) Renungan: Pada tahun 2005 silam di Turki bagian selatan, para gembala Turki harus menyaksikan dengan horor ketika seekor domba yang sedang mereka gembalakan melompat dari tebing menuju kematiannya. Namun yang mengerikan dari kejadian ini adalah hal berikutnya yang terjadi setelah seekor domba tersebut melompat. Sebanyak 1500 ekor domba lainnya mengikuti jejak domba yang pertama dan ikut melompat dari tebing secara bergiliran. Meskipun ada 1500 domba yang terjun, hanya sebanyak 450 ekor domba yang menjemput ajalnya. Hal ini dikarenakan 1050 domba-domba yang melompat belakangan tidak lagi terjun menuju tanah bebatuan yang keras, melainkan terjun ke atas tumpukan lembut dan empuk domba-domba yang sudah melompat terlebih dahulu. Sampai saat ini tidak ada yang mengerti apa yang memicu fenomena yang tidak biasa tersebut. Alasan domba yang pertama melompat masih menjadi misteri. Namun apa pun alasannya, sang domba pertama telah memberikan sebuah contoh yang buruk yang akhirnya diikuti oleh 1500 kawanan domba lainnya yang berakibat sangat fatal bagi mereka. Berhati-hatilah terhadap pergaulan yang buruk serta ajaran-ajaran yang menyimpang dari firman Tuhan. Di zaman yang semakin modern seperti ini, banyak pengajar- pengajar palsu yang menggunakan pengaruh media sosial untuk menarik sebanyak mungkin orang menjauh dari Tuhan. Ajaran-ajaran sesat yang jauh dari kebenaran dipromosikan dengan gencarnya, dan dianggap sebagai kebenaran. Perbuatan-perbuatan dosa yang dahulu dianggap sangat tabu sekarang sudah dianggap biasa dan normal. Orang-orang tidak lagi malu-malu untuk menyebarkan link video porno. Dua orang pasangan yang hidup serumah namun belum menikah tidak lagi dianggap tercela. Segala jenis aktivitas LGBTQ tersebar di film-film dan iklan, bahkan di film anak-anak. Kita tidak lagi hidup di masa-masa ketika orang-orang secara sembunyi-sembunyi berbuat dosa. Saat ini, ada banyak orang yang dengan bangganya memperlihatkan dosa mereka kepada dunia. Sebagai pengikut Kristus, kita harus menjaga dan melindungi anggota keluarga kita dari pengaruh negatif dunia ini. Milikilah hubungan yang erat dengan Tuhan, dan ajaklah anggota keluarga kita untuk membaca firman Tuhan. Jika kita memiliki dasar firman Tuhan, maka kita tidak akan mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran sesat. Jika mereka yang hidup dalam dosa dapat dengan bangga mempromosikan perbuatan mereka, maka kita juga bisa mempromosikan kebenaran itu kepada dunia. Pakailah media sosial yang kita miliki untuk menyebarkan firman Tuhan, dan mempromosikan gaya hidup kudus yang mulia di mata Tuhan. Jadilah pembawa terang! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan, pakailah aku sebagai pribadi pembawa kebenaran firman Tuhan untuk menerangi kegelapan di dunia ini, sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 17 Mei 2024 - Kejujuran dan Sikap hidup yang benar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 16, 2024 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Mei 2024 Bacaan: "Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:25-26) Renungan: Seorang gadis Indian hampir setiap hari menjual keranjang buatannya di daerah pariwisata kepada turis mancanegara. Ketika para turis sibuk memilih keranjang yang akan mereka beli, tiba-tiba seorang pria berkata, "Kalian akan membeli barang yang harganya dua kali lipat di tempat ini daripada di tempat lain. Para pedagang di sini "merampok" para turis dengan harga yang dua kali lebih mahal." Gadis Indian itu segera menyanggah perkataan pria tersebut. "Tidak, itu tidak benar. Ibu dan saya membuat keranjang-keranjang ini dengan tangan kami sendiri, dan untuk menyelesaikan satu keranjang kami membutuhkan banyak waktu. Itulah sebabnya mengapa harganya sedikit mahal." "Oh, tentu saja semua penjual di sini punya alasan dan berkata bahwa mereka tidak menipu para pembeli, tetapi mereka melakukannya. Saya pun mungkin akan melakukan hal yang sama jika menjadi penjual," kata pria itu. Wajah gadis Indian itu terlihat sangat sedih. "Pak, saya tidak seperti itu! Apa gunanya saya memperoleh dunia ini jika saya harus kehilangan nyawa saya? Itulah prinsip yang saya pegang, seperti yang diajarkan oleh seorang misionaris. Saya tidak akan pernah berbohong tentang harga keranjang- keranjang saya ini, walaupun saya harus mati kelaparan," jawab gadis Indian itu tegas. Mendengar penjelasan gadis Indian tersebut, maka pria itu merasa malu dan segera pergi. Kemudian salah seorang dari turis-turis itu berkomentar, "Khotbah yang disampaikan gadis Indian kecil ini sangat singkat, tetapi kita tidak akan melupakannya begitu saja." Apakah kita juga terkesan dengan khotbah singkat gadis Indian itu? Atau kita akan mengabaikannya seiring dengan berjalannya waktu? Sangat benar apa yang dikatakan si gadis Indian itu, bahwa apa gunanya kita memiliki harta yang banyak, sederetan gelar kesarjanaan. perusahaan yang banyak, kalau jiwa kita terhilang? Dunia memang selalu menghalalkan segala cara dan mengabaikan hal-hal yang prinsip untuk memperoleh materi, mencapai kedudukan tinggi dan dihormati orang, tetapi tidak demikian dengan pengikut Yesus. Kejujuran dan sikap hidup yang benar adalah sikap yang Tuhan harapkan dari kita. Rasul Petrus berkata, “Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.” (1 Petrus 2:12). Oleh karena itu, marilah kita bertindak sesuai dengan kebenaran firman-Nya, karena dengan cara ini kita akan membungkam kepicikan orang-orang dunia yang bebal. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kejujuran dalam menjalankan setiap tugas dan kepercayaan yang Kau berikan padaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 4 Mei 2024 - Kejujuran dan Integritas

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 4, 2024 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 4 Mei 2024 Bacaan: "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi." (Amsal 28:13) Renungan: Suatu ketika ada seorang wanita datang ke penjual daging ayam. Wanita itu berencana akan menghidangkan ayam bakar kepada tamu-tamunya di arisan keluarga. la meminta ayam yang paling besar kepada si penjual daging, dan si penjual memberikan ayam terakhir yang dimilikinya. "Yang ini beratnya empat pon Bu," katanya sambil tersenyum. Setelah melihat dan memperhitungkan banyaknya tamu yang akan datang. wanita itu berkata, "Saya rasa ini tidak cukup. Pak, apakah ada ayam yang lebih besar?" Si penjual mengambil ayam tersebut dan mengembalikannya ke tempatnya, kemudian ia berpura-pura mencari ayam yang lebih besar. Beberapa menit kemudian ia mengeluarkan ayam yang sama dan menimbangnya. Saat menimbang ia menekan timbangan itu dan berkata, "Ah... yang ini beratnya enam pon Bu." Melihat besar ayam yang tak berbeda, wanita itu mengernyitkan dahinya dan kembali memperhitungkan banyaknya tamu yang akan dijamunya. "Saya benar-benar kurang yakin kalau satu ekor ayam akan cukup untuk semua tamu saya. Begini saja, saya mau membeli dua ekor ayam, yang ini dan yang tadi," kata wanita itu. Ketidakjujuran membuat si tukang daging terjebak di dalam situasi sulit yang ia ciptakan sendiri. Jika kita ingin menjalani kehidupan terbaik, mulailah membangun integritas setiap hari, dimulai dengan komitmen untuk hidup jujur. Seorang yang berintegritas akan berusaha lebih keras untuk melakukan segala sesuatu dengan jujur dan benar. Integritas membuat kita hadir di tempat kerja sebelum waktunya, atau paling lambat tepat waktu. Kalau jam masuk kerja jam delapan, maka hadirlah paling lambat jam delapan tepat. Banyak orang yang muncul di tempat kerja lima belas menit setelah jam masuk, kemudian tidak langsung bekerja tetapi terlebih dulu mondar-mandir, membaca koran, sarapan, dan mulai bekerja satu jam kemudian. Ada juga yang gemar menghabiskan jam kerjanya dengan berbicara di telepon, bermain game atau chatting. Jangan berharap atasan ataupun Tuhan akan mempromosikan kita ke level yang lebih tinggi kalau sikap seperti ini masih melekat pada kita. Ketahuilah bahwa Tuhan memberkati orang yang berintegritas, bukan yang curang. "Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya. Jalan orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya." (Ams 15:8-9). Milikilah kepribadian yang unggul karena Tuhan memanggil kita menjadi orang yang lebih baik, unggul dan berintegritas! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kerinduanku adalah terus bertumbuh menjadi pribadi penuh berkat, seperti yang Engkau inginkan. Bantulah aku mewujudkannya. Amin. (Dod).

AMAZING GRACE PROGRAM
ANDA BERHAK ATAS 3 RUMAH, MILIKILAH !

AMAZING GRACE PROGRAM

Play Episode Listen Later Feb 13, 2024 30:30


AMAZING GRACE - PS. TIMOTHY ROY KARTIKO - GEREJA KRISTUS PENEBUS

anda rumah atas milikilah amazing grace ps
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 13 Januari 2024 - PanggilanNya lewat Pekerjaanmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 12, 2024 4:56


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Januari 2024 Bacaan: "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23) Renungan: Seberapa besar pekerjaan yang kita lakukan berpengaruh terhadap diri kita? Jika kita melihat dari sisi negatif, ada banyak yang bisa kita keluhkan dari pekerjaan kita. Terlalu berat, lelah, penuh tekanan, sulit, dan berbagai hal lainnya yang dapat membuat kita tidak bisa memandang pekerjaan kita sebagai suatu hal yang baik. Katakanlah rata-rata manusia menghabiskan 100.000 jam di tempat kerja selama hidup mereka. Artinya, kurang lebih mereka bekerja selama 40 tahun. Jadi lebih dari sepertiga masa hidup kita dihabiskan untuk bekerja. Pertanyaannya, selama masa bekerja yang lama itu, apakah kita merasa nyaman dengan pekerjaan kita? Apakah kita merupakan seseorang yang sangat menikmati pekerjaan dan selalu mengerjakan semua tugas dengan sukacita, atau apakah kita menganggap pekerjaan sebagai beban yang sangat membosankan dan melelahkan? Jikalau kita bisa memilih untuk menghadapi masalah dengan kepala dingin dan hati yang tenang, mengapa harus selalu menghadapinya dengan kepala panas dan hati yang penuh kekecewaan? Kol 3:23 mengingatkan kita untuk selalu mengerjakan segala hal seperti untuk Tuhan. Karena itu, bekerjalah semaksimal mungkin seperti kita sedang melayani Tuhan. Milikilah pola pikir bahwa Tuhanlah yang sudah menempatkan kita di tempat kita bekerja saat ini. Ketika kita melihat pekerjaan kita sebagai tempat di mana Tuhan memanggil kita, kita dapat memanfaatkan dengan baik setiap kesempatan yang kita miliki. Carilah kesempatan untuk melayani orang-orang di sekitar kita. Membantu mereka, menjadi pendengar yang baik bagi rekan kerja yang sedang mengalami masalah, dan bahkan berdoa bagi mereka. Mari, jadikanlah pekerjaan kita sebagai kesempatan untuk membentuk, memoles, dan mengasah kita untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bantulah aku untuk selalu bersyukur atas pekerjaan yang kumiliki. Aku mau melakukan segalanya seperti untuk-Mu, dan jadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).

MDC Surabaya
Andreas Rahardjo - Letters to the Seven Church. Part 7. Jemaat di Laodikia: Jadilah Kaya di Hadapan Allah

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Aug 4, 2023 53:39


Dari surat-Nya pada jemaat di Laodikia di dalam Wahyu 3:14-22, kita dapat belajar: Pertama. Firman Allah itu pasti benar dan pasti akan digenapi di dalam hidup kita. Kedua. Jangan sampai hidup kita dibutakan kekayaan materi, tetapi berapa banyak yang sudah kita kerjakan untuk hal-hal yang bernilai kekekalan? Ketiga. Jadilah kaya di hadapan Allah, standar hidup kita adalah Kristus. Keempat. Milikilah kerendahan hati agar dapat dipakai dan dipromosikan Tuhan lebih lagi, bagi kemuliaan nama-Nya. Tuhan telah membangun institusi gereja-Nya bukan hanya untuk sekadar gagah-gagahan dan bergelimang dalam suasana yang sarat dengan “pesta rohani”, tetapi agar setiap kita dapat menjadi garam dunia dan terang-Nya. Gereja adalah harapan bagi dunia yang terhilang. -Pdt. Andreas Rahardjo

AMAZING GRACE PROGRAM
ANDA BERHAK ATAS 3 RUMAH MILIKILAH

AMAZING GRACE PROGRAM

Play Episode Listen Later Jul 31, 2023 30:34


AMAZING GRACE - PS. TIMOTHY ROY KARTIKO - GEREJA KRISTUS PENEBUS

anda rumah atas milikilah amazing grace ps
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 23 Maret 2023 - Integritas dan Kejujuran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 22, 2023 6:30


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 Maret 2023 Bacaan: "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26) Renungan: Seorang gadis Indian hampir setiap hari menjual keranjang buatannya di daerah pariwisata. Suatu hari di siang yang terik, banyak turis mancanegara yang tertarik dengan keranjang uniknya, sehingga mereka berdiri mengelilinginya. Gadis itu menjual keranjang-keranjangnya dengan harga seperti biasanya. Ketika para turis sibuk memilih keranjang yang akan mereka beli. tiba-tiba seorang pria berkata, "Kalian akan membeli barang yang harganya dua kali lipat di tempat ini daripada di tempat lain. Para pedagang di sini merampok" para turis dengan harga yang dua kali lebih mahal." Gadis Indian itu segera menyanggah perkataan pria tersebut. "Tidak, itu tidak benar. Ibu dan saya membuat keranjang-keranjang ini dengan tangan kami sendiri, dan untuk menyelesaikan satu keranjang kami membutuhkan banyak waktu. Itulah sebabnya mengapa harganya sedikit mahal." "Oh, tentu saja semua penjual di sini punya alasan dan berkata bahwa mereka tidak menipu para pembeli, tetapi mereka melakukannya. Saya pun mungkin akan melakukan hal yang sama jika menjadi penjual," kata pria itu. Wajah gadis Indian itu terlihat sangat sedih. "Pak, saya tidak seperti itu! Apa gunanya saya memperoleh dunia ini jika saya harus kehilangan nyawa saya? Itulah prinsip yang saya pegang, seperti yang diajarkan oleh pembimbing rohani saya. Saya tidak akan pernah berbohong tentang harga keranjang- keranjang saya ini, walaupun saya harus mati kelaparan," jawab gadis Indian itu tegas. Mendengar penjelasan gadis Indian tersebut, maka pria itu merasa malu dan segera berlalu. Kemudian salah seorang dari turis-turis itu berkomentar. "Khotbah yang disampaikan gadis Indian kecil ini sangat singkat, tetapi kita tidak akan melupakannya begitu saja." Apakah kita juga terkesan dengan khotbah singkat gadis Indian itu? Atau kita akan mengabaikannya seiring dengan berjalannya waktu? Sangat benar apa yang dikatakan si gadis Indian itu, bahwa apa gunanya kita memiliki harta yang banyak, sederetan gelar kesarjanaan, perusahaan yang banyak, kalau jiwa kita terhilang? Dunia memang selalu menghalalkan segala cara dan mengabaikan hal-hal yang prinsip untuk memperoleh materi, mencapai kedudukan tinggi dan dihormati orang, tetapi tidak demikian dengan pengikut Kristus. Kejujuran dan sikap hidup yang benar merupakan sikap yang Tuhan harapkan dari kita. Rasul Petrus berkata, "Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari la melawat mereka." (1 Petrus 2:12). Oleh karena itu marilah kita berlaku sesuai dengan kebenaran-kebenaran firman-Nya, karena dengan demikian kita akan membungkam kepicikan orang-orang dunia. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kejujuran, sehingga apa yang kupikirkan, kukatakan dan kurasakan sesuai dengan kebenaran firman-Mu. Amin. (Dod).

MDC Surabaya
Andreas Rahardjo - Simplify Your Life

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Mar 21, 2023 32:18


Bagaimana cara Simplify Your Life? Pertama. Senangkan hati Tuhan, jangan berusaha menyenangkan hati semua orang. Kedua. Milikilah sahabat yang baik. Ketiga. Meminta Tuhan mengubah orang lain, dan mengubah diri kita juga. Keempat. Jangan menilai diri lebih. Kelima. Bersyukurlah. Ketika kita mau belajar menyederhanakan hidup, maka menghadapi berbagai musim kehidupan apa pun, kita akan tetap bertahan dan selalu dimampukan-Nya untuk dapat menjadi seorang pemenang. Marilah kita hidup tidak menonjolkan dan tidak mencari kemuliaan bagi diri sendiri. Milikilah hidup yang memuliakan nama Kristus. “Simplify Your Life” —Pdt. Andreas Rahardjo #MDCSurabayaSundayService

MDC Surabaya
Arthur Siagian - Tiga Sikap Positif (Bagian Kedua)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Feb 24, 2023 29:16


Dari kitab Filipi pasal 2, kita dapat belajar ada Tiga Sikap Positif, bagian kedua: Pertama. Memiliki sikap hati yang selalu mau untuk mengusahakan dan membangun Hidup dalam Kesatuan. Kedua. Memiliki sikap hati yang Rela Berkorban untuk mau berjalan dalam ketaatan. Ketiga. Memiliki sikap hati yang Bersedia Berdisiplin dalam mewujudkan apa yang telah Tuhan kerjakan, serta bertanggung jawab mengerjakan keselamatan akan apa yang Tuhan sudah percayakan dalam hidup kita. Milikilah kehidupan rohani yang mau untuk terus bertumbuh, menjadi dewasa dalam rohani dan juga karakter, sehingga sekitar dapat melihat Kristus hidup dalam kita, berada di tengah-tengah kita, dan memuliakan Bapa di Sorga. “Tiga Sikap Positif, Bagian Kedua” —Pdt. Arthur Siagian #BersikapPositif #MDCSurabayaSundayService

MDC Surabaya
Budi Setiawan - Kemenangan Orang Percaya

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Feb 8, 2023 31:24


Dari Kitab Filipi 1 kita belajar: Pertama. Bila Tuhan yang memulai, maka Tuhan juga yang akan menyempurnakan. Kedua. Milikilah hidup yang terus berpadanan dengan Injil Kristus. Dan Ketiga. Hidup adalah melakukan kehendak Kristus, yang bernilai kekal. Bersikap Positif adalah sebuah ketetapan hati, dan tidak bergantung pada situasi dan juga kondisi. Banyak anak Tuhan tidak menerima dan mengalami berkat-Nya, karena sikapnya yang negatif. You cannot have a positive life with negative attitude. Kita tidak bisa memiliki kehidupan yang positif (baik), dengan menjalani sikap negatif (buruk). “Kemenangan Orang Percaya” —Pdt. Budi Setiawan #BersikapPositif #MDCSurabayaSundayService

Radio Muhajir Project
MILIKILAH AMALAN RAHASIA (2 menitan)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Apr 27, 2022 2:02


Bismillah, MILIKILAH AMALAN RAHASIA (2 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- (https://bit.ly/2KR8Jko​) Video pendek diambil dari Kajian Serial Puasa Bersama Para Ulama : "12. AHLI PUASA DAN AMALAN RAHASIA" (https://youtu.be/gK0pbTf5ctQ​)

soundcloud telegram rahasia bismillah milikilah ustadz muhammad nuzul dzikri
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 6 Maret 2022 - Kata-kata yang menjadi Berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 5, 2022 5:12


"Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." (Efesus 4:29) Renungan: Di kepulauan Solomon ada sebuah tradisi unik yang dilakukan para penduduk desa ketika menebang pohon. Penduduk desa tidak pernah menggunakan alat-alat khusus untuk menumbangkan pohon yang besar. Namun mereka akan bersama-sama mengelilingi pohon tersebut dan mencaci-maki pohon itu selama 30 hari berturut-turut. Setelah 30 hari, pohon itu akan tumbang dengan sendirinya. Mereka percaya bahwa pohon yang dicaci maki akan merasa sedih, merana, sakit hati dan akhirnya mati dengan sendirinya. Sebenarnya kehidupan manusia juga tidak jauh berbeda dengan pohon tersebut. Jika seseorang sering dicaci maki atau mendengar perkataan-perkataan yang kasar dari orang lain, dia akan merasa tertekan dan mungkin bisa bernasib sama seperti pohon tersebut. Perkataan kasar dapat membunuh karakter positif dari seseorang. Dia akan kehilangan semangat dan bisa jadi orang tersebut akan melakukan pembalasan sebagai suatu aksi protes atas penderitaan yang dialaminya. Perkataan kasar selalu menimbulkan luka hati yang tidak mudah disembuhkan bahkan bisa membunuh sesama secara perlahan-lahan. Banyak perceraian, konflik dan berbagai tindak kejahatan yang berawal dari perkataan kasar yang terlontar. Oleh karena itu, kendalikanlah diri kita. Janganlah kita menjadi orang yang lekas marah apalagi membiasakan diri untuk mengeluarkan kata-kata yang kasar dan tidak pantas diucapkan. Jangan sampai kita melakukan hal yang sama hanya karena kita tidak dapat menahan emosi. Kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi justru hanya akan memperpanjang masalah karena membuat orang lain tersakiti atas sikap kita. Sebaliknya, belajarlah untuk bersabar dan bersikap lembut terhadap orang-orang di sekitar kita, baik dalam keluarga maupun di tempat kita bekerja. Milikilah hati yang besar untuk bisa menerima kekurangan orang lain. Tegorlah orang yang bersalah dengan bahasa kasih. Berikan kritik membangun, bimbing dan terus dorong mereka agar mereka mau memperbaiki diri. Ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik, perkataan-perkataan berkat, perkataan-perkataan iman yang bisa membangun dan menumbuhkan karakter positif bagi mereka, sehingga kelak mereka semakin bertumbuh menjadi pribadi-pribadi kuat dan menghasilkan buah melimpah dalam hidup mereka. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kuduskanlah perkataan yang keluar dari mulutku, sehingga hanya perkataan yang mendatangkan berkat dan peneguhan yang akan kuperkatakan. Amin. (Dod).

Berbagi Cerita iman / Sharing iman
Siapa yang Mau Bernasib Baik ?

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Dec 2, 2021 4:56


Maulah Bernasib Baik. Caranya adalah Hidup Core. Disiplin melakukannya. Milikilah kebiasaan Bertindak. Yes.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 1 Desember 2021 – Mat. 15:29-37 : Milikilah Harapan yang Membahagiakan

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 30, 2021 16:20


Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDBTangerang Mat. 15:29-37;

desember harapan milikilah fresh juice
PodPat (Podcast PATRIA)
Berani Jujur, Hebat!: Ngobrol dengan seorang Buddhis yang pernah bertugas di KPK

PodPat (Podcast PATRIA)

Play Episode Listen Later Nov 7, 2021 93:14


Sesuai judulnya, di episode Podcast PATRIA (PodPat) kali ini menghadirkan tamu seorang Buddhis yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak hanya Buddhis, ia kebetulan seorang Tionghoa. Sehingga, tak habis rasa penasaran kami, ingin tahu bagaimana proses pendaftaran, pendidikan menjadi seorang penyelidik, pengalaman selama bertugas di KPK, bagaimana agar kita bisa menghindari sikap-sikap koruptif dalam kehidupan sehari-hari, serta sedikit perspektif Dhamma tentang idealisme dan integritas. Satu pesan penting dari episode kali ini: Milikilah integritas, dan jaga integritas kita dimulai dari hal yang paling kecil. Episode ini relatif cukup panjang, tetapi mudah-mudahan cukup menarik untuk disimak hingga tuntas. Apabila ada masukan, saran, kritik, pertanyaan, atau input lainnya, jangan sungkan untuk menghubungi PATRIA di: Instagram @patria.or.id atau Pesan suara di anchor.fm/podpat Referensi lebih lanjut tentang narasumber: Cerita Cin(t)a di KPK (Kumparan), dan The Endgame (YouTube) --- Send in a voice message: https://anchor.fm/podpat/message

Jason Ishwara
Pikiran Terbuka

Jason Ishwara

Play Episode Listen Later Sep 15, 2021 5:55


Milikilah pemikiran yang terbuka.

pikiran milikilah
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Jumat, 13 Agustus 2021 - Pantang Menyerah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 12, 2021 5:16


"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita." (Roma 8:37) Renungan: Ada seorang bernama Jerry Siegel yang memunyai ide menciptakan tokoh manusia yang memiliki kemampuan fisik luar biasa. Bersama temannya, Joe Shuster yang pandai menggambar karakter kartun, terciptalah tokoh manusia super itu. Namun, kenyataan pahit harus mereka alami. Selama bertahun-tahun ditawarkan ke berbagai penerbit, komik ciptaan mereka tidak kunjung laku. Puncak kehancuran mental mereka terjadi saat seorang editor perusahaan komik langsung tertawa ketika melihat gambar komik mereka. Karena frustasi dan putus asa, akhirnya mereka menjual komik dengan segala hak ciptanya kepada perusahaan komik tersebut hanya senilai US$ 130. Itulah kesalahan terbesar Siegel dan Shuster yang terlalu mendengarkan sebuah kritikan dan mudah menyerah. Sebab, beberapa tahun kemudian, karakter komik mereka meledak dan menjadi pujaan. Itu adalah komik Superman. Komik Superman begitu laris hingga difilmkan dan sampai saat ini menjadi idola anak-anak di seluruh dunia. Perusahaan komik itu mendapatkan keuntungan yang sangat besar, sementara penciptanya hanya mendapatkan US$ 130, dikarenakan percaya akan perkataan negatif dari editor perusahaan komik dan mudah sekali putus asa. Salah satu hal yang menyebabkan kejatuhan manusia adalah terlalu mudah putus asa dan terlalu gampang untuk percaya akan perkataan negatif orang lain terhadap dirinya. Apa yang harus kita lakukan ketika orang lain mengkritik dan mencemooh kita? Mari, kita gunakan hal itu hanya sebagai alat introspeksi diri, kalau kritikan itu benar adanya, mari mengubah diri kita menjadi lebih baik, namun jangan biarkan kritik itu membuat kita menjadi putus asa dan menyerah. Milikilah semangat dan keyakinan diri yang didasarkan pada janji Tuhan, bahwa setiap kita adalah lebih dari pemenang. Seorang pemenang bukannya orang yang tidak pernah kalah ataupun gagal, namun seorang pemenang adalah orang yang tidak mudah menyerah dan tidak mudah putus asa. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, lepaskanlah keputusasaan yang saat ini mengikatku karena situasi pendemi yang menggagalkan semua rencana yang sudah aku siapkan dengan baik. Berilah aku semangat dan keyakinan yang penuh bahwa bersama dengan Engkau ada kesuksesan yang siap aku raih. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Jumat, 2 Juli 2021 - Jangan Menyerah, raih berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 1, 2021 4:48


"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?" (Amsal 18:14) Renungan: Suatu ketika, Michelle Sorro, seorang kandidat di acara The Apprenctice Los Angeles, menyatakan diri untuk menyerah daripada harus mengatasi masalah yang harus dihadapi. Hal ini dikarenakan Michelle mengalami masa-masa sulit ketika menjadi manajer proyek. Rekan sekerjanya tidak menyukainya dan mempersulitnya. Para panitia penyelenggara sangat terkejut ketika dia menyatakan bahwa dia menyerah dan bukannya berjuang untuk meraih posisi yang tinggi. Dia justru membuang kesempatan di mana lebih dari 50.000 orang berusaha memperebutkannya. Dia terpilih tapi menyia-nyiakan kesempatan emas itu untuk menjadi yang terbaik. Michelle mengemukakan berbagai alasan kenapa dia menyerah. Salah satunya, dia tidak pernah membayangkan hidup di tenda dan kehujanan. Pengalaman seperti itu bukanlah sesuatu yang dia inginkan. Mendengar pernyataannya, Donald Trump memberi nasihat, "Itulah kehidupan. Setiap hari orang lain menghadapi hal yang lebih buruk dalam kehidupan. Kehidupan tidak selalu seperti yang anda inginkan." Kehidupan memang tidak selalu berjalan seperti yang kita inginkan. Karena itulah, kita harus berusaha dan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan sesuatu yang baik. Memang seringkali kita mengalami hal-hal yang menyakitkan, mengecewakan dan membuat putus asa. Namun demikian hal itu tidak boleh menghambat kita untuk terus maju dan melangkah. Semua orang sukses bukanlah orang yang bebas dari tekanan. Sebaliknya mereka justru mengalami tekanan yang lebih besar dari orang pada umumnya. Akan tetapi yang membuat mereka berbeda adalah sikap mereka yang tidak mau menyerah. Mereka tekun, sabar dan mau melakukan lebih banyak dari orang lain. Jangan mudah menyerah. Milikilah tekad dan kegigihan serta berjuanglah dengan hikmat Tuhan dan terus mengandalkan kekuatan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku dapat melaksanakan setiap tugas yang Kau percayakan padaku, sehingga apapun yang kulakukan dapat menjadi berkat bagi diriku dan memberkati sesamaku. Amin. (Dod).

SariShareStories
Pemuda dan Secangkir Teh

SariShareStories

Play Episode Listen Later May 26, 2021 3:32


Milikilah sikap hati yang benar. Untuk belajar tidak hanya diperlukan kemampuan atau bakat, tetapi juga sikap terbuka, merasa butuh, dan bersedia belajar. Tanpa sikap yang benar, kemampuan atau bakat belajar tidak banyak berperan.

GKI Coyudan
HADIAH PANJANG UMUR - Renungan Pagi - 12 Mei 2021

GKI Coyudan

Play Episode Listen Later May 12, 2021 7:56


Bacaan: Ulangan 11:18-21 Didikan dan nasehat orang tua kepada anak-anaknya merupakan hal yang sangat penting dalam menumbuhkembangkan kepribadian anak sejak dini. psikolog dan dokter spesialis anak menganjurkan orang tua melakukan pembimbingan dan pendampingan bagi anak-anaknya sejak usia balita sampai 10 tahun. Pada masa-masa pertumbuhan seperti itu, seorang anak kecil masih sangat mendengarkan nasehat orang tuanya. Sekurang-kurangnya karakter maupun kepribadian anak dapat mencapai arah yang baik, yang serupa dengan orang tuanya. Firman Allah menjadi nasehat yang dapat membangun karakter dan kepribadian anak sekaligus petunjuk bagi siapapun yang ingin mencapai tujuan hidup berbahagia. Penulis ulangan mencatatkan ucapan Ilahi bahwa "Tetapi kamu harus menaruh perkataan ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu (Ayat 18). Musa mengingatkan Israel agar mereka bukan hanya mendengar, tetapi juga memberlakukan kehendak Tuhan yang terkandung di dalam firman yang diberitakan. Firman itu kuasa yang menghidupkan siapapun yang ingin menikmati kebahagiaan hidup, ia harus memperhatikan dan melakukan firman Tuhan. Milikilah tiga prinsip untuk mengajarkan dan meneladankan Firman Tuhan kepada anak-anak kita: Pertama, Biarkan hati kita di penuhi dengan firman Tuhan. Tidak akan ada praktek yang baik dalam hidup, kecuali ada pikiran yang baik, kasih sayang yang baik, dan prinsip-prinsip hidup yang baik yang lahir dari Firman Tuhan. Kedua, Biarkan mata kita tertuju pada firman Tuhan, dan terus-menerus memperhatikannya sebagai panduan jalan kita. Pandangan yang terarah kepada Firman Tuhan, akan membuat jalan kita tetap lurus dan tak berliku-liku. Ketiga, biarkan lidah kita dikerahkan dan dipekerjakan oleh firman Tuhan. Perkatakan hal yang lebih banyak menyebabkan kemakmuran, dan mengimbangi kehidupan rohani kita untuk mendatangkan kebaikan yang memberi damai sejahtera. Orang seperti itu pasti merasakan kekuatan batiniah yakni sukacita dan penghiburan dari Allah sekalipun kehidupannya sedang dilanda kesusahan Karena melakukan kehendak Allah. "Supaya panjang umur dan umur anak-anakmu di tanah yang dijanjikan tuhan dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka selama ada langit di atas bumi (Ayat 21). Tuhan Yesus memberkati kita semua amin. Pokok Doa: 1. Untuk ibadah kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga di tengah perayaan Idul Fitri. 2. Untuk jemaat yang berulang tahun, dan yang sakit. 3. Untuk Pemerintah dalam penanganan Covid 19. Johanis Melsasail

Ceramah Fahrudin Faiz
142-Milikilah Harapan Dan Impian Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz, S Ag, M Ag

Ceramah Fahrudin Faiz

Play Episode Listen Later Apr 11, 2021 13:43


142-Milikilah Harapan Dan Impian Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz, S Ag, M Ag

dalam harapan faiz impian milikilah ngaji filsafat fahrudin faiz ngaji filsafat dr
Ceramah Fahrudin Faiz
104-Milikilah Tiga Pondasi Ini Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz

Ceramah Fahrudin Faiz

Play Episode Listen Later Apr 11, 2021 8:23


104-Milikilah Tiga Pondasi Ini Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz

dalam tiga faiz milikilah ngaji filsafat fahrudin faiz ngaji filsafat dr
Ceramah Fahrudin Faiz
29-Milikilah Tiga Kunci Ini Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz

Ceramah Fahrudin Faiz

Play Episode Listen Later Apr 8, 2021 11:12


Milikilah Tiga Kunci Ini Dalam Hidupmu Ngaji Filsafat Dr. Fahrudin Faiz

dalam tiga faiz milikilah ngaji filsafat fahrudin faiz ngaji filsafat dr
GKI Kota Modern
Hidup Berkenan

GKI Kota Modern

Play Episode Listen Later Mar 29, 2021 4:22


Kisah Para Rasul 10:24 Hidup berkenan di hadirat Allah merupakan respon atas pengenalan akan Tuhan. Kenal Tuhan lewat apa? Alkitab. Milikilah kerinduan akan hal tersebut. Tuhan yang menganugerahkannya kepada kita, Ia yang mewahyukannya kepada kita agar kita dimampukan untuk melangkah berdasarkan komandoNya di hidup kita.

Labirin Hidup
Bertarung Melawan Kesulitan Kehidupan: 4 Strategi Resilience

Labirin Hidup

Play Episode Listen Later Mar 19, 2021 17:20


Bola akan memantul jika dipukulkan pada permukaan yang keras. Semakin keras permukaan, semakin tinggi pantulan bola. Tetapi Jika dipukulkan pada permukaan lunak, bola tidak akan terpantul. Sekarang ambil sebuah bola lalu jatuhkan pada permukaan keras, tetapi tidak memantul, mengapa? Bisa jadi permukaan bola dibuat dari plastik tipis, atau bolanya kurang angin. Intinya aset bolanya tidak mencukupi untuk memantul. Manusia bisa diibaratkan seperti bola tadi. Permukaan keras bisa adalah masalah, stress, tekanan hidup, kemalangan, trauma yang kita hadapi. Tetapi kita hanya bisa memantul dan melenting jika kita punya aset diri yang mencukupi, tanpa aset diri yang baik, kita hanya akan menjadi bola kempes di pojok jalan. Bola yang baik justru akan memantul lebih tinggi ketika jatuh pada permukaan sangat keras. Milikilah strategi bagaimana menjadi lebih resilient, lebih tahan banting. Credit: American Psychological Association (APA) Pixabay Cornell Health

Podcast KisahKamu
Eps.14 - Nasihat Emas Ini Sangat Menyentuh! (Arabic Version)

Podcast KisahKamu

Play Episode Listen Later Mar 15, 2021 5:23


Catatan: Subtitle Terjemahan ada di Instagram @fadilatsyah atau YouTube: Farhan Fadilat Syah Nasihat Emas Ini Sangat Menyentuh! Coba dengarkan sampai habis, hanya 5 menit! Beberapa pesan penting dan pelajaran yang ada di dalam podcast ini: ✅ Jangan jadikan tujuan hidup kita fokus untuk mengejar pujian dan sanjungan dari manusia. Fokuslah hanya mengejar cinta dari Rabb seluruh manusia. ✅ Milikilah amalan-amalan yang tersembunyi; amalan yang hanya kita dan Allah saja yang tau. Karena boleh jadi amalan itulah yang akan menjadi penyelamat kita di akhirat kelak. ✅ Perbaikilah hubungan kita dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki dan memudahkan segala urusan kita. ✅ Jadikanlah kehidupan akhirat sebagai visi dan misi kita, niscaya Allah akan menjamin segala urusan di dunia dan akhirat kita. Semoga nasihat singkat ini bisa bermanfaat dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Jika bermanfaat bisa share podcast ini ya agar lebih banyak lagi kebaikan yang tersebar..⁣⁣⁣.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ Selamat Mendengarkan!⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⠀ Semoga Bermanfaat!⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⠀ ___ Instagram : @fadilatsyah (https://www.instagram.com/fadilatsyah/) ___ Credit:

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Rabu, 3 Maret 2021 - Perkataan yang mendatangkan Berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 2, 2021 4:52


"Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." (Efesus 4:29) Renungan: Di kepulauan Salomon ada sebuah tradisi unik yang dilakukan para penduduk desa ketika menebang pohon. Penduduk desa tidak pernah menggunakan alat-alat khusus untuk menumbangkan pohon yang besar. Namun mereka akan bersama-sama mengelilingi pohon tersebut dan mencaci maki pohon itu selama 30 hari berturut-turut. Setelah 30 hari pohon itu akan tumbang dengan sendirinya. Mereka percaya bahwa pohon yang dicaci maki akan merasa sedih, merana, sakit hati dan akhirnya mati dengan sendirinya. Sebenarnya kehidupan manusia juga tidak jauh berbeda dengan pohon tersebut. Jika seseorang sering dicaci maki atau mendengar perkataan-perkataan yang kasar dari orang lain, dia akan merasa tertekan dan mungkin bisa bernasib sama seperti pohon tersebut. Perkataan kasar dapat membunuh karakter positif seseorang. Dia akan kehilangan semangat dan bisa jadi orang tersebut akan melakukan pembalasan sebagai suatu aksi protes atas penderitaan yang dialaminya. Yang jelas, perkataan kasar selalu menimbulkan luka hati yan tidak mudah disembuhkan bahkan bisa membunuh sesama secara perlahan-lahan. Banyak perceraian, konflik dan berbagai tindak kejahatan yang berawal dari perkataan kasar yang terlontar. Oleh karena itu kendalikanlah diri kita. Janganlah kita menjadi orang yang lekas marah apalagi membiasakan diri untuk mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak pantas diucapkan. Kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi justru hanya akan memperpanjang masalah, karena orang lain tersakiti atas sikap dan perkataan kasar kita. Sebaliknya belajarlah untuk bersabar terhadap orang-orang di sekitar kita, baik dalam keluarga maupun di tempat kita bekerja. Milikilah hati yang besar untuk bisa menerima kekurangan orang lain. Ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik, perkataan-perkataan berkat, perkataan-perkataan iman yang bisa membangun dan menumbuhkan karakter positif bagi mereka, sehingga kelak mereka semakin bertumbuh menjadi pribadi-pribadi kuat dan menghasilkan buah kebaikan yang melimpah dalam hidup mereka. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, urapilah perkataanku sehingga perkataanku senantiasa mendatangkan berkat bagi siapapun yang mendengarnya. Amin. (Dod).

HTB Podcast
Khotbah 24: Hidup Bagi Kemuliaan-Nya

HTB Podcast

Play Episode Listen Later Feb 26, 2021 25:27


Manusia diciptakan untuk menyatakan kemuliaan Sang Pencipta. Bagaimana kita bisa mempermuliakan Dia? Milikilah formasi kehidupan yang utuh, yaitu: Selalu menyadari bahwa segala sesuatu yang baik yang kita miliki merupakan anugerah-Nya; Kerjakan segala sesuatu dengan berserah dan mentaati-Nya; Arahkan segala sesuatu dalam hidupmu kepada dan untuk Dia. Nas Khotbah: Roma 11:36

PPL Podcast
Pastor Message (3 Februari 2021) - Ps. Benny Donald - MILIKILAH HARAPAN

PPL Podcast

Play Episode Listen Later Feb 2, 2021 11:59


#PastorMessage #GBIPPL Pastor Message 3 Februari 2021 Ps. Benny Donald "MILIKILAH HARAPAN KARENA JANJI DAN FIRMAN ALLAH DAN BERTEKUNLAH SAMPAI JANJI ITU DIGENAPI" PEMBERITAHUAN IBADAH ONSITE GBI PPL Mengikuti himbauan pemerintah mengenai status penyebaran Covid-19 di Kota Bandung dan Cirebon, oleh sebab itu ibadah onsite seluruh cabang GBI PPL per 20 Desember 2020 ditiadakan sampai waktu yang belum ditentukan. Semua kegiatan ibadah dialihkan melalui Ibadah Online setiap hari Minggu pada channel YouTube GBI PPL. Demikian informasi yang dapat diberikan. Salam sehat. Tuhan Yesus Memberkati -GBI PPL- Terimakasih Saudara sekalian atas Support, Like, Comment dan SUBSCRIBE di Channel ini, sehingga membuat kami lebih bersemangat untuk membuat Video-Video Selanjutnya. ------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Subscribe : Klik Disini https://m.youtube.com/c/GBIPPLFollow Instagram : https://www.instagram.com/gbi.pplFollow Facebook : https://www.facebook.com/gbippla.c BCA : 282 929 2828 a/n GEREJA BETHEL INDONESIA email : gbippl@gmail.com ------------------------------------------------------------------------------------- GBI PPL Production - 2020

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Sabtu, 30 Januari 2021 - Menjadi Pengikut yang Baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 29, 2021 4:24


"Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan." (Yohanes 13:13) Renungan: Seperti apa kita memposisikan diri kita, seperti itu juga kita akan memperlakukan orang lain. Jika kita memposisikan diri sebagai polisi, maka kita akan melihat orang lain sebagai sosok yang perlu diawasi. Jika kita memposisikan diri sebagai tuan, maka kita akan memperlakukan orang lain sebagai pesuruh. Jika kita memposisikan diri sebagai dalang, maka kita akan memainkan orang lain seperti dalang dengan wayangnya. Seperti apa Yesus memposisikan dirinya? Sekalipun Yesus sedemikian terkenal dan memiliki pengikut yang banyak, Yesus tidak pernah memposisikan diri-Nya sebagai selebritis. Karena Yesus tidak pernah memposisikan diri-Nya sebagai selebritis, maka Dia tidak pernah melihat pengikut-Nya sebagai fans. Yesus justru memposisikan diri-Nya sebagai Guru, karena itu Dia melihat pengikut-Nya sebagai murid. Untuk menjadi pengikut Yesus yang dewasa rohani, maka kita harus memposisikan diri sebagai murid Yesus. Celakanya konsep menjadi murid di zaman sekarang tidak populer. Mungkin karena sudah capek jadi murid saat belajar di sekolah, atau betapa beratnya menjadi mahasiswa yang tidak segera lulus karena terganjal skripsi dan tugas lainnya. Karena itu, daripada menjadi murid, banyak pengikut Yesus malah memposisikan dirinya sebagai fans saja. Apakah ciri-ciri fans? Menuntut dihibur bukan melayani. Selalu bertanya apa yang saya dapatkan, bukan apa yang bisa saya berikan. Tidak dewasa dan gampang pindah ke lain hati begitu bertemu idola baru. Yesus tidak pernah memposisikan diri-Nya sebagai selebritis, karena itu jangan pernah memposisikan diri kita sebagai fans saja. Jadilah murid Kristus yang mau diajar agar kita semakin serupa dengan-Nya. Milikilah disiplin rohani agar kita semakin dewasa di dalam Kristus. Bersedialah untuk melayani dan melakukan sesuatu bagi Kerajaan Allah, bukan seperti fans yang minta dihibur saja. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berilah aku hati sebagai murid yang mau taat pada kehendak-Mu Sang Guru Sejati. Amin. (Dod).

Layanan Audio Sahabat Seperjalanan
Renungan 7-1-2021: Sukacita yang Benar

Layanan Audio Sahabat Seperjalanan

Play Episode Listen Later Jan 6, 2021 10:25


Sukacita dapat berbalik menjadi yang paling menyakitkan kita karena ada sukacita yang salah. Karena ada sukacita yang salah maka ada sukacita yang benar. Contohnya: sukacita yang benar bukan hanya panjang umur tapi hidup yang kekal, sementara suka cita yang salah hanya mempedulikan panjang umur. Suka cita yang benar mengutamakan harta di surga dengan memanfaatkan harta di dunia, sukacita yang salah hanya mengejar harta di dunia, sukacita yang benar adalah berkenan di hadapan Tuhan, sukacita yang salah hanya mempedulikan untuk dikenal manusia, Milikilah sukacita yang benar! Photo by Preslie Hirsch on Unsplash

Time of Refreshment
01 Desember 2020, MEMUJI, Pdt. Basuki Tri Nugroho, M. Th

Time of Refreshment

Play Episode Listen Later Dec 1, 2020 2:26


Milikilah oengalaman dengan Tuhan sehingga kita dapat memuji Tuhan dengan jujur dari apa adaNya Dia dalam hidup kita

Berbagi Cerita iman / Sharing iman
Hai Brothers & Sisters, Ayo Milikilah Hati Hamba. Ayok! Aku siap. Yes!

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Nov 10, 2020 9:52


Hati Hamba = Hati yang Rendah Hati. Ciri Khas Kerendahan Hati yang Injili adalah *Menyadari dan Tahu Diri.* Bekerja dan Melayani dengan Hati Melayani itu, Penuh Semangat, Rajin, dan Hati Lapang, Saleh. Jadi, Gembala yang Rendah Hati. Tidak Muntaber ( Mundur tanpa berita). Tetap, maju, sederhana, dan setia.

PRODUCTIVE
MENGALAHKAN PENCOBAAN

PRODUCTIVE

Play Episode Listen Later Oct 5, 2020 30:59


Selalu ada jalan keluar. 2 Timotius 2:22 (FAYH) Jauhkan dirimu dari segala sesuatu yang menyebabkan engkau berpikiran jahat yang sering timbul pada orang muda, dan tetaplah dekat pada segala sesuatu yang membuat engkau ingin berbuat benar. Milikilah iman dan kasih, dan nikmatilah persahabatan orang-orang yang mengasihi Tuhan serta berhati murni. 1 Korintus 10:13 (TB) Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. Yakobus 4:6-7 (TB) Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!

Bible Study Podcast
Ep.57 Renungan Harian Tentang Milikilah Sikap Takut Akan Tuhan

Bible Study Podcast

Play Episode Listen Later Sep 28, 2020 7:42


Renungan harian di episode kali ini adalah pengajaran tentang hidup dimana kita sebagai anak Kristus, harus tanamkan sikap takut akan Tuhan dengan mengingat perbuatan-Nya yang besar, mungkin mengena dengan kalian secara pribadi semoga renungan harian kali ini bisa membuat iman kalian lebih bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. God Bless You, all. Don't forget to follow Bible Study Podcast agar kita bisa bertumbuh bersama secara iman Kristiani. Bila kalian ada yang mau di share bisa bagikan kisah kalian bisa kirim ke email di kingprodav@gmail.com --- Send in a voice message: https://anchor.fm/bible-study-podcast/message Support this podcast: https://anchor.fm/bible-study-podcast/support

Berbagi Cerita iman / Sharing iman
Aku adalah Leader yg Bersukacita dan Sehat Optimal selalu. Yes!

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Sep 24, 2020 9:55


Mulai berdisiplin dan utamakan Doa. Milikilah identitas diri kita yaitu : Aku adalah Leader yg Bersukacita dan Sehat Optimal selalu. Yes ! Lakukan, wujudkan identitasku itu. Itulah cara Hidup menjadi Luar Biasa dari yg Biasa² saja. Yes.

Berbagi Cerita iman / Sharing iman
"Aku Mau menjadi Brothers & Sisters yg SejatiMu, ya Tuhan Yesus."

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Sep 22, 2020 9:00


Saudara² Tuhan Yesus yg sejati adalah kita yg mendengarkan Sabda Tuhan dan Melakukannya. Milikilah kebiasaan bertindak dan Goal kita yg tertulis. Tetapkan waktunya, kapan dan lakukan lebih awal ya.

Berbagi Cerita iman / Sharing iman
"Bagaimana Aku dapat Merasul di Era New Normal? Milikilah Kebiasaan Bertindak, hanya itu saja."

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Aug 31, 2020 9:55


Di Zaman Now, pertama² utk kita dapat merasul, kita memakai Pola Pikir Allah. Bertobat, gampangnya. Lalu, milikilah Kebiasaan Bertindak utk melayani Tuhan dan Sesama. Jadi, Bagaimana aku dapat merasul di Era New Normal? Milikilah Kebiasaan Bertindak, hanya itu saja. Yes.

Paulus Wiratno
TETAP MENCINTAI MESKI DIKHIANATI

Paulus Wiratno

Play Episode Listen Later Aug 29, 2020 14:27


Apa rahasia bisa tetap mencintai meski hati dibuat lara? Milikilah cinta dengan kualitas sorga. Cinta Agape

God's Zone
16 Agustus 2020 MILIKILAH HATI YANG BAIK

God's Zone

Play Episode Listen Later Aug 15, 2020 8:11


Tuhan, tolong saya punya hati yang baik dalam menuruti perintah-perintahMu

suara-gembala
Mezbah Dan Kemah

suara-gembala

Play Episode Listen Later Aug 3, 2020 10:16


"Milikilah sikap hati yang selalu rindu untuk memelihara hubungan dengan kekekalan, dan dengan tidak terikat pada segala sesuatu yang bersifat sementara"

kemah milikilah
Berbagi Cerita iman / Sharing iman
"Milikilah Iman yg Dewasa".

Berbagi Cerita iman / Sharing iman

Play Episode Listen Later Jun 15, 2020 29:13


Di Zaman Now, diperlukan sekali Iman yg Dewasa. Kita bukanlah yg memiliki iman yg lemah. Krn, dng iman yg dewasa, kita tidak dikuasai oleh hawa nafsu kekayaan yg egois. Tapi, hidup kita dipimpin oleh sikap hati yg baik. Nah, peliharalah iman kita, anugerah Tuhan Yesus itu. Dng selalu berdoa, membaca kitab suci, dan sharingkan. Hidup dalam komunitas, pelayanan, dan pakai sakramen² yg ada. Terlebih Sakramen Ekaristi. Yes.

CERITA PEMBELAJAR | Pengembangan Diri & Produktivitas
Ep. 46 - Menginspirasi Dengan Hand of Midas

CERITA PEMBELAJAR | Pengembangan Diri & Produktivitas

Play Episode Listen Later Jun 12, 2020 15:51


Sebuah cara jitu untuk bisa menginspirasi teman, sahabat, keluarga, dan anggota tim. Suatu keterampilan yang dibutuhkan banget dalam berinteraksi sesama manusia, terutama bagi seorang leader! Lima cara ini pun gampang banget diingat, karena ada di keseharian kita. Inilah dia, HAND OF MIDAS, tangan yang bisa mengubah apapun menjadi emas. Milikilah "tangan" ini maka kamu akan bisa membuat semua orang yang kamu sentuh menjadi gemilang, brilian, dan bersinar! Ayo langsung cari tahu bagaimana cara memiliki tangan ini! --- Send in a voice message: https://anchor.fm/ceritapembelajar/message